Hukuman

"Lo pikir gue takut sama Lo? gue akan dapetin apa yang gue mau, termasuk Ben" gumam Siska menatap kepergian Kenzo.

***

Di lain tempat, saat ini Keyla sedang memperhatikan wajah tampan Ben suaminya. selepas kepergian teman-temannya, Ben langsung membawa Keyla terbang ke nirwana kenikmatan.

"Hehe...gue nggak nyangka secepet ini bisa naruh hati ke cowok. padahal gue gedeg banget sama muka Lo yang selalu datar kaya valak!" gumam Keyla menyentuh rahang tegas Ben.

Puas memandang wajah prianya, Keyla bangkit membersihkan diri ke kamar mandi. setelah selesai, Keyla berjalan menuju dapur guna menyiapkan makan malam. Keyla yang sedang menggoreng ayam tersentak kaget saat sesuatu melingkar diperutnya.

"Astaga, kamu tu hoby banget si ngagetin aku" sungut Keyla sambil menyajikan ayam diatas piring.

"Kamu lagi apa?" tanya Ben menyusupkan kepalanya di tengkuk Keyla membuat Keyla geli.

"Mandi! udah jelas-jelas lagi masak, masih aja nanya" ketus Keyla membuat Ben tertawa.

Selesai membuat hidangan untuk makan malam, Keyla mulai menyajikan satu persatu pring ke atas meja makan.

"Sini aku bantuin" tawar Ben yang langsung membawakan sup telur ayam dari tangan Keyla. kemudian mereka duduk berhadapan bersiap untuk makan.

"Nih cobain" ucap Keyla menaruh sup telur ayam ke dalam piring Ben.

"Kamu nggak lagi ngerjain aku kan?" tanya Ben menyelidik.

"Hahaha..ya nggak lah! kan kemaren kamu yang bikin aku kesel, ya makanya aku kerjain. ayo makan" ucap Keyla yang mulai menyantap makanannya.

mendengar itu, Ben segera melahap makanannya sampai tidak tersisa.

"Widih ludes, doyan apa laper" ejek Keyla melihat Ben menghabiskan semangkuk sup yang dia buat.

"Terpaksa, takut yang bikinnya ngambek" jawab Ben datar

"CK...bilang aja doyan, sok jual mahal" Keyla memutar bola matanya malas. kemudian, Keyla membersihkan sisa makanan dibantu oleh Ben.

"Ben, liburan Minggu depan kita balik ke Bandung ya? aku kangen sama Dady dan momy" ucap Keyla pada Ben yang baru saja keluar kamar mandi.

Ben melihat Keyla duduk disofa yang sedang menatapnya dirinya.

"Oke" jawab Ben setelah beberapa detik terdiam.

***

"Oh iya...kan Keyla sekolah disana juga, pasti dia tau lah sama ben. gue tanya aja sama tu anak" gumam siska tersenyum senang. Siska beranjak dari tempat tidur menuju meja belajar untuk mengambil ponselnya. kemudian Siska melakukan panggilan suara kepada Keyla.

Tut..Tut..Tut

"Halo" jawab Keyla dari seberang telfon.

"Key gue mau nanya, Lo sekelas nggak sama Ben Indorto?" tanya Siska to the point.

"Ya enggaklah! gue kan anak IPS, sedangkan dia anak IPA. btw emang nya Lo ada perlu apa sama dia?" tanya Keyla penasaran

"Cie yang kepo, nantilah gue jelasin kalo ketemu. besok pulang sekolah Lo main ke kosan gue ya, kita sekalian rumpi..hahaha"

"Oke! besok gue kabarin Lo"

Tut

Setelah selesai mengatakan itu, Keyla langsung mematikan panggilannya sepihak membuat Siska kesal.

"Kebiasaan ni anak, orang belom selesai ngomong langsung dimatiin" gerutu Siska

Sedangkan di apartemen, Keyla berdiri menatap ponsel miliknya dengan tatapan dingin. kemudian, Keyla kembali menyusul Ben yang sudah terlelap.

****

Hari ini Ben dan Keyla pergi agak pagi, karena seperti biasanya setiap hari Senin akan dilaksanakan upacara Bendera dan Ben lah yang akan menjadi pemimpin upacaranya.

"Astaga, topi gue?" gumam Keyla panik

"Ayo key, upacaranya udah mau dimulai" teriak Sisil dari pintu kelas.

"Topi gue nggak ada sil" ucap Keyla berjalan menghampiri Sisil

"Hah! kok bisa?"

"Ya bisa lh, buktinya sekarang nggak ada" ketus Sisil kesal dengan sahabatnya itu.

"Ya udah beli ke koperasi sekolah, buruan! anak-anak udah pada kumpul semua dilapangan" saran Sisil. Keyla pun segera berlari ke ruang koperasi, namun apes topinya sudah habis terjual.

"Gue ke UKS aja lah, dari pada gue dihukum" ucap Keyla yang ingin berjalan menuju UKS. Namun belum sempat melangkah suara pak Bambang lebih dulu menyapa gendang telinganya, Keyla berbalik dan tersenyum manis.

"Tidak ada alasan! saya tau itu alasan kamu yang tidak mau dihukum, karena tidak memiliki atribut yang lengkap!" ucap pak Bambang tegas

Mau tidak mau Keyla akhirnya ikut upacara. tapi bukan dibarisan kelasnya, melainkan dibarisan siswa yang telat dan tidak memiliki atribut lengkap. Ben yang melihat Keyla disana pun menghela nafasnya kasar.

Upacara berlangsung dengan sangat lancar, walau ada beberapa siswa yang pingsan karena cuacanya yang cukup panas. Saat ini, Keyla sedang membersihkan toilet sambil ber sungut-sungut. sesekali matanya melirik kearah Ben yang sedang memantau dirinya dengan wajah yang datar.

"Suami kampret, nggak bisa apa kasih hukuman lain selain ngebersihin toilet. mana bau banget lagi" gerutu Keyla yang tengah menyikat lantai toilet sambil menutupi hidung nya.

"Makanya, periksa dulu sebelum berangkat udah lengkap apa belum atributnya" tegur Ben dengan suara yang tegas.

"Berisik Lo" sentak Keyla bangkit berkacak pinggang menatap Ben.

"Lo pikir gue mau apa hah di hummhh.." Keyla melotot saat Ben tiba-tiba mencium bibirnya. Keyla memberontak namun tenaganya kalah dari Ben.

hah..hah..hah

Keyla terengah-engah setelah Ben melepaskan ciumannya.

"Lo gila tau nggak! gimana kalo sampai ada yang liat, huh?" geram Keyla mencubit perut Ben membuat empunya meringis.

"Harus berapa kali aku ingetin, jangan manggil 'Lo/gue'! kalau kamu manggil gitu lagi, aku bakal kasih hukuman buat kamu" ucap Ben mengusap bekas Salivanya dibibir Keyla.

"Lanjutin! abis itu balik ke kelas belajar yang bener" titah Ben membuat Keyla mencebikkan bibirnya.

Setelah melaksanakan hukumannya, Keyla kembali ke kelas untuk mengikuti pelajaran.

"Lo dihukum apa?" bisik sisil saat Keyla memasuki kelas.

"Bersihin WC" jawab Keyla dengan raut wajah yang masih terlihat kesal.

Prrffthihi

Keyla menoleh saat mendengar suara cekikikan dari Sisil.

"Temen lucknat" Keyla beralih melihat guru yang sedang menjelaskan pelajaran didepan kelas.

;*

"Untuk jadwal ulangan besok lusa, nanti kalian liat di Mading ya" ucap pak Yosep sebelum keluar kelas.

***

Drriiingg..ddrriinngg (bel pulang sekolah)

"Ben, kita ke kosan ku kemaren ya" pinta Keyla saat sudah duduk diatas motor.

"Ngapain?" tanya Ben menoleh

"Ketemu temen" jawab Keyla yang dijawab anggukan oleh Ben. motor pun melaju membelah jalanan yang lumayan ramai. sekitar 15 menit, mereka akhirnya sampai di pelataran rumah kos.

Keyla berjalan lebih dulu karena Ben yang memarkirkan kendaraannya. Keyla mengetuk pintu dan seorang wanita cantik keluar menyembulkan wajah di balik pintu.

"Dateng juga Lo, gue kira nggak bakal dateng" ejek Siska melipatkan tangan di depan dada

"Ayo masuk, ada banyak hal yang pengen gue omongin sama Lo" ajak Siska semangat hendak menarik tangan Keyla.

"Tunggu dulu, pacar gue lagi markirin motornya"

"What, sejak kapan Lo punya pacar?"

Keyla melambaikan tangannya tanpa menjawab pertanyaan Siska. Siska pun melihat arah pandang Keyla dan terkejut saat melihat seseorang yang selama ini sangat dia sukai.

*

*

*

bersambung...

Jangan lupa dukungannya dengan cara like,vote,fav, dan komen sebanyak-banyaknya ya😘🥰💪

Karena dukungan kalian adalah semangat untukku💪🥰

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Lagi bagus Key ngajak Ben langsung,dan jujur sama Siska hubungan kalian,menurut felling ku Diska ini nih jd PELAKOR nya,,

2023-04-30

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Oh siska dan Keyla beda skolahya,pantesan Key gak ketemu dgn nya di skolah,Key cuman berdua sama sisil doang..

2023-04-30

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Haaahhaaa kalo gitu kamu harus berhadapan dgn Keyla sendiri..

2023-04-30

0

lihat semua
Episodes
Episodes

Updated 73 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!