Episode 11 - Perayaan

Bulan terlihat sangat indah malam ini, angin malam juga tampak menyegarkan. Semua orang menikmati malam ini dengan sangat ceria, kecuali Xiao Shi. Dia hanya menatap bulan setelah selesai dengan latihan nya.

" Aku rasa akhir-akhir ini kemampuanmu sangat meningkat Shishi" Yuan mendekat lalu duduk disampingnya.

" Benarkah?"

" Ya, tenaga dan semua pergerakanmu seperti bukan dirimu yang biasanya. Semenjak kau melihat Bunga Surgawi banyak sekali perubahan yang terjadi. Termasuk sering melamun seperti ini. Apa ada yang mengganggu pikiranmu?"

" Aku juga merasa seperti itu Yuan, aku merasa banyak yang berbeda dari diriku. Tapi aku sendiri tidak mengerti" Xiao Shi kembali melihat tanda dilengannya, setelah keluar dari tempat bunga itu denyutan pada tanda nya tidak pernah terjadi lagi.

" Apa itu berdenyut lagi?"

" Tidak. Seandainya kau ikut melihat bunga itu, mungkin kau akan mengerti"

" Kau tau aku adalah pelayan. Dan pelayan tidak diizinkan masuk kesana"

Xiao Shi menghela nafasnya kasar, selama ini dia selalu berbagi apapun dengan pelayan nya itu. Tapi sekarang dia bahkan tidak tau bagaimana cara menyampaikan apa yang terjadi disana.

" Tapi, darimana kau mendapatkan kekuatan seperti itu. Buku apa yang kau pelajari, kenapa kau tidak memberitahuku. Sihirku sepertinya sangat tertinggal jauh daripada dirimu, dan sekarang kau semakin kuat aku yakin aku sangat tertinggal. Kenapa kau tidak memberitahuku?"

Ya, selama ini Yuan dan Xiao Shi memang berbagi segala hal. Setiap malam mereka berdua akan berlatih sihir bersama-sama dan belajar segala hal mengenai bela diri. Mereka berlatih bersama, bertarung bersama, bahkan terkadang mereka berpetualang bersama.

"Kau bilang sihirku sudah mencapai tingkat paling tinggi. Tapi sekarang kau berbicara seolah ada tingkatan lain lagi" Xiao Shi melihat Yuan dengan raut sedikit kesal dan bingung.

" Dengan mencapai tingkatan Sihir Raja, kau sudah setara dengan para Raja didaratan ini. Itu adalah tingkat tertinggi."

" Lalu? Apa masalah nya?"

" Ku rasa tingkatan sihirmu sekarang bahkan melebihi para tetua. Atau mungkin lebih"

" Itu hanya perasaan mu saja Yuan"

" Tapi aku rasa kau sangat kuat, jadi kupikir --- ashhh sudahlah lupakan, kau akan tetap menyangkalnya"

" Aku hanya menambah energiku, meningkatkan energiku, dan mempertahankan energi yang sudah ada sebelumnya. Aku akan mengajarimu nanti. Jika kau belajar sekarang kau akan berubah menjadi labu" ejeknya.

"Xiao Shi! Kau benar-benar!"

" HAHAHAHA! Jangan marah, jika tidak maka kau akan segera menjadi labu saat ini juga"

" Kau menyebalkan Shi'er"

Xiao Shi merebahkan badan nya ketanah, begitu juga Yuan.

" Apa kita tidak bisa seperti ini didepan semua orang? Aku merasa nyaman seperti ini. Kau dan aku benar-benar seperti teman" Xiao Shi menolehkan kepalanya menghadap Yuan, menanti jawaban yang akan diberikan oleh teman, sekaligus pelayan nya itu.

" Aku berharap juga seperti itu" Yuan menoleh kearahnya.

Xiao Shi mengubah posisi badan nya menyamping menghadap Yuan, dengan satu tangan menopang kepalanya.

" Lalu kenapa kau tidak melakukannya, aku akan berbicara pada ayah, ibu dan kakak ku jika mereka-"

" Tidak perlu Shie'er, aku tau batasanku, dihadapan semua orang aku tetap pelayanmu. Jika aku berlaku tidak sopan padamu di muka umum, mereka akan menggunjingmu juga, aku tidak ingin orang-orang membicarakan hal buruk tentangmu. Lagipula bisa menjadi temanmu disaat pribadi seperti ini lebih menyenangkan. Bukan begitu?" Yuan menaik turunkan alisnya menatap Xiao Shi.

" Kau terlihat seperti Lesbi"

" Lesbi?"

" Iya, penyuka sesama jenis"

" APA?!! Kau gila Shishi, aku normal"

" Ya ya ya, anggap saja aku mempercayai kebohonganmu"

" Kau--!!"

"HAHAHAHAHHAA" mereka tertawa bersama seperti seorang sahabat yang sudah sangat lama berteman.

Ya memang benar, terkadang sebuah hubungan tidak bisa dilihat dari berapa lama mereka saling mengenal. Tapi seberapa dalam mereka mengetahui karakter masing-masing. Ada pertemanan yang sudah bertahu-tahun, tapi mereka tidak bisa mengerti satu sama lain. Ada pertemanan yang baru beberapa bulan tapi mereka sudah sangat mengerti satu sama lain. Manusia itu sulit sekali untuk ditebak.

*^*

Hari ini adalah hari perayaan panen kerajaan. Seluruh istana penuh dengan orang berlalu-lalang sambil membawa banyak sekali hasil panen. Acara ini dipimpin oleh Ratu, nantinya Ratu akan melihat satu-persatu hasil panen nya. Jika hasil panen nya bagus maka akan ada hadiah serta diberikan nilai dan dia boleh mengikuti perayaan ditahun berikutnya dan boleh menjual hasil taninya keluar kerajaan. Namun jika nilainya buruk maka dia tidak boleh menjual nya keluar dan tidak boleh mengikuti perayaan di tahun berikutnya. Dia akan mengikutinya di tahun berikutnya lagi.

Dalam perayaan ini juga ada jamuan kerajaan yang diberikan, inilah yang menarik minat masyarakat, juga pada hari ini gerbang kerajaan dibuka untuk umum. Siapapun boleh memasuki istana.

" Entah kenapa aku sangat suka saat melihat semua orang bahagia seperti ini" Xiao Shi melihat keseluruh penjuru, masyarakat dan para staff kerajaan berbaur disana. Tidak ada kesenjangan sosial ataupun perbedaan status, ini pemandangan yang indah baginya.

Seorang anak laki-laki berlari dan mengahampirinya seorang diri, anak itu memberi hormat pada Xiao Shi.

" Tuan Putri" Hormatnya sambil membungkukan badan nya. Xiao Shi mencoba mensejajarkan badan nya dengan anak laki-laki itu, dia sekitar berumur 5 atau 6 tahun jika dilihat dari tingginya.

" Hai, dimana orang tua mu" Xiao Shi merasa gemas pada anak itu, anak kecil itu terlihat tampan.

" Mereka sedang mengobrol disana" anak kecil itu menunjuk ke arah dimana orang tua nya berada.

" Kau tidak boleh jauh-jauh dari orang tuamu. Mengerti?" Xiao Shi menoel hidung anak itu. Anak itu hanya menganggukan kepalanya.

" Jadi, ada apa kau menghampiriku?" kali ini Xiao Shi menggenggam kedua tangan anak itu dan menatap matanya lembut.

" Aku hanya ingin bertanya. Bolehkah?" ucapnya

" Tentu saja. Katakan, apa yang ingin kau ketahui?"

" Kenapa warna bajumu seperti tidak berubah? Kau hanya mengenakan baju berwarna ini setiap tahun nya. Apakah kau menyukai warna ini?" anak kecil itu bertanya dengan wajah yang sangat menggemaskan.

Xiao Shi mengernyitkan dahinya. Dia adalah anak yang pintar diusianya yang terbilang masih sangat kecil. Dia bisa memperhatikan sekitar bahkan mengingatnya. Xiao Shi harap kelak anak ini akan memasuki lingkungan kerajaan, agar dia bisa mengabdikan kecerdasan nya pada kerajaan.

Ya, jika dihitung-hitung, sudah hampir 2 tahun Xiao Shi ada disini dan dia memang kebetulan selalu menggunakan pakaian berwarna biru saat perayaan.

Ini adalah perayaan panen kedua yang dia hadiri. Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat disini.

" Hmm. Kenapa? Apakah aku terlihat jelek mengenakan ini?"

" Tidak"

" Aku hanya menyukai beberapa warna jadi pakaian ku juga hanya memiliki beberapa warna saja"

" Jadi, kau menyukai warna biru?"

Xiao Shi menganggukan kepalanya.

" Ah, aku mengerti"

" Haruskah aku mencoba warna lainnya?" Xiao Shi bertanya.

" Tidak, kau cantik memakai warna itu" mendengar pujian yang dilontarkan anak kecil itu Xiao Shi ingin tertawa terbahak-bahak. Bagaimana bisa anak sekecil ini belajar menggombal.

" Benarkah? Tapi kau tidak bisa melihat wajahku"

" Tapi kau tetap terlihat cantik"

Xiao Shi mengelus kepalanya lembut, lalu ia melihat kedua orang tua anak seperti sedang mencari sesuatu.

" Sepertinya orang tua mu mencarimu, pergilah, jangan membuat mereka khawatir" anak kecil itu kembali menganggukan kepalanya, lalu memberi salam perpisahan sebelum dia pergi menghampiri orang tuanya.

" Selamat tinggal Putri"

Xiao Shi melambaikan tangan nya mengantar kepergian anak itu.

" Bukankah dia menggemaskan, putri?" Tanya Yuan.

" Ya, kau benar"

Saat hendak melanjutkan perjalanan nya mengelilingi pesta, Xiao Shi merasakan getaran aneh dalam dirinya. Jantungnya berdebar sangat cepat.

Perasaan apa ini, kenapa aku seperti ini.

" Putri, kau baik-baik saja?"

" Yuan, ikut denganku. Bunga Surgawi dalam bahaya"

" Apa?!! Tapi putri aku-"

Sedetik kemudian mereka berdua menghilang secara tiba-tiba. Xiao Shi membawa Yuan ketempat Bunga surgawi dengan sihir nya agar mereka lebih cepat tiba disana. Saat tiba Xiao Shi melihat semua penjaga disana tergeletak pingsan. Tentu saja itu membuat Yuan dan Xiao Shi panik dan memutuskan untuk masuk lebih dalam.

Saat hampir mendekati pintu masuk Ruangan bunga itu, Xiao Shi melihat seseorang sedang berusaha membuka pintunya. Dia terus menyalurkan sihir nya kepintu itu berharap pintunya terbuka. Tapi tidak berhasil. Dia terus mencobanya berkali-kali, Yuan sempat ingin menghampirinya namun ditahan oleh Xiao Shi.

Saat melihat orang itu, Xiao Shi melihat gambaran seorang wanita paruh baya sedang terbaring lemah ditemani oleh tiga orang anaknya. Dua anak kecil, pria dan wanita. Dan yang tertua adalah pria, dan pria itu adalah dia.

Jika ibunya sedang sakit, untuk apa dia kesini? Dan menerobos penjagaan ini.

Xiao Shi melangkah maju sedikit lebih dekat.

" Siapa Kau?!!"

|

|

|

|

|

|

bersambung......

Terpopuler

Comments

Bzaa

Bzaa

siapa kah dia

2025-03-13

0

dita18

dita18

mungkin kah calon jodoh mu sdh muncul di kerajaan wang putri Xiao Shi

2023-11-05

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 — Tugas
2 Episode 2 — Akhir Kisah
3 Episode 3 — Kerajaan Wang
4 Episode 4 — Transmigrasi
5 Episode 5 — Keluarga
6 Episode 6 — Kutukan (?)
7 NOTES
8 Episode 7 — Penolakan
9 Episode 8 - Bukti
10 Episode 9 - Bunga Surgawi
11 Episode 10 - Tanda
12 Episode 11 - Perayaan
13 Episode 12 - Feng Yue
14 Episode 13 - Bunga Christaldeu
15 Episode 14 - Hutan Liar
16 Episode 15 - Fakta
17 Episode 16 - Naga Legendaris
18 Episode 17 - Pedang Moksha
19 Episode 18 - Sang Penguasa
20 Episode 19 - Berperang (?)
21 Episode 20 - Keputusan
22 Episode 21 - Syarat
23 Episode 22 - Keputusan 2
24 Episode 23 - Jendral Chi
25 Episode 24 - Asal Usul
26 Episode 25 - Rumor
27 Episode 26 - Pernikahan
28 Episode 27 - Malam Pertama
29 Episode 28 - Permaisuri
30 Episode 29 - Membela
31 episode 30 - Merasa Tersakiti
32 Episode 31 - Rencana
33 Episode 32 - Jamuan
34 Episode 33 - Inspektur Pengadilan?
35 Episode 34 - Tuan Hao
36 Episode 35 - Kita tahu!
37 Episode 36 - Berdebar
38 Episode 37 - Menyerah?
39 PENGUMUMAN!!!
40 Episode 38 - Memberikan Dekrit?
41 Episode 39 - Rencana
42 Episode 40 - Rencana 2
43 Episode 41 - Kejujuran Fu Tong
44 Episode 42 - Pendukung
45 Episode 43 - Yanran
46 Episode 44 - Tempat Latihan
47 Episode 44 - Rencana Licik (?)
48 Episode 45 - Terpancing
49 Episode 46 - Kesepakatan
50 Episode 47 - Kemenangan (?)
51 Episode 48 - Ketahuan
52 Episode 49 - Berpindah Tuan(?)
53 Episode 50 - Mimpi ( Fu Tong)
54 Episode 51 - Pelatihan Pertama Fu Tong
55 Episode 52 - Lulus (?)
56 Episode 53 - Ternyata.......
57 Episode 54 - Emosi
58 Episode 55 - Kemenangan Mao (?)
59 Episode 56 - .....
60 Episode 57 - Alam Langit?
61 Episode 58 - ???
62 Episode 59
63 Episode 60
64 Episode 61
65 Episode 62
66 Episode 63
67 Episode 64
68 PENGUMUMAN
69 Episode 65
70 Episode 66
71 Episode 67
72 Episode 68
73 Episode 69
74 Episode 70
75 Episode 71
76 Episode 72
77 Episode 73
78 Episode 74
79 Episode 75
80 Episode 76
81 Episode 77
82 Episode 78
83 Episode 79
84 Episode 80
85 Episode 81
86 Episode 82
87 Episode 83
88 Episode 84
89 Episode 85
90 Episode 86
91 Episode 87
92 Episode 88
93 Episode 89
94 Episode 90
95 Episode 91
96 Episode 92
97 Episode 93
98 Episode 94
99 Episode 95
100 Episode 96
101 Episode 97
102 Episode 98
103 Episode 99
104 Episode 100
105 Episode 101
106 Episode 102
107 Episode 103
108 Episode 104
109 episode 105
110 episode 106
111 Episode 107
112 Episode 108
113 Episode 109
114 episode 110
115 Episode 111
116 Episode 112
117 Episode 113
118 Episode 114
119 Episode 115
120 Episode 116
121 Episode 117 — Kunjungan ke padepokan
122 Episode 118 — keegoisan Xiao Shi
123 Episode 119 - pertarungan tak terhindar kan
124 Episode 120 - Persiapan Perang
125 Episode 121 - Perang
126 Episode 122 - Kesedihan mendalam
127 Episode 123 - Kesedihan Mendalam 2
128 Episode 124 - Menyerahkann Nyawa
129 Episode 125 - Kebingungan
130 Episode 126 - Membaik
131 Episode 127 - Hukuman
132 Episode 128 - Hukuman 2
133 Eps 129 - Belasungkawa Jendral Chi
134 Episode 130 - Tangisan
135 Episode 131 - Berkumpul
136 Episode 132 - Flashback
137 Episode 133 - Rencana
138 Episode 134 - Perintah
139 Episode 135 - Permintaan Terakhir (?)
140 Episode 136 - Pernikahan Ganda
141 Episode 137 - Penyerangan
142 Episode 138 - Perang
143 Episode 139 - Kekalahan
144 Episode 140 - Gejolak Energi
145 Episode 141 - Kemenangan Telak
146 Episode 142 - Berontak?
147 Episode 143 - Bertanggung jawab
148 Episode 144 - Akhir kisah
149 Episode 145 - Akhir Bahagia
Episodes

Updated 149 Episodes

1
Episode 1 — Tugas
2
Episode 2 — Akhir Kisah
3
Episode 3 — Kerajaan Wang
4
Episode 4 — Transmigrasi
5
Episode 5 — Keluarga
6
Episode 6 — Kutukan (?)
7
NOTES
8
Episode 7 — Penolakan
9
Episode 8 - Bukti
10
Episode 9 - Bunga Surgawi
11
Episode 10 - Tanda
12
Episode 11 - Perayaan
13
Episode 12 - Feng Yue
14
Episode 13 - Bunga Christaldeu
15
Episode 14 - Hutan Liar
16
Episode 15 - Fakta
17
Episode 16 - Naga Legendaris
18
Episode 17 - Pedang Moksha
19
Episode 18 - Sang Penguasa
20
Episode 19 - Berperang (?)
21
Episode 20 - Keputusan
22
Episode 21 - Syarat
23
Episode 22 - Keputusan 2
24
Episode 23 - Jendral Chi
25
Episode 24 - Asal Usul
26
Episode 25 - Rumor
27
Episode 26 - Pernikahan
28
Episode 27 - Malam Pertama
29
Episode 28 - Permaisuri
30
Episode 29 - Membela
31
episode 30 - Merasa Tersakiti
32
Episode 31 - Rencana
33
Episode 32 - Jamuan
34
Episode 33 - Inspektur Pengadilan?
35
Episode 34 - Tuan Hao
36
Episode 35 - Kita tahu!
37
Episode 36 - Berdebar
38
Episode 37 - Menyerah?
39
PENGUMUMAN!!!
40
Episode 38 - Memberikan Dekrit?
41
Episode 39 - Rencana
42
Episode 40 - Rencana 2
43
Episode 41 - Kejujuran Fu Tong
44
Episode 42 - Pendukung
45
Episode 43 - Yanran
46
Episode 44 - Tempat Latihan
47
Episode 44 - Rencana Licik (?)
48
Episode 45 - Terpancing
49
Episode 46 - Kesepakatan
50
Episode 47 - Kemenangan (?)
51
Episode 48 - Ketahuan
52
Episode 49 - Berpindah Tuan(?)
53
Episode 50 - Mimpi ( Fu Tong)
54
Episode 51 - Pelatihan Pertama Fu Tong
55
Episode 52 - Lulus (?)
56
Episode 53 - Ternyata.......
57
Episode 54 - Emosi
58
Episode 55 - Kemenangan Mao (?)
59
Episode 56 - .....
60
Episode 57 - Alam Langit?
61
Episode 58 - ???
62
Episode 59
63
Episode 60
64
Episode 61
65
Episode 62
66
Episode 63
67
Episode 64
68
PENGUMUMAN
69
Episode 65
70
Episode 66
71
Episode 67
72
Episode 68
73
Episode 69
74
Episode 70
75
Episode 71
76
Episode 72
77
Episode 73
78
Episode 74
79
Episode 75
80
Episode 76
81
Episode 77
82
Episode 78
83
Episode 79
84
Episode 80
85
Episode 81
86
Episode 82
87
Episode 83
88
Episode 84
89
Episode 85
90
Episode 86
91
Episode 87
92
Episode 88
93
Episode 89
94
Episode 90
95
Episode 91
96
Episode 92
97
Episode 93
98
Episode 94
99
Episode 95
100
Episode 96
101
Episode 97
102
Episode 98
103
Episode 99
104
Episode 100
105
Episode 101
106
Episode 102
107
Episode 103
108
Episode 104
109
episode 105
110
episode 106
111
Episode 107
112
Episode 108
113
Episode 109
114
episode 110
115
Episode 111
116
Episode 112
117
Episode 113
118
Episode 114
119
Episode 115
120
Episode 116
121
Episode 117 — Kunjungan ke padepokan
122
Episode 118 — keegoisan Xiao Shi
123
Episode 119 - pertarungan tak terhindar kan
124
Episode 120 - Persiapan Perang
125
Episode 121 - Perang
126
Episode 122 - Kesedihan mendalam
127
Episode 123 - Kesedihan Mendalam 2
128
Episode 124 - Menyerahkann Nyawa
129
Episode 125 - Kebingungan
130
Episode 126 - Membaik
131
Episode 127 - Hukuman
132
Episode 128 - Hukuman 2
133
Eps 129 - Belasungkawa Jendral Chi
134
Episode 130 - Tangisan
135
Episode 131 - Berkumpul
136
Episode 132 - Flashback
137
Episode 133 - Rencana
138
Episode 134 - Perintah
139
Episode 135 - Permintaan Terakhir (?)
140
Episode 136 - Pernikahan Ganda
141
Episode 137 - Penyerangan
142
Episode 138 - Perang
143
Episode 139 - Kekalahan
144
Episode 140 - Gejolak Energi
145
Episode 141 - Kemenangan Telak
146
Episode 142 - Berontak?
147
Episode 143 - Bertanggung jawab
148
Episode 144 - Akhir kisah
149
Episode 145 - Akhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!