...Ketika rasa benci dan tak suka bercampur menjadi satu, maka meski melihat kebaikannya tak membuat hati kita tersentuh....
...~JBlack...
...🌴🌴🌴...
Syakir yang mulai hilang kendali dengan tubuhnya yang terbakar akan gairah segera membuka pakaiannya. Pria itu terlihat sangat tidak sabaran. Kemudian dia juga melepaskan robekan lingerie itu dan melemparnya ke sembarang arah.
Yang pasti malam ini, dirinya sudah sangat tak sabar untuk segera menikmati tubuh wanitanya. Dengan sekali gerakan, Syakir sudah ada di atas tubuh sang kekasih.
Tangannya dengan lihai bergerak kesana kemari. Memberikan sensasi yang begitu seksi dengan diiringi kecupan-kecupan manja di beberapa tempat yang sangat ia sukai.
"Dadamu sedikit lebih kecil, Sayang. Apa kau sudah rajin olahraga?" tanya Syakir saat kedua tangannya bermain di dua gunung dengan begitu lihainya.
Tak mendapatkan jawaban, tak membuat Syakir menghentikan aksinya. Dia segera mencomot kedua dada kekasihnya dengan tak sabaran.
Bergerak kesana kemari dengan begitu rakusnya. Seakan tak ada lagi hari esok untuk melakukannya lagi. Setelah itu, Syakir bergerak ke atas.
Area favorit keduanya adalah leher Rachel. Dia mengendus dan memberikan jilatan di sana sebelum meninggalkan bekas merah karena sesapan bibirnya. Dia sudah tak peduli ada berapa bekas merah yang tertinggal tapi yang pasti, dia ingin badan kekasihnya terdapat bekas karyanya.
"Aku sudah tak tahan, Sayang. Ayo ke permainan inti."
Syakir yang memang sudah tak sabar. Langsung membuka kedua kaki wanitanya. Dia menempatkan senjata miliknya tepat di depan goa indah tanpa rawa-rawa tersebut.
Dengan lihai, Syakir memasukkannya dengan pelan tapi pasti. Namun, dia melakukannya dengan begitu hati-hati saat menyadari jika milik kekasihnya sangat sempit.
"Kau benar-benar masih perawan, Sayang. Milikmu begitu sempit dan mencengkram milikku!" kata Syakir berbisik di telinga Rachel. "Tahanlah sebentar yah. Aku akan memaksanya masuk!"
Karena sudah tak sabaran. Akhirnya Syakir segera memasukkan senjatanya dengan kuat hingga akhirnya tertelanlah semua miliknya dalam goa indah tersebut.
Mata Syakir sampai terpejam menikmati pijatan halus di dalamnya. Miliknya yang besar dan panjang tentu terasa begitu nikmat dan menyatu. Hingga akhirnya Syakir mulai menggerakkan miliknya dengan gerakan cepat.
Pria itu sudah tak peduli bila Rachel sedang tertidur. Yang pasti dalam otaknya dia berhasil meniduri kekasihnya untuk pertama kalinya. Dia juga bahagia memberikan keperjakaannya pada sang kekasih yang sangat ia cintai.
"Aku akan menghamilimu, Sayang," pekik Syakir saat gelombang pertama telah ia raih.
Syakir benar-benar mengeluarkannya di dalam begitu banyak. Setelah itu dia kembali menggerakkan sang kekasih dengan gaya berbeda tanpa melepaskan penyatuan.
Pria itu benar-benar menghajar Rachel dengan begitu banyak ronde. Mengeluarkan benihnya di dalam tanpa memikirkan apapun yang terjadi suatu hari nanti.
Yang terpenting saat ini dalam otak mabuknya. Dia akan membuat Rachel hamil hingga orang tuanya menyetujui hubungan mereka.
...🌴🌴🌴...
Di tempat lain, terlihat enam orang anak manusia sedang tertawa riang di sebuah apartemen. Mereka sedang menikmati malam indah nan panjang dalam hidup mereka.
Banyaknya botol minuman tentu menjadi malam mereka. Dengan beberapa gerakan seksi yang dilakukan pria-pria yang menemaninya.
"Apakah kekasihmu itu sudah membuka segelnya?" tanya seorang wanita yang saat ini sedang menenggak minuman di tangannya.
"Pasti. Aku yakin kekasih uangku itu sudah melakukannya berulang kali," balas wanita dengan pakaian seksi yang sedang duduk menempel di samping pria yang meletakkan tangannya di bahunya.
"Apa kau tak cemburu, Sayang?" bisik pria yang tangannya memegang gelas berisi minuman alkohol.
"Cemburu?" ulang Rachel dengan menyusupkan wajahnya ke leher pria yang sedang memeluknya. "Tak ada dalam kamusku."
"Agh!" Pria itu mengerang saat Rachel dengan sengaja menyesap lehernya dan meninggalkan bekas merah. "Kau sangat nakal baby."
Rachel terkekeh. Dia menjauhkan kepalanya lalu menatap ke arah dua sahabatnya yang juga bersama pasangannya.
"Aku yakin Syakir berpikir bahwa akulah yang ada dibawahnya. Aku yakin dia melakukannya dengan gila," kata Rachel mengingat apa saja yang sudah dia lakukan pada seseorang.
Seringai licik tercetak jelas di bibirnya saat membayangkan apa saja yang terjadi setelah itu. Dia akan pura-pura menjadi korban perselingkuhan dan membuat Syakir semakin tak bisa lepas dari dirinya.
"Lalu apa rencanamu selanjutnya?" tanya temannya yang lain dengan posisi duduk di pangkuan sang kekasih.
"Aku akan menendang wanita itu jauh dari kampus kita," balas Rachel dengan mata berbinar.
"Apa yang kau punya untuk menendang gadis pintar cupu itu?" balas temannya yang sedang duduk bersandar di dekatnya.
Rachel tertawa begitu keras. Dia menepuk dadanya berulang kali karena otaknya sudah memikirkan semuanya dengan lihai. Semua persiapan sudah dia siapkan sebelum melakukan rencana ini.
"Kekasihku memiliki sejuta kepintaran. Dia sudah menyiapkan sesuatu yang mampu meledak di waktu yang kita tunggu," kata pria dengan tangan mulai meremas bukit kembar kekasihnya.
"Jangan katakan hal itu, Sayang," bisik Rachel lalu mencium bibir kekasihnya itu. "Kalau bukan karenamu. Rencana ini tak akan berhasil."
Pasangan kekasih itu saling menatap penuh cinta. Rachel segera menyergap bibir kekasihnya dengan beringas tanpa memperdulikan dua sahabatnya yang mungkin juga sedang melakukan hal yang sama.
Pria di sampingnya inilah yang merupakan kekasih Rachel sebenarnya. Pria yang sangat dia cintai dan merupakan teman masa kecilnya. Rachel benar-benar tak mencintai Syakir dengan tulus karena wanita itu hanya memiliki tujuan tersembunyi pada pria itu.
"Kalian memang pasangan gila!" umpat teman Rachel saat melihat Rachel mulai duduk di pangkuan kekasihnya.
"Kau juga teman gilaku!"
Keenam orang itu tertawa begitu kencang. Pengaruh minuman membuat malam mereka semakin panas.
"Katakan, Chel. Bukti apa yang kau punya?" tanya teman Rachel yang begitu penasaran.
"Aku merekam semua kegiatan itu dengan kameraku," kata Rachel dengan terkekeh.
"Kau benar-benar crazy, Teman. Bagaimana kalau Syakir menemukannya?" tanya teman Rachel yang satunya
Rachel menggeleng. Tangannya mengusap kedua pipi kekasihnya dengan manja.
"Benda itu aku sembunyikan di tempat yang tak akan Syakir tahu. Dia bahkan tak akan mengira jika ada kamera disana," kata Rachel dengan senyuman miringnya. "Ayo ke kamar, Sayang. Aku sudah sangat ingin berada di dalammu."
"Sesuai keinginanmu, Baby."
Pria yang merupakan kekasih Rachel itu segera mengangkat tubuh kekasihnya dalam gendongan. Keduanya segera berjalan ke arah salah satu kamar yang ada di apartemen tersebut.
Bibir keduanya saling menyatu dan menyesap dengan tangan Rachel mulai berlayar kemana-mana. Gadis itu bahkan dengan lihai membuka satu per satu kancing kemeja yang dikenakan oleh kekasih yang sangat dicintainya.
Tak ada yang bisa membuat keduanya berpisah. Rachel sangat mencintai pria itu begitupun sebaliknya. Mereka adalah pasangan gila yang saling mencintai sejak keduanya kecil. Padahal umur mereka juga lumayan jauh karena memang usia kekasih Rachel sama dengan Syakir.
Hanya saja, kedua keluarga mereka yang berteman dan mereka bertemu saat masih kecil. Membuat hubungan mereka sampai berlanjut dewasa.
"Ayo kita habiskan malam ini dengan panas, Sayang. Aku sangat mencintaimu."
~Bersambung
Kebuka kedok si pecel, 'kan? udah ada pemikiran si Syakir sama siapa?
Untunh updatenya malam yekan, haha.
Jangan lupa klik like, komen dan vote yah. Biar author semangat ngetiknya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 287 Episodes
Comments
Rita Wati
kasihan Humaira
2023-07-17
0
Pia Palinrungi
yah tg lah penyesalanmu rachel krn setelah ini syakir akan menikahi almaira dn hilanglah atm berjalanmu..
2023-04-01
0
andi hastutty
kasian Humairah di jebak dan Syakir dijadikan pelampiasan dan bank berjalan hahahahha
2023-02-07
0