18.Rencana Sang Mertua (2)

Di Kantor, Elios menceritakan semua yang terjadi di rumah kepada Nathan. kalau saja tidak ada rapat mendadak,dengan para colega dari luar negeri,ingin sekali Nathan pulang lebih awal.

Di rumah utama, kini telah berdatangan para tamu yang kebanyakan istri para pejabat, pemilik rumah sakit, dan pesohor lainnya. kini mereka telah berkumpul, sang Nyonya menyambut mereka dengan senyuman ramah, dari lantai atas Jeni bisa melihat para tamu ibu mertuanya itu.sungguh para sosialita kelas atas, bagaimana dia bisa menyesuaikan diri,diantara para tamu itu.jika ia tidak turun dan ikut bergabung , maka sang ibu mertua akan berfikir,ia memang tak pantas untuk putranya, sementara ia sedang berusaha menaklukkan hati suaminya.

Dengan satu tarikan nafas,ia menyemangati dirinya sendiri.dengan dress putih selutut,dan sedikit polesan make-up yang natural, kian menambah pesona Jeni. ia menuruni tangga menuju taman belakang,sesaat para tamu dan beberapa pelayanan pria,sempat terpesona akan kecantikan yang dipancarkan oleh Nona Mudanya.

Tania yang melihat Jeni, tersenyum bangga, ternyata kakak iparnya ini teramat cantik. lain halnya dengan sang ibu,yang tidak suka melihatnya, meski harus ia mengakui menantunya itu sangat cantik malam ini. Beberapa tamu saling bertanya, Jeni mendekat dan memperkenalkan dirinya, dan disaat itulah selena datang.sang ibu mertua, menyambutnya dengan senyum 100watt. sekilas Jeni memperhatikan wanita yang katanya adalah mantan dari suaminya itu,Jeni merasa familiar dengan wajahnya, namun ia tidak mampu mengingatnya.

Tania menghampiri Jeni, yang sedang memperhatikan interaksi dua wanita itu.ada rasa sakit dihatinya yang Jeni rasakan, sang mertua begitu bahagia dan menerima wanita itu, sementara dirinya begitu dibenci oleh sang mertua.

"Dia adalah kak Selena, mantan kekasih kak Nathan!"

Jeni menatap Tania, dan mengalihkan pandangannya ke depan, tepat dimana sang ibu memperkenalkan selena kepada para tamu undangannya. saat Jeni sedang berbincang-bincang dengan salah seorang tamu, ibu mertua mendekatinya, dan memperkenalkan selena sebagai calon menantunya.

"Hai aku Selena, senang bertemu denganmu!"

Selena mengulurkan tangan, yang disambut oleh Jeni dengan senyum.

" Hai aku Jenita, senang bertemu denganmu!"

"Jadi kau istri Nathan?,, sang ibu mertua langsung menyela.

" Lebih tepatnya Istri sementara Nathan!,, selena tersenyum,mendengar ucapan ibu Nathan yang begitu to the point, namun senyum itu sirna kala mendengar ucapan Jeni.

"Kenapa mengatakan hal demikian ibu, apa ibu tidak tau kalau kami sedang jatuh cinta.jangan mencoba memisahkan sepasang kekasih ibu!"

Jeni meninggalkan dua manusia, yang seakan tidak percaya akan ucapan Jeni itu.Kini mereka semua duduk di meja yang sama,menyantap makanan yang telah dihidangkan koki. Tania tidak pernah meninggalkan Jeni,mereka terus bersama. tiba saatnya makan makanan penutup,ibu mertua melihat Box Kue yang dibawa selena, dengan bangga sang mertua meminta para tamu mencicipi rasa cake itu.Jeni dan Tania saling pandang dan tersenyum penuh arti.

"Wah cake ini begitu lembut dimulut!"

"Beruntung sekali kamu Jeng, calon menantu mu, ini paling tau seleramu!"

"Tapi alangkah baiknya,jika dia bisa membuatnya sendiri untukmu jeng! "

Berbagai macam pujian ditujukan untuk selena, sementara Jeni terus dipojokan oleh sang mertua. yang katanya tidak bisa apa-apa itu, Jeni yang sudah merasa batas kesabarannya habis, dengan senyum yang tak pernah lepas dari bibir nya, akhirnya mengeluarkan kalimat yang membuat mereka semua terdiam.

"Apakah cake yang kalian makan itu enak, dan begitu lembut di mulut kalian! "

"Aku yang katanya tidak bisa apa-apa ini,adalah orang yang membuatnya!"

"Jangan sembarangan bicara kamu! "

"Bukankah di Box itu tertulis Roti Jenika, dan perkenalkan saya adalah pemilik toko itu.kalian bisa bertanya langsung pada Nona selena, dimana dia membelinya! "

Semua mata tertuju pada selena,yang mau tidak mau mengatakan alamat dimana dia membeli cake tersebut. sang ibu mertua tidak percaya akan ucapan jeni, namun sang putri Tania membenarkan hal itu. yang pada akhirnya semua tamu balik memuji Jeni, karena kepintaran dan kemandirian yang ia miliki,sehingga bisa memiliki toko dari hasil jerih payah sendiri. Betapa malunya sang mertua, dan selena malam itu.

Acara masih berlanjut dengan obrolan yang sama sekali tak dimengerti oleh Jeni, karena memang ibu mertua,memilih topik perbincangan yang tak dimengerti olehnya. Mobil Nathan memasuki pintu gerbang, selama perjalanan, Nathan begitu gelisah setelah mendapat berbagai macam laporan, perihal pesta yang dilakukan ibunya.

Nathan masih terlihat tampan, meski sibuk dengan urusan pekerjaan selama sehari penuh.Nathan memasuki halaman belakang, diedarkannya pandangannya ke setiap sudut tempat.mencari keberadaan istri kecilnya, yang ia dapati,kini sedang berdiri bersebelahan dengan selena. sejenak Nathan terpesona akan penampilan Jeni, malam ini ia benar-benar cantik. dengan dress putihnya.

Berbeda dengan sang ibu dan selena,yang berfikir kalau Nathan terkejut dan terpesona akan kecantikan Selena. Saat Nathan berjalan mendekat, entah kenapa jantung Jeni berdetak kencang. ia merasa takut, dan juga merasa sakit akan tatapan kagum suaminya,yang ia pikir untuk selena.

Tentu saja tatapan itu untuk selena, karena ia begitu merindukannya, tidak mungkin untuk diriku yang tidak berarti apa-apa baginya, pikir Jeni.

Jeni memalingkan wajahnya, berharap tidak melihat adegan,yang entah kenapa tidak ingin dilihatnya.Kini Nathan berdiri tepat didepannya, Jeni yang menunduk, melihat sepatu mengkilap milik suaminya. Jeni mengangkat kepala, dilihatnya sang suami, sudah berdiri tepat dihadapannya.

Nathan mendekat, dan mengecup kening Jeni. untuk beberapa saat, membuat Jeni mematung. hal itu membuat semua pasang mata terkejut termasuk Jeni, jantung Jeni berdegup kencang seakan ingin copot karena ulah si Tuan penguasa.

"Kau menikmati acaranya?,, tanya Nathan sambil membelai rambut Jeni.

" Iya",, selena yang melihat adegan romantis dihadapannya, begitu tidak percaya akan perubahan sikap Nathan. selena sedikit melangkah, dan tersenyum ke arah Nathan.

"Nathan, sudah lama ya!"

" Hemmm, selamat datang dan nikmati acaranya!" Nathan berucap tanpa melihat ke arah selena,ketika Nathan ingin pergi, sang ibu mencegahnya dengan alasan tak enak meninggalkan para tamu.

Nathan mengikuti kemauan ibunya, dan bergabung dengan para ibu sosialita, yang semua ocehan mereka hanya di anggap angin oleh Nathan. Selena begitu mencari perhatian,ia berusaha melayani Nathan, dari mengambilkan makanan sampai minuman. Jeni hanya melihatnya sambil mengupas Jeruk.

"Kau ingin aku memakan jeruk,sebelum makan malam?,, tanya Nathan kepada Jeni, yang hanya dijawab cengiran oleh Jeni. Selena berusaha mengambil alih peran Jeni,namun Nathan hanya diam tanpa merespon. Jeni mengambilkan makanan lain untuk Nathan, yang langsung disantap olehnya.selena begitu kecewa,namun ia tak bisa berbuat apa-apa.

Malam kian beranjak,para tamu sudah berpamitan, Nathan menggenggam tangan Jeni, dan memaksanya mengikutinya ke kemar, namun sang ibu lagi-lagi berulah.

"Nathan bisakah kau mengantar Selena pulang, ini sudah larut malam!"

" Aku akan menunggu sopir ku bu, kasihan Nathan ia sudah lelah!,, Jeni hanya memutar bola matanya jengah, dengan drama yang dibuat ibu mertua dan selena.

"Ibu tidak mendengarnya, dia bisa menunggu sopirnya, atau ibu bisa meminta sopir kita untuk mengantarnya pulang!"

" Tapi Nat.... !",, Nathan tidak memperdulikan drama sang ibu, dia memilih meninggalkan mereka,dan masuk ke dalam kamar bersama Jeni.

Terpopuler

Comments

Arin

Arin

Jenni cantik bngt...😍

2022-11-14

0

lihat semua
Episodes
1 1.Hal Gila
2 2.Pertemuan
3 3.pertemuan (2)
4 4.permintaan
5 5.Bertemu kembali
6 pengumuman
7 6.keputusan
8 7.Dijemput
9 8.Janji Suci
10 9.Kembali ke Rumah
11 10.Awal yang baru
12 11.Tidur Bersama
13 12.Mendekatkan Diri
14 13.Kedatangan Seorang Tamu
15 14.Kedatangan Tamu (2)
16 15.Peringatan
17 16.perawatan
18 17.Rencana Sang Ibu Mertua
19 18.Rencana Sang Mertua (2)
20 19.Kau Itu Cantik
21 20.Berulah Lagi
22 21.Ulang Tahun Ayah
23 22.Pertengkaran Jeni dan Sang Mertua
24 23.Kemaran Nathan
25 24.Mulai Perhatian
26 25.Menjadi Istri Yang Sesungguhnya
27 26.Aku Putrimu Ayah!
28 27.Hadiah Dari Ibu Mertua
29 28.Salah Paham
30 29.Mereka Saling Mencintai
31 30.Haruskah Kami Berpisah
32 31.Sebuah Tamparan
33 32.Hati Yang Kau Sakiti
34 33.Hancurkan Mereka
35 34.Tidur Panjang
36 35.Jangan Tinggalkan Aku
37 36.Cinta Yang Sesungguhnya
38 37.Perjanjian
39 38.Rencana Bulan Madu
40 40.Bulan Madu
41 40.Bertemu Mantan!
42 41.Moment Bersejarah Bagi Nathan dan Jeni
43 Pengumuman
44 42.Lembaran Baru
45 43.Kunjungan dari Lara
46 44.Perdebatan Tuan Sanjaya dan Istrinya
47 45.Dasar Anak Durhaka
48 46.Mengadu Domba
49 47.Memilih Untuk Berbohong
50 48.Menyesalkah?
51 49.Kebenaran
52 50.Kebenaran (2)
53 51.Pelajaran Bagi Mereka
54 52.Berkunjung
55 53.Demam
56 54.Perhatian Suami
57 55.Hidup Bahagia
58 56.Kesal
59 57.Jatuhnya Sanjaya
60 58.Kebahagiaan Keluarga Agatha
61 59.Menjalankan Rencana
62 60.Beraksi
63 61.Akan Aku Hancurkan Putrimu!
64 62.Ketakutan Jeni
65 63.Menikahlah Denganku!
66 64.Kau Menghancurkan Putrimu Sendiri!
67 65.Rado
68 65.Lara Sadar
69 66.Menjadi Tahanan
70 Pengumuman
71 67.Persidangan
72 68.Izin Bertemu
73 69.Maafkan Ayah
74 70.Keputusan Hakim
75 71.Kepergian Lara
76 72.Badai Telah Berlalu
77 Pengumuman
78 73.Kehidupan Baru Jeni
79 74.Nonton Bioskop
80 75.Tania Dan Elios
81 76.Di Jodohkan
82 77.Melepas Rindu
83 78.Rumah Baru
84 79. Foto Cantik
85 80. Rumah Baru
86 81. Keluarga Sesungguhnya
87 82. Niat Tersembunyi
88 83. Buah Tangan
89 84. Mencurigakan
90 85. Perasaan Aneh
91 86. Sangat Cocok Denganmu!
92 87. Perasaanmu!
93 88. Acuh
94 89. Pergi Ke Bersama Ibu Mertua
95 90. Dasar Gadis Manja
96 91. Bertemu Lagi
97 92. Jatuh Cinta
98 93. Bakso Cinta
99 94. Belajarlah Hidup Bermasyarakat
100 95. Masa Lalu
101 96. Aku Jatuh Cinta
102 97. Ancaman Orang Tak Dikenal
103 98. Dinner
104 99. Mencari Tahu
105 100. Dia Sudah Bahagia
106 101.Lintah Atau Perangko
107 102.Rencana Bertamu
108 103. Bertemu Lagi
109 104. Kecurigaan Elios
110 105. Ancaman Elios
111 106. Ancaman Elios (2)
112 107. Menemui Alex
113 107. Kita Bertemu lagi
114 108. Menertibkan Karyawan
115 109. Merasa Bersalah
116 110. Perasaan Tania
117 111. Aku Minta Maaf
118 112. Mengejar Cinta Elios
119 113. Izin Bertemu Dari Nathan
120 114. Memadu kasih
121 115.Kepergian Alex
122 116. Mencari Tau Sendiri
123 117. Inilah yang sebenarnya!
124 118. Tidak Terima
125 119. Rencana Selena
126 120. Ketahuan Nathan
127 121. Tragedi Jeni
128 122. Menghukum Para Pelaku
129 123. Mati Mengenaskan
130 124. Kabar Kematian Selena
131 125. Duka Keluarga Yang Di tinggalkan
132 126. Obsesi
133 127.Ular Licik
134 128. Perintah Kencan
135 129. Berkunjung ke Rumah Ayah
136 130. Mengatur Kencan
137 131. Pengakuan
138 132. Aku Mencintaimu
139 133.Putus!
140 134.Tamu Tak Di Undang
141 pengumuman
142 135. Berusaha Merelakan
143 136. Pernikahan Renita
144 137. Dingin
145 138.Kecewa
146 139. Minuman Perangsang
147 140. Peringatan Pertama
148 141. Ancaman Musuh
149 142. Mulai Dari Awal Lagi
150 143.Dia Istriku!
151 144. Merasa Tersaingi
152 145. Bersikap Tegas
153 146.Model Utama
154 147. Murka
155 148. Kemarahan Selly
156 149.Mencoba Menyakiti
157 150.paket Penuh Ancaman
158 151. Jebakan Untuk Jeni
159 152. Melawan
160 153. Pembalasan
161 154. Bersihkan!
162 154. Syok
163 155. Kembali Ke Rumah
164 156.Hukuman
165 157. Menemui Nathan
166 158. Kejutan
167 159. Kejutan (2)
168 160. Akhir Bahagia
Episodes

Updated 168 Episodes

1
1.Hal Gila
2
2.Pertemuan
3
3.pertemuan (2)
4
4.permintaan
5
5.Bertemu kembali
6
pengumuman
7
6.keputusan
8
7.Dijemput
9
8.Janji Suci
10
9.Kembali ke Rumah
11
10.Awal yang baru
12
11.Tidur Bersama
13
12.Mendekatkan Diri
14
13.Kedatangan Seorang Tamu
15
14.Kedatangan Tamu (2)
16
15.Peringatan
17
16.perawatan
18
17.Rencana Sang Ibu Mertua
19
18.Rencana Sang Mertua (2)
20
19.Kau Itu Cantik
21
20.Berulah Lagi
22
21.Ulang Tahun Ayah
23
22.Pertengkaran Jeni dan Sang Mertua
24
23.Kemaran Nathan
25
24.Mulai Perhatian
26
25.Menjadi Istri Yang Sesungguhnya
27
26.Aku Putrimu Ayah!
28
27.Hadiah Dari Ibu Mertua
29
28.Salah Paham
30
29.Mereka Saling Mencintai
31
30.Haruskah Kami Berpisah
32
31.Sebuah Tamparan
33
32.Hati Yang Kau Sakiti
34
33.Hancurkan Mereka
35
34.Tidur Panjang
36
35.Jangan Tinggalkan Aku
37
36.Cinta Yang Sesungguhnya
38
37.Perjanjian
39
38.Rencana Bulan Madu
40
40.Bulan Madu
41
40.Bertemu Mantan!
42
41.Moment Bersejarah Bagi Nathan dan Jeni
43
Pengumuman
44
42.Lembaran Baru
45
43.Kunjungan dari Lara
46
44.Perdebatan Tuan Sanjaya dan Istrinya
47
45.Dasar Anak Durhaka
48
46.Mengadu Domba
49
47.Memilih Untuk Berbohong
50
48.Menyesalkah?
51
49.Kebenaran
52
50.Kebenaran (2)
53
51.Pelajaran Bagi Mereka
54
52.Berkunjung
55
53.Demam
56
54.Perhatian Suami
57
55.Hidup Bahagia
58
56.Kesal
59
57.Jatuhnya Sanjaya
60
58.Kebahagiaan Keluarga Agatha
61
59.Menjalankan Rencana
62
60.Beraksi
63
61.Akan Aku Hancurkan Putrimu!
64
62.Ketakutan Jeni
65
63.Menikahlah Denganku!
66
64.Kau Menghancurkan Putrimu Sendiri!
67
65.Rado
68
65.Lara Sadar
69
66.Menjadi Tahanan
70
Pengumuman
71
67.Persidangan
72
68.Izin Bertemu
73
69.Maafkan Ayah
74
70.Keputusan Hakim
75
71.Kepergian Lara
76
72.Badai Telah Berlalu
77
Pengumuman
78
73.Kehidupan Baru Jeni
79
74.Nonton Bioskop
80
75.Tania Dan Elios
81
76.Di Jodohkan
82
77.Melepas Rindu
83
78.Rumah Baru
84
79. Foto Cantik
85
80. Rumah Baru
86
81. Keluarga Sesungguhnya
87
82. Niat Tersembunyi
88
83. Buah Tangan
89
84. Mencurigakan
90
85. Perasaan Aneh
91
86. Sangat Cocok Denganmu!
92
87. Perasaanmu!
93
88. Acuh
94
89. Pergi Ke Bersama Ibu Mertua
95
90. Dasar Gadis Manja
96
91. Bertemu Lagi
97
92. Jatuh Cinta
98
93. Bakso Cinta
99
94. Belajarlah Hidup Bermasyarakat
100
95. Masa Lalu
101
96. Aku Jatuh Cinta
102
97. Ancaman Orang Tak Dikenal
103
98. Dinner
104
99. Mencari Tahu
105
100. Dia Sudah Bahagia
106
101.Lintah Atau Perangko
107
102.Rencana Bertamu
108
103. Bertemu Lagi
109
104. Kecurigaan Elios
110
105. Ancaman Elios
111
106. Ancaman Elios (2)
112
107. Menemui Alex
113
107. Kita Bertemu lagi
114
108. Menertibkan Karyawan
115
109. Merasa Bersalah
116
110. Perasaan Tania
117
111. Aku Minta Maaf
118
112. Mengejar Cinta Elios
119
113. Izin Bertemu Dari Nathan
120
114. Memadu kasih
121
115.Kepergian Alex
122
116. Mencari Tau Sendiri
123
117. Inilah yang sebenarnya!
124
118. Tidak Terima
125
119. Rencana Selena
126
120. Ketahuan Nathan
127
121. Tragedi Jeni
128
122. Menghukum Para Pelaku
129
123. Mati Mengenaskan
130
124. Kabar Kematian Selena
131
125. Duka Keluarga Yang Di tinggalkan
132
126. Obsesi
133
127.Ular Licik
134
128. Perintah Kencan
135
129. Berkunjung ke Rumah Ayah
136
130. Mengatur Kencan
137
131. Pengakuan
138
132. Aku Mencintaimu
139
133.Putus!
140
134.Tamu Tak Di Undang
141
pengumuman
142
135. Berusaha Merelakan
143
136. Pernikahan Renita
144
137. Dingin
145
138.Kecewa
146
139. Minuman Perangsang
147
140. Peringatan Pertama
148
141. Ancaman Musuh
149
142. Mulai Dari Awal Lagi
150
143.Dia Istriku!
151
144. Merasa Tersaingi
152
145. Bersikap Tegas
153
146.Model Utama
154
147. Murka
155
148. Kemarahan Selly
156
149.Mencoba Menyakiti
157
150.paket Penuh Ancaman
158
151. Jebakan Untuk Jeni
159
152. Melawan
160
153. Pembalasan
161
154. Bersihkan!
162
154. Syok
163
155. Kembali Ke Rumah
164
156.Hukuman
165
157. Menemui Nathan
166
158. Kejutan
167
159. Kejutan (2)
168
160. Akhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!