Kediaman Alfarizzy

Suasana dalam mobil sangat hening ketika dua mahluk berjenis kelamin sama itu hanya diam membisu layaknya manusia tidak saling mengenal satu sama lain. Jhon yang notebanenya sangat jarang sekali berbicara, sedangkan Egi tipe manusia yang tidak akan pernah membuka mulutnya sebelum orang lain menyapanya terlebih dahulu kecuali saat dirinya menjemput bos barunya tadi siang.

Jhon menghela nafasnya kasar, tangannya mengusap wajahnya frustasi ketika ia tanpa sengaja melihat cafe yang dulu sering di datangi oleh dirinya bersama Mentari. Cafe itu nampak tidak berubah sama sekali membuat Jhon kembali teringat masalalunya.

"Sudah lima tahun Mentari. Tapi aku masih sangat merindukanmu, aku masih sangat mencintaimu, berharap dengan kepulanganku kali ini, aku bisa bertemu denganmu, Mentari." Lirih Jhon yang terdengar samar-samar oleh Egi si pemilik telinga tajam itu.

Egi melirik sekilas sang bos dari kaca spion mobilnya, dan tanpa sengaja tatapan matanya bertemu dengan Jhon yang kebetulan sedang menatap lurus ke depan dengan sorot matanya yang tajam. "Ada apa kau menatapku? Apakah kau menyukaiku?" Pertanyaan itu membuat Egi tersenyum kaku, apakah bosnya itu gila? Bagaimana bisa bosnya mengatakan hal itu kepada dirinya yang seorang laki-laki tulen.

"Anda salah paham, bos. Bagaimanapun juga, saya ini laki-laki normal, bos. Tidak mungkin saya menyukai anda." Jawab Egi sambil fokus dengan setir kemudinya.

"Baguslah kalau begitu." Ucap Jhon dengan nada terkesan dingin. "Berapa lama kau bekerja dengan papaku?" Tanya Jhon sambil menatap asistennya melalui kaca spion mobilnya.

"Baru satu tahun, bos."

"Oh."

"Iya, bos."

Setelah itu keadaan dalam mobil kembali hening seperti semula. Jhon mulai sibuk dengan ponselnya, sementara Egi kembali fokus dengan setir kemudinya.

Lima belas menit kemudian, mobil yang di kemudikan oleh Egi pun tiba di kediaman Alfarizzy. Egi segera memarkirkan mobilnya kemudian ia mematikan mesinnya dan membuka pintu mobilnya, lalu turun dan berjalan melangkahkan kedua kakinya menuju pintu mobil belakang itu.

Egi meraih pintu tersebut dan membukanya secara perlahan. "Silahkan, bos." Ucapnya ketika pintu mobil itu terbuka lebar.

Jhon hanya berdehem pelan, kemudian ia turun dan langsung melangkahkan kedua kakinya menuju pintu rumahnya. Sementara Egi, kembali menutup pintu mobil itu, kemudian ia berjalan menuju bagasi mobil untuk mengambil koper bosnya tersebut.

Pelayan yang melihat kedatangan Jhon melalui kaca jendela pun segera membukakan pintunya. "Selamat datang mas Jhon silahkan masuk." Ucap si pelayan tersebut sambil menyingkir ke dekat tembok.

"Mama sama papa dimana?" Tanya Jhon sambil melangkahkan kedua kakinya memasuki rumah kedua orangtuanya.

"Ibu sama bapak sedang berada di ruang keluarga, mas." Jawab si pelayan yang sudah lama bekerja di kediaman Alfarizzy itu. Tanpa menjawab ucapan si pelayan tersebut, Jhon pun segera melangkahkan kedua kakinya menuju ruang keluarga.

Kedua orangtua Jhon begitu bahagia saat melihat kedatangan putra semata wayangnya itu, apalagi mama Celine, ia terlihat menangis haru dan langsung memeluk putra yang selama ini sangat di rindukannya. "Jhon, kamu pulang nak." Ucapnya sambil memeluk hangat putra tersayangnya. "Mama sangat merindukanmu, nak." Sambung mama Celine tanpa melepaskan pelukannya.

Jhon tersenyum, ia pun membalas pelukan sang mama yang sudah melahirkan dan membesarkannya itu. "Aku juga sangat merindukan mama." Jawab Jhon dengan nada terdengar lembut dan halus. "Bagaimana kabar mama? Apakah mama baik-baik saja?" Tanya Jhon sambil melepaskan pelukannya.

"Apa kamu pikir mama akan baik-baik saja ketika mama jauh dari putra mama sendiri?" Ucap sang mama sambil mencubit gemas hidung putranya itu. "Kamu sangat keterlaluan, Jhon. Kamu meninggalkan mama sama papa begitu lama. Kamu tidak tahu kalau mama itu selalu merindukanmu, mama selalu memikirkan keadaanmu di luar sana, mama selalu mengkhawatirkanmu, tapi kamu jarang sekali menghubungi mama, sekalipun mama menelponmu, kamu pasti selalu bilang sibuk, capeklah, inilah, itulah. Kamu selalu.... " Ucapan mama Celine tercekat di tenggorokkan ketika Jhon menyela ucapannya sambil memberikan kecupan hangat di pipi kanannya.

"Maafkan aku, mah. Tapi aku memang benar-benar sibuk saat mama menelponku. Tapi sekarang aku sudah ada di sini, jadi mama tidak perlu khawatir lagi, ok." Ucap Jhon sambil mengusap pundak sang mama dengan lembut.

"Apa kamu tidak melihat papa, Jhon? Kamu pikir hanya mamamu saja yang merindukanmu heh!" Pak Calvin angkat bicara ketika melihat putra dan istrinya tidak menghiraukan keberadaannya.

Jhon seketika menoleh ke arah sang papa, ia tersenyum lalu berjalan dan memeluk sang papa. "Jangan marah, nanti cepat tua, pah." Ucap Jhon yang mendapat dengusan kesal dari sang papa.

"Bos kopernya mau di taruh dimana?" Tanya Egi yang sedari tadi menonton drama keluarga itu.

"Letakkan saja di situ, biar aku yang membawanya ke kamarku." Ucap Jhon sambil melirik sekilas ke arah Egi. Egi mengangguk sambil meletakkan koper milik bosnya tersebut. Kemudian ia pun segera berpamitan untuk pulang.

"Kalau begitu saya permisi dulu, bos, pak, bu Celine."

"Loh, kok kamu buru-buru banget, Gi? Istirahatlah dulu, biar si bibi buatkan minum untukmu." Ucap mama Celine sambil menatap Egi.

"Terima kasih bu Celine atas tawarannya, tapi saya.... " Ucapan Egi tercekat di tenggorokkan ketika suara bosnya terdengar di telinganya.

"Jangan menolak, istirahatlah sebentar, kau itu manusia bukan robot yang tak kenal lelah. Mengerti." Tegas Jhon sambil menatap tajam asistennya itu.

"Mengerti, bos." Jawab Egi sambil menganggukkan kepalanya pelan.

"Mah, pah, kalau begitu aku ke kamar dulu, ya." Pamit Jhon yang mendapat anggukkan kepala dari sang mama dan juga papanya.

Jhon segera membawa kopernya dan berjalan melangkahkan kedua kakinya menuju kamarnya. Sementara pak Calvin, mama Celine dan juga Egi duduk di atas sofa.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Ds Phone

Ds Phone

apa akan terjadi

2025-01-27

0

Wati_esha

Wati_esha

Keluarga Calvin - Celini, memperlakukan Egi dengan baik.

2023-08-23

1

Desri

Desri

nama jhon kurang menarik

2023-07-12

0

lihat semua
Episodes
1 Pengkhianatan
2 Tunggu saja pembalasanku
3 Beraktinglah dengan baik
4 Senyuman penuh arti
5 Masa Lalu
6 Masa lalu part dua
7 Belum saatnya
8 Air mata buaya
9 Belum bisa melupakannya
10 Syarat untuk pulang
11 Semakin memikirkannya, semakin membuatnya gila
12 Siapa laki-laki tampan itu
13 Belum saatnya
14 Gue lah pemenangnya
15 Panggilan tidak suka
16 Apa kamu sedang menyembunyikan sesuatu dariku
17 Sangat muak
18 Kepulangan Jhon
19 Kediaman Alfarizzy
20 Cinta adalah musibah
21 Perusahaan J-A Group
22 Akhirnya
23 Bukan up ya
24 Aku tidak mengenalmu
25 Sampai jumpa besok
26 Tidak ada yang berubah
27 Setuju
28 Apa kamu stres
29 Kesal
30 Pastikan apa
31 Menjelaskan
32 Tapi aku sudah menikah
33 Kebencian
34 Aku sudah tahu
35 Jangan berhubungan dengan laki-laki lain
36 Semudah itu minta maaf
37 Aku tidak boleh kehilangannya
38 Pulang dan bercermin
39 Jangan muncul lagi di hadapanku
40 Sayangnya
41 Penuh amarah
42 Bukan yang dulu
43 Kamu yang buatku berubah
44 Ternyata
45 Menyiapkan dokumen
46 Aku tidak ingin berpisah
47 Menjadi begini
48 Benarkah
49 Terkejut
50 Ya. Di paksa
51 Siang dan malam
52 Hanya itu
53 Katakan sebenarnya!
54 Laki-laki asing
55 Berhenti menatapku
56 Benarkah
57 Suara siapa itu
58 Jangan muncul di depan putriku lagi
59 Tidak mungkin
60 Itu hal wajar
61 Aku hanya manusia biasa
62 Sidang pertama
63 Aku tidak akan menyerah
64 Kangen kamu
65 Flashback
66 Tua bangka katanya
67 Harus ingat!
68 Baiklah
69 Menjadi karyawan biasa
70 Dia pikir ini dunia komik
71 Aku masih memiliki bukti
72 Aku baik-baik saja
73 Mama salah menilaimu
74 Akhirnya
75 kembali ke alam sadar
76 Promosi novel terpopuler. Author Defri YantiHermawan17
77 Bos sama sama asisten sama saja
78 Mulai seperti dulu
79 Mulai bekerja
80 Setengah ketampanan
81 Apa aku
82 Pemimpin baru
83 Dia harus lenyap
84 Sangat mencintaimu
85 Apa kamu menyelidikiku
86 Percaya diri
87 Terlambat
88 Ribet sendiri
89 Rencana jahat
90 Ingatan kembali.
91 Rencana kedua
92 Sejak kapan kamu menyukai putriku
93 Pantas mati
94 Jangan mengotori tangan anda, bos
95 Posesif seperti dulu
96 Calon istri
97 Promosi novel
98 Bocah keras kepala
99 Pengobatan
100 Panas
101 Buru-buru
102 Dua bulan, deal
103 Imajinasi berlebihan
104 Lepaskan saja
105 Takdir Tuhan
106 Penyakit Mematikan
107 Promo novel baru
108 Dokter terbaik
109 Aku kerumahmu sekarang
110 Menangislah
111 Apa kamu yakin?
112 Memanfaatkan kesempatan
113 Gangguan jiwa
114 Kamu membuat anak orang hamil?
115 Hanya bisa mendoakan
116 Harus berubah
117 Apa anda lupa
118 Kerjasama
119 Seperti singa kelaparan
120 Takdir yang menyedihkan
121 Kamu cemburu?
122 Hadiah untukmu
123 Akhirnya aku bisa bertemu denganmu
124 Jangan ganggu aku lagi
125 Pernikahan dadakkan
126 Deg-degan!
127 Di tinggal tidur begitu saja
128 Bagaimana caranya
129 Berbunga-bunga
130 Saling menginginkan
131 Imajinasi sendiri saja
132 Untuk apa aku hidup
133 Penuh perhatian
134 Merindukan kehangatanmu
135 Sudah mulai membaik
136 Melupakan kesalahannya
137 Rumah sakit
138 Kehamilan Mentari
139 Aku menyesal
140 Sudah membuatku
141 Rekomendasi novel menarik (Istri Tuan Amnesia) Author. Erna Surliandari
142 Ingin memangsanya
143 Masakan buat istri tercinta
144 Suami idaman
145 Pertemuan dengan Lisa
146 Penyesalan Lisa
147 Kecelakaan
148 Kondisi Alex
149 Aku ingin bertemu dengannya
150 Minta izin
151 Kepergian Alex
152 Penyesalan Lisa
153 Hamil tujuh bulan
154 Dua cecunguk
155 Si raja bucin yang berlebihan
156 Mau melahirkan
157 Kelahiran baby Twins
158 Baby Al and baby Alice. Ending
159 Extra part01
160 Promosi novel baru. Cinta Sejati Sang CEO
161 Promosi cerita. Terjerat Cinta Sang Mafia
162 Promosi novel baru
163 Promosi Novel
164 Pengkhianatan Dalam Pernikahan,
Episodes

Updated 164 Episodes

1
Pengkhianatan
2
Tunggu saja pembalasanku
3
Beraktinglah dengan baik
4
Senyuman penuh arti
5
Masa Lalu
6
Masa lalu part dua
7
Belum saatnya
8
Air mata buaya
9
Belum bisa melupakannya
10
Syarat untuk pulang
11
Semakin memikirkannya, semakin membuatnya gila
12
Siapa laki-laki tampan itu
13
Belum saatnya
14
Gue lah pemenangnya
15
Panggilan tidak suka
16
Apa kamu sedang menyembunyikan sesuatu dariku
17
Sangat muak
18
Kepulangan Jhon
19
Kediaman Alfarizzy
20
Cinta adalah musibah
21
Perusahaan J-A Group
22
Akhirnya
23
Bukan up ya
24
Aku tidak mengenalmu
25
Sampai jumpa besok
26
Tidak ada yang berubah
27
Setuju
28
Apa kamu stres
29
Kesal
30
Pastikan apa
31
Menjelaskan
32
Tapi aku sudah menikah
33
Kebencian
34
Aku sudah tahu
35
Jangan berhubungan dengan laki-laki lain
36
Semudah itu minta maaf
37
Aku tidak boleh kehilangannya
38
Pulang dan bercermin
39
Jangan muncul lagi di hadapanku
40
Sayangnya
41
Penuh amarah
42
Bukan yang dulu
43
Kamu yang buatku berubah
44
Ternyata
45
Menyiapkan dokumen
46
Aku tidak ingin berpisah
47
Menjadi begini
48
Benarkah
49
Terkejut
50
Ya. Di paksa
51
Siang dan malam
52
Hanya itu
53
Katakan sebenarnya!
54
Laki-laki asing
55
Berhenti menatapku
56
Benarkah
57
Suara siapa itu
58
Jangan muncul di depan putriku lagi
59
Tidak mungkin
60
Itu hal wajar
61
Aku hanya manusia biasa
62
Sidang pertama
63
Aku tidak akan menyerah
64
Kangen kamu
65
Flashback
66
Tua bangka katanya
67
Harus ingat!
68
Baiklah
69
Menjadi karyawan biasa
70
Dia pikir ini dunia komik
71
Aku masih memiliki bukti
72
Aku baik-baik saja
73
Mama salah menilaimu
74
Akhirnya
75
kembali ke alam sadar
76
Promosi novel terpopuler. Author Defri YantiHermawan17
77
Bos sama sama asisten sama saja
78
Mulai seperti dulu
79
Mulai bekerja
80
Setengah ketampanan
81
Apa aku
82
Pemimpin baru
83
Dia harus lenyap
84
Sangat mencintaimu
85
Apa kamu menyelidikiku
86
Percaya diri
87
Terlambat
88
Ribet sendiri
89
Rencana jahat
90
Ingatan kembali.
91
Rencana kedua
92
Sejak kapan kamu menyukai putriku
93
Pantas mati
94
Jangan mengotori tangan anda, bos
95
Posesif seperti dulu
96
Calon istri
97
Promosi novel
98
Bocah keras kepala
99
Pengobatan
100
Panas
101
Buru-buru
102
Dua bulan, deal
103
Imajinasi berlebihan
104
Lepaskan saja
105
Takdir Tuhan
106
Penyakit Mematikan
107
Promo novel baru
108
Dokter terbaik
109
Aku kerumahmu sekarang
110
Menangislah
111
Apa kamu yakin?
112
Memanfaatkan kesempatan
113
Gangguan jiwa
114
Kamu membuat anak orang hamil?
115
Hanya bisa mendoakan
116
Harus berubah
117
Apa anda lupa
118
Kerjasama
119
Seperti singa kelaparan
120
Takdir yang menyedihkan
121
Kamu cemburu?
122
Hadiah untukmu
123
Akhirnya aku bisa bertemu denganmu
124
Jangan ganggu aku lagi
125
Pernikahan dadakkan
126
Deg-degan!
127
Di tinggal tidur begitu saja
128
Bagaimana caranya
129
Berbunga-bunga
130
Saling menginginkan
131
Imajinasi sendiri saja
132
Untuk apa aku hidup
133
Penuh perhatian
134
Merindukan kehangatanmu
135
Sudah mulai membaik
136
Melupakan kesalahannya
137
Rumah sakit
138
Kehamilan Mentari
139
Aku menyesal
140
Sudah membuatku
141
Rekomendasi novel menarik (Istri Tuan Amnesia) Author. Erna Surliandari
142
Ingin memangsanya
143
Masakan buat istri tercinta
144
Suami idaman
145
Pertemuan dengan Lisa
146
Penyesalan Lisa
147
Kecelakaan
148
Kondisi Alex
149
Aku ingin bertemu dengannya
150
Minta izin
151
Kepergian Alex
152
Penyesalan Lisa
153
Hamil tujuh bulan
154
Dua cecunguk
155
Si raja bucin yang berlebihan
156
Mau melahirkan
157
Kelahiran baby Twins
158
Baby Al and baby Alice. Ending
159
Extra part01
160
Promosi novel baru. Cinta Sejati Sang CEO
161
Promosi cerita. Terjerat Cinta Sang Mafia
162
Promosi novel baru
163
Promosi Novel
164
Pengkhianatan Dalam Pernikahan,

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!