11. Pemuda Arogan

Setelah ketiga tetua perwakilan sekte kembali pada tempatnya, tidak lama kemudian naik seorang pemuda menggunakan pakaian berwarna hijau naik ke atas arena pertempuran.

Dengan membawa pedang di tangan kanannya, pemuda yang memiliki badan besar dan tinggi itu kemudian berhenti di tengah-tengah arena.

" We Luang memberikan hormat pada perwakilan sekte.." Ucap pemuda tersebut memberikan hormat.

Dengan segera di melepaskan tingkat kultivasinya yang berada pada ranah Holy Monarch Puncak, kemudian menatap semua orang.

" Lihat, We Luang sudah menembus Holy Monarch Puncak, ini akan menjadi pertarungan pertama yang menarik.."

" Aku sangat menantikan siapa yang akan menjadi lawannya. We Luang adalah salah satu jenius yang ada di desa Huli.."

" Aku dengar saat We Luang masih berada pada tingkat Holy Monarch Awal, dia mampu mengalahkan Ma Bing yang pada saat itu berada pada tingkat Holy Monarch Puncak..."

We Luang adalah salah satu dari lima jenius yang ada di desa Huli. Selain We Luang, ada Ma Bing, Su Yang, Zhu Ming, dan Hong Xi sebagai satu-satunya wanita dari jenius desa Huli.

Kabar mengenai kebrutalan We Luang terhadap musuh-musuhnya sudah di ketahui semua orang, bahkan dia juga tidak segan untuk membunuh.

Itu juga yang menjadikan We Luang di cukup di takuti di desa Huli dan beberapa desa lainnya, karena hanya para jenius dan generasi sebelumnya saja yang berani dengannya.

" Aku We Luang, tidak akan memilih lawanku untuk naik ke atas arena, siapa saja yang merasa memiliki kemampuan untuk melawanku, segera naik. Jika tidak, aku akan mengaggap kalian semua lemah!" Ucap We Luang dengan arogansi tinggi menatap semua orang dengan tatapan merendahkan.

Di sisi lain, Xu Tian yang mendengar pembicaraan dari para penonton yang ada di sekitar arena pertempuran hanya twrs tipis. Dia menatap We Luang tidak lebih dari pemuda biasanya.

Qing Ling yang berada di sisi Xu Tian hanya terkekeh kecil melihat hal itu.

" Apa Gege tidak tertarik untuk melawannya? Dia pemuda yang sangat sombong, berbicara seakan dia satu-satunya orang yang memiliki kemampuan tinggi di sini," Ucap Qing Ling pelan.

Xu Tian menggelengkan kepalanya, kemudian menatap ke arah Qing Ling.

" Biarkan saja, orang seperti dia tidak akan lama berada di dunia ini. Setiap tempat yang di singgahi, jika tidak mampu mengubah sikapnya, dia akan memiliki musuh, dan perlahan hancur karena kearogansian diri sendiri." Ucap Xu Tian dengan tenang.

Qing Ling tersenyum dengan anggukan kepala, kemudian kembali menatap ke arah arena pertempuran.

Xu Tian yang di sisinya tersenyum tipis, " Apa Ling'er tertarik untuk naik ke atas arena untuk melawannya? Aku yakin dia akan sangat malu jika di kalahkan oleh seorang wanita di depan semua orang setelah berkata sombong seperti itu,"

Qing Ling menghela nafasnya, kemudian menggelengkan kepalanya. " Aku malas untuk meladeni pemuda seperti We Luang ini, tetapi jika dia menantangku untuk melawannya, mengapa tidak?" Ucap Qing Ling tanpa mengalihkan pandangannya.

Xu Tian tersenyum dengan mengelus puncak kepala Qing Ling, kemudian kembali fokus ke arena pertempuran.

Banyak orang yang menatap We Luang dengan kemarahan setelah mendengar ucapannya, sejujurnya mereka ingin sekali naik ke atas arena, tapi mereka tidak memiliki keberanian apalagi tingkat kultivasi mereka yang lebih rendah di bandingkan We Luang.

Mereka semua hanya berharap jenius yang ada di tempat itu untuk melawan dan mengalahkan We Luang yang berdiri di atas arena dengan arogannya.

Lima menit telah berlalu, tetapi tidak ada satupun yang menaiki arena pertempuran untuk melawan We Luang. Sedangkan We Luang sendiri menatap semua orang dengan tatapan merendahkan, dia berfikir jika semua orang yang hadir hanyalah para pengecut yang tidak akan berani melawan dirinya.

" Apa semua orang di tempat ini seorang pengecut? Sudah cukup lama aku berdiam diri seperti ini menunggu kalian yang merasa memiliki kemampuan untuk mengalahkanku, tapi kalian semua hanya diam saja. Tenang saja, aku tidak akan melukai kalian dengan serius, jika kalian merasa tidak mampu, tinggal katakan saja menyerah... Bukan begitu perwakilan sekte?" Tanya We Luang menatap bangku kehormatan.

Para tetua perwakilan sekte membenarkan ucapan We Luang, bahkan beberapa dari mereka cukup tertarik dengan We Luang, dan beberapa lagi merasa We Luang tidak layak bergabung dengan sekte mereka.

" Tetua, pemuda ini cukup menarik..." Ucap salah satu tetua Sekte Macan Putih.

" Benar, tetapi aku sedikit tidak menyukai dengan sifat dan karakternya.."

" Masalah itu akan kita perbaiki, yang terpenting adalah kekuatan yang di milikinya.."

Sedangkan kedua sekte lainnya, Sekte Pedang Emas dan Gunung Api sama sekali tidak tertarik dengan We Luang.

Di sisi lain, Manajer Ang dan Zhu Ming saling menatap. " Tetua..."

" Tuan muda, tetap bersikap tenang dan jangan terpancing dengan provokasinya, apalagi kompetisi baru saja di mulai.." Ucap Manajer Ang pada Zhu Ming yang terlihat sudah terpancing amarahnya.

Di saat semua orang tidak ada yang berani naik ke atas arena, wasit kemudian berjalan ke arah We Luang.

" Baiklah, karena tidak ada yang naik ke atas arena, maka aku ak-...."

" Aku yang akan melawannya..." Ucap sebuah suara yang menarik perhatian semua orang yang ada di tempat tersebut.

Manajer Ang dan Zhu Ming terlihat sangat kaget, sedangkan Xu Tian hanya tersenyum tipis mendengar ucapan itu.

Semua orang segera menatap ke arah di mana suara itu berasal, mereka terlihat sangat kaget setelah mendengar suara seorang wanita.

Apalagi saat mereka melihat kecantikan wanita tersebut, membuat mereka bertanya-tanya tentang identitasnya.

" Apa dia anggota Klan Zhu?"

" Sepertinya aku baru melihatnya?"

" Dia sangat cantik...."

Banyak dari kerumunan itu menatap sosok wanita itu dengan kekaguman serta ketertarikan.

Xu Tian mendengus dengan kesal saat mengetahui beberapa dari mereka menatap dengan pikiran liar.

Qing Ling kemudian berdiri dari tempat duduknya, kemudian menatap ke arah Xu Tian yang berada di sampingnya.

" Gege..." Ucap Qing Ling dengan lembut mencoba menenangkan suaminya itu.

Xu Tian menganggukkan kepala, kemudian tersenyum menatap istrinya.

" Hati-hatilah,"

" Baik..." Kemudian Qing Ling secara perlahan berjalan menaiki tangga dengan langkah anggunnya.

Bai Hu yang ada di belakang Xu Tian, terlihat sangat marah dan sangat ingin sekali menghajar orang-orang yang terus menatap tuan putrinya dengan tatapan liar.

" Tuan muda-..."

" Aku sangat mengetahui kemampuan yang dimilikinya, jadi aku sangat percaya dia akan baik-baik saja..." Ucap Xu Tian dengan cepat memotong ucapan Manajer Ang.

Semua anggota Klan Zhu sedikit meragukan ucapan Xu Tian, tetapi mereka hanya diam dan mencoba mempercayainya.

Xu Tian sendiri juga merasa cukup kaget, dia berfikir Qing Ling tidak akan melawannya, karena sebelumnya dia hanya bercanda saja.

" Hahahaha! Aku tidak menyangka yang akan menjadi lawanku adalah seorang Dewi..."

Terpopuler

Comments

BongQie™

BongQie™

iya suami... hanya blm di resmikan aja

2022-08-09

2

Harman LokeST

Harman LokeST

beri pelajaran agar dia sadar

2022-07-06

0

One Piece

One Piece

napa ya crota cina, nam cina jurus, tingkatan bahasa inggris, jadi kirg enk bcanya
sok

2022-06-29

0

lihat semua
Episodes
1 1. Perjalanan Baru
2 2. Tiba Di Dunia Dewa
3 3. Pil Darah Naga
4 4. Lantai Dasar Penginapan
5 5. Masalah Pertama Di Dunia Dewa
6 6. Pembicaraan Di Klan Zhu
7 7. Informasi Dunia Dewa
8 8. Qing Ling Naik Tingkat
9 9. Feng Yue
10 10. Kompetisi Perwakilan Sekte
11 11. Pemuda Arogan
12 12. Kekaguman Semua orang
13 13. Kedatangan Jenius Kota Lainnya
14 14. Sebuah Peringatan
15 15. Tantangan Xu Tian
16 16. Kekejaman Bai Hu
17 17. Rencana Xu Tian
18 18. Kedatangan Leluhur dan Patriak Sekte
19 19. Serangan Klan Yu dan Teratai Hitam
20 20. Kemalangan Pasukan Teratai Hitam
21 21. Kehadiran sosok Jenderal Dewa
22 22. Perubahan Xu Tian
23 23. Akhir Pertempuran
24 24. Pertemuan
25 25. Rahasia Desa Huli
26 26. Mempelajari Teknik
27 27. Restoran Kota Hong
28 28. Hong Dalu Yang Menyedihkan
29 29. Situasi Di Kota Hong
30 30. Di Klan Hong
31 31. Masih Di Klan Hong
32 32. Kebenaran Yang Terungkap
33 33. Gunung Zhengji
34 34. Ling Zhengji Dewa Azura
35 35. Rencana Untuk Wilayah Timur
36 36. Meninggalkan Kota Hong
37 37. Pertemuan Di Istana Desa
38 38. Memasuki Lorong Istana Desa
39 39. Pecahan Jiwa Iblis Neraka Kuno
40 40. Transformasi Xu Tian
41 41. Mempelajari Formasi Di Altar Kuno
42 42. Keluar Dari Lorong Istana Desa
43 43. Menolong Gadis Kecil
44 44. Beristirahat Di Dalam Dunia Jiwa
45 45. Xu Yue Lin
46 46. Kembali Melanjutkan Perjalanan
47 47. Menyerang Markas Cabang Teratai Hitam
48 48. Danau Hitam
49 49. 25 Pelayan Baru
50 50. Menuju Wilayah Tengah
51 51. Kota Hanzi Wilayah Tengah
52 52. Masih Di Kota Hanzi
53 53. Melanjutkan perjalanan
54 54. Kabar Gembira
55 55. Dua Orang Penguntit
56 56. Sepasang Kalajengking
57 57. Menolong Kalajengking Muda
58 58. Tiba Di Ibu Kota
59 59. Menuju Rumah Lelang
60 60. Di Mulainya Lelang
61 61. Lelang
62 62. Lelang II
63 63. Akhir Lelang
64 64. Meninggalkan Rumah Lelang
65 65. Di Lantai Dasar Penginapan
66 66. Tiba Di Klan Ling
67 67. Dewi Kembar
68 68. Rahasia Besar
69 69. Xu Tian Sang Penguasa Alam
70 70. Mulai Terungkap Rahasia Lainnya
71 71. Rencana Xu Tian
72 72. Tiba Di Klan Jun
73 73. Pengakuan Xu Tian
74 Bab 74. Dominasi Xu Tian
75 75. Menikamati Waktu Bersama Keluarga
76 76. Pergerakan Istana Xufelong
77 77. Persiapan Kelima Klan Terkuat
78 78. Gunung Teratai
79 79. Informasi Dari Ketua Minho
80 80. Kekacauan Di Markas Utama Teratai Hitam
81 81. Perubahan Xu Tian
82 82. Kematian Mogui Hongse
83 83. Kembali Ke Ibu Kota
84 84. Kompetisi Wilayah
85 85. Di Mulainya Kompetisi Wilayah
86 86. Wilayah Barat Vs Wilayah Selatan
87 87. Sebuah Penghinaan
88 88. Qing Ling
89 89. Air Mata Sang Penguasa Alam
90 90. Kemunculan Pasukan Istana Langit
91 91. Istana Xufelong Vs Istana Langit
92 92. Perubahan Sempurna Penguasa Alam
93 93. Kebangkitan Long Zi
94 94. Penyatuan Jiwa Dan Roh - Pembentukan Tubuh
95 95. Akhir Pembalasan Dendam ( Arc 2 End )
96 96. Kesedihan
97 Novel Baru
Episodes

Updated 97 Episodes

1
1. Perjalanan Baru
2
2. Tiba Di Dunia Dewa
3
3. Pil Darah Naga
4
4. Lantai Dasar Penginapan
5
5. Masalah Pertama Di Dunia Dewa
6
6. Pembicaraan Di Klan Zhu
7
7. Informasi Dunia Dewa
8
8. Qing Ling Naik Tingkat
9
9. Feng Yue
10
10. Kompetisi Perwakilan Sekte
11
11. Pemuda Arogan
12
12. Kekaguman Semua orang
13
13. Kedatangan Jenius Kota Lainnya
14
14. Sebuah Peringatan
15
15. Tantangan Xu Tian
16
16. Kekejaman Bai Hu
17
17. Rencana Xu Tian
18
18. Kedatangan Leluhur dan Patriak Sekte
19
19. Serangan Klan Yu dan Teratai Hitam
20
20. Kemalangan Pasukan Teratai Hitam
21
21. Kehadiran sosok Jenderal Dewa
22
22. Perubahan Xu Tian
23
23. Akhir Pertempuran
24
24. Pertemuan
25
25. Rahasia Desa Huli
26
26. Mempelajari Teknik
27
27. Restoran Kota Hong
28
28. Hong Dalu Yang Menyedihkan
29
29. Situasi Di Kota Hong
30
30. Di Klan Hong
31
31. Masih Di Klan Hong
32
32. Kebenaran Yang Terungkap
33
33. Gunung Zhengji
34
34. Ling Zhengji Dewa Azura
35
35. Rencana Untuk Wilayah Timur
36
36. Meninggalkan Kota Hong
37
37. Pertemuan Di Istana Desa
38
38. Memasuki Lorong Istana Desa
39
39. Pecahan Jiwa Iblis Neraka Kuno
40
40. Transformasi Xu Tian
41
41. Mempelajari Formasi Di Altar Kuno
42
42. Keluar Dari Lorong Istana Desa
43
43. Menolong Gadis Kecil
44
44. Beristirahat Di Dalam Dunia Jiwa
45
45. Xu Yue Lin
46
46. Kembali Melanjutkan Perjalanan
47
47. Menyerang Markas Cabang Teratai Hitam
48
48. Danau Hitam
49
49. 25 Pelayan Baru
50
50. Menuju Wilayah Tengah
51
51. Kota Hanzi Wilayah Tengah
52
52. Masih Di Kota Hanzi
53
53. Melanjutkan perjalanan
54
54. Kabar Gembira
55
55. Dua Orang Penguntit
56
56. Sepasang Kalajengking
57
57. Menolong Kalajengking Muda
58
58. Tiba Di Ibu Kota
59
59. Menuju Rumah Lelang
60
60. Di Mulainya Lelang
61
61. Lelang
62
62. Lelang II
63
63. Akhir Lelang
64
64. Meninggalkan Rumah Lelang
65
65. Di Lantai Dasar Penginapan
66
66. Tiba Di Klan Ling
67
67. Dewi Kembar
68
68. Rahasia Besar
69
69. Xu Tian Sang Penguasa Alam
70
70. Mulai Terungkap Rahasia Lainnya
71
71. Rencana Xu Tian
72
72. Tiba Di Klan Jun
73
73. Pengakuan Xu Tian
74
Bab 74. Dominasi Xu Tian
75
75. Menikamati Waktu Bersama Keluarga
76
76. Pergerakan Istana Xufelong
77
77. Persiapan Kelima Klan Terkuat
78
78. Gunung Teratai
79
79. Informasi Dari Ketua Minho
80
80. Kekacauan Di Markas Utama Teratai Hitam
81
81. Perubahan Xu Tian
82
82. Kematian Mogui Hongse
83
83. Kembali Ke Ibu Kota
84
84. Kompetisi Wilayah
85
85. Di Mulainya Kompetisi Wilayah
86
86. Wilayah Barat Vs Wilayah Selatan
87
87. Sebuah Penghinaan
88
88. Qing Ling
89
89. Air Mata Sang Penguasa Alam
90
90. Kemunculan Pasukan Istana Langit
91
91. Istana Xufelong Vs Istana Langit
92
92. Perubahan Sempurna Penguasa Alam
93
93. Kebangkitan Long Zi
94
94. Penyatuan Jiwa Dan Roh - Pembentukan Tubuh
95
95. Akhir Pembalasan Dendam ( Arc 2 End )
96
96. Kesedihan
97
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!