The Truth

Vallery segera menghampiri Eun Ji Hae dan Lee Seung Rim di sana. Entah ia masih mengenali anak angkatnya ini atau tidak, mengingat mereka sudah dala tak bertemu. Terakhir kali mereka bersama adalah saat usia Eun Ji Haa baru menginjak umur tujuh tahun, sekarang gadis ini sudah berumur lebih dari tujuh belas tahun. Sudah sepuluh tahun lebih juga mereka saling terpisah.

“Ibu, apaa akau masih mengingatku?” tanya Eun Ji Hae pada wanita itu.

“Yang benar saja, Vallery bahkan tak mengenal siapa dirimu,” ledek Lee Seung Rim.

Sementara itu, Eun Ji Hae tak menggubris perkataan wanita itu sama sekali. Ia terlalu sibuk untuk mengamati ibu sambungnya itu. Di sisi lain, Vallery yang semakin mendekat ke arahnya kini terlihat dengan begitu jelas. Vallery terlihat sedikit mengernyitkan dahinya sambil menyoroti Eun Ji Hae dengan begitu lekat. Ikatan batin antara seorang ibu dan anak memang tak bisa di pungkiri lagi, meskipun pada kenyataan nya mereka sama semkali tak memiliki hubungan darah sedikitpun.

“Eun Ji Hae, apa kau mengingatnya sekarang bu?” ucap gadis itu yang sudah tak sabar lagi menunggu ibunya unutk menerka.

Vallery lansgung terperanjat kaget bukan main di buatnya, begitu pula dengan Lee Seung Rim bibinya yang terus-menerus mencari gara-gara dengannya dari tadi. Wanita itu melongo tak percaya dengan apa yang ia lihat barusan. Sekarang anak perempuan ini telah tumbuh dewasa, Vallery masih ingat ketika terakhir kali ia melihatnya. Eun Ji Hae masih anak-anak dan tak mengerti apa-apa, tapi sekaramg semuanya telah berubah total. Vallery yakin jika Ga Eun telah merawat dan mendidiknya dengan baik, hingga ia menjadi sebesar ini. Itu sebabnya, Vallery tak pernah ragu untuk menitipkan anak-anaknya kepaada wanita yang masih mrupakan kerabatnya itu. Ia selalu tak bisa bersama dengan anak-anaknya karena kesibukan pribadinya. Namun itulah resiko dan tantangan yang harus di hadapi oleh keluarga keturunan penyihir.

“Oh, Eun Ji Hae. Kau sudah sangat besar nak, ibu tak meyangka bisa bertemu denganmu lagi. Aku sangat merindukanmu, sayang,” ujar Vallery sambil mendekap erat tubuh gadis tersebut.

“Aku juga merindukanmu ibu,” balas Eun Ji Hae yang tak kalah bahagianya dengan Vallery.

Rasanya wanita itu tak ingin melepaskan pelukan ini untuk selama-lamanya, agar mereka tak saling terpisah lagi. Sudah begitu banyak waktu yang mereka buang-buang begitu saja. Begitu pula dengan Eun Ji Hae yang bergelayut manja di dalam pelukan sang ibu. Kini gadis itu sudah tumbuh dewasa dan bisa mengerti apa alasannya Vallery yang pergi meninggalkannya begitu saja. Waktu itu usia Eun Ji Hae memang masih terlalu muda, sehingga sulit baginya untuk memberikan pengertian kepada Eun Ji Hae.

“Tunggu sebentar, apa barusan kau menyebutnya dengan nama Eun Ji Hae?” tanya Lee Seung Rim yang masih tak mengerti dengan drama ibu dan anak ini, yang tengah berlangsung di hadapannya sekarang.

“Tentu saja Lee Seung Rim,” jawab Vallery sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.

“Bukannya Eun Ji Hae itu adalah anak angkat mu itu?” tanya wanita itu sekali lagi.

“Iya, kau benar, dan ini adalah Eun Ji Hae yang kau maksud itu,” jelas Vallery dengan kedua sudut bibir yang masih terangkat.

“J…jad…jadi ini yang namanya Eun JI Hae itu?” ucap Lee Seung Rim sambil tercengang hebat.

Tentu saja ia tak menyangka, jika gadis yang di kiranya tak waras itu adalah Eun Ji Hae. Dari penampilannya saja sudah membuat Lee Seung Rim tak yakin jika gadis ini adalah anak dari kerabat jauhnya ini.

“Salam bibi, senang bisa mengenalmu,” ucap Eun Ji Hae, dengan rasa kesal yang tertahan di dalam sana.

Lee Seung Rim hanya bisa mengangguk-anggukkan kepalanya saja sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal. Ia tak tahu harus bersikap bagaimana sekarang ini.

“Hal apa yang membuat kalian bertengkar, seperti itu tadi?” tanya Vallery kepada keduanya.

“Be…be…begini….” ucap Lee Seung Rim dengan terbata-bata.

“Begini bu, bibi ku ini tak mengizinkanku masuk untuk menemuimu. Padahal aku telah menjelaskan siapa aku sebenarnya. Tapi bibi ini malah tak percaya denganku dan yang lebih parahnya lagi adalah, dai mengiraku orang yang sedang mabuk. Kemudain bibi menyuruhku untuk pergi meninggalkan tempat ini. Jujur hati kecilku sangat sakit ketika mendapatkan perlakuan seperti itu darinya,” jelas Eun Ji Hae dengan panjang lebar.

Lee Seung Rim langsung berdecak sebal ketika gadis itu mengatakan semuanya kepada Vallery. Bahkan Eun Ji Hae juga telah memotong ucapannya begitu saja, sebelum ia sempat menyelesaikan kalimatnya. Semenatara itu, Eun Ji Hae malah trsenyum licik ke arah wanita tersebut. Akhirnya ia brhasil membuat wanita tua menyebalkan itu kalah telak karean kehabisan kata-kata. Benar yang dikatakan orang-orang jika kebenaran selalu datang di akhir layaknya pahlawan super penyelamat.

“Harusnya aku mengatakan semuanya lebih awal,” ujar Eun Ji Hae.

Semenata Lee Seung Rim yang tak bisa berbuat apa-apa sekarang ini, hanya bisa mendesis kasar terhadap gadis itu. Dengan posisinya yang sekarang ini, tak banyak yang bisa ia lakukan. Eun Ji Hae telah membuatnya menjadi benar-benar malu di hadapan Vallery.

“Ternyata semua bibiku memang menyebalkan seperti ini,” batinnya dalam hati.

“Baiklah, ayo kita masuk!” ajak Vallery.

“Ayahmu pasti senang bisa bertemu denganmu,” lanjutnya sambil merangkul pundak Eun Ji Hae.

“Tunggu sebentar, lalu bagaimana dengan mereka?” cegah gadis itu yang menghentikan langkahnya secara tiba-tiba.

Yang di maksud olehnya tentu saja adalah kedua mahluk mitologi kuno itu, yang nyatanya sungguhan hidup di dunia nyata. Mereka adalah seekor Griffin dan Pegasus yang menemani sekaligus mengantar Eun Ji Hae ke sini. Mereka juga lah yang diam-diam di tugaskan oleh Ga Eun untuk menjaga keponakannya itu, karena ia tahu jika dirinya tak bisa membiarkan Eun Ji Hae pergi begitu saja tanpa ada pengawasan.

“Apakah kau membawa mereka langsung dari Mooneta?” tanya Vallery kepada ankknya itu.

Eun Ji Hae menganggukkan kepalanya dengan antusias, mengiyakan perkataan ibunya tadi.

“Bibi Ga Eun mengizinkanku untuk turut serta membawa mereka berdua ke sini,” jelasnya.

“Mereka bisa tinggal di kandang belakang asrama bersama para Griffin dan Pegasus yang lainnya untuk sementara waktu,” Ucap Lee Seung Rim yang tiba-tiba ikut menimpali obrolan ibu dan anak itu.

Tanpa pikir panjang lagi, kedua mahluk itu langsung terbang ke halaman belakang setelah mendapatkan izin dari pemimpin sekolah ini.

“Baiklah sudah beres, ayo kita masuk!” ajak Lee Seung Rim sambil memimpin jalan untuk kedua orang ini.

“Terlalu banyak bahaya yang megancam di musim dingin seperti ini, jadi tak baik jika berlama-lama di luar,” jelas pemimpin Sekolah Orton tersebut.

Tak lama kemudian, mereka bertiga kembali masuk ke dalam bangunan sekolah tersebut. Lee Seung Rim benar, ada banyak kekuatan jahat yang semakin bertambah kuat ketika musim dingin datang. Waktu-waktu seperti ini jauh lebih berbahaya jika di bandingkan dengan malam bulan purnama. Jika malam bulan purnama, kekuatan itu hanya akan mencapai puncaknya dalam beberapa menit dan juga selesai dalam hitungan detik. Namun jika musim dingin seperti ini, maka kekuatan yang mengancam itu akan berlangsung sepanjang musim.

“Kalian benar, terlalu berbahaya di luar sini. Dan aku adalah satu dari sekian banyak bahaya yang mengancam itu,” ucap seseorang dari balik semak-semak.

Sedetik kemudian, sebuah objek terlihat melintas dan keluar dari semak-semak dengan kecepatan cahaya hingga membuatnya terlihat seperti bayangan. Sososk misterius itu masuk ke dalam gedung sekolah itu, tepat setelah ketiga wanita itu masuk ke dalamnya. Kelihatannya, ia memang sedang mengincar salah satu dari mereka. Atau mungkin bayangan itu sedang mengincar dan mengawasi Eun Ji Hae lebiih tepatnya, jika benar maka gadis itu sedang berada dalam bahaya sekarang.

***

“Ayo kita temui ayahmu di ruangan pribadinya,” ucap Vallery kepada gadis muda yang tengah berjalan di sampingnya itu.

Eun Ji Hae mengangguk, mengiyakan perkataan ibunya barusan dengan antusias. Ia terlalu bersemangat untuk bertemu dengan pria yang bernama Wilson itu. Terlalu banyak kenangan antara ia dan Wilson yang untuk di lupakan begitu saja. Salah satunya yang paling berkesan baginya dan akan terus diingatnya, yaitu pelajaran berharga yang ia dapat untuk pertama kalinya dari pria itu. Saat Eun Ji Hae akan menghadapi ujian tahunan dengan salah satu materi ujiannya adalah menunggangi Pegasus. Wilson adalah satu-satunya orang yang rela mengajarinya hingga larut malam.

Vallery dan Eun Ji Hae tengah menuju ke ruangan tempat dimana Wilson tengsh berada saat ini. Eun Ji Hae tak sabar lagi ingin menemui ayahnya yang satu itu. Sementara Lee Seung Rim tak bisa menemani mereka untuk pergi ke sana, ia harus segera kembali ke kantornya. Jabatanyya sebagai kepala sekolah membuatnya selalu sibuk, kapanpun dan dimana pun

“Wilson, coba lihat siapa yang datang!” Ujar Vallery begitu sampai di sebuah ruangan kecil berukuran tiga kali tiga meter tersebut.

Pria itu segera memalingkan pandangannya kea rah sumber suara tersebut. Sontak pria itu dibuat terkejut dengan kehadiran Eun Ji Hae di sini. Awalnya ia sama saja seperti Vallery yang sempat tak mengenali putrinya yang satu ini. Namun siapa sangka jika pada akhirnya takdir mempertemukan mereka kembali di sini. Tak ingin kalah dengan istrinya Vallery, ia juga melpas rindu dengan putri nya yang satu itu. Entah mimpi apa kemarin, kedua pasangan suami istri ini tak bisa berkata-kata sangking bahaginya. Tak ada satu katapun yang mampu mendeskripsikan perasaan mereka. Keluarga kecil ini kembali di pertemukan, tanpa pernah mereka duga sebelumnya..

“Apa yang membuatmu datang kemari nak?” tanya wanita itu.

“Ini soal Nhearsya Clastisia, anak kandung ibu,” ujarnya dengan nada yang lebih serius.

“Nhea?” tanya Wilson dengan raut wajah yang juga berubah menjadi serius.

“Ada apa dengannya?” timpal Vallery.

“Aku dengar Ga Eun telah kembali ke Mooneta untuk mengurus tempat itu. Ia juga membawa Nhea untuk turut ikut bersamanya,” ujar Wilson.

“Aku juga dengar dari Ga Eun jika putri kita, Nhea telah mulai mengenal dunia kita yang di sembunyikan darinya selama ini,” lanjut Vallery.

“Dan itu juga merupakan dunianya yang sesungguhnya,” timpal Eun Ji Hae.

Entah kenapa, setiap kali orang-orang membahas Nhea pasti hatinya selalu terasa sakit. Ada satu organ, jauh di dalam sana yang tengah tergores oleh sesuatu yang teramat tajam hingga terluka.

“Tapi justru hal itu yang membuatnya berada di dalam bahaya,” ucap Eun Ji Hae yang langsung pada inti permasalahan.

“Bahaya bagaimana maksudnya?” tanya Vallery.

Dengan berat hati Eun Ji Hae harus mengakatakan tentang hal ini kepada kedua orang tuanya itu. Walaupun sebenarnya ia tak ingin merusak suasana bahagia ini, dengan begitu saja. Tapi mau tak mau Eun Ji Hae harus menyampaikan soal hal ini. Karena ini lah yang membuatknya datang kemari untuk bertemu dengan mereka.

“Nhearsya sedang tak sadarkan diri beberapa hari ini,” ujar Eun Ji Hae kepada keduanya.

“Tak sadarkan diri bagaimana maksudnya?” tanya Wilson yang langsung menyambar ucpan anaknya begitu saja.

“Bagaimana hal itu bisa terjadi padanya?” timpal Vallery yang tak kalah panik dengan suaminya itu.

Lagipula orang tua mana yang tak khawatir begitu mengetahui kondisi anaknya yang mendadak tak sadarkan diri seperti itu. Seketika itu juga, Vallery dan Willson langsung merasa bersalah. Mereka marah kepada dirinya sendiri yang tak becus dalam menjalankan perannya sebagai orang tua. Mereka selalu meninggalkan anak-anaknya sejak mereka masih usia belia, membiarkannya begtu saja di bawah asuhan Ga Eun. Meskipun sebenarnya niat mereka itu baik, tapi tetap saja yang mereka lakukan ini salah. Anak-anak itu perlu kasih sayang dari kedua orang tua ketika di masa pertumbuhannya. Tapi Vallery dan Wilson malah meninggalkannya bgitu saja saat mereka membutuhkannya.

Vallery dan Wilson hanya tak ingin anak-anaknya itu terkena pengaruh buruk dari dunia sihir. Sebelum usia mereka cukup untuk itu semua, akan sangat berbahaya jika mengenal seluk beluk duni sihir saat masih terlalu belia. Menjadi bagian dari sejarah dunia para penyihir, memang bukanlah hal yang mudah. Banyak yang harus mereka korbankan demi kelangsungan sejarah nenek moyang mereka, termasuk keluarganya sendiri.

Dibalik menjalani kehidupan sebagai seorang penyihir yang memang tak semudah itu, tak jarang ada orang dari kalangan non-penyihir yang malah menginginkan posisi itu. Terlepas dari semua resiko yang ada, tak sedikit dari mereka yang ingin mmenjadi seorang penyihir. Mungkin itu pula yang di lakukan oleh keluarga Eun Ji Hae saat membuang dirinya begitu saja di depan sekolah itu. Mungkin kedua orang tuanya memang ingin agar anaknya menjadi salah satu bagian dari orang-orang yang luar biasa itu. Oleh sebab itu, orang tuanya manitipkan anaknya di Sekolah Mooneta. Agar suatu saat ia besar dan tumbuh dengan didikan itu dan mampu melindungi dirinya sendiri dengan kekuatan yang ia miliki.

Terpopuler

Comments

imah umaraya

imah umaraya

tetap saja tidak bisa dibenarkan..

2022-01-13

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Hari pertama
3 Siapa Ify
4 Lagi dan lagi
5 Pewaris yang sebenarnya
6 Dia akan segera kembali
7 Portal
8 Putri tertidur
9 Segera
10 Eun Ji Hae
11 Misi
12 Journey
13 Hwang Ji Na
14 Dangerous Prince
15 Negosiasi
16 Begining
17 Love in the darkness
18 Limit
19 Fight
20 The Truth
21 Family
22 Princess
23 Back
24 Who this
25 You
26 I'm in You
27 LOSER
28 IS IT?
29 HEART
30 CHANCE
31 TOGETHER
32 WAKE UP
33 REAL
34 Who are You
35 I'm Vampire
36 Manipulation
37 Promise
38 Tragedy
39 Lie
40 New
41 Actual
42 Dinner
43 MINE
44 Ruby
45 Silent
46 Top
47 War
48 They
49 the shot
50 Secret
51 Attack
52 Dilemma
53 Wrong
54 Choise
55 About You
56 Our
57 I'm not only human
58 Spy
59 Damn
60 My Fault
61 Terkurung
62 Pemakaman
63 Just Do It
64 Abu
65 Late Night
66 Super Late
67 Escape
68 Magician
69 Siuman
70 Curious
71 Fate
72 Pasca
73 Clan
74 Curiga
75 Salju Abadi
76 Rapat
77 Jalan Keluar
78 Perpustakaan
79 First Meeting
80 Hipotesa
81 Told Her
82 Wake Up
83 History
84 Menyusup
85 Without Permission
86 Stayed Up
87 Day 2
88 Rapat Besar
89 Hurry Up
90 First Action
91 Terkesiap
92 Stressed
93 Girl Fight
94 Brand New Day
95 New Student
96 Dormitory
97 Midnight Mistery
98 Halusinasi
99 Insiden Jamuan Makan
100 Offering
101 Killer
102 Enter
103 Interogasi
104 After Session
105 Rumor
106 Snake
107 Siluman Ular
108 Pembersihan Energi
109 Penyusup Asing
110 Kembalinya Hwang Ji Na
111 Bujukan
112 Debate
113 Kejutan Lain
114 Kontra
115 Pasrah
116 The Untold Story
117 Salam Perpisahan
118 Berangkat
119 Prioritas
120 Siblings
121 Unbelieve
122 Fakta Kedua
123 Goa
124 Watch You
125 Curiga
126 Monoton
127 Sunrise
128 Continue
129 Trip
130 Our Own Way
131 Dragon
132 Done
133 Survive
134 Rest Area
135 Question
136 Question Number One
137 Debat
138 Klimaks
139 Bingung
140 Curious
141 Ask
142 Sadar
143 Action
144 Alpha Queen
145 Raise Up
146 Run
147 End of War
148 Go Ahead
149 Go Away
150 Decission
151 Plan B
152 Arrow
153 Last Trip
154 Gate
155 First Impression
156 Konferensi
157 Dimensi
158 Out Of The Box
159 Park
160 PENGUMUMAN
161 Telepati
162 Dimensi
163 Konferensi
164 Taman
165 The Girls
166 Bukan Keputusan Final
167 Klan
168 Cegah
169 War's Clan
170 Break The Vision
171 I'm Not Sorry
172 Discuss
173 Skakmat
174 Make Sense
175 Countless Secret
176 Plan B
177 Another Discussion
178 Ancaman Do Yen Sae
179 Serangan Balik
180 Madness
181 Secret Mission
182 Take Action
183 Power
184 Secret Way
185 Speechless
186 Redo
187 Normal
188 Window
189 Gossip
190 Rumor
191 Class
192 Interupsi
193 Late Night Talk
194 Fullmoon
195 Forgive Me
196 Exist
197 Spy 2
198 Impossible
199 Talking
200 Dark
201 Arteri
202 Boys Talk
203 Muse 2
204 Dining Room
205 Interface
206 Forgive Them
207 Midnight Task
208 Tertangkap Basa
209 Wind
210 Can't
211 Brunch
212 Change Department
213 The Rule
214 Training
215 1st Evaluation
216 Final Test
217 Freedom
218 Store
219 Day's out
220 Back Home
221 Jealousy
222 The Topic
223 Necklace
224 Antusiasme
225 Grand Opening
226 Opening Ceremony
227 Flashback
228 Memorial
229 Lovely
230 Take a Rest
231 Vallery & Tumbler
232 Backstage
233 Our Fight
234 Human Lost
235 Prediction
236 Armor
237 Break The Space
238 Stay Up
239 Strom?
240 Zone
241 Embarrassing
242 Lazyness
243 Janggal
244 Knowing
245 Countless
246 Scream
247 Scream 2
248 Result Of
249 Camp of Mooneta
250 Attention
251 Preparation For The Death
252 Pencari Masalah
253 Mengalah
254 Toilet
255 Almost Give Up
256 Guess Who
257 Problem Solving
258 Twice
259 Together
260 Controller
261 Chemistry
262 Kemungkinan
263 2nd Round
264 Heart Beat
265 Pujian
266 Antara Dimensi
267 Besides You
268 Kepercayaan
269 Find Out You
270 Left The Camp
271 Way Back Home
272 Talk About The Mistery
273 Can We Start Again
274 The Class
275 Class 2
276 Just Tell Me
277 Hutang Penjelasan
278 Got The Key
279 Tic Toc
280 Trap Again
281 Hey!
282 Nebula
283 The Night Story
284 Bukit
285 Muse Fall
286 Renungan
287 Misterious Lady
288 Information
289 So, You Are?
290 Am I Right?
291 OK
292 The Nightmare
293 Gaze
294 Isi Kepala
295 Ekspektasi
296 Waiting
297 New Info
298 Leader?
299 Pemberontak
300 Leader Circle
301 Mooneta vs Reodal
302 Upset
303 Upset 2
304 Penyemangat
305 Tamparan
306 Hilang
307 Bersembunyi
308 Pretend
309 Roof Top
310 Stared
311 Ladies on Top
312 Berpikir
313 Sofia
314 Sofia Von Riera
315 Cemas
316 Jiwa Mati
317 3 Blood
318 Hold On
319 Forget it
320 Upacara Penghormatan
321 Remember Back
322 Last Night
323 Clean Up
324 Sleep Over
325 Explainer
326 Bring Me Back to Life
327 Mom and Daughter
328 Talk to My Friends
329 News
330 Rencana Awal
331 Dining Room
332 Fearness
333 On The Way To Hall
334 Me or She
335 Yakin Bisa?
336 Desas Desus
337 Debate Now
338 Plan B?
339 Fixed Plan
340 First Step
341 Riot 2
342 Step Out
343 Pannic
344 Last Page
Episodes

Updated 344 Episodes

1
Prolog
2
Hari pertama
3
Siapa Ify
4
Lagi dan lagi
5
Pewaris yang sebenarnya
6
Dia akan segera kembali
7
Portal
8
Putri tertidur
9
Segera
10
Eun Ji Hae
11
Misi
12
Journey
13
Hwang Ji Na
14
Dangerous Prince
15
Negosiasi
16
Begining
17
Love in the darkness
18
Limit
19
Fight
20
The Truth
21
Family
22
Princess
23
Back
24
Who this
25
You
26
I'm in You
27
LOSER
28
IS IT?
29
HEART
30
CHANCE
31
TOGETHER
32
WAKE UP
33
REAL
34
Who are You
35
I'm Vampire
36
Manipulation
37
Promise
38
Tragedy
39
Lie
40
New
41
Actual
42
Dinner
43
MINE
44
Ruby
45
Silent
46
Top
47
War
48
They
49
the shot
50
Secret
51
Attack
52
Dilemma
53
Wrong
54
Choise
55
About You
56
Our
57
I'm not only human
58
Spy
59
Damn
60
My Fault
61
Terkurung
62
Pemakaman
63
Just Do It
64
Abu
65
Late Night
66
Super Late
67
Escape
68
Magician
69
Siuman
70
Curious
71
Fate
72
Pasca
73
Clan
74
Curiga
75
Salju Abadi
76
Rapat
77
Jalan Keluar
78
Perpustakaan
79
First Meeting
80
Hipotesa
81
Told Her
82
Wake Up
83
History
84
Menyusup
85
Without Permission
86
Stayed Up
87
Day 2
88
Rapat Besar
89
Hurry Up
90
First Action
91
Terkesiap
92
Stressed
93
Girl Fight
94
Brand New Day
95
New Student
96
Dormitory
97
Midnight Mistery
98
Halusinasi
99
Insiden Jamuan Makan
100
Offering
101
Killer
102
Enter
103
Interogasi
104
After Session
105
Rumor
106
Snake
107
Siluman Ular
108
Pembersihan Energi
109
Penyusup Asing
110
Kembalinya Hwang Ji Na
111
Bujukan
112
Debate
113
Kejutan Lain
114
Kontra
115
Pasrah
116
The Untold Story
117
Salam Perpisahan
118
Berangkat
119
Prioritas
120
Siblings
121
Unbelieve
122
Fakta Kedua
123
Goa
124
Watch You
125
Curiga
126
Monoton
127
Sunrise
128
Continue
129
Trip
130
Our Own Way
131
Dragon
132
Done
133
Survive
134
Rest Area
135
Question
136
Question Number One
137
Debat
138
Klimaks
139
Bingung
140
Curious
141
Ask
142
Sadar
143
Action
144
Alpha Queen
145
Raise Up
146
Run
147
End of War
148
Go Ahead
149
Go Away
150
Decission
151
Plan B
152
Arrow
153
Last Trip
154
Gate
155
First Impression
156
Konferensi
157
Dimensi
158
Out Of The Box
159
Park
160
PENGUMUMAN
161
Telepati
162
Dimensi
163
Konferensi
164
Taman
165
The Girls
166
Bukan Keputusan Final
167
Klan
168
Cegah
169
War's Clan
170
Break The Vision
171
I'm Not Sorry
172
Discuss
173
Skakmat
174
Make Sense
175
Countless Secret
176
Plan B
177
Another Discussion
178
Ancaman Do Yen Sae
179
Serangan Balik
180
Madness
181
Secret Mission
182
Take Action
183
Power
184
Secret Way
185
Speechless
186
Redo
187
Normal
188
Window
189
Gossip
190
Rumor
191
Class
192
Interupsi
193
Late Night Talk
194
Fullmoon
195
Forgive Me
196
Exist
197
Spy 2
198
Impossible
199
Talking
200
Dark
201
Arteri
202
Boys Talk
203
Muse 2
204
Dining Room
205
Interface
206
Forgive Them
207
Midnight Task
208
Tertangkap Basa
209
Wind
210
Can't
211
Brunch
212
Change Department
213
The Rule
214
Training
215
1st Evaluation
216
Final Test
217
Freedom
218
Store
219
Day's out
220
Back Home
221
Jealousy
222
The Topic
223
Necklace
224
Antusiasme
225
Grand Opening
226
Opening Ceremony
227
Flashback
228
Memorial
229
Lovely
230
Take a Rest
231
Vallery & Tumbler
232
Backstage
233
Our Fight
234
Human Lost
235
Prediction
236
Armor
237
Break The Space
238
Stay Up
239
Strom?
240
Zone
241
Embarrassing
242
Lazyness
243
Janggal
244
Knowing
245
Countless
246
Scream
247
Scream 2
248
Result Of
249
Camp of Mooneta
250
Attention
251
Preparation For The Death
252
Pencari Masalah
253
Mengalah
254
Toilet
255
Almost Give Up
256
Guess Who
257
Problem Solving
258
Twice
259
Together
260
Controller
261
Chemistry
262
Kemungkinan
263
2nd Round
264
Heart Beat
265
Pujian
266
Antara Dimensi
267
Besides You
268
Kepercayaan
269
Find Out You
270
Left The Camp
271
Way Back Home
272
Talk About The Mistery
273
Can We Start Again
274
The Class
275
Class 2
276
Just Tell Me
277
Hutang Penjelasan
278
Got The Key
279
Tic Toc
280
Trap Again
281
Hey!
282
Nebula
283
The Night Story
284
Bukit
285
Muse Fall
286
Renungan
287
Misterious Lady
288
Information
289
So, You Are?
290
Am I Right?
291
OK
292
The Nightmare
293
Gaze
294
Isi Kepala
295
Ekspektasi
296
Waiting
297
New Info
298
Leader?
299
Pemberontak
300
Leader Circle
301
Mooneta vs Reodal
302
Upset
303
Upset 2
304
Penyemangat
305
Tamparan
306
Hilang
307
Bersembunyi
308
Pretend
309
Roof Top
310
Stared
311
Ladies on Top
312
Berpikir
313
Sofia
314
Sofia Von Riera
315
Cemas
316
Jiwa Mati
317
3 Blood
318
Hold On
319
Forget it
320
Upacara Penghormatan
321
Remember Back
322
Last Night
323
Clean Up
324
Sleep Over
325
Explainer
326
Bring Me Back to Life
327
Mom and Daughter
328
Talk to My Friends
329
News
330
Rencana Awal
331
Dining Room
332
Fearness
333
On The Way To Hall
334
Me or She
335
Yakin Bisa?
336
Desas Desus
337
Debate Now
338
Plan B?
339
Fixed Plan
340
First Step
341
Riot 2
342
Step Out
343
Pannic
344
Last Page

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!