Mulai curiga

"Kamu juga keluar!" Setelah Krystal keluar dengan acuh tak acuh, Raka juga mengusir Agnie. Mood ingin bercinta Raka hilang setelah di kacau kan istri ke dua nya.

"Tapi Pak, ..." Tolak Agnie.

"Keluar!" Bentak Raka, selain pada Viona Raka tak pernah bisa mengontrol kata dan berang nya.

"Baiklah." Berwajah kesal Agnie keluar dari ruangan Raka "Semua ini gara-gara cupu Krystal!" Umpatnya sinis.

Raka meraih berkas yang Krystal letakkan di meja kerjanya, dia duduk setelah Agnie keluar dari ruangan.

Dia sandarkan punggungnya menengadahkan wajahnya ke atas "Kenapa aku berani berbuat seperti ini pada Viona?" Gumamnya bertanya-tanya.

Tidak mungkin di guna-guna, jaman sekarang mana ada hal semacam itu, mungkin karena telah lama Viona tak melayaninya. Semenjak Viona koma, tak ada lagi yang membantunya mengeluarkan benih-benih keperkasaan.

Raka meluruskan pandangan "Tapi kenapa Krystal tidak menunjukkan kecemburuan padaku, padahal dia melihat ku bersama Agnie? Bukankah dia juga menyukai ku? Atau mungkin dia merasa senang melihat ku bersama Agnie karena dia pikir akan terbebas dari tanggung jawabnya sebagai seorang istri?" Pikirnya.

Raka merasa gagal menjadi suami yang di inginkan istri ke dua nya, beraninya Krystal pergi begitu saja setelah dia mengusir, seharusnya Krystal merengek untuk tidak di duakan, setidaknya marah seperti Viona kala itu, bukan malah acuh tak acuh.

Raka ambil gawai tipisnya, melayangkan panggilan telepon pada istri ke dua nya, tak lama kemudian sambungan terhubung.

📞 "Halo!"

"Di mana kamu?" Tanyanya ketus.

📞 "Aku sudah di jalan menuju kantor ku."

"What?" Mengerut kening Raka memekik "Kenapa kau langsung pulang hah? Kau bahkan belum menyiapkan makan siang untuk ku!" Berang nya.

📞 "Bukankah ada Agnie yang mengurus mu di sana, tidak usah berlaga membutuhkan aku, aku masih ada pekerjaan."

Raka mengeras rahang "Kau pikir kau siapa berani bicara seperti itu?" Pekiknya.

Tuuuutt... Sambungan telepon terputus.

"Sial!" Umpat Raka menggertak kan giginya "Beraninya dia mengacuhkan aku!" Berang nya tak terima.

...• • • • • • • • • • •...

Di atas jok kemudi nya, Krystal mematikan panggilan secara sepihak, merutuki suaminya sudah pasti dia lakukan.

"Dasar otak udang pengejar kesenangan, awas saja kamu Raka, akan aku buat kau menyesal sudah mengkhianati Viona!" Ketus namun pelan.

Sebelum Raka menelepon, satu panggilan dari atasannya juga dia terima, untungnya Krystal adalah kesayangan para senior, maka tak menjadi masalah jika dia yang keluar dari kantor dengan alasan ini dan itu.

Pergulatan batin masih menemani perjalanan menuju kantor tempatnya bekerja.

Krystal yakin perselingkuhan Raka adalah awal dari kekacauan yang dia alami, ambisi mendapatkan keturunan membuat laki-laki yang dahulu setia pada satu Viona kini berubah menjadi penguasa gila wanita.

"Jadi aku menyukainya, menyukai laki-laki biadab seperti Raka? Malang sekali nasib ku dan Viona?" Rutuk Krystal.

BRAK!

Tiba-tiba saja. Kening Krystal terbentur setir mobil, untunglah dia sengaja memberikan bantal pada setir yang sengaja dia buat sendiri. Maka tak perlu dia berdarah-darah ria karena kejadian mengejutkan ini.

Krystal mendongak setelah menginjak rem secara spontan. Rupanya satu mobil berjenis SUV menghadang jalan mobilnya "Aaahh, penyok pasti mobil ku!" Gerutunya memelas.

Satu pria kekar bertopeng hitam keluar dari mobil SUV tersebut, mendatangi mobil MPV milik Krystal tentunya.

BRAK BRAK BRAK!

Di gebrak nya body kap mesin mobil milik Krystal dengan arogan, sudah pasti ini usaha pembegalan.

Krystal mengedarkan pandangan, di mana tak ada satu pun rumah bahkan mobil yang melintas. Ternyata dia sedang berada di tengah-tengah jembatan tempat di mana Viona di temukan dalam keadaan tertusuk belati.

"Turun!" Tak terdengar suaranya tapi Krystal tahu kecumik mulut laki-laki berbadan kekar itu menyuruhnya untuk meladeni nya.

Krystal mengerut bibir, sepertinya sabuk hitam yang dia raih tidak akan sia-sia, akhirnya ada sarana untuk dirinya melemaskan otot-otot dengan olahraga karate.

Tunggu dulu, bukan hanya sabuk hitam saja Krystal bahkan sudah berada di tingkat 9 'kyudan' yang artinya satu tingkat lagi dia memiliki gelar master setelah berada di tingkat 'judan'.

Krystal buka pintu mobil, turun dengan gerakan cepat, tapi kemudian satu pisau menuju perutnya.

Bugh!

Krystal cekal tangan kekar laki-laki itu dengan cepat, wajahnya mengeras menatap nyalang topeng hitam yang membungkus kepala pria itu.

"Jangan berani macam-macam padaku!"

"Persetan!" Sebelah tangan pria itu juga ingin mendarat pada kepalanya namun dengan sigap Krystal membalik tubuhnya hingga tersungkur di atas kap mobil "Aaakk, bangsat!" Umpat lelaki itu berkeluh.

Bukan lawan Krystal, dia hanya lelaki yang beraninya main dengan senjata tajam "Kalau berani lawan aku dengan tangan kosong mu bodoh!" Teriak Krystal melotot.

Satu pria datang lagi menyusul namun tendangan bebas Krystal melayang pada perutnya hingga terjungkal ke aspal.

"Jadi kalian mencoba mengeroyok seorang wanita?" Olok Krystal mencibir.

Krystal ambil alih pisau yang masih di cekal pria misterius pertama, sengaja membuat goresan dengan luka ukiran di lengan sebelah kiri pria itu.

"Aakk, ..." Tentu saja sangat sakit saat sayatan belati merobek jaket kulitnya hingga menembus kulit ari nya.

"Bajingan!" Satu pria yang terlentang di bawah beranjak dari posisinya, sayangnya kaki Krystal lebih sigap melayangkan tendangan bebas kembali.

"Aakk!" Hanya melawan gadis berpakaian kuno saja mereka berkeluh kesah, meringis tak terkondisi wajah jelek di balik topengnya.

"Siapa yang menyuruh kalian?" Tanya Krystal memekik, tangannya memperkuat bekukan di tangan kekar pria itu, sepertinya Krystal sengaja ingin mematahkan tulangnya.

Bugh!

Krystal terpelanting ke belakang saat pria itu berhasil menendang lututnya "Jangan pergi!" Teriaknya seberani itu.

Krystal mengejar kedua orang yang kini masuk ke dalam mobil SUV, sepertinya ada yang memandu orang-orang itu untuk pergi dari tempat ini.

Krystal mendengus dingin ketika mobil berjenis SUV itu melaju cepat tanpa menghiraukan dirinya kembali.

"Dasar bajingan bayaran!" Sarkas Krystal.

Gadis itu berjalan menuju mobilnya, kembali memasuki kendaraan kesayangannya, duduk dengan tenang di atas jok kemudi.

Penyok sudah pasti dia dapati, barusan mobil besar dengan sengaja membuatnya menabrak.

"Aku yakin, ini juga ada hubungannya dengan penusukan Viona." Gumam Krystal.

Kendati tak mendapatkan bukti dari para pria itu, setidaknya Krystal telah membuat cidera pada salah satu dari mereka.

"Kita lihat, apakah ada orang yang mengeluh sakit di dalam istana mu Tuan muda Raka?" Krystal mencurigai adanya pengkhianatan dari orang-orang intelejen suaminya.

"Atau mungkin ini justru orang-orang suruhan mu sendiri untuk mencelakakan aku?" Curiganya.

"Tapi aku yakin Raka tidak mungkin mencelakakan aku, dia masih membutuhkan rahim ku untuk menampung bayi nya!" Timpalnya.

"Siapa pun orangnya, kalian harus menyaksikan dengan mata kepala kalian sendiri, aku Krystal yang akan segera membuktikan bahwa kalian telah salah bermain api dengan ku. Akan aku buat kalian menyesal sudah membuat aku dan Viona dalam bahaya!" Gumamnya lirih.

Krystal menyalakan mesin, melajukan mobilnya menuju kantor tempatnya bekerja, masih ada beberapa pertemuan penting yang harus dia lakukan setelah ini. Urusan Raka dan Viona biarlah dia tunda sampai pulang dari kantor saja.

...• • • • • • • • • • •...

...Bersambung.... Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada kalian yang mau menemani ku merintis novel ini dari awal pembuatan, Sehat jasmani rohani dan ekonomi buat kalian semua, gatau deh hari ini aku lagi kesel banget bawaannya padahal puasa, ☹️...

#

#

Terpopuler

Comments

yeni NurFitriah

yeni NurFitriah

Good Krystal jago beladiri,kenapa Raka bodoh gak milih Krystal yg cerdas,cekatan,jago beladiri,walaupun wajah nya biasa tpi sekarang kan banyak perawatan yg mahal yg bisa bikin Krystal glowing.

2024-12-08

0

Hafsah Hafas

Hafsah Hafas

raka harus menyesal yang panjang enak aja dia yang bodoh main perempuan tadi gadis baik-baik di jadikan pelampiasa

2025-02-02

0

Yuyu sri Rahayu

Yuyu sri Rahayu

good krystal kamu emang hebat cantik dan cekatan tak lupa jg jenius kamu juga miliki/Smile/

2024-12-29

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Flashback
3 Visual...
4 Syah!
5 Bayi tabung
6 Titik terang
7 Mulai curiga
8 Berlian....
9 Jati diri
10 Drama....
11 Rumus....
12 Mulai resah
13 Sebenarnya
14 Berita pernikahan
15 Kecewa...
16 Kesepakatan
17 Menyerah
18 Laura?
19 Terungkap
20 Tirani.....
21 Orang tua Raka
22 Dilema....
23 Kesepakatan terakhir
24 Sarapan bersama
25 Trend fashion
26 Panggilan....
27 Mengigau...
28 Mendengus...
29 Siuman...
30 Bahagia, datar
31 Dilema²
32 Kado....
33 Dua kamar satu suami
34 Budak cinta
35 Sendu pilu
36 Pergi.....
37 Catatan tempel
38 Gerundel
39 Frustasi....
40 Iri hati.....
41 Semua pedih
42 Keputusan
43 Cari dimana pun!
44 Hyeong!
45 Suapan curhat
46 Doa menakutkan
47 Secercah harapan
48 Di terima!
49 Telat...
50 Penthouse
51 Syok....
52 Dilema Hyun Ki
53 Pasti....
54 Pemilik hati
55 Brother!
56 Tertegun
57 Seleb cilik
58 Gugup....
59 Membatin....
60 Kedatangan.
61 Dosa terindah....
62 Duarr!!
63 Puncak amarah
64 Kita pulang Daddy....
65 Kembali....
66 Ikhlas....
67 Taruhan....
68 Kembali part²
69 Doing well
70 Media perjodohan
71 Daddy cemburu?
72 Produk besutan....
73 Menyatroni
74 Lady's
75 Happy Queen
76 Rujuk....
77 Cuitan
78 Sinting!
79 Raka
80 Raka²
81 Kenangan
82 Epilog
83 BC bagian satu
84 BC Bagian dua
85 BC bagian tiga
86 BC bagian empat
87 BC bagian lima
88 BC promosi
89 Test_S2 Queen.
90 Test S2 Queen 2
91 M o v e o n
92 U m u m
93 Kata PA
94 KATA PASHA
95 KATA PASHA
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Prolog
2
Flashback
3
Visual...
4
Syah!
5
Bayi tabung
6
Titik terang
7
Mulai curiga
8
Berlian....
9
Jati diri
10
Drama....
11
Rumus....
12
Mulai resah
13
Sebenarnya
14
Berita pernikahan
15
Kecewa...
16
Kesepakatan
17
Menyerah
18
Laura?
19
Terungkap
20
Tirani.....
21
Orang tua Raka
22
Dilema....
23
Kesepakatan terakhir
24
Sarapan bersama
25
Trend fashion
26
Panggilan....
27
Mengigau...
28
Mendengus...
29
Siuman...
30
Bahagia, datar
31
Dilema²
32
Kado....
33
Dua kamar satu suami
34
Budak cinta
35
Sendu pilu
36
Pergi.....
37
Catatan tempel
38
Gerundel
39
Frustasi....
40
Iri hati.....
41
Semua pedih
42
Keputusan
43
Cari dimana pun!
44
Hyeong!
45
Suapan curhat
46
Doa menakutkan
47
Secercah harapan
48
Di terima!
49
Telat...
50
Penthouse
51
Syok....
52
Dilema Hyun Ki
53
Pasti....
54
Pemilik hati
55
Brother!
56
Tertegun
57
Seleb cilik
58
Gugup....
59
Membatin....
60
Kedatangan.
61
Dosa terindah....
62
Duarr!!
63
Puncak amarah
64
Kita pulang Daddy....
65
Kembali....
66
Ikhlas....
67
Taruhan....
68
Kembali part²
69
Doing well
70
Media perjodohan
71
Daddy cemburu?
72
Produk besutan....
73
Menyatroni
74
Lady's
75
Happy Queen
76
Rujuk....
77
Cuitan
78
Sinting!
79
Raka
80
Raka²
81
Kenangan
82
Epilog
83
BC bagian satu
84
BC Bagian dua
85
BC bagian tiga
86
BC bagian empat
87
BC bagian lima
88
BC promosi
89
Test_S2 Queen.
90
Test S2 Queen 2
91
M o v e o n
92
U m u m
93
Kata PA
94
KATA PASHA
95
KATA PASHA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!