Bab. 20. Akhir Pekan.

Hari ini merupakan akhir pekan. Alvino kebingungan mencari alasan untuk dia katakan kepada sang mama.

Pria itu tidak bisa membawa Regina menemui mamanya. Jangankan untuk mengajak bertemu sang mama, untuk bertemu dengan Regina sendiri, Alvino sangat kesusahan.

Tidak ada jejak wanita itu di rumah kontrakannya. Alvino sempat menanyai salah satu tetangga Regina. Namun, orang itu mengatakan jika sudah lama tidak melihat wanita berusia 28 tahun itu.

Tak habis akal, Alvino juga sempat menanyai sang kekasih kepada pemilik kontrakan. Apa Regina masih mengontrak atau tidak. Pemilik rumah mengatakan jika Regina sudah membayar hingga 6 bulan kedepan. Yang artinya, wanita itu masih berstatus penyewa sah dari rumah itu.

“Ada apa?” Tanya Tamara kepada sang atasan yang tengah melamun di meja makan, di apartemen wanita itu. Mereka kini tengah menikmati sarapan.

Semalam, Alvino menginap di tempatnya.

“Mama meminta ku membawa Regina pulang ke rumah hari ini. Sementara, aku sendiri tidak tau dia dimana.” Jawab Alvino sembari mengacak rambutnya.

“Apa nona Regina belum ada kabar juga?”

Pria itu menganggukkan kepalanya kecil.

“Tebakan ku mungkin benar, dia di sembunyikan oleh atasannya.”

Alvino menatap Tamara tak percaya. Sudah berulang kali wanita itu mengatakan hal yang sama. Namun, Alvino selalu menolak untuk percaya.

Tamara menghela nafasnya pelan.

“Al, apapun bisa terjadi. Contohnya kita. Aku bukannya menjelekkan kekasih tercinta mu. Tetapi, kamu juga harus membuka pikiranmu. Tidak mungkin nona Regina bisa menghilang tanpa jejak begini, jika tidak ada campur tangan orang lain. Dan.. siapa lagi yang terlibat dalam masalah kalian, jika bukan atasannya.”

Alvino berusaha mencerna rangkaian kalimat yang di ucapan oleh sekretaris sekaligus wanita simpanannya itu.

Ada benarnya juga. Bukannya, William terang-terangan mengancam dirinya waktu itu.

“Aku pastikan suatu hari nanti Regina akan meninggalkan mu”

Ia kembali teringat ucapan William sebelum meninggalkannya di parkiran restoran tempo hari.

Dan semenjak saat itu, Regina jadi semakin susah untuk di hubungi.

“Aku tidak bermaksud memprovokasi mu, Al. Tetapi kamu juga patut mencurigainya, kan? Nona Regina tidak mau menyerahkan diri padamu. Tetapi, dia begitu dekat dengan atasannya. Siapa yang tau, apa yang mereka lakukan di belakangmu.”

“Regina tidak mungkin begitu.”

Tamara berdecak. Pria itu begitu mencintai kekasihnya, hingga tidak mau membuka pikirannya. Ia pun meninggalkan Alvino sendirian di meja makan.

“Aku sudah memberitahu mu, Al. Tetapi kamu begitu mencintainya.” Tamara bermonolog.

*****

Sementara itu, Regina kini masih bergelung di bawah selimut dengan sang atasan. Mereka tidak melakukan apapun, karena datang bulan wanita itu belum selesai.

Di tengah asyiknya berbagi kehangatan di bawah selimut, ponsel William yang tergeletak di atas nakas berdering.

Dengan malas, pria itu meraih benda pipih pintarnya. Ia sedikit mengerejapkan mata. Melihat siapa yang memanggilnya pagi-pagi begini.

“Hallo, ada apa bawel? Pagi-pagi sudah menggangguku.” Ucapnya saat ponsel telah menempel di telinganya.

“Abang dimana? Tolong hubungi Regina, aku dan mama hari ini libur. Kami mau mengajak Regina memasak di rumah.” Suara Willona terdengar nyaring di seberang panggilan.

“Regina?” William mengreyitkan alisnya, ia seketika tersadar. Dan menoleh ke arah samping kirinya. Wanita yang di tanyakan oleh sang adik, kini tengah tersenyum ke arahnya dengan mata yang masih sedikit menyipit.

“Regina, dia mungkin ada di rumahnya. Nanti aku akan mengajaknya kesana.” Dusta pria itu. Ia pun sedikit menggeser tubuhnya. Mendekat ke arah Regina. Kemudian melabuhkan sebuah kecupan di atas kening wanita itu.

“Morning.” Ucapnya tanpa suara agar Willona tak mendengar.

Regina membalas dengan senyuman. Ia kembali memejamkan matanya.

“Ya sudah, jangan lama-lama, karena selain memasak, kami juga akan melakukan perawatan di rumah.”

“Bagaimana caranya memasak dan perawatan di hari yang sama?” Tanya William tak percaya. Dan Willona pun terkekeh di seberang panggilan.

“Ya, tujuan utamanya perawatan dulu. Memasak hanya kamuflase.”

William berdecak. Tetapi ada bagusnya juga Regina ikut mama dan adiknya perawatan. Wanita pujaan hatinya itu pasti akan semakin cantik.

“Baiklah, tutup telponnya, maka aku akan segera membawa wanita itu ke rumah.”

Panggilan pun berakhir. William kembali menyimpan ponselnya di atas nakas.

“Hon. Bangun. Mama memintamu datang ke rumah.” Ucapnya sembari mengusap lembut pipi sang sekretaris.

Regina perlahan menggeliat. Ia mengerejapkan matanya beberapa kali.

“Kenapa mama mu meminta ku datang?” Tanyanya dengan suara serak khas bangun tidur.

“Mereka mau melakukan perawatan di rumah. Dan mengajakmu juga.”

Netra Regina terbuka sempurna, kala ia mendengar tawaran yang menggiurkan. Perawatan gratis dan sudah pasti menggunakan produk mahal.

“Gratis kan?” Tanyanya polos.

“Tentu. Untuk calon menantu keluarga Sanjaya, apapun gratis.”

Regina mencebik. Pipinya mendadak panas mendengar William mengatakan hal itu.

“Siapa juga yang mau menjadi menantu keluarga Sanjaya?”

“Kamu lah, siapa lagi.”

William kemudian meraup tubuh wanita itu, membawanya ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.

Setelah membersihkan diri dan bersiap selama 20 menit. Mereka keluar kamar dan menyiapkan sarapan.

Hanya ada roti tawar dan selai kacang. William dan Regina pun menikmatinya. Mereka harus cepat agar tidak memancing kecurigaan keluarga Sanjaya.

Terlihat serasi dengan tampilan santainya, William menggenggam tangan Regina ke arah lift yang menuju parkir bawah tanah.

Keluar dari lift pun, jemari mereka masih bertaut, di selingi dengan obrolan ringan. Tanpa sengaja, Regina menabrak seorang pria dari berlawanan arah. Dan membuat tubuhnya sedikit terhuyung.

“Maaf.” Ucap pria itu.

William menatap tak suka. Ia kemudian merangkul bahu Regina.

“Lain kali, jalan lihat-lihat, bung. Jangan sambil main ponsel.” Peringatnya.

“Upss.. sorry.” Pria itu mengatupkan kedua tangan di depan dada.

William menghiraukan begitu saja, ia menarik Regina, dan meninggalkan pria itu disana.

Hendak masuk ke dalam lift, pria itu kembali memutar badan melihat ke arah dua orang yang berjalan saling merangkul mesra itu.

Alisnya tiba-tiba menyatu. Kala ia merasa mengenali wanita yang di tabraknya.

“Bukannya itu kekasih Alvino? Kenapa bersama pria lain? Apa mungkin aku salah lihat?” Ucap pria itu sembari mengedikan bahunya. Ia pun kembali melanjutkan langkah memasuki kotak besi di depannya.

.

.

.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Fransiska Siba

Fransiska Siba

kalau dilihat yaa, Regina bisa putusin langsung saat itu pas ketahuan knp langsung pergi kalau aku jadi Regina selesaikan masalah cepat biar clear baru mulai hubungan baru, yg malah kau yg dituduh selingkuh bego, sama saja sama2 salah. Tamara juga tidak salah dia hnya utk bayar tubuhnya krn perlu uang pengobatan neneknya, Alvino aja itu yg egois mau memenuhi kebutuhan batinnya kenapa ga langsung nikah aja sama Regina kalau mau memenuhi kebutuhan batin apalagi kan ortunya sdh setuju apalagi yg mau ditunggu, alvini sudah mapan. apakah ini juga krn Regina tidak mau menikah, padahal sdh bisa nikah diusia itu 28 tahun lagi

2022-07-22

5

🌺awan's wife🌺

🌺awan's wife🌺

nah loh,,,,siapa nanti yg bakal ketahuan duluan

2022-07-10

1

Fay

Fay

🙄😉

2022-07-07

1

lihat semua
Episodes
1 Bab. 1. Berakhir Di Ranjang.
2 Bab. 2. Direktur Baru.
3 Bab. 3. Awas Kamu Regina.
4 Bab. 4. Pembicaraan Apa Ini?
5 Bab. 5. Jadikan Aku Yang Kedua. 21++
6 Bab. 6. Siap Menjadi Simpananmu.
7 Bab. 7. Untuk Uang Jajan.
8 Bab. 8. Dasar Pria Nakal.
9 Bab. 9. Selalu Saja Begitu.
10 Bab. 10. Menyerobot di Tikungan!
11 Bab. 11. Saling Menguntungkan.
12 Bab. 12. Maafkan Aku.
13 Bab. 13. Kamu Tanggung Jawab Ku.
14 Bab. 14. Gara-Gara Handuk Kimono.
15 Bab. 15. Kedatangan Mama 21++
16 Bab. 16. Bos dan Sekretaris.
17 Bab. 17. Rahasia William.
18 Bab. 18. Gara-Gara Mobil Baru.
19 Bab. 19. Aku Cemburu!
20 Bab. 20. Akhir Pekan.
21 Bab. 21. Di Rumah Keluarga Sanjaya.
22 Bab. 22. Masih, Di Rumah Sanjaya.
23 Bab. 23. Gara-Gara Film 365 Hari.
24 Bab. 24. Are You Ready? 21++
25 Bab. 25. Aku Memberimu Harapan.
26 Bab. 26. APD Boy Habis.
27 Bab. 27. Bayar Dengan Cinta.
28 Bab. 28. Thanks, Babe.
29 Bab. 29. Rencana Pak Antony.
30 Bab. 30. Kita Kawin Lari.
31 Bab. 31. Satu Sama.
32 Bab. 32. Menyebalkan.
33 Bab. 33. Dia Adikku.
34 Bab. 34. Jangan Menyakitinya.
35 Bab. 35. Jauhi Kakakku.
36 Bab. 36. Aku Memiliki Hadiah Untukmu.
37 Bab. 37. Apa Kalian Sudah Pu-as?!
38 Bab. 38. Apa Kamu Ingin Menangis?
39 Bab. 39. Maafkan Aku Melanggar Janji.
40 Bab. 40. Dasar Pria Sombong.
41 Bab. 41. Regina Jodoh William.
42 Bab. 42. Cintaku Bertepuk Sebelah Tangan.
43 Bab. 43. Pulang Kampung.
44 Bab. 44. Mama Kecewa DenganMu.
45 Bab. 45. Pecat Wanita Itu.
46 Bab. 46. Tertangkap Basah.
47 Bab. 47. Aku Yang Memulai.
48 Bab. 48. Aku Tidak Mau.
49 Bab. 49. Tidak Ada Yang Lain.
50 Bab. 50. Sudah Berakhir.
51 Bab. 51. Bertemu Kembali.
52 Bab. 52. Kedatangan Reka.
53 Bab. 53. Hamil 6 Minggu.
54 Bab. 54. Bagaimana Bisa?
55 Bab. 55. Papa Punya Pilihan Lain.
56 Bab. 56. Percaya Diri Itu Perlu.
57 Bab. 57. Pria Paling Sombong.
58 Bab. 58. Bersiap Memberi Kejutan.
59 Bab. 59. Cara Membatalkan Perjodohan 21++
60 Bab. 60. Putri Om Regan?
61 Bab. 61. Tidak Mungkin.
62 Bab. 62. Aku Juga Mencintaimu.
63 Bab. 63. Beri Aku Waktu.
64 Bab. 64. Mama Sudah Tau.
65 Bab. 65. Kebetulan Macam Apa Ini?
66 Bab. 66. Ada Apa Dengan Regina?
67 Bab. 67. Siapa Ayahnya?
68 Bab. 68. Kamu Pilihan Papa.
69 Bab. 69. Aku Sangat Mencintainya.
70 Bab. 70. Aku Sengaja Melakukannya.
71 Bab. 71. Terima Kasih, Ayah.
72 Bab. 72. Beraninya Kamu Pergi.
73 Bab. 73. Kenapa Bisa Kecolongan?
74 Bab. 74. Seperti Tom dan Jerry.
75 Bab. 75. Mungkin Anakmu Perempuan.
76 Bab. 76. Ada Syaratnya.
77 Bab. 77. Berbahagialah, Nak.
78 Bab. 78. Tidak Ada Harapan.
79 Bab. 79. Tidak Pernah Merebutnya.
80 Bab. 80. Bertengkar Dengan Siapa?
81 Bab. 81. Mereka Di Jodohkan.
82 Bab. 82. Aku Menyesal, Ma.
83 Bab. 83. Wedding Day.
84 Bab. 84. Beautiful In White.
85 Bab. 85. Saatnya Kamu Bahagia.
86 Bab. 86. Disamakan Dengan Burung.
87 Bab. 87. Berebut Sekotak Susu.
88 Bab. 88. Terimakasih Untuk PengkhinatanMu.
89 Bab. 89. Kamu Milikku, Willona.
90 Bab. 90. Kamu Harus Membayar Ku.
91 Bab. 91. Feeling Ibu Hamil.
92 Bab. 92. Aku Bukan Sayangmu.
93 Bab. 93. Dimana Suami Mu?
94 Bab. 94. Hanya Berniat Menolong.
95 Bab. 95. Kamu Memang Pria Baik.
96 Bab. 96. Berhenti Mengharapkan Regina.
97 Bab. 97. Kita Perlu Bicara
98 Bab. 98. Aku Punya Calon Istri.
99 Bab. 99. Maukah Kamu Menjadi Kekasihku?
100 Bab. 100. Putri Nyonya Karin.
101 Bab. 101. Kasihan Sekali Dia.
102 Bab. 102. Siapa Yang Kamu Pilih?
103 Bab. 103. Apa Daddy Boleh Berkunjung?
104 Bab. 104. Tidak Mau Berdiri.
105 Bab. 105. Dia Menyindir Ku?
106 Bab. 106. Dokter Gombal.
107 Bab. 107. Cemburu Dengan Papa.
108 Bab. 108. Kekanakan dan Egois.
109 Bab. 109. Suami Takut Istri.
110 Bab. 110. Cinta Perlu Perjuangan.
111 Bab. 111. Rindu Ibu.
112 Bab. 112. Manis Sekali.
113 Bab. 113. Kejutan.
114 Bab. 114. Kamu Ingin Merebut Orang Tuaku?
115 Bab. 115. Aku Sudah Memaafkan Mu.
116 Bab. 116. Dokter Juga Bisa Sakit.
117 Bab. 117. Beraninya Menyakiti Putriku.
118 Bab. 118. Beri Aku Kesempatan.
119 Bab. 119. Ingin Melihat Burung Ayah.
120 Bab. 120. Berpamitan.
121 Bab. 121. Melakukan Dosa.
122 Bab. 122. Menikahlah Denganku, Tamara.
123 Bab. 123. Tidak Meminta Restu.
124 Bab. 124. Minum Apa?
125 Bab. 125. Maafkan Aku, Sayang. 21+
126 Bab. 126. Melamar Willona.
127 Bab. 127. Aku Juga Mencintai Reka.
128 Bab. 128. Pernikahan Alvino & Tamara.
129 Bab. 129. Persiapan Pernikahan.
130 Bab. 130. Berbahagia Selalu.
131 ExtraPart. Hadiah Pernikahan.
132 ExtraPart. Honeymoon, Babymoon.
133 ExtraPart. Bali.
134 ExtraPart. Periksa Kandungan.
Episodes

Updated 134 Episodes

1
Bab. 1. Berakhir Di Ranjang.
2
Bab. 2. Direktur Baru.
3
Bab. 3. Awas Kamu Regina.
4
Bab. 4. Pembicaraan Apa Ini?
5
Bab. 5. Jadikan Aku Yang Kedua. 21++
6
Bab. 6. Siap Menjadi Simpananmu.
7
Bab. 7. Untuk Uang Jajan.
8
Bab. 8. Dasar Pria Nakal.
9
Bab. 9. Selalu Saja Begitu.
10
Bab. 10. Menyerobot di Tikungan!
11
Bab. 11. Saling Menguntungkan.
12
Bab. 12. Maafkan Aku.
13
Bab. 13. Kamu Tanggung Jawab Ku.
14
Bab. 14. Gara-Gara Handuk Kimono.
15
Bab. 15. Kedatangan Mama 21++
16
Bab. 16. Bos dan Sekretaris.
17
Bab. 17. Rahasia William.
18
Bab. 18. Gara-Gara Mobil Baru.
19
Bab. 19. Aku Cemburu!
20
Bab. 20. Akhir Pekan.
21
Bab. 21. Di Rumah Keluarga Sanjaya.
22
Bab. 22. Masih, Di Rumah Sanjaya.
23
Bab. 23. Gara-Gara Film 365 Hari.
24
Bab. 24. Are You Ready? 21++
25
Bab. 25. Aku Memberimu Harapan.
26
Bab. 26. APD Boy Habis.
27
Bab. 27. Bayar Dengan Cinta.
28
Bab. 28. Thanks, Babe.
29
Bab. 29. Rencana Pak Antony.
30
Bab. 30. Kita Kawin Lari.
31
Bab. 31. Satu Sama.
32
Bab. 32. Menyebalkan.
33
Bab. 33. Dia Adikku.
34
Bab. 34. Jangan Menyakitinya.
35
Bab. 35. Jauhi Kakakku.
36
Bab. 36. Aku Memiliki Hadiah Untukmu.
37
Bab. 37. Apa Kalian Sudah Pu-as?!
38
Bab. 38. Apa Kamu Ingin Menangis?
39
Bab. 39. Maafkan Aku Melanggar Janji.
40
Bab. 40. Dasar Pria Sombong.
41
Bab. 41. Regina Jodoh William.
42
Bab. 42. Cintaku Bertepuk Sebelah Tangan.
43
Bab. 43. Pulang Kampung.
44
Bab. 44. Mama Kecewa DenganMu.
45
Bab. 45. Pecat Wanita Itu.
46
Bab. 46. Tertangkap Basah.
47
Bab. 47. Aku Yang Memulai.
48
Bab. 48. Aku Tidak Mau.
49
Bab. 49. Tidak Ada Yang Lain.
50
Bab. 50. Sudah Berakhir.
51
Bab. 51. Bertemu Kembali.
52
Bab. 52. Kedatangan Reka.
53
Bab. 53. Hamil 6 Minggu.
54
Bab. 54. Bagaimana Bisa?
55
Bab. 55. Papa Punya Pilihan Lain.
56
Bab. 56. Percaya Diri Itu Perlu.
57
Bab. 57. Pria Paling Sombong.
58
Bab. 58. Bersiap Memberi Kejutan.
59
Bab. 59. Cara Membatalkan Perjodohan 21++
60
Bab. 60. Putri Om Regan?
61
Bab. 61. Tidak Mungkin.
62
Bab. 62. Aku Juga Mencintaimu.
63
Bab. 63. Beri Aku Waktu.
64
Bab. 64. Mama Sudah Tau.
65
Bab. 65. Kebetulan Macam Apa Ini?
66
Bab. 66. Ada Apa Dengan Regina?
67
Bab. 67. Siapa Ayahnya?
68
Bab. 68. Kamu Pilihan Papa.
69
Bab. 69. Aku Sangat Mencintainya.
70
Bab. 70. Aku Sengaja Melakukannya.
71
Bab. 71. Terima Kasih, Ayah.
72
Bab. 72. Beraninya Kamu Pergi.
73
Bab. 73. Kenapa Bisa Kecolongan?
74
Bab. 74. Seperti Tom dan Jerry.
75
Bab. 75. Mungkin Anakmu Perempuan.
76
Bab. 76. Ada Syaratnya.
77
Bab. 77. Berbahagialah, Nak.
78
Bab. 78. Tidak Ada Harapan.
79
Bab. 79. Tidak Pernah Merebutnya.
80
Bab. 80. Bertengkar Dengan Siapa?
81
Bab. 81. Mereka Di Jodohkan.
82
Bab. 82. Aku Menyesal, Ma.
83
Bab. 83. Wedding Day.
84
Bab. 84. Beautiful In White.
85
Bab. 85. Saatnya Kamu Bahagia.
86
Bab. 86. Disamakan Dengan Burung.
87
Bab. 87. Berebut Sekotak Susu.
88
Bab. 88. Terimakasih Untuk PengkhinatanMu.
89
Bab. 89. Kamu Milikku, Willona.
90
Bab. 90. Kamu Harus Membayar Ku.
91
Bab. 91. Feeling Ibu Hamil.
92
Bab. 92. Aku Bukan Sayangmu.
93
Bab. 93. Dimana Suami Mu?
94
Bab. 94. Hanya Berniat Menolong.
95
Bab. 95. Kamu Memang Pria Baik.
96
Bab. 96. Berhenti Mengharapkan Regina.
97
Bab. 97. Kita Perlu Bicara
98
Bab. 98. Aku Punya Calon Istri.
99
Bab. 99. Maukah Kamu Menjadi Kekasihku?
100
Bab. 100. Putri Nyonya Karin.
101
Bab. 101. Kasihan Sekali Dia.
102
Bab. 102. Siapa Yang Kamu Pilih?
103
Bab. 103. Apa Daddy Boleh Berkunjung?
104
Bab. 104. Tidak Mau Berdiri.
105
Bab. 105. Dia Menyindir Ku?
106
Bab. 106. Dokter Gombal.
107
Bab. 107. Cemburu Dengan Papa.
108
Bab. 108. Kekanakan dan Egois.
109
Bab. 109. Suami Takut Istri.
110
Bab. 110. Cinta Perlu Perjuangan.
111
Bab. 111. Rindu Ibu.
112
Bab. 112. Manis Sekali.
113
Bab. 113. Kejutan.
114
Bab. 114. Kamu Ingin Merebut Orang Tuaku?
115
Bab. 115. Aku Sudah Memaafkan Mu.
116
Bab. 116. Dokter Juga Bisa Sakit.
117
Bab. 117. Beraninya Menyakiti Putriku.
118
Bab. 118. Beri Aku Kesempatan.
119
Bab. 119. Ingin Melihat Burung Ayah.
120
Bab. 120. Berpamitan.
121
Bab. 121. Melakukan Dosa.
122
Bab. 122. Menikahlah Denganku, Tamara.
123
Bab. 123. Tidak Meminta Restu.
124
Bab. 124. Minum Apa?
125
Bab. 125. Maafkan Aku, Sayang. 21+
126
Bab. 126. Melamar Willona.
127
Bab. 127. Aku Juga Mencintai Reka.
128
Bab. 128. Pernikahan Alvino & Tamara.
129
Bab. 129. Persiapan Pernikahan.
130
Bab. 130. Berbahagia Selalu.
131
ExtraPart. Hadiah Pernikahan.
132
ExtraPart. Honeymoon, Babymoon.
133
ExtraPart. Bali.
134
ExtraPart. Periksa Kandungan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!