Rumus....

Selesai dengan sarapan penuh drama, Raka mencuci tangan lalu berdiri tegak menghadap istri ke dua nya "Dasi nya!" Pintanya.

Krystal memakaikan dasi sementara tatapan mata Raka begitu lekat mengawasi setiap lekuk wajah cantik istrinya "Kenapa semakin lama aku tinggal bersamanya, dia semakin terlihat cantik? Apa dia memberi ku guna-guna?" Batinnya sekolot itu.

"Kamu tunggu di sini, aku ambilkan berkas mu, jangan sampai tertinggal lagi." Krystal berjalan menuju kamar tidur suaminya, mengambil map penting yang sudah di sortir subuh tadi.

Itu lah kekurangan Raka Rain, terlalu malas untuk bergerak sendiri sehingga mudah diperdaya pengkhianat tak kasat mata.

Seharusnya kasus Krystal bisa dia sederhanakan tapi menjadi rumit karena tak ingin menelaah secara mandiri, selalu mempercayakan nya pada tim intelejen afkiran nya.

Tiba di kamar. Rupanya Andre dan beberapa tim medis kepercayaan sudah siaga mengawasi Viona. Krystal juga sempat berpamitan dengan Viona dan juga Andre sebelum keluar dari kamar.

Raka meraih tangan Krystal setelah gadis itu kembali membawa beberapa berkasnya "Kau juga harus siap-siap ke kantor!" Katanya.

Krystal menggeleng "Loh, kamu saja berangkat dulu, baru aku siap-siap Raka." Ujarnya.

"Aku yang akan mengantarkan mu ke kantor, sekarang kau siap-siap!" Raka membawa Krystal pada kamar yang berdampingan dengan kamar miliknya.

Malam tadi sebelum tidur, Raka sudah menyiapkan kamar baru khusus untuk istri ke dua nya. Lemari baru Krystal telah di isi dengan pakaian yang Raka sukai.

Raka juga menitahkan pelayan untuk memindahkan baju-baju Krystal ke dalam kamar tersebut.

"Mulai sekarang kau tidur di sini, kau harus memakai baju pilihan ku, tapi ingat, itu hanya boleh kau pakai saat di rumah saja, kalo ke kantor, kau tetap memakai pakaian seperti biasanya." Putus Raka dan Krystal kebingungan.

Sejatinya Raka tak mau Darren semakin gencar pada Krystal jika sampai menyadari kecantikan istrinya.

"Mau di rumah kek, di mana pun kek, aku nyaman dengan pakaian ku Raka, aku tetap akan memakai pakaian seperti biasanya." Sanggah Krystal.

"Oh, baiklah, terus saja kau menentang ku, aku tidak akan pernah mengizinkan mu bekerja! Aku kurung kamu di sini!" Raka mengancam seraya melangkah pergi.

"Raka!" Krystal meraih lengan suaminya.

Dug! Keduanya saling berbenturan saat Raka kembali menoleh padanya.

Kikuk sempat terjadi di antara jantung hati Raka. Entah magnet gaya apa yang Krystal pasang untuk menjeratnya, Raka semakin di buat nyaman berdekatan dengan perempuan berkacamata tebal ini.

"Baiklah-baiklah, aku menurut." Berucap ketus Krystal mengangguk secara cepat.

"Hmm baguslah. Sekarang ganti baju." Raka duduk menyilang kaki menatap ke arah istri ke dua nya "Jangan lamban, ganti pakaian mu sekarang juga!" Titahnya.

Krystal mengernyit "Di sini? Di depan mu?" Tanyanya dan Raka mengangguk menyebalkan.

"Kamu gila?" Ketus Krystal melotot.

"Aku waras, memang apa salahnya menyuruh istriku mengganti pakaian? Aku suami mu yang syah!" Sanggah Raka enteng.

"Tapi, ..."

"Ini sudah siang!" Sergah Raka.

"Yah, ..." Krystal menghela sabar tapi melakukan hal yang Raka perintah kan. Krystal sudah mandi, dia hanya perlu mengganti pakaian kerja saja. Krystal mengambil satu stell pakaian kantornya lalu berdiri membelakangi suaminya.

Di atas ranjang Raka mengamati setiap terbukanya liukan tubuh gadis itu dengan seksama, di mulai dari pundak mulus Krystal, punggung lentik Krystal, sampai gundukan padat di bagian bawah yang di hiasi dengan renda berwarna hitam. Terlihat sangat eksotis.

Pagi hari begini Raka berkeringat, menatap lawa tubuh istrinya, ternyata di balik pakaian longgar nan kuno, ada lekuk indah yang tersimpan.

"Sial!" Raka mengumpat dirinya sendiri. Baru melihat Krystal dari belakang saja sang junior sudah tak mampu dia kondisikan, tiba-tiba saja mencuat menyesakkan celananya.

"Kenapa kau membelakangi ku?" Meski tak kuat menahan sang junior tapi rasa penasaran membuatnya lebih serakah lagi "Berbalik!" Titahnya.

"Ya ampun Raka!" Gerutu Krystal, dia membalikkan badan dan belahan dada indah yang di bungkus dengan renda berwarna hitam memanjakan mata suaminya.

Krystal terlihat acuh saat memakai satu persatu pakaian kerjanya, tak memperdulikan bagaimana sang junior milik Raka telah menginginkan sentuhannya.

Dalam hening yang membalut keinginan bercinta Raka yang telah lama tak mendapat asupan gizi dari liang nikmat istrinya.

Krystal membuka kacamata tebalnya, mengikat rambutnya hingga membuat wajah cantiknya terlihat lebih jelas di mata Raka ceruk leher nan jenjang tampak terang benderang, Krystal berjalan menuju dirinya duduk di pangkuannya, mengalungkan tangan pada lehernya.

"Raka, kenapa kau menatap ku seperti ini, aku malu." Ucap Krystal. Raka hanya menjawabnya dengan meraih pinggang ramping Krystal, mendaratkan kecupan serta remasan di bagian dada istrinya sambil terpejam.

Plik plik plik.....

"Sudah selesai!" Raka terjaga dari lamunan kotornya, saat Krystal menjentikkan jari tepat di depan retinanya.

"Sialan, jadi aku hanya berkhayal!" Gumam Raka pelan.

Sempat Krystal mendengarnya "Berkhayal apa?" Tanyanya.

"Tidak!" Sela Raka menggeleng.

"Ini sudah siang kan?"

"Iya, tapi aku perlu ke kamar mandi dulu." Raka beranjak, berlari menuju kamar mandi.

Krystal hanya menggeleng menatap berlalunya punggung bidang suaminya memasuki kamar mandi "Aneh." Gumamnya.

Krystal keluar dari kamar menenteng tas laptopnya, membawa berkas milik Raka keluar dari rumah tentunya setelah menuruni anak tangga, sebab kamar-kamar mereka ada di lantai dua.

Raka bilang akan mengantarkannya ke kantor, baiklah Krystal tidak keberatan menerima perintah Raka. Dari pada tidak di izinkan bekerja sama sekali, itu lebih merugikan.

Krystal menunggu Raka di dalam mobil yang sudah siap mengantar mereka, pandangannya mengedari seluruh taman yang tersuguh di sisinya.

Letak gerbang utama dengan teras rumah besar itu sangat jauh, acap kali para pekerja Raka berjoging ria di sana.

Ada sosok tinggi yang sedang bersembunyi di balik pohon besar, melampirkan jaket kulit pada bangku taman, sepertinya lelaki itu sedang mem_perban luka berat di tangannya.

Krystal berkerut kening menatap lelaki yang tidak menyadari keberadaan dirinya, bahkan mengawasi gerak-gerik nya.

"Aku ingat sekali jaket kulit itu, aku ingat postur tubuh lelaki itu, aku ingat luka yang aku buat padanya!" Secepat kilat Krystal menyimpulkan pendapat. Yah, memang begitulah jati diri Krystal dengan otak genius nya.

"Berarti benar dugaan ku, di istana ini ada orang-orang yang bisa membahayakan Viona dan aku. Tapi siapa Tuan mereka selain Raka?" Gumamnya.

Brugh!

Di sela gumaman, Raka masuk dengan rambut basahnya "Pakai kan aku dasinya lagi." Kembali dia memberikan dasi pada Krystal.

Krystal menoleh mengernyit heran "Kau mandi lagi Raka?" Tanyanya "Kenapa semakin lama semakin aneh saja kelakuan orang ini?" Batinnya.

"Hmm." Angguk Raka.

"Why?"

"Bukan urusan mu!" Krystal memutar bola mata malas, tangannya memakaikan dasi pada kerah baju suaminya.

"Kenapa tidak belajar memakainya sendiri?" Tanya Krystal.

"Aku punya dua istri kenapa harus lelah memasangnya sendiri?" Sanggah Raka.

"Tidak lelah Raka, hanya memasang dasi saja, perjalanan hidup manusia hampir sama, akan ada saatnya kau hidup sendiri tanpa seseorang yang bisa kau perintah." Ujar Krystal menasehati dan Raka hanya memutar bola matanya.

Setelah selesai kembali Krystal menoleh keluar jendela "Oya, siapa anak buah mu yang di sana?" Krystal menunjuk ke arah lelaki yang masih duduk mem_perban lukanya. Mobil itu sudah berjalan namun perlahan memutari lelaki yang Krystal tunjuk.

"Dia Mark, dia asisten kepercayaan Viona." Jawab Raka.

"Oh." Krystal manggut-manggut "Kalo begitu, sudah di rumuskan 50% dia ikut berkontribusi untuk memfitnah ku." Batinnya.

...• • • • • • • • • • •...

...Bersambung..... Yok ikut berpartisipasi komentar dan like biar author semangat... Beri Asupan gizi bagi penulis.......

#

#

Terpopuler

Comments

Yuyu sri Rahayu

Yuyu sri Rahayu

senjata makan tuan namanya kamu sendiri yang terangsang melihat tubuh indah istri ke 2 mu /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/

2024-12-29

0

Nanik Kusno

Nanik Kusno

Rasain Lo..... baru melihat tubuh istrimu dari belakang aja kamu sudah harus bermain solo .... nikmati siksaan yang kau derita....

2025-02-14

0

yeni NurFitriah

yeni NurFitriah

Wkwkwk salah sendiri kamu Raka maksa Krystal ganti baju di depan mu,jadi nya mandi lagi kan...

2024-12-09

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Flashback
3 Visual...
4 Syah!
5 Bayi tabung
6 Titik terang
7 Mulai curiga
8 Berlian....
9 Jati diri
10 Drama....
11 Rumus....
12 Mulai resah
13 Sebenarnya
14 Berita pernikahan
15 Kecewa...
16 Kesepakatan
17 Menyerah
18 Laura?
19 Terungkap
20 Tirani.....
21 Orang tua Raka
22 Dilema....
23 Kesepakatan terakhir
24 Sarapan bersama
25 Trend fashion
26 Panggilan....
27 Mengigau...
28 Mendengus...
29 Siuman...
30 Bahagia, datar
31 Dilema²
32 Kado....
33 Dua kamar satu suami
34 Budak cinta
35 Sendu pilu
36 Pergi.....
37 Catatan tempel
38 Gerundel
39 Frustasi....
40 Iri hati.....
41 Semua pedih
42 Keputusan
43 Cari dimana pun!
44 Hyeong!
45 Suapan curhat
46 Doa menakutkan
47 Secercah harapan
48 Di terima!
49 Telat...
50 Penthouse
51 Syok....
52 Dilema Hyun Ki
53 Pasti....
54 Pemilik hati
55 Brother!
56 Tertegun
57 Seleb cilik
58 Gugup....
59 Membatin....
60 Kedatangan.
61 Dosa terindah....
62 Duarr!!
63 Puncak amarah
64 Kita pulang Daddy....
65 Kembali....
66 Ikhlas....
67 Taruhan....
68 Kembali part²
69 Doing well
70 Media perjodohan
71 Daddy cemburu?
72 Produk besutan....
73 Menyatroni
74 Lady's
75 Happy Queen
76 Rujuk....
77 Cuitan
78 Sinting!
79 Raka
80 Raka²
81 Kenangan
82 Epilog
83 BC bagian satu
84 BC Bagian dua
85 BC bagian tiga
86 BC bagian empat
87 BC bagian lima
88 BC promosi
89 Test_S2 Queen.
90 Test S2 Queen 2
91 M o v e o n
92 U m u m
93 Kata PA
94 KATA PASHA
95 KATA PASHA
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Prolog
2
Flashback
3
Visual...
4
Syah!
5
Bayi tabung
6
Titik terang
7
Mulai curiga
8
Berlian....
9
Jati diri
10
Drama....
11
Rumus....
12
Mulai resah
13
Sebenarnya
14
Berita pernikahan
15
Kecewa...
16
Kesepakatan
17
Menyerah
18
Laura?
19
Terungkap
20
Tirani.....
21
Orang tua Raka
22
Dilema....
23
Kesepakatan terakhir
24
Sarapan bersama
25
Trend fashion
26
Panggilan....
27
Mengigau...
28
Mendengus...
29
Siuman...
30
Bahagia, datar
31
Dilema²
32
Kado....
33
Dua kamar satu suami
34
Budak cinta
35
Sendu pilu
36
Pergi.....
37
Catatan tempel
38
Gerundel
39
Frustasi....
40
Iri hati.....
41
Semua pedih
42
Keputusan
43
Cari dimana pun!
44
Hyeong!
45
Suapan curhat
46
Doa menakutkan
47
Secercah harapan
48
Di terima!
49
Telat...
50
Penthouse
51
Syok....
52
Dilema Hyun Ki
53
Pasti....
54
Pemilik hati
55
Brother!
56
Tertegun
57
Seleb cilik
58
Gugup....
59
Membatin....
60
Kedatangan.
61
Dosa terindah....
62
Duarr!!
63
Puncak amarah
64
Kita pulang Daddy....
65
Kembali....
66
Ikhlas....
67
Taruhan....
68
Kembali part²
69
Doing well
70
Media perjodohan
71
Daddy cemburu?
72
Produk besutan....
73
Menyatroni
74
Lady's
75
Happy Queen
76
Rujuk....
77
Cuitan
78
Sinting!
79
Raka
80
Raka²
81
Kenangan
82
Epilog
83
BC bagian satu
84
BC Bagian dua
85
BC bagian tiga
86
BC bagian empat
87
BC bagian lima
88
BC promosi
89
Test_S2 Queen.
90
Test S2 Queen 2
91
M o v e o n
92
U m u m
93
Kata PA
94
KATA PASHA
95
KATA PASHA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!