Semakin memikirkannya, semakin membuatnya gila

"Baiklah, papa setuju dengan persyaratanmu. Papa akan menunggu orangtua Lisa pulang dari luar kota, setelah mereka pulang, papa akan langsung membicarakan pembatalan pernikahan kalian berdua. Karena saat ini, kamu masih berstatus sebagai tunangan, Lisa. Papa berharap setelah kamu pulang dan bertemu dengan Lisa, kamu tidak akan melukai hatinya dan tidak pergi bersama perempuan manapun sebelum pernikahan kalian batal." Ucap pak Calvin setelah ia memikirkannya dengan matang-matang. Bagi pak Calvin, perusahaannya jauh lebih dari pada apapun, toh jika di paksa pun putranya itu tetap akan menolaknya juga.

"Dan papa minta, kamu harus pulang besok lusa, bagaimana?" Sambung pak Calvin lagi.

"Baiklah, aku setuju." Jawab Jhon di iringi dengan helaan nafas beratnya. "Kalau begitu, aku tutup dulu telponnya, papa dan mama jagalah kesehatan, jangan sampai kalian sakit."

"Ingat pesan papa tadi." Setelah mengucapkan satu kalimat itu, Pak Calvin pun langsung memutuskan sambungannya.

Jhon tersenyum lega, Meskipun ia tidak ingin lagi menginjakkan negara kelahirannya yang menyimpan, kenangan indah bersama sang kekasih yang sudah menghilang beberapa tahun itu, tapi, Jhon tetap harus kembali ke negara asalnya itu. Jhon harus menggantikan sang papa untuk memipin perusahaannya dan membiarkan sang papa untuk beristirahat menikmati masa tuanya bersama sang mama.

"Mentari... Apakah kita bisa bertemu kembali? Jika kita di pertemukan kembali, tidak perduli kamu berstatus sebagai istri orang pun, aku pasti tidak akan melepaskanmu. Tidak akan pernah." Ucap Jhon dengan tangan terkepal dengan kuat menahan amarah yang ada di dalam hatinya.

Namun, beberapa detik kemudian, Jhon tertawa dengan sangat kencang, ia menertawakan kebodohannya sendiri, karena tidak bisa melupakan kekasihnya itu meskipun sudah beberapa tahun lamanya. Bahkan ia merasa sangat cemburu dengan hanya memikirkan kekasihnya yang sudah menikah dan hidup bahagia bersama suaminya. Padahal, Jelas-jelas itu hanyalah khayalannya saja.

"Ah sepertinya aku sudah gila, bagaimana mungkin aku bisa membayangkan dia sudah menikah dan hidup bahagia bersama pria lain? Sementara aku sama sekali tidak tahu keberadaannya. Aku tidak tahu dia menjalani hidup seperti apa sekarang. Apakah dia hidup bahagia? Apakah dia pergi dariku dengan demi pria lain? Tidak mungkin, aku sangat yakin Mentari adalah perempuan baik, dia tidak mungkin meninggalkanku demi pria lain."

"Argh... Sial. Semakin aku memikirkannya, semakin membuatku gila." Ucap Jhon sambil mengacak rambutnya frustasi. Jhon benar-benar merasa frustasi, ia tidak bisa melupakan gadis itu meskipun ia sudah berusaha untuk mencoba melupakannya. Bahkan rasa cintanya terhadap Mentari masih sama seperti dulu.

Jhon perlahan bangkit dari tempat duduknya, ia mulai melangkahkan kedua kakinya menuju kamar mandi yang berada di dalam kamarnya. Jhon berniat untuk menjernihkan pikirannya yang di penuhi oleh Mentari, perempuan yang pergi tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.

***

Saat ini Mentari sedang berada di rumah kedua orangtuanya. Meskipun hatinya masih terasa sakit karena pengkhianatan yang di lakukan oleh suami dan sahabatnya itu, namun Mentari tetap memperlihatkan wajah ceria seperti biasanya, seakan-akan ia sedang dalam keadaan baik-baik saja.

"Mama." Seperti biasa, Mentari akan selalu berteriak memanggil sang mama membuat mama Mentari sedikit terkejut karena putrinya itu datang tanpa memberitahu terlebih dahulu."I miss you mom's." Ucap Mentari sambil berhambur memeluk tubuh mama tercintanya.

Mama Mentari pun membalas pelukan putrinya dengan hangat. "Astaga, sayang. Kamu kesini kok tidak bilang-bilang mama dulu, sih." Tanyanya sambil mengelus punggung putrinya.

"Kejutan untuk mama." Jawav Mentari di iringi dengan senyuman manisnya. "Papa masih di luar kota, mah?" Tanya Mentari sambil melepaskan pelukannya.

"Iya, Tari. Mungkin besok papamu pulang." Jawab mama Mentari yang tak lain adalah Natalia. "Kamu kesini sendirian, sayang?" Tanya sang mama sambil menuntun anaknya menuju sofa.

"Iya, mah." Jawab Mentari setelah ia menjatuhkan tubuhnya di atas sofa.

"Memangnya suamimu tidak mengantarmu kesini?"

"Tidak momyku yang cantik, kan mama tahu kalau Alex itu ceo di perusahaan papanya. Jadi dia sangat sibuk." Jawab Mentari membuat sang mama harus menghela nafasnya kasar.

"Sesibuk apapun dia, dia tetap harus menprioritaskan istrinya." Ucap sang mama sambil mengelus pucuk kepala putrinya itu. "Jadi, lain kali kamu jangan pernah pergi sendirian, kalau kamu mau kesini, kamu harus di antar sama suamimu, mengerti."

"Mama ini selalu melarangku pergi sendirian, memangnya kenapa, sih? Bukannya dulu juga aku sering keluar sendirian? Atau mama masih teringat sama kecelakaanku dulu?" Tanya Mentari sambil menatap sang mama. "Mama tenang saja, aku pasti bisa jaga diriku sendiri, kok. Kecelakaan itu kan memang sudah takdir dari Tuhan. Gak ada yang bisa menolaknya dan gak ada yang tahu. Jadi, mulai sekarang, mama harus melupakan kejadian itu, ya." Ucapnya sambil menggenggam erat tangan sang mama, berharap agar mamanya itu tidak lagi mengingat tentang kecelakaan yang menimpanya beberapa tahun yang lalu.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Inonk_ordinary

Inonk_ordinary

lisa dulu ngaku hamil,,,,terus anaknya.mana????? mentari kok g nanya???

2024-11-25

0

Ds Phone

Ds Phone

atau senaja dilangar

2025-01-27

0

Helena Pera

Helena Pera

mentari kenapa saat lisa mengatakan hamil dg jhon,tdk kamu selidiki/bertanya langsung pd jhon

2024-09-09

2

lihat semua
Episodes
1 Pengkhianatan
2 Tunggu saja pembalasanku
3 Beraktinglah dengan baik
4 Senyuman penuh arti
5 Masa Lalu
6 Masa lalu part dua
7 Belum saatnya
8 Air mata buaya
9 Belum bisa melupakannya
10 Syarat untuk pulang
11 Semakin memikirkannya, semakin membuatnya gila
12 Siapa laki-laki tampan itu
13 Belum saatnya
14 Gue lah pemenangnya
15 Panggilan tidak suka
16 Apa kamu sedang menyembunyikan sesuatu dariku
17 Sangat muak
18 Kepulangan Jhon
19 Kediaman Alfarizzy
20 Cinta adalah musibah
21 Perusahaan J-A Group
22 Akhirnya
23 Bukan up ya
24 Aku tidak mengenalmu
25 Sampai jumpa besok
26 Tidak ada yang berubah
27 Setuju
28 Apa kamu stres
29 Kesal
30 Pastikan apa
31 Menjelaskan
32 Tapi aku sudah menikah
33 Kebencian
34 Aku sudah tahu
35 Jangan berhubungan dengan laki-laki lain
36 Semudah itu minta maaf
37 Aku tidak boleh kehilangannya
38 Pulang dan bercermin
39 Jangan muncul lagi di hadapanku
40 Sayangnya
41 Penuh amarah
42 Bukan yang dulu
43 Kamu yang buatku berubah
44 Ternyata
45 Menyiapkan dokumen
46 Aku tidak ingin berpisah
47 Menjadi begini
48 Benarkah
49 Terkejut
50 Ya. Di paksa
51 Siang dan malam
52 Hanya itu
53 Katakan sebenarnya!
54 Laki-laki asing
55 Berhenti menatapku
56 Benarkah
57 Suara siapa itu
58 Jangan muncul di depan putriku lagi
59 Tidak mungkin
60 Itu hal wajar
61 Aku hanya manusia biasa
62 Sidang pertama
63 Aku tidak akan menyerah
64 Kangen kamu
65 Flashback
66 Tua bangka katanya
67 Harus ingat!
68 Baiklah
69 Menjadi karyawan biasa
70 Dia pikir ini dunia komik
71 Aku masih memiliki bukti
72 Aku baik-baik saja
73 Mama salah menilaimu
74 Akhirnya
75 kembali ke alam sadar
76 Promosi novel terpopuler. Author Defri YantiHermawan17
77 Bos sama sama asisten sama saja
78 Mulai seperti dulu
79 Mulai bekerja
80 Setengah ketampanan
81 Apa aku
82 Pemimpin baru
83 Dia harus lenyap
84 Sangat mencintaimu
85 Apa kamu menyelidikiku
86 Percaya diri
87 Terlambat
88 Ribet sendiri
89 Rencana jahat
90 Ingatan kembali.
91 Rencana kedua
92 Sejak kapan kamu menyukai putriku
93 Pantas mati
94 Jangan mengotori tangan anda, bos
95 Posesif seperti dulu
96 Calon istri
97 Promosi novel
98 Bocah keras kepala
99 Pengobatan
100 Panas
101 Buru-buru
102 Dua bulan, deal
103 Imajinasi berlebihan
104 Lepaskan saja
105 Takdir Tuhan
106 Penyakit Mematikan
107 Promo novel baru
108 Dokter terbaik
109 Aku kerumahmu sekarang
110 Menangislah
111 Apa kamu yakin?
112 Memanfaatkan kesempatan
113 Gangguan jiwa
114 Kamu membuat anak orang hamil?
115 Hanya bisa mendoakan
116 Harus berubah
117 Apa anda lupa
118 Kerjasama
119 Seperti singa kelaparan
120 Takdir yang menyedihkan
121 Kamu cemburu?
122 Hadiah untukmu
123 Akhirnya aku bisa bertemu denganmu
124 Jangan ganggu aku lagi
125 Pernikahan dadakkan
126 Deg-degan!
127 Di tinggal tidur begitu saja
128 Bagaimana caranya
129 Berbunga-bunga
130 Saling menginginkan
131 Imajinasi sendiri saja
132 Untuk apa aku hidup
133 Penuh perhatian
134 Merindukan kehangatanmu
135 Sudah mulai membaik
136 Melupakan kesalahannya
137 Rumah sakit
138 Kehamilan Mentari
139 Aku menyesal
140 Sudah membuatku
141 Rekomendasi novel menarik (Istri Tuan Amnesia) Author. Erna Surliandari
142 Ingin memangsanya
143 Masakan buat istri tercinta
144 Suami idaman
145 Pertemuan dengan Lisa
146 Penyesalan Lisa
147 Kecelakaan
148 Kondisi Alex
149 Aku ingin bertemu dengannya
150 Minta izin
151 Kepergian Alex
152 Penyesalan Lisa
153 Hamil tujuh bulan
154 Dua cecunguk
155 Si raja bucin yang berlebihan
156 Mau melahirkan
157 Kelahiran baby Twins
158 Baby Al and baby Alice. Ending
159 Extra part01
160 Promosi novel baru. Cinta Sejati Sang CEO
161 Promosi cerita. Terjerat Cinta Sang Mafia
162 Promosi novel baru
163 Promosi Novel
164 Pengkhianatan Dalam Pernikahan,
Episodes

Updated 164 Episodes

1
Pengkhianatan
2
Tunggu saja pembalasanku
3
Beraktinglah dengan baik
4
Senyuman penuh arti
5
Masa Lalu
6
Masa lalu part dua
7
Belum saatnya
8
Air mata buaya
9
Belum bisa melupakannya
10
Syarat untuk pulang
11
Semakin memikirkannya, semakin membuatnya gila
12
Siapa laki-laki tampan itu
13
Belum saatnya
14
Gue lah pemenangnya
15
Panggilan tidak suka
16
Apa kamu sedang menyembunyikan sesuatu dariku
17
Sangat muak
18
Kepulangan Jhon
19
Kediaman Alfarizzy
20
Cinta adalah musibah
21
Perusahaan J-A Group
22
Akhirnya
23
Bukan up ya
24
Aku tidak mengenalmu
25
Sampai jumpa besok
26
Tidak ada yang berubah
27
Setuju
28
Apa kamu stres
29
Kesal
30
Pastikan apa
31
Menjelaskan
32
Tapi aku sudah menikah
33
Kebencian
34
Aku sudah tahu
35
Jangan berhubungan dengan laki-laki lain
36
Semudah itu minta maaf
37
Aku tidak boleh kehilangannya
38
Pulang dan bercermin
39
Jangan muncul lagi di hadapanku
40
Sayangnya
41
Penuh amarah
42
Bukan yang dulu
43
Kamu yang buatku berubah
44
Ternyata
45
Menyiapkan dokumen
46
Aku tidak ingin berpisah
47
Menjadi begini
48
Benarkah
49
Terkejut
50
Ya. Di paksa
51
Siang dan malam
52
Hanya itu
53
Katakan sebenarnya!
54
Laki-laki asing
55
Berhenti menatapku
56
Benarkah
57
Suara siapa itu
58
Jangan muncul di depan putriku lagi
59
Tidak mungkin
60
Itu hal wajar
61
Aku hanya manusia biasa
62
Sidang pertama
63
Aku tidak akan menyerah
64
Kangen kamu
65
Flashback
66
Tua bangka katanya
67
Harus ingat!
68
Baiklah
69
Menjadi karyawan biasa
70
Dia pikir ini dunia komik
71
Aku masih memiliki bukti
72
Aku baik-baik saja
73
Mama salah menilaimu
74
Akhirnya
75
kembali ke alam sadar
76
Promosi novel terpopuler. Author Defri YantiHermawan17
77
Bos sama sama asisten sama saja
78
Mulai seperti dulu
79
Mulai bekerja
80
Setengah ketampanan
81
Apa aku
82
Pemimpin baru
83
Dia harus lenyap
84
Sangat mencintaimu
85
Apa kamu menyelidikiku
86
Percaya diri
87
Terlambat
88
Ribet sendiri
89
Rencana jahat
90
Ingatan kembali.
91
Rencana kedua
92
Sejak kapan kamu menyukai putriku
93
Pantas mati
94
Jangan mengotori tangan anda, bos
95
Posesif seperti dulu
96
Calon istri
97
Promosi novel
98
Bocah keras kepala
99
Pengobatan
100
Panas
101
Buru-buru
102
Dua bulan, deal
103
Imajinasi berlebihan
104
Lepaskan saja
105
Takdir Tuhan
106
Penyakit Mematikan
107
Promo novel baru
108
Dokter terbaik
109
Aku kerumahmu sekarang
110
Menangislah
111
Apa kamu yakin?
112
Memanfaatkan kesempatan
113
Gangguan jiwa
114
Kamu membuat anak orang hamil?
115
Hanya bisa mendoakan
116
Harus berubah
117
Apa anda lupa
118
Kerjasama
119
Seperti singa kelaparan
120
Takdir yang menyedihkan
121
Kamu cemburu?
122
Hadiah untukmu
123
Akhirnya aku bisa bertemu denganmu
124
Jangan ganggu aku lagi
125
Pernikahan dadakkan
126
Deg-degan!
127
Di tinggal tidur begitu saja
128
Bagaimana caranya
129
Berbunga-bunga
130
Saling menginginkan
131
Imajinasi sendiri saja
132
Untuk apa aku hidup
133
Penuh perhatian
134
Merindukan kehangatanmu
135
Sudah mulai membaik
136
Melupakan kesalahannya
137
Rumah sakit
138
Kehamilan Mentari
139
Aku menyesal
140
Sudah membuatku
141
Rekomendasi novel menarik (Istri Tuan Amnesia) Author. Erna Surliandari
142
Ingin memangsanya
143
Masakan buat istri tercinta
144
Suami idaman
145
Pertemuan dengan Lisa
146
Penyesalan Lisa
147
Kecelakaan
148
Kondisi Alex
149
Aku ingin bertemu dengannya
150
Minta izin
151
Kepergian Alex
152
Penyesalan Lisa
153
Hamil tujuh bulan
154
Dua cecunguk
155
Si raja bucin yang berlebihan
156
Mau melahirkan
157
Kelahiran baby Twins
158
Baby Al and baby Alice. Ending
159
Extra part01
160
Promosi novel baru. Cinta Sejati Sang CEO
161
Promosi cerita. Terjerat Cinta Sang Mafia
162
Promosi novel baru
163
Promosi Novel
164
Pengkhianatan Dalam Pernikahan,

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!