Sebulan setelah pernikahan Arimbi dan Bima...
New York...
"Mas Hoshiiii! Tolongin Nisa!" teriak Faranisa di seberang ponsel Hoshi sedangkan pria itu sedang memeriksa mesin pesawat yang baru.
"Memang kamu dimana? Pengawal sama manajer kamu kemana?" sahut Hoshi cuek.
"Aku tuh ngumpet di kamar mandi, Sarah dan Jenny menghadang pria gila di depan pintu kamar. Kok bisa sih ada orang sinting kayak gitu!" rengek Faranisa.
Hoshi hanya menghela nafas panjang. Adik sepupunya satu itu memang cantik, model terkenal dan yang ngejar banyak! Dan salah satu yang kekeuh mengejar adiknya adalah Patrick Rogers, putra seorang senator di New York yang memiliki perusahaan IT yang bergerak pembuatan aplikasi game.
Hoshi pun menuju Nissan skylinenya yang bewarna Jade dan bergegas menuju hotel tempat Faranisa menginap karena dia ada fashion show disana.
***
"Aku harus bertemu dengan Faranisa!" teriak Patrick Rogers sambil menatap marah ke arah Sarah, manager Faranisa dan Jenny, bodyguard yang dikirim oleh Fuji Al Jordan, ayah Faranisa.
"Tapi Mr Rogers, Miss Al Jordan, tidak ingin bertemu dengan anda" ucap Jenny yang kesal karena Patrick masih saja mengeyel meskipun Faranisa sudah menolak dirinya berulang kali.
"Patrick!" suara bariton membuat Patrick menoleh dan tampak Hoshi dengan wajah judes berdiri disana. "Knock it off!"
Introducing Patrick Jonathan Rogers
"Quinn please! I need to see your sister!"
"My sister doesn't want to see you!" balas Hoshi dingin.
Patrick yang baru berusia 21 tahun itu digadang-gadang menjadi salah satu miliuner muda dari perusahaan gamenya, adalah salah satu dari deretan pria yang mengejar adiknya.
"Please Quinn. Aku janji setelah ini tidak akan mengejar adikmu lagi" pinta Patrick dengan wajah memelas.
Hoshi menghela nafas panjang melihat kegigihan pria tampan di depannya yang tidak menunjukkan bahwa dirinya seorang miliuner muda. Patrick hanya mengenakan sweater musim panas dan jeans hitam.
"Tunggu disini, aku akan bicara dengan Nisa. Tapi kalau kamu melanggar janjimu, jangan harap aku akan melunak denganmu! Dan aku tidak perduli ayahmu seorang senator sekalipun!" Hoshi menatap tajam ke arah pria yang lebih muda darinya.
"Aku janji Quinn." Patrick menatap Hoshi serius.
"Dimana Nisa?" tanya Hoshi ke Sarah.
"Di dalam Mr Reeves." Sarah menunjukkan kamar Faranisa.
"Kamu, duduk disitu!" Hoshi menyuruh Patrick duduk di sofa.
Patrick pun duduk disana sambil menunggu Hoshi membujuk adiknya.
***
"Nisa, ini mas Hoshi" panggil Hoshi sambil mengetuk pintu kamar mandi. Tak lama Faranisa pun membuka pintu kamar mandi.
"Masih ada si tukang ngejar-ngejar?" tanya Faranisa sedikit berbisik.
"Masih dan dia ingin berbicara denganmu." Hoshi menatap wajah cantik adiknya.
Faranisa Al Jordan
"Maunya apa sih?" dengusnya kesal.
"Kamu datangi saja, katanya ini yang terakhir dia ngejar-ngejar kamu" ucap Hoshi. "Tenang, ada mas Hoshi yang akan melindungi kamu."
Faranisa menghela nafas panjang. "Semoga ini yang terakhir dia kejar-kejar aku."
"Kenapa sih nggak kamu hajar, Nis?"
Faranisa mendelik."Dan terjadi skandal? Seriously mas. Patrick itu anak Graham Rogers, salah satu senator di New York City Hall. Daddy bisa keseret nanti! Dan aku harus mundur dari modeling kalau ada skandal."
"Sekarang kamu temui Patrick bukan temannya Spongebob. Selesaikan masalah kalian." Hoshi pun berjalan keluar kamar Faranisa.
***
Patrick yang melihat Faranisa keluar kamarnya dan ditemani oleh Hoshi, tersenyum lebar. Akhirnya dia bisa bertemu dengan gadis pujaannya.
"Fara" panggilnya mesra dan Hoshi bisa melihat bagaimana mata biru pria itu menatap Faranisa dengan penuh cinta ke adiknya.
"Ada apa Patrick bukan temannya Spongebob" ucap Faranisa ketus.
"Aku hanya ingin mengatakan sesuatu padamu Fara." Patrick pun mengambil sebuah cincin yang sudah ada di atas meja. "Faranisa Natalia Hayami Al Jordan, aku tahu kamu ilfill padaku, sebal padaku dan tidak mencintaiku tapi hal itu tidak membuat aku berpaling darimu. I love you, baby dan..." Patrick mengambil tangan kanan Faranisa. "Aku memberikan dan memasangkan cincin ini untukmu dan jika kamu merasa tidak bisa bersamaku, kembalikan cincin ini melalui kurir tapi jika kamu memiliki perasaan yang sama, datanglah ke kantorku." Patrick memasangkan cincin bertahta berlian itu di jari manis Faranisa yang hanya bisa melongo.
Hoshi terbengong-bengong melihat bagaimana pria berusia 21 tahun itu dengan berani menyematkan cincin ke jari manis adiknya. Bahkan aku saja kalah nekad!
"Patrick..." bisik Faranisa.
"Aku tahu apa yang ingin kamu katakan. 'Aku masih 18 tahun, masih ingin mengejar karier' dan berbagai macam alasan lainnya. Dengar Fara, I'm always waiting for you." Patrick menatap Faranisa dengan wajah serius dan sungguh-sungguh. Pria tampan itu pun mencium jari Faranisa yang sudah melingkar sebuah cincin cantik itu.
"Patrick..."
"Ssshhh. Just do what you think you must do." Patrick mencium pipi Faranisa.
"Heeeiii!" teriak Hoshi.
***
Dan kini, Hoshi berada di balkon apartemennya setelah tadi mengusir Patrick musuhnya Squidward dari kamar hotel adiknya. Setelah mengobrol sebentar dengan Faranisa, pria itu pulang.
Dan kini sembari menikmati secangkir kopi hitam, Hoshi menatap pemandangan kota Manhattan dari balkon kamarnya.
Cewek Arab lagi ngapain ya?
Hoshi membuka akun Instagram nya dan mulai mencari akun Rina Kareem dan betapa terkejutnya dirinya ketika melihat Rina makan malam bersama Yudha.
Rina menuliskan keterangan di bawah foto itu.
#latepost. Dinner sebelum ditinggal ke Qatar.
"Qatar? Dia kerja di Qatar ternyata" gumam Hoshi sembari tersenyum smirk.
Selama janur kuning belum melengkung, masih banyak kans kan?
Hoshi lalu menelpon seseorang.
"Halo Dad."
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 71 Episodes
Comments
Murti Puji Lestari
wah otak kriminilnya jalan ini pasti 😅
2024-09-20
1
M
faranisa dan patrik d novel boncabe mana kk author?
2023-04-07
1
nube
asiiik Hoshi bertindak nih
2022-05-14
2