menantu yang tak di anggap

Jasmine turun dari mobil, dan pergi menghampiri Luna.

"Jasmine!"

"Luna...ngapain Kamu disini?" tanya Jasmine

"Gue sedang mencari pekerjaan, tapi gue sepertinya belum beruntung hari ini" jawab Luna.

Tiba -tiba saja Abian ikut menghampiri Luna, sahabat nya itu.

"Luna...kamu disini rupanya" seru Abian senang.

"Hei Abian...gue seneng banget ketemu sama Elu" balas Luna yang bahagia bisa bertemu dengan sahabatnya itu.

"Eh...ngomong-ngomong Kalian kok bisa bareng, kalian pacaran ya!" celetuk Luna.

"Huss...nggaklah kita pergi rame-rame" jawab Jasmine.

Terlihat Bara dan Olive tersenyum pada Luna dari dalam mobil, tampaknya mereka menyukai kehadiran Luna. Jasmine menghampiri Bara yang berada pada kemudi.

"Bar...gue minta tolong, boleh nggak kita bawa Luna, kasihan dia teman gue" pinta Jasmine kepada Bara.

"Tentu saja, demi kamu apa sih yang nggak" gumam Bara.

"Boleh..." jawab Bara.

"Bener nih?" tanya Jasmine tidak percaya.

"Iya...boleh lah, kan kita jadi tambah rame" jawab Bara tersenyum.

"Thanks ya Bar...kamu memang baik banget" ucap Jasmine membalas senyuman.

Kemudian Jasmine mengajak Luna untuk naik ke mobil Bara dan kawan -kawan.

"Ayo Lun, kita masuk " ucap Jasmine

"Tapi...nggak apa-apa nih?" tanya Luna khawatir.

"Ya nggak apa-apa lah, Bara baik kok" balas Jasmine meyakinkan.

Akhirnya Luna mau menuruti permintaan Jasmine, Luna naik ke mobil bersama Jasmine dan lainnya.

Di dalam mobil.

"Hai...aku Olive, senang bisa berjumpa denganmu" seru Olive yang merupakan tipe gadis yang ceria, tak jauh beda dengan ibunya, Olive terkadang bisa bertindak lucu dan konyol.

"Aku Luna...aku juga senang bisa berjumpa dengan kalian semua" ucap Luna tersenyum

"Dan itu Bara, yang punya mobil ini" seru Jasmine sembari menunjuk Bara yang tengah mengemudikan mobilnya.

"Hai...sorry lagi nyetir, gue Bara" ucap Bara sembari menyetir.

"Iya...nggak papa" jawab Luna.

"Eh Lun, kamu ngapain di jalan, panas-panas gini" tanya Abian.

"Duit gue udah menipis, gue mau nyari pekerjaan disini, jadi apa kek terserah yang penting halal" jawab Luna pasrah. Setelah kesana kemari ia susah mencari pekerjaan.

Tiba-tiba terlintas dibenak Jasmine, bahwa Mamanya pernah bilang sedang membutuhkan tenaga security untuk menjaga Butik mamanya.

Dan pekerjaan ini cocok sekali dengan Luna.

"Aku akan membantumu mencari pekerjaan Lun, tenang saja" ucap Jasmine yang sudah punya rencana untuk menyodorkan Luna sebagai Security di Butik Shesa.

"Ya ampun Jasmine, kamu udah terlalu baik sama gue, gue nggak tahu harus membalasnya dengan apa" seru Luna.

"Kamu jadi temanku saja, aku sudah senang" jawabnya santai.

"Ya ampun nih cewek hatinya terbuat dari apa sih, pantes saja Abian tergila -gila padanya" gumam Luna.

"Sekarang kita cari makan yuk" ajak Jasmine.

"Lanjutttt" balas Olive ikut senang.

*****

Sementara di sebuah rumah mewah milik keluarga Andreas, terlihat seorang wanita yang tengah berdiri di belakang jendela. Sesekali Ia menyeka air matanya, Wajahnya terlihat sembab, sangat nyata kalau wanita itu habis menangis.

Terdengar ponsel wanita itu berdering, Ia melihat layar ponselnya, wajahnya sedikit berbinar, karena sang suami ingin berbicara dan melihat dirinya.

"Suamiku"

Dengan segera Vera mengusap airmatanya, agar dirinya tak terlihat seperti habis menangis. Kemudian Ia mengangkat video call dari Excel, yang kini tengah berada di luar kota.

Mulai nampak wajah sang suami yang membuat Vera merindukannya.

"Hai sayang...bagaimana keadaan rumah hari ini?" tanya Excel yang begitu bahagia bisa melihat istri tercintanya.

"Semua baik-baik saja, kamu tidak usah khawatir" jawab Vera mencoba tersenyum tabah. Meski tak dipungkiri ada gurat kesedihan yang mendalam dalam wajahnya.

"Bagaimana pekerjaanmu? Apa semua baik-baik saja?" Tanya Vera balik.

"Iya...semua baik-baik saja, dalam dua hari ini Aku akan segera pulang, aku sudah sangat merindukanmu, aku sudah tak sabar ingin bertemu denganmu" ucap Excel penuh kerinduan.

Sudah seminggu lamanya Excel pergi ke Pekanbaru untuk urusan bisnisnya, Ia terpaksa meninggalkan Vera bersama sang ibu Nyonya Emily yang tinggal bersamanya.

Namun apa yang dirasakan Vera saat bersama sang ibu mertua, tidak lah seindah saat Ia bersama Excel, suaminya sendiri.

Vera harus mengalami diskriminasi, Ia seperti menantu yang tak dianggap, Emily kerap kali membuat Vera menangis, dengan titah dan umpatan yang menyayat hati. Dirinya selalu dibanding-bandingkan dengan istri Romi, yakni Laura. Sementara Laura, Ia merasa tidak enak dengan Vera, karena perlakuan ibu mertua mereka yang pilih kasih.

"Kamu kenapa sayang? Kenapa wajahmu tampak sedih, apa kamu sangat merindukan aku?" Excel terus saja menggoda istrinya, sementara dirinya tidak tahu bagaimana perasaan Vera yang sebenarnya.

"Cepatlah pulang, aku sudah ingin sekali bertemu denganmu" ucap Vera penuh harap. Excel selalu memanjakannya, tiap kali Excel ada di rumah Vera seperti di surga, sang suami memperlakukannya layaknya seorang bidadari, tak pernah sedikitpun Vera terluka kulitnya, bahkan seekor nyamuk pun tidak akan Excel biarkan menggigit kulit istrinya.

Tapi kejadian pagi tadi membuat Vera terluka lahir dan batin, sang ibu mertua menampar pipinya, hanya karena Ia terlambat menyiapkan sarapan di pagi hari. Selama Excel pergi, semua pekerjaan rumah harus Vera yang melakukannya, pelayan tidak boleh membantu Vera, jika ketahuan pelayan mereka membantu Vera, maka Nyonya Emily tak segan-segan akan memecatnya. Sehingga seluruh pelayan yang ada di rumah keluarga Andreas diam tak berani bicara pada Excel, jika mereka tidak mau kehilangan pekerjaannya.

Hari ini Nyonya Emily sedang pergi bersama Laura, menantu kesayangannya, sementara Vera sendiri di rumah, kedua anaknya Frisca dan Bara belum kembali ke rumah.

"Kamu jangan khawatir, sebentar lagi kita pulang, oh ya mana anak-anak? Aku belum melihat mereka" tanya Excel tentang Frisca dan Bara.

"Mereka belum pulang, Frisca masih di Butik, sedangkan Bara belum pulang dari kuliahnya" jawab Vera.

"Terus Mama mana? Aku juga tidak melihatnya dari tadi" pertanyaan Excel membuat Vera

"Mama sedang pergi bersama Laura" jawab Vera.

"Mama pergi bersama Laura? Kenapa kamu masih ada di rumah, apa kamu tidak ikut bersama mereka?" tanya Excel menyelidik

Vera mencoba mencari alasan yang tepat untuk mengelabui Excel, agar Excel tidak curiga hubungan antara dia dan ibu mertuanya sedang tidak baik-baik saja.

"A...aku tidak ikut, kepalaku pusing, aku harus istirahat" ucapnya bohong.

"Kamu sakit sayang, kalau sakit sebaiknya ke dokter, aku tidak mau terjadi sesuatu kepadamu" seru Excel khawatir.

"Kamu jangan khawatir, aku baik-baik saja" balas Vera menenangkan suaminya.

"Baiklah sayang, sekarang istirahatlah, aku harus melanjutkan pekerjaanku dulu, sampai jumpa, aku mencintaimu!" ucap Excel sembari menutup video call mereka.

Vera menutup ponselnya dan berkata lirih.

"Aku juga mencintaimu" Vera memejamkan matanya dan memeluk ponselnya. Sungguh ia sangat membutuhkan suaminya saat ini.

BERSAMBUNG

❤❤❤❤❤❤❤

Terpopuler

Comments

Ita rahmawati

Ita rahmawati

dasar mertua gk ad akhlak 😡

2023-08-13

0

Kenyang

Kenyang

lnjut💪

2023-06-24

0

Erlinda

Erlinda

kok si Exel ga tau kejahatan mama nya

2023-05-03

0

lihat semua
Episodes
1 Lari Dari Pernikahan
2 Anti Perjodohan
3 Potret lawas
4 Video Call
5 Jasmine pulang
6 Genangan air
7 Ray pulang
8 Butuh security
9 Peramal
10 Mencari pekerjaan
11 menantu yang tak di anggap
12 Ikan Bakar
13 Bertemu Shesa
14 Diterima kerja
15 Pesan Terakhir Ibu
16 Mimpi
17 Hari pertama kerja
18 Mengantarkan pesan
19 Rekor
20 Dia Kekasihku
21 Membuktikan kepada Luna
22 Ray membenci mereka
23 Merogoh saku
24 Kisah masa lalu
25 Merayakan pertemuan
26 Mencari Ray
27 Nikahi gadis itu
28 model pengganti
29 Siapa di ruangan itu
30 Security cantik
31 Maafkan Ayah
32 Menggendong Luna
33 Kamu adalah calon istriku
34 Dekapan Ray
35 Aku khilaf
36 Demi kebaikanmu
37 Kesedihan Ray
38 Cinta Luna
39 Aku mencintaimu
40 Sah
41 Melanjutkan sesuatu yang tertunda
42 Ada apa dengannya
43 Anggur merah
44 Pulang ke rumah
45 Permintaan Mama
46 Kenapa Harus Kamu
47 Hipotermia
48 Gengsi yang terlalu besar
49 Dilema
50 Sebatas teman
51 Hubungan tanpa status
52 Abian putra Nabila
53 Aku terlalu mencintaimu
54 Tugas seorang istri
55 Proyek baru
56 Sepucuk surat
57 Luna pingsan
58 Aku hamil
59 Luna pergi
60 Mengcancel proyek
61 Bertemu Ayah
62 Kepulangan Vano dan Shesa
63 Kehadiran Nabila
64 Bawa kembali menantu Mama
65 Karunia terbesar
66 Tiba di Kampung halaman
67 Tidak semudah itu
68 Berselimutkan sarung
69 listrik padam
70 Jaka Tarub
71 Handuk
72 Setengah perjalanan
73 Nasi pecel rempeyek kacang
74 Cemburu
75 Menyelam
76 Aku Memaafkanmu
77 Kedatangan Jasmine dan Abian
78 Olive dan Bara
79 Sahabat jadi cinta
80 Pak Bayu sakit
81 Mantu Idaman
82 Suara aneh
83 Jack Matilda
84 Mirip sekali
85 Cinta buta...bonus visual
86 Belum muhrim
87 Bertrand dan Aura
88 Pengakuan Aura
89 Pusara Mita
90 Pulang ke Surabaya
91 Makan malam
92 Melupakan dendam
93 Cincin putih
94 Cariin mantu
95 Sahabat sejati
96 Uweeenak pol
97 Donor ginjal
98 Berakhir kebahagiaan
99 Pernikahan Abian dan Jasmine
100 Doa Abian
101 Aku takut
102 Kewajiban yang sempurna
103 Canduku
104 Modal tampan doang
105 Ciuman pertama
106 Baju penggoda
107 Pernikahan Bara dan Olive
108 Air mata bahagia
109 Buble gum
110 Bukan mimpi
111 Video Bara dan Olive
112 sakit pinggang
113 Jeweran Luna
114 Dimana Ray dan Luna
115 Ray pingsan
116 Reyna Lavinya Ar Rayyan (Tamat)
117 OFFICE BOY KU CEO KU
118 Bonchap Apa yang kamu pikirkan
119 Bonchap Di atas meja
120 Bonchap Sendal sisihan
121 Launching novel baru
Episodes

Updated 121 Episodes

1
Lari Dari Pernikahan
2
Anti Perjodohan
3
Potret lawas
4
Video Call
5
Jasmine pulang
6
Genangan air
7
Ray pulang
8
Butuh security
9
Peramal
10
Mencari pekerjaan
11
menantu yang tak di anggap
12
Ikan Bakar
13
Bertemu Shesa
14
Diterima kerja
15
Pesan Terakhir Ibu
16
Mimpi
17
Hari pertama kerja
18
Mengantarkan pesan
19
Rekor
20
Dia Kekasihku
21
Membuktikan kepada Luna
22
Ray membenci mereka
23
Merogoh saku
24
Kisah masa lalu
25
Merayakan pertemuan
26
Mencari Ray
27
Nikahi gadis itu
28
model pengganti
29
Siapa di ruangan itu
30
Security cantik
31
Maafkan Ayah
32
Menggendong Luna
33
Kamu adalah calon istriku
34
Dekapan Ray
35
Aku khilaf
36
Demi kebaikanmu
37
Kesedihan Ray
38
Cinta Luna
39
Aku mencintaimu
40
Sah
41
Melanjutkan sesuatu yang tertunda
42
Ada apa dengannya
43
Anggur merah
44
Pulang ke rumah
45
Permintaan Mama
46
Kenapa Harus Kamu
47
Hipotermia
48
Gengsi yang terlalu besar
49
Dilema
50
Sebatas teman
51
Hubungan tanpa status
52
Abian putra Nabila
53
Aku terlalu mencintaimu
54
Tugas seorang istri
55
Proyek baru
56
Sepucuk surat
57
Luna pingsan
58
Aku hamil
59
Luna pergi
60
Mengcancel proyek
61
Bertemu Ayah
62
Kepulangan Vano dan Shesa
63
Kehadiran Nabila
64
Bawa kembali menantu Mama
65
Karunia terbesar
66
Tiba di Kampung halaman
67
Tidak semudah itu
68
Berselimutkan sarung
69
listrik padam
70
Jaka Tarub
71
Handuk
72
Setengah perjalanan
73
Nasi pecel rempeyek kacang
74
Cemburu
75
Menyelam
76
Aku Memaafkanmu
77
Kedatangan Jasmine dan Abian
78
Olive dan Bara
79
Sahabat jadi cinta
80
Pak Bayu sakit
81
Mantu Idaman
82
Suara aneh
83
Jack Matilda
84
Mirip sekali
85
Cinta buta...bonus visual
86
Belum muhrim
87
Bertrand dan Aura
88
Pengakuan Aura
89
Pusara Mita
90
Pulang ke Surabaya
91
Makan malam
92
Melupakan dendam
93
Cincin putih
94
Cariin mantu
95
Sahabat sejati
96
Uweeenak pol
97
Donor ginjal
98
Berakhir kebahagiaan
99
Pernikahan Abian dan Jasmine
100
Doa Abian
101
Aku takut
102
Kewajiban yang sempurna
103
Canduku
104
Modal tampan doang
105
Ciuman pertama
106
Baju penggoda
107
Pernikahan Bara dan Olive
108
Air mata bahagia
109
Buble gum
110
Bukan mimpi
111
Video Bara dan Olive
112
sakit pinggang
113
Jeweran Luna
114
Dimana Ray dan Luna
115
Ray pingsan
116
Reyna Lavinya Ar Rayyan (Tamat)
117
OFFICE BOY KU CEO KU
118
Bonchap Apa yang kamu pikirkan
119
Bonchap Di atas meja
120
Bonchap Sendal sisihan
121
Launching novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!