Setelah ketiga tetua perwakilan sekte kembali pada tempatnya, tidak lama kemudian naik seorang pemuda menggunakan pakaian berwarna hijau naik ke atas arena pertempuran.
Dengan membawa pedang di tangan kanannya, pemuda yang memiliki badan besar dan tinggi itu kemudian berhenti di tengah-tengah arena.
" We Luang memberikan hormat pada perwakilan sekte.." Ucap pemuda tersebut memberikan hormat.
Dengan segera di melepaskan tingkat kultivasinya yang berada pada ranah Holy Monarch Puncak, kemudian menatap semua orang.
" Lihat, We Luang sudah menembus Holy Monarch Puncak, ini akan menjadi pertarungan pertama yang menarik.."
" Aku sangat menantikan siapa yang akan menjadi lawannya. We Luang adalah salah satu jenius yang ada di desa Huli.."
" Aku dengar saat We Luang masih berada pada tingkat Holy Monarch Awal, dia mampu mengalahkan Ma Bing yang pada saat itu berada pada tingkat Holy Monarch Puncak..."
We Luang adalah salah satu dari lima jenius yang ada di desa Huli. Selain We Luang, ada Ma Bing, Su Yang, Zhu Ming, dan Hong Xi sebagai satu-satunya wanita dari jenius desa Huli.
Kabar mengenai kebrutalan We Luang terhadap musuh-musuhnya sudah di ketahui semua orang, bahkan dia juga tidak segan untuk membunuh.
Itu juga yang menjadikan We Luang di cukup di takuti di desa Huli dan beberapa desa lainnya, karena hanya para jenius dan generasi sebelumnya saja yang berani dengannya.
" Aku We Luang, tidak akan memilih lawanku untuk naik ke atas arena, siapa saja yang merasa memiliki kemampuan untuk melawanku, segera naik. Jika tidak, aku akan mengaggap kalian semua lemah!" Ucap We Luang dengan arogansi tinggi menatap semua orang dengan tatapan merendahkan.
Di sisi lain, Xu Tian yang mendengar pembicaraan dari para penonton yang ada di sekitar arena pertempuran hanya twrs tipis. Dia menatap We Luang tidak lebih dari pemuda biasanya.
Qing Ling yang berada di sisi Xu Tian hanya terkekeh kecil melihat hal itu.
" Apa Gege tidak tertarik untuk melawannya? Dia pemuda yang sangat sombong, berbicara seakan dia satu-satunya orang yang memiliki kemampuan tinggi di sini," Ucap Qing Ling pelan.
Xu Tian menggelengkan kepalanya, kemudian menatap ke arah Qing Ling.
" Biarkan saja, orang seperti dia tidak akan lama berada di dunia ini. Setiap tempat yang di singgahi, jika tidak mampu mengubah sikapnya, dia akan memiliki musuh, dan perlahan hancur karena kearogansian diri sendiri." Ucap Xu Tian dengan tenang.
Qing Ling tersenyum dengan anggukan kepala, kemudian kembali menatap ke arah arena pertempuran.
Xu Tian yang di sisinya tersenyum tipis, " Apa Ling'er tertarik untuk naik ke atas arena untuk melawannya? Aku yakin dia akan sangat malu jika di kalahkan oleh seorang wanita di depan semua orang setelah berkata sombong seperti itu,"
Qing Ling menghela nafasnya, kemudian menggelengkan kepalanya. " Aku malas untuk meladeni pemuda seperti We Luang ini, tetapi jika dia menantangku untuk melawannya, mengapa tidak?" Ucap Qing Ling tanpa mengalihkan pandangannya.
Xu Tian tersenyum dengan mengelus puncak kepala Qing Ling, kemudian kembali fokus ke arena pertempuran.
Banyak orang yang menatap We Luang dengan kemarahan setelah mendengar ucapannya, sejujurnya mereka ingin sekali naik ke atas arena, tapi mereka tidak memiliki keberanian apalagi tingkat kultivasi mereka yang lebih rendah di bandingkan We Luang.
Mereka semua hanya berharap jenius yang ada di tempat itu untuk melawan dan mengalahkan We Luang yang berdiri di atas arena dengan arogannya.
Lima menit telah berlalu, tetapi tidak ada satupun yang menaiki arena pertempuran untuk melawan We Luang. Sedangkan We Luang sendiri menatap semua orang dengan tatapan merendahkan, dia berfikir jika semua orang yang hadir hanyalah para pengecut yang tidak akan berani melawan dirinya.
" Apa semua orang di tempat ini seorang pengecut? Sudah cukup lama aku berdiam diri seperti ini menunggu kalian yang merasa memiliki kemampuan untuk mengalahkanku, tapi kalian semua hanya diam saja. Tenang saja, aku tidak akan melukai kalian dengan serius, jika kalian merasa tidak mampu, tinggal katakan saja menyerah... Bukan begitu perwakilan sekte?" Tanya We Luang menatap bangku kehormatan.
Para tetua perwakilan sekte membenarkan ucapan We Luang, bahkan beberapa dari mereka cukup tertarik dengan We Luang, dan beberapa lagi merasa We Luang tidak layak bergabung dengan sekte mereka.
" Tetua, pemuda ini cukup menarik..." Ucap salah satu tetua Sekte Macan Putih.
" Benar, tetapi aku sedikit tidak menyukai dengan sifat dan karakternya.."
" Masalah itu akan kita perbaiki, yang terpenting adalah kekuatan yang di milikinya.."
Sedangkan kedua sekte lainnya, Sekte Pedang Emas dan Gunung Api sama sekali tidak tertarik dengan We Luang.
Di sisi lain, Manajer Ang dan Zhu Ming saling menatap. " Tetua..."
" Tuan muda, tetap bersikap tenang dan jangan terpancing dengan provokasinya, apalagi kompetisi baru saja di mulai.." Ucap Manajer Ang pada Zhu Ming yang terlihat sudah terpancing amarahnya.
Di saat semua orang tidak ada yang berani naik ke atas arena, wasit kemudian berjalan ke arah We Luang.
" Baiklah, karena tidak ada yang naik ke atas arena, maka aku ak-...."
" Aku yang akan melawannya..." Ucap sebuah suara yang menarik perhatian semua orang yang ada di tempat tersebut.
Manajer Ang dan Zhu Ming terlihat sangat kaget, sedangkan Xu Tian hanya tersenyum tipis mendengar ucapan itu.
Semua orang segera menatap ke arah di mana suara itu berasal, mereka terlihat sangat kaget setelah mendengar suara seorang wanita.
Apalagi saat mereka melihat kecantikan wanita tersebut, membuat mereka bertanya-tanya tentang identitasnya.
" Apa dia anggota Klan Zhu?"
" Sepertinya aku baru melihatnya?"
" Dia sangat cantik...."
Banyak dari kerumunan itu menatap sosok wanita itu dengan kekaguman serta ketertarikan.
Xu Tian mendengus dengan kesal saat mengetahui beberapa dari mereka menatap dengan pikiran liar.
Qing Ling kemudian berdiri dari tempat duduknya, kemudian menatap ke arah Xu Tian yang berada di sampingnya.
" Gege..." Ucap Qing Ling dengan lembut mencoba menenangkan suaminya itu.
Xu Tian menganggukkan kepala, kemudian tersenyum menatap istrinya.
" Hati-hatilah,"
" Baik..." Kemudian Qing Ling secara perlahan berjalan menaiki tangga dengan langkah anggunnya.
Bai Hu yang ada di belakang Xu Tian, terlihat sangat marah dan sangat ingin sekali menghajar orang-orang yang terus menatap tuan putrinya dengan tatapan liar.
" Tuan muda-..."
" Aku sangat mengetahui kemampuan yang dimilikinya, jadi aku sangat percaya dia akan baik-baik saja..." Ucap Xu Tian dengan cepat memotong ucapan Manajer Ang.
Semua anggota Klan Zhu sedikit meragukan ucapan Xu Tian, tetapi mereka hanya diam dan mencoba mempercayainya.
Xu Tian sendiri juga merasa cukup kaget, dia berfikir Qing Ling tidak akan melawannya, karena sebelumnya dia hanya bercanda saja.
" Hahahaha! Aku tidak menyangka yang akan menjadi lawanku adalah seorang Dewi..."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
BongQie™
iya suami... hanya blm di resmikan aja
2022-08-09
2
Harman LokeST
beri pelajaran agar dia sadar
2022-07-06
0
One Piece
napa ya crota cina, nam cina jurus, tingkatan bahasa inggris, jadi kirg enk bcanya
sok
2022-06-29
0