Episode 13 - Bunga Christaldeu

Yuan dan Feng Yue berada di halaman belakang Kediaman Lotus sekarang, menunggu kedatangan Xiao Shi.

" Aku berharap Putri menghukum mu dengan berat, berani sekali kau berpikir untuk mengambil Bunga Surgawi" ucap Yuan ketus. Dia bahkan menyilangkan kedua tangannya didepan dada.

Feng Yue yang mendengar itu hanya bisa diam dan pasrah, apa yang dikatakan oleh Yuan tidaklah salah, dia memang sudah sangat lancang. Sekarang yang dia harapkan adalah semoga dewa menjaga keluarganya dan menyehatkan ibunya. Karena mungkin dia tidak akan bisa menjaganya lagi, tidak mungkin nyawanya akan diampuni begitu saja jelas-jelas dia sendiri yang mengatakan niat nya pada Sang Putri.

" Kenapa kau berpikir aku akan menghukumnya, Yuan?" Xiao Shi datang menghampiri mereka dengan Long dibelakangnya.

" Putri!" Yuan dan Feng Yue memberi hormat.

Semenjak memasuki halaman belakang, Long tidak henti-hentinya mengamati Feng Yue. Orang ini sepertinya pernah dia lihat, tapi dimana?.

" Tunggu, aku seperti mengenalmu. Tapi siapa kau?" tanya Long penasaran.

" Dia rakyat Wang, dia bilang ibunya sakit jadi—" Xiao Shi mencoba menjelaskan tapi belum selesai ia berbicara, Long sudah memotong pembicaraan nya.

" Ahhh aku ingat! Kau, ibumu mengidap penyakit yang langka. Aku sudah menyuruhmu mencari salah satu bahan obatnya, tapi kau tidak pernah datang" ucap Long dengan antusias. Feng Yue membalasnya dengan tersenyum.

" Benar, Tabib."

" Sepertinya kau mulai kehilangan sopan santun mu Long." Ucap Xiao Shi dengan nada yang sangat datar. Seperti orang kesetanan, Long mulai menyadari bahwa ia tadi memotong pembicaraan Xiao Shi.

Menyadari kesalahan nya, Long langsung bersujud dan meminta ampunan Xiao Shi karna ketidaksopanan nya.

" Ma-ma maafkan hamba Putri, hamba pantas dihukum"

Suasana hening, ada apa dengan Xiao Shi? Tidak biasanya dia seperti ini. Long, Yuan, dan Xiao Shi adalah teman jika tidak ada orang lain. Tapi ini... oh astaga. Mereka sepertiny lupa bahwa ada Feng Yue disana.

" Bangunlah Long, aku akan menghukummu nanti" Long segera bangkit dan memberi hormat pada Xiao Shi.

Melihat dan mendengar hal itu membuat jantung Feng Yue berdegup dengan kencang. Dia berpikir terlalu jauh mengenai apa yang akan terjadi padanya. Sungguh malang nasibnya jika itu terjadi.

" Kau bilang, kau mengenal pria ini? Bagaimana bisa?"

" Dahulu, dia pernah membawa ibunya ke Pelayanan Kesehatan Kerajaan. Kebetulan akulah yang memeriksanya, penyakit ibunya sangatlah langka" jelas Long menjawab pertanyaan Xiao Shi.

" Lalu, kau tidak bisa menyembuhkannya?"

" Itu memanglah penyakit yang langka, tapi bukan berarti tidak ada penawarnya. Salah satu bahan untuk membuat obatnya lah yang langka. Bahan obat itu tidak ada dikerajaan Putri"

" Kerajaan tidak memilikinya? Bagaimana bisa?! Apa itu?"

" Itu adalah Bunga Christaldeu"

" Christaldeu?" nama ini pertama kalinya Xiao Shi dengar.

" Benar Putri. Christalade adalah bunga langka yang memiliki inti bunga berwarna merah namun itu seperti pucuk. Bunga nya sendiri juga dipenuhi oleh duri-duri, dan yang paling penting adalah, bunga ini selalu dijaga oleh hewan spritual. Karna bunga itu salah satu makanan mereka jika ingin meningkatkan sihirnya." Xiao Shi hanya mengangguk-anggukan kepalanya.

" Lalu kenapa kau tidak pernah membawanya? Apa kau bahkan tidak pernah mencarinya" tunjuk Xiao Shi pada Feng Yue.

" Maaf Putri. Akan tetapi hamba tidak pernah mendapatkan nya, melihatnya saja hamba tidak pernah. Hamba sudah mencarinya keseluruh penjuru hutan, namun tidak ada." Jelasnya.

Xiao Shi mengangguk-anggukan kepalanya lagi, lalu dia mulai memikirkan sesuatu.

'Pria ini memiliki sihir yang cukup tinggi, dia setara dengan sihir milik Yuan. Bukankah sangat disayangkan jika aku membiarkannya?'

" A Yuan, bukankah Kakak-kakak ku akan pergi berburu besok?"

" Benar, Putri. Tapi apa yang akan anda lakukan?"

" Baiklah. Aku akan membujuk Kakak ku agar mengajakku besok. Long, persiapkan dirimu, kau harus ikut. Kita akan mencari bunga itu disana"

" Tapi Putri. Pangeran tidak akan mengijinkanmu ikut karna—"

" Aku akan ikut Yuan. Jika aku ingin, maka aku akan pergi" itu seperti kalimat mutlak dari Xiao Shi untuk Yuan, dia tidak bisa membantahnya lagi.

" Maafkan hamba Putri, tapi hamba merasa tidak pantas jika melibatkan anda." Feng Yue bersujud memohon ampun. Jika ditanya senang atau tidak, tentu saja dia senang. Tapi jika terjadi sesuatu pada Sang Putri bagaimana? Hatinya ingin menerimanya, namun pikirannya menolak.

" Tidak perlu merasa tidak pantas. Lagipula semua ini ada bayaran nya, dan kau harus melunasinya" nada yang dikeluarkan Xiao Shi kali ini sangat membuat bulu kuduk mereka merinding. Kata-katanya seolah menghancurkan sesuatu, tapi juga membangun sesuatu.

" Maaf?" tanya Feng Yue menanyakan maksud perkataan Xiao Shi.

" Kau akan mengetahuinya nanti. Yuan, katakan pada Kakak ku bahwa aku akan berkunjung"

" Baik, Putri!"

*^*

" Tidak! Sudah kakak bilang tidak!" Cheng menolak permintaan Xiao Shi sedari tadi. Bagaimana bisa adiknya itu meminta ikut berburu dengannya dihutan liar. Dia adalah seorang wanita, seorang Putri, tidak tidak, dia tidak akan mengijinkan nya.

" Ayolah kakak! Aku ingin ikut, lagipula disana ada Kakak, Kakak Yan dan Kakak Xun kan? Juga ada beberapa prajurit. Kenapa aku harus merasa takut jika ada Kakak ku yang akan menjagaku." ucapnya manja.

Cheng menghembuskan nafasnya kasar.

" Kakak bilang tidak Shi'er"

" Baiklah. Aku tidak ingin bertemu kakak lagi, dan jangan harap aku akan membantu pekerjaanmu lagi!" Xiao Shi mengancamnya dan berpura-pura marah, lalu pergi sambil menghentakan kakinya.

Oh tidak! Ini bencana. Dia tidak bisa membiarkan Xiao Shi marah padanya. Semenjak ada Xiao Shi, dia banyak sekali membantu urusan politik kerajaan. Dia bahkan berhasil mengstabilkan ekonomi yang sudah sangat berantakan di wilayah lain Kerajaan Wang. Ya, setelah kedatangan adiknya itu, Kerajaan mereka kini semakin maju dan makmur.

Akhirnya dengan terpaksa Cheng mengatakan " Baiklah, kau boleh ikut!!"

YESSSSSS, batin Xiao Shi.

Xiao Shi langsung berbalik dan memeluk Kakaknya sayang " Terimakasih!"

" Persiapkan barang-barangmu, kita akan berangkat besok pagi-pagi sekali." Xiao Shi menganggukan kepalanya.

"Tapi, bolehkah aku memilih kudaku sendiri?" matanya berbinar penuh harap.

" Tidak! Kau akan menggunakan tandu layaknya seorang wanita bangsawan"

" Kakak! Tapi aku ingin—"

" Dengan tandu, atau tidak sama sekali"

" Baiklah, baiklah"

Mau tidak mau Xiao Shi harus mengikuti keinginan kakaknya. Kakaknya ini  memang mudah untuk dibujuk dan diancam olehnya, tapi ada beberapa juga yang tidak bisa ditolak. Contohnya seperti tadi. Dia sangat keras kepala, dasar anak pertama.

Baiklah, tidak apa-apa. Dengan tandu juga bukan masalah, yang terpenting adalah dia harus ke hutan dan mencari bunga itu. Rintangan apapun yang terjadi nanti akan dia hadapi, dengan begini dia akan mendapatkan Feng Yue.

'Jika bukan karna laki-laki itu, aku tidak akan melakukan ini. Tapi untuk mendapatkan sesuatu tentu saja ada bayaran nya. Baiklah, aku akan melakukannya. Ku harap Dewa berpihak padaku.'

Sebenarnya Xiao Shi bisa saja menggunakan kekuasaan nya untuk mendapatkan Feng Yue, tapi itu bukan yang dia inginkan. Dia ingin sesuatu tanpa paksaan, tapi orang itu akan melakukannya karna hutang budi. Menurutnya, itu lebih menarik.

|

|

|

|

bersambung.....

Terpopuler

Comments

Emai

Emai

bukankah anak dr ratu ad 5 termasuk putri? 4pangeran dan 1 putri kok dr episode sebelumnya dijelaskan cuma 3 pangeran 1 putri?

2025-01-25

0

NOiR🥀

NOiR🥀

hahaha 😂 setuju.. first born begitu degil

2023-09-12

0

ShinShin

ShinShin

keren

2023-01-30

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 — Tugas
2 Episode 2 — Akhir Kisah
3 Episode 3 — Kerajaan Wang
4 Episode 4 — Transmigrasi
5 Episode 5 — Keluarga
6 Episode 6 — Kutukan (?)
7 NOTES
8 Episode 7 — Penolakan
9 Episode 8 - Bukti
10 Episode 9 - Bunga Surgawi
11 Episode 10 - Tanda
12 Episode 11 - Perayaan
13 Episode 12 - Feng Yue
14 Episode 13 - Bunga Christaldeu
15 Episode 14 - Hutan Liar
16 Episode 15 - Fakta
17 Episode 16 - Naga Legendaris
18 Episode 17 - Pedang Moksha
19 Episode 18 - Sang Penguasa
20 Episode 19 - Berperang (?)
21 Episode 20 - Keputusan
22 Episode 21 - Syarat
23 Episode 22 - Keputusan 2
24 Episode 23 - Jendral Chi
25 Episode 24 - Asal Usul
26 Episode 25 - Rumor
27 Episode 26 - Pernikahan
28 Episode 27 - Malam Pertama
29 Episode 28 - Permaisuri
30 Episode 29 - Membela
31 episode 30 - Merasa Tersakiti
32 Episode 31 - Rencana
33 Episode 32 - Jamuan
34 Episode 33 - Inspektur Pengadilan?
35 Episode 34 - Tuan Hao
36 Episode 35 - Kita tahu!
37 Episode 36 - Berdebar
38 Episode 37 - Menyerah?
39 PENGUMUMAN!!!
40 Episode 38 - Memberikan Dekrit?
41 Episode 39 - Rencana
42 Episode 40 - Rencana 2
43 Episode 41 - Kejujuran Fu Tong
44 Episode 42 - Pendukung
45 Episode 43 - Yanran
46 Episode 44 - Tempat Latihan
47 Episode 44 - Rencana Licik (?)
48 Episode 45 - Terpancing
49 Episode 46 - Kesepakatan
50 Episode 47 - Kemenangan (?)
51 Episode 48 - Ketahuan
52 Episode 49 - Berpindah Tuan(?)
53 Episode 50 - Mimpi ( Fu Tong)
54 Episode 51 - Pelatihan Pertama Fu Tong
55 Episode 52 - Lulus (?)
56 Episode 53 - Ternyata.......
57 Episode 54 - Emosi
58 Episode 55 - Kemenangan Mao (?)
59 Episode 56 - .....
60 Episode 57 - Alam Langit?
61 Episode 58 - ???
62 Episode 59
63 Episode 60
64 Episode 61
65 Episode 62
66 Episode 63
67 Episode 64
68 PENGUMUMAN
69 Episode 65
70 Episode 66
71 Episode 67
72 Episode 68
73 Episode 69
74 Episode 70
75 Episode 71
76 Episode 72
77 Episode 73
78 Episode 74
79 Episode 75
80 Episode 76
81 Episode 77
82 Episode 78
83 Episode 79
84 Episode 80
85 Episode 81
86 Episode 82
87 Episode 83
88 Episode 84
89 Episode 85
90 Episode 86
91 Episode 87
92 Episode 88
93 Episode 89
94 Episode 90
95 Episode 91
96 Episode 92
97 Episode 93
98 Episode 94
99 Episode 95
100 Episode 96
101 Episode 97
102 Episode 98
103 Episode 99
104 Episode 100
105 Episode 101
106 Episode 102
107 Episode 103
108 Episode 104
109 episode 105
110 episode 106
111 Episode 107
112 Episode 108
113 Episode 109
114 episode 110
115 Episode 111
116 Episode 112
117 Episode 113
118 Episode 114
119 Episode 115
120 Episode 116
121 Episode 117 — Kunjungan ke padepokan
122 Episode 118 — keegoisan Xiao Shi
123 Episode 119 - pertarungan tak terhindar kan
124 Episode 120 - Persiapan Perang
125 Episode 121 - Perang
126 Episode 122 - Kesedihan mendalam
127 Episode 123 - Kesedihan Mendalam 2
128 Episode 124 - Menyerahkann Nyawa
129 Episode 125 - Kebingungan
130 Episode 126 - Membaik
131 Episode 127 - Hukuman
132 Episode 128 - Hukuman 2
133 Eps 129 - Belasungkawa Jendral Chi
134 Episode 130 - Tangisan
135 Episode 131 - Berkumpul
136 Episode 132 - Flashback
137 Episode 133 - Rencana
138 Episode 134 - Perintah
139 Episode 135 - Permintaan Terakhir (?)
140 Episode 136 - Pernikahan Ganda
141 Episode 137 - Penyerangan
142 Episode 138 - Perang
143 Episode 139 - Kekalahan
144 Episode 140 - Gejolak Energi
145 Episode 141 - Kemenangan Telak
146 Episode 142 - Berontak?
147 Episode 143 - Bertanggung jawab
148 Episode 144 - Akhir kisah
149 Episode 145 - Akhir Bahagia
Episodes

Updated 149 Episodes

1
Episode 1 — Tugas
2
Episode 2 — Akhir Kisah
3
Episode 3 — Kerajaan Wang
4
Episode 4 — Transmigrasi
5
Episode 5 — Keluarga
6
Episode 6 — Kutukan (?)
7
NOTES
8
Episode 7 — Penolakan
9
Episode 8 - Bukti
10
Episode 9 - Bunga Surgawi
11
Episode 10 - Tanda
12
Episode 11 - Perayaan
13
Episode 12 - Feng Yue
14
Episode 13 - Bunga Christaldeu
15
Episode 14 - Hutan Liar
16
Episode 15 - Fakta
17
Episode 16 - Naga Legendaris
18
Episode 17 - Pedang Moksha
19
Episode 18 - Sang Penguasa
20
Episode 19 - Berperang (?)
21
Episode 20 - Keputusan
22
Episode 21 - Syarat
23
Episode 22 - Keputusan 2
24
Episode 23 - Jendral Chi
25
Episode 24 - Asal Usul
26
Episode 25 - Rumor
27
Episode 26 - Pernikahan
28
Episode 27 - Malam Pertama
29
Episode 28 - Permaisuri
30
Episode 29 - Membela
31
episode 30 - Merasa Tersakiti
32
Episode 31 - Rencana
33
Episode 32 - Jamuan
34
Episode 33 - Inspektur Pengadilan?
35
Episode 34 - Tuan Hao
36
Episode 35 - Kita tahu!
37
Episode 36 - Berdebar
38
Episode 37 - Menyerah?
39
PENGUMUMAN!!!
40
Episode 38 - Memberikan Dekrit?
41
Episode 39 - Rencana
42
Episode 40 - Rencana 2
43
Episode 41 - Kejujuran Fu Tong
44
Episode 42 - Pendukung
45
Episode 43 - Yanran
46
Episode 44 - Tempat Latihan
47
Episode 44 - Rencana Licik (?)
48
Episode 45 - Terpancing
49
Episode 46 - Kesepakatan
50
Episode 47 - Kemenangan (?)
51
Episode 48 - Ketahuan
52
Episode 49 - Berpindah Tuan(?)
53
Episode 50 - Mimpi ( Fu Tong)
54
Episode 51 - Pelatihan Pertama Fu Tong
55
Episode 52 - Lulus (?)
56
Episode 53 - Ternyata.......
57
Episode 54 - Emosi
58
Episode 55 - Kemenangan Mao (?)
59
Episode 56 - .....
60
Episode 57 - Alam Langit?
61
Episode 58 - ???
62
Episode 59
63
Episode 60
64
Episode 61
65
Episode 62
66
Episode 63
67
Episode 64
68
PENGUMUMAN
69
Episode 65
70
Episode 66
71
Episode 67
72
Episode 68
73
Episode 69
74
Episode 70
75
Episode 71
76
Episode 72
77
Episode 73
78
Episode 74
79
Episode 75
80
Episode 76
81
Episode 77
82
Episode 78
83
Episode 79
84
Episode 80
85
Episode 81
86
Episode 82
87
Episode 83
88
Episode 84
89
Episode 85
90
Episode 86
91
Episode 87
92
Episode 88
93
Episode 89
94
Episode 90
95
Episode 91
96
Episode 92
97
Episode 93
98
Episode 94
99
Episode 95
100
Episode 96
101
Episode 97
102
Episode 98
103
Episode 99
104
Episode 100
105
Episode 101
106
Episode 102
107
Episode 103
108
Episode 104
109
episode 105
110
episode 106
111
Episode 107
112
Episode 108
113
Episode 109
114
episode 110
115
Episode 111
116
Episode 112
117
Episode 113
118
Episode 114
119
Episode 115
120
Episode 116
121
Episode 117 — Kunjungan ke padepokan
122
Episode 118 — keegoisan Xiao Shi
123
Episode 119 - pertarungan tak terhindar kan
124
Episode 120 - Persiapan Perang
125
Episode 121 - Perang
126
Episode 122 - Kesedihan mendalam
127
Episode 123 - Kesedihan Mendalam 2
128
Episode 124 - Menyerahkann Nyawa
129
Episode 125 - Kebingungan
130
Episode 126 - Membaik
131
Episode 127 - Hukuman
132
Episode 128 - Hukuman 2
133
Eps 129 - Belasungkawa Jendral Chi
134
Episode 130 - Tangisan
135
Episode 131 - Berkumpul
136
Episode 132 - Flashback
137
Episode 133 - Rencana
138
Episode 134 - Perintah
139
Episode 135 - Permintaan Terakhir (?)
140
Episode 136 - Pernikahan Ganda
141
Episode 137 - Penyerangan
142
Episode 138 - Perang
143
Episode 139 - Kekalahan
144
Episode 140 - Gejolak Energi
145
Episode 141 - Kemenangan Telak
146
Episode 142 - Berontak?
147
Episode 143 - Bertanggung jawab
148
Episode 144 - Akhir kisah
149
Episode 145 - Akhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!