Episode 9 - Bunga Surgawi

Hari demi hari semakin baik, seluruh anggota kerajaan mulai menerima keberadaan nya disana. Dia memang putri yang anggun dan berwibawa. Tapi terkadang dia juga sangat cerewet dan seorang pelawak handal. Candaan nya selalu berhasil mengocok perut semua orang.

Sudah satu tahun Xiao Shi ada disini. Waktu sungguh berlalu begitu cepat. Dia menghabiskan waktunya setiap hari layaknya seorang putri, belajar, belajar dan terus belajar. Banyak hal tentang dunia ini yang perlu dia pelajari. Namun karna kerja kerasnyalah pendidikan yang seharusnya selesai dalam waktu dua tahun, justru Xiao Shi selesaikan dalam waktu kurang dari setahun.

Itu adalah pendidikan yang membosankan untuknya. Disana dia diajarkan bagaimana bersikap sopan dan anggun. Tata cara berprilaku seorang bangsawan, cara makan yang benar, duduk yang benar, dan lain-lain. Xiao Shi sempat merengek pada ayahnya bahwa dia tidak akan mengikuti pendidikan nya lagi dibulan ke-3 karna itu membosankan. Namun ayahnya justru malah membuat kesepakatan dengannya.

Motivasinya belajar dengan keras adalah karna ayahnya mengatakan jika ia boleh berjalan-jalan mengelilingi kerajaan ketika pendidikan nya selesai. Dan itulah yang dia lakukan saat ini, hari ini dia memutuskan untuk berjalan-jalan dengan Yuan, seperti biasa.

"Tempat apa yang belum aku kunjungi, Yuan?"

" Saya rasa sudah semua Putri"

Xiao Shi memanyunkan bibirnya, sedikit kecewa mendengar jawaban dari pelayan nya itu, dia masih berharap dia bisa mengunjungi tempat yang berbeda lagi setiap harinya. Tiba-tiba dia teringat sesuatu.

" Yuan, bukankah kau tidak pernah membawaku untuk melihat Bunga Surgawi. Aku ingin melihatnya, selama ini aku hanya mencium baunya saja, tapi tidak tau bagaimana bentuknya." Xiao Shi benar-benar penasaran seperti apa keindahan Bunga Surgawi itu.

Ayahnya selalu mengatakan bahwa bunga itu tergantung padanya, hidup atau mati Xiao Shi lah yang memutuskan. Itu aneh pikirnya, sejak kapan kehidupan tumbuhan bergantung pada jiwa manusia? Terlebih itu adalah bunga yang turun dari langit. Tapi memang banyak hal aneh disini, dunia ini adalah dunia sihir. Banyak hal dilakukan oleh sihir, seperti mengendalikan air, membuat api, mendatangkan petir. Ahh rasanya seperti kamu menjadi ironman, eh tidak, mungkin rasanya seperti menjadi avatar.

Dan tau yang lebih hebat lagi? Dia merasa sepertinya langit sudah tidak diberikan kepada mba rara lagi. Karna sekarang dirinya bisa menurunkan dan menahan hujan juga.

" Yuan, bagaimana? Apa kau akan mengantarku?"

" Maaf putri, saya tidak bisa mengantar anda kesana" lagi-lagi jawaban yang diberikan oleh Yuan mengecewakan nya.

" Tapi kenapa?"

" Bunga Surgawi dijaga sangat ketat, dan hanya anggota kerajaan yang dapat kesana. Jika pun orang luar ingin melihatnya itu harus dengan izin Raja dan dengan tujuan yang Jelas."

" Tapi aku adalah anggota kerajaan, kenapa aku tidak bisa kesana"

" Anda bisa melakukan nya Putri. Tapi karna saya tidak pernah kesana saya tidak tau dimana itu berada, jika anda benar-benar menginginkan nya, anda bisa meminta bantuan Pangeran." Xiao Shi hanya manggut-manggut mendengar penjelasan yang diberikan oleh pelayan nya itu.

" Baiklah, ayo temui kakak!"

Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan nya sekaligus mencari keberadaan salah satu kakaknya.

Tidak ada satupun kakaknya yang terlihat, dia sudah mencari ke semua tempat yang selalu dikunjungi kakaknya, tapi semuanya tidak ada. Kemana mereka semua, pikirnya. Sekarang, hanya tinggal satu tempat yang belum dikunjungi, yaitu taman kerajaan.

Xiao Shi melangkahkan kakinya menuju taman, dan benar saja, semua anggota kerajaan tengah berkumpul disana, termasuk selir dan putrinya. Oh ya, kalian perlu tau bahwa sedari awal Selir dan anaknya itu tidak pernah tau wajah Xiao Shi dibalik cadanya. Saat pembukaan topengnya, itu hanya dihadiri oleh keluarga intinya saja.

" Ternyata kalian semua disini, fyuhhh aku lelah mencari kalian kesana-kemari" lenguhnya,

" Shir'er, ada apa kau mencari kami? Apa jalan-jalanmu sudah selesai, kenapa hari ini sangat cepat?" tanya Pangeran Yan. Raja yang mengetahui jika putrinya itu selalu berjalan-jalan setiap hari hanya tersenyum ketika melihat putra nya meledek adik bungsunya itu.

" Tidak! Jalan-jalanku belum selesai. Karna itu aku mencarimu?"

" Siapa yang kau cari sebenarnya adik?" Cheng merasa bingung dengan adiknya itu.

" Siapapun, aku ingin melihat Bunga Surgawi. Apa ada yang ingin mengantarku?" ucapnya antusias.

Mereka semua diam, tidak ada yang berbicara sedikitpun. Pasalnya adalah mereka tidak tau apa yang akan terjadi jika keduanya dipertemukan. Akankah terjadi sesuatu diluar kendali mereka, atau justru ada anugrah lain. Tidak ada yang dapat memastikannya.

Tapi jika tidak coba tidak akan ada yang tahu. Jadi, apa salahnya?

" Ayo kesana" Raja tidak tau apa yang akan terjadi. Baginya menyenangkan putrinya adalah prioritas utamanya.

" YEAYYYYY!!" Xiao Shi bersorak kegirangan membuat kakak dan ibunya menggeleng-gelengkan kepalanya tidak percaya dengan apa yang dilakukan nya.

*^*

Mereka saat ini berada didepan sebuah pintu besar yang terbuat dari besi. Banyak sekali pengawal yang diletakkan disana, mereka semua berjajar siaga untuk menjaga apa yang ada di dalam pintu itu.

Ya, didalam pintu itulah Bunga Surgawi terdapat. Aroma harumnya semakin menusuk hidung jika dicium dari dekat seperti ini.

Ada gelenyar aneh juga yang dirasakan oleh Xiao Shi, jantungnya serasa berdebar lebih cepat, dan tanda sayap dilengannya juga terasa berdenyut.

Apa ini, apa yang terjadi?

Raja sedang melafalkan sebuah mantra, lalu ia mengarahkan kedua tangan nya kearah pintu besar itu. Seketika tanah yang dia pijak bergoyang dengan keras, dan semakin keras. Sehingga terbukalah pintu itu dan menampakan sebuah bunga berwarna putih yang sangat bercahaya. Bunga itu memliki banyak kelopak, jika dilihat dari jauh bunga itu terlihat seperti mawar putih. Tapi bukan, bunga ini sangat besar, ukuran bunga sebesar ini terjadi pada bunga raflesia jika dijaman sekarang, atau mungkin lebih besar dari raflesia. Hanya saja, bunga ini mengeluarkan bau yang sangat harum.

Selain besar, dan bercahaya, bunga ini juga memiliki inti bunga yang berwarna hitam. Disana terlihat seperti kelopak-kelopak putih besar itu melindungi inti hitamnya. Bunga itu juga dikelilingi asap-asap yang berkeliling disekitarnya. Seluruh isi ruangan juga merambat akar-akar besar yang berasal dari bunga ini.

Dia tetaplah bunga walaupun ukurannya besar, tapi bagaimana dia bisa memiliki akar rambat yang besar seperti ini layak nya sebuah pohon.

"Xiao Shi? Apa kau merasakan sesuatu?" melihat putrinya melamun Raja merasa sangat Khawatir

" Aku ingin menyentuhnya ayah. Bolehkah?" tanyanya dengan wajah yang sangat melas, entah apa yang terjadi padanya.

Raja terlihat bingung, tidak ada yang pernah menyentuhnya sebelumnya. Tidak ada yang tahu apakah itu akan berbahaya jika disentuh atau tidak. Raja hanya diam bergeming, berpikir dengan keras takut-takut keputusan nya itu justru akan mencelakai putrinya.

Lama Raja berpikir sampai akhirnya dia menganggukan kepalanya ragu. Entah keputusan ini benar atau tidak, tapi seolah ada dorongan bahwa dia harus mengizinkan putrinya menyentuh bunga itu.

Mellihat anggukan dari ayahnya, Xiao Shi perlahan mendekat ke arah bunga itu. Disentuhnya kelopak berwarna putih bersih itu dengan ragu-ragu, lalu dia memejamkan mataya takut terjadi sesuatu.

Tapi tidak ada yang terjadi.

Hening, itu yang dia rasakan.

" Ayah, ibu?"

Tidak ada yang menyahut. Xiao Shi membuka matanya dan melihat ke sekitar. Tidak mugkin!!! Tidak ada siapapun disana. Tidak ada keluarganya, tidak ada para pengawal, bahkan bunga besar itupun tidak ada. Dia berada diruangan yang sama, namun disana kosong, tidak ada apapun termasuk akar-akar besar yang tadi merambat diseluruh dinding. Semuanya kosong.

Apa yang terjadi?

|

|

|

bersambung......

Terpopuler

Comments

Yuli Yanti

Yuli Yanti

❤️❤️❤️

2024-02-20

1

dita18

dita18

pkah Xiao Shi tdk melatih diri nya dg berkultivasi

2023-11-05

0

Dewi Ansyari

Dewi Ansyari

Penasaran apa yg terjadi dengan Shier dan juga bunga surgawinya

2023-10-30

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 — Tugas
2 Episode 2 — Akhir Kisah
3 Episode 3 — Kerajaan Wang
4 Episode 4 — Transmigrasi
5 Episode 5 — Keluarga
6 Episode 6 — Kutukan (?)
7 NOTES
8 Episode 7 — Penolakan
9 Episode 8 - Bukti
10 Episode 9 - Bunga Surgawi
11 Episode 10 - Tanda
12 Episode 11 - Perayaan
13 Episode 12 - Feng Yue
14 Episode 13 - Bunga Christaldeu
15 Episode 14 - Hutan Liar
16 Episode 15 - Fakta
17 Episode 16 - Naga Legendaris
18 Episode 17 - Pedang Moksha
19 Episode 18 - Sang Penguasa
20 Episode 19 - Berperang (?)
21 Episode 20 - Keputusan
22 Episode 21 - Syarat
23 Episode 22 - Keputusan 2
24 Episode 23 - Jendral Chi
25 Episode 24 - Asal Usul
26 Episode 25 - Rumor
27 Episode 26 - Pernikahan
28 Episode 27 - Malam Pertama
29 Episode 28 - Permaisuri
30 Episode 29 - Membela
31 episode 30 - Merasa Tersakiti
32 Episode 31 - Rencana
33 Episode 32 - Jamuan
34 Episode 33 - Inspektur Pengadilan?
35 Episode 34 - Tuan Hao
36 Episode 35 - Kita tahu!
37 Episode 36 - Berdebar
38 Episode 37 - Menyerah?
39 PENGUMUMAN!!!
40 Episode 38 - Memberikan Dekrit?
41 Episode 39 - Rencana
42 Episode 40 - Rencana 2
43 Episode 41 - Kejujuran Fu Tong
44 Episode 42 - Pendukung
45 Episode 43 - Yanran
46 Episode 44 - Tempat Latihan
47 Episode 44 - Rencana Licik (?)
48 Episode 45 - Terpancing
49 Episode 46 - Kesepakatan
50 Episode 47 - Kemenangan (?)
51 Episode 48 - Ketahuan
52 Episode 49 - Berpindah Tuan(?)
53 Episode 50 - Mimpi ( Fu Tong)
54 Episode 51 - Pelatihan Pertama Fu Tong
55 Episode 52 - Lulus (?)
56 Episode 53 - Ternyata.......
57 Episode 54 - Emosi
58 Episode 55 - Kemenangan Mao (?)
59 Episode 56 - .....
60 Episode 57 - Alam Langit?
61 Episode 58 - ???
62 Episode 59
63 Episode 60
64 Episode 61
65 Episode 62
66 Episode 63
67 Episode 64
68 PENGUMUMAN
69 Episode 65
70 Episode 66
71 Episode 67
72 Episode 68
73 Episode 69
74 Episode 70
75 Episode 71
76 Episode 72
77 Episode 73
78 Episode 74
79 Episode 75
80 Episode 76
81 Episode 77
82 Episode 78
83 Episode 79
84 Episode 80
85 Episode 81
86 Episode 82
87 Episode 83
88 Episode 84
89 Episode 85
90 Episode 86
91 Episode 87
92 Episode 88
93 Episode 89
94 Episode 90
95 Episode 91
96 Episode 92
97 Episode 93
98 Episode 94
99 Episode 95
100 Episode 96
101 Episode 97
102 Episode 98
103 Episode 99
104 Episode 100
105 Episode 101
106 Episode 102
107 Episode 103
108 Episode 104
109 episode 105
110 episode 106
111 Episode 107
112 Episode 108
113 Episode 109
114 episode 110
115 Episode 111
116 Episode 112
117 Episode 113
118 Episode 114
119 Episode 115
120 Episode 116
121 Episode 117 — Kunjungan ke padepokan
122 Episode 118 — keegoisan Xiao Shi
123 Episode 119 - pertarungan tak terhindar kan
124 Episode 120 - Persiapan Perang
125 Episode 121 - Perang
126 Episode 122 - Kesedihan mendalam
127 Episode 123 - Kesedihan Mendalam 2
128 Episode 124 - Menyerahkann Nyawa
129 Episode 125 - Kebingungan
130 Episode 126 - Membaik
131 Episode 127 - Hukuman
132 Episode 128 - Hukuman 2
133 Eps 129 - Belasungkawa Jendral Chi
134 Episode 130 - Tangisan
135 Episode 131 - Berkumpul
136 Episode 132 - Flashback
137 Episode 133 - Rencana
138 Episode 134 - Perintah
139 Episode 135 - Permintaan Terakhir (?)
140 Episode 136 - Pernikahan Ganda
141 Episode 137 - Penyerangan
142 Episode 138 - Perang
143 Episode 139 - Kekalahan
144 Episode 140 - Gejolak Energi
145 Episode 141 - Kemenangan Telak
146 Episode 142 - Berontak?
147 Episode 143 - Bertanggung jawab
148 Episode 144 - Akhir kisah
149 Episode 145 - Akhir Bahagia
Episodes

Updated 149 Episodes

1
Episode 1 — Tugas
2
Episode 2 — Akhir Kisah
3
Episode 3 — Kerajaan Wang
4
Episode 4 — Transmigrasi
5
Episode 5 — Keluarga
6
Episode 6 — Kutukan (?)
7
NOTES
8
Episode 7 — Penolakan
9
Episode 8 - Bukti
10
Episode 9 - Bunga Surgawi
11
Episode 10 - Tanda
12
Episode 11 - Perayaan
13
Episode 12 - Feng Yue
14
Episode 13 - Bunga Christaldeu
15
Episode 14 - Hutan Liar
16
Episode 15 - Fakta
17
Episode 16 - Naga Legendaris
18
Episode 17 - Pedang Moksha
19
Episode 18 - Sang Penguasa
20
Episode 19 - Berperang (?)
21
Episode 20 - Keputusan
22
Episode 21 - Syarat
23
Episode 22 - Keputusan 2
24
Episode 23 - Jendral Chi
25
Episode 24 - Asal Usul
26
Episode 25 - Rumor
27
Episode 26 - Pernikahan
28
Episode 27 - Malam Pertama
29
Episode 28 - Permaisuri
30
Episode 29 - Membela
31
episode 30 - Merasa Tersakiti
32
Episode 31 - Rencana
33
Episode 32 - Jamuan
34
Episode 33 - Inspektur Pengadilan?
35
Episode 34 - Tuan Hao
36
Episode 35 - Kita tahu!
37
Episode 36 - Berdebar
38
Episode 37 - Menyerah?
39
PENGUMUMAN!!!
40
Episode 38 - Memberikan Dekrit?
41
Episode 39 - Rencana
42
Episode 40 - Rencana 2
43
Episode 41 - Kejujuran Fu Tong
44
Episode 42 - Pendukung
45
Episode 43 - Yanran
46
Episode 44 - Tempat Latihan
47
Episode 44 - Rencana Licik (?)
48
Episode 45 - Terpancing
49
Episode 46 - Kesepakatan
50
Episode 47 - Kemenangan (?)
51
Episode 48 - Ketahuan
52
Episode 49 - Berpindah Tuan(?)
53
Episode 50 - Mimpi ( Fu Tong)
54
Episode 51 - Pelatihan Pertama Fu Tong
55
Episode 52 - Lulus (?)
56
Episode 53 - Ternyata.......
57
Episode 54 - Emosi
58
Episode 55 - Kemenangan Mao (?)
59
Episode 56 - .....
60
Episode 57 - Alam Langit?
61
Episode 58 - ???
62
Episode 59
63
Episode 60
64
Episode 61
65
Episode 62
66
Episode 63
67
Episode 64
68
PENGUMUMAN
69
Episode 65
70
Episode 66
71
Episode 67
72
Episode 68
73
Episode 69
74
Episode 70
75
Episode 71
76
Episode 72
77
Episode 73
78
Episode 74
79
Episode 75
80
Episode 76
81
Episode 77
82
Episode 78
83
Episode 79
84
Episode 80
85
Episode 81
86
Episode 82
87
Episode 83
88
Episode 84
89
Episode 85
90
Episode 86
91
Episode 87
92
Episode 88
93
Episode 89
94
Episode 90
95
Episode 91
96
Episode 92
97
Episode 93
98
Episode 94
99
Episode 95
100
Episode 96
101
Episode 97
102
Episode 98
103
Episode 99
104
Episode 100
105
Episode 101
106
Episode 102
107
Episode 103
108
Episode 104
109
episode 105
110
episode 106
111
Episode 107
112
Episode 108
113
Episode 109
114
episode 110
115
Episode 111
116
Episode 112
117
Episode 113
118
Episode 114
119
Episode 115
120
Episode 116
121
Episode 117 — Kunjungan ke padepokan
122
Episode 118 — keegoisan Xiao Shi
123
Episode 119 - pertarungan tak terhindar kan
124
Episode 120 - Persiapan Perang
125
Episode 121 - Perang
126
Episode 122 - Kesedihan mendalam
127
Episode 123 - Kesedihan Mendalam 2
128
Episode 124 - Menyerahkann Nyawa
129
Episode 125 - Kebingungan
130
Episode 126 - Membaik
131
Episode 127 - Hukuman
132
Episode 128 - Hukuman 2
133
Eps 129 - Belasungkawa Jendral Chi
134
Episode 130 - Tangisan
135
Episode 131 - Berkumpul
136
Episode 132 - Flashback
137
Episode 133 - Rencana
138
Episode 134 - Perintah
139
Episode 135 - Permintaan Terakhir (?)
140
Episode 136 - Pernikahan Ganda
141
Episode 137 - Penyerangan
142
Episode 138 - Perang
143
Episode 139 - Kekalahan
144
Episode 140 - Gejolak Energi
145
Episode 141 - Kemenangan Telak
146
Episode 142 - Berontak?
147
Episode 143 - Bertanggung jawab
148
Episode 144 - Akhir kisah
149
Episode 145 - Akhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!