DUA BULAN BERLALU

Senin pun tiba, kembali para staf bekerja seperti biasanya. Tak terkecuali dengan Soraya dan Derry sebagai Ceo perusahaan itu. 

   Setelah malam itu berlalu tampak nya Derry selalu pulang ke apartemen  milik Soraya tersebut sampai lah mereka selaku bercumbu dan bercanda bersama.

   Hingga pada akhirnya pernikahan itu sudah berjalan 2 bulan lamanya. Ya berarti semakin singkat lagi mereka bersama-sama. 

  Karena dua bulan menandakan sudah memakan waktu enam puluh hari mereka bersama menghabiskan malam. Waktunya hampir tiba, detik-detik akhir itu akan datang juga.

  90 hari akan berakhir begitu saja?

   Berjalannya waktu dua bulan sempat mereka menghabiskan bulan madu ke Belanda untuk menyenangkan hati dan pikiran mereka berdua.

  Ya walaupun tidak lama namun cukup berkesan bagi keduanya. Waktu berlalu begitu cepat, namun malam pun tiba, dua bulan lalu Derry cukup ramah selalu mengunjungi Soraya di apartemen  menghabiskan malam bersama.

  Namun malam ini, lagi-lagi kesunyian melanda Soraya. Tampaknya Derry tak pulang malam ini.

  Suasana sunyi senyap itu, membuat deringan ponsel tersebut ramai terdengar. Soraya yang sedari tadi hanyut dalam bacaannya terkejut seketika, dia pun terus berlari menuju kamarnya.

        Soraya sampai di kamarnya dan langsung meraih ponselnya, Soraya sempat tersenyum, dia seolah berharap yang menelponnya malam ini adalah suaminya sendiri.

      Melihat layar ponsel dengan nama yang tidak diharapkan tersebut, Soraya berdengus lemah. Entah lah pikirnya, mengapa dia menunggu suami yang tak mengharapkan dirinya.

     Berat hatinya menjawab panggilan telepon yang tertulis nama Tio disana. Memang masih pukul setengah sembilan, wajar saja Tio menelponnya.

      "Hallo Tio," ucap Soraya lemah.

     "Hallo Sora.. aku mau ngajakin kamu diner, bisa gak??" tanya Tio begitu mesra.

           Tio memanggil Soraya dengan sebutan Sora. Panggilan itu terasa malas di dengar di telinga Soraya, namun bagaimana lagi, ingin protes tidak mungkin.

       Tio cukup baik kepada dirinya, Tio lah yang banyak membantu soraya  dari mulai dia masih magang di perusahaan milik Derry tersebut.

      Hingga sekarang mereka masih berteman baik, dan tidak pernah ada masalah di antara mereka berdua. Tio  memang sudah lama menyimpan hatinya untuk Soraya , namun gadis berkulit putih bersih ini tidak ingin memberikan hatinya kepada Tio.

      Apalagi sekarang, dia telah menjadi istri dari Derry sanjaya, walaupun tidak ada yang tahu selain mereka berdua dan Tuhan.

       "Hallo..Sora, kenapa kamu diam??" tanya Tio mengejutkan Soraya.       "Ha..tidak, aku hanya sedikit lelah," ucap Soraya  mencari alasan.

      "Jika kau sakit, tidak apa-apa aku pergi dinner sendiri saja," ucap Tio mengalah.

     "Tidak kok, yasudah jemput aku  pukul sembilan nanti," ucap Soraya dengan lemah.

    "Serius?? kamu mau Sora??" tanya Tio begitu semangat.

    "Iya, aku serius."

        Panggilan itu pun sudah berakhir. Tio seperti mendapatkan kesempatan emas, tiba-tiba saja Soraya ingin pergi dinner malam ini bersama dirinya.

       Sudah lama Soraya  tidak keluar makan malam bersama Tio. Tepatnya dua bulan lamanya. Ya! mana mungkin Soraya pergi dengan Tio, karena ada Derry  yang selalu mendekap malamnya.

       Dua bulan yang lalu memang terasa sesak jika diingat dan di bayangkan lagi. Betapa indahnya rayuan Derry  di atas ranjang, dan mereka saling penuh kenikmatan dan kehangatan.

      Soraya  melihat baju di lemari putihnya itu, dia bingung harus memakai gaun yang mana untuk dinner bersama Tio malam ini. Dia ingin memujuk hatinya sendiri, agar bisa melupakan seorang Derry  Sanjaya .

       Walau masih ada waktu lagi untuk mereka bersama, waktu itu tinggal 30 hari lagi, jika memang mengikuti kontrak pernikahan mereka.

      Tertulis kontrak 90  hari, namun apapun keputusan selanjutnya hak veto hanya diberikan kepada Derry  bukan kepada Soraya.

     Semua sudah tertulis jelas perjanjian mereka di atas nota tersebut. Soraya  yang tidak pernah ingin tahu tentang hal itu, hanya mengikut saja demi keluarganya.

       "Pakai ini sajalah," ucap Soraya  lemah.

     Gaun ungu yang begitu anggun dikenakan oleh Soraya  saat ini. Gaun itu di berikan oleh Soraya saat mereka terbang ke Belanda bersama Derry sebulan  yang lalu.

       DERRY sengaja membawa Soraya  bulan madu ke Belanda, sebenarnya tujuannya adalah untuk membuat pikiran pusing Derry  hilang karena rasa kecewanya dengan Fanni.

          Jam sudah menunjukkan pukul 08.55 menit. Ada waktu lima menit lagi untuk dia berhias, sebentar lagi  Tio akan sampai menjemputnya untuk Dinner.

      TIO duduk di depan meja riasnya, meja rias yang selalu menjadi saksi atas dirinya bersama dengan Derry Sanjaya. Dimana mereka juga sering bercumbu menghabiskan malam, namun malam-malam ini sudah tidak ada lagi kehangatan.

         Niat di hati memang malas untuk pergi, namun jika mengikut pikirannya sendiri, dia ingin sekali menyeret Derry  di pelukannya.

     Ya! SORAYA  begitu rindu belaian hangat dari suaminya itu. Namun ini bukanlah cinta untuknya, dia hanya wanita dalam keperluan pelampiasan Derry  saja.

     

      Jika harta, rumah mewah bahkan mobil mewah yang telah Derry  berikan bisa menggantikan seorang Derry , maka dia ingin menukar semua itu hanya untuk seorang Derry  saja.

      Siapa yang bisa menahan gejolak cinta??

       Siapa yang kuat menahan rindu??

      Tidak ada! aku tidak kuat seperti ini!!" bentak Soraya  di depan cermin riasnya.

      Seketika dia menjadi sedih, seolah bayangan Derry berada di belakangnya saat ini. Perjanjian yang tertulis itu, benar-benar tidak mempunyai keadilan sedikit pun untuk dirinya tersebut.

  

        Lama dia begitu, tiba-tiba dia dikejutkan dengan deringan ponselnya yang begitu keras bergetar di sebelah ranjang. Dia lihat jam dinding sudah pun tepat angka sembilan.

       Tergesa-gesa Soraya membuat riasan wajahnya, dia menutupi segala yang terlihat sembab di matanya tersebut.

        Begitu lah seorang wanita menutup segala kesedihan dirinya sendiri. Dia tidak ingin Tio curiga dengan mata sembabnya yang baru habis nangis tersebut.

           Dia pun turun dari apartemennya yang berada di lantai sepuluh. Apartemen itu sengaja di pilihkan Derry untuk Soraya , agar bisa melihat keindahan kota Jakarta dari atas lantai sepuluh tersebut.

         "Hei Tio!!" teriak Soraya menyapa Tio yang tampak bersandar di mobil mewahnya tersebut.

          "Sora...kamu benar-benar cantik," puji Tio dengan tulus.

        "Terima kasih, maaf sudah membuatmu menunggu," ucap Soraya.

       "Tidak mengapa tuan putri, silahkan masuk," ucap Tio sambil membukakan pintu mobilnya untuk Soraya.

       "Terima kasih sekali lagi," ucapnya lagi.

        TIO tampak dengan hati yang berbunga-bunga saat ini. Namun Soraya pikirannya melayang jauh saat ini.

      "Andaikan yang mengatakan itu adalah Derry," ucap Soraya dalam hatinya.

      "Sora...kenapa kamu termenung??" tanya Tio bingung, melihat Soraya yang dipanggilnya dari tadi tidak menyahut.

     "Sora.."

     "Ha..eh iya!! ada apa??" tanya Soraya baru sadar.

      "Kita mau makan di restoran mana??" tanya Tio dengan sabar.

     "Oh...aku sih terserah kamu aja," ucap Soraya .

     "Yaudah, restoran biasa kita makan saja ya," ucap Tio lagi.

     "Iya," jawab SORAYA  singkat.

      Tio pun melajukan mobilnya ke arah restoran mango, restaurant yang biasa mereka kunjungi dahulu. Restoran mango adalah restoran yang berisikan masakan Italia dan Belanda.

        SORAYA  sangat menyukai menu-menu di sana, begitu juga dengan TIO. Malam ini perut juga terasa lapar, SORAYA sudah lama tidak makan nasi tiga hari ini.

      Dia hanya memakan roti dan vitamin lainnya saja. Hati dan pikirannya membuat dia tidak berselera untuk menyantap makanan apapun, namun kali ini dia tidak ingin mengikutkan hati sangat, dia ingin makan dan melupakan segalanya.

       Mereka berdua telah sampai di Restoran mango tersebut, keduanya memang tampak serasi juga jika mata memandang ke arah mereka berdua. 

        "Ayo tuan putri.." ucap TIO lembut memperlakukan SORAYA.

      "Jangan berlebihan," ucap SORAYA tersenyum.

        Mereka masuk dan TIO memilih duduk di meja no delapan. Seperti biasanya mereka suka mengunjungi restoran ini, duduk di meja delapan membuat mereka bisa memandang seluruh keindahan restoran tersebut.

        "Silahkan duduk tuan putri," ucap TIO lembut.

      Mereka berdua duduk, tiba-tiba ada empat pasang mata ke arah mereka, dua bola mata yang tampak tersenyum, dan dua bola mata lagi tampak menyembunyikan amarah yang besar.

         Siapa mereka?

     

    ******

Terpopuler

Comments

Nila

Nila

punya suami walau kontrak tetap suami
jangan pergi sembarangan dengan pria lain

2023-05-28

1

lihat semua
Episodes
1 HANYA ISTRI 90 HARI!
2 MALAM PERTAMA YANG GAGAL
3 LEPASKAN AKU!
4 DUA BULAN BERLALU
5 MULAI CEMBURU
6 ANTARA KEKASIH DAN ISTRI
7 JANGAN TINGGALKAN AKU!
8 MAKIN ROMANTIS
9 SULIT MELEPASKAN
10 KESAL
11 PILIHAN SULIT
12 MEETING BERSAMA PAPA MERTUA
13 AKU MASIH SUAMIMU!
14 AWAL MULA ISI PERJANJIAN
15 ADA APA DENGANKU?
16 TERPAKSA MENGAKU
17 KETAKUTAN SORAYA
18 DIA HAKKU!
19 ADEGAN PANAS
20 MERASA TERHINA
21 DERRY KESAL
22 SIKAP DERRY YANG BERUBAH
23 KESAL
24 TERKEJUT
25 TERBURU-BURU
26 MATI AKU!
27 APA URUSANMU?
28 AKU AKAN MENCERAIKANMU!
29 KELICIKAN FANNI
30 DITINGGAL SORAYA
31 KEMARAHAN DERRY
32 MEMBONGKAR RAHASIA
33 KAU PEMBUNUH!
34 KEHILANGAN DERRY
35 HAMPIR TERTUSUK
36 DERRY DI USIR
37 GEJALA PENYAKIT ALZHEIMER
38 DILEMA BESAR
39 SORAYA DIPERIKSA
40 TIO KEMBALI
41 DIBATALKAN
42 JANJI APA?
43 TIO KE KAMPUNG SORAYA
44 WANITA PENGINCAR TIO
45 TIDAK BISA!
46 MASUK PERANGKAP
47 KETAKUTAN
48 SALAH PUKUL
49 MENINGGAL DUNIA
50 DERRY HILANG
51 TIO BERSAMA SORAYA
52 SAMPAI DI VILLA
53 TERBAWA ARUS
54 INGATAN KEMBALI
55 BERCERAI!
56 PERNIKAHAN YANG INGIN DIPERCEPAT
57 CCTV
58 MAKAN BERSAMA TIO
59 FOTO TANPA BUSANA
60 BERTEMU KEMBALI
61 KAU KELUARLAH!
62 PANIK
63 BUNUH DIRI
64 DERRY DI USIR
65 KECELAKAAN
66 TANDA TANGANI INI!
67 MEMINTA PERSETUJUAN
68 MENJEMPUT
69 MENYIASAT
70 LAKI LAKI PENYELAMAT
71 KEMARAHAN OSMAN
72 RENCANA TIO
73 BERPIKIR
74 MENJADI TERTUDUH
75 MEMBUAT RENCANA KEMBALI
76 KEHADIRAN SORAYA DI RUANG RAPAT
77 PULANG DARI RUMAH SAKIT
78 SORAYA DI USIR
79 TERCIDUK
80 PERUSAHAAN YANG DI PECAH
81 KEHILANGAN SORAYA
82 FANNI KELUAR DARI RUMAH
83 PENYELIDIKAN DIMULAI
84 FANNI DI RUANGAN CEO
85 ISTRI TUAN OSMAN
86 BALAS DENDAM ISTRI OSMAN
87 BERTUKAR POSISI
88 OSMAN DI HAJAR
89 BOHONG!
90 SHARING RAHASIA
91 TAK PERCAYA
92 RENCANA JAHAT MAMA DERRY DAN FANNI
93 SORAYA TAKUT
94 RENCANA YANG GAGAL
95 DEAL!
96 NYONYA BESAR DIANCAM TUAN FRANS
97 KEDOK FANNI TERBONGKAR
98 TIO MENEMUI TUAN FRANS
99 OSMAN TERCIDUK
100 LOLOS
101 RAHASIA YG DISIMPAN SORAYA
102 DIPAKSA MENANDATANGANI SURAT CERAI
103 DIPAKSA MENIKAH
104 TANYA BESAR
105 RESIGN
106 KRITIS
107 PENASARAN
108 BERITA DUKA
109 VIDIO YANG TERSEBAR
110 KETAKUTAN SORAYA
111 FANNI MASUK PERANGKAP
112 KETAKUTAN TIO
113 SORAYA MENYIASAT
114 ADA RAHASIA YANG DISEMBUNYIKAN TIO
115 DIA KABUR
116 PERMAINAN BARU
117 KEPANIKAN SORAYA
118 KEPANIKAN DERRY
119 RENCANA BERHASIL
120 KEMARAHAN TUAN FRANS
121 FANNY MEMELUK DERRY DENGAN MESRA
122 SEMAKIN PANAS
123 AKANKAH KEMBALI?
124 TERSANGKA
125 SEDIKIT LEGA
126 TIO DAN YUMITA
127 BAJU PENGANTIN
128 MENYURUH KABUR
129 KESEDIHAN YUMITA
130 TIO KABUR
131 PANIK
132 KEHILANGAN
133 YUMITA MAU MEMBATALKAN PERNIKAHAN
134 RAHASIA TIO
135 HANGAT
136 HAMPIR KECELAKAAN
137 SAH
138 MENYUSAHKAN SAJA
139 MENYUSAHKAN SAJA
140 PENJARA YANG TERBAKAR
141 RENDRA DAN DERRY BERTEMU
142 TENTANG TAMAT
143 YUMITA TERTABRAK
144 BAYAR PAKAI INI SAJA!
145 Tio MARAH
146 SAYA ABANGNYA!
147 SETUJU BERCERAI?
148 SALAH PAHAM
149 PENYAMARAN FANNI
150 Bodyguard Untuk Soraya
151 RENCANA JAHAT
152 PUKULAN GIOVANO
153 MENUDUH FANNI
154 MELAPORKAN KEPADA DEERY
155 DERRY MENOLAK GIOVANO
156 SORAYA PANIK
157 NASI GORENG DERRY
158 HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH
159 TAMAT
160 Lanjutan 90 Days
Episodes

Updated 160 Episodes

1
HANYA ISTRI 90 HARI!
2
MALAM PERTAMA YANG GAGAL
3
LEPASKAN AKU!
4
DUA BULAN BERLALU
5
MULAI CEMBURU
6
ANTARA KEKASIH DAN ISTRI
7
JANGAN TINGGALKAN AKU!
8
MAKIN ROMANTIS
9
SULIT MELEPASKAN
10
KESAL
11
PILIHAN SULIT
12
MEETING BERSAMA PAPA MERTUA
13
AKU MASIH SUAMIMU!
14
AWAL MULA ISI PERJANJIAN
15
ADA APA DENGANKU?
16
TERPAKSA MENGAKU
17
KETAKUTAN SORAYA
18
DIA HAKKU!
19
ADEGAN PANAS
20
MERASA TERHINA
21
DERRY KESAL
22
SIKAP DERRY YANG BERUBAH
23
KESAL
24
TERKEJUT
25
TERBURU-BURU
26
MATI AKU!
27
APA URUSANMU?
28
AKU AKAN MENCERAIKANMU!
29
KELICIKAN FANNI
30
DITINGGAL SORAYA
31
KEMARAHAN DERRY
32
MEMBONGKAR RAHASIA
33
KAU PEMBUNUH!
34
KEHILANGAN DERRY
35
HAMPIR TERTUSUK
36
DERRY DI USIR
37
GEJALA PENYAKIT ALZHEIMER
38
DILEMA BESAR
39
SORAYA DIPERIKSA
40
TIO KEMBALI
41
DIBATALKAN
42
JANJI APA?
43
TIO KE KAMPUNG SORAYA
44
WANITA PENGINCAR TIO
45
TIDAK BISA!
46
MASUK PERANGKAP
47
KETAKUTAN
48
SALAH PUKUL
49
MENINGGAL DUNIA
50
DERRY HILANG
51
TIO BERSAMA SORAYA
52
SAMPAI DI VILLA
53
TERBAWA ARUS
54
INGATAN KEMBALI
55
BERCERAI!
56
PERNIKAHAN YANG INGIN DIPERCEPAT
57
CCTV
58
MAKAN BERSAMA TIO
59
FOTO TANPA BUSANA
60
BERTEMU KEMBALI
61
KAU KELUARLAH!
62
PANIK
63
BUNUH DIRI
64
DERRY DI USIR
65
KECELAKAAN
66
TANDA TANGANI INI!
67
MEMINTA PERSETUJUAN
68
MENJEMPUT
69
MENYIASAT
70
LAKI LAKI PENYELAMAT
71
KEMARAHAN OSMAN
72
RENCANA TIO
73
BERPIKIR
74
MENJADI TERTUDUH
75
MEMBUAT RENCANA KEMBALI
76
KEHADIRAN SORAYA DI RUANG RAPAT
77
PULANG DARI RUMAH SAKIT
78
SORAYA DI USIR
79
TERCIDUK
80
PERUSAHAAN YANG DI PECAH
81
KEHILANGAN SORAYA
82
FANNI KELUAR DARI RUMAH
83
PENYELIDIKAN DIMULAI
84
FANNI DI RUANGAN CEO
85
ISTRI TUAN OSMAN
86
BALAS DENDAM ISTRI OSMAN
87
BERTUKAR POSISI
88
OSMAN DI HAJAR
89
BOHONG!
90
SHARING RAHASIA
91
TAK PERCAYA
92
RENCANA JAHAT MAMA DERRY DAN FANNI
93
SORAYA TAKUT
94
RENCANA YANG GAGAL
95
DEAL!
96
NYONYA BESAR DIANCAM TUAN FRANS
97
KEDOK FANNI TERBONGKAR
98
TIO MENEMUI TUAN FRANS
99
OSMAN TERCIDUK
100
LOLOS
101
RAHASIA YG DISIMPAN SORAYA
102
DIPAKSA MENANDATANGANI SURAT CERAI
103
DIPAKSA MENIKAH
104
TANYA BESAR
105
RESIGN
106
KRITIS
107
PENASARAN
108
BERITA DUKA
109
VIDIO YANG TERSEBAR
110
KETAKUTAN SORAYA
111
FANNI MASUK PERANGKAP
112
KETAKUTAN TIO
113
SORAYA MENYIASAT
114
ADA RAHASIA YANG DISEMBUNYIKAN TIO
115
DIA KABUR
116
PERMAINAN BARU
117
KEPANIKAN SORAYA
118
KEPANIKAN DERRY
119
RENCANA BERHASIL
120
KEMARAHAN TUAN FRANS
121
FANNY MEMELUK DERRY DENGAN MESRA
122
SEMAKIN PANAS
123
AKANKAH KEMBALI?
124
TERSANGKA
125
SEDIKIT LEGA
126
TIO DAN YUMITA
127
BAJU PENGANTIN
128
MENYURUH KABUR
129
KESEDIHAN YUMITA
130
TIO KABUR
131
PANIK
132
KEHILANGAN
133
YUMITA MAU MEMBATALKAN PERNIKAHAN
134
RAHASIA TIO
135
HANGAT
136
HAMPIR KECELAKAAN
137
SAH
138
MENYUSAHKAN SAJA
139
MENYUSAHKAN SAJA
140
PENJARA YANG TERBAKAR
141
RENDRA DAN DERRY BERTEMU
142
TENTANG TAMAT
143
YUMITA TERTABRAK
144
BAYAR PAKAI INI SAJA!
145
Tio MARAH
146
SAYA ABANGNYA!
147
SETUJU BERCERAI?
148
SALAH PAHAM
149
PENYAMARAN FANNI
150
Bodyguard Untuk Soraya
151
RENCANA JAHAT
152
PUKULAN GIOVANO
153
MENUDUH FANNI
154
MELAPORKAN KEPADA DEERY
155
DERRY MENOLAK GIOVANO
156
SORAYA PANIK
157
NASI GORENG DERRY
158
HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH
159
TAMAT
160
Lanjutan 90 Days

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!