Siang itu seperti yang sudah janjikan kepada ayahnya, Jeni menemui calon suaminya.ia berpakaian sederhana dengan riasan alami, dengan sedikit rasa malas, ia duduk dimeja sambil memesan minuman. Jeni menunggu sang calon suami, berusaha berfikir mencari jalan keluar, yang mungkin bisa menolongnya keluar dari masalah yang kini ia hadapi.
Jeni mendesah pelan, memikirkan nasibnya kelak. ia tidak sanggup memikirkan, bagaimana nanti kehidupan pernikahan yang akan ia lalui,dengan pria yang bahkan tidak dikenalnya.
"Nona Jenita!"
Sapa seseorang yang telah berdiri di hadapannya, dengan jas hitam yang melekat ditubuhnya. dia terlihat tampan,sesaat jeni terdiam memandang pria didepannya.beberapa saat kemudian Jeni, sadar ada yang salah, bahkan ia tidak percaya akan apa yang dilihatnya.
"Kenapa anda begitu terkejut,bukankah kita sudah bertemu sebelumnya! "
Mendengar ucapan sang pria, Jeni hanya bisa meremas kedua tangannya yang kini berkeringat.
Mati aku, kenapa harus bertemu dengan pria yang sama, apa dia pria kesepian hingga harus mengikuti perjodohan.dia tak akan mengenaliku bukan? iya,kemarin dan hari ini aku berbeda.
Dengan sedikit membenarkan duduknya,Jeni tersenyum canggung pada pria didepannya.
"Maaf Tuan, apa kita pernah bertemu sebelumnya?"
Pura-pura saja,kalau kau tak mengenalku.
Batin Jeni, mulai menjerit ketika dimenit berikutnya, suara Nathan mengagetkannya.
" Hahaha",,Tawa lepas yang keluar dari mulut Nathan,seketika membuat bulu kuduk Jeni berdiri.
"Berapa bayaran yang kau Terima dari sahabatmu?,hingga kau mau datang menggantikannya!"
"Dan sekarang, aku ingin tau, kau berperan sebagai siapa?"
Mati aku, dia sudah tau dan mengenaliku.
Rancau Jeni dalam hati.sungguh ia tidak menduga sebelumnya, kalau pria yang akan dia temui adalah pria yang sama.
" Sahabat macam apa,yang meminta bayaran dari sahabatnya sendiri!"
Jeni tidak terima, dengan apa yang diucapkan pria itu. Jeni menatapnya lekat, membuat Nathan tertantang akan sikap Jeni.
"Aku tidak munafik,aku butuh uang, hidup ini butuh uang Tuan.dan aku duduk disini, sebagai putri dari ayahku yaitu Tuan sanjaya!"
" Baiklah, minggu depan kita akan menikah,segala sesuatunya akan disiapkan Elios.
"Kau hanya menunggu,dan mempersiapkan dirimu, 2 hari lagi Elios akan menemui mu!"
"Tunggu Tuan, aku bahkan belum mengatakan bersedia menikah denganmu.kenapa kau sudah memutuskan waktu pernikahan kita?"
" Baiklah hanya ada 2 pilihan, pertama menikah denganku,kedua kau akan melihat kehancuran ayahmu, dan ayah sahabatmu! "
"Kenapa membawa sahabatku? "
"Karena kau, dan putrinya telah bekerja sama untuk menipuku.dan kau tau,aku bisa menuntut mu. dan kau akan berakhir di penjara, pilihan ada padamu! "
Deg,apa ini haruskah aku menyetujuinya,sialan jika aku tau akan begini,aku tidak mau menggantikan perjodohan Reni.
Nathan tidak menunggu Respon apapun dari Jeni, ia meninggalkan wanita itu dalam kebingungan.
Nathan dan Elios,pergi meninggalkan Jeni yang duduk dengan pikiran kosong,seolah raganya tidak berada ditubuhnya.sesaat kemudian, ia tersadar dan ingat akan sahabatnya.
Sial-sial apa yang harus aku lakukan, Reni!,iya dia bisa membantuku.
belum sempat Jeni, mencari kontak nama Rika,suara dering ponsel mengagetkannya.
" Hello Reni,ada yang harus aku katakan!"
"Apaaa?"
Jeni hanya bisa duduk dengan kaki yang lemas, apa yang terjadi kenapa jadi begini.Reni memohon, agar Jeni mau menikah dengan Nathan.ancamannya sama seperti yang diucapkan pria tersebut,Kenapa manusia itu cepat sekali bertindak.dengan kesal jeni mengacak-acak rambutnya, dengan langkah gontai ia kembali ke rumah,berharap kejadian hari ini hanya mimpi.
Sampainya di rumah,bukan suasana tenang yang ia dapati, tapi kegaduhan dari kedua orang Tuanya, yang telah menunggu kedatangannya.
"Bagaimana jeni, apakah Tuan Muda menyukaimu?"
Tuan Sanjaya bertanya dengan penuh harap, Jeni hanya mampu menganggukkan kepala dan tersenyum.lalu pergi meninggalkan pasangan suami istri,yang menyambut dengan suka cita kabar tersebut.meski sebenarnya,sang ibu tidak rela jika Jeni menikah dengan pria kaya.pria yang menjadi incaran para wanita, ia ingin putri kandungnya yang menikah. namun Nathan menolak,dan memilih Jeni. tapi sang ibu sangat yakin,hidupnya akan lebih menderita dari kehidupannya di rumah, karena yang sang ibu tau, Tuan Muda Nathan memiliki sifat kasar dan memiliki kekasih tentunya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 168 Episodes
Comments
Gusti Kadek Wahyuni
👍👍
2022-05-20
0
serina
sang ibu terlalu serakah,,
2022-05-05
0