Episode 19 - Persiapan Berlayar

Ketika Hengki dan Roderick menempuh perjalanan jauh ke Wilayah Attica dan tiba di kastel Naupaktos, di lain tempat Zeno sedang merawat istrinya sambil dibantu pelayannya Bianca.

"Apa kamu sudah merasa baikkan?" tanya Zeno kepada istrinya yang masih terbaring lesu.

"Aku sudah baikkan kok. Di mana Roderick? Biasanya dia selalu bersamamu ke mana-mana," tanya Hanna sambil celingak-celinguk mencari keberadaan Roderick.

Terlihat memang dari wajahnya Hanna sudah mendingan dibandingkan dengan hari kemarin, meski ia masih terlihat lesu tapi panas tubuhnya sudah menurun drastis.

"Dia sedang menuju Wilayah Attica untuk mengantarkan surat jawaban kepada Nasos," jawab Zeno sambil mengelus kepala istrinya yang dibanjiri keringat itu.

"Jadinya kamu memilih untuk membantunya, ya. Semoga pilihan kamu adalah pilihan yang terbaik untuk masa depan kerajaan terkhusus untuk wilayah ini," ucapnya sambil menatap mata Zeno dengan tatapan kasih sayang seorang istri.

"Iya semoga saja, sayangku."

Zeno lantas mengamini doa istrinya tersebut.

Tok! Tok! Tok!

Suara ketukan pintu tiba-tiba terdengar.

"Tuanku, Saya telah tiba."

Suara itu berasal dari Bobs. Sepertinya ia hendak melaporkan sesuatu kepada Zeno.

Setelah mendengar kalau Bobs sudah tiba, Zeno lalu memerintahkan Bianca untuk membuka pintu. Ia berkata, "Tolong bukakan pintunya, Bianca."

Bianca kemudian menjawab, "Baik tuan." Lalu ia pergi membuka pintu.

Setelah pintu terbuka, Bobs tidak masuk ke dalam kamar karena takut mengganggu Nyonya Hanna yang sedang sakit. Ia hanya tunduk di depan pintu setelah melihat tuannya Zeno.

Di depan pintu itu ternyata bukan hanya Bobs seorang saja yang menghadap ke Zeno, tampak juga ada 2 orang lain lagi berada di sisi kanan dan kirinya Bobs, mereka berdua sepertinya adalah bawahan Bobs di dalam organisasi militer.

"Tuan saya sudah menyiapkan 20.000 pasukan sesuai perintah anda tadi malam," lapor Bobs.

"Bagus, tapi bagaimana kondisimu sekarang? apa kau sudah bisa terjun ke medan pertempuran?" tanya Zeno.

Melihat Bobs yang masih mengenakan perban, Zeno lumayan khawatir dengan kondisinya jika harus turun di pertempuran yang akan datang. Ia lantas menanyai kesiapan Bobs.

"Luka ini sudah bukan masalah lagi tuan. Saya siap bertarung kapan pun anda mau."

Dengan rasa percaya diri yang tinggi, Bobs mengatakan kalau dirinya siap untuk bertarung kapan pun itu.

"Baiklah kalau begitu. Aku cukup kagum dengan rasa kepercayaan dirimu. Sekarang kita harus tunggu dulu pesan dari Roderick setelah dia memberikan suratnya kepada Nasos, baru kita akan menentukan kapan pasukan akan dikirim ke Wilayah Attica."

Zeno lantas memuji ambisi Bobs meski dirinya diterpa cedera parah beberapa hari yang lalu dan menyuruhnya untuk menunggu terlebih dulu laporan yang akan diberikan oleh Roderick setelah surat itu sampai di tangan Nasos.

"Siap tuanku. Kalau begitu kami akan berlatih terlebih dahulu sampai ada kabar lagi dari tuan Roderick," jawab Bobs.

"Ah... baiklah, tapi tidak usah berlatih terlalu keras juga karena kalian perlu istirahat untuk menempuh perjalanan yang jauh nantinya."

Zeno mengingatkan Bobs agar tidak perlu berlatih terlalu keras, karena mereka akan menempuh perjalanan laut yang lumayan panjang. Perlu diingat juga pelayaran domestik dan pelayaran yang dilakukan oleh tentara itu jauh berbeda. Perjalanan tentara perlu kesiapan yang lebih matang lagi karena mereka perlu menyiapkan hal apa saja yang akan mereka bawa supaya bisa bertahan untuk beberapa minggu ke depan.

"Siap tuan," jawab Bobs.

"Baiklah kalian boleh bersiap-siap dulu sekarang, nanti ketika laporan dari Roderick sudah tiba, aku akan mengabarkannya lagi kepadamu," perintah Zeno.

Setelah mendengar perintahnya, Bobs dan bawahannya kemudian pergi untuk mempersiapkan keberangkatannya menuju Wilayah Attica.

Ketika berangkat kembali ke barak, terlihat Minna sedang kejar-kejaran dengan kucingnya.

Terpopuler

Comments

Luthfy

Luthfy

cus berangkatt 🚁

2022-09-22

2

Ray

Ray

Semoga Outhor sehat selalu sehingga bisa Up terus ceritanya yg semakin Ok👍🙏

2022-08-07

3

jeruk_asem

jeruk_asem

okey dokey

2022-08-02

3

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 - Rutinitas
2 Episode 2 - Mimpi Yang Membingungkan
3 Episode 3 - Setelah Sekian Lama
4 Episode 4 - Bobs. Kendalikan Emosimu
5 Episode 5 - Ksatria Sejati
6 Episode 6 - Namaku Hengki Tantama
7 Episode 7 - Prediksi Masa Depan
8 Episode 8 - Tampan Tetapi Kejam
9 Episode 9 - Soto Ayam
10 Episode 10 - Keceriaan Yang Telah Kembali
11 Episode 11 - Masih Di sini
12 Episode 12 - Surat Permohonan
13 Episode 13 - Keramaian
14 Episode 14 - Sang Mata Elang
15 Episode 15 - Penghakiman Yang Tidak Sempurna
16 Episode 16 - Janji Sang Terdahulu
17 Episode 17 - Kastel Naupaktos
18 Episode 18 - Reuni Singkat 2 Legenda
19 Episode 19 - Persiapan Berlayar
20 Daftar Wilayah
21 Episode 20 - Tak Tahu Diri
22 Episode 21 - Mobilisasi Pasukan
23 Episode 22 - Yang Tersisa
24 Episode 23 - Persiapan
25 Episode 24 - 2 Panglima Pemula
26 Episode 25 - Thriller
27 Episode 26 - Avis
28 Episode 27 - Gelombang I
29 Episode 28 - Benedict
30 Episode 29 - Sebelum Memulai Kembali
31 Episode 30 - Kublai Khan + Pengumuman
32 Episode 31 - Antara Pesimis & Optimis
33 Episode 32 - Permulaan Gelombang II
34 Episode 33 - Bidik & Lepaskan
35 Episode 34 - Who Is Really Being Threatened?
36 Episode 35 - Hutan Membara
37 Episode 36 - Nullum Consilium est Perfectum
38 Episode 37 - Darah
39 Episode 38 - Kemenangan Benedict
40 Episode 39 - Awal Kisah Untuk Hengki
41 Episode 40 - Tersanjung
42 Episode 40.1 - Kenangan Buruk
43 Episode 41 - Berlebihan
44 Episode 41.1 - Gambaran Stabia
45 Episode 41.2 - Curahan Hati Ajax
46 Episode 42 - Mindset
47 Episode 43 - Tanda Awal Perubahan
48 Episode 44 - Elliot Lascaris
49 Episode 44.1 - William Artemis
50 Episode 44.2 - Awal Mahakarya
51 Episode 45 - New Journey Begins
52 Episode 45.1 - Kemarahan Ajax
53 Episode 45.2 - Ajax, Pasukannya dan Dendam Rakyat Stabia (1)
54 Episode 46 - Jan, Pasukannya dan Dendam Kapten Alfred (2)
55 Episode 46.1 - Jan, German dan Dendamnya Masing-Masing (1)
56 Episode 46.2 - Jan, German dan Dendamnya Masing-Masing (2)
57 Episode 47 - Situasi Terkini Di Tempat Lain
58 Episode 47.1 - Jan, Mimpinya & Penyelamatan Hengki
59 Episode 47.2 - Hengki, Kesempatan & Tekad Jan
60 Episode 48 - Kesedihan Dan Kesenangan
61 Episode 48.1 - Belum Usai
62 Episode 48.2 - Dilema William
63 Episode 49 - Percikan Awal
64 Episode 49.1 - Hari Pertama Setelah Tumbangnya German
65 Episode 49.2 - Pendekatan Dengan Jan
66 Episode 50 - Semuanya Butuh Pertolongan
67 Episode 50.1 - Beringas
Episodes

Updated 67 Episodes

1
Episode 1 - Rutinitas
2
Episode 2 - Mimpi Yang Membingungkan
3
Episode 3 - Setelah Sekian Lama
4
Episode 4 - Bobs. Kendalikan Emosimu
5
Episode 5 - Ksatria Sejati
6
Episode 6 - Namaku Hengki Tantama
7
Episode 7 - Prediksi Masa Depan
8
Episode 8 - Tampan Tetapi Kejam
9
Episode 9 - Soto Ayam
10
Episode 10 - Keceriaan Yang Telah Kembali
11
Episode 11 - Masih Di sini
12
Episode 12 - Surat Permohonan
13
Episode 13 - Keramaian
14
Episode 14 - Sang Mata Elang
15
Episode 15 - Penghakiman Yang Tidak Sempurna
16
Episode 16 - Janji Sang Terdahulu
17
Episode 17 - Kastel Naupaktos
18
Episode 18 - Reuni Singkat 2 Legenda
19
Episode 19 - Persiapan Berlayar
20
Daftar Wilayah
21
Episode 20 - Tak Tahu Diri
22
Episode 21 - Mobilisasi Pasukan
23
Episode 22 - Yang Tersisa
24
Episode 23 - Persiapan
25
Episode 24 - 2 Panglima Pemula
26
Episode 25 - Thriller
27
Episode 26 - Avis
28
Episode 27 - Gelombang I
29
Episode 28 - Benedict
30
Episode 29 - Sebelum Memulai Kembali
31
Episode 30 - Kublai Khan + Pengumuman
32
Episode 31 - Antara Pesimis & Optimis
33
Episode 32 - Permulaan Gelombang II
34
Episode 33 - Bidik & Lepaskan
35
Episode 34 - Who Is Really Being Threatened?
36
Episode 35 - Hutan Membara
37
Episode 36 - Nullum Consilium est Perfectum
38
Episode 37 - Darah
39
Episode 38 - Kemenangan Benedict
40
Episode 39 - Awal Kisah Untuk Hengki
41
Episode 40 - Tersanjung
42
Episode 40.1 - Kenangan Buruk
43
Episode 41 - Berlebihan
44
Episode 41.1 - Gambaran Stabia
45
Episode 41.2 - Curahan Hati Ajax
46
Episode 42 - Mindset
47
Episode 43 - Tanda Awal Perubahan
48
Episode 44 - Elliot Lascaris
49
Episode 44.1 - William Artemis
50
Episode 44.2 - Awal Mahakarya
51
Episode 45 - New Journey Begins
52
Episode 45.1 - Kemarahan Ajax
53
Episode 45.2 - Ajax, Pasukannya dan Dendam Rakyat Stabia (1)
54
Episode 46 - Jan, Pasukannya dan Dendam Kapten Alfred (2)
55
Episode 46.1 - Jan, German dan Dendamnya Masing-Masing (1)
56
Episode 46.2 - Jan, German dan Dendamnya Masing-Masing (2)
57
Episode 47 - Situasi Terkini Di Tempat Lain
58
Episode 47.1 - Jan, Mimpinya & Penyelamatan Hengki
59
Episode 47.2 - Hengki, Kesempatan & Tekad Jan
60
Episode 48 - Kesedihan Dan Kesenangan
61
Episode 48.1 - Belum Usai
62
Episode 48.2 - Dilema William
63
Episode 49 - Percikan Awal
64
Episode 49.1 - Hari Pertama Setelah Tumbangnya German
65
Episode 49.2 - Pendekatan Dengan Jan
66
Episode 50 - Semuanya Butuh Pertolongan
67
Episode 50.1 - Beringas

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!