19.Kau Itu Cantik

Kini mereka telah berganti pakaian,Nathan sudah duduk dan bersandar di ranjangnya. memperhatikan Jeni, yang sedang menyisir rambut serta memakai cream malam. Jeni menghampiri sang suami, dan duduk disisi ranjang, sambil memijat kakinya seperti biasa.

“Apa mereka menyusahkan mu?,,sambil mengusap kepala Jeni.

Tolong hentikan tuan, jantungku bisa bermasalah jika terus begini. aku tidak mau mati muda,tapi tunggu aku ingin mengambil hatinya bukan, jadi mulai sekarang aku harus bersikap manis padanya ucap Jeni dalam hati.

Jeni mengambil tangan dan digenggamnya tangan besar dan hangat itu,sambil tersenyum Jeni menggelengkan kepalanya.

“Saya baik-baik saja Tuan, jika mereka berbuat sesuatu diluar batas,saya akan melawan mereka!"

“Lakukan apa yang menurutmu baik,ibu itu hanya butuh perhatian yakinlah suatu saat, ibu akan menyukaimu! "

" Biarkan dulu, dia melakukan apa yang dia mau!Nathan melepaskan tangan dari genggaman Jeni,ia mengusap pipi Jeni lembut.mendekatkan diri dan mengecup kening Jeni,Jeni menahan nafasnya karena terkejut akan sikap Nathan,untuk yang kedua kali,Nathan telah mengecup keningnya.

“Jangan pernah menundukkan kepalamu,pada siapapun selain kepada suamimu ini,kau mengerti!"

“Iya!"

Nathan menarik tubuh Jeni,membiarkan Jeni merasakan dada bidang dan hangat itu.Jeni bisa merasakan, dan mendengar irama jantung milik Nathan.

Apa yang terjadi pada jantungnya, apa dia memiliki penyakit jantung.

Jeni melirik Nathan, yang masih setia dengan ekspresi datar sambil membelai kepalanya.tanpa Jeni sadari, belaian tangan Nathan, membuatnya terbuai Jeni tertidur di pelukan suaminya.menyadari tidak ada pergerakan pada istrinya,Nathan melirik sang istri yang sudah tertidur.Nathan membaringkan jeni,menyelimuti,dan tak lupa kecupan selamat malam di keningnya.

Nathan menikmati setiap inci wajah Jeni, yang tertidur lelap,wajah polos namun tetap cantik mempesona.alis hitam yang indah,bulu mata yang lentik ,serta hidung mancungnya, saat pandangannya beralih ke bibir merah merona.Nathan tak bisa menahan keinginannya, untuk tidak mengecup bibir merah itu,Nathan mencuri ciuman Jeni,ia mengecup lama bibir merah Jeni.

“Kau itu cantik Luar dalam Jeni,aku akan berusaha lebih mengenalmu lagi,jadi tolong beri aku waktu!"

Nathan ikut membaringkan tubuhnya,dan memeluk jeni,malam yang panjang mereka lewati dengan tidur bersama dalam pelukan.

Jeni membuka matanya perlahan,ia merasakan sebuah pelukan ditubuhnya, ia ingin bangun.namun Nathan menahannya,dan memeluk tubuhnya lebih erat lagi.

“Tuan ini sudah pagi,anda tidak berangkat ke kantor?"

“Aku bosnya, jadi terserah padaku mau datang jam berapa!"

“Ah,,iya anda adalah bosnya,saya lupa!"

Seorang bos seharusnya memperlihatkan contoh yang baik bagi karyawannya,bukannya bermalas-malasan seperti ini. sudahlah Tuan penguasa tidak boleh dibantah. ucap jeni dalam hati.

Beberapa menit berlalu, Jeni terus merengek meminta Nathan untuk bangun, tentu saja membuat Nathan kesal. Nathan menghukum Jeni, dengan memintanya mandi bersama,pertama Jeni menolaknya.tentu karena malu,meskipun Nathan adalah suaminya.namun Nathan tidak menerima penolakan, ia menggunakan nama ayahnya,untuk mengancam jeni, mau tidak mau jeni menuruti kemauan sang Tuan Penguasa.

Dia suamiku,aku tidak akan berdosa, karena suatu saat hal ini pasti akan terjadi. hanya menunggu waktu saja, mataku akan ternodai lagi, pekik jeni.

Nathan sudah melepas semua pakaiannya, ia sudah polos tanpa busana.Jeni memalingkan wajahnya karena malu, pipinya sudah merona dan memerah ,berbeda dengan Nathan yang cuek. Nathan sudah masuk,dan berendam dibak mandi yang sudah di isi dengan air hangat. harum vanilla dari sabun,menguap ke penjuru ruangan. Nathan hanya diam, sambil memperhatikan gerakan istrinya.

“Sampai kapan kau berdiri disitu, cepat kemari!"

“Iya!"

Jeni mengikat tinggi rambut indahnya, memperlihatkan leher jenjangnya. Jeni melepaskan satu per satu pakaian yang ia kenakan, kini hanya menyisakan dalaman saja,jeni berbalik dengan wajah yang sudah memerah. Nathan yang melihat tubuh indah istrinya,menelan ludah dan menetralkan nafasnya,perlahan Jeni berjalan memasuki bak mandi.Nathan mengangkat sebelah alisnya,melihat jeni yang masih menggunakan dalaman.

“ Kau tidak ingin melepasnya?,,menunjuk dengan dagu.

Sial kenapa pagi-pagi Tuan penguasa, sudah mesum begini sih,aku kan malu meskipun kau adalah suamiku,sungguh menyebalkan protes Jeni dalam hati.

Dengan hati-hati, Jeni melepas sisa kain yang masih melekat di tubuhnya. Nathan mendekat dan jeni mundur pelan-pelan,sehingga punggungnya mengenai batas bak mandi,Nathan memutar tubuhnya membelakangi Jeni.

“Gosok punggungku!,,dengan hati- hati jeni mendekat, tangan halus itu mulai menggosok pelan punggung Nathan.sambil menutup mata Nathan menikmati setiap sentuhan jeni.

"Kenapa kulitnya halus sekali sih, aku sebagai perempuan merasa iri tau!"

"Kau mandi pakai susu apa, atau ada sabun khusus untuk menghaluskan kulitmu ini!"

"cihh,,aku bahkan hanya memakai sabun biasa!"

Gumam Jeni pelan, sepelan mungkin agar sang Tuan penguasa tak mendengarnya.namun Jeni salah, pendengaran Tuan penguasa sungguh luar biasa. Nathan berbalik,sehingga membuat Jeni terkejut tanpa sengaja tubuh mereka bersentuhan.Nathan merapatkan tubuhnya, mengikis jarak diantara mereka, wajah jeni yang kemerahan membuatnya terlihat cantik dimata Nathan.

Nathan menarik tengkuk Jeni, dikecupnya bibir merah nan menggoda itu,sentuhan Nathan yang begitu lembut tak bisa Jeni tolak. meski otak menolak, namun tubuhnya berkata lain.Nathan menyusuri leher jenjang Jeni, meninggalkan bekas gigitan kecil yang kemerahan.Nathan mencium Jeni dengan lembut,Nathan mengangkat tubuh jeni dan mendudukannya di pangkuannya. kulit mereka bersentuhan, memberi gelenyar-gelenyar aneh.dapat Nathan rasakan, dua benda kenyal dan besar,menyentuh kulitnya. perlakuan Nathan begitu lembut,Nathan melepaskan ciumannya. membiarkan oksigen masuk ke paru-paru mereka ,kegiatan mereka berjalan hampir 20 menit lamanya, karena Jeni sudah ke dingainan. Nathan menghentikan aktifitasnya, di angaktnya tubuh Jeni, menuju shower,mereka menuntaskan ritual mandi yang tertunda.

Wajah bahagia terpancar dari wajah Nathan, entah keberuntungan apa yang ia alami pagi ini. Nathan merasa, bahagia dan bangga karena telah berhasil mengukir pulau –pulau dileher Jeni. saat melihat pantulan dirinya di cermin, Jeni begitu malu. karena ciuman dilehernya membekas,ia kemudian mengenakan pakaian kaos yang berkerah untuk menutupi tanda kepemilikan si Tuan penguasa. Jeni terlihat begitu modis, dengan setelan Jinsnya. aura kecantikannya memang luar biasa,Nathan mendekap Jeni dari belakang.

“kenapa hari ini kau dandan begitu cantik?"

“Bukankah setiap hari saya berdandan seperti ini?"

“Tidak hari ini kau berbeda!,,sambil mengecup kepala Jeni,Nathan membalikkan tubuh Jeni, dan mengecup bibir Jeni singkat. Nathan membawa Jeni menuruni tangga ,dimeja makan sudah menunggu Tania dan sang ibu.mereka sarapan dalam diam, tidak ada yang berani memulai percakapan.setelah sarapan selesai,waktunya Nathan berangkat.saat berada didepan pintu Nathan berdiri didepan jeni, yang dipandang hanya kebingungan.

“Kau tidak mau mencium suamimu, sebelum ia berangkat kerja?"

Pipi Jeni merona,Jeni mendekat dan mengecup pipi Nathan.Nathan tersenyum bahagia, sungguh suasana hatinya begitu baik pagi ini.

“Aku pergi jaga dirimu”,,Mobil yang ditumpangi suaminya, melaju meninggalkan rumah mewah itu.

“Ciieee ada yang lagi jatuh cinta nih! ”,,Jeni beralih menatap sang adik ipar, yang sudah cengengesan dan menggodanya.

"Apaan sih”,,tapi wajah jeni yang memerah, karena malu tak bisa ia sembunyikan.membuat Tania semakin menggodanya.

“kakak ipar aku nebeng ya!",sambil menaik turunkan alisnya.

“kau memanggilku apa?"

“Kakak ipar ku yang cantik, aku nebeng sampai sekolah ya! "

“Hahaha,,dasar penjilat!"

Keduanya berangkat seperti biasa, Hari ini pelanggan bisa dikatakan cukup ramai.Jeni duduk disalah satu meja, sambil memikirkan tingkah suaminya hari ini, yang menurutnya sungguh aneh.apakah karena mantannya datang, ia menjadi berubah, atau karena ingin membalas dendam pada kekasihnya. dan Jeni jadi pelampiasan,tapi hari ini kenapa ia sungguh mesum.saat semua pemikiran dan pra duga itu, berseliweran di kepalnya, seoarang wanita muda menghampirinya.

“Jeni! "

“iya!"

Jeni mengalihkan pandanganya, pada wanita yang kini sudah duduk dihadapannya.selena datang menemui Jeni di toko miliknya.Jeni mengambil minuman,untuk mereka berdua.setelah duduk beberapa menit, Jeni menatap Selena.

“Ada yang bisa aku bantu Nona selena,hingga anda jauh-jauh datang untuk menemui ku!"

“Aku ingin meminta bantuan padamu! "

“Bantuan apa?"

“Tolong persatu kan, kembali cintaku dan Nathan!"

Jeni mengerutkan dahi, dan menatap selena bingung.

“Anda tidak salah minum obat?apa anda sudah gila sekarang?"

Jeni menarik kembali tangan, yang tadinya di genggam oleh selena.ia sungguh kesal akan permohonan wanita, dihadapannya yang tidak masuk akal itu.

“kalian tidak saling mencintai,aku tau Nathan tidak mencintaimu. dia menikahi mu,karena menolong orang tuamu dari kebangkrutan!"

"Ini bukan cinta tapi simpati Jeni! ”

Jeni menatap selena,dengan tatapan tidak suka. tapi apa yang dikatakan selena memang benar adanya,pasti itu ulah ibu mertua pikirnya.diamnya Jeni,membuat selena semakin memojokkannya.

“Apakah kau yakin, kalian akan bahagia dengan pernikahan yang tidak berdasar akan cinta ini!"

"Kami telah lama bersama, namun karena suatu hal aku meninggalkannya,tapi aku yakin dihatinya masih ada namaku.kalian tidak akan bahagia,jika cinta itu hanya sebelah pihak!”

Jeni masih diam mencerna, semua perkataan selena.dan membiarkannya mengatakan apa yang ingin dia katakan.

“Lalu jika kau benar-benar mencintainya, kenapa meninggalkan luka yang mendalam untuknya?"

“Itulah kesalahanku, yang begitu aku sesali!"

Selena menundukkan kepala, dan menampilkan wajah terluka dan sedihnya. berharap Jeni luluh dan membantunya.

“Aku tidak bisa membantumu,sekarang dia suamiku. dimana ada seorang istri, yang rela memberikan suaminya untuk wanita lain, aku tidak mau!"

Selena terkejut akan ucapan jeni, yang begitu berani menurutnya. ia berfikir jeni akan luluh, karena yang ia tau, gadis didepannya ini terpaksa menikah dengan Nathan.

“Bukankah kau tak mencintainya?"

“Cinta akan tumbuh seiring waktu berjalan Nona,dan akan aku pastikan suamiku mencintaiku!"

Jawaban jeni, yang begitu yakin akan tekadnya membuat selena kesal.ia mengepalkan tangannya.

“Apa karena Nathan pria kaya raya,sehingga kau tidak mau melepaskannya, dasar wanita matrealistis! "

“Saya tidak materialistis, tapi saya realistis.atau jangan-jangan, anda yang tidak rela pria setampan dan sekaya suamiku, lebih memilih saya yang hanya pemilik toko roti kecil ini.dibanding anda yang katanya, seorang model terkenal itu! "

“Hahahaha,,kau pikir, kau sama denganku?,kita berbeda dari segi apapun,kau hanya gadis yang tidak diharapkan kehadirannya di rumah itu!"

“Saya memang tidak sama dengan anda Nona! "

Jeni mendekat dan sedikit mencondongkan tubuhnya.

"Perbedaan kita adalah, Anda wanita yang berusaha merebut suami saya.dan saya adalah wanita, yang berusaha mempertahankan suaminya! "

“Kau..!"

Selena bangun dan pergi, meninggalkan jeni yang bisa bernafas lega. sebenarnya Jeni juga kesal, dengan semua ucapan selena.

Dasar manusia aneh, kau pikir aku mau jadi janda di usia muda. jika begitu mencintai si Tuan Penguasa, seharusnya kau tidak pergi meninggalkannya.

Jeni membuang nafasnya,sambil mengalihkan pandangannya, pada sepasang suami istri yang sedang menikmati cake buatannya. sepasang suami istri yang terlihat bahagia, menunggu kehadiran sang buah hati. terlihat dari wajah sang suami,serta tangan yang terus mengelus perut sang istri

Apakah kami bisa seperti itu, aku berharap kisah cintaku tidak sepertimu ibu.

Jeni menutup matanya,meredakan emosi di hatinya, yang tiba-tiba muncul. kenangan masa lalu, akan perlakuan sang ayah kepada ibunya, begitu membekas di hatinya.ibunya yang selalu menangis, ibunya yang selalu mengalah demi keutuhan rumah tangganya, pada akhirnya tidak mampu ia pertahankan. derita di khianati,dan tidak dicintai, membuat sang ibu sakit-sakitan,. Jeni yang masih berumur 10 tahun,tidak bisa berbuat apa-apa, selain menangisi ibunya. jeni selalu melihat perlakuan ayahnya kepada sang ibu, itulah mengapa, jeni tidak begitu dekat dengan sang ayah.

Jeni hidup mandiri semenjak kelas 3 SMP, dia bekerja menjaga toko Roti,pernah menjadi cleaning service. semua Jeni lakukan, hanya untuk menambah uang saku, dan sekolah. yang selama ini selalu dirampas oleh sang ibu tiri,tanpa sepengetahuan ayahnya,Luka yang berusaha ia lupakan,dan ia tutupi dengan senyum indahnya.

Terpopuler

Comments

ℓ ι ƒ ι α 💕

ℓ ι ƒ ι α 💕

visualnya keren2 kak

2022-09-06

0

lihat semua
Episodes
1 1.Hal Gila
2 2.Pertemuan
3 3.pertemuan (2)
4 4.permintaan
5 5.Bertemu kembali
6 pengumuman
7 6.keputusan
8 7.Dijemput
9 8.Janji Suci
10 9.Kembali ke Rumah
11 10.Awal yang baru
12 11.Tidur Bersama
13 12.Mendekatkan Diri
14 13.Kedatangan Seorang Tamu
15 14.Kedatangan Tamu (2)
16 15.Peringatan
17 16.perawatan
18 17.Rencana Sang Ibu Mertua
19 18.Rencana Sang Mertua (2)
20 19.Kau Itu Cantik
21 20.Berulah Lagi
22 21.Ulang Tahun Ayah
23 22.Pertengkaran Jeni dan Sang Mertua
24 23.Kemaran Nathan
25 24.Mulai Perhatian
26 25.Menjadi Istri Yang Sesungguhnya
27 26.Aku Putrimu Ayah!
28 27.Hadiah Dari Ibu Mertua
29 28.Salah Paham
30 29.Mereka Saling Mencintai
31 30.Haruskah Kami Berpisah
32 31.Sebuah Tamparan
33 32.Hati Yang Kau Sakiti
34 33.Hancurkan Mereka
35 34.Tidur Panjang
36 35.Jangan Tinggalkan Aku
37 36.Cinta Yang Sesungguhnya
38 37.Perjanjian
39 38.Rencana Bulan Madu
40 40.Bulan Madu
41 40.Bertemu Mantan!
42 41.Moment Bersejarah Bagi Nathan dan Jeni
43 Pengumuman
44 42.Lembaran Baru
45 43.Kunjungan dari Lara
46 44.Perdebatan Tuan Sanjaya dan Istrinya
47 45.Dasar Anak Durhaka
48 46.Mengadu Domba
49 47.Memilih Untuk Berbohong
50 48.Menyesalkah?
51 49.Kebenaran
52 50.Kebenaran (2)
53 51.Pelajaran Bagi Mereka
54 52.Berkunjung
55 53.Demam
56 54.Perhatian Suami
57 55.Hidup Bahagia
58 56.Kesal
59 57.Jatuhnya Sanjaya
60 58.Kebahagiaan Keluarga Agatha
61 59.Menjalankan Rencana
62 60.Beraksi
63 61.Akan Aku Hancurkan Putrimu!
64 62.Ketakutan Jeni
65 63.Menikahlah Denganku!
66 64.Kau Menghancurkan Putrimu Sendiri!
67 65.Rado
68 65.Lara Sadar
69 66.Menjadi Tahanan
70 Pengumuman
71 67.Persidangan
72 68.Izin Bertemu
73 69.Maafkan Ayah
74 70.Keputusan Hakim
75 71.Kepergian Lara
76 72.Badai Telah Berlalu
77 Pengumuman
78 73.Kehidupan Baru Jeni
79 74.Nonton Bioskop
80 75.Tania Dan Elios
81 76.Di Jodohkan
82 77.Melepas Rindu
83 78.Rumah Baru
84 79. Foto Cantik
85 80. Rumah Baru
86 81. Keluarga Sesungguhnya
87 82. Niat Tersembunyi
88 83. Buah Tangan
89 84. Mencurigakan
90 85. Perasaan Aneh
91 86. Sangat Cocok Denganmu!
92 87. Perasaanmu!
93 88. Acuh
94 89. Pergi Ke Bersama Ibu Mertua
95 90. Dasar Gadis Manja
96 91. Bertemu Lagi
97 92. Jatuh Cinta
98 93. Bakso Cinta
99 94. Belajarlah Hidup Bermasyarakat
100 95. Masa Lalu
101 96. Aku Jatuh Cinta
102 97. Ancaman Orang Tak Dikenal
103 98. Dinner
104 99. Mencari Tahu
105 100. Dia Sudah Bahagia
106 101.Lintah Atau Perangko
107 102.Rencana Bertamu
108 103. Bertemu Lagi
109 104. Kecurigaan Elios
110 105. Ancaman Elios
111 106. Ancaman Elios (2)
112 107. Menemui Alex
113 107. Kita Bertemu lagi
114 108. Menertibkan Karyawan
115 109. Merasa Bersalah
116 110. Perasaan Tania
117 111. Aku Minta Maaf
118 112. Mengejar Cinta Elios
119 113. Izin Bertemu Dari Nathan
120 114. Memadu kasih
121 115.Kepergian Alex
122 116. Mencari Tau Sendiri
123 117. Inilah yang sebenarnya!
124 118. Tidak Terima
125 119. Rencana Selena
126 120. Ketahuan Nathan
127 121. Tragedi Jeni
128 122. Menghukum Para Pelaku
129 123. Mati Mengenaskan
130 124. Kabar Kematian Selena
131 125. Duka Keluarga Yang Di tinggalkan
132 126. Obsesi
133 127.Ular Licik
134 128. Perintah Kencan
135 129. Berkunjung ke Rumah Ayah
136 130. Mengatur Kencan
137 131. Pengakuan
138 132. Aku Mencintaimu
139 133.Putus!
140 134.Tamu Tak Di Undang
141 pengumuman
142 135. Berusaha Merelakan
143 136. Pernikahan Renita
144 137. Dingin
145 138.Kecewa
146 139. Minuman Perangsang
147 140. Peringatan Pertama
148 141. Ancaman Musuh
149 142. Mulai Dari Awal Lagi
150 143.Dia Istriku!
151 144. Merasa Tersaingi
152 145. Bersikap Tegas
153 146.Model Utama
154 147. Murka
155 148. Kemarahan Selly
156 149.Mencoba Menyakiti
157 150.paket Penuh Ancaman
158 151. Jebakan Untuk Jeni
159 152. Melawan
160 153. Pembalasan
161 154. Bersihkan!
162 154. Syok
163 155. Kembali Ke Rumah
164 156.Hukuman
165 157. Menemui Nathan
166 158. Kejutan
167 159. Kejutan (2)
168 160. Akhir Bahagia
Episodes

Updated 168 Episodes

1
1.Hal Gila
2
2.Pertemuan
3
3.pertemuan (2)
4
4.permintaan
5
5.Bertemu kembali
6
pengumuman
7
6.keputusan
8
7.Dijemput
9
8.Janji Suci
10
9.Kembali ke Rumah
11
10.Awal yang baru
12
11.Tidur Bersama
13
12.Mendekatkan Diri
14
13.Kedatangan Seorang Tamu
15
14.Kedatangan Tamu (2)
16
15.Peringatan
17
16.perawatan
18
17.Rencana Sang Ibu Mertua
19
18.Rencana Sang Mertua (2)
20
19.Kau Itu Cantik
21
20.Berulah Lagi
22
21.Ulang Tahun Ayah
23
22.Pertengkaran Jeni dan Sang Mertua
24
23.Kemaran Nathan
25
24.Mulai Perhatian
26
25.Menjadi Istri Yang Sesungguhnya
27
26.Aku Putrimu Ayah!
28
27.Hadiah Dari Ibu Mertua
29
28.Salah Paham
30
29.Mereka Saling Mencintai
31
30.Haruskah Kami Berpisah
32
31.Sebuah Tamparan
33
32.Hati Yang Kau Sakiti
34
33.Hancurkan Mereka
35
34.Tidur Panjang
36
35.Jangan Tinggalkan Aku
37
36.Cinta Yang Sesungguhnya
38
37.Perjanjian
39
38.Rencana Bulan Madu
40
40.Bulan Madu
41
40.Bertemu Mantan!
42
41.Moment Bersejarah Bagi Nathan dan Jeni
43
Pengumuman
44
42.Lembaran Baru
45
43.Kunjungan dari Lara
46
44.Perdebatan Tuan Sanjaya dan Istrinya
47
45.Dasar Anak Durhaka
48
46.Mengadu Domba
49
47.Memilih Untuk Berbohong
50
48.Menyesalkah?
51
49.Kebenaran
52
50.Kebenaran (2)
53
51.Pelajaran Bagi Mereka
54
52.Berkunjung
55
53.Demam
56
54.Perhatian Suami
57
55.Hidup Bahagia
58
56.Kesal
59
57.Jatuhnya Sanjaya
60
58.Kebahagiaan Keluarga Agatha
61
59.Menjalankan Rencana
62
60.Beraksi
63
61.Akan Aku Hancurkan Putrimu!
64
62.Ketakutan Jeni
65
63.Menikahlah Denganku!
66
64.Kau Menghancurkan Putrimu Sendiri!
67
65.Rado
68
65.Lara Sadar
69
66.Menjadi Tahanan
70
Pengumuman
71
67.Persidangan
72
68.Izin Bertemu
73
69.Maafkan Ayah
74
70.Keputusan Hakim
75
71.Kepergian Lara
76
72.Badai Telah Berlalu
77
Pengumuman
78
73.Kehidupan Baru Jeni
79
74.Nonton Bioskop
80
75.Tania Dan Elios
81
76.Di Jodohkan
82
77.Melepas Rindu
83
78.Rumah Baru
84
79. Foto Cantik
85
80. Rumah Baru
86
81. Keluarga Sesungguhnya
87
82. Niat Tersembunyi
88
83. Buah Tangan
89
84. Mencurigakan
90
85. Perasaan Aneh
91
86. Sangat Cocok Denganmu!
92
87. Perasaanmu!
93
88. Acuh
94
89. Pergi Ke Bersama Ibu Mertua
95
90. Dasar Gadis Manja
96
91. Bertemu Lagi
97
92. Jatuh Cinta
98
93. Bakso Cinta
99
94. Belajarlah Hidup Bermasyarakat
100
95. Masa Lalu
101
96. Aku Jatuh Cinta
102
97. Ancaman Orang Tak Dikenal
103
98. Dinner
104
99. Mencari Tahu
105
100. Dia Sudah Bahagia
106
101.Lintah Atau Perangko
107
102.Rencana Bertamu
108
103. Bertemu Lagi
109
104. Kecurigaan Elios
110
105. Ancaman Elios
111
106. Ancaman Elios (2)
112
107. Menemui Alex
113
107. Kita Bertemu lagi
114
108. Menertibkan Karyawan
115
109. Merasa Bersalah
116
110. Perasaan Tania
117
111. Aku Minta Maaf
118
112. Mengejar Cinta Elios
119
113. Izin Bertemu Dari Nathan
120
114. Memadu kasih
121
115.Kepergian Alex
122
116. Mencari Tau Sendiri
123
117. Inilah yang sebenarnya!
124
118. Tidak Terima
125
119. Rencana Selena
126
120. Ketahuan Nathan
127
121. Tragedi Jeni
128
122. Menghukum Para Pelaku
129
123. Mati Mengenaskan
130
124. Kabar Kematian Selena
131
125. Duka Keluarga Yang Di tinggalkan
132
126. Obsesi
133
127.Ular Licik
134
128. Perintah Kencan
135
129. Berkunjung ke Rumah Ayah
136
130. Mengatur Kencan
137
131. Pengakuan
138
132. Aku Mencintaimu
139
133.Putus!
140
134.Tamu Tak Di Undang
141
pengumuman
142
135. Berusaha Merelakan
143
136. Pernikahan Renita
144
137. Dingin
145
138.Kecewa
146
139. Minuman Perangsang
147
140. Peringatan Pertama
148
141. Ancaman Musuh
149
142. Mulai Dari Awal Lagi
150
143.Dia Istriku!
151
144. Merasa Tersaingi
152
145. Bersikap Tegas
153
146.Model Utama
154
147. Murka
155
148. Kemarahan Selly
156
149.Mencoba Menyakiti
157
150.paket Penuh Ancaman
158
151. Jebakan Untuk Jeni
159
152. Melawan
160
153. Pembalasan
161
154. Bersihkan!
162
154. Syok
163
155. Kembali Ke Rumah
164
156.Hukuman
165
157. Menemui Nathan
166
158. Kejutan
167
159. Kejutan (2)
168
160. Akhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!