Episode 12 - Feng Yue

" Bawakan aku satu kelopak Bunga Surgawi, dan hutangmu akan lunas"

Hal itu terus menghantui pikiran nya, ibunya sedang sakit, dia sudah membawanya berobat kesana kemari namun tidak ada yang bisa menyembuhkannya. Sekarang dia harus membawa ibunya kembali berobat, dia dengar ada dokter hebat dikerajaan sebrang yang bisa menyembuhkan penyakit apapun, namun butuh dana yang sangat besar.

Feng Yue coba meminjam ke salah satu pedagang yang selalu dia hutangi. Dia adalah pedagang sukses di Wang, namun dia bukanlah warga asli, dia seorang pendatang. Dia selalu meminjaminya uang, namun tentu saja dengan bunga yang sangat tinggi. Dia hendak meminjam lagi namun pedagang itu ingin dia melunasi hutang sebelumnya.

Feng Yue tidak memiliki uang sedikitpun, bagaimana cara ia melunasi semua hutangnya. Jika melanjutkan cicilan nya, dia sanggup. Tapi ini? Oh tuhan darimana dia harus mendapatkan uang sebanyak itu.

Akhirnya mereka membuat kesepakatan. Pedagang itu akan memberikan uangnya, namun dia ingin Feng Yue membawakan nya kelopak Bunga Surgawi. Maka semua hutangnya akan lunas dan dia akan memberikan pinjaman yang diinginkan nya tanpa perlu membayarnya lagi.

Tidak pernah ada kejahatan terjadi di kerajaan Wang ini, jika dia melakukan nya, mungkin dia akan menjadi penjahat pertama yang tercatat dalam sejarah. Tapi jika dia tidak melakukan nya, bagaimana dengan ibunya, ini benar-benar membuatnya gila.

Setelah lama berpikir, dia akhirnya memutuskan akan mengambil kelopak itu saat perayaan panen. Semua orang akan sibuk dengan perayaan itu sehingga tidak perlu terlalu banyak penjaga untuk menjaga bunga itu, pikirnya.

Feng Yue memiliki keahlian yang luar biasa. Dia pandai dalam segala hal, bahkan tingkat sihir nya sangat tinggi untuk ukuran seorang pedagang. Untuk bisa sampai di ruangan Bunga Surgawi, Feng Yue menyihir seorang pengawal kerajaan dan memintanya untuk mengantarnya kesana.

Tidak disangka, walaupun perayaan sedang terjadi ternyata penjagaan disana tetap sangat ketat. Dia tidak akan mampu untuk melawan nya sendiri. Akhirnya Feng Yue memutuskan untuk menggunakan mantra yang pernah ia baca dalam suatu buku. Dalam buku itu mengatakan jika mantra itu dibaca dan diarahkan pada seseorang, maka seseorang itu akan tidak sadarkan diri dalam beberapa saat.

Feng Yue mencobanya, ini kali pertama dia menggunakan mantra itu. Tidak disangka mantranya berhasil. Seluruh penjaga tiba-tiba jatuh pingsan. Memanfaatkan kesempatan ini Feng Yue berlari kearah pintu besi besar yang ia yakini itu adalah pintu yang menjaga Bunga Surgawi.

Dia kembali merafalkan mantra untuk membuka pintunya, tapi tidak berhasil, sihir nya justru kembali kepada dirinya. Dia mencoba dan terus mencoba, segala jenis mantra yang ia ketahui ia gunakan namun tidak ada yang berhasil.

Terbuat dari apa pintu ini. Aku rasa ini adalah pintu biasa, tapi kenapa susah sekali untuk membukanya.

Dia tidak menyerah, mencoba dan terus mencoba. Yang ada dalam pikiran nya hanya satu, yaitu ibunya. Dia hendak mencoba kembali, namun sebuah suara menghentikan nya.

" Siapa Kau?!!" tubuhnya menegang. Sepertinya dia ketahuan, atau mungkin para penjaga itu sudah sadar.

Feng Yue membalikan badannya dan melihat dua orang wanita menghampirinya. Satu wanita terlihat sangat cantik, tapi sepertinya dia adalah seorang pelayan. Sedangkan satu lagi memakai cadar dan topi yang dilingkari dengan kain. Iya kain. Tunggu! Topi dan kain? Itu artinya mereka adalah—

Sial, sepertinya dia benar-benar akan mati kali ini. Jika Feng Yue tidak salah menebak, maka benar apa yang dipikirkan nya. Mereka adalah sang putri dan pelayan nya.

" Aku bertanya, siapa kau!"

Feng Yue tidak menjawabnya. Dia malah berlutut menghadap sang putri.

" Anda boleh menghukumku Putri. Namun biarkan aku membawa satu kelopak bunga ini untuk pengobatan ibuku. Setelah itu, nyawa dan jiwa ini milikmu." Ucapnya pasrah.

Mendengar itu Xiao Shi tercengang, apakah pria itu gila? Dia hanya bertanya siapa dia dan dia malah mengatakan akan memberikan jiwa dan nyawanya. Aneh.

" Pengobatan? Tapi aku tidak pernah mendengar Bunga ini bisa dipakai untuk pengobatan."

" Ini- ini- bunga ini untuk membayar semua hutangku pada salah satu pedagang. Mereka meminta kelopak bunga ini sebagai syaratnya" Xiao Shi mencoba untuk mencari kebohongan dimatanya. Namun tidak ada, apa yang pria itu katakan semuanya benar.

" Berapa hutangmu?"

Feng Yue terkejut, dia menengadahkan kepalanya menatap sang putri. Apa yang akan dilakukannya jika dia menyebutkan nominalnya. Apa dia akan membayarnya? Mustahil. Tidak akan ada keluarga kerajaan yang akan mengeluarkan uang sebanyak itu.

" Maafkan hamba putri, tapi hamba rasa anda—"

" Berapa hutangmu?. Jangan membuatku mengulangi pertanyaan yang sama."

" Hutangku—" belum sempat dia menjawab salah satu prajurit sepertinya mulai sadar satu persatu.

" Putri, sepertinya mereka mulai sadar kembali. Apa yang harus kita lakukan??" tanya Yuan memastikan.

" Siapa namamu?" Xiao Shi bertanya pada pria tadi.

" Feng Yue, putri"

" A Yuan, kau dan Feng Yue pergilah dulu. Aku akan menemui kalian nanti"

" Tapi putri bagaimana dengan—" belum selesai Yuan berbicara, Xiao Shi mengibaskan lengan nya, dan mereka berdua pun hilang.

Seluruh prajurit yang tersadar segera bangkit dan siaga saat melihat seseorang berada didekat pintu. Mereka mengira ada penyusup yang datang, namun ternyata itu adalah Sang Putri.

" PUTRI!!" semua prajurit memberi hormat.

" Aku hanya ingin menguji kalian, apakah kalian benar-benar mampu menjaganya atau tidak. Tapi hanya dengan mantra biasa kalian bisa tertidur secepat itu, sungguh memalukan. Aku rasa, ayahku sudah salah menempatkan kalian disini!" suaranya menggema dan terdengar sangat berwibawa.

" MOHON MAAFKAN KAMI, PUTRI!!" semua pengawal bersujud memohon ampunan, mereka bahkan mengucapkan nya berkali-kali.

" Cukup!! Aku akan meminta ayahku untuk melatih kalian lebih lanjut. Aku tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali. Apa kalian mengerti?!!!"

" BAIK PUTRI!!"

Setelah itu Xiao Shi pergi meninggalkan tempat itu, membiarkan para pengawal tetap bersujud, dan segera pergi ke kediaman nya. Sebenarnya dia memang kesal, bagaimana bisa prajurit terbaik tidak sadarkan diri hanya karna mantra kecil. Oh Dewa! Ini memalukan. Untung saja pintu itu tidak bisa dibuka oleh sembarang orang.

Ya, pintu itu hanya bisa dibuka oleh anggota kerajaan yang memiliki tanda khusus di punggungnya. Hal ini sengaja dirancang oleh Raja terdahulu untuk mencegah hal-hal seperti ini terjadi. Dia tau akan banyak resiko yang terjadi, berapa banyakpun dia menaruh penjaga disana itu belum tentu membuat pintunya aman. Karna itulah dia merancangnya seperti ini.

|

|

|

|

|

bersambung....

Terpopuler

Comments

Erna Masliana

Erna Masliana

cerdas

2025-04-01

0

Nf@. Conan 😎

Nf@. Conan 😎

keeerreeennn...

2024-02-20

1

Eva Sitha

Eva Sitha

rancangan cerdas

2023-10-25

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 — Tugas
2 Episode 2 — Akhir Kisah
3 Episode 3 — Kerajaan Wang
4 Episode 4 — Transmigrasi
5 Episode 5 — Keluarga
6 Episode 6 — Kutukan (?)
7 NOTES
8 Episode 7 — Penolakan
9 Episode 8 - Bukti
10 Episode 9 - Bunga Surgawi
11 Episode 10 - Tanda
12 Episode 11 - Perayaan
13 Episode 12 - Feng Yue
14 Episode 13 - Bunga Christaldeu
15 Episode 14 - Hutan Liar
16 Episode 15 - Fakta
17 Episode 16 - Naga Legendaris
18 Episode 17 - Pedang Moksha
19 Episode 18 - Sang Penguasa
20 Episode 19 - Berperang (?)
21 Episode 20 - Keputusan
22 Episode 21 - Syarat
23 Episode 22 - Keputusan 2
24 Episode 23 - Jendral Chi
25 Episode 24 - Asal Usul
26 Episode 25 - Rumor
27 Episode 26 - Pernikahan
28 Episode 27 - Malam Pertama
29 Episode 28 - Permaisuri
30 Episode 29 - Membela
31 episode 30 - Merasa Tersakiti
32 Episode 31 - Rencana
33 Episode 32 - Jamuan
34 Episode 33 - Inspektur Pengadilan?
35 Episode 34 - Tuan Hao
36 Episode 35 - Kita tahu!
37 Episode 36 - Berdebar
38 Episode 37 - Menyerah?
39 PENGUMUMAN!!!
40 Episode 38 - Memberikan Dekrit?
41 Episode 39 - Rencana
42 Episode 40 - Rencana 2
43 Episode 41 - Kejujuran Fu Tong
44 Episode 42 - Pendukung
45 Episode 43 - Yanran
46 Episode 44 - Tempat Latihan
47 Episode 44 - Rencana Licik (?)
48 Episode 45 - Terpancing
49 Episode 46 - Kesepakatan
50 Episode 47 - Kemenangan (?)
51 Episode 48 - Ketahuan
52 Episode 49 - Berpindah Tuan(?)
53 Episode 50 - Mimpi ( Fu Tong)
54 Episode 51 - Pelatihan Pertama Fu Tong
55 Episode 52 - Lulus (?)
56 Episode 53 - Ternyata.......
57 Episode 54 - Emosi
58 Episode 55 - Kemenangan Mao (?)
59 Episode 56 - .....
60 Episode 57 - Alam Langit?
61 Episode 58 - ???
62 Episode 59
63 Episode 60
64 Episode 61
65 Episode 62
66 Episode 63
67 Episode 64
68 PENGUMUMAN
69 Episode 65
70 Episode 66
71 Episode 67
72 Episode 68
73 Episode 69
74 Episode 70
75 Episode 71
76 Episode 72
77 Episode 73
78 Episode 74
79 Episode 75
80 Episode 76
81 Episode 77
82 Episode 78
83 Episode 79
84 Episode 80
85 Episode 81
86 Episode 82
87 Episode 83
88 Episode 84
89 Episode 85
90 Episode 86
91 Episode 87
92 Episode 88
93 Episode 89
94 Episode 90
95 Episode 91
96 Episode 92
97 Episode 93
98 Episode 94
99 Episode 95
100 Episode 96
101 Episode 97
102 Episode 98
103 Episode 99
104 Episode 100
105 Episode 101
106 Episode 102
107 Episode 103
108 Episode 104
109 episode 105
110 episode 106
111 Episode 107
112 Episode 108
113 Episode 109
114 episode 110
115 Episode 111
116 Episode 112
117 Episode 113
118 Episode 114
119 Episode 115
120 Episode 116
121 Episode 117 — Kunjungan ke padepokan
122 Episode 118 — keegoisan Xiao Shi
123 Episode 119 - pertarungan tak terhindar kan
124 Episode 120 - Persiapan Perang
125 Episode 121 - Perang
126 Episode 122 - Kesedihan mendalam
127 Episode 123 - Kesedihan Mendalam 2
128 Episode 124 - Menyerahkann Nyawa
129 Episode 125 - Kebingungan
130 Episode 126 - Membaik
131 Episode 127 - Hukuman
132 Episode 128 - Hukuman 2
133 Eps 129 - Belasungkawa Jendral Chi
134 Episode 130 - Tangisan
135 Episode 131 - Berkumpul
136 Episode 132 - Flashback
137 Episode 133 - Rencana
138 Episode 134 - Perintah
139 Episode 135 - Permintaan Terakhir (?)
140 Episode 136 - Pernikahan Ganda
141 Episode 137 - Penyerangan
142 Episode 138 - Perang
143 Episode 139 - Kekalahan
144 Episode 140 - Gejolak Energi
145 Episode 141 - Kemenangan Telak
146 Episode 142 - Berontak?
147 Episode 143 - Bertanggung jawab
148 Episode 144 - Akhir kisah
149 Episode 145 - Akhir Bahagia
Episodes

Updated 149 Episodes

1
Episode 1 — Tugas
2
Episode 2 — Akhir Kisah
3
Episode 3 — Kerajaan Wang
4
Episode 4 — Transmigrasi
5
Episode 5 — Keluarga
6
Episode 6 — Kutukan (?)
7
NOTES
8
Episode 7 — Penolakan
9
Episode 8 - Bukti
10
Episode 9 - Bunga Surgawi
11
Episode 10 - Tanda
12
Episode 11 - Perayaan
13
Episode 12 - Feng Yue
14
Episode 13 - Bunga Christaldeu
15
Episode 14 - Hutan Liar
16
Episode 15 - Fakta
17
Episode 16 - Naga Legendaris
18
Episode 17 - Pedang Moksha
19
Episode 18 - Sang Penguasa
20
Episode 19 - Berperang (?)
21
Episode 20 - Keputusan
22
Episode 21 - Syarat
23
Episode 22 - Keputusan 2
24
Episode 23 - Jendral Chi
25
Episode 24 - Asal Usul
26
Episode 25 - Rumor
27
Episode 26 - Pernikahan
28
Episode 27 - Malam Pertama
29
Episode 28 - Permaisuri
30
Episode 29 - Membela
31
episode 30 - Merasa Tersakiti
32
Episode 31 - Rencana
33
Episode 32 - Jamuan
34
Episode 33 - Inspektur Pengadilan?
35
Episode 34 - Tuan Hao
36
Episode 35 - Kita tahu!
37
Episode 36 - Berdebar
38
Episode 37 - Menyerah?
39
PENGUMUMAN!!!
40
Episode 38 - Memberikan Dekrit?
41
Episode 39 - Rencana
42
Episode 40 - Rencana 2
43
Episode 41 - Kejujuran Fu Tong
44
Episode 42 - Pendukung
45
Episode 43 - Yanran
46
Episode 44 - Tempat Latihan
47
Episode 44 - Rencana Licik (?)
48
Episode 45 - Terpancing
49
Episode 46 - Kesepakatan
50
Episode 47 - Kemenangan (?)
51
Episode 48 - Ketahuan
52
Episode 49 - Berpindah Tuan(?)
53
Episode 50 - Mimpi ( Fu Tong)
54
Episode 51 - Pelatihan Pertama Fu Tong
55
Episode 52 - Lulus (?)
56
Episode 53 - Ternyata.......
57
Episode 54 - Emosi
58
Episode 55 - Kemenangan Mao (?)
59
Episode 56 - .....
60
Episode 57 - Alam Langit?
61
Episode 58 - ???
62
Episode 59
63
Episode 60
64
Episode 61
65
Episode 62
66
Episode 63
67
Episode 64
68
PENGUMUMAN
69
Episode 65
70
Episode 66
71
Episode 67
72
Episode 68
73
Episode 69
74
Episode 70
75
Episode 71
76
Episode 72
77
Episode 73
78
Episode 74
79
Episode 75
80
Episode 76
81
Episode 77
82
Episode 78
83
Episode 79
84
Episode 80
85
Episode 81
86
Episode 82
87
Episode 83
88
Episode 84
89
Episode 85
90
Episode 86
91
Episode 87
92
Episode 88
93
Episode 89
94
Episode 90
95
Episode 91
96
Episode 92
97
Episode 93
98
Episode 94
99
Episode 95
100
Episode 96
101
Episode 97
102
Episode 98
103
Episode 99
104
Episode 100
105
Episode 101
106
Episode 102
107
Episode 103
108
Episode 104
109
episode 105
110
episode 106
111
Episode 107
112
Episode 108
113
Episode 109
114
episode 110
115
Episode 111
116
Episode 112
117
Episode 113
118
Episode 114
119
Episode 115
120
Episode 116
121
Episode 117 — Kunjungan ke padepokan
122
Episode 118 — keegoisan Xiao Shi
123
Episode 119 - pertarungan tak terhindar kan
124
Episode 120 - Persiapan Perang
125
Episode 121 - Perang
126
Episode 122 - Kesedihan mendalam
127
Episode 123 - Kesedihan Mendalam 2
128
Episode 124 - Menyerahkann Nyawa
129
Episode 125 - Kebingungan
130
Episode 126 - Membaik
131
Episode 127 - Hukuman
132
Episode 128 - Hukuman 2
133
Eps 129 - Belasungkawa Jendral Chi
134
Episode 130 - Tangisan
135
Episode 131 - Berkumpul
136
Episode 132 - Flashback
137
Episode 133 - Rencana
138
Episode 134 - Perintah
139
Episode 135 - Permintaan Terakhir (?)
140
Episode 136 - Pernikahan Ganda
141
Episode 137 - Penyerangan
142
Episode 138 - Perang
143
Episode 139 - Kekalahan
144
Episode 140 - Gejolak Energi
145
Episode 141 - Kemenangan Telak
146
Episode 142 - Berontak?
147
Episode 143 - Bertanggung jawab
148
Episode 144 - Akhir kisah
149
Episode 145 - Akhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!