Belum saatnya

"Mungkin mama tahu siapa laki-laki ini. Jadi, sebaiknya aku menanyakannya nanti sama mama. Sekarang aku harus membuang photo-photoku dengan Lisa dulu." Mentari kembali berucap sambil mencari sebuah kotak untuk menaruh semua photonya bersama Lisa.

Ketika Mentari sibuk mencari kotak, tiba-tiba saja, sang mama datang menghampirinya. "Kamu sedang cari apa, Tari?" Tanya sang mama membuat Mentari sedikit terkejut.

"Astaga, mama. Bikin aku kaget saja." Ucap Mentari sambil mengelus dadanya. "Aku lagi nyari kotak aku yang aku bawa bulan kemarin, mah. Mama lihat gak?" Tanyanya kembali mencari keberadaan kotak itu.

"Oh kotak itu mama simpan di sana tuh." Jawab sang mama sambil menunjuk kotak berwarna pink yang berada di dekat lemari kecil. "Untuk apa kamu mencari kotak itu?" Tanya Mam Natalia penasaran.

"Untuk menyimpan kenanganku bersama sahabatku, mah." Jawab Mentari sambil berjalan untuk menganbil kotak berwarna pink itu.

"Menyimpan kenangan?" mam Natalia megerutkan keningnya bingung, ia sama sekali tidak mengerti dengan apa yang di ucapkan oleh putrinya itu.

"Iya, mah." Mentari kembali berjalan melewati sang mama, ia mulai menaruh bingkai photo dirinya dengan Lisa ke dalam kotak itu.

"Loh, kok photonya di simpan di situ, sayang?"

"Kan aku udah bilang, mah. Aku mau menyimpan semua kenanganku bersama LISA." Jawab Mentari membuat mam Natalia bertambah bingung. Tidak seperti biasanya Mentari bersikap seperti ini, bahkan ketika Mentari mengucapkan kata Lisa saja penuh dengan penekanan.

"Sayang. Apa kamu sedang ada masalah dengan Lisa?" Tanya Mam Natalia sambil berjalan menghampiri putrinya. Ia menatap putrinya yang sedang menaruh photo-photonya ke dalam kotak itu. "Kalau kamu lagi ada masalah sama dia, kamu bisa membicarakannya dengan baik-baik, sayang." Imbuhnya sambil mengelus pucuk kepala putrinya.

Pergerakkan Mentari terhenti, tangannya mencengkram kuat bingkai photo terakhir yang akan ia masukan ke dalam kotak berwarna pink itu.

"Bicarakan baik-baik? Itu tidak mungkin, mah. Karena aku tahu sifat aslinya sekarang. Dan kesalahan Lisa tidak dapat aku maafkan. Bahkan ketika dia bersujud di bawah kakiku pun aku tidak akan pernah memaafkannya. Jika dia perempuan lain dan berselingkuh dengan suamiku, mungkin aku bisa memaafkannya. Karena apa, karena mungkin suamiku membohongi perempuan itu dengan berkata kalau dia itu masih single. Sedangkan, Lisa? Dia tahu kalau Alex adalah suamiku, tapi dia tetap mau menjadi selingkuhannya."

"Bahkan mereka berani melakukan hal yang sangat menjijkan di rumahku sendiri. Apa mereka pantas mendapat maaf dariku?" Batin Mentari dengan amarah yang kembali menyelimuti dirinya.

"Sayang. Kok kamu malah bengong, sih?" Mam Natalia menepuk pundak puttinya membuat putinya itu kembali ke alam sadarnya dan seketika mengubah expresi di wajahnya.

"Sayang. Apa kamu sedang ada masalah dengan Lisa?" Tanya mam Natalia mengulang pertanyaannya.

"Emm sedikit, mah." Jawab Mentari berbohong karena ia tidak mungkin bilang kalau sahabatnya sendiri sudah berselingkuh dengan suaminya. Karena bagi Mentari, belum saatnya sang mama mengetahui masalah itu.

"Sayang. Kalau kamu ada masalah sama Lisa, kamu bisa bicarakan baik-baik sama dia, nak. Mama tidak ingin hanya karena masalah sepele kalian yang sudah bersahabat dari kecil berubah menjadi musuh."

"Tapi ini bukan masalah sepele, mah." Batin Mentari dengan satu tangan terkepal dengan kuat. Mentari menghela nafasnya panjang, ia menatap mamanya yang juga tengah menatap dirinya. "Iya, mah. Nanti aku akan berbicara baik-baik sama Lisa." Jawabnya membuat mama Natalia tersenyum lebar. Namun tentu saja jawaban Mentari adalah sebuah kebohongan, ia hanya ingin sang mama tidak memikirkan masalahnya dengan Lisa, dan juga belum saatnya Mentari memberitahukan sang mama tentang perselingkuhan suami dan sahabatnya itu.

"Oh iya, mah. Apa mama kenal dengan pria yang ada di dalam photo ini?" Tanya Mentari sambil menunjukkan photonya yang tadi.

"Mama tidak kenal sayang, mungkin dia mantan pacarmu?" Jawab sang mama membuat Mentari harus menghela nafasnya panjang.

"Memangnya dulu aku tidak pernah membawa pria ini ke rumah?" Tanya Mentari penasaran.

"Tidak pernah, sayang. Kalau kamu pernah membawa pria ini ke rumah, mama pasti akan mengenalnya. Tapi dulu si bibi pernah bilang sama mama, ketika mama dan papa berada di luar negeri, ada seorang pria tampan yang sering antar jemput kamu kemana pun kamu pergi. Mungkin saja pria yang di maksud si bibi itu adalah pria ini." Ucap sang mama dengan serius.

"Si bibi? maksud mama bi Ana?"

"Iya, sayang."

"Yaudah nanti aku tanyain sama bi Ana deh." Ucap Mentari sambil menaruh photo itu di atas meja.

"Tapi bi Ana'nya tidak ada di sini sekarang, dia sedang pulang kampung karena anaknya sakit. Coba kamu tanyakan sama Lisa, siapa tahu dia mengenalnya." Usul sang mama.

"Emm iya, mah. Nanti aku coba tanyakan sama Lisa saja deh." Jawab Mentari di iringi dengan helaan nafas beratnya. "Lisa? Apa mungkin dia tahu siapa pria ini? Ya mungkin saja dia tahu.Tapi, apa dia mau memberitahuku?" Batin Mentari sambil menatap photo pria tampan itu.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Ds Phone

Ds Phone

itu yang buat hidup musnuah

2025-01-27

0

Dewa Rana

Dewa Rana

lama banget mentari bertindak

2024-12-19

0

appaaa

appaaa

katanya mau balas dendam, tapibelum ada pergerakan sama sekali

2024-09-06

1

lihat semua
Episodes
1 Pengkhianatan
2 Tunggu saja pembalasanku
3 Beraktinglah dengan baik
4 Senyuman penuh arti
5 Masa Lalu
6 Masa lalu part dua
7 Belum saatnya
8 Air mata buaya
9 Belum bisa melupakannya
10 Syarat untuk pulang
11 Semakin memikirkannya, semakin membuatnya gila
12 Siapa laki-laki tampan itu
13 Belum saatnya
14 Gue lah pemenangnya
15 Panggilan tidak suka
16 Apa kamu sedang menyembunyikan sesuatu dariku
17 Sangat muak
18 Kepulangan Jhon
19 Kediaman Alfarizzy
20 Cinta adalah musibah
21 Perusahaan J-A Group
22 Akhirnya
23 Bukan up ya
24 Aku tidak mengenalmu
25 Sampai jumpa besok
26 Tidak ada yang berubah
27 Setuju
28 Apa kamu stres
29 Kesal
30 Pastikan apa
31 Menjelaskan
32 Tapi aku sudah menikah
33 Kebencian
34 Aku sudah tahu
35 Jangan berhubungan dengan laki-laki lain
36 Semudah itu minta maaf
37 Aku tidak boleh kehilangannya
38 Pulang dan bercermin
39 Jangan muncul lagi di hadapanku
40 Sayangnya
41 Penuh amarah
42 Bukan yang dulu
43 Kamu yang buatku berubah
44 Ternyata
45 Menyiapkan dokumen
46 Aku tidak ingin berpisah
47 Menjadi begini
48 Benarkah
49 Terkejut
50 Ya. Di paksa
51 Siang dan malam
52 Hanya itu
53 Katakan sebenarnya!
54 Laki-laki asing
55 Berhenti menatapku
56 Benarkah
57 Suara siapa itu
58 Jangan muncul di depan putriku lagi
59 Tidak mungkin
60 Itu hal wajar
61 Aku hanya manusia biasa
62 Sidang pertama
63 Aku tidak akan menyerah
64 Kangen kamu
65 Flashback
66 Tua bangka katanya
67 Harus ingat!
68 Baiklah
69 Menjadi karyawan biasa
70 Dia pikir ini dunia komik
71 Aku masih memiliki bukti
72 Aku baik-baik saja
73 Mama salah menilaimu
74 Akhirnya
75 kembali ke alam sadar
76 Promosi novel terpopuler. Author Defri YantiHermawan17
77 Bos sama sama asisten sama saja
78 Mulai seperti dulu
79 Mulai bekerja
80 Setengah ketampanan
81 Apa aku
82 Pemimpin baru
83 Dia harus lenyap
84 Sangat mencintaimu
85 Apa kamu menyelidikiku
86 Percaya diri
87 Terlambat
88 Ribet sendiri
89 Rencana jahat
90 Ingatan kembali.
91 Rencana kedua
92 Sejak kapan kamu menyukai putriku
93 Pantas mati
94 Jangan mengotori tangan anda, bos
95 Posesif seperti dulu
96 Calon istri
97 Promosi novel
98 Bocah keras kepala
99 Pengobatan
100 Panas
101 Buru-buru
102 Dua bulan, deal
103 Imajinasi berlebihan
104 Lepaskan saja
105 Takdir Tuhan
106 Penyakit Mematikan
107 Promo novel baru
108 Dokter terbaik
109 Aku kerumahmu sekarang
110 Menangislah
111 Apa kamu yakin?
112 Memanfaatkan kesempatan
113 Gangguan jiwa
114 Kamu membuat anak orang hamil?
115 Hanya bisa mendoakan
116 Harus berubah
117 Apa anda lupa
118 Kerjasama
119 Seperti singa kelaparan
120 Takdir yang menyedihkan
121 Kamu cemburu?
122 Hadiah untukmu
123 Akhirnya aku bisa bertemu denganmu
124 Jangan ganggu aku lagi
125 Pernikahan dadakkan
126 Deg-degan!
127 Di tinggal tidur begitu saja
128 Bagaimana caranya
129 Berbunga-bunga
130 Saling menginginkan
131 Imajinasi sendiri saja
132 Untuk apa aku hidup
133 Penuh perhatian
134 Merindukan kehangatanmu
135 Sudah mulai membaik
136 Melupakan kesalahannya
137 Rumah sakit
138 Kehamilan Mentari
139 Aku menyesal
140 Sudah membuatku
141 Rekomendasi novel menarik (Istri Tuan Amnesia) Author. Erna Surliandari
142 Ingin memangsanya
143 Masakan buat istri tercinta
144 Suami idaman
145 Pertemuan dengan Lisa
146 Penyesalan Lisa
147 Kecelakaan
148 Kondisi Alex
149 Aku ingin bertemu dengannya
150 Minta izin
151 Kepergian Alex
152 Penyesalan Lisa
153 Hamil tujuh bulan
154 Dua cecunguk
155 Si raja bucin yang berlebihan
156 Mau melahirkan
157 Kelahiran baby Twins
158 Baby Al and baby Alice. Ending
159 Extra part01
160 Promosi novel baru. Cinta Sejati Sang CEO
161 Promosi cerita. Terjerat Cinta Sang Mafia
162 Promosi novel baru
163 Promosi Novel
164 Pengkhianatan Dalam Pernikahan,
Episodes

Updated 164 Episodes

1
Pengkhianatan
2
Tunggu saja pembalasanku
3
Beraktinglah dengan baik
4
Senyuman penuh arti
5
Masa Lalu
6
Masa lalu part dua
7
Belum saatnya
8
Air mata buaya
9
Belum bisa melupakannya
10
Syarat untuk pulang
11
Semakin memikirkannya, semakin membuatnya gila
12
Siapa laki-laki tampan itu
13
Belum saatnya
14
Gue lah pemenangnya
15
Panggilan tidak suka
16
Apa kamu sedang menyembunyikan sesuatu dariku
17
Sangat muak
18
Kepulangan Jhon
19
Kediaman Alfarizzy
20
Cinta adalah musibah
21
Perusahaan J-A Group
22
Akhirnya
23
Bukan up ya
24
Aku tidak mengenalmu
25
Sampai jumpa besok
26
Tidak ada yang berubah
27
Setuju
28
Apa kamu stres
29
Kesal
30
Pastikan apa
31
Menjelaskan
32
Tapi aku sudah menikah
33
Kebencian
34
Aku sudah tahu
35
Jangan berhubungan dengan laki-laki lain
36
Semudah itu minta maaf
37
Aku tidak boleh kehilangannya
38
Pulang dan bercermin
39
Jangan muncul lagi di hadapanku
40
Sayangnya
41
Penuh amarah
42
Bukan yang dulu
43
Kamu yang buatku berubah
44
Ternyata
45
Menyiapkan dokumen
46
Aku tidak ingin berpisah
47
Menjadi begini
48
Benarkah
49
Terkejut
50
Ya. Di paksa
51
Siang dan malam
52
Hanya itu
53
Katakan sebenarnya!
54
Laki-laki asing
55
Berhenti menatapku
56
Benarkah
57
Suara siapa itu
58
Jangan muncul di depan putriku lagi
59
Tidak mungkin
60
Itu hal wajar
61
Aku hanya manusia biasa
62
Sidang pertama
63
Aku tidak akan menyerah
64
Kangen kamu
65
Flashback
66
Tua bangka katanya
67
Harus ingat!
68
Baiklah
69
Menjadi karyawan biasa
70
Dia pikir ini dunia komik
71
Aku masih memiliki bukti
72
Aku baik-baik saja
73
Mama salah menilaimu
74
Akhirnya
75
kembali ke alam sadar
76
Promosi novel terpopuler. Author Defri YantiHermawan17
77
Bos sama sama asisten sama saja
78
Mulai seperti dulu
79
Mulai bekerja
80
Setengah ketampanan
81
Apa aku
82
Pemimpin baru
83
Dia harus lenyap
84
Sangat mencintaimu
85
Apa kamu menyelidikiku
86
Percaya diri
87
Terlambat
88
Ribet sendiri
89
Rencana jahat
90
Ingatan kembali.
91
Rencana kedua
92
Sejak kapan kamu menyukai putriku
93
Pantas mati
94
Jangan mengotori tangan anda, bos
95
Posesif seperti dulu
96
Calon istri
97
Promosi novel
98
Bocah keras kepala
99
Pengobatan
100
Panas
101
Buru-buru
102
Dua bulan, deal
103
Imajinasi berlebihan
104
Lepaskan saja
105
Takdir Tuhan
106
Penyakit Mematikan
107
Promo novel baru
108
Dokter terbaik
109
Aku kerumahmu sekarang
110
Menangislah
111
Apa kamu yakin?
112
Memanfaatkan kesempatan
113
Gangguan jiwa
114
Kamu membuat anak orang hamil?
115
Hanya bisa mendoakan
116
Harus berubah
117
Apa anda lupa
118
Kerjasama
119
Seperti singa kelaparan
120
Takdir yang menyedihkan
121
Kamu cemburu?
122
Hadiah untukmu
123
Akhirnya aku bisa bertemu denganmu
124
Jangan ganggu aku lagi
125
Pernikahan dadakkan
126
Deg-degan!
127
Di tinggal tidur begitu saja
128
Bagaimana caranya
129
Berbunga-bunga
130
Saling menginginkan
131
Imajinasi sendiri saja
132
Untuk apa aku hidup
133
Penuh perhatian
134
Merindukan kehangatanmu
135
Sudah mulai membaik
136
Melupakan kesalahannya
137
Rumah sakit
138
Kehamilan Mentari
139
Aku menyesal
140
Sudah membuatku
141
Rekomendasi novel menarik (Istri Tuan Amnesia) Author. Erna Surliandari
142
Ingin memangsanya
143
Masakan buat istri tercinta
144
Suami idaman
145
Pertemuan dengan Lisa
146
Penyesalan Lisa
147
Kecelakaan
148
Kondisi Alex
149
Aku ingin bertemu dengannya
150
Minta izin
151
Kepergian Alex
152
Penyesalan Lisa
153
Hamil tujuh bulan
154
Dua cecunguk
155
Si raja bucin yang berlebihan
156
Mau melahirkan
157
Kelahiran baby Twins
158
Baby Al and baby Alice. Ending
159
Extra part01
160
Promosi novel baru. Cinta Sejati Sang CEO
161
Promosi cerita. Terjerat Cinta Sang Mafia
162
Promosi novel baru
163
Promosi Novel
164
Pengkhianatan Dalam Pernikahan,

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!