Bayu di ajarkan cara memuaskan wanita oleh Kumala Sari,Bayu menuruti semua ucapan Kumala Sari.
Setelah Bayu mengeluarkan cairannya,Kumala Sari dengan kekuatannya membangunkan burung Bayu hingga tegak berdiri lagi,lalu Kumala Sari memberikan energinya kepada Bayu agar tetap fit di atas ranjang. Mereka pun kembali bercinta.
Jiwa Bayu berusaha berontak,tapi tak bisa,ia hanya bisa pasrah terhadap perlakuan Kumala Sari terhadap dirinya.
Suasana di alam ghaib seperti saat senja menjelang malam hari,tak ada matahari di sana. Sehingga tak ada malam ataupun siang di alam ghaib.
Sementara di luar istana.
Nampak 5 Genderuwo, 4 pocong, 5 Kuntilanak tertumpuk menjadi satu.
Nampak sosok berbaju putih menepuk tangannya setelah selesai menghajar mereka semua.
"Sial... Energiku berkurang banyak. Di sini tak ada makanan manusia lagi..." ucap Sosok berbaju putih merasakan lapar.Karena selama lebih 24 jam ia tak ada makan.
Lalu sosok berbaju putih itu keluar dari alam ghaib.
----****----
Alam nyata di air terjun Kedung Pedut.
Pak Kartolo mencoba menyadarkan Bayu lewat suara bathin yang di kirimnya.
Tiba - tiba ada sesuatu muncul dari dalam kolam air terjun tersebut.
"EH.....!!!!??? pak Kartolo dan Bejo terkejut.
Mereka melihat sosok berbaju putih muncul dari dalam kolam.
"Apakah sosok ini yang masuk di kolam tadi itu?" ucap Bejo dalam hati penasaran dan curiga.
Pak Kartolo kemudian berdiri.
"Sampeyan siapa?" ucap pak Kartolo.
"Cepat....Ambilkan aku makanan dan minuman.." ucap sosok berbaju putih yang merasa energinya terkuras.
?????? Pak Kartolo dan Bejo.
Mereka mendengar suara wanita di balik penutup wajah tersebut.
"Apa kalian tak mendengarku... Cepat ambilkan makanan dan minuman..." ucap sosok berbaju putih. Ia sengaja melakukan itu,karena energinya sisa sedikit dan malas bergerak mencari makanan.
"Le....Cepat ambilkan makan dan minum..." ucap pak Kartolo.
"Injih pak..." ucap Bejo.
Bejo kemudian berlari meninggalkan bapaknya.
"Apakah kamu dari dalam alam ghaib?" ucap pak Kartolo penasaran,sebab ia dari tadi ada di dekat kolam,dan tak ada orang lain yang masuk ke dalam kolam tersebut.
"Apa urusanmu?" ucap sosok berbaju putih.
"Siapa wanita ini? Apakah dia yang menyerangku tadi pagi?" ucap pak Kartolo dalam hati penasaran.
"Memang bukan urusanku..
"Apakah kamu melihat ada seorang remaja di sana? " ucap pak Kartolo.
Sosok berbaju putih diam tak menjawab.
"Sebab aku sedang mencari remaja tersebut di dalam alam ghaib,..
"Aku tak menemukannya..
"Aku curiga remaja itu di bawa ke istana ratu penguasa air terjun ini..
Sosok berbaju putih itu terkejut.
"Remaja itu bernama Bayu.." ucap pak Kartolo.
"Siall....Jika aku tahu Bayu ada di sana,pasti sudah aku bawa keluar..." ucap sosok berbaju putih dalam hati.
"Apa kamu bisa dapat aku percaya?" ucap sosok berbaju putih menatap pak Kartolo.
"Selama tak merugikanku dan keluargaku,aku bisa di percaya.." ucap pak Kartolo.
"Baiklah...Aku pegang kata - katamu..
"Aku mencari anakku yang bernama Bayu...
Deg.....pak Kartolo terkejut.
"Aku keliling di daerah permukiman..
"Aku sempat bertarung melawan Genderuwo,pocong,kuntilanak..
"Tapi aku tak melihat anakku.." ucap sosok berbaju putih.
"Namaku Kartolo.... Aku akan merahasiakan hal ini pada orang lain..." ucap pak Kartolo.
"Aku Hana...Ibu kandung Bayu...
"Jika kamu membocorkan rahasiaku,maka kamu akan aku bunuh beserta keluargamu.." ucap sosok berbaju putih itu ternyata Hana.
10 menit kemudian Bejo datang membawa makanan dan minuman,lalu di berikan pada Hana.
"Kalian berbaliklah ke sana..Aku mau makan..." ucap Hana.
Pak kartolo dan Bejo membalikkan badannya.
Lalu Hana membuka penutup mulutnya.
"Jika kalian mengintip atau melihatku makan,maka aku akan membunuh kalian.." ucap Hana.
Bejo hendak berbalik tapi di tahan oleh pak Kartolo.
"Turutin aja apa katanya lee..." ucap pak Kartolo.
10 menit kemudian Hana selesai makan dan minum.Lalu ia kembali memakai penutup wajahnya.
"Terima kasih...
"Aku mau memulihkan tenagaku dahulu..." ucap Hana.
Hana duduk bersila,lalu memejamkan mata.
Hana tidur sebentar untuk memulihkan tenaganya.
"Pak... Dia siapa?" ucap Bejo lirih.
"Dia orang sakti mandraguna lee... Bapak saja tak sanggup melawannya...
"Ayoo kita kesana..." ucap Pak Kartolo sambi memegang pundak Bejo.
Mereka berjalan 20 meter dari tempat Hana berada tuk memberikan privasi.
"Aku sempat melihat sosok putih masuk ke dalam kolam itu pak,tapi setelah aku menyelam sampai dasar,aku tak menemukan Bayu dan sosok putih tersebut." ucap Bejo.
"Lee.... Kamu harus merahasiakan ini dari orang lain ya... Jangan beritahukan pada ibu dan juga adikmu..." ucap pak Kartolo.
"Iya pak...
"Terus Bayu gimana pak?" ucap Bejo.
"Kita tunggu wanita itu memulihkan tenaganya lee.." ucap pak Kartolo.
Meskipun Bejo dan Nadya adalah anak titinya,pak Kartolo sangat sayang pada mereka berdua.Ia mengganggap Bejo dan Nadya adalah anak kandungnya.
"Oh iya... Ambilkan bapak rokok dan kopi di warung lee... Rokok bapak ketinggalan di sana, bapak gak berani mengganggu wanita itu " ucap pak Kartolo.
"Injih pak..." ucap Bejo.
Bejo kemudian berjalan ke arah warung untuk membeli rokok dan kopi,meskipun Bejo membayar apa yang di beli,yang punya warung tak mau menerimanya,mereka ikhlas memberikan itu pada keluarga pak Kartolo.
Karena pak Kartolo sering membantu warga sekitar yang membutuhkan pertolongan,entah dari gangguan makhluk halus,jimat pelaris maupun uang. Warga yang hendak membayar pinjaman uang,pak Kartolo tak mau menerima. Ia ikhlas memberikan uang itu pada warga,sebab pak Kartolo mempunyai banyak uang dari kliennya yang membutuhkan jasanya. Kebanyakan dari kaum elit.
Bejo datang membawa 2 gelas kopi dan 2 bungkus rokok samsu dan surya.
Bejo ikut merokok di dekat pak Kartolo.
Pak Kartolo tak melarang Bejo merokok,kecuali judi,mabuk - mabukkan,narkoba dan main perempuan.
Wuuuuuffft... Asap keluar dari mulut Kartolo dan Bejo.
"Kamu mau gak ngajarin Bayu lee" ucap pak Kartolo
"Ngajarin apa pak?" ucap Bejo.
"Melatih instingnya.." ucap pak Kartolo.
"Lah...Terus sekolahku gimana pak?" ucap Bejo.
"Gampang.... Nanti bapak akan memindahkanmu di desa sidodadi sana" ucap pak Kartolo.
"Nadya gimana pak?" ucap Bejo.
"Oh iyo... Lali aku lee....
"Yo wes... Biar bapak aja yang kesana..." ucap pak Kartolo.
"Jika ada orang kota mencari bapak gimana?" ucap Bejo.
"Kamu kasih tahu saja alamat rumah bibimu..." ucap pak Kartolo lalu menghembuskan asap rokoknya.
"Bapak curiga gak seh sama mbak yang pakai baju putih itu?" ucap Bejo.
"Curiga gimana leee...?" ucap pak Kartolo.
"Aku merasakan bahwa Bayu dan mbak putih itu mempunyai hubungan yang khusus..." ucap Bejo.
"Jangan terlalu bayak kepo kamu lee..." ucap pak Kartolo.
"Widiiiih..... Bapak ikut - ikut bahasa anak gaul ..." ucap Bejo.
"Lah iyo to... Biar tua - tua gini,jiwa bapak masih muda le..." ucap pak Kartolo.
2 setengah jam berlalu.
"Pak...." ucap Bejo.
"Iyo le... " ucap pak Kartolo.
"Kapan aku punya adik lagi..." ucap Bejo.
Uhuuuk.....Uhuuuk....Uhuuuuk....... Pak Kartolo tersedak asap rokok.
Bejo mengambil kopi,lalu di berikan pada pak Kartolo.
Pak Kartolo meminum kopi tersebut.
"Emangnya bapakmu masih sanggup?" ucap Hana yang duduk di belakang mereka tanpa mereka sadari.
Puuuuuffft..... Kopi di dalam mulut pak Kartolo muncrat keluar karena terkejut.
Bejo melompat dari tempat duduknya karena terkejut.
"Juancooook...." umpat pak Kartolo.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 410 Episodes
Comments
Harri Purnomo Servis Kamera
wkwkwk
2024-12-16
0
Akbar
Wkwkwk 😂🤣🤣
2023-11-12
2
ketombee
👍☕
2022-06-25
4