Mencari pekerjaan

Jasmine dan Abian saling menatap satu sama lain, ada sinyal-sinyal cinta yang tertangkap lensa mata keduanya, menciptakan bias-bias asa untuk saling menunjukkan perasaan, buku itu dipegang oleh dua orang, tangan yang saling bersentuhan membuat aliran rasa itu kian kuat, seolah berkata 'Aku suka padamu.'

Sejenak Jasmine terbius oleh tatapan mata Abian yang membuatnya luluh tak berdaya.

"Gila...gila...apa sih Gue, kenapa Gue harus seperti ini, tidak-tidak ini tidak boleh" gumam Jasmine sembari melepaskan buku itu dari tangannya. Namun seolah Abian tak ingin melepaskan tangannya dari tangan Jasmine, ia menahan tangan Jasmine yang berada dibawah genggaman tangannya.

Jasmine mencoba menariknya, namun ia tak bisa, semakin ia menarik tangannya, semakin kuat pula genggaman tangan Abian. Sehingga membuat ekspresi wajah Jasmine menjadi serius.

"Abi...lepasin" seru Jasmine, dan tiba-tiba saja Abian melepaskan tangan Jasmine dan membiarkan buku itu terjatuh.

"Gedebhuk"

"Hai Jasmine, kalian disini ternyata, pantesan cari didalam nggak ada" ucap Olive sembari menggandeng tangan Abian. Jasmine hanya bisa tersenyum kecut melihat Olive dan Abian.

Tampak Bara menghampiri Jasmine dari belakang dan merangkul Jasmine begitu saja, dan itu membuat Abian sedikit cemburu.

"Apaan sih Bar, lepaskan" ucap Jasmine sembari menyingkirkan tangan Bara dari pundaknya.

"Iya maaf" seru Bara.

Bara sengaja melakukan itu, karena Ia tahu Abian menyukai Jasmine, gadis yang ia gebet yang juga sepupunya sendiri.

"Bara...berani banget dia menyentuh Jasmine, kurang ajar" umpat Abian sambil mengepalkan kedua tangannya, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa, Abian terlanjur terikat hubungan tak jelas dengan Olive, Olive menyatakan cinta kepada Abian, namun Abian tidak pernah menjawab cinta Olive, sehingga membuat Abian terjebak perasaan palsu, hanya karena Ia kasihan kepada Olive dan tak ingin menyakitinya.

*****

Hari ini adalah hari ketiga Luna menginjakkan kakinya di Ibukota, Luna melihat uang sakunya, cuma ada beberapa lembar gopek dalam dompetnya, sementara dirinya harus melanjutkan hidup sendiri di kota besar ini.

"Aduuuhh...uang gue udah makin menipis, gue harus cari kerja, apapun caranya gue harus segera mendapat pekerjaan" ucap Luna sembari berfikir untuk mencari pekerjaan untuk dirinya.

Luna bersiap-siap untuk mencari pekerjaan, entahlah ke mana pun langkah kakinya berjalan, tujuannya hanya untuk mencari pekerjaan yang halal untuk dirinya.

Terik matahari menyengat kulit halusnya, namun Ia tidak perduli, setiap informasi lowongan pekerjaan Luna mencoba melamarnya, namun sial hari ini Luna belum beruntung, sudah beberapa perusahaan dan lowongan pekerjaan sudah ia hampiri, terlihat wajah lelahnya, Luna istirahat sebentar melemaskan otot-otot kakinya yang seharian ia ajak berjalan menyusuri sepanjang jalan.

Luna beristirahat di halte bus, sesekali ia mengusap keringat yang keluar dari wajah cantiknya.

"Huffttt...susah banget cari pekerjaan di kota besar, gue capek banget, haus lagi" ucapnya sambil mengipas-ngipaskan map berisi lamaran pekerjaannya.

Tanpa Ia sadari ada seseorang yang tanpa sengaja memperhatikan Luna yang tengah duduk kelelahan.

"Loh bukannya itu Mbak Luna?" seru Mario

Mario bersama Vano dan Ray dalam satu mobil, tampak Ray langsung menoleh kearah gadis yang dimaksud Mario.

"Gadis itu lagi, ngapain dia disana?" gumam Ray

Sementara Vano sedang mendapati telepon dari kliennya. Sehingga ia tidak sempat melihat gadis yang dimaksud Mario.

"Mbak Luna ngapain ya disana, kasihan sekali sepertinya dia sangat kelelahan" seru Mario yang merasa iba dengan Luna.

Ray lebih diam dan cuek terhadap gadis itu, untuk apa menghiraukan gadis macam dia, yang menurutnya tidak punya sopan santun.

"Ada apa Mario? Siapa yang kamu bicarakan?" tanya Vano yang sudah selesai menutup teleponnya.

"Itu Tuan muda, Mbak Luna temannya Non Jasmine, yang kemarin saya ceritain" jawab Mario.

"Gadis yang menolong Jasmine itu? Memangnya dia kenapa?" tanya Vano serius.

"Tadi, Mbak Luna terlihat duduk-duduk di sebuah halte bus, kasihan sepertinya dia kelelahan" ucap Mario menjelaskan.

"Kita putar balik sekarang, kita hampiri gadis itu " perintah Vano

"Untuk apa sih Pa, kita harus menghampiri gadis itu?" tanya Ray kesal.

"Papa mau berterima kasih kepada nya, karena gadis itu sudah menolong adikmu dari preman -preman" ucap Vano.

Kemudian Mario mengikuti perintah Vano, ia memutar balik mobil menghampiri tempat Luna tadi. Namun sayang Luna sudah tidak ada disana lagi, rupanya Luna sudah pergi dari sana.

"Loh kemana Mbak Luna? Tadi dia duduk disini" seru Mario yang mendapati Luna sudah tidak ada lagi disana.

"Kemana gadis itu Mario?" tanya Vano sembari memeriksa sekeliling, namun tak ia dapati seorang pun berada dalam halte itu.

"Hah...mungkin Mbak Luna sudah pergi, kita terlambat" ucap Mario menyesal.

"Ya sudahlah kalau dia pergi, nggak usah cari dia lagi" seru Ray dingin.

"Kamu kenapa Ray? Kayak kamu punya masalah sama gadis itu?" tanya Vano pada putranya.

"Itu gadis sudah bikin Ray gedhek, judes nya minta ampun, udah salah nggak mau disalahin" jawab Ray ketus.

"Sudah jangan terlalu benci sama gadis itu, kamu nggak khawatir jika suatu hari rasa benci itu berubah jadi cinta?" ujar Vano sembari mengingat masa lalunya bersama Shesa.

"What? Ray jatuh cinta pada gadis jutek itu? Idiiihhh...amit-amit" balas Ray yang membuat Mario dan Vano tertawa.

"Kalian malah tertawa?"

"Dengarkan Papa Ray, satu pesan Papa untuk kamu, jangan membenci orang terlalu dalam, jika suatu hari nanti kamu mulai mencintainya, maka siapa yang akan kamu salahkan, pastinya kamu akan menyesal sendiri" ucapnya penuh makna.

Ray terlihat terdiam mendengarkan ucapan Vano, namun dalam hatinya, Ia masih kesal dengan gadis itu. Ia yakin tidak akan mudah jatuh cinta pada siapa pun, termasuk pada gadis yang menurutnya konyol itu.

"Tuan muda, Papa Anda benar, suatu saat kebencian akan berubah menjadi cinta, dan Tuan muda akan menyadari kekuatan cinta akan mampu merubah keangkuhan hati seseorang, seperti kisah Papa Anda dengan Mama Anda, kisah yang membuat Paman benar-benar terharu" ucap Mario yang mengingat saat-saat Vano dan Shesa mulai terikat cinta.

Sejenak Ray terdiam akan ucapan Mario, tak bisa dipungkiri kemesraan Papa dan Mamanya masih terlihat sampai sekarang, meskipun usia mereka sudah tidak muda lagi, namun hubungan keduanya masih seperti pengantin baru.

*****

Luna berjalan pulang, ia lemas seharian berjalan kesana kemari mencari pekerjaan, namun nihil tak ada satupun yang mau menerima Luna.

Hingga akhirnya seseorang melihat Luna tengah berjalan sedikit gontai di pinggir jalan.

"Itukan Luna, stop stop" seru Jasmine saat mengetahui keberadaan Luna.

"Ada apa? Luna siapa?" tanya Olive yang juga berada satu mobil dengannya.

Bara menghentikan mobilnya, Luna terkejut saat ada mobil yang tengah berhenti persis di samping nya.

"Eh...mobil siapa tuh?" ucap Luna.

"Loh...itu kan Luna?" seru Abian terkejut

BERSAMBUNG

🌷🌷🌷🌷🌷

...lanjutkan dukungan kalian ❤❤😘...

Terpopuler

Comments

Ita rahmawati

Ita rahmawati

akhirny ktemu juga luna sm abian,,

2023-08-13

0

#ayu.kurniaa_

#ayu.kurniaa_

.

2023-05-13

0

Mizu Ryuu

Mizu Ryuu

kasian bian menjalani hubungan atas dasar kasian pada olive
baiknya jujur lah bian biar sakit tpi lbh baik daripada hrs berbohong trus utk menyenangkan perasaan orang yg mencintai bertepuk sebelah tangan aj

2023-04-07

0

lihat semua
Episodes
1 Lari Dari Pernikahan
2 Anti Perjodohan
3 Potret lawas
4 Video Call
5 Jasmine pulang
6 Genangan air
7 Ray pulang
8 Butuh security
9 Peramal
10 Mencari pekerjaan
11 menantu yang tak di anggap
12 Ikan Bakar
13 Bertemu Shesa
14 Diterima kerja
15 Pesan Terakhir Ibu
16 Mimpi
17 Hari pertama kerja
18 Mengantarkan pesan
19 Rekor
20 Dia Kekasihku
21 Membuktikan kepada Luna
22 Ray membenci mereka
23 Merogoh saku
24 Kisah masa lalu
25 Merayakan pertemuan
26 Mencari Ray
27 Nikahi gadis itu
28 model pengganti
29 Siapa di ruangan itu
30 Security cantik
31 Maafkan Ayah
32 Menggendong Luna
33 Kamu adalah calon istriku
34 Dekapan Ray
35 Aku khilaf
36 Demi kebaikanmu
37 Kesedihan Ray
38 Cinta Luna
39 Aku mencintaimu
40 Sah
41 Melanjutkan sesuatu yang tertunda
42 Ada apa dengannya
43 Anggur merah
44 Pulang ke rumah
45 Permintaan Mama
46 Kenapa Harus Kamu
47 Hipotermia
48 Gengsi yang terlalu besar
49 Dilema
50 Sebatas teman
51 Hubungan tanpa status
52 Abian putra Nabila
53 Aku terlalu mencintaimu
54 Tugas seorang istri
55 Proyek baru
56 Sepucuk surat
57 Luna pingsan
58 Aku hamil
59 Luna pergi
60 Mengcancel proyek
61 Bertemu Ayah
62 Kepulangan Vano dan Shesa
63 Kehadiran Nabila
64 Bawa kembali menantu Mama
65 Karunia terbesar
66 Tiba di Kampung halaman
67 Tidak semudah itu
68 Berselimutkan sarung
69 listrik padam
70 Jaka Tarub
71 Handuk
72 Setengah perjalanan
73 Nasi pecel rempeyek kacang
74 Cemburu
75 Menyelam
76 Aku Memaafkanmu
77 Kedatangan Jasmine dan Abian
78 Olive dan Bara
79 Sahabat jadi cinta
80 Pak Bayu sakit
81 Mantu Idaman
82 Suara aneh
83 Jack Matilda
84 Mirip sekali
85 Cinta buta...bonus visual
86 Belum muhrim
87 Bertrand dan Aura
88 Pengakuan Aura
89 Pusara Mita
90 Pulang ke Surabaya
91 Makan malam
92 Melupakan dendam
93 Cincin putih
94 Cariin mantu
95 Sahabat sejati
96 Uweeenak pol
97 Donor ginjal
98 Berakhir kebahagiaan
99 Pernikahan Abian dan Jasmine
100 Doa Abian
101 Aku takut
102 Kewajiban yang sempurna
103 Canduku
104 Modal tampan doang
105 Ciuman pertama
106 Baju penggoda
107 Pernikahan Bara dan Olive
108 Air mata bahagia
109 Buble gum
110 Bukan mimpi
111 Video Bara dan Olive
112 sakit pinggang
113 Jeweran Luna
114 Dimana Ray dan Luna
115 Ray pingsan
116 Reyna Lavinya Ar Rayyan (Tamat)
117 OFFICE BOY KU CEO KU
118 Bonchap Apa yang kamu pikirkan
119 Bonchap Di atas meja
120 Bonchap Sendal sisihan
121 Launching novel baru
Episodes

Updated 121 Episodes

1
Lari Dari Pernikahan
2
Anti Perjodohan
3
Potret lawas
4
Video Call
5
Jasmine pulang
6
Genangan air
7
Ray pulang
8
Butuh security
9
Peramal
10
Mencari pekerjaan
11
menantu yang tak di anggap
12
Ikan Bakar
13
Bertemu Shesa
14
Diterima kerja
15
Pesan Terakhir Ibu
16
Mimpi
17
Hari pertama kerja
18
Mengantarkan pesan
19
Rekor
20
Dia Kekasihku
21
Membuktikan kepada Luna
22
Ray membenci mereka
23
Merogoh saku
24
Kisah masa lalu
25
Merayakan pertemuan
26
Mencari Ray
27
Nikahi gadis itu
28
model pengganti
29
Siapa di ruangan itu
30
Security cantik
31
Maafkan Ayah
32
Menggendong Luna
33
Kamu adalah calon istriku
34
Dekapan Ray
35
Aku khilaf
36
Demi kebaikanmu
37
Kesedihan Ray
38
Cinta Luna
39
Aku mencintaimu
40
Sah
41
Melanjutkan sesuatu yang tertunda
42
Ada apa dengannya
43
Anggur merah
44
Pulang ke rumah
45
Permintaan Mama
46
Kenapa Harus Kamu
47
Hipotermia
48
Gengsi yang terlalu besar
49
Dilema
50
Sebatas teman
51
Hubungan tanpa status
52
Abian putra Nabila
53
Aku terlalu mencintaimu
54
Tugas seorang istri
55
Proyek baru
56
Sepucuk surat
57
Luna pingsan
58
Aku hamil
59
Luna pergi
60
Mengcancel proyek
61
Bertemu Ayah
62
Kepulangan Vano dan Shesa
63
Kehadiran Nabila
64
Bawa kembali menantu Mama
65
Karunia terbesar
66
Tiba di Kampung halaman
67
Tidak semudah itu
68
Berselimutkan sarung
69
listrik padam
70
Jaka Tarub
71
Handuk
72
Setengah perjalanan
73
Nasi pecel rempeyek kacang
74
Cemburu
75
Menyelam
76
Aku Memaafkanmu
77
Kedatangan Jasmine dan Abian
78
Olive dan Bara
79
Sahabat jadi cinta
80
Pak Bayu sakit
81
Mantu Idaman
82
Suara aneh
83
Jack Matilda
84
Mirip sekali
85
Cinta buta...bonus visual
86
Belum muhrim
87
Bertrand dan Aura
88
Pengakuan Aura
89
Pusara Mita
90
Pulang ke Surabaya
91
Makan malam
92
Melupakan dendam
93
Cincin putih
94
Cariin mantu
95
Sahabat sejati
96
Uweeenak pol
97
Donor ginjal
98
Berakhir kebahagiaan
99
Pernikahan Abian dan Jasmine
100
Doa Abian
101
Aku takut
102
Kewajiban yang sempurna
103
Canduku
104
Modal tampan doang
105
Ciuman pertama
106
Baju penggoda
107
Pernikahan Bara dan Olive
108
Air mata bahagia
109
Buble gum
110
Bukan mimpi
111
Video Bara dan Olive
112
sakit pinggang
113
Jeweran Luna
114
Dimana Ray dan Luna
115
Ray pingsan
116
Reyna Lavinya Ar Rayyan (Tamat)
117
OFFICE BOY KU CEO KU
118
Bonchap Apa yang kamu pikirkan
119
Bonchap Di atas meja
120
Bonchap Sendal sisihan
121
Launching novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!