Alex mendekati David yang berdiri di samping Luna. Wanita itu mengambil tisu dan menghapus darah yang mengalir dari kakinya yang terkena pecahan kaca.
Alex menarik kerah baju David dan memandang dengan wajah merah padam.
"Berani sekali kamu bermain dengan istri orang. Apa kamu sudah siap menjadi penghuni hotel prodeo?"
"Apa bedanya denganmu? Kamu juga bisa diadukan kasus perselingkuhan!"
"Oh, jadi Luna telah melaporkan semuanya padamu." Alex berucap sambil tertawa.
"Apa nggak ada pria lain yang bisa kamu dekati dan jadikan selingkuhan selain bocah ingusan ini."
"Kenapa? Walaupun usiaku masih muda, tapi aku nggak banci dan pengecut. Yang hanya bisa menyakiti wanita."
Tanpa David duga, tinju Alex melayang ke rahangnya. Hingga sudut bibirnya pecah. Darah segar mengalir dari mulut David. Melihat itu, Luna berteriak. Ia langsung memeluk David.
Alex yang melihat Luna memeluk David, melindungi cowok itu dari pukulannya bertambah naik darah. Ia mendorong tubuh Luna keras agar pelukannya terlepas. Dorongan yang kuat dari Alex membuat Luna jatuh tersungkur.
David menjadi emosi, ia melayangkan bogem mentah ke wajah Alex. Pria itu tak mengira David akan membalasnya, dan meninju dengan sangat keras. Darah segar juga keluar dari mulutnya. David meludahi darah itu.
"Dasar bocah. Berapa Luna membayarmu agar dapat memuaskan dirinya?"
"Mulutmu apa nggak bisa di jaga? Sudah tua, tapi masih saja nggak bisa menjaga ucapan!"
"Aku yakin kamu dibayar istriku. Cowok seperti kamu nggak akan mampu menghidupi Luna. Gaya hidupnya terlalu mewah."
David mengacuhkan ucapan Alex, ia membantu Luna berdiri dan membawanya menuju sofa.
"Aku akan melaporkan kekasihmu ini dengan pasal penganiayaan dan perselingkuhan," ucap Alex mendekati Luna.
"Lapar aja kalau kau berani. Aku juga akan melaporkan kamu dengan pasal KDRT. Itu akan dapat mempercepat proses perceraian kita."
"Apa buktinya aku melakukan kekerasan. Luka kecil di kakimu itu." Alex menunjuk luka di kaki Luna dengan mencibir.
"Apa kamu lupa jika di ruang kerja aku ini terdapat CCTV. Semua anggota kamu lakukan padaku dan David telah terekam. Jika kamu melaporkan David dengan kasus penganiayaan, aku juga akan melakukan hal sama."
Mendengar ucapan Luna, Alex mengeram. Ia baru sadar jika di kantor Luna banyak terdapat CCTV. Wajahnya berubah.
"Baru saja kamu berselingkuh, tapi sudah menjadi bodoh begini. Kamu mau melaporkan aku, suami kamu, hanya demi membela bocah tengil ini."
"Sejak aku melihatmu berselingkuh, aku nggak pernah menganggap kamu suamiku lagi," ucap Luna sedikit keras.
Alex menjadi bertambah emosi mendengar ucapan Luna itu. Ia mendekati Luna. Pria itu menarik baju Luna. Melihat itu David maju dan mendekati Luna. Dengan isyarat Luna melarangnya. Luna tidak mau David terlibat terlalu jauh dengan urusan rumah tangganya.
"Apa bedanya kamu denganku? Lebih hina lagi seorang wanita yang mencari kepuasan dengan menyewa jasa gigolo, apalagi usia muda. Kamu lebih parah dariku Luna, jangan menghinaku jika kamu juga melakukan hal yang sama denganku. Kita sama kotornya."
Alex lalu melepaskan cengkeram tangannya di baju Luna. Ia berdiri tegak dihadapan istrinya itu.
"Bagaimana jika seluruh karyawan kamu tau, jika pimpinannya bercinta dengan bocah ingusan."
David mengepalkan tangannya dengan kuat, menahan emosi. Jika saja Luna nggak melarang, ia ingin memberikan bogem mentah lagi ke wajah Alex.
Namun David terpaksa menahan dirinya. Ia tidak ingin mencampuri urusan rumah tangga Luna. Jika saja Alex bukan suaminya wanita itu, David ingin mengajaknya duel.
"Terserah apa yang ingin kamu lakukan. Aku nggak peduli. Bukti yang aku miliki banyak, jika semua karyawan wanita di kantor kamu, telah ditiduri satu persatu. Aku bisa menyebarkan itu."
"Ternyata kamu ba*jing*an juga. Kamu ingin menjatuhkan aku dengan cara itu!"
"Aku nggak sekejam apa yang kamu pikirkan. Aku mencari semua bukti itu hanya untuk mempercepat proses perceraian kita. Jika kamu nggak bertindak sesuatu yang salah, bukti itu hanya akan diperlihatkan dipengadilan saja. Aku nggak akan menyebarkannya."
Alex tampak mengeram mendengar ucapan Luna. Ia tidak pernah mengira Luna akan mencari bukti hingga sejauh itu.
Alex akhirnya meninggalkan kantor dengan menahan emosi. Ia melangkah degan kaki yang dihentakkan ke lantai.
*
*
*
Bersambung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 132 Episodes
Comments
Sariahbb Sataihh
alex laki2 super kotor
2025-01-10
0
Wirda Wati
rasain Alex...
2023-12-03
0
Novie Achadini
mampus lo alex jadi miskin setelah cetai dari luna
2023-01-08
0