Kecewa...

Krystal baru saja keluar dari lobby bangunan perkantoran tempat dia bekerja, bangunan megah ini bukanlah satu-satunya tempat karyawan yang menjadi lingkungan direksi.

Kantor pusatnya berada di lantai atas sementara di lantai bawah adalah outlet pusat produk-produk ekslusif keluaran mereka.

Maka tetap akan ramai di jam berapa pun dia pulang, dua orang pria berbadan besar mengiringi langkah kakinya, tentu saja mereka orang-orang utusan Raka.

Rupanya senja mulai menyemburkan semburat jingga nya, Krystal berjalan menuju mobil limousine milik sang suami.

Dari tempatnya Darren tak sengaja melihat mobil mewah yang sangat dia kenal, tapi masih belum paham dengan hal tersebut.

Krystal memasuki pintu mobil yang telah terbuka menyambut dirinya "Kenapa lama sekali? Kenapa kamu jadi lamban begini?" Ucapan Raka yang ketus menyambutnya.

Krystal duduk dengan wajah yang di luruskan ke depan, datar sekali ekspresi nya, dan Raka mengusap pelan pahanya "Kalo kerja membuat mu lelah, lebih baik tidak perlu bekerja saja!" Ujarnya.

"Jangan sentuh aku!" Krystal menepis tangan nakal suaminya, tapi yang namanya Raka di tolak, sudah pasti lebih menjadi-jadi, dia dekatkan wajahnya meraih pipi dan menyambar bibir cemberut istri ke dua nya.

"Raka!" Krystal mendorong Raka setelah satu kecupan berhasil mendarat.

"Apa?"

"Bisa tidak sih jangan memaksa ku? Aku risih!" Krystal memukulkan tas berisi laptop pada pundak suaminya.

"Aku suami mu, aku sudah berlaku seperti suami padamu, aku antar jemput kamu, aku bahkan menjaga mu, tapi kamu masih tidak mau aku sentuh?" Sambung Raka ketus.

"Tidak!"

Raka menutup kaca hitam yang menjadi pembatas antara jok sopir dengan jok penumpang bagian belakang. Tujuannya agar supaya kegiatannya tak di lihat oleh sang sopir.

Kita semua tahu mobil limousine ini sangat panjang bahkan berbagai macam fasilitas bisa di dapatkan dalam satu kendaraan tersebut. Raka membuat mode agar jok nya menjadi mini bed.

"Untuk apa kamu tutup begini?" Krystal mulai curiga dengan kelakuan suaminya.

"Kita nikmati senja di sore hari, dengan cumbuan mesra di atas mobil ini." Ujar Raka seraya melepas jas dan satu persatu kancing kemeja nya.

Krystal menggeleng "Jangan kurang ajar kamu Raka!" Bentaknya.

"Apanya yang kurang ajar? Kamu tahu kan aku mau kita segera memiliki momongan!" Sanggah Raka enteng.

"Kamu boleh buat bayi tabung, aku setuju untuk itu, aku rela mengandung anak demi kau dan Viona bahagia. Tapi jangan jadikan aku pengkhianat. Aku tidak mau kamu sentuh!" Racau Krystal terus menggeleng.

"Yakin?" Raka bertanya dengan seringai di ujung bibirnya. Dada bidangnya telah polos menatap lawa tubuh istrinya dari atas hingga bawah.

"Tentu saja yakin!" Gagap Krystal.

Tanpa mau berbasa-basi.

Segera Raka mengungkung tubuh Krystal di joknya. Membuang kacamata tebal milik Krystal agar lebih intens mengagumi keindahan alami wajah cantik itu. Sepertinya Raka masih berusaha membuat Krystal meluluh lantakkan hatinya.

"Kita lakukan saja sekarang, di sini, kau pasti merasakan sensasi lain saat pembukaan segel pertama mu." Bujuk Raka.

Dada bidang milik Raka, Krystal pukul-pukul semampu tenaganya "Apaan sih! Lepas!" Teriaknya meronta.

Beberapa berkas dan tas laptop miliknya terjatuh berserakan di dasar mobil saat Raka menangkisnya.

Bibirnya menguasai bagian atas Krystal sedang sebelah tangannya menyelusup masuk ke dalam rok span milik Krystal, bahkan menarik CD tali kecil di sisi pinggangnya hingga turun.

Breebb!!

Kancing- kancing baju milik Krystal berjatuhan saat Raka merobeknya secara paksa

"Raka!" Teriak Krystal.

"Hmm?" Raka hanya menjawabnya dengan suara berat yang menderu dera napasnya. Menggelitik di telinga gadis itu.

"Ku mohon jangan lakukan ini padaku! Aku tidak siap memberikannya padamu!" Krystal mendorong sekuat tenaga namun hanya sia-sia.

"Kenapa? Bukankah ini hak ku?" Raka sedikit menaikan nada nya, mulai emosi dengan penolakan yang Krystal lakukan.

"Tapi aku masih belum siap!" Krystal menghiba.

Di istana Raka, kemarin Andre menolongnya, lalu kali ini siapa yang akan menyelamatkan dirinya dari buasnya sang rudal yang telah mengeras dan menekan pahanya.

"Jangan Raka, berikan aku waktu, ku mohon." Ujarnya menghiba dengan sedikit kekehan yang terdengar manja ala perempuannya.

"Memohon lah dengan yang lain, mungkin aku bisa mengasihi mu." Meski demikian Raka tetap menyerang ceruk leher mulus gadis itu.

Sedikit asin tapi rasa itulah yang membuat dirinya semakin bersemangat menyesap dan memainkan indera perasannya di area sana.

Sesekali Krystal tergelak kecil merasai geli yang Raka berikan padanya, apa lagi saat gundukan padat nan menantang itu di remas, lenguhan pun menggema di dalam mobil mewah ini.

Tak hanya itu saja, Raka juga telah berhasil menyentuh bagian terlarang miliknya, bahkan sempat memberikan putaran jemari di bagian sana dan menghasilkan desah yang membuatnya semakin resah.

"Ku mohon, pinta apa pun, tapi berikan aku waktu. Jangan lakukan ini padaku!"

Raka beranjak dari posisinya, dia menatap tajam wajah cantik istri ke dua nya "Kenapa tidak mau aku sentuh, apa kau benar-benar tak menginginkan suami mu?" Berang nya lirih. Terlihat kerutan kecewa di dahi mulusnya.

"Emmh!" Secara cepat anggukan kepala gadis itu berikan "Aku tidak mau mengkhianati Viona. Kau boleh buat bayi tabung, asal jangan dengan cara seperti ini, ku mohon." Ucapnya menghiba bahkan menyatukan kedua tangannya.

Menyandang raut kecewa Raka duduk meluruskan pandangan, entah kenapa ada rasa kecewa yang tiba-tiba mencokol dalam dadanya. Dia raih kemeja miliknya, kembali memakainya.

Awalnya bayi tabung memang ingin dia buat, rencananya Raka tak mau mengkhianati Viona, tapi selama dua hari menjadi dekat dengan Krystal, ada rasa ingin memiliki seperti layaknya seorang suami.

Raka tahu ini menandakan bahwa cintanya pada Viona mulai goyah dalam waktu sesingkat-singkatnya, tapi mau apa lagi, perasaan yang lama tak di berikan asupan kasih sayang dan belaian akan mudah mengikis bahkan berpotensi berpindah.

Krystal tahu Raka kecewa, tapi dirinya kekeuh untuk tidak melakukan hal itu dengan sang suami. Dia tarik blazer miliknya menutupi bagian dadanya. Baru sebentar saja tersentuh, cap merah tanda kepemilikan menghiasi seluruh bagian atas dadanya.

Bagian intinya mulai basah karena lihainya sang suami memainkan area tersebut. Nyaman, nikmat, enak, meskipun terpaksa tapi ini bukan ingin nya.

Ada harapan besar yang terselip. 'Semoga Raka setuju dengan usulannya, mereka bisa memiliki bayi tanpa harus melakukan hal ini'.

Tak ada percakapan setelah itu, Raka merengut dengan wajah yang di paling kan ke arah jendela, sementara Krystal menatapnya nanar dari belakang.

"Kenapa aku berada di situasi ini? Kenapa Viona harus anovulasi? Kenapa Viona harus koma? Dan kenapa aku yang menjadi istri ke dua suami sahabat ku?" Batin Krystal pilu.

...• • • • • • • • • • •...

...Bersambung..... Yok semangat kasih dukungan nya di tunggu..........

❤️

❤️

Terpopuler

Comments

Yuyu sri Rahayu

Yuyu sri Rahayu

kasihan krystal harus menanggung beban berat d pundaknya menjadi istri k 2 dari pernikahan sahabatnya/Smirk//Blush//Smirk//Smirk/

2024-12-29

0

ollyooliver🍌🥒🍆

ollyooliver🍌🥒🍆

tipe gak setia..kalau krystal ada diposisi viona yg tdk bisa melayani suaminya..pasti bukan cuman agnie selingkuhannya😌

2025-03-31

0

Moreno

Moreno

sama Krystal bisa kepikiran bayi tabung, kalau sama Agnie kenapa pinginnya having sex cobaaa 😅

2025-03-19

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Flashback
3 Visual...
4 Syah!
5 Bayi tabung
6 Titik terang
7 Mulai curiga
8 Berlian....
9 Jati diri
10 Drama....
11 Rumus....
12 Mulai resah
13 Sebenarnya
14 Berita pernikahan
15 Kecewa...
16 Kesepakatan
17 Menyerah
18 Laura?
19 Terungkap
20 Tirani.....
21 Orang tua Raka
22 Dilema....
23 Kesepakatan terakhir
24 Sarapan bersama
25 Trend fashion
26 Panggilan....
27 Mengigau...
28 Mendengus...
29 Siuman...
30 Bahagia, datar
31 Dilema²
32 Kado....
33 Dua kamar satu suami
34 Budak cinta
35 Sendu pilu
36 Pergi.....
37 Catatan tempel
38 Gerundel
39 Frustasi....
40 Iri hati.....
41 Semua pedih
42 Keputusan
43 Cari dimana pun!
44 Hyeong!
45 Suapan curhat
46 Doa menakutkan
47 Secercah harapan
48 Di terima!
49 Telat...
50 Penthouse
51 Syok....
52 Dilema Hyun Ki
53 Pasti....
54 Pemilik hati
55 Brother!
56 Tertegun
57 Seleb cilik
58 Gugup....
59 Membatin....
60 Kedatangan.
61 Dosa terindah....
62 Duarr!!
63 Puncak amarah
64 Kita pulang Daddy....
65 Kembali....
66 Ikhlas....
67 Taruhan....
68 Kembali part²
69 Doing well
70 Media perjodohan
71 Daddy cemburu?
72 Produk besutan....
73 Menyatroni
74 Lady's
75 Happy Queen
76 Rujuk....
77 Cuitan
78 Sinting!
79 Raka
80 Raka²
81 Kenangan
82 Epilog
83 BC bagian satu
84 BC Bagian dua
85 BC bagian tiga
86 BC bagian empat
87 BC bagian lima
88 BC promosi
89 Test_S2 Queen.
90 Test S2 Queen 2
91 M o v e o n
92 U m u m
93 Kata PA
94 KATA PASHA
95 KATA PASHA
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Prolog
2
Flashback
3
Visual...
4
Syah!
5
Bayi tabung
6
Titik terang
7
Mulai curiga
8
Berlian....
9
Jati diri
10
Drama....
11
Rumus....
12
Mulai resah
13
Sebenarnya
14
Berita pernikahan
15
Kecewa...
16
Kesepakatan
17
Menyerah
18
Laura?
19
Terungkap
20
Tirani.....
21
Orang tua Raka
22
Dilema....
23
Kesepakatan terakhir
24
Sarapan bersama
25
Trend fashion
26
Panggilan....
27
Mengigau...
28
Mendengus...
29
Siuman...
30
Bahagia, datar
31
Dilema²
32
Kado....
33
Dua kamar satu suami
34
Budak cinta
35
Sendu pilu
36
Pergi.....
37
Catatan tempel
38
Gerundel
39
Frustasi....
40
Iri hati.....
41
Semua pedih
42
Keputusan
43
Cari dimana pun!
44
Hyeong!
45
Suapan curhat
46
Doa menakutkan
47
Secercah harapan
48
Di terima!
49
Telat...
50
Penthouse
51
Syok....
52
Dilema Hyun Ki
53
Pasti....
54
Pemilik hati
55
Brother!
56
Tertegun
57
Seleb cilik
58
Gugup....
59
Membatin....
60
Kedatangan.
61
Dosa terindah....
62
Duarr!!
63
Puncak amarah
64
Kita pulang Daddy....
65
Kembali....
66
Ikhlas....
67
Taruhan....
68
Kembali part²
69
Doing well
70
Media perjodohan
71
Daddy cemburu?
72
Produk besutan....
73
Menyatroni
74
Lady's
75
Happy Queen
76
Rujuk....
77
Cuitan
78
Sinting!
79
Raka
80
Raka²
81
Kenangan
82
Epilog
83
BC bagian satu
84
BC Bagian dua
85
BC bagian tiga
86
BC bagian empat
87
BC bagian lima
88
BC promosi
89
Test_S2 Queen.
90
Test S2 Queen 2
91
M o v e o n
92
U m u m
93
Kata PA
94
KATA PASHA
95
KATA PASHA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!