" Dhuaaarrrr....." Ledakan akibat dua serangan yang saling bertabrakan itu mengalihkan perhatian semua orang.
Hingga beberapa saat kemudian, Feng Louzhi, Feng Huang, Bai Hu, Leluhur Dong Feng, Patriak Dong Luan, Leluhur Gang, Patriak Zheng Li, Leluhur Mo dan Patriak Li Kai tiba di tempat itu.
Wajah penduduk desa Huli dan peserta maupun tetua perwakilan sekte yang sebelumnya terlihat khawatir, kini mulai bernafas dengan lega saat melihat kedatangan mereka.
Pasukan Teratai Hitam terlihat cukup kaget saat melihat seorang pemuda mampu menahan serangan Patriak Yu Malong dengan mudah, bahkan dia hanya menggunakan salah satu tangannya.
Xu Tian sendiri hanya tersenyum tipis, terlihat kemarahan yang terpancar dari kedua matanya saat melihat keadaan orang-orang yang tidak bersalah telah tewas dan terluka.
" Kalian benar-benar membuatku sangat bersemangat. Sudah cukup lama aku tidak menggerakkan otot-ototku yang kaku ini," Ucap Xu Tian dengan meremas tangan Patriak Yu Malong.
" Krak...." Terdengar suara retakan tulang, hingga beberapa saat kemudian Patriak Yu Malong berteriak kesakitan.
Dengan mengepalkan tangan kanannya, Xu Tian kemudian meninju wajah Patriak Yu Malong hingga melemparnya ratusan meter.
Xu Tian kemudian mengalihkan pandangannya ke arah langit, lalu menatap ke suatu tempat.
" Keluarlah! Apa kalian ingin bertindak seperti seorang jagoan? Kalian sungguh bodoh dan sangat percaya diri," Ucap Xu Tian dengan suara yang menggema ke seluruh tempat.
" Feng Louzhi, Feng Huang!" Ucap Xu Tian menatap keduanya.
Feng Louzhi dan Feng Huang menganggukan kepalanya, kemudian melesat dengan kecepatan tinggi menuju kerumunan para penduduk.
Dengan gerakan cepat, mereka berdua segera membuat sebuah formasi untuk melindungi mereka.
" Tuan, terima kasih.." Ucap sebagian dari mereka menatap Feng Huang dan Feng Louzhi yang di balas dengan anggukan kepala.
Setelah menyelesaikan tugasnya, Feng Huang dan Feng Louzhi menatap pasukan Teratai Hitam yang sejak tadi menghalanginya.
" Sepertinya kalian sangat bersemangat! Mari, berikan aku sedikit keringat!" Ucap keduanya dengan senyum menyeramkan.
" Wushhh...."
Xu Tian kemudian menatap ke arah Bai Hu. " Bai Hu, tangkap Yu Jianheeng, aku ingin melihat bagaimana dia merasakan penyiksaan setelah ini!"
" Baik, tuan muda." Bai Hu kemudian menghilang dari tempatnya.
" Wushhh..." Bai Hu muncul di samping Yu Jianheeng, kemudian melepaskan serangan tapak harimau ke arah tiga tetua yang mencoba melindunginya.
" Booooomssss...." Ketiga tetua Klan Yu berubah menjadi kabut darah.
" Kau benar-benar tidak belajar, kini kau akan mengetahui apa itu neraka dunia!" Ucap Bai Hu yang kemudian membawanya menuju tempat Xu Tian.
" Swusshh..." Bai Hu segera melempar tubuh Yu Jianheeng yang kini sudah menangis.
Dengan mengibaskan tangannya, Xu Tian memasukkan Yu Jianheeng ke dalam dunia jiwa.
" Tidak! Jianheeng'er!" Teriak Patriak Yu Malong yang kini sedang melesat ke arah Xu Tian.
Xu Tian tersenyum, kemudian menghilang dari tempatnya.
" Wushhh...." Dengan gerakan cepat Xu Tian melepaskan tendangan ke arah perut Patriak Yu Malong, hingga melemparnya ke atas langit bagian barat.
Saat Patriak Yu Malong terlempar ke atas langit, tiba-tiba tubuhnya kembali terjatuh ke tanah.
" Dhuaaarrrr...."
Kemudian muncul lima sosok dengan pakaian serba hitam bergambar teratai hitam di bagian belakang pakainya.
Kelimanya menatap ke arah Xu Tian yang tersenyum ke arah mereka.
" Akhirnya kalian keluar juga.." Ucap Xu Tian dengan tenang.
" Pemuda yang sangat menarik. Masih sangat muda, sudah memiliki kekuatan yang cukup kuat," Ucap salah satu dari mereka.
Meski kelimanya belum mengetahui dengan pasti tingkat kultivasi Xu Tian, tetapi mereka dapat meyakini Xu Tian bukan pemuda yang dapat di anggap remeh setelah mengalahkan Patriak Yu Malong yang berada pada ranah Dewa Merah tingkat awal.
" Tapi itu semua tidak cukup untuk mengalahkan kami berlima.." Ucap yang lainnya, kemudian mereka semua segera melepaskan tingkat kultivasi mereka yang berada pada ranah Dewa Putih tingkat awal hingga menengah.
Xu Tian mengerutkan keningnya, dia mulai bertanya-tanya dari mana asal mereka. Karena tidak mungkin di Wilayah Timur ini sangat mudah menemui seseorang yang memiliki tingkat kultivasi cukup tinggi seperti mereka berlima.
Hingga sebuah suara menggema di dalam pikirannya.
" Tuan muda, mereka adalah kelompok yang sangat kuat. Saat ini kita sedang berhadapan dengan kelompok cabang Teratai Hitam yang berada di Wilayah Timur, sedangkan kekuatan utama mereka berada di Wilayah Tengah," Jelas Leluhur Dong Feng melalui telepati.
Xu Tian menganggukkan kepala, kini dia telah mengetahui asal mereka.
Kelimanya tertawa saat melihat Xu Tian yang masih terdiam, kemudian salah satu dari mereka segera memerintahkan pasukan yang sempat menghentikan serangannya untuk kembali menyerang.
" Hancurkan meraka semua! Setelah itu kita akan kembali membangun markas di Wilayah ini!" Ucap salah satu dari mereka dengan tertawa.
Melihat pasukan besar itu kembali melakukan serangan, Feng Huang dan lainnya tidak tinggal diam.
Hingga akhirnya pertempuran besar itu kembali terjadi.
Dengan adanya Feng Huang, Feng Louzhi, dan Bai Hu membuat jumlah pasukan Teratai Hitam bukanlah masalah yang besar.
" Nak, kau dapat memilih lawan salah satu dari kami." Ucapnya lagi dengan penuh percaya diri.
Xu Tian menggelengkan kepalanya, kemudian menatap wajah mereka dengan tatapan tajam.
" Majulah kalian semua, aku tidak ingin membuang-buang waktu yang berharga untuk melayani kalian semua!"
Kelimanya mendengus dengan kesal, terlihat raut wajah penuh kemarahan saat mendengar ucapan Xu Tian yang merendahkan mereka.
" Swusshh...." Kelimanya menghilang dari tempatnya, hingga salah satu dari mereka kemudian muncul di samping Xu Tian.
Xu Tian masih diam di tempatnya tanpa berniat untuk menghindari serangan yang menuju ke arahnya.
Hingga saat sebuah tinju hampir mengenainya, Xu Tian membuka telapak tangan kanannya.
" Krakkk...." Kembali suara retakan tulang patah membuat keempat lainnya sangat terkejut.
" Aku minta kalian untuk maju semua dan menyerang secara bersamaan!" Ucap Xu Tian kemudian melepaskan aura dewa naga dari dalam tubuhnya.
" Swusshh...." Udara di sekitarnya menjadi sangat mencekam untuk pasukan Teratai Hitam, berbeda dengan orang-orangnya yang merasa tenang dan nyaman.
Hal itu membuat Leluhur Dong Feng dan lainnya menjadi lebih leluasa untuk bergerak, apalagi saat melihat pasukan Teratai Hitam yang seperti tertekan.
Kelimanya kembali di kejutkan dengan kekuatan milik Xu Tian, hingga salah satu dari mereka mulai menyadari jika Xu Tian bukan lawan mereka.
" Ingin pergi? Kalian hanya bermimpi!" Ucap Xu Tian saat mengetahui rencana mereka.
" Kau akan menjadi orang yang pertama!" Xu Tian kemudian menggerakkan tangannya, hingga membuat tangan salah satu dari mereka yang berada di dekatnya terlepas dari tubuhnya.
Xu Tian kemudian kembali bergerak dengan kecepatan tinggi menggunakan langkah dewa naga.
" Dhuaaarrrr...."
" Dhuaaarrrr...."
Satu persatu dari mereka berlima terlempar dengan keras ke tanah. Xu Tian tidak berhenti di situ saja, bahkan dia terus melempar mereka ke tanah hingga membuat sebuah lubang yang sangat dalam dengan diameter yang besar.
Terlihat wajah kelimanya yang terus merintih kesakitan. Dengan tingkat kultivasi yang berada pada Ranah Jenderal Dewa, Dewa Besi, mengalahkan mereka sangat mudah untuk Xu Tian, hanya saja dia ingin menyiksa kelimanya hingga merasakan apa itu neraka dunia.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Maaf baru up, saya baru pulang kerja tadi sore dan langsung nulis, jadi up selalu malam. 🙏🏻 Tinggalkan Like dan Komentar
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
Budi Priyanto
beres
2025-04-02
0
Rwin Dompas
habiskannnnn
2022-07-20
2
y@y@
👍🏻👍🏼👍🏻👍🏼👍🏻
2022-07-12
0