16. Kekejaman Bai Hu

Baru saja tetua sekte Macan Putih selesai berkata-kata, tiba-tiba Xu Tian sudah muncul di sampingnya.

" Plak... Plak..." Tamparan keras itu melemparnya hingga menghantam bangku yang sebelumnya dia tempati.

" Akh...." Teriaknya kesakitan, wajahnya memerah dengan darah segar yang mengalir di sudut bibirnya.

" Apa hanya ini saja kemampuan yang di miliki oleh tetua perwakilan sekte? Kalian sangat lemah! Berharap mendapatkan hormat tetapi kalian sendiri tidak menghormati Desa Huli ini. Apa kalian tidak pernah mendidik murid kalian dengan benar? Mereka bahkan menindas dan memaksa semua orang untuk hormat kepada anggota sekte yang datang ke tempat ini, dan kalian benar-benar telah melebihi batasan karena telah menyinggung sesuatu yang tidak seharusnya kalian lakukan!" Ucap Xu Tian dengan melepaskan aura Prajurit Dewa, Dewa Kuning tingkat dasar.

Xu Tian sengaja hanya memperlihatkan ranah kultivasinya hingga Prajurit Dewa, hal ini dia lakukan untuk memancing kekuatan yang ada di belakang mereka.

" B*jingan kecil ini ternyata sangat kuat! Dia bukan tandinganku, sebaiknya aku segera melaporkan hal ini pada Patriak," Batin Tetua Sekte Macan Putih yang terlempar sebelumnya.

Semua tetua perwakilan sekte terdiam, mereka tidak bisa menyangkal apa yang di katakan Xu Tian. Para murid yang merasa dirinya tinggi akan bertindak semena-mena terhadap orang lain, apalagi kedatangan mereka di tempat ini sangat di hormati sebagai perwakilan sekte.

Xu Tian mengalihkan pandangannya ke arah Yu Jianheeng.

" Panggil Patriak Klan Yu untuk datang ke tempat ini sekarang juga! Aku tidak ingin mereka yang tidak mengetahui apa-apa tentang hal ini juga merasakan kehancuran akibat ulahmu. Dan kau..." Xu Tian menunjuk ke arah Lu Zhou dan rekannya.

" Tampar wajahnya hingga Patriak Klan Yu datang ke tempat ini.."

" Baik, tuan muda." Ucap Lu Zhou dengan hormat, kemudian mendekati Yu Jianheeng terdiam tanpa melakukan perlawanan sedikitpun.

" Tuan muda, mohon am-..."

" Plak... Plak..." Belum sempat Yu Jianheeng melanjutkan ucapannya, Xu Tian telah terlebih dulu menampar wajahnya.

" Jangan membuatku merubah keputusanku, atau aku akan mendatangi Klan Yu untuk meratakannya."

Yu Jianheeng terdiam dengan menahan rasa sakit yang luar biasa di wajahnya, sedangkan ketiga tetua yang sebelumnya datang bersama dengannya segera mengirimkan pesan pada Patriak Klan Yu.

Xu Tian menatap tetua perwakilan sekte dengan tatapan tajamnya.

" Sebelumnya kalian terlihat sangat marah denganku?"

" Tuan muda, mohon maafkan kami." Ucap salah satu Tetua Sekte Pedang Emas yang di ikuti oleh tetua yang lainnya.

Xu Tian menggelengkan kepalanya. " Aku akan memberikan maaf kepada kalian dengan satu syarat,"

" Tuan muda, katakan saja tentang persyaratan itu."

Xu Tian menatap semua orang yang masih berdiam diri di tempatnya masing-masing.

" Aku merasa bersalah atas tindakanku karena telah mengacaukan acara ini hingga menghentikan acara perekrutan murid. Hal ini membuat mereka kecewa dengan keputusan kalian," Xu Tian kemudian menatap para tetua perwakilan sekte.

" Aku ingin kalian menerima beberapa murid yang kalian anggap layak untuk bergabung dengan kalian. Aku tidak ingin kedatanganku ke tempat ini menyisakan kenangan buruk terhadap mereka. Jujur saja, kedatanganku ke Desa Huli hanya sekedar singgah sebelum melanjutkan perjalanan kembali. Namun seperti yang sudah kalian dengar sebelumnya, hingga aku terpaksa melakukan hal ini. Aku bukanlah orang yang menyukai permusuhan." Ucap Xu Tian dengan pelan, namun mereka masih mampu mendengar dengan jelas setiap kata yang di ucapkan Xu Tian.

Hingga tiba-tiba udara di sekitarnya berubah bersamaan dengan kemunculan aura yang cukup kuat menekan semua orang terkecuali Xu Tian, Qing Ling, dan Bai Hu.

Xu Tian tersenyum tipis menatap ke arah datangnya puluhan aura tersebut.

" Lancang! Siapa yang telah berani membunuh cucuku dan menyerang anggota sekteku!" Ucap sebuah suara terdengar.

Xu Tian dengan gerakan santai mengibaskan tangannya.

" Swusshh...." Udara di sekitarnya bergetar bersamaan dengan energi berwarna emas yang menyebar ke seluruh tempat.

Semua orang yang masih mampu berdiri akhirnya dapat bernafas dengan lega saat merasakan aura yang sangat menenangkan muncul, sedangkan sebagian dari mereka masih terlihat tidak sadarkan diri akibat tingkat kultivasi yang rendah.

" Swusshh....." Sosok pria paruh baya muncul bersama dengan sepuluh sosok lainnya yang berdiri di belakangnya.

Matanya yang tajam menatap ke arah Xu Tian.

" Siapa dia, bahkan dapat melepaskan tekanan ku dengan mudah." Batin pria paruh baya tersebut dengan kaget.

" Dhuaaarrrr...." Pria paruh baya itu terlempar dengan keras hingga ratusan meter.

Semua orang terlihat sangat terkejut, hingga pandangan mereka fokus terhadap sosok pemuda yang sedang berdiri di depan puluhan sosok di atas langit.

" Hanya seekor semut yang bertindak layaknya harimau! Kau benar-benar membuatku murka!" Ucap pemuda tersebut yang tidak lain Bai Hu.

Bai Hu benar-benar kesal dengan mereka yang tiba-tiba melepaskan tekanan di tempat tersebut. Andai saja dia tidak melindungi Qing Ling, mungkin saat ini Tuan putrinya telah tertekan jatuh ke tanah akibat tekanan seorang Ranah Prajurit Dewa.

Bai Hu kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Xu Tian.

" Kau boleh membunuh mereka, tapi tidak dengan pria itu!" Perintah Xu Tian dengan tetap menampilkan senyum di wajahnya.

Bai Hu tersenyum tipis mendengar perintah Xu Tian, tanpa menunda waktu lagi dia segera menghilang dari tempatnya.

" Swusshh.... Dhuaaarrrr...." Satu persatu sosok dengan tingkat kultivasi ranah Supreme Emperor dan Immortal Emperor itu berubah menjadi kabut darah.

Suara ledakan terus menggema di atas langit bersama dengan cipratan darah segar.

Sepuluh sosok tersebut bahkan tidak mampu menghindar, meski telah melihat bagaimana rekannya yang terbunuh hanya dengan sekali serangan.

Bahkan tubuh semua orang terlihat bergetar dengan keringat dingin yang membasahi tubuh mereka.

Yu Jianheeng dan jenius kota yang melihat kejadian itu hanya mampu menahan nafasnya. Mereka benar-benar tidak menyangka sosok yang terlihat lebih muda dari mereka ternyata pemuda yang sangat kuat.

Begitu juga dengan Manajer Ang dan anggota Klan Zhu yang telah mengenal Bai Hu sebelumnya.

" Bai Hu saja sangat kuat, lalu bagaimana dengan tuan muda Tian," Batin Manajer Ang dengan menatap ke arah Xu Tian.

Dalam waktu yang sangat singkat, pertarungan di atas langit telah berakhir.

" Swusshh...." Bai Hu muncul di hadapan Xu Tian membawa tubuh pria paruh baya yang sebelumnya terlempar.

Dengan tenang Bai Hu melempar tubuh pria paruh baya tersebut ke hadapan tuan mudanya. Terlihat keadaannya yang sangat menyedihkan dengan tubuh berlumuran darah.

" Kau hampir membunuhnya." Ucap Xu Tian dengan menggelangkan kepalanya.

" Maaf tuan muda, aku hanya memberikan sedikit pelajaran kepadanya." Ucap Bai Hu yang merasa belum puas menyiksa tubuh pria paruh baya tersebut.

Semua orang dapat mendengar dengan jelas ucapan Bai Hu.

" Sedikit pelajaran?" Batin semua orang dengan badan bergetar ketakutan.

Xu Tian kemudian menatap ke arah tetua perwakilan sekte. " Apa kalian mengenalnya?"

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Maaf masih belum bisa Up sesuai dengan keinginan kalian. Semoga saja besok bisa up lebih dari 2 bab. Thanks

Terpopuler

Comments

Ikram Dicky

Ikram Dicky

sedikit 👍

2024-07-04

0

Rwin Dompas

Rwin Dompas

sedikit saja

2022-07-20

3

Harman LokeST

Harman LokeST

memberikan sedikit pelajaran

2022-07-06

0

lihat semua
Episodes
1 1. Perjalanan Baru
2 2. Tiba Di Dunia Dewa
3 3. Pil Darah Naga
4 4. Lantai Dasar Penginapan
5 5. Masalah Pertama Di Dunia Dewa
6 6. Pembicaraan Di Klan Zhu
7 7. Informasi Dunia Dewa
8 8. Qing Ling Naik Tingkat
9 9. Feng Yue
10 10. Kompetisi Perwakilan Sekte
11 11. Pemuda Arogan
12 12. Kekaguman Semua orang
13 13. Kedatangan Jenius Kota Lainnya
14 14. Sebuah Peringatan
15 15. Tantangan Xu Tian
16 16. Kekejaman Bai Hu
17 17. Rencana Xu Tian
18 18. Kedatangan Leluhur dan Patriak Sekte
19 19. Serangan Klan Yu dan Teratai Hitam
20 20. Kemalangan Pasukan Teratai Hitam
21 21. Kehadiran sosok Jenderal Dewa
22 22. Perubahan Xu Tian
23 23. Akhir Pertempuran
24 24. Pertemuan
25 25. Rahasia Desa Huli
26 26. Mempelajari Teknik
27 27. Restoran Kota Hong
28 28. Hong Dalu Yang Menyedihkan
29 29. Situasi Di Kota Hong
30 30. Di Klan Hong
31 31. Masih Di Klan Hong
32 32. Kebenaran Yang Terungkap
33 33. Gunung Zhengji
34 34. Ling Zhengji Dewa Azura
35 35. Rencana Untuk Wilayah Timur
36 36. Meninggalkan Kota Hong
37 37. Pertemuan Di Istana Desa
38 38. Memasuki Lorong Istana Desa
39 39. Pecahan Jiwa Iblis Neraka Kuno
40 40. Transformasi Xu Tian
41 41. Mempelajari Formasi Di Altar Kuno
42 42. Keluar Dari Lorong Istana Desa
43 43. Menolong Gadis Kecil
44 44. Beristirahat Di Dalam Dunia Jiwa
45 45. Xu Yue Lin
46 46. Kembali Melanjutkan Perjalanan
47 47. Menyerang Markas Cabang Teratai Hitam
48 48. Danau Hitam
49 49. 25 Pelayan Baru
50 50. Menuju Wilayah Tengah
51 51. Kota Hanzi Wilayah Tengah
52 52. Masih Di Kota Hanzi
53 53. Melanjutkan perjalanan
54 54. Kabar Gembira
55 55. Dua Orang Penguntit
56 56. Sepasang Kalajengking
57 57. Menolong Kalajengking Muda
58 58. Tiba Di Ibu Kota
59 59. Menuju Rumah Lelang
60 60. Di Mulainya Lelang
61 61. Lelang
62 62. Lelang II
63 63. Akhir Lelang
64 64. Meninggalkan Rumah Lelang
65 65. Di Lantai Dasar Penginapan
66 66. Tiba Di Klan Ling
67 67. Dewi Kembar
68 68. Rahasia Besar
69 69. Xu Tian Sang Penguasa Alam
70 70. Mulai Terungkap Rahasia Lainnya
71 71. Rencana Xu Tian
72 72. Tiba Di Klan Jun
73 73. Pengakuan Xu Tian
74 Bab 74. Dominasi Xu Tian
75 75. Menikamati Waktu Bersama Keluarga
76 76. Pergerakan Istana Xufelong
77 77. Persiapan Kelima Klan Terkuat
78 78. Gunung Teratai
79 79. Informasi Dari Ketua Minho
80 80. Kekacauan Di Markas Utama Teratai Hitam
81 81. Perubahan Xu Tian
82 82. Kematian Mogui Hongse
83 83. Kembali Ke Ibu Kota
84 84. Kompetisi Wilayah
85 85. Di Mulainya Kompetisi Wilayah
86 86. Wilayah Barat Vs Wilayah Selatan
87 87. Sebuah Penghinaan
88 88. Qing Ling
89 89. Air Mata Sang Penguasa Alam
90 90. Kemunculan Pasukan Istana Langit
91 91. Istana Xufelong Vs Istana Langit
92 92. Perubahan Sempurna Penguasa Alam
93 93. Kebangkitan Long Zi
94 94. Penyatuan Jiwa Dan Roh - Pembentukan Tubuh
95 95. Akhir Pembalasan Dendam ( Arc 2 End )
96 96. Kesedihan
97 Novel Baru
Episodes

Updated 97 Episodes

1
1. Perjalanan Baru
2
2. Tiba Di Dunia Dewa
3
3. Pil Darah Naga
4
4. Lantai Dasar Penginapan
5
5. Masalah Pertama Di Dunia Dewa
6
6. Pembicaraan Di Klan Zhu
7
7. Informasi Dunia Dewa
8
8. Qing Ling Naik Tingkat
9
9. Feng Yue
10
10. Kompetisi Perwakilan Sekte
11
11. Pemuda Arogan
12
12. Kekaguman Semua orang
13
13. Kedatangan Jenius Kota Lainnya
14
14. Sebuah Peringatan
15
15. Tantangan Xu Tian
16
16. Kekejaman Bai Hu
17
17. Rencana Xu Tian
18
18. Kedatangan Leluhur dan Patriak Sekte
19
19. Serangan Klan Yu dan Teratai Hitam
20
20. Kemalangan Pasukan Teratai Hitam
21
21. Kehadiran sosok Jenderal Dewa
22
22. Perubahan Xu Tian
23
23. Akhir Pertempuran
24
24. Pertemuan
25
25. Rahasia Desa Huli
26
26. Mempelajari Teknik
27
27. Restoran Kota Hong
28
28. Hong Dalu Yang Menyedihkan
29
29. Situasi Di Kota Hong
30
30. Di Klan Hong
31
31. Masih Di Klan Hong
32
32. Kebenaran Yang Terungkap
33
33. Gunung Zhengji
34
34. Ling Zhengji Dewa Azura
35
35. Rencana Untuk Wilayah Timur
36
36. Meninggalkan Kota Hong
37
37. Pertemuan Di Istana Desa
38
38. Memasuki Lorong Istana Desa
39
39. Pecahan Jiwa Iblis Neraka Kuno
40
40. Transformasi Xu Tian
41
41. Mempelajari Formasi Di Altar Kuno
42
42. Keluar Dari Lorong Istana Desa
43
43. Menolong Gadis Kecil
44
44. Beristirahat Di Dalam Dunia Jiwa
45
45. Xu Yue Lin
46
46. Kembali Melanjutkan Perjalanan
47
47. Menyerang Markas Cabang Teratai Hitam
48
48. Danau Hitam
49
49. 25 Pelayan Baru
50
50. Menuju Wilayah Tengah
51
51. Kota Hanzi Wilayah Tengah
52
52. Masih Di Kota Hanzi
53
53. Melanjutkan perjalanan
54
54. Kabar Gembira
55
55. Dua Orang Penguntit
56
56. Sepasang Kalajengking
57
57. Menolong Kalajengking Muda
58
58. Tiba Di Ibu Kota
59
59. Menuju Rumah Lelang
60
60. Di Mulainya Lelang
61
61. Lelang
62
62. Lelang II
63
63. Akhir Lelang
64
64. Meninggalkan Rumah Lelang
65
65. Di Lantai Dasar Penginapan
66
66. Tiba Di Klan Ling
67
67. Dewi Kembar
68
68. Rahasia Besar
69
69. Xu Tian Sang Penguasa Alam
70
70. Mulai Terungkap Rahasia Lainnya
71
71. Rencana Xu Tian
72
72. Tiba Di Klan Jun
73
73. Pengakuan Xu Tian
74
Bab 74. Dominasi Xu Tian
75
75. Menikamati Waktu Bersama Keluarga
76
76. Pergerakan Istana Xufelong
77
77. Persiapan Kelima Klan Terkuat
78
78. Gunung Teratai
79
79. Informasi Dari Ketua Minho
80
80. Kekacauan Di Markas Utama Teratai Hitam
81
81. Perubahan Xu Tian
82
82. Kematian Mogui Hongse
83
83. Kembali Ke Ibu Kota
84
84. Kompetisi Wilayah
85
85. Di Mulainya Kompetisi Wilayah
86
86. Wilayah Barat Vs Wilayah Selatan
87
87. Sebuah Penghinaan
88
88. Qing Ling
89
89. Air Mata Sang Penguasa Alam
90
90. Kemunculan Pasukan Istana Langit
91
91. Istana Xufelong Vs Istana Langit
92
92. Perubahan Sempurna Penguasa Alam
93
93. Kebangkitan Long Zi
94
94. Penyatuan Jiwa Dan Roh - Pembentukan Tubuh
95
95. Akhir Pembalasan Dendam ( Arc 2 End )
96
96. Kesedihan
97
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!