Faris yang masih menatap Aleta yang sedang menangis tiba-tiba teringat dengan perkataan Reza kalau Aleta selalu ingin di nyanyikan lagu di saat sedang sedih, tapi karena dia tidak suka bernyanyi akhirnya dia memilih untuk memutarkan lagu yang ada di ponselnya.
Faris memutarkan lagu yang ada di ponselnya dengan harapan Aleta akan terdiam dan mau tidur, setelah lagu di putar Faris langsung meletakan ponselnya di depan Aleta, tapi Aleta malah menjauhkan ponsel Faris dari hadapannya sambil berkata.
"Aku tidak ingin mendengarkan lagu dari ponsel. Kata Aleta tanpa menatap Faris.
"Terus mau kamu apa,,? Apa kamu mau terus menangis seperti ini,,? Tanya Faris dengan nada sedikit kesal.
"Aku ingin di nyanyikan,,! Kata Aleta.
"Aleta, kamu itu bukan anak balita yang harus di nina bobokan kalau mau tidur. Kata Faris karena sudah mulai kesal.
"Ya sudah, kalau gitu kamu pergi saja dari sini,,! Laki-laki beku kaya kamu mana bisa mengerti wanita. Ketus Aleta.
Mendengar kata-kata Aleta barusan membuat Faris jadi sangat kesal, tapi dengan sekuat tenaga dia mencoba mengendalikan dirinya karena dia tidak mau Aleta menangis terus menerus, dan membuatnya yang sudah sangat ngantuk tidak bisa untuk tidur.
"Ya sudah, aku akan nyanyika lagu untukmu. Kata Faris dengan nada suara yang sangat terpaksa.
Selain sangat tampan Faris juga memiliki suara yang sangat merdu tapi dia memang tidak suka untuk bernyanyi, tapi karena tidak ada pilihan lain akhirnya dia mau melakukan sesuatu yang tidak pernah dia lakukan sebelumnya. Faris itu laki-laki yang tidak segampang itu mau mengikuti kemauan orang apalagi kemauan seorang wanita, dan Aleta adalah orang pertama yang bisa membuat Faris melakukan sesuatu yang mustahil baginya.
Dengan terpaksa akhirnya Faris mengikuti apa yang Aleta mau, selain punya suara yang merdu Faris juga pandai bermain gitar, kebetulan gitar lama yang dia simpan masih tergantung di dinding kamar itu. Tanpa menunggu lama Faris mengambil gitar itu dan memilih untuk menyanyikan lagu Anji salah satu lagu vaforitnya yang berjudul:
""KEKASIH TERHEBAT""
"Biarkan aku jadi yang terhebat
"Jadilah kamu kekasih yang kuat
"Aku manusia yang paling butuh kamu
"Membutuhkanmu
"Hatiku
"Memalingkan pandang hanya padamu
"Pada hatimu
"Jangan lelah menghadapiku
"Biarkan aku jadi yang terhebat
"Jadilah kamu kekasih yang kuat
"Genggam tanganku bernyanyi bersama
"Karena kamu kekasih terhebat
"Aku manusia yang paling butuh kamu
"Membutuhkanmu
"Jangan lelah menghadapiku
"Biarkan aku jadi yang terhebat
"Jadilah kamu kekasih yang kuat
"Genggam tanganku bernyanyi bersama
"Karena kamu kekasih terhebat
Faris bernyanyi dengan merdunya sampai membuat Aleta terkagum-kagum mendengarnya, dan tidak beberapa lama akhirnya Aleta terlelap dengan wajah yang masih sangat basah dengan air matanya.
Melihat Aleta yang sudah terlelap Faris dengan hati-hati dan penuh perhatian menghapus air mata Aleta dengan sapu tangan yang dia ambil dari dalam saku celananya. Setelah itu Faris segera melangkah menuju sofa dan memilih untuk langsung tidur karena dia sudah sangat ngantuk yang tak bisa untuk di tahan lagi.
Pukul 3:30 dini hari Aleta terbangun karena merasa sangat haus, dia melangkah menuju dapur dengan wajahnya yang menahan kantuk. Sampainya di dapur Aleta segera minum, selesai minum dia meletakan gelas yang berada di tangannya dan hendak berbalik tapi tiba-tiba dia langsung tidak sadarkan diri karena di bius.
Aleta di bius oleh dua orang laki-laki yang berpakaian serba hitam juga mengenakan ninja, mereka membawa Aleta ke sebuah rumah tua dan tidak berpenghuni yang letaknya tidak terlalu jauh dari situ.
pukul 8 pagi tepat Faris terbangun karena dia mendengar suara Alex sedang memanggil-manggil namanya sambil mengetuk pintu dengan kerasnya.
"" Tok,,, tok,,, tok,,, tok,,,""
"Ris, Ris bangun sudah jam delapan. Suara Alex dari luar kamar.
Faris yang sudah terbangun segerah turun dari sofa kemudian melangkah menuju pintu, di saat sedang melangkah dia sempat melirik ke arah tempat tidur namun dia tidak melihat keberadaan Aleta di sana.
Di saat melihat tempat tidur yang kosong Faris berfikir kalau Aleta mungkin sedang di kamar mandi atau di dapur, dia membukakan pintu dan melihat Alex sedang berdiri di depan pintu dengan dandanan yang sudah sangat rapi dan harum.
"Ada apa,,? Tanya Faris dengan suara seraknya khas orang yang baru bangun tidur.
"Jam 10 pesawatnya sudah take of. Jawab Alex.
"Ini sudah jam berapa memangnya,,? Tanya Faris lagi.
"Sekarang sudah jam 8:10 menit. Jawab Alex.
"Ya sudah aku mandi dulu. Kata Faris.
Setelah Alex pergi, Faris langsung bergegas menuju kamar mandi untuk melihat Aleta tapi dia tidak menemukan keberadaan Aleta, karena tidak menemukan Aleta akhirnya Faris memilih untuk langsung mandi.
Selesai mandi Faris segera memakai pakaian kemudian buru-buru turun ke lantai bawah, sampainya di bawah dia melihat semua teman-temannya sudah berkumpul di meja makan untuk sarapan, dan Aleta tidak terlihat di situ yang membuat Faris langsung merasa sedikit bingung.
"Di mana Aleta,,? Tanya Sindi yang membuat Faris semakin bingung.
"Aku fikir dia sudah duluan turun, sejak tadi dia sudah tidak ada di kamar. Jawab Faris.
"Aku belum melihat dia sejak tadi. Jawab Maya dan Sindi bersamaan.
"Oooo, tadi pagi-pagi sekali aku melihatnya keluar dengan buru-buru sambil membawa koper. Jawab Vina dengan cepatnya.
"Apa,,? Mengapa dia melakukan itu,,? Apa kalian punya masalah Ris,,? Tanya Kelvin sambil menatap Faris yang sudah duduk di sampingnya.
"Ngga ada apa-apa, biarin saja,,! Mungkin dia ingin pulang sendiri. Jawab Faris dengan wajah datarnya karena merasa kesal dengan Aleta yang pergi secara diam-diam.
Melihat ekspresi Faris, Vina langsung tersenyum sinis karena dia merasa semua rencananya berhasil dan berjalan sesuai yang dia mau, karena Aleta di culik oleh orang suruhan Vina, dan Vina menyuruh mereka untuk menyiksa Aleta sesuka mereka, asalkan setelah itu mereka langsung menghilangkan jejaknya biar tidak ada yang mengetahuinya.
Sambil sarapan Faris memikirkan Aleta yang pergi secara tiba-tiba tanpa memberitahunya, Faris sangat kesal karena dia berfikir Aleta melakukan itu lantaran dia ingin lari dari perjodohan juga pernikahan mereka yang akan di laksanakan setelah kembali ke Jakarta.
"Dasar wanita keras kepala,,! Mengapa dia harus pergi kalau dia tidak ingin menikah denganku,,? Dia kan bisa menolaknya secara baik-baik. Gerutu Faris sambil menyantap sarapannya.
Selesai sarapan semua teman-temannya langsung bergegas menuju kamar mereka masing-masing untuk mengambil barang-barang mereka, tinggal Faris yang masih berada di meja makan karena dia belum menghabiskan sarapannya. Selesai sarapan Faris langsung berdiri sambil mengambil tisu yang ada di atas meja untuk membersihkan mulutnya.
Di saat Faris sedang membersihkan mulutnya dengan tisu yang dia ambil, tiba-tiba matanya tertuju kepada sesuatu yang ada di lantai tepatnya di bawah meja, tanpa menunggu lama Faris segera menunduk dan memungut sesuatu itu yang ternyata adalah kalung liontin Aleta yang bertuliskan nama Intan yang dulu sempat dia simpan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 130 Episodes
Comments
Siti Rodiah
bikin penasaran aja gmn kelanjutannya, seru g ya
2023-06-20
0
Ooy Romlah
bagus ceritanya suka banget lanjut thor
2023-06-10
0
Marsje Namangge
vina dasar nene lampir yg sirik
2023-05-31
0