Episode 8 - Bukti

Sejak kejadian di aula tadi, tak ada yang tidak membicarakan mengenai sang putri. terutama mengenai wajahnya yang ia tutupi, semua orang mengira wajah putri terkena penyakit kulit sehingga membuat wajahnya buruk rupa dan harus menutup nya. Hal itu juga banyak disetujui oleh orang banyak.

Disamping semua orang membicarakan dirinya, sang putri justru kini sedang asik dengan tabib yang dikirim oleh ayahnya.

" Kau masih sangat muda untuk ukuran tabib kerajaan, long" ya, mereka setuju untuk memanggil sang tabib langsung dengan nama tanpa penyebutan gelar nya. dilihat dari umur mereka yang tidak terlalu jauh, Long merasa sangat sungkan jika dirinya dipanggil dengan embel-embel tabib oleh Xiao Shi. Terlebih dari awal sang putri memintanya untuk menganggapnya seperti seorang teman.

" Dan kau juga masih sangat muda untuk seseorang yang mengetahui begitu banyak hal tentang pengobatan, umurmu bahkan masih dibawahku" balas Long.

" Ya ya kau benar" ucap Xiao Shi sambil tertawa.

" Apa ini sudah cukup halus?" Long menyodorkan mangkuk berisi rempah-rempah.

" Sempurna, kau memang pantas menjadi seorang tabib kerajaan" pujinya.

" Kau selalu memujiku sejak tadi, putri"

" Apakah tidak boleh?"

" Tentu saja boleh, tidak ada yang melarangmu"

Xiao Shi hanya tersenyum, walaupun senyuman nya tidak bisa dilihat oleh Long.

" Baiklah Long, terimakasih untuk kerja kerasmu malam ini, aku masih membutuhkanmu besok aku harap kau tidak keberatan jika aku merepotkanmu lagi." ucapnya sambil mengantar Long keluar.

" Dengan senang hati putri, jika kau butuh sesuatu katakan saja kepadaku"

" hmm"

" Selamat beristirahat putri, semoga tidurmu nyenyak"

Dia cukup baik, dan juga tampan. -batin Xiao Shi

*^*

Pagi ini kerajaan sudah sangat riuh, mereka semua telah berkumpul di aula seperti yang diperintahkan kemarin.

Terdapat sebuah meja, dengan dua mangkuk  terisi air yang sudah dicampurkan dengan rempah rempah kemarin. air itu terlihat seperti air pada umumnya, tidak berwarna dan tidak berbau, hanya saja air itu mengeluarkan uap  layaknya air panas.

Seluruh anggota kerajaan telah berkumpul, termasuk sang putri dan tabib Long.

" Apa yang ada didepan ini Putriku" tanya Raja menunjuk kedua mangkuk didepannya.

Xiao Shi memajukan beberapa langkahnya kedepan, diikuti oleh tabib Long.

" Ini adalah ramuan yang telah aku buat semalam dengan bantuan dari Tabib Long, dan ramuan ini yang akan membuktikan apakah aku adalah keluarga kalian atau bukan." jelasnya dengan sangat percaya diri.

Aula bergemuruh dengan suara suara bisikan.

'bagaimana bisa sebuah ramuan membuktikan ikatan darah.'

'apakah dia melakukan sihir terlarang.'

'apa yang dia perbuat, itu mustahil, dia terlalu memaksakan kehendak.'

dan masih banyak lagi.

" Benarkah? kalau begitu jelaskan cara kerjanya putri" ucap Menteri Chun dengan nada yang meremehkan.

"Baik, bisakah aku meminta 2 orang prajurit yang tidak memiliki hubungan darah?"

Awalnya hening, tidak ada yang maju kedepan. Lalu, akhirnya ada dua orang prajurit yang maju dan mengikuti arahan sang putri untuk berdiri tepat didepan mangkuk.

" Terimakasih, bisakah aku meminta 2 orang prajurit lagi yang memiliki hubungan darah?"

Lalu dua orang juga melangkah maju, terlihat dari parasnya sepertinya mereka kembar. karna mereka terlihat sangat mirip satu sama lain.

" Terimakasih, dan sekarang, Tabib Long, bisakah kau membantuku?"

" Tentu saja Putri" Long mengambil jarum yang sudah disiapkan sebelumnya, lalu dia menusukan jarum itu di kedua prajurit yang tidak memiliki hubungan darah. Dia melakukannya sesuai arahan dari Xiao Shi.

Darah yang keluar dari jari mereka akan dimasukan ke salah satu wadah tadi. awalnya tidak terjadi apa-apa, bahkan Long sendiri merasa ragu, dia tidak pernah menguji cobanya sama sekali, tapi melihat bagaimana putri berbicara tadi dia terlihat sangat percaya diri.

" Apa darahnya menyatu tabib?" sang putri bertanya untuk menyadarkan tabibnya yang terlihat melamun.

Long yang tersadar akan pertanyaan itu segera melihat kedalam wadah, tidak ada yang aneh kecuali,,,,

Tunggu!!

Apa ini? darahnya tidak menyatu? kedua darah itu seolah bertentangan, mereka seperti tetesan air yang diteteskan ke atas minyak, kedua darah itu bahkan saling berjauhan.

" A-apa ini putri?!" Long bertanya dengan gugup dan terkejut, sedangkan Xiao Shi hanya tersenyum seolah mengetahui jawaban nya.

" Ada yang ingin maju kedepan dan melihat hasilnya?" tawarnya.

Beberapa orang maju kedepan untuk memastikan yang terjadi, mereka sama terkejutnya dengan Long sebelumnya. Bagaimana bisa tetesan darah menolak untuk menyatu dengan air. ini mustahil. semua orang hanya saling menatap karna tidak percaya dengan apa yang terjadi.

" Itu menunjukan ketidak cocokan antar darah, mereka menolak untuk bersama karna memiliki darah yang berbeda. Sekarang, jika kalian lihat dua prajurit yang tersisa adalah saudara kembar, apa yang akan terjadi jika darah keduanya disatukan? Tabib Long, bisa kau membantuku lagi?"

Long hanya menganggukan kepalanya, lalu melakukan hal yang serupa seperti sebelumnya.

Setelah beberapa saat darah diteteskan air itu berubah menjadi warna merah pekat, darahnya menyatu dan bahkan bercampur dengan air. Bahkan tercium aroma anyir darah dari mangkuk nya. Lagi dan lagi Long hanya bisa terkejut dan melihat tidak percaya ke arah Putri.

" Kalian boleh melihat hasilnya sendiri kedepan" ucapnya semakin percaya diri.

Tentu saja semakin banyak orang yang berusaha melihat mangkuk itu, mereka tidak bisa percaya teknik ini, bagaimana bisa ikatan darah dibuktikan seperti ini. Putri mencoba masuk kedalam kerumunan itu.

" Lihatlah, darah itu menyatu dan bercampur dengan air, itu menandakan mereka memiliki hubungan darah" ucapnya penuh rasa bangga.

" Apa ada yang ingin mencoba memberikan setetes darahnya pada mangkuk saudara kembar ini?" lanjutnya.

" Aku akan mencobanya" Long yang bersuara, dia merasa tidak percaya dengan apa yang terjadi, dia sendiri yang meraciknya tapi bagaimana ini bisa terjadi, dia tidak pernah mempelajari apapun soal teknik ini.

Long menusuk sendiri jarinya dengan jarum, dan meneteskan darahnya kedalam mangkuk prajurit kembar tadi. begitu darah Long dimasukan kesana, darah yang tadinya bercampur itu menjadi terpisah, tampilan nya sama seperti mangkuk pertama, darah itu berpisah dan menolak bercampur dengan air.

" Ba-bagaimana bisa?" Long memundurkan langkahnya, tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

" Itu terjadi karna kau bukanlah saudara mereka tabib"

Semua orang kembali ricuh, mereka melihat secara langsung keajaiban ini, dan mereka tidak bisa menyangkalnya, ini benar-benar terbukti.

"Jadi, apakah kita sudah bisa mengujikan nya dengan Raja" Putra Mahkota mulai mengeluarkan suaranya.

" Tidak!!" Menteri chun menolaknya tegas.

" Apa masalahmu Menteri?!"

" Hal ini dibuktikan dengan darah, sedangkan seperti yang kita ketahui bahwa Raja tidak boleh terluka sedikitpun, maka---"

" Maka aku yang akan menggantikan ayah" Pangeran Xun bersuara.

" Aku bukanlah raja, bukan juga putra mahkota, ini hanya setetes darah jika kau sangat khawatir tentang itu Menteri" lanjutnya.

" Aku juga " Pangeran Yan yang bersuara kali ini.

" Baiklah, aku setuju" Ucap Raja.

Setelah mendapat persetujuan Raja, Pangeran Xun dan Pangeran Yan mendekat ke arah mangkuk baru yang telah disediakan. begitupun dengan Xiao Shi.

" Lakukanlah tabib" Long yang telah mendapat izin dari sang Pangeran pun segera menusukan jarum pada jari kedua pangeran dan meneteskan darahnya kedalam mangkuk.

Begitu darah kedua pangeran itu diteteskan, mereka langsung menyatu dan larut dengan air, sama hal nya seperti prajurit kembar tadi. Ketika Long akan menusukan jarum nya pada sang putri, dia sempat menatap sang putri untuk meyakinkan.

" Lakukan Long, jika darahku membuat campuran ini terpisah, itu artinya aku bukanlah anggota kerajaan" ucapnya sambil menjulurkan jarinya.

" Aku percaya kau anggota kerajaan, putri" Ucap Long dengan teguh.

Lalu sedetik kemudian, darah sang putri menetes dan masuk kedalam wadah. semua orang was-was termasuk para pangeran. namun yang terjadi adalah darah itu justru semakin berwarna pekat, bahkan aroma anyir darah sangat menyengat dan memenuhi seluruh Aula. Semua orang merasa tegang, bahkan Raja dan Ratu terlihat Gugup.

" Itu artinya...."

" Artinya adalah bahwa putri ini benar benar Putri Wang yang hilang!" Seru Tabib Long dengan bersemangat.

Para keluarga kerajaan bersorak gembira, sang Ratu bahkan langsung menghampiri putrinya dan langsung memeluknya sangat erat. Termasuk Pangeran Yan dan pangeran Xun.

Raja yang melihat itu sangat bahagia dan gembira, dia bangkit dari tahta nya dan menatap semua orang yang berada di Aula.

" Dengan ini, maka terbukti bahwa gadis ini adalah putriku, dia adalah putri kerajan Wang yang telah lama hilang. Wang Xiao Shi TELAH KEMBALIIII!!!!"

Tidak ada yang bisa dibantah, semuanya sudah jelas. Bukti terpampang didepan mata, semua yang tadinya terprovokasi untuk menentang Raja kini mendukung sepenuhnya, mereka kini yakin bahwa putri Wang telah kembali.

" HORMAT KEPADA PUTRI WANG XIAO SHI! SEMOGA PUTRI MEMILIKI UMUR YANG PANJANG!"

Seluruh Menteri, Para pengawal dan pelayan kerajaan bersujud untuk memberikan hormat mereka sambil menyerukan namanya.

"SEMOGA PUTRI MEMILIKI UMUR YANG PANJANG"

"SEMOGA PUTRI MEMILIKI UMUR YANG PANJANG"

"SEMOGA PUTRI MEMILIKI UMUR YANG PANJANG"

Pengetahuanmu terhadap pengobatan membuatku sangat penasaran, Putri. Walaupun aku dianugrahi sebagai tabib termuda tapi ternyata masih ada yang lebih hebat dariku. Siapa kau sebenarnya? Darimana kau sebelumnya? Bisakah aku mengatakan jika aku mulai tertarik padamu? -Tabib Long

|

|

|

|

|

bersambung......

Terpopuler

Comments

Bzaa

Bzaa

kerennnn

2025-03-13

1

Dewi Ansyari

Dewi Ansyari

Akhirnya Shier membuktikan bahwa Dy adalah anak dari Raja yg hilang

2023-10-30

3

ShinShin

ShinShin

tabibnya crewet amat dha kyak emak" kompleks aje

2023-01-30

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 — Tugas
2 Episode 2 — Akhir Kisah
3 Episode 3 — Kerajaan Wang
4 Episode 4 — Transmigrasi
5 Episode 5 — Keluarga
6 Episode 6 — Kutukan (?)
7 NOTES
8 Episode 7 — Penolakan
9 Episode 8 - Bukti
10 Episode 9 - Bunga Surgawi
11 Episode 10 - Tanda
12 Episode 11 - Perayaan
13 Episode 12 - Feng Yue
14 Episode 13 - Bunga Christaldeu
15 Episode 14 - Hutan Liar
16 Episode 15 - Fakta
17 Episode 16 - Naga Legendaris
18 Episode 17 - Pedang Moksha
19 Episode 18 - Sang Penguasa
20 Episode 19 - Berperang (?)
21 Episode 20 - Keputusan
22 Episode 21 - Syarat
23 Episode 22 - Keputusan 2
24 Episode 23 - Jendral Chi
25 Episode 24 - Asal Usul
26 Episode 25 - Rumor
27 Episode 26 - Pernikahan
28 Episode 27 - Malam Pertama
29 Episode 28 - Permaisuri
30 Episode 29 - Membela
31 episode 30 - Merasa Tersakiti
32 Episode 31 - Rencana
33 Episode 32 - Jamuan
34 Episode 33 - Inspektur Pengadilan?
35 Episode 34 - Tuan Hao
36 Episode 35 - Kita tahu!
37 Episode 36 - Berdebar
38 Episode 37 - Menyerah?
39 PENGUMUMAN!!!
40 Episode 38 - Memberikan Dekrit?
41 Episode 39 - Rencana
42 Episode 40 - Rencana 2
43 Episode 41 - Kejujuran Fu Tong
44 Episode 42 - Pendukung
45 Episode 43 - Yanran
46 Episode 44 - Tempat Latihan
47 Episode 44 - Rencana Licik (?)
48 Episode 45 - Terpancing
49 Episode 46 - Kesepakatan
50 Episode 47 - Kemenangan (?)
51 Episode 48 - Ketahuan
52 Episode 49 - Berpindah Tuan(?)
53 Episode 50 - Mimpi ( Fu Tong)
54 Episode 51 - Pelatihan Pertama Fu Tong
55 Episode 52 - Lulus (?)
56 Episode 53 - Ternyata.......
57 Episode 54 - Emosi
58 Episode 55 - Kemenangan Mao (?)
59 Episode 56 - .....
60 Episode 57 - Alam Langit?
61 Episode 58 - ???
62 Episode 59
63 Episode 60
64 Episode 61
65 Episode 62
66 Episode 63
67 Episode 64
68 PENGUMUMAN
69 Episode 65
70 Episode 66
71 Episode 67
72 Episode 68
73 Episode 69
74 Episode 70
75 Episode 71
76 Episode 72
77 Episode 73
78 Episode 74
79 Episode 75
80 Episode 76
81 Episode 77
82 Episode 78
83 Episode 79
84 Episode 80
85 Episode 81
86 Episode 82
87 Episode 83
88 Episode 84
89 Episode 85
90 Episode 86
91 Episode 87
92 Episode 88
93 Episode 89
94 Episode 90
95 Episode 91
96 Episode 92
97 Episode 93
98 Episode 94
99 Episode 95
100 Episode 96
101 Episode 97
102 Episode 98
103 Episode 99
104 Episode 100
105 Episode 101
106 Episode 102
107 Episode 103
108 Episode 104
109 episode 105
110 episode 106
111 Episode 107
112 Episode 108
113 Episode 109
114 episode 110
115 Episode 111
116 Episode 112
117 Episode 113
118 Episode 114
119 Episode 115
120 Episode 116
121 Episode 117 — Kunjungan ke padepokan
122 Episode 118 — keegoisan Xiao Shi
123 Episode 119 - pertarungan tak terhindar kan
124 Episode 120 - Persiapan Perang
125 Episode 121 - Perang
126 Episode 122 - Kesedihan mendalam
127 Episode 123 - Kesedihan Mendalam 2
128 Episode 124 - Menyerahkann Nyawa
129 Episode 125 - Kebingungan
130 Episode 126 - Membaik
131 Episode 127 - Hukuman
132 Episode 128 - Hukuman 2
133 Eps 129 - Belasungkawa Jendral Chi
134 Episode 130 - Tangisan
135 Episode 131 - Berkumpul
136 Episode 132 - Flashback
137 Episode 133 - Rencana
138 Episode 134 - Perintah
139 Episode 135 - Permintaan Terakhir (?)
140 Episode 136 - Pernikahan Ganda
141 Episode 137 - Penyerangan
142 Episode 138 - Perang
143 Episode 139 - Kekalahan
144 Episode 140 - Gejolak Energi
145 Episode 141 - Kemenangan Telak
146 Episode 142 - Berontak?
147 Episode 143 - Bertanggung jawab
148 Episode 144 - Akhir kisah
149 Episode 145 - Akhir Bahagia
Episodes

Updated 149 Episodes

1
Episode 1 — Tugas
2
Episode 2 — Akhir Kisah
3
Episode 3 — Kerajaan Wang
4
Episode 4 — Transmigrasi
5
Episode 5 — Keluarga
6
Episode 6 — Kutukan (?)
7
NOTES
8
Episode 7 — Penolakan
9
Episode 8 - Bukti
10
Episode 9 - Bunga Surgawi
11
Episode 10 - Tanda
12
Episode 11 - Perayaan
13
Episode 12 - Feng Yue
14
Episode 13 - Bunga Christaldeu
15
Episode 14 - Hutan Liar
16
Episode 15 - Fakta
17
Episode 16 - Naga Legendaris
18
Episode 17 - Pedang Moksha
19
Episode 18 - Sang Penguasa
20
Episode 19 - Berperang (?)
21
Episode 20 - Keputusan
22
Episode 21 - Syarat
23
Episode 22 - Keputusan 2
24
Episode 23 - Jendral Chi
25
Episode 24 - Asal Usul
26
Episode 25 - Rumor
27
Episode 26 - Pernikahan
28
Episode 27 - Malam Pertama
29
Episode 28 - Permaisuri
30
Episode 29 - Membela
31
episode 30 - Merasa Tersakiti
32
Episode 31 - Rencana
33
Episode 32 - Jamuan
34
Episode 33 - Inspektur Pengadilan?
35
Episode 34 - Tuan Hao
36
Episode 35 - Kita tahu!
37
Episode 36 - Berdebar
38
Episode 37 - Menyerah?
39
PENGUMUMAN!!!
40
Episode 38 - Memberikan Dekrit?
41
Episode 39 - Rencana
42
Episode 40 - Rencana 2
43
Episode 41 - Kejujuran Fu Tong
44
Episode 42 - Pendukung
45
Episode 43 - Yanran
46
Episode 44 - Tempat Latihan
47
Episode 44 - Rencana Licik (?)
48
Episode 45 - Terpancing
49
Episode 46 - Kesepakatan
50
Episode 47 - Kemenangan (?)
51
Episode 48 - Ketahuan
52
Episode 49 - Berpindah Tuan(?)
53
Episode 50 - Mimpi ( Fu Tong)
54
Episode 51 - Pelatihan Pertama Fu Tong
55
Episode 52 - Lulus (?)
56
Episode 53 - Ternyata.......
57
Episode 54 - Emosi
58
Episode 55 - Kemenangan Mao (?)
59
Episode 56 - .....
60
Episode 57 - Alam Langit?
61
Episode 58 - ???
62
Episode 59
63
Episode 60
64
Episode 61
65
Episode 62
66
Episode 63
67
Episode 64
68
PENGUMUMAN
69
Episode 65
70
Episode 66
71
Episode 67
72
Episode 68
73
Episode 69
74
Episode 70
75
Episode 71
76
Episode 72
77
Episode 73
78
Episode 74
79
Episode 75
80
Episode 76
81
Episode 77
82
Episode 78
83
Episode 79
84
Episode 80
85
Episode 81
86
Episode 82
87
Episode 83
88
Episode 84
89
Episode 85
90
Episode 86
91
Episode 87
92
Episode 88
93
Episode 89
94
Episode 90
95
Episode 91
96
Episode 92
97
Episode 93
98
Episode 94
99
Episode 95
100
Episode 96
101
Episode 97
102
Episode 98
103
Episode 99
104
Episode 100
105
Episode 101
106
Episode 102
107
Episode 103
108
Episode 104
109
episode 105
110
episode 106
111
Episode 107
112
Episode 108
113
Episode 109
114
episode 110
115
Episode 111
116
Episode 112
117
Episode 113
118
Episode 114
119
Episode 115
120
Episode 116
121
Episode 117 — Kunjungan ke padepokan
122
Episode 118 — keegoisan Xiao Shi
123
Episode 119 - pertarungan tak terhindar kan
124
Episode 120 - Persiapan Perang
125
Episode 121 - Perang
126
Episode 122 - Kesedihan mendalam
127
Episode 123 - Kesedihan Mendalam 2
128
Episode 124 - Menyerahkann Nyawa
129
Episode 125 - Kebingungan
130
Episode 126 - Membaik
131
Episode 127 - Hukuman
132
Episode 128 - Hukuman 2
133
Eps 129 - Belasungkawa Jendral Chi
134
Episode 130 - Tangisan
135
Episode 131 - Berkumpul
136
Episode 132 - Flashback
137
Episode 133 - Rencana
138
Episode 134 - Perintah
139
Episode 135 - Permintaan Terakhir (?)
140
Episode 136 - Pernikahan Ganda
141
Episode 137 - Penyerangan
142
Episode 138 - Perang
143
Episode 139 - Kekalahan
144
Episode 140 - Gejolak Energi
145
Episode 141 - Kemenangan Telak
146
Episode 142 - Berontak?
147
Episode 143 - Bertanggung jawab
148
Episode 144 - Akhir kisah
149
Episode 145 - Akhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!