15. Tantangan Xu Tian

Setelah kepergian dua sosok bertopeng tersebut, suasana di tempat itu mulai hening, semua orang terdiam sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.

Yu Jianheeng menatap ke arah Qing Ling dan Xu Tian dengan penuh kemarahan, dari penjelasan ketiga tetua yang bersamanya, mereka mengatakan dan sangat yakin Xu Tian yang telah menyerangnya.

" Tuan muda, sebaiknya anda tidak bertindak gegabah. Sepertinya mereka berdua bukanlah orang yang dapat kita usik, atau kita akan mendapatkan masalah besar," Ucap salah satu tetua dengan serius.

Yu Jianheeng terdiam, kemudian menatap ke arah tetua perwakilan sekte.

" Kalian tenang saja, aku dapat memanfaatkan mereka." Yu Jianheeng dengan penuh percaya diri dengan rencananya.

Kemudian dia mulai melangkahkan kakinya menuju tempat para perwakilan sekte.

" Para tetua sekalian, bagaimana dengan acara ini? Apa akan kita lanjutkan?" Tanya Yu Jianheeng dengan hormat.

Semua orang segera menajamkan pendengarannya, mereka semua juga bertanya-tanya tentang hal ini.

Tetua dari ketiga sekte tersebut saling menatap satu sama lain, kemudian salah satu dari mereka mulai menjelaskan.

" Sepertinya acara ini akan kita tunda hingga waktu yang tidak di tentukan. Kami khawatir akan terjadi sesuatu yang besar, apalagi kalian telah mendengar sebelumnya tentang peringatan kedua sosok yang akan menyerang Sekte Macan Putih." Ucap Tetua dari Sekte Gunung Api.

Semua orang terlihat kecewa dengan keputusan ini. Artinya mereka yang telah mendaftar dan menunggu saat-saat yang di nantikan untuk masuk ke salah satu sekte akan gagal.

Yu Jianheeng tersenyum. " Lalu bagaimana dengan mereka? Mereka telah merendahkan acara ini sebelumnya. Tetua sekalian seharusnya sudah mendengar ucapan mereka yang mengatakan tidak berniat ikut dalam perekrutan murid, tetapi mereka dengan sengaja naik ke atas arena dan melukai salah satu jenius yang ada. Bukankah mereka tidak memandang keberadaan kalian semua?" Ucap Yu Jianheeng dengan menatap ke arah Qing Ling dan Xu Tian.

Xu Tian dan Qing Ling yang mendengar hal itu masih terlihat sangat tenang tanpa terganggu sedikit pun.

Bai Hu yang ada di belakang keduanya mendengus dengan kesal.

" Tuan muda, izinkan saya memberikan pelajaran kepadanya."

Xu Tian menggelengkan kepala. " Biarkan saja, aku sangat ingin mengetahui apa yang aku mereka lakukan,"

" Baik, tuan muda."

Salah satu tetua dari Sekte Macan Putih yang tidak menyukai Xu Tian karena telah ikut campur sebelumnya, memanfaatkan hal ini untuk menarik kedua sekte tersebut memberikan pelajaran kepada Xu Tian.

" Apa yang di katakan Yu Jianheeng benar, mereka sama saja tidak menghargai keberadaan kita. Aku takut nama sekte akan menjadi buruk di mata semua orang." Ucap salah satu tetua Sekte Macan Putih.

Tetua dari Sekte Gunung Api dan Sekte Pedang Emas terdiam, hingga tiba-tiba hembusan angin menerpa wajah mereka bersamaan dengan sosok Xu Tian yang berdiri di tengah-tengah arena pertarungan.

Xu Tian tersenyum kecil menatap keterkejutan semua orang. Lalu secara perlahan mengangkat tangannya ke atas.

" Awalnya aku tidak ingin memperpanjang masalah ini, kalian sendiri yang terus mencoba memprovokasi diriku. Sekarang kalian yang tidak menyukai keberadaanku dan merasa terganggu dengan apa yang di lakukan oleh istriku, silahkan naik ke atas arena pertarungan. Aku akan dengan senang hati melayani kalian semua." Ucap Xu Tian dengan menatap tajam Yu Jianheeng dan para tetua perwakilan sekte.

Semua orang yang ada di tempat ini menahan nafasnya mendengar ucapan Xu Tian, bahkan Manajer Ang terlihat sangat khawatir.

" Tuan muda," Manajer Ang menatap Xu Tian dengan ragu.

Xu Tian tersenyum menatap Manajer Ang. " Tetua tenang saja, hanya menghadapi sekumpulan semut bukan hal sulit untukku."

Tetua perwakilan sekte yang mendengar ucapan Xu Tian terlihat sangat marah.

" Pemuda sombong!" Ucap salah satu tetua Sekte Macan Putih.

Begitu juga dengan tetua lainnya, mereka benar-benar merasa di permalukan oleh Xu Tian di hadapan semua orang.

" Tetua, jangan terpancing dengan ucapannya. Aku telah melihat kemampuan yang di milik." Ucap sebuah suara yang menggema di dalam pikiran salah satu tetua Sekte Pedang Emas.

Tetua tersebut kemudian mengalihkan pandangannya untuk mencari sosok yang berbicara melalui telepati kepada nya.

Hingga pandangannya berhenti pada dua pemuda yang tidak jauh dari arena pertarungan.

" Apa maksudmu?"

" Sebelumnya aku telah melihat kemampuan yang di miliki olehnya. Bahkan dia sama sekali tidak merasa takut saat membunuh tuan muda dan anggota Sekte Macan Putih,"

Tetua tersebut mengerutkan keningnya, lalu menatap ke arah Xu Tian.

" Nak, sebelumnya aku ingin meminta maaf. Jika aku boleh tau, apa tujuan anda datang ke tempat ini?" Ucap tetua tersebut dengan ramah.

Xu Tian tersenyum. " Oh.. apakah tetua telah mendengar penjelasan dari murid Sekte anda? Sebelumnya tetua terlihat sangat marah dengan apa yang aku ucapkan, tapi sekarang tetua sepertinya lebih berhati-hati setelah terdiam selama beberapa saat."

Tetua tersebut tersedak nafasnya sendiri, bagaimana bisa dia mengetahuinya. Namun dengan cepat tetua itu mencoba bersikap tenang.

" Benar. Aku telah mengetahuinya."

Xu Tian menganggukkan kepala, kemudian menatap ke arah dua pemuda yang juga sedang menatap ke arahnya.

" Kalian berdua, naik dan jelaskan kepada mereka semua tentang apa yang kalian lihat di penginapan!"

Kedua pemuda yang di maksud oleh Xu Tian menganggukkan kepala, lalu menaiki panggung arena.

" Jelaskan kepada mereka semua tanpa ada yang kalian sembunyikan!"

" Baik, tuan muda." Ucap salah satu pemuda tersebut.

Semua orang sangat penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi. Hingga beberapa saat kemudian pemuda dari Sekte Pedang Emas mulai membuka suaranya.

" Perkenalkan, saya Lu Zhou, dari Sekte Pedang Emas. Saya akan menjelaskan kepada kalian semua tentang kejadian di penginapan Zhu. Pada saat itu saya dan rekan saya sedang bersantai menikmati hidangan di restoran yang berada di lantai dasar Penginapan Zhu, hingga akhirnya terjadi keributan di tempat tersebut. Kematian tuan muda dan anggota Sekte Macan Putih yang lainnya murni atas kesalahan mereka sendiri. Saya mendengar dengan jelas bagaimana tuan muda sekte Macan Putih dengan lancang meminta istri dari tuan muda yang berada di samping saya...." Lu Zhou terus menjelaskan secara detil kejadian waktu itu.

Semua orang mendengarkan dengan serius, bahkan mereka mulai melemparkan umpatan-umpatan mereka terhadap perilaku yang telah di lakukan oleh orang-orang Sekte Macan Putih.

Hingga lima belas menit kemudian,

" Begitulah kejadian yang sebenarnya. Untuk kematian tuan muda dan anggota Sekte Macan Putih, aku rasa itu memang kesalahan mereka yang telah mengusik tuan muda Tian." Ucap Lu Zhou mengakhiri penjelasannya.

Tetua Sekte Pedang Emas dan Gunung Api yang mendengar penjelasan tersebut, juga merasa jika apa yang telah di lakukan oleh orang-orang Sekte Macan Putih tidak bermoral.

Bagaimana juga mereka adalah sekte aliran putih, sedangkan apa yang di lakukan anggota sekte Macan Putih sama saja seperti sekte aliran hitam yang suka bertindak semena-mena.

Ketiga tetua dan anggota sekte Macan Putih yang ada di tempat itu benar-benar sangat malu, mereka semua menatap ke arah Xu Tian dengan penuh kebencian.

" Cih! Apa yang telah dia berikan kepada kalian berdua? Sehingga kalian dengan mudahnya berkerja sama dengan seorang pembunuh sepertinya!" Ucap salah satu tetua Sekte Macan Putih yang tidak terima dengan penjelasan tersebut.

Xu Tian tersenyum tipis, lalu menghilang dari tempatnya.

" Swusshh....."

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Note. Sedikit pemberitahuan dari saya. Tingkat kultivasi Xu Tian saat ini sudah berada pada ranah Jenderal Dewa, Dewa Besi tingkat menengah.

Sebelumnya ada kesalahan di catatan milik saya, karena waktu itu dalam keadaan baru mudik dan terburu-buru sehingga tidak menulis tingkatan Xu Tian yang naik saat mendapatkan kekuatan dari Long Zi dalam pertempuran melawan Kaisar Iblis. saya telah revisi bab sebelumnya, yaitu Bab 4.

Terima kasih banyak yang sudah mengingatkan saya. Hal inilah yang membuat saya sangat berharap atas komentar kalian, agar kesalahan seperti ini dapat lebih di perhatikan. Sekali lagi saya meminta maaf atas kejadian ini, dan terima kasih buat kalian yang selalu support.

Terpopuler

Comments

Didi Mei Murwanto

Didi Mei Murwanto

judul episode sebelumnya apa ya thor

2025-01-20

1

🌹🌹Alika Moi🌹🌹

🌹🌹Alika Moi🌹🌹

⭐⭐⭐⭐⭐

2024-12-29

0

Ikram Dicky

Ikram Dicky

lanjut torr 💪

2024-07-04

0

lihat semua
Episodes
1 1. Perjalanan Baru
2 2. Tiba Di Dunia Dewa
3 3. Pil Darah Naga
4 4. Lantai Dasar Penginapan
5 5. Masalah Pertama Di Dunia Dewa
6 6. Pembicaraan Di Klan Zhu
7 7. Informasi Dunia Dewa
8 8. Qing Ling Naik Tingkat
9 9. Feng Yue
10 10. Kompetisi Perwakilan Sekte
11 11. Pemuda Arogan
12 12. Kekaguman Semua orang
13 13. Kedatangan Jenius Kota Lainnya
14 14. Sebuah Peringatan
15 15. Tantangan Xu Tian
16 16. Kekejaman Bai Hu
17 17. Rencana Xu Tian
18 18. Kedatangan Leluhur dan Patriak Sekte
19 19. Serangan Klan Yu dan Teratai Hitam
20 20. Kemalangan Pasukan Teratai Hitam
21 21. Kehadiran sosok Jenderal Dewa
22 22. Perubahan Xu Tian
23 23. Akhir Pertempuran
24 24. Pertemuan
25 25. Rahasia Desa Huli
26 26. Mempelajari Teknik
27 27. Restoran Kota Hong
28 28. Hong Dalu Yang Menyedihkan
29 29. Situasi Di Kota Hong
30 30. Di Klan Hong
31 31. Masih Di Klan Hong
32 32. Kebenaran Yang Terungkap
33 33. Gunung Zhengji
34 34. Ling Zhengji Dewa Azura
35 35. Rencana Untuk Wilayah Timur
36 36. Meninggalkan Kota Hong
37 37. Pertemuan Di Istana Desa
38 38. Memasuki Lorong Istana Desa
39 39. Pecahan Jiwa Iblis Neraka Kuno
40 40. Transformasi Xu Tian
41 41. Mempelajari Formasi Di Altar Kuno
42 42. Keluar Dari Lorong Istana Desa
43 43. Menolong Gadis Kecil
44 44. Beristirahat Di Dalam Dunia Jiwa
45 45. Xu Yue Lin
46 46. Kembali Melanjutkan Perjalanan
47 47. Menyerang Markas Cabang Teratai Hitam
48 48. Danau Hitam
49 49. 25 Pelayan Baru
50 50. Menuju Wilayah Tengah
51 51. Kota Hanzi Wilayah Tengah
52 52. Masih Di Kota Hanzi
53 53. Melanjutkan perjalanan
54 54. Kabar Gembira
55 55. Dua Orang Penguntit
56 56. Sepasang Kalajengking
57 57. Menolong Kalajengking Muda
58 58. Tiba Di Ibu Kota
59 59. Menuju Rumah Lelang
60 60. Di Mulainya Lelang
61 61. Lelang
62 62. Lelang II
63 63. Akhir Lelang
64 64. Meninggalkan Rumah Lelang
65 65. Di Lantai Dasar Penginapan
66 66. Tiba Di Klan Ling
67 67. Dewi Kembar
68 68. Rahasia Besar
69 69. Xu Tian Sang Penguasa Alam
70 70. Mulai Terungkap Rahasia Lainnya
71 71. Rencana Xu Tian
72 72. Tiba Di Klan Jun
73 73. Pengakuan Xu Tian
74 Bab 74. Dominasi Xu Tian
75 75. Menikamati Waktu Bersama Keluarga
76 76. Pergerakan Istana Xufelong
77 77. Persiapan Kelima Klan Terkuat
78 78. Gunung Teratai
79 79. Informasi Dari Ketua Minho
80 80. Kekacauan Di Markas Utama Teratai Hitam
81 81. Perubahan Xu Tian
82 82. Kematian Mogui Hongse
83 83. Kembali Ke Ibu Kota
84 84. Kompetisi Wilayah
85 85. Di Mulainya Kompetisi Wilayah
86 86. Wilayah Barat Vs Wilayah Selatan
87 87. Sebuah Penghinaan
88 88. Qing Ling
89 89. Air Mata Sang Penguasa Alam
90 90. Kemunculan Pasukan Istana Langit
91 91. Istana Xufelong Vs Istana Langit
92 92. Perubahan Sempurna Penguasa Alam
93 93. Kebangkitan Long Zi
94 94. Penyatuan Jiwa Dan Roh - Pembentukan Tubuh
95 95. Akhir Pembalasan Dendam ( Arc 2 End )
96 96. Kesedihan
97 Novel Baru
Episodes

Updated 97 Episodes

1
1. Perjalanan Baru
2
2. Tiba Di Dunia Dewa
3
3. Pil Darah Naga
4
4. Lantai Dasar Penginapan
5
5. Masalah Pertama Di Dunia Dewa
6
6. Pembicaraan Di Klan Zhu
7
7. Informasi Dunia Dewa
8
8. Qing Ling Naik Tingkat
9
9. Feng Yue
10
10. Kompetisi Perwakilan Sekte
11
11. Pemuda Arogan
12
12. Kekaguman Semua orang
13
13. Kedatangan Jenius Kota Lainnya
14
14. Sebuah Peringatan
15
15. Tantangan Xu Tian
16
16. Kekejaman Bai Hu
17
17. Rencana Xu Tian
18
18. Kedatangan Leluhur dan Patriak Sekte
19
19. Serangan Klan Yu dan Teratai Hitam
20
20. Kemalangan Pasukan Teratai Hitam
21
21. Kehadiran sosok Jenderal Dewa
22
22. Perubahan Xu Tian
23
23. Akhir Pertempuran
24
24. Pertemuan
25
25. Rahasia Desa Huli
26
26. Mempelajari Teknik
27
27. Restoran Kota Hong
28
28. Hong Dalu Yang Menyedihkan
29
29. Situasi Di Kota Hong
30
30. Di Klan Hong
31
31. Masih Di Klan Hong
32
32. Kebenaran Yang Terungkap
33
33. Gunung Zhengji
34
34. Ling Zhengji Dewa Azura
35
35. Rencana Untuk Wilayah Timur
36
36. Meninggalkan Kota Hong
37
37. Pertemuan Di Istana Desa
38
38. Memasuki Lorong Istana Desa
39
39. Pecahan Jiwa Iblis Neraka Kuno
40
40. Transformasi Xu Tian
41
41. Mempelajari Formasi Di Altar Kuno
42
42. Keluar Dari Lorong Istana Desa
43
43. Menolong Gadis Kecil
44
44. Beristirahat Di Dalam Dunia Jiwa
45
45. Xu Yue Lin
46
46. Kembali Melanjutkan Perjalanan
47
47. Menyerang Markas Cabang Teratai Hitam
48
48. Danau Hitam
49
49. 25 Pelayan Baru
50
50. Menuju Wilayah Tengah
51
51. Kota Hanzi Wilayah Tengah
52
52. Masih Di Kota Hanzi
53
53. Melanjutkan perjalanan
54
54. Kabar Gembira
55
55. Dua Orang Penguntit
56
56. Sepasang Kalajengking
57
57. Menolong Kalajengking Muda
58
58. Tiba Di Ibu Kota
59
59. Menuju Rumah Lelang
60
60. Di Mulainya Lelang
61
61. Lelang
62
62. Lelang II
63
63. Akhir Lelang
64
64. Meninggalkan Rumah Lelang
65
65. Di Lantai Dasar Penginapan
66
66. Tiba Di Klan Ling
67
67. Dewi Kembar
68
68. Rahasia Besar
69
69. Xu Tian Sang Penguasa Alam
70
70. Mulai Terungkap Rahasia Lainnya
71
71. Rencana Xu Tian
72
72. Tiba Di Klan Jun
73
73. Pengakuan Xu Tian
74
Bab 74. Dominasi Xu Tian
75
75. Menikamati Waktu Bersama Keluarga
76
76. Pergerakan Istana Xufelong
77
77. Persiapan Kelima Klan Terkuat
78
78. Gunung Teratai
79
79. Informasi Dari Ketua Minho
80
80. Kekacauan Di Markas Utama Teratai Hitam
81
81. Perubahan Xu Tian
82
82. Kematian Mogui Hongse
83
83. Kembali Ke Ibu Kota
84
84. Kompetisi Wilayah
85
85. Di Mulainya Kompetisi Wilayah
86
86. Wilayah Barat Vs Wilayah Selatan
87
87. Sebuah Penghinaan
88
88. Qing Ling
89
89. Air Mata Sang Penguasa Alam
90
90. Kemunculan Pasukan Istana Langit
91
91. Istana Xufelong Vs Istana Langit
92
92. Perubahan Sempurna Penguasa Alam
93
93. Kebangkitan Long Zi
94
94. Penyatuan Jiwa Dan Roh - Pembentukan Tubuh
95
95. Akhir Pembalasan Dendam ( Arc 2 End )
96
96. Kesedihan
97
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!