4. Lantai Dasar Penginapan

Aula Kultivasi.

Xu Tian dengan tenang mulai menyerap pil darah Naga.

Hingga perlahan udara di sekitarnya berubah dengan kemunculan energi yang sangat kuat berputar di sekitar tubuh Xu Tian.

Xu Tian terus memfokuskan dirinya saat merasakan ledakan energi yang mengalir di tubuhnya secara ekstrem.

" Trak... Trak ... Swusshh..." Ledakan petir dan gabungan beberapa elemen muncul, yang kemudian saling terhubung satu sama lain.

Tiga jam kemudian, belum terlihat tanda-tanda Xu Tian akan naik tingkat.

Merasa kurang, Xu Tian segera menelan pil Naga kembali.

Dalam kultivasinya, Xu Tian terlihat sangat bingung karena ledakan energi yang sangat kuat itu belum mampu mendorong penghalang untuk dia dapat menembus ranah selanjutnya.

Dua hari berlalu dengan cepat, tidak ada perubahan berarti hanya sama dengan hari-hari sebelumnya.

Bahkan saat ini Xu Tian telah menggunakan semua pil darah Naga miliknya.

Saat merasa putus asa tidak mampu naik tingkat, tiba-tiba terdengar raungan Naga bersamaan munculnya sosok Naga di belakang Xu Tian dengan aura yang luar biasa.

" Swusshh...." Perlahan ledakan aura yang sangat kuat itu masuk ke dalam tubuh Xu Tian bersamaan dengan tingkat kultivasi yang meningkat.

Dewa putih tingkat puncak....

Dewa Hitam tingkat awal...

Dewa Hitam tingkat puncak...

Dewa Besi tingkat awal....

Hingga akhirnya tingkat kultivasi Xu Tian berhenti pada ranah Jenderal Dewa, Dewa Merah Besi tingkat menengah.

Aura yang sangat kuat menyebar keseluruhan ruangan bersamaan dengan kemunculan fenomena di dalam Dunia Jiwa.

Di mana energi spiritual di sekitarnya menjadi lebih tebal dan luas dunia jiwa juga semakin besar dengan kemunculan ratusan gunung-gunung yang menjulang tinggi.

Semua penghuni yang berada di dalam dunia jiwa sangat kaget dan takjub merasakan energi spiritual yang tiba-tiba menjadi lebih tebal dan menenangkan itu.

Mereka semua sangat senang, dengan ini artinya tuan muda mereka telah berhasil naik tingkat dan menembus ranah Prajurit Dewa.

Di Aula Kultivasi sendiri, saat ini Xu Tian masih terus melanjutkan kultivasinya untuk memulihkan pondasinya setelah mengalami kenaikan tingkat.

Hingga satu hari kemudian Xu Tian mulai membuka kedua matanya bersamaan dengan asap tipis yang keluar dari nafasnya.

" Sangat menakjubkan, Ranah Jenderal Dewa memang sangat luar biasa," Batin Xu Tian dengan menggerakkan tangannya.

Lalu bangkit berdiri untuk membersihkan diri. Setengah jam kemudian, Xu Tian kini terlihat lebih tampan dan berwibawa menggunakan pakaian merah bercorak Naga emas.

" Waktunya mencari informasi mengenai keberadaan ku saat ini." Ucap pelan Xu Tian kemudian menuju tempat Qing Ling.

" Swusshh...." Tubuhnya melesat dengan cepat menuju Istana Langit

Qing Ling yang sedang berlatih membuka matanya saat merasakan aura Xu Tian.

Feng Huang dan Feng Louzhi menyambut kedatangan Xu Tian dengan hormat.

" Tuan muda, selamat..." Ucap mereka berdua dengan bahagia.

" Louzhi, Huang, terima kasih.." Xu Tian dengan tersenyum ramah.

Hingga tidak lama kemudian Qing Ling datang menatap Xu Tian dengan penuh cinta.

" Gege, selamat..."

" Ling'er, terima kasih," Xu Tian dengan tersenyum.

Kemudian mereka mengobrol tentang perkembangan dan rencana selanjutnya, hingga beberapa saat kemudian Xu Tian berpamitan untuk keluar dari dunia Jiwa.

Qing Ling sendiri masih ingin berada di dalam dunia jiwa untuk melanjutkan latihannya.

****

Di dalam kamar.

Xu Tian lalu keluar dari dalam kamar menuju restoran penginapan yang ada di lantai dasar.

Dengan langkah tenang Xu Tian menuruni tangga.

Saat tiba di lantai dasar, dirinya menjadi pusat perhatian banyak orang, terutama ketiga pemuda yang sebelumnya mengawasi Xu Tian dan Qing Ling yang kali ini datang bersama satu pemuda dan dua orang tetua.

Dengan tenang Xu Tian menuju meja yang berada di sudut ruangan, lalu duduk di tempat itu tanpa memperdulikan pandangan semua orang yang menatap dirinya.

Tidak lama kemudian seorang pelayan menghampiri meja Xu Tian.

" Pelayan, aku ingin memesan makanan dan minuman terbaik di tempat ini," Ucap Xu Tian dengan cepat.

" Baik tuan, mohon untung menunggu," Ucapnya dengan tersenyum ramah dan hormat, lalu meninggalkan Xu Tian.

Sambil menunggu pelayan menyiapkan pesanannya, Xu Tian mencoba mencari informasi dengan mendengarkan percakapan para tamu yang ada di tempat itu.

" Hanya tentang perwakilan sekte dan perekrutan murid yang mereka bicarakan. Tidak ada informasi penting lainnya yang aku peroleh." Batinnya, karena orang-orang yang ada di tempat itu hanya fokus membicarakan tentang kedatangan perwakilan beberapa sekte.

Tidak lama kemudian, pesanan Xu Tian datang. Namun tiba-tiba tiga pemuda yang sebelumnya mengawasi Xu Tian menghampirinya.

" Saudara, bolehkah kami ikut bergabung?" Tanya salah satu dari mereka dengan tersenyum tipis.

Xu Tian mengangkat kepalanya menatap pemuda tersebut.

" Silahkan saudara.." Balas Xu Tian yang kemudian segera menikmati pesanannya.

Ketiga pemuda itu kemudian duduk bersama Xu Tian.

" Saudara, apa kau akan ikut dalam perekrutan murid Sekte?" Tanyanya dengan ramah.

Xu Tian menggelengkan kepalanya. " Sepertinya tidak, aku hanya singgah saja sebelum melanjutkan perjalanan kembali,"

Ketiga pemuda itu saling menatap satu sama lain.

" Bagaimana jika kau ikut dengan kami ke Sekte, aku akan membawamu menemui guruku tanpa harus ikut dalam seleksi."

" Saudara-saudara sekalian, mohon maaf sebelumnya, tetapi aku tidak tertarik untuk masuk ke dalam sekte." Xu Tian kemudian kembali fokus menikmati makanannya.

Ketiganya menatap Xu Tian dengan marah, usaha mereka untuk mengajak Xu Tian bergabung hanya sia-sia, bahkan Xu Tian seakan tidak perduli dengan obrolan tersebut.

Salah satu dari mereka kemudian menatap pemuda dan dua orang tetua yang sebelumnya datang bersama mereka.

Salah satu dari tetua tersebut menganggukkan kepalanya.

" Saudara, sebelumnya aku melihat kau datang bersama seorang wanita. Jika aku boleh tau, di mana dia sekarang?"

Xu Tian menghentikan kegiatannya, kemudian menatap mereka tajam.

" Itu bukan urusan kalian! Sebaiknya kalian semua pergi dari meja ini sekarang sebelum kesabaran ku habis!" Ucap Xu Tian dengan tajam.

Semua orang segera mengalihkan pandangannya ke meja tersebut.

" Siapa pemuda itu?"

" Dia sangat berani menyinggung orang-orang Sekte Macan Putih."

Xu Tian sendiri sama sekali tidak memperdulikan obrolan semua orang tentang dirinya, sedangkan ketiga pemuda itu merasa sangat malu, apalagi semua orang mengetahui mereka dari salah satu perwakilan Sekte yang datang ke desa ini.

" Tuan muda,"

" Lakukan saja, paksa dia untuk memberitahukan keberadaan wanita yang sebelumnya bersamanya."

" Baik, tuan muda." Kemudian kedua tetua tersebut membuat formasi di lantai dasar agar suara mereka tidak kedengaran oleh orang luar.

Xu Tian yang mengetahui hal itu hanya tersenyum tipis sambil menggelengkan kepalanya.

" Kalian sendiri yang memintanya, jadi jangan salahkan aku!" Ucap Xu Tian yang kemudian menghilang dari tempatnya.

" Swusshh...."

" Dhuaaarrrr...." Ledakan keras terjadi menggetarkan lantai penginapan.

" Boommms...." Kedua tetua itu terlempar dengan keras menghantam meja dan bangku yang ada di restoran.

Semua orang terlihat sangat terkejut dengan yang terjadi di depan mereka, bahkan mereka semua tidak dapat mengikuti kecepatan Xu Tian yang tiba-tiba sudah berpindah tempat menyerang kedua tetua dari Sekte Macan Putih.

" B*jingan! Akan aku bunuh kau!" Teriak Tuan muda Sekte Macan Putih dengan marah.

" Swusshh...."

Terpopuler

Comments

Kennedy

Kennedy

jenderal dewa thor

2025-02-13

0

Akira

Akira

seinget gw nih tingkatan Dewa Merah hanya ada di ranah Prajurit Dewa,, sedangkan di ranah Jenderal Dewa, dimulai Dewa Besi, Dewa Perunggu, Dewa Perak, Dewa Emas dan Dewa Giok... Tidak ada Dewa Merah atau Dewa Merah Besi,, karena gw Screenshoot tuh semua tingkatan ranah nya 😁 dan ente sebagai penulis malah gak inget, bikin perubahan sesuka hati, masih ngelindur di dunia mimpi dan tdk belajar dari pengalaman cerita sebelum nya,, trus gimana nih cerita kedepan nya, bisa sesuai ekspetasi gak nih 🤣🤣🤣🤣

2024-02-01

3

mochamad ribut

mochamad ribut

up

2023-06-02

0

lihat semua
Episodes
1 1. Perjalanan Baru
2 2. Tiba Di Dunia Dewa
3 3. Pil Darah Naga
4 4. Lantai Dasar Penginapan
5 5. Masalah Pertama Di Dunia Dewa
6 6. Pembicaraan Di Klan Zhu
7 7. Informasi Dunia Dewa
8 8. Qing Ling Naik Tingkat
9 9. Feng Yue
10 10. Kompetisi Perwakilan Sekte
11 11. Pemuda Arogan
12 12. Kekaguman Semua orang
13 13. Kedatangan Jenius Kota Lainnya
14 14. Sebuah Peringatan
15 15. Tantangan Xu Tian
16 16. Kekejaman Bai Hu
17 17. Rencana Xu Tian
18 18. Kedatangan Leluhur dan Patriak Sekte
19 19. Serangan Klan Yu dan Teratai Hitam
20 20. Kemalangan Pasukan Teratai Hitam
21 21. Kehadiran sosok Jenderal Dewa
22 22. Perubahan Xu Tian
23 23. Akhir Pertempuran
24 24. Pertemuan
25 25. Rahasia Desa Huli
26 26. Mempelajari Teknik
27 27. Restoran Kota Hong
28 28. Hong Dalu Yang Menyedihkan
29 29. Situasi Di Kota Hong
30 30. Di Klan Hong
31 31. Masih Di Klan Hong
32 32. Kebenaran Yang Terungkap
33 33. Gunung Zhengji
34 34. Ling Zhengji Dewa Azura
35 35. Rencana Untuk Wilayah Timur
36 36. Meninggalkan Kota Hong
37 37. Pertemuan Di Istana Desa
38 38. Memasuki Lorong Istana Desa
39 39. Pecahan Jiwa Iblis Neraka Kuno
40 40. Transformasi Xu Tian
41 41. Mempelajari Formasi Di Altar Kuno
42 42. Keluar Dari Lorong Istana Desa
43 43. Menolong Gadis Kecil
44 44. Beristirahat Di Dalam Dunia Jiwa
45 45. Xu Yue Lin
46 46. Kembali Melanjutkan Perjalanan
47 47. Menyerang Markas Cabang Teratai Hitam
48 48. Danau Hitam
49 49. 25 Pelayan Baru
50 50. Menuju Wilayah Tengah
51 51. Kota Hanzi Wilayah Tengah
52 52. Masih Di Kota Hanzi
53 53. Melanjutkan perjalanan
54 54. Kabar Gembira
55 55. Dua Orang Penguntit
56 56. Sepasang Kalajengking
57 57. Menolong Kalajengking Muda
58 58. Tiba Di Ibu Kota
59 59. Menuju Rumah Lelang
60 60. Di Mulainya Lelang
61 61. Lelang
62 62. Lelang II
63 63. Akhir Lelang
64 64. Meninggalkan Rumah Lelang
65 65. Di Lantai Dasar Penginapan
66 66. Tiba Di Klan Ling
67 67. Dewi Kembar
68 68. Rahasia Besar
69 69. Xu Tian Sang Penguasa Alam
70 70. Mulai Terungkap Rahasia Lainnya
71 71. Rencana Xu Tian
72 72. Tiba Di Klan Jun
73 73. Pengakuan Xu Tian
74 Bab 74. Dominasi Xu Tian
75 75. Menikamati Waktu Bersama Keluarga
76 76. Pergerakan Istana Xufelong
77 77. Persiapan Kelima Klan Terkuat
78 78. Gunung Teratai
79 79. Informasi Dari Ketua Minho
80 80. Kekacauan Di Markas Utama Teratai Hitam
81 81. Perubahan Xu Tian
82 82. Kematian Mogui Hongse
83 83. Kembali Ke Ibu Kota
84 84. Kompetisi Wilayah
85 85. Di Mulainya Kompetisi Wilayah
86 86. Wilayah Barat Vs Wilayah Selatan
87 87. Sebuah Penghinaan
88 88. Qing Ling
89 89. Air Mata Sang Penguasa Alam
90 90. Kemunculan Pasukan Istana Langit
91 91. Istana Xufelong Vs Istana Langit
92 92. Perubahan Sempurna Penguasa Alam
93 93. Kebangkitan Long Zi
94 94. Penyatuan Jiwa Dan Roh - Pembentukan Tubuh
95 95. Akhir Pembalasan Dendam ( Arc 2 End )
96 96. Kesedihan
97 Novel Baru
Episodes

Updated 97 Episodes

1
1. Perjalanan Baru
2
2. Tiba Di Dunia Dewa
3
3. Pil Darah Naga
4
4. Lantai Dasar Penginapan
5
5. Masalah Pertama Di Dunia Dewa
6
6. Pembicaraan Di Klan Zhu
7
7. Informasi Dunia Dewa
8
8. Qing Ling Naik Tingkat
9
9. Feng Yue
10
10. Kompetisi Perwakilan Sekte
11
11. Pemuda Arogan
12
12. Kekaguman Semua orang
13
13. Kedatangan Jenius Kota Lainnya
14
14. Sebuah Peringatan
15
15. Tantangan Xu Tian
16
16. Kekejaman Bai Hu
17
17. Rencana Xu Tian
18
18. Kedatangan Leluhur dan Patriak Sekte
19
19. Serangan Klan Yu dan Teratai Hitam
20
20. Kemalangan Pasukan Teratai Hitam
21
21. Kehadiran sosok Jenderal Dewa
22
22. Perubahan Xu Tian
23
23. Akhir Pertempuran
24
24. Pertemuan
25
25. Rahasia Desa Huli
26
26. Mempelajari Teknik
27
27. Restoran Kota Hong
28
28. Hong Dalu Yang Menyedihkan
29
29. Situasi Di Kota Hong
30
30. Di Klan Hong
31
31. Masih Di Klan Hong
32
32. Kebenaran Yang Terungkap
33
33. Gunung Zhengji
34
34. Ling Zhengji Dewa Azura
35
35. Rencana Untuk Wilayah Timur
36
36. Meninggalkan Kota Hong
37
37. Pertemuan Di Istana Desa
38
38. Memasuki Lorong Istana Desa
39
39. Pecahan Jiwa Iblis Neraka Kuno
40
40. Transformasi Xu Tian
41
41. Mempelajari Formasi Di Altar Kuno
42
42. Keluar Dari Lorong Istana Desa
43
43. Menolong Gadis Kecil
44
44. Beristirahat Di Dalam Dunia Jiwa
45
45. Xu Yue Lin
46
46. Kembali Melanjutkan Perjalanan
47
47. Menyerang Markas Cabang Teratai Hitam
48
48. Danau Hitam
49
49. 25 Pelayan Baru
50
50. Menuju Wilayah Tengah
51
51. Kota Hanzi Wilayah Tengah
52
52. Masih Di Kota Hanzi
53
53. Melanjutkan perjalanan
54
54. Kabar Gembira
55
55. Dua Orang Penguntit
56
56. Sepasang Kalajengking
57
57. Menolong Kalajengking Muda
58
58. Tiba Di Ibu Kota
59
59. Menuju Rumah Lelang
60
60. Di Mulainya Lelang
61
61. Lelang
62
62. Lelang II
63
63. Akhir Lelang
64
64. Meninggalkan Rumah Lelang
65
65. Di Lantai Dasar Penginapan
66
66. Tiba Di Klan Ling
67
67. Dewi Kembar
68
68. Rahasia Besar
69
69. Xu Tian Sang Penguasa Alam
70
70. Mulai Terungkap Rahasia Lainnya
71
71. Rencana Xu Tian
72
72. Tiba Di Klan Jun
73
73. Pengakuan Xu Tian
74
Bab 74. Dominasi Xu Tian
75
75. Menikamati Waktu Bersama Keluarga
76
76. Pergerakan Istana Xufelong
77
77. Persiapan Kelima Klan Terkuat
78
78. Gunung Teratai
79
79. Informasi Dari Ketua Minho
80
80. Kekacauan Di Markas Utama Teratai Hitam
81
81. Perubahan Xu Tian
82
82. Kematian Mogui Hongse
83
83. Kembali Ke Ibu Kota
84
84. Kompetisi Wilayah
85
85. Di Mulainya Kompetisi Wilayah
86
86. Wilayah Barat Vs Wilayah Selatan
87
87. Sebuah Penghinaan
88
88. Qing Ling
89
89. Air Mata Sang Penguasa Alam
90
90. Kemunculan Pasukan Istana Langit
91
91. Istana Xufelong Vs Istana Langit
92
92. Perubahan Sempurna Penguasa Alam
93
93. Kebangkitan Long Zi
94
94. Penyatuan Jiwa Dan Roh - Pembentukan Tubuh
95
95. Akhir Pembalasan Dendam ( Arc 2 End )
96
96. Kesedihan
97
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!