Part 12 : Hantu Gendhis

Setelah kepindahanku ke kota ini kejadian demi kejadian diluar nalar kualami. Aku merenung sambil merebahkan tubuhku diatas kasur kapuk, pandanganku mengarah kelangit-langit atap rumahku. Celah-celah kecil dari lubang genting membuat cahaya siang hari masuk ke dalam rumahku. Lamunanku buyar saat sesosok wajah melintas di pikiranku. Wajah bu Anggoro, bukan melainkan wajah yang sama persis yang ada dilukisan yang kulihat saat dirumah bu Anggoro.

Aku beranjak kedapur untuk mengambil segelas air, saat akan menuang air dari kendi tiba-tiba aku merasakan udara dingin berhembus di sekitar tengkuk leherku. Aku mencoba mengabaikannya dan meminum air yang sudah kutuang dalam gelas. Namun tiba-tiba terdengar benda jatuh yang sontak membuatku tersedak.

Aku memungut gelas yang jatuh, namun aku merasakan sesuatu sedang menatap kearahku. Aku membanca ayat-ayat sebisaku, namun perasaan itu tak kunjung hilang. Entah mengapa rumah ini terasa sangat berbeda, intensitas cahaya yang biasanya menembus celah-celah rumah juga tidak ada. Aku meraih sakelar lampu, tapi saat kunyalakan taka da satu pun lampu rumah yang menyala. Aku kembali ke kamar ku dan mengambil ponselku, ku hubungi Desi untuk menjemputku. Aku menunggu Desi di luar rumah karena jujur saja aku merasa takut.

Sudah hampir satu minggu aku dirumah sendiri karena ibuku pulang kampong untuk menengok rumah dan ladang kami yang ada dikampung. Aku memang tidak ikut karena aku masih bekerja di pabrik kayu. Cukup lama aku menunggu Desi hingga akhirnya Desi sampai.

“May, kamu ngapain nunggu diluar?”

“Gak apa-apa Des,boleh gak aku nginep dirumah mu beberapa hari”

“Emangnya ada apa May?”

“Boleh gak?”

“Boleh kok, ayo naik”

Aku mengunci pintu rumahku dan segera naik keatas motor milik Desi. Sepanjang perjalanan perasaanku sangat gelisah. Aku tau sesekali Desi melirikku lewat kaca spion motornya.

“Kenapa Des?” Tanya ku panik tiba-tiba saja Desi mengerem motor Astreanya

“Ada mang Iduy kita makan ketoprak dulu yuk, kebetulan aku laper”

“Ihhh kamu ini kirain kenapa”

“Mang ketopraknya dua ya”

“Iya Neng pedes gak?”

“Pedes semua mang”

“May, kamu kenapa sih kayak ketakutan gitu?” Aku mengedarkan pandanganku sebelum mulai bercerita

“Des, aku ngalamin kejadian aneh dirumah waktu aku ngambil air di dapur. Kayak ada yang ngeliatin aku tapi aku gak bisa liat sosoknya”

“Ahhh serius kamu May”

“Kalau aku becanda ngapain aku sampai nginep dirumah kamu segala”

“Ini neng ketopraknya”

“Makasih ya mang”

“Iya sami-sami neng, oiya maaf neng kalo mang Iduy lancang neng yang ini namanya siapa?”

“Saya Candramaya mang, tapi biasanya dipanggil Maya”

“Ohhh neng Maya” Ekspresi wajah mang Iduy terlihat gelisah saat melihat kearahku

“Ada apa mang?”

“Gak apa-apa neng, jangan lupa berdoa ya neng biar gak diganggu. Mangga dimakan ketopraknya” Mang Iduy segera kembali ke gerobaknya, namun aku tahu jika mang Iduy sesekali melihat kearahku.

“Udah May jangan terlalu dipikirin kita makan dulu”

Selesai makan kami pun membayar makanan kami dan melanjutkan perjalanan kami kerumah Desi. Tapi lagi-lagi mang Iduy memanggilku.

“Neng Maya”

“Iya mang, uangnya kurang ya?”

“Bukan neng, mamang mau ngasih ini” Mang Iduy menyerahkan lipatan kertas berbentuk segitiga

“Inia pa mang?”

“Simpan saja siapa tau neng Maya butuh, terkadang kita memang tidak bisa membaca maksud dan tujuan mereka. Tapi semoga maksud mereka baik”

“Yang mang Iduy maksud siapa ya mang?”

“Lebih baik kalian segera pulang kerumah sebentar lagi gelap, jangan keluar rumah malam-malam dulu ya neng”

“Yuk May, bener kata mang Iduy udah mau gelap takutnya kemaleman sampai rumahnya” Aku dan Desi kembali melanjutkan perjalanan, namun aku merasakan ada yang berbeda dari ucapan mang Iduy padaku.

Terpopuler

Comments

rien@

rien@

mang iduy sprti nya indigo heheh,,lanjut ka thor

2022-06-10

0

lihat semua
Episodes
1 Part 1 : Dendam
2 Part 2 : Dendam
3 Part 3 : Santet Tanah Kuburan
4 Part 4 : Santet Tanah Kuburan
5 Part 5 : Bahu Lawean
6 Part 6 : Bahu Lawean
7 Part 7 : Tumbal Pabrik
8 Part 8 : Tumbal Pabrik
9 Part 9 : Tumbal Pabrik
10 Part 10 : Tumbal Pabrik
11 Part 11 : Tumbal Pabrik
12 Part 12 : Hantu Gendhis
13 Part 13 : Hantu Gendhis
14 Part 14 : Hantu Gendhis
15 Part 15 : Hantu Gendhis
16 Part 16 : Kutukan Sang Penari
17 Part 17 : Kutukan Sang Penari
18 Part 18 : Kutukan Sang Penari
19 Part 19 : Cinta di Atas 2050 mdpl
20 Part 20 : Cinta di Atas 2050 mdpl
21 Part 21 : Cinta di Atas 2050 mdpl
22 Part 22 : Cinta di Atas 2050 mdpl
23 Part 23 : Cinta di Atas 2050 mdpl
24 Part 24 : Wadah Nganten
25 Part 25 : Wadah Nganten
26 Part 26 : Wanita Penunggu Pohon Nangka
27 Part 27 : Wanita Penunggu Pohon Nangka
28 Part 28 : Wanita Penunggu Pohon Nangka
29 Part 29 : Wanita Penunggu Pohon Nangka
30 Part 30 : Pernikahanku
31 Part 31 : Si kecil Yana
32 Part 32 : Si Kecil Yana
33 Part 33 : Si Kecil Yana
34 Part 34 : Si Kecil Yana
35 Part 35 : Si Kecil Yana
36 Part 36 : Si Kecil Yana
37 Part 37 : Perjalanan Panjang
38 Part 38 : Perjalanan Panjang
39 Part 39 : Siapa Sosok Itu
40 Part 40. Nyi Dasimah
41 Part 41. Desa Sendangmulyo
42 Part 42. Desa Sendangmulyo
43 Part 43. Desa Sendangmulyo
44 Part 44. Desa Sendangmulyo
45 Part 45. Kelahiran Yang Dinanti
46 PERMOHONAN MAAF
Episodes

Updated 46 Episodes

1
Part 1 : Dendam
2
Part 2 : Dendam
3
Part 3 : Santet Tanah Kuburan
4
Part 4 : Santet Tanah Kuburan
5
Part 5 : Bahu Lawean
6
Part 6 : Bahu Lawean
7
Part 7 : Tumbal Pabrik
8
Part 8 : Tumbal Pabrik
9
Part 9 : Tumbal Pabrik
10
Part 10 : Tumbal Pabrik
11
Part 11 : Tumbal Pabrik
12
Part 12 : Hantu Gendhis
13
Part 13 : Hantu Gendhis
14
Part 14 : Hantu Gendhis
15
Part 15 : Hantu Gendhis
16
Part 16 : Kutukan Sang Penari
17
Part 17 : Kutukan Sang Penari
18
Part 18 : Kutukan Sang Penari
19
Part 19 : Cinta di Atas 2050 mdpl
20
Part 20 : Cinta di Atas 2050 mdpl
21
Part 21 : Cinta di Atas 2050 mdpl
22
Part 22 : Cinta di Atas 2050 mdpl
23
Part 23 : Cinta di Atas 2050 mdpl
24
Part 24 : Wadah Nganten
25
Part 25 : Wadah Nganten
26
Part 26 : Wanita Penunggu Pohon Nangka
27
Part 27 : Wanita Penunggu Pohon Nangka
28
Part 28 : Wanita Penunggu Pohon Nangka
29
Part 29 : Wanita Penunggu Pohon Nangka
30
Part 30 : Pernikahanku
31
Part 31 : Si kecil Yana
32
Part 32 : Si Kecil Yana
33
Part 33 : Si Kecil Yana
34
Part 34 : Si Kecil Yana
35
Part 35 : Si Kecil Yana
36
Part 36 : Si Kecil Yana
37
Part 37 : Perjalanan Panjang
38
Part 38 : Perjalanan Panjang
39
Part 39 : Siapa Sosok Itu
40
Part 40. Nyi Dasimah
41
Part 41. Desa Sendangmulyo
42
Part 42. Desa Sendangmulyo
43
Part 43. Desa Sendangmulyo
44
Part 44. Desa Sendangmulyo
45
Part 45. Kelahiran Yang Dinanti
46
PERMOHONAN MAAF

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!