Baru saja tetua sekte Macan Putih selesai berkata-kata, tiba-tiba Xu Tian sudah muncul di sampingnya.
" Plak... Plak..." Tamparan keras itu melemparnya hingga menghantam bangku yang sebelumnya dia tempati.
" Akh...." Teriaknya kesakitan, wajahnya memerah dengan darah segar yang mengalir di sudut bibirnya.
" Apa hanya ini saja kemampuan yang di miliki oleh tetua perwakilan sekte? Kalian sangat lemah! Berharap mendapatkan hormat tetapi kalian sendiri tidak menghormati Desa Huli ini. Apa kalian tidak pernah mendidik murid kalian dengan benar? Mereka bahkan menindas dan memaksa semua orang untuk hormat kepada anggota sekte yang datang ke tempat ini, dan kalian benar-benar telah melebihi batasan karena telah menyinggung sesuatu yang tidak seharusnya kalian lakukan!" Ucap Xu Tian dengan melepaskan aura Prajurit Dewa, Dewa Kuning tingkat dasar.
Xu Tian sengaja hanya memperlihatkan ranah kultivasinya hingga Prajurit Dewa, hal ini dia lakukan untuk memancing kekuatan yang ada di belakang mereka.
" B*jingan kecil ini ternyata sangat kuat! Dia bukan tandinganku, sebaiknya aku segera melaporkan hal ini pada Patriak," Batin Tetua Sekte Macan Putih yang terlempar sebelumnya.
Semua tetua perwakilan sekte terdiam, mereka tidak bisa menyangkal apa yang di katakan Xu Tian. Para murid yang merasa dirinya tinggi akan bertindak semena-mena terhadap orang lain, apalagi kedatangan mereka di tempat ini sangat di hormati sebagai perwakilan sekte.
Xu Tian mengalihkan pandangannya ke arah Yu Jianheeng.
" Panggil Patriak Klan Yu untuk datang ke tempat ini sekarang juga! Aku tidak ingin mereka yang tidak mengetahui apa-apa tentang hal ini juga merasakan kehancuran akibat ulahmu. Dan kau..." Xu Tian menunjuk ke arah Lu Zhou dan rekannya.
" Tampar wajahnya hingga Patriak Klan Yu datang ke tempat ini.."
" Baik, tuan muda." Ucap Lu Zhou dengan hormat, kemudian mendekati Yu Jianheeng terdiam tanpa melakukan perlawanan sedikitpun.
" Tuan muda, mohon am-..."
" Plak... Plak..." Belum sempat Yu Jianheeng melanjutkan ucapannya, Xu Tian telah terlebih dulu menampar wajahnya.
" Jangan membuatku merubah keputusanku, atau aku akan mendatangi Klan Yu untuk meratakannya."
Yu Jianheeng terdiam dengan menahan rasa sakit yang luar biasa di wajahnya, sedangkan ketiga tetua yang sebelumnya datang bersama dengannya segera mengirimkan pesan pada Patriak Klan Yu.
Xu Tian menatap tetua perwakilan sekte dengan tatapan tajamnya.
" Sebelumnya kalian terlihat sangat marah denganku?"
" Tuan muda, mohon maafkan kami." Ucap salah satu Tetua Sekte Pedang Emas yang di ikuti oleh tetua yang lainnya.
Xu Tian menggelengkan kepalanya. " Aku akan memberikan maaf kepada kalian dengan satu syarat,"
" Tuan muda, katakan saja tentang persyaratan itu."
Xu Tian menatap semua orang yang masih berdiam diri di tempatnya masing-masing.
" Aku merasa bersalah atas tindakanku karena telah mengacaukan acara ini hingga menghentikan acara perekrutan murid. Hal ini membuat mereka kecewa dengan keputusan kalian," Xu Tian kemudian menatap para tetua perwakilan sekte.
" Aku ingin kalian menerima beberapa murid yang kalian anggap layak untuk bergabung dengan kalian. Aku tidak ingin kedatanganku ke tempat ini menyisakan kenangan buruk terhadap mereka. Jujur saja, kedatanganku ke Desa Huli hanya sekedar singgah sebelum melanjutkan perjalanan kembali. Namun seperti yang sudah kalian dengar sebelumnya, hingga aku terpaksa melakukan hal ini. Aku bukanlah orang yang menyukai permusuhan." Ucap Xu Tian dengan pelan, namun mereka masih mampu mendengar dengan jelas setiap kata yang di ucapkan Xu Tian.
Hingga tiba-tiba udara di sekitarnya berubah bersamaan dengan kemunculan aura yang cukup kuat menekan semua orang terkecuali Xu Tian, Qing Ling, dan Bai Hu.
Xu Tian tersenyum tipis menatap ke arah datangnya puluhan aura tersebut.
" Lancang! Siapa yang telah berani membunuh cucuku dan menyerang anggota sekteku!" Ucap sebuah suara terdengar.
Xu Tian dengan gerakan santai mengibaskan tangannya.
" Swusshh...." Udara di sekitarnya bergetar bersamaan dengan energi berwarna emas yang menyebar ke seluruh tempat.
Semua orang yang masih mampu berdiri akhirnya dapat bernafas dengan lega saat merasakan aura yang sangat menenangkan muncul, sedangkan sebagian dari mereka masih terlihat tidak sadarkan diri akibat tingkat kultivasi yang rendah.
" Swusshh....." Sosok pria paruh baya muncul bersama dengan sepuluh sosok lainnya yang berdiri di belakangnya.
Matanya yang tajam menatap ke arah Xu Tian.
" Siapa dia, bahkan dapat melepaskan tekanan ku dengan mudah." Batin pria paruh baya tersebut dengan kaget.
" Dhuaaarrrr...." Pria paruh baya itu terlempar dengan keras hingga ratusan meter.
Semua orang terlihat sangat terkejut, hingga pandangan mereka fokus terhadap sosok pemuda yang sedang berdiri di depan puluhan sosok di atas langit.
" Hanya seekor semut yang bertindak layaknya harimau! Kau benar-benar membuatku murka!" Ucap pemuda tersebut yang tidak lain Bai Hu.
Bai Hu benar-benar kesal dengan mereka yang tiba-tiba melepaskan tekanan di tempat tersebut. Andai saja dia tidak melindungi Qing Ling, mungkin saat ini Tuan putrinya telah tertekan jatuh ke tanah akibat tekanan seorang Ranah Prajurit Dewa.
Bai Hu kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Xu Tian.
" Kau boleh membunuh mereka, tapi tidak dengan pria itu!" Perintah Xu Tian dengan tetap menampilkan senyum di wajahnya.
Bai Hu tersenyum tipis mendengar perintah Xu Tian, tanpa menunda waktu lagi dia segera menghilang dari tempatnya.
" Swusshh.... Dhuaaarrrr...." Satu persatu sosok dengan tingkat kultivasi ranah Supreme Emperor dan Immortal Emperor itu berubah menjadi kabut darah.
Suara ledakan terus menggema di atas langit bersama dengan cipratan darah segar.
Sepuluh sosok tersebut bahkan tidak mampu menghindar, meski telah melihat bagaimana rekannya yang terbunuh hanya dengan sekali serangan.
Bahkan tubuh semua orang terlihat bergetar dengan keringat dingin yang membasahi tubuh mereka.
Yu Jianheeng dan jenius kota yang melihat kejadian itu hanya mampu menahan nafasnya. Mereka benar-benar tidak menyangka sosok yang terlihat lebih muda dari mereka ternyata pemuda yang sangat kuat.
Begitu juga dengan Manajer Ang dan anggota Klan Zhu yang telah mengenal Bai Hu sebelumnya.
" Bai Hu saja sangat kuat, lalu bagaimana dengan tuan muda Tian," Batin Manajer Ang dengan menatap ke arah Xu Tian.
Dalam waktu yang sangat singkat, pertarungan di atas langit telah berakhir.
" Swusshh...." Bai Hu muncul di hadapan Xu Tian membawa tubuh pria paruh baya yang sebelumnya terlempar.
Dengan tenang Bai Hu melempar tubuh pria paruh baya tersebut ke hadapan tuan mudanya. Terlihat keadaannya yang sangat menyedihkan dengan tubuh berlumuran darah.
" Kau hampir membunuhnya." Ucap Xu Tian dengan menggelangkan kepalanya.
" Maaf tuan muda, aku hanya memberikan sedikit pelajaran kepadanya." Ucap Bai Hu yang merasa belum puas menyiksa tubuh pria paruh baya tersebut.
Semua orang dapat mendengar dengan jelas ucapan Bai Hu.
" Sedikit pelajaran?" Batin semua orang dengan badan bergetar ketakutan.
Xu Tian kemudian menatap ke arah tetua perwakilan sekte. " Apa kalian mengenalnya?"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Maaf masih belum bisa Up sesuai dengan keinginan kalian. Semoga saja besok bisa up lebih dari 2 bab. Thanks
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
Ikram Dicky
sedikit 👍
2024-07-04
0
Rwin Dompas
sedikit saja
2022-07-20
3
Harman LokeST
memberikan sedikit pelajaran
2022-07-06
0