ADEGAN PANAS

Jadi, bertahun-tahun perasaan itu dipendam sendiri, dan hanya menunggu takdir menyatukan dirinya dan SORAYA. Namun itu tidak mungkin saja terjadi, Soraya  yang sudah bergelar istri itu tidak mungkin dengan Tio.

     Walaupun nanti Derry  menceraikan dirinya,

Tio tidak layak mendapatkan dirinya lagi, karena Soraya  sudah menganggap dirinya begitu tidak pantas untuk seorang lelaki seperti Tio tersebut. Biarlah Tio mendapatkan wanita yang jauh lebih baik darinya lagi, pikir Soraya. 

***

    Soraya  melangkah lemah menuju ruangan Ceo, yaitu suaminya sendiri. Rasa malas pun ada menyelimuti dirinya saat ini, jika diperbolehkan dia ingin selalu melihat Derry, namun mengikut suara lain dalam dirinya yang mengatakan, hati Derry  bukan lah untuknya. 

        Perusahaan yang berdiri tujuh lantai itu tampak megah dan indah di sekelilingnya.Jika ruangan Soraya  terdapat di lantai lima, ruangan Ceo pula terdapat di lantai paling akhir, Ya! lantai tujuh. 

        Soraya  hanya tinggal menaiki lift dengan dua lantai saja, dia akan sampai di ruangan suaminya tersebut. Di lantai terakhir itu, ada beberapa ruangan juga selain dari ruangan Ceo. 

     Soraya  memasuki ruangan suaminya itu, dia mencoba mengetuk pintu, Derry  yang sedari tadi melihat cctv dari ponselnya, sudah mengetahui Soraya  sudah pun di depan pintunya. 

      Entah mengapa, kali ini Derry  sendiri yang membukakan pintu tersebut. Terkejut Soraya  yang hampir mengetuk wajah suaminya itu. 

       "Hei Raya...." ucap Derry  sambil tersenyum membuka pintu. 

     "Silahkan masuk.." ucap Derry  lagi. 

      Tingkah Derry  yang aneh itu membuat Soraya  hanya mampu bergeleng kepala saja. Hari ini banyak tingkah yang aneh dilakukan suami kontraknya itu. Dari mulai mengangkat tubuhnya, bahkan menciumi tangan di dalam mobil, lebih gila lagi membongkar tentang hubungan mereka di depan klien besar dan ini tambah lagi, ucap Soraya  di hatinya. 

     Lalu apa lagi kali ini, dia disuruh menghadap sang Ceo sendiri saat ini. Pasti ada sesuatu lagi yang dia mahu, pikir Soraya. 

     Masih berdiri mematung setelah melewati pintu masuk ruangan Derry  tersebut. Soraya  kali ini dikejutkan kembali oleh tangan Derry  yang sudah sampai ke pinggang rampingnya itu. 

      "Auh...Derry!!" ucap Soraya  terkejut. 

      "Raya, jangan teriak! nanti semua orang dengar di luar tu," ucap Derry  mengatakan di telinganya. 

   "Kau suka membuatku terkejut," ucap Soraya. 

  "Ayo kita bermain disini!!" perintah Derry. 

  "Derry... ini jam kerja Derry!!" kalau mau begini pulang ke rumah saja!!" bentak Soraya. 

  "Yasudah ayo kita pulang," jawab Derry enteng. 

    Derry  memang sangat mudah mengatakan apapun, karena dia memang seorang Ceo disini. Derry  juga dengan mudah menjawab ucapan istrinya itu, padahal Soraya  bukan benar-benar ingin pulang. 

       "Iya! kau mudah mengatakan itu, ni perusahaan papamu!! sedang aku gak punya papa seperti papamu!!" bentak Soraya  sambil melepas pautan tangan Derry  yang sudah melingkar di pinggang itu. 

   "Shuttt!! ucap Derry  menaruh telunjuknya di bibir mungil sang istri. 

    Menaruh telunjuk saja membuat Soraya  bungkam saat ini, bahkan Soraya  sudah mendapatkan bibir yang mendarat  hingga lehernya tersebut. Ingin menolak namun tubuh tak bisa berbohong, jika sudah dengan Derry  gairahnya pun hanyut bersama. 

     "Derry... nanti orang buka pintumu itu, jangan begini," ucap Soraya  lemah dan ingin memastikan. 

   "Raya... pintu sudah aku kunci," ucap Derry  di telinga Soraya. 

     Soraya  pun dibawa oleh Derry  hingga ke sofa yang ada di dekat mereka berdiri saat ini. Sofa merah tersebut sudah sering menjadi saksi percintaan mereka, minggu-minggu yang berlalu. 

    Namun, sudah hampir dua minggu setelah itu mereka memang jarang melakukan itu di dalam ruangan Derry  tersebut. SORAYA  pun tak dilepaskan oleh Derry. 

      Sekarang jemari Derry  berada di dua tempat yang membuat mata Soraya  memejam bahkan bola matanya tak terkata lagi. 

     Seorang Derry  memang selalu pandai untuk melemahkan seorang Soraya, jangan ditanya lagi, ini kelihaiannya sejak dia menikah. 

        Kecupan demi kecupan, hisapan pun sudah tak terhitung banyaknya lagi, Derry  benar-benar memabukkan istrinya tersebut. Baju kemeja berwarna biru dan celana hitam berkain goyang itu sudah lenyap dari tubuh Soraya  saat itu. 

     Derry  mulai membuka satu persatu bajunya juga. Dia mulai tidak sabar kembali dengan dua tumpukan yang dilihat begitu menggemaskan itu. 

      Jika tidur seranjang dengan Soraya , Derry  selalu suka mengelus tumpukan itu sambil menghisapnya lalu dia bisa tertidur, dia tampak seolah seperti bayi kolot saja.

      Mereka berdua sudah dalam ritme yang tidak tentu lagi saat ini, Ya! seminggu sudah Derry  menahan ini semua, kali ini dia tidak ingin terlepas lagi, pikir Derry. 

         "Sayang...aku ayun lebih cepat lagi ya," bisik Derry  di telinga Soraya.

      Soraya  yang sudah tidak tahu harus menjawab apa, dia hanya menggigit bibirnya dengan mata yang tidak bisa dijelaskan lagi. Derry  tersenyum melihat ekspresi sang istri tersebut. 

     Beberapa waktu lalu, memang Soraya  tampak menghindarinya, namun ternyata tubuh Soraya  tidak bisa berbohong, dia sangat membutuhkan ini, pikir Derry  lagi. 

     Permainan terus saja berlangsung panas saat ini, jika sudah hanyut dalam permainan begitu lah seorang Derry  akan menyebut istrinya dengan sebutan sayang. 

     Jika tidak hanyut dalam permainan tersebut, jangan kan sayang sebutan lembut lainnya saja susah di ucapkan oleh Ceo keras kepala ini, egoisnya begitu tinggi bahkan gengsi untuk mengungkapkan kebenaran perasaannya tersebut. 

     Baru seminggu saja Soraya  tidak melayaninya, namun dia sudah menjadi huru-hara, kepalanya sakit berpikir, padahal yang di tunggu lama sudah pun setuju untuk menikah. 

   Ya! ucap Fanni  sudah setuju untuk menikah dengan Derry. Bahkan kepulangannya itu untuk mengurus pernikahan agar di percepat saja, ucap Fanni  kala itu. 

   Namun, entah mengapa Derry  kembali yang terlihat tidak berselera dengan ajakan menikah Fanni  tersebut. Derry  sudah ketagihan dengan istrinya sendiri. 

    Bahkan beberapa hari berlalu, Fanni  yang mengajak untuk melihat-lihat baju pengantin, Derry  hanya menyuruhnya pergi sendirian saja, atau pergi dengan mama Derry. 

        Fanny  pun yang masih banyak pikirannya tersebut, tidak terlalu menghiraukan Derry. Namun, entah mengapa hari ini Fanni  banyak menelpon Derry kembali, jika sudah begitu pasti ada yang diinginkan Fanni  kepada Derry . 

     Fanny  selalu bersikap manja kepada Derry, bahkan semenjak kecil dulu mereka bersama-sama. Fanny  yang manja selalu berhasil merebut perhatian seorang Derry Sanjaya  yang dingin tersebut. 

    Jika dibandingkan Soraya , dia wanita mandiri yang tahu hanya berkata seadanya saja, Soraya  tidak pandai dalam pujuk atau merayu Derry. Namun, tanpa di rayu pun atau di goda pun Derry telah ia dapatkan dari ujung kaki hingga ujung rambut. 

        "Derry, angkat lah ponselmu itu," ucap Soraya  hampir kembali normal karena mendengar ponsel yang tak hentinya berdering. 

      "Biar saja sayang," ucap Derry  lagi. 

     Tuk... tuk.. tuk.. 

   Tiba-tiba pintu diketuk beberapa kali, Derry  maupun Soraya  bertanya siapa pengganggu tersebut. Bahkan ini sudah hampir selesai, pikir Derry. 

     Hayo... siapa yang mengetuk pintu pak Ceo ya?? 

*****

Episodes
1 HANYA ISTRI 90 HARI!
2 MALAM PERTAMA YANG GAGAL
3 LEPASKAN AKU!
4 DUA BULAN BERLALU
5 MULAI CEMBURU
6 ANTARA KEKASIH DAN ISTRI
7 JANGAN TINGGALKAN AKU!
8 MAKIN ROMANTIS
9 SULIT MELEPASKAN
10 KESAL
11 PILIHAN SULIT
12 MEETING BERSAMA PAPA MERTUA
13 AKU MASIH SUAMIMU!
14 AWAL MULA ISI PERJANJIAN
15 ADA APA DENGANKU?
16 TERPAKSA MENGAKU
17 KETAKUTAN SORAYA
18 DIA HAKKU!
19 ADEGAN PANAS
20 MERASA TERHINA
21 DERRY KESAL
22 SIKAP DERRY YANG BERUBAH
23 KESAL
24 TERKEJUT
25 TERBURU-BURU
26 MATI AKU!
27 APA URUSANMU?
28 AKU AKAN MENCERAIKANMU!
29 KELICIKAN FANNI
30 DITINGGAL SORAYA
31 KEMARAHAN DERRY
32 MEMBONGKAR RAHASIA
33 KAU PEMBUNUH!
34 KEHILANGAN DERRY
35 HAMPIR TERTUSUK
36 DERRY DI USIR
37 GEJALA PENYAKIT ALZHEIMER
38 DILEMA BESAR
39 SORAYA DIPERIKSA
40 TIO KEMBALI
41 DIBATALKAN
42 JANJI APA?
43 TIO KE KAMPUNG SORAYA
44 WANITA PENGINCAR TIO
45 TIDAK BISA!
46 MASUK PERANGKAP
47 KETAKUTAN
48 SALAH PUKUL
49 MENINGGAL DUNIA
50 DERRY HILANG
51 TIO BERSAMA SORAYA
52 SAMPAI DI VILLA
53 TERBAWA ARUS
54 INGATAN KEMBALI
55 BERCERAI!
56 PERNIKAHAN YANG INGIN DIPERCEPAT
57 CCTV
58 MAKAN BERSAMA TIO
59 FOTO TANPA BUSANA
60 BERTEMU KEMBALI
61 KAU KELUARLAH!
62 PANIK
63 BUNUH DIRI
64 DERRY DI USIR
65 KECELAKAAN
66 TANDA TANGANI INI!
67 MEMINTA PERSETUJUAN
68 MENJEMPUT
69 MENYIASAT
70 LAKI LAKI PENYELAMAT
71 KEMARAHAN OSMAN
72 RENCANA TIO
73 BERPIKIR
74 MENJADI TERTUDUH
75 MEMBUAT RENCANA KEMBALI
76 KEHADIRAN SORAYA DI RUANG RAPAT
77 PULANG DARI RUMAH SAKIT
78 SORAYA DI USIR
79 TERCIDUK
80 PERUSAHAAN YANG DI PECAH
81 KEHILANGAN SORAYA
82 FANNI KELUAR DARI RUMAH
83 PENYELIDIKAN DIMULAI
84 FANNI DI RUANGAN CEO
85 ISTRI TUAN OSMAN
86 BALAS DENDAM ISTRI OSMAN
87 BERTUKAR POSISI
88 OSMAN DI HAJAR
89 BOHONG!
90 SHARING RAHASIA
91 TAK PERCAYA
92 RENCANA JAHAT MAMA DERRY DAN FANNI
93 SORAYA TAKUT
94 RENCANA YANG GAGAL
95 DEAL!
96 NYONYA BESAR DIANCAM TUAN FRANS
97 KEDOK FANNI TERBONGKAR
98 TIO MENEMUI TUAN FRANS
99 OSMAN TERCIDUK
100 LOLOS
101 RAHASIA YG DISIMPAN SORAYA
102 DIPAKSA MENANDATANGANI SURAT CERAI
103 DIPAKSA MENIKAH
104 TANYA BESAR
105 RESIGN
106 KRITIS
107 PENASARAN
108 BERITA DUKA
109 VIDIO YANG TERSEBAR
110 KETAKUTAN SORAYA
111 FANNI MASUK PERANGKAP
112 KETAKUTAN TIO
113 SORAYA MENYIASAT
114 ADA RAHASIA YANG DISEMBUNYIKAN TIO
115 DIA KABUR
116 PERMAINAN BARU
117 KEPANIKAN SORAYA
118 KEPANIKAN DERRY
119 RENCANA BERHASIL
120 KEMARAHAN TUAN FRANS
121 FANNY MEMELUK DERRY DENGAN MESRA
122 SEMAKIN PANAS
123 AKANKAH KEMBALI?
124 TERSANGKA
125 SEDIKIT LEGA
126 TIO DAN YUMITA
127 BAJU PENGANTIN
128 MENYURUH KABUR
129 KESEDIHAN YUMITA
130 TIO KABUR
131 PANIK
132 KEHILANGAN
133 YUMITA MAU MEMBATALKAN PERNIKAHAN
134 RAHASIA TIO
135 HANGAT
136 HAMPIR KECELAKAAN
137 SAH
138 MENYUSAHKAN SAJA
139 MENYUSAHKAN SAJA
140 PENJARA YANG TERBAKAR
141 RENDRA DAN DERRY BERTEMU
142 TENTANG TAMAT
143 YUMITA TERTABRAK
144 BAYAR PAKAI INI SAJA!
145 Tio MARAH
146 SAYA ABANGNYA!
147 SETUJU BERCERAI?
148 SALAH PAHAM
149 PENYAMARAN FANNI
150 Bodyguard Untuk Soraya
151 RENCANA JAHAT
152 PUKULAN GIOVANO
153 MENUDUH FANNI
154 MELAPORKAN KEPADA DEERY
155 DERRY MENOLAK GIOVANO
156 SORAYA PANIK
157 NASI GORENG DERRY
158 HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH
159 TAMAT
160 Lanjutan 90 Days
Episodes

Updated 160 Episodes

1
HANYA ISTRI 90 HARI!
2
MALAM PERTAMA YANG GAGAL
3
LEPASKAN AKU!
4
DUA BULAN BERLALU
5
MULAI CEMBURU
6
ANTARA KEKASIH DAN ISTRI
7
JANGAN TINGGALKAN AKU!
8
MAKIN ROMANTIS
9
SULIT MELEPASKAN
10
KESAL
11
PILIHAN SULIT
12
MEETING BERSAMA PAPA MERTUA
13
AKU MASIH SUAMIMU!
14
AWAL MULA ISI PERJANJIAN
15
ADA APA DENGANKU?
16
TERPAKSA MENGAKU
17
KETAKUTAN SORAYA
18
DIA HAKKU!
19
ADEGAN PANAS
20
MERASA TERHINA
21
DERRY KESAL
22
SIKAP DERRY YANG BERUBAH
23
KESAL
24
TERKEJUT
25
TERBURU-BURU
26
MATI AKU!
27
APA URUSANMU?
28
AKU AKAN MENCERAIKANMU!
29
KELICIKAN FANNI
30
DITINGGAL SORAYA
31
KEMARAHAN DERRY
32
MEMBONGKAR RAHASIA
33
KAU PEMBUNUH!
34
KEHILANGAN DERRY
35
HAMPIR TERTUSUK
36
DERRY DI USIR
37
GEJALA PENYAKIT ALZHEIMER
38
DILEMA BESAR
39
SORAYA DIPERIKSA
40
TIO KEMBALI
41
DIBATALKAN
42
JANJI APA?
43
TIO KE KAMPUNG SORAYA
44
WANITA PENGINCAR TIO
45
TIDAK BISA!
46
MASUK PERANGKAP
47
KETAKUTAN
48
SALAH PUKUL
49
MENINGGAL DUNIA
50
DERRY HILANG
51
TIO BERSAMA SORAYA
52
SAMPAI DI VILLA
53
TERBAWA ARUS
54
INGATAN KEMBALI
55
BERCERAI!
56
PERNIKAHAN YANG INGIN DIPERCEPAT
57
CCTV
58
MAKAN BERSAMA TIO
59
FOTO TANPA BUSANA
60
BERTEMU KEMBALI
61
KAU KELUARLAH!
62
PANIK
63
BUNUH DIRI
64
DERRY DI USIR
65
KECELAKAAN
66
TANDA TANGANI INI!
67
MEMINTA PERSETUJUAN
68
MENJEMPUT
69
MENYIASAT
70
LAKI LAKI PENYELAMAT
71
KEMARAHAN OSMAN
72
RENCANA TIO
73
BERPIKIR
74
MENJADI TERTUDUH
75
MEMBUAT RENCANA KEMBALI
76
KEHADIRAN SORAYA DI RUANG RAPAT
77
PULANG DARI RUMAH SAKIT
78
SORAYA DI USIR
79
TERCIDUK
80
PERUSAHAAN YANG DI PECAH
81
KEHILANGAN SORAYA
82
FANNI KELUAR DARI RUMAH
83
PENYELIDIKAN DIMULAI
84
FANNI DI RUANGAN CEO
85
ISTRI TUAN OSMAN
86
BALAS DENDAM ISTRI OSMAN
87
BERTUKAR POSISI
88
OSMAN DI HAJAR
89
BOHONG!
90
SHARING RAHASIA
91
TAK PERCAYA
92
RENCANA JAHAT MAMA DERRY DAN FANNI
93
SORAYA TAKUT
94
RENCANA YANG GAGAL
95
DEAL!
96
NYONYA BESAR DIANCAM TUAN FRANS
97
KEDOK FANNI TERBONGKAR
98
TIO MENEMUI TUAN FRANS
99
OSMAN TERCIDUK
100
LOLOS
101
RAHASIA YG DISIMPAN SORAYA
102
DIPAKSA MENANDATANGANI SURAT CERAI
103
DIPAKSA MENIKAH
104
TANYA BESAR
105
RESIGN
106
KRITIS
107
PENASARAN
108
BERITA DUKA
109
VIDIO YANG TERSEBAR
110
KETAKUTAN SORAYA
111
FANNI MASUK PERANGKAP
112
KETAKUTAN TIO
113
SORAYA MENYIASAT
114
ADA RAHASIA YANG DISEMBUNYIKAN TIO
115
DIA KABUR
116
PERMAINAN BARU
117
KEPANIKAN SORAYA
118
KEPANIKAN DERRY
119
RENCANA BERHASIL
120
KEMARAHAN TUAN FRANS
121
FANNY MEMELUK DERRY DENGAN MESRA
122
SEMAKIN PANAS
123
AKANKAH KEMBALI?
124
TERSANGKA
125
SEDIKIT LEGA
126
TIO DAN YUMITA
127
BAJU PENGANTIN
128
MENYURUH KABUR
129
KESEDIHAN YUMITA
130
TIO KABUR
131
PANIK
132
KEHILANGAN
133
YUMITA MAU MEMBATALKAN PERNIKAHAN
134
RAHASIA TIO
135
HANGAT
136
HAMPIR KECELAKAAN
137
SAH
138
MENYUSAHKAN SAJA
139
MENYUSAHKAN SAJA
140
PENJARA YANG TERBAKAR
141
RENDRA DAN DERRY BERTEMU
142
TENTANG TAMAT
143
YUMITA TERTABRAK
144
BAYAR PAKAI INI SAJA!
145
Tio MARAH
146
SAYA ABANGNYA!
147
SETUJU BERCERAI?
148
SALAH PAHAM
149
PENYAMARAN FANNI
150
Bodyguard Untuk Soraya
151
RENCANA JAHAT
152
PUKULAN GIOVANO
153
MENUDUH FANNI
154
MELAPORKAN KEPADA DEERY
155
DERRY MENOLAK GIOVANO
156
SORAYA PANIK
157
NASI GORENG DERRY
158
HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH
159
TAMAT
160
Lanjutan 90 Days

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!