Menyerah

Pagi ini Raka menggeliat tubuhnya, mengernyit wajahnya, membuka perlahan netra ber_iris birunya.

Ada yang lain saat terbangun dari tidurnya. Dua hari ini dia selalu terbangun dengan di sambut pakaian eksekutif yang telah siap di ujung ranjang.

Namun.

Tidak dengan kali ini, di sisinya hanya ada Viona yang masih di jaga oleh dua tim medis lembur.

Lemas, Raka beranjak duduk dan ke dua wanita berpakaian medis itu menyambutnya dengan menundukkan kepala "Selamat pagi Pak Raka." Ucapnya.

"Pagi," Sapa balik Raka "Kenapa kalian masih di sini? Di mana istri ku?" Tanyanya.

Perawat itu tahu siapa istri yang Raka cari, sudah pasti Krystal yang tidak ada di kamar ini.

"Pagi ini Nyonya Krystal belum datang ke kamar ini Pak." Jawabnya.

Raka mengerut kening "Apa karena perjanjian semalam dia tidak mau lagi datang ke kamar ku?" Gumamnya lirih.

Raka menyingkap selimut tebal berwarna hitam itu, dia ayunkan langkah menuju pintu, membuka dan keluar dari kamar.

"Krystal!" Suara Andre terdengar panik berlarian dengan tergesa-gesa "Kalian ikut aku!" Teriaknya.

Raka yang penasaran menyerukan suara yang tak kalah memekik "Andre!" Panggilnya dan si pemilik nama menoleh. Kebetulan mereka belum jauh dari tempat Raka berdiri.

Andre beralih lari mendekati sang Tuan muda yang sudah seperti abangnya "Raka, Krystal di bawa orang-orang pengkhianat itu, kita harus cepat susul dia!" Terangnya.

Apa pun kondisinya Andre harus tetap memberi tahu suami Krystal bukan. Dia sadar betul akan hal ini.

"Apa?"

PLAK.....

Raka menampar beberapa penjaga yang kebetulan berdiri di depannya "Apa saja kerja kalian hah!" Berang nya memekik bahkan melotot hingga menampilkan opak merahnya.

Semua orang menundukkan wajah, terkecuali Andre "Tidak ada waktu untuk saling menyalahkan, tolong izinkan aku pergi!" Pamitnya cemas.

Raka berkerut kening, tentu saja dia lebih cemas dari siapapun, Raka suami dari wanita yang di culik "Kau tahu ke mana orang-orang itu membawa istri ku?" Tanyanya.

"Tentu saja, malam tadi Krystal memberikan aku ini." Andre menunjukkan jam tangan elegan yang terlihat sangat mahal juga satu earphone khusus yang sepertinya tidak ada di pasaran.

"Apa ini?" Raka meraih benda-benda itu dari tangan sang asisten.

"Ini yang akan membantu kita menemukan di mana lokasi Krystal sekarang! Krystal bilang, alat-alat komunikasi ini di buat oleh Krystal sendiri." Ujar Andre.

...• • • • • • • • • • •...

Kilas balik,

Sore kemarin setelah melakukan ritual mandi besarnya, Krystal mengganti pakaian kasual seperti yang Raka sukai.

Yaitu, celana pendek berbahan lembut dengan kaos putih longgar berbahan tipis.

Dia mau menggunakan itu bukan karena ingin menggoda suaminya dengan menuruti perintah lelaki itu, hanya saja, sudah tak ada lagi pakaian kuno yang Raka sisakan selain pakaian kantornya.

Krystal membuka laptop miliknya, membuka seluruh file CCTV juga rekaman audio yang sengaja dia sebar secara tersembunyi di seluruh sudut rumah besar suaminya.

Sebelumnya Krystal telah menyebar perangkatnya saat dia membersihkan seluruh pelosok rumah ini.

Tak ada yang curiga sebab perangkat itu sangat kecil dan sengaja dia bentuk sealami mungkin sehingga dengan mudahnya di selipkan di mana pun saja termasuk taman bunga, pohon, kabinet dapur, lampu kristal, sofa-sofa, juga bangku taman.

Perangkat ini lah yang menjadi alasan Krystal menghabiskan banyak tabungannya dalam waktu singkat, diam-diam dia membuat perangkat canggih sendiri dengan kemampuannya sendiri.

Inspirasi itu dia dapat dari tempat kerjanya yang notabene nya adalah perusahaan elektronik.

Acap kali dia menilik ke pabrik atau sekedar iseng menyimak obrolan para ahli IT tentang perencanaan produk-produk elektronik yang akan mereka buat.

Krystal belajar secara diam-diam, dan mempraktekkannya sendiri dengan modal pribadi, uang hasil kerja kerasnya menjadi karyawan cekatan Darren.

Di kantor dia hanya manager pemasaran, dia juga hanya lulusan desain grafis, tapi mampu menciptakan beberapa alat komunikasi sendiri dengan gaya yang dia sukai. Ini lah kenapa gadis berkacamata tebal ini di juluki genius.

Di atas kursinya Krystal mengamati gerak-gerik salah satu antek-antek Raka yang menjadi intaian nya. Terlihat di taman bunga, Mark menoleh ke kanan dan kiri seperti sedang memastikan tidak ada orang yang melihatnya.

"Semenjak ada perempuan itu, aku tidak bisa memasuki kamar Nyonya Viona, aku juga kesulitan memberikan minuman pada Tuan muda, sekarang apa pun yang dia makan dan minum selalu saja dari tangan perempuan itu!"

Krystal tahu, perempuan yang Mark maksud adalah dirinya "Kau sudah berani menelepon di area kekuasaan ku Mark!" Seringainya.

"Mungkin Viona terlalu naif mempercayai mu, tapi aku tidak semudah itu." Gumamnya lagi.

"Besok pagi?" Mark terlihat gusar "Tunggu, apa bisa aku menculiknya? Lengan ku saja masih sakit, dia pandai membela diri, aku butuh beberapa orang lagi untuk menculiknya!" Ujarnya.

"Menculik? Kalian mau menculik ku? Tentu saja tidak semudah itu, tapi aku yang akan menyerahkan diri pada kalian kali ini, karena harus ada umpan spesial untuk mendapatkan tangkapan besar." Krystal masih menatap sinis gerak-gerik Mark dari layar laptopnya.

Kilas balik selesai.

...• • • • • • • • • • •...

Mendengar cerita Andre Raka mengepal kuat tangannya "Jadi dia sengaja menyerahkan diri supaya bisa menangkap pengkhianat nya?" Berang nya melotot.

Andre mengangguk "Iya. Dia ingin segera membuktikan padamu bahwa dia bukan orang yang menusuk Viona."

"Persetan!" Sergah Raka berteriak "Aku sudah tahu itu Ndre! Aku tahu bukan Krystal pelakunya." Tambahnya.

"Apa?" Andre tercengang.

"Kau sudah tahu rencana ekstrim Krystal dari semalam dan sekarang kau baru bertindak mencarinya, Andre!" Berang Raka menyalahkan.

"Semalaman aku sengaja tidak tidur, tapi jam tiga aku ketiduran, sekarang mungkin Krystal sudah jauh dari sini!" Sanggah Andre.

"Kau tetap di sini!" Tak butuh waktu lama, Raka berputar haluan, memasuki kamar mengambil jaket kulit, celana jeans, sepatu boot yang serba hitam, tak lupa pula menyelipkan pisau dan senjata api legalnya pada masing-masing sepatunya.

Raka keluar dari ruang ganti pribadinya dengan ketampanan yang terlihat bengis. Langkah besarnya menggema membuat kedua perawat di sisi Viona memandang penuh tanya.

Keluar dari kamar, Raka menyematkan perangkat-perangkat buatan istrinya, dari earphone juga jam tangan elegan.

"Aku yang akan menyusul Krystal, kau harus menjaga Viona ku, apa pun yang terjadi kau harus mempertaruhkan nyawa untuk istri ku." Titah Raka pada Andre.

Andre menggeleng protes tapi Raka sudah lebih dulu berlari membawa antek-antek sortiran nya.

Tiba di luar Raka memasuki mobil Van yang telah siap bersama sang sopir sedang beberapa antek-anteknya mengikutinya dengan mobil lainnya.

"Ssssssshhhhxxxxxsssxxx!" Suara tak jelas dari earphone yang Raka gunakan menandakan bahwa dirinya telah terhubung dengan seseorang di seberang sana. Sudah pasti Krystal mencoba menghubunginya.

📞 "Andre, kau dengar aku?"

"Hmm." Sahut Raka mencoba setenang mungkin.

📞 "Sekarang aku berada di tempat yang sepi, tapi di luar sana banyak sekali orang-orang yang menjaga ku. Aku tidak bisa tahu seberapa banyak mereka karena mataku di tutup selama perjalanan." Mendengar itu Raka menyesali kondisi menakutkan ini.

📞 "Mungkin akan sulit menemukan kamar tempat ku di sekap, tapi kamu harus ikuti petunjuk ku, aku menghitung ada tujuh puluh langkah setelah aku turun dari mobil yang membawa ku pergi."

📞 "Dari yang ku tahu rumah ini menghadap ke Utara, dan aku berjalan ke kiri setelah memasuki ruangan hampa udara."

Raka tercengang mendengar petunjuk yang Krystal suarakan, benar-benar tak ada getar ketakutan dari seberang sana. Jelas Krystal berbeda dari istri pertama nya.

Bahkan sedetail itu Krystal menghitung langkah juga mengamati arah mata angin dengan mata yang tertutup.

"Kau baik-baik saja kan hmm?" Entah datang dari mana rasa khawatir yang mendera lelaki tampan itu.

📞 "Aku baik, mereka menculik ku bukan untuk membunuh ku, tapi mereka justru menawarkan kerjasama untuk menghancurkan Raka. Mungkin sebentar lagi aku bisa memastikan siapa Tuan mereka."

...• • • • • • • • • • •...

...Bersambung.... Dukung author dengan Like vote komen dan hadiah nya 🤗😘 Terimakasih yang sudah mampir........

Terpopuler

Comments

Maria Ulfa

Maria Ulfa

kisah nya Ray ada gak ya

2025-01-06

0

Yuyu sri Rahayu

Yuyu sri Rahayu

seru dan raka baru tau kalau istrinya sangat jenius dan cantik dan handal dalam bertindak

2024-12-30

0

yeni NurFitriah

yeni NurFitriah

Krystal cerdas dan pemberani👍beruntung kamu Raka punya istri seperti Krys..

2024-12-09

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Flashback
3 Visual...
4 Syah!
5 Bayi tabung
6 Titik terang
7 Mulai curiga
8 Berlian....
9 Jati diri
10 Drama....
11 Rumus....
12 Mulai resah
13 Sebenarnya
14 Berita pernikahan
15 Kecewa...
16 Kesepakatan
17 Menyerah
18 Laura?
19 Terungkap
20 Tirani.....
21 Orang tua Raka
22 Dilema....
23 Kesepakatan terakhir
24 Sarapan bersama
25 Trend fashion
26 Panggilan....
27 Mengigau...
28 Mendengus...
29 Siuman...
30 Bahagia, datar
31 Dilema²
32 Kado....
33 Dua kamar satu suami
34 Budak cinta
35 Sendu pilu
36 Pergi.....
37 Catatan tempel
38 Gerundel
39 Frustasi....
40 Iri hati.....
41 Semua pedih
42 Keputusan
43 Cari dimana pun!
44 Hyeong!
45 Suapan curhat
46 Doa menakutkan
47 Secercah harapan
48 Di terima!
49 Telat...
50 Penthouse
51 Syok....
52 Dilema Hyun Ki
53 Pasti....
54 Pemilik hati
55 Brother!
56 Tertegun
57 Seleb cilik
58 Gugup....
59 Membatin....
60 Kedatangan.
61 Dosa terindah....
62 Duarr!!
63 Puncak amarah
64 Kita pulang Daddy....
65 Kembali....
66 Ikhlas....
67 Taruhan....
68 Kembali part²
69 Doing well
70 Media perjodohan
71 Daddy cemburu?
72 Produk besutan....
73 Menyatroni
74 Lady's
75 Happy Queen
76 Rujuk....
77 Cuitan
78 Sinting!
79 Raka
80 Raka²
81 Kenangan
82 Epilog
83 BC bagian satu
84 BC Bagian dua
85 BC bagian tiga
86 BC bagian empat
87 BC bagian lima
88 BC promosi
89 Test_S2 Queen.
90 Test S2 Queen 2
91 M o v e o n
92 U m u m
93 Kata PA
94 KATA PASHA
95 KATA PASHA
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Prolog
2
Flashback
3
Visual...
4
Syah!
5
Bayi tabung
6
Titik terang
7
Mulai curiga
8
Berlian....
9
Jati diri
10
Drama....
11
Rumus....
12
Mulai resah
13
Sebenarnya
14
Berita pernikahan
15
Kecewa...
16
Kesepakatan
17
Menyerah
18
Laura?
19
Terungkap
20
Tirani.....
21
Orang tua Raka
22
Dilema....
23
Kesepakatan terakhir
24
Sarapan bersama
25
Trend fashion
26
Panggilan....
27
Mengigau...
28
Mendengus...
29
Siuman...
30
Bahagia, datar
31
Dilema²
32
Kado....
33
Dua kamar satu suami
34
Budak cinta
35
Sendu pilu
36
Pergi.....
37
Catatan tempel
38
Gerundel
39
Frustasi....
40
Iri hati.....
41
Semua pedih
42
Keputusan
43
Cari dimana pun!
44
Hyeong!
45
Suapan curhat
46
Doa menakutkan
47
Secercah harapan
48
Di terima!
49
Telat...
50
Penthouse
51
Syok....
52
Dilema Hyun Ki
53
Pasti....
54
Pemilik hati
55
Brother!
56
Tertegun
57
Seleb cilik
58
Gugup....
59
Membatin....
60
Kedatangan.
61
Dosa terindah....
62
Duarr!!
63
Puncak amarah
64
Kita pulang Daddy....
65
Kembali....
66
Ikhlas....
67
Taruhan....
68
Kembali part²
69
Doing well
70
Media perjodohan
71
Daddy cemburu?
72
Produk besutan....
73
Menyatroni
74
Lady's
75
Happy Queen
76
Rujuk....
77
Cuitan
78
Sinting!
79
Raka
80
Raka²
81
Kenangan
82
Epilog
83
BC bagian satu
84
BC Bagian dua
85
BC bagian tiga
86
BC bagian empat
87
BC bagian lima
88
BC promosi
89
Test_S2 Queen.
90
Test S2 Queen 2
91
M o v e o n
92
U m u m
93
Kata PA
94
KATA PASHA
95
KATA PASHA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!