Pukul 23.10.
Bayu sampai di depan rumahnya,lalu turun dari mobil.
Nampak Hana berdiri di depan pintu.
"Assalam mu'alaikum bu..." ucap Bayu.
"Wa'alaikum salam..." ucap Hana.
Bayu mencium tangan Hana.Lalu masuk ke dalam rumah.
Hana mengunci pintu rumah.Lalu melepaskan cadar dan jilbabnya.
"Gimana liburannya Nak...?" ucap Hana.
"Bentar bu... Bayu naruh tas dulu..." ucap Bayu.
Setelah menaruh tas,Bayu berjalan ke ruang tamu.
"Bayu hampir terperangkap di alam ghaib bu.." ucap Bayu.
"Haaaah....!!!??? Kok Bisa...??"Hana pura - pura terkejut.
"Gimana cerita nak?" ucap Hana.
Bayu menceritakan apa yang terjadi.
"Waaah... Bapaknya Bejo orang sakti ya nak.." ucap Hana.
"Iya bu.... Tapi sayang bu..." ucap Bayu.
"Sayang kenapa nak...?" ucap Hana.
"Bayu memasukkan burungku di lubang pipis Ratu itu..." ucap Bayu.
"APAAAAAAA...... !!!??? Hana benar - benar terkejut.
"Iblis sialan... Berani - beraninya dia mengambil keperjakaannya anakku..." ucap Hana dalam hati.
Bayu menceritakan apa yang di alaminya bersama Kumala Sari di tempat tidur.
"Lubang pipisnya wangi banget bu...
"Bayu di suruh jilatin lubang pipisnya...
"Terus Bayu di suruh masukin burung Bayu.
"Tahu gak bu.....
"Rasanya gak bisa di ungkapkan bu...
"Burungku di pijat - pijat di lubang pipisnya..." ucap Bayu.
Goa milik Hana menjadi basah saat mendengar cerita Bayu.
"Sialaan... Aku sudah berusaha menghilangkan pikiran negatif,malah Bayu menceritakan hal negatif di depanku.." ucap Hana dalam hati.Ia merasakan goanya berkedut - kedut ingin segera di masukin.
Bayu selalu cerita pada ibunya,tak ada yang di tutupin. Sejak kecil,Hana menyuruh Bayu untuk jujur pada Hana apapun yang yang terjadi.
"Oh iya bu...Aku di beri sesuatu pada mbak Kumala Sari.." ucap Bayu.
"Apa itu nak?" ucap Hana sambil menahan posisi duduknya.
Bayu mengeluarkan kalung batu merah delima.
"Ini batu bisa membuat kita kebal senjata tajam bu..." ucap Bayu.
"Serius nak?" ucap Hana tak percaya,sebab ia hanya mendengar mitos saja.
"Benar bu... Bayu dah buktikan sendiri memakai gunting dan jarum.
"Selain Kalung ada juga cincin bu...
"Ini cincin yang di tes pada Bayu..
"Masa pakde Kartolo mau ngetes pakai Golok..
"Bayu gak mau lah...Bayu takut." ucap Bayu.
"Kalau di pakai,terus Kumala Sari datang lagi gimana nak?" ucap Hana.
"Gak bakalan datang bu....
"Soalnya pakde Kartolo sudah membuang auranya mbak Kumala Sari." ucap Bayu.
Bayu kemudian mengambil kalung di tangan Hana,lalu memakaikan di leher Hana.
"Ibu terlihat sangat cantik..." ucap Bayu memuji kecantikan ibunya.
"Ibu gak bawa teh kotak sama choki - choki nak.." ucap Hana.
"Cium pipi Bayu saja bu..." ucap Bayu.
Emmmuuaachhh.....
Eemmmuaaachhh....
Hana mencium pipi kiri dan Kanan Bayu.
"Dah sana tidur... Besok sekolah nak..." ucap Hana.
"Iya bu..." ucap Bayu.
Bayu kemudian berdiri lalu berjalan ke belakang untuk ambil air wudhu. Setelah itu Bayu shalat,
Selesai shalat,Bayu tidur. Ia mengalami mimpi seperti biasa. Tidak bertemu Kumala Sari.
Sedangkan Hana menahan rasa gejolak di dalam dirinya akibat mendengar cerita hubungan badan antara Bayu dengan Kumala Sari.Ia mengambil sesuatu di dapur,lalu masuk ke dalam kamar tidur. Hana menuntaskan hasratnya sendirian sambil menahan erangannya.
--***---
Jam 5.30 menit.
Bayu membuka mata. Kemudian melihat jam di tangannya.
"Asem....Kesiangan...." ucap Bayu dalam hati.
Bayu bergegas bangun,saat berada di ruang keluarga,lampu di ruang keluarga sudah menyala,
"Hemm....Ibu sudah bangun."gumam Bayu
lalu Bayu ambil air wudhu. Setelah itu ia melihat ke dapur.
"Kenapa gak bangunin Bayu bu...?" ucap Bayu saat melihat ibunya di dapur.
"Ibu sudah bangunin....Tapi kamu gak bangun - bangun nak..." ucap Hana.
"Yo wesss...." ucap Bayu.
Selesai shalat,Bayu ambil handuk kemudian mandi.Lalu memakai seragam sekolah dan sarapan.
Selesai sarapan,Bayu mendatangi ibunya.
"Bu....Bayu berangkat sekolah dulu ya..." ucap Bayu.
"Iya nak...." ucap Hana.
Bayu mencium tangan Hana. Kemudian Hana memasukkan 4 bungkus choki -choki dan uang saku ke dalam kantong baju Bayu.
"Assalam - mu'alaikum..." ucap Bayu.
"Wa'alaikum salam...." ucap Hana.
Bayu memgambil sepedanya,lalu mengayuhnya menuju sekolah.
---***----
Di sekolah 6.30.
Bayu sudah sampai,lalu berjalan ke kelas.
Sesampainya di kelas,ia hanya melihat beberapa temannya saja,tapi belum melihat Bimo dan Lukman.
10 menit kemudian Bimo datang.
"Tumben Bo... Kamu datang sendirian...
"Dimana si cempe?" ucap Bayu sambil memakan choki - choki.
"Lukman masuk rumah sakit Yu...." ucap Bimo.
"APAAAAAAAAA.........!!!!??? teriak Bayu karena terkejut.
Teman - teman sekelas bayu yang belum mendengar berita tentang Lukman kemudian mendekati Bimo.
"Gimana ceritanya lukman bisa masuk rumah sakit Bo?" ucap Bayu penasaran.
"Lukman di keroyok hingga tak sadarkan diri di tengah sawah Yu..." ucap Bimo.
"BAJINGAAAAAAAAN.......
"SIAPA YANG TELAH BERANI MELUKAI SAHABATKU....
Mata Bayu tiba - tiba berwarna merah darah,karena emosi mendengar penyebab Lukman masuk rumah sakit.
"CEPAT KATAKAN PADAKU BO...
"AKU AKAN MEMBUNUHNYAAA....." ucap Bayu nyaring.
Sontak yang melihat mata Bayu ketakutan,karena baru pertama kali melihat mata bewarna merah.Lalu menjauh dari Bayu,takut kenapa - kenapa.
"Aku gak tahu Yu..." ucap Bimo nampak tenang menghadapi Bayu,dan ia tak terkejut melihat mata Bayu. Karena ia pernah lihat sebelumnya.
Bayu berdiri dari kursinya.
Braaaaak....... Meja di pukul hingga jebol oleh Bayu karena emosi.
"Tenang Yu ..Tenang... "ucap Bimo.
"BAGAIMANA AKU MAU TENANG...
"JIKA MENDENGAR LUKMAN MASUK RUMAH SAKIT KARENA DI KEROYOK..
"CEPAT KATAKAN PADAKU..
"SIAPA PELAKUNYA.. SEBELUM AKU MEMUKULMU..." ucap Bayu yang di landa amarah.
"Nanti siang aku dan Daniel akan mencari tahu pelakunya Yu..
"Kita akan menemui Nita pacar lukman.." ucap Bimo masih santai dan kalem menjelaskan.
Jika ia ketakutan dan lari,maka Bayu bisa memukul dirinya. dan pukulannya itu sangat sakit sekali. dulu pernah ia kena pukul oleh Bayu saat dirinya belum terlalu akrab dengan Bayu.
"Oke.... Nanti pulang sekolah kita temui Nita..." ucap Bayu yang sudah bisa menguasai dirinya.Matanya kembali normal.
"Fiuuuuh... Untung dia cepat sadar..." ucap Bimo dalam hati.
"Jancoook...
"Siapa yang ngerusakin mejakuu..." ucap Bayu mengomel saat melihat mejanya rusak.
"Wedhuuss.... Dia yang ngerusak dia juga mengomel.." ucap Bimo dalam hati. Lalu Bimo menunjuk Bayu.
"Heeeeeh... !!!??? Mosok aku bo...??" ucap Bayu tak percaya.
Teeeet....Teeet....Teeeeet.... Bel berbunyi.
Bimo merangkul Bayu.
"Ada setan lewat tadi.. Ayo kita kelapangan..." ucap Bimo.
"Pantesan...
"Awas ya kamu setaan... Aku akan memukulmu..." ucap Bayu tak terima mejanya rusak.
Teman - teman Bayu mengikuti dari belakang.
"Kira - kira kamu tahu gak Bo... Siapa yang mukulin Lukman?" ucap Bayu.
"Filingku seh orang yang menyukai Nita,lalu orang itu kebetulan melihat Lukman jalan bersama Nita atau main kerumah Nita.." ucap Bimo.
"Apakah Lukman mengenal pelakunya?" ucap Bayu.
"Enggak Yu...
"Lukman tak sadarkan diri hingga sekarang...
"Pihak kepolisian menunggu Lukman sadar" ucap Bimo.
Upacara bendera di mulai.
"Kemarin aku dan Daniel kerumahmu..
"Tapi kamu gak ada...
"Rumahmu gelap..." ucap Bimo lirih.
Bayu dan Bimo berbaris sejajar di belakang barisan.
"Masa seh gelap... Kan ada ibuku dirumah.." ucap Bayu lirih.
"Iya gelap Yu... Aku dah panggil - panggil...
"Ibumu juga tidak ada keluar.." ucap Bimo.
"Masa seh...?" ucap Bayu lirih.
"He eh....." ucap Bimo.
Selesai uoacara mereka masuk dalam kelas.
Bayu duduk di sebelah kursi yang kosong.
Setelah berganti mata pelajaran,kini pelajaran Fisika.
Pak Rido berjalan sambil membaca buku Fisika,murid - murid menulis apa yang di ucapkan pak Rido
Saat Pak Rido berjalan di dekat Bayu,ia melihat meja hancur.
"Bayu...Kenapa bisa hancur meja ini?" ucap pak Rido sambil memegang meja yang terbuat dari kayu.
"Nganu pak...Tadi ada kecoak.. Terus aku pukul pakai batu..." ucap Bayu alasan.
"Kecoaak...??? " ucap pak Rido seperti tak percaya.
"Benar itu pak... Kecoaknya hinggap ke Sinta,karena Sinta ketakutan lalu aku dan Bayu membantu mengusir,eeeh.... Si bayu malah ambil batu lalu memukul kuat - kuat saat kecoak itu di meja pak..." ucap Bimo.
Pak Rido menoleh ke arah Sinta.
"Apa yang di katakan Bayu dan Bimo itu benar Sinta?" ucap pak Rido.
Sinta melihat ke arah Bimo dan Bayu
Bimo dan Bayu memberi kode pada Sinta.
Pak Rido kemudian menoleh ke arah Bimo dan Bayu.
Bimo dan Bayu bersikap biasa.
"Iya pak... Yang di katakan Bimo dan Bayu memang benar. Tadi ada kecoak hinggap di badanku,lalu aku menjerit ketakutan,Bimo dan Bayu membantu mengusirnya.." ucap Sinta.
"Baiklah....
"Bayu... Nanti meja yang hancur itu bawa ke gudang ya..." ucap pak Rido.
"Siap pak..." ucap Bayu.
Pak Rido kembali membaca buku Fisika.
"Selameet.... Jika saja Sinta tak bisa di ajak kerja sama,bisa - bisa aku di panggil ke ruang BP." ucap Bayu dalam hati.
Tak terasa jam istirahat.
Bimo dan Bayu menghampiri Sinta.
"Sin...Makasih ya...." ucap Bayu.
"Iya sama - sama..." ucap Sinta.
"Sebagai ucapan rasa terima kasihku,aku akan meneraktirmu..." ucap Bayu.
"Serius Bay...?" ucap Sinta tak percaya. Sebab selama sekelas dengan Bayu,ia tak pernah mengobrol ataupun pergi bersama.
"Iya ....Aku serius..
"Mau gak?." ucap Bayu.
"Iyaaa... Aku mau..." ucap Sinta.
"Bo...Tolong angkat mejaku yang hancur itu ke gudang ya..." ucap Bayu.
"Jancoook... Kok enak kamu Yu... Kamu yang hancurin,masa aku yang bawa ke gudang.." ucap Bimo tak mau membawa.
"Tenang... Nanti aku traktir kamu juga kok.." ucap Bayu.
"Nahhh...Gitu donk..." ucap Bimo.
"Oke.. Aku duluan sama Sinta Bo...Nanti kamu susul kesana..
"Ayoo Sin..." ucap Bayu sambil mengulurkan tangannya.
Nampak Sinta malu - malu saat Bayu menyodorkan tangannya.
Bimo mengangkat meja Bayu yang hancur.
Bayu memegang tangan Sinta lalu menariknya.
"Ayok... Nanti keburu bel masuk Sinta Rahayu..." ucap Bayu.
"EH.....!!!??? Sinta terkejut.Lalu ia mengikuti Bayu.
Bayu berjalan sambil menggenggam tangan Sinta.
Suiiit....Suuuiiitt...Suuuiittt....
Teman - temannya menyoraki Bayu saat melihat Bayu menggenggam tangan Sinta.
Nabila melihat Bayu menggandeng cewek. Timbul rasa cemburu di hatinya.
"Bay... Aku maluuu..." ucap Sinta namoak memerah mukanya.
"Gak usah maluu..." ucap Bayu.
Kini mereka sudah di kantin. Tangan Bayu masih menggandeng Sinta.
Laku mereka duduk di kursi yang kosong.
"Kamu mau makan apa?" ucap Bayu.
"Hemm.... Nampak Sinta kebingungan. Karena ini baru pertama ia di gandeng cowok idaman para siswi di sekolah itu. Banyak yang naksir ke Bayu. Tapi Bayu cuek dan dingin.
"Gado - gado mau gak?" ucap Bayu.
"Iya aku mau..." ucap Sinta sambil menundukkan kepalanya.
"Minumnya es teh apa es jeruk?" ucap Bayu.
"Sembarang kamu aja Bay..." ucap Sinta.
"Okee... Aku pesan dulu ya..." ucap Bayu.
Bayu berjalan ke penjual Gado - gado. Ia memesan 2 porsi, 1 pedas dan satunya tidak pedas,karena Bayu tak tahu apakah Sinta doyan pedas apa enggak. Lalu Bayu memesan Es teh dan es jeruk. Kemudian Bayu kembali ke kursinya.
Tak lama kemudian Bimo datang.
"Aku dah kamu pesankan belum Yu?" ucap Bimo.
"Belum... Kamu pesan aja sendiri Mo..." ucap Bayu.
"Siap boss..." ucap Bimo.
Lalu pesanan Bayu datang.
"Ini yang pedas,dan yang ini tidak pedas" ucap pelayan kantin.
"Suwun mbak War...." ucap Bayu.
Sinta mengambil gado - gado yang tak pedas.
Bimo memesan Bakso super Jumbo 2 mangkuk.
"Habis aja kah kamu Bo?" ucap Bayu heran.
"Habislah...
"Ini buat makan siangku,dan yang ini buat tenagaku yang habis buat angkat meja.. " ucap Bimo sambil menunjuk mangkok berisi Bakso super jumbo.
Ckckckckck.... Bayu mengelengkan kepala melihat porsi makan Bimo.
"Untung aku bawa uang 100rb. Kalau gak bawa bisa malu aku...
"Muka tampan ngutang di kantin.." ucap Bayu dalam hati.
"Kamu mau bakso juga Sin?" ucap Bayu saat Sinta melihat Bimo memakan Bakso super jumbo.
"Enggak...Enggak Bay... Ini aja sudah kekenyangan aku..." ucap Sinta.
Setelah selesai Makan mereka jalan ke kelas bertiga.
Nabila menghampiri Bayu,lalu menarik tangan Bayu.
"Kenapa Bil...?" ucap Bayu heran saat tangannya di tarik.
"Aku mau ngomong sama mas..." ucap Nabila.
Bayu mengikuti saja.
Begitu di tempat agak sepi.
"Mau ngomong apa Nabila...?" ucap Bayu.
"Mas pacaran kah sama mbak Sinta?" ucap Nabila yang masih di landa cemburu.
"Enggak..." ucap Bayu.
"Kenapa mas narik tangannya mbak Sinta tadi?" ucap Nabila.
"Ooo.... Itu...
"Tadi Bimo yang ngajakin Sinta ke kantin,tapi Sintanya gak mau... Ya aku tarik saja. Kalau tak percaya tanya saja ke Bimo.." ucap Bayu.
"Mas suka sama mbak Sinta ?" ucap Nabila.
"Enggak... Mungkin Bimo yang suka pada Sinta. Makanya aku tolongin dia.." ucap Bayu.
Nabila merasa lega.Lalu ia pergi meninggalkan Bayu.
"Asem....Tadi maen tarik saja,sekarang malah maen tinggal... Dasar wanita gak bertanggung jawab.. Coba di antar kek ke kelas...Semprul tenan og..." ucap Bayu dalam hati.
---***---
Saat pulang sekolah,Bayu janjian dengan Bimo datang kerumah Daniel.
"Bu... Bayu kerumah Daniel dulu ya..." ucap Bayu.
"Iya nak.... " ucap Hana.
Bayu pun pergi menuju rumah Daniel.
Saat ini Bayu dan Bimo berada di rumah Daniel. Mereka pulang kerumah lebih dulu untuk mengganti pakaian. Lalu kerumah Daniel.
"Kemarin kamu kemana Bay?" ucap Daniel.
"Aku di ajakin sama Nabila ke air terjun Kedung Pedut..
"Tengah malam baru sampai di rumah" ucap Bayu.
"Pantesan saja... Tadi malam aku sama Kebo kerumahmu,tapi kamu gak ada." ucap Daniel.
Bimo menikmati cemilan yang di sediakan oleh Daniel.
"Kapan kita berangkatnya..." ucap Bayu tak sabaran.
"Hem....
"Motorku hanya muat 2 orang saja Bay..." ucap Daniel.
Bayu melihat mobil terparkir.
"Aku gak berani pakai mobil itu Bay... " ucap Daniel.
"Kenapa gak berani...?" ucap Bayu.
"Gak di ijinkan sama ayahku.." ucap Daniel.
"Bapakmu mana?" ucap Bayu.
"Ada di dalam..." ucap Daniel.
Bayu berdiri.
"Mau kemana Bay...?" ucap Bimo.
"Mau nemuin pak Joseph..." ucap Bayu.
"Aku aja gak di bolehin,apa lagi kamu Yu..." ucap Daniel.
"Kan belum di coba Nil... Piye too..." ucap Bayu.
"Betul tuh kata Bayu..." ucap Bimo.
"Ya udah... Ayo tak temenin.." ucap Daniel.
Mereka kemudian masuk ke dalam rumah.
Nampak pak Joseph bapaknya Daniel sedang duduk bersama istrinya.
"Permisi pak..." ucap Bayu.
"Iya Bayu... Ada apa?" ucap pak Joseph.
"Nganu... Aku mau pinjam mobilnya untuk kerumah temanku pak" ucap Bayu.
"Rumah temanmu ada di mana?" ucap Pak Joseph.
"Ada di desa Jati Waringin pak." ucap Bayu.
Pak Joseph merogoh kantung celananya untuk mengeluarkan dompet,lalu kunci mobil.
"Jangan ngebut ya bawa mobilnya..." ucap pak Joseph sambil menyerahkan STNK,kunci mobil dan uang 100rb.
Haaaaaaaaa......!!!?? Daniel menjatuhkan rahangnya ke bawah.Ia tak percaya ayahnya meminjamkan mobil kepada Bayu.
Bayu menerimanya.
"Itu uang untuk beli bensin..." ucap pak Joseph.
"Siap pak... Laksanakan..." ucap Bayu.
"Oh iya... Jangan suruh Daniel yang menyetir ya Yu..." ucap Joseph.
"Emang kenapa kalau aku yang menyetir Yah...?" ucap Daniel.
"Kalau kamu yang bawa,pasti kebut - kebutan di jalan..
"Naik motor saja ngebut apa lagi mobil..
"Ayah percaya sama Bayu karena Bayu kalau bawa mobil tak pernah ngebut" ucap Joseph.
Joseph pernah melihat Bayu membawa mobil milik pak Warso. Bayu menjalankan mobil itu sangat santai,tak ngebut meskipun di jalan sepi kendaraan.
"Diampuuut...." ucap Daniel lirih.
Bayu dan Daniel berjalan keluar rumah.
"Kamu pake ajian apa Bay? Kok ayahku langsung meminjamkan mobilnya padamu" ucap Daniel penasaran sambil berjalan.
"Gak pakai ajian apa - apa Nil... Intinya itu yakin saja..." ucap Bayu.
"Bo... Ikut apa enggak?" ucap Bayu saat sudah di teras rumah.
"Kemana?" ucap Bimo sambil ngemil.
"Ke warung bulek Mintuk beli cenil..." ucap Bayu.
"Ayooook...." ucap Bimo semangat lalu berdiri.
Hape Daniel berbunyi.
"Ya Halo...." ucap Daniel.
Bayu dan Bimo diam saja.
"Oke.... Thanks infonya..." ucap Daniel.
Daniel menaruh hapenya di kantong celana.
"Aku dapat info dari temanku tentang alamat rumah Nita..." ucap Daniel.
"Di mana itu?" ucap Bayu
"Ayoo masuk mobil.. Kalau ngobrol terus keburu sore nanti.." ucap Daniel.
Mereka pun naik mobil,Bayu yang menyetir.
"Bay... Kamu dah lancar kah nyetirnya?" ucap Bimo.
"Do'akan saja semoga lancar,jika gak lancar kita naik mobil ambulan.." ucap Bayu santai sambil memundurkan mobil,lalu keluar halaman rumah.
"Diampuut....
"Juancoooook......
"Bajingaaann... umpat Bimo dan Daniel.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 410 Episodes
Comments
Harri Purnomo Servis Kamera
keren
2024-12-16
0
Harri Purnomo Servis Kamera
apakah itu? wkwkwk
2024-12-16
0
Karebet
terong,pisang apa timun ya buat nuntasin hasratnya 🤭🤭🤭
2023-08-23
3