Eps. 9 Kecelakaan

Niky berangkat ke luar kota menuju ke kota terdekat setelah kota Damara, tempat tinggalnya sekarang mengendarai maserati putih miliknya.

Setelah satu jam mengendarai mobil dia pun memutuskan untuk berhenti. Dia menepikan mobilnya di dekat plang penunjuk arah.

“Kota Cempaka...” gumamnya saat membaca plang bertuliskan nama kota tempatnya berhenti sekarang. Dia sama sekali tidak mengetahui kota itu karena sebelumnya dia tidak pernah singgah ke kota itu.

“braak...”

Niky membuka pintu mobilnya dan turun sekedar untuk meluruskan punggungnya sejenak setelah satu jam duduk sambil melihat-lihat sekitar.

Kota itu tampak ramai dimana di sana banyak terdapat hotel dan juga bangunan gedung yang tinggi. Banyak swalayan dan berbagai tempat hiburan di sana.

“Mungkin aku akan mendapatkan pekerjaan di sini. karena di sini Lebih ramai Daripada di kota Damara.” batinnya yang tersenyum melihat banyak nya gedung bertingkat dan juga keramaian di sana.

Niky mencoba berjalan ke salah satu bangunan yang ada di seberang jalan melewati keramaian. Karena sebelumnya dia selalu menjaga penampilannya saat perusahaan milik ayahnya masih berdiri, kini meskipun perusahaan milik ayahnya sudah tak ada lagi dia tetap menjaga penampilannya dan selalu membuat tubuhnya beraroma wangi.

“Lihat lelaki yang berjalan melewati kita barusan. Dia tipe ku sekali. Dia tinggi, seksi dan juga tampan. Bahkan kulitnya tampak lebih bersih daripada kulit kita.” ucap seorang gadis yang menatap Niky dan menunjuknya bicara dengan temannya.

“Iya kau benar... bahkan aroma parfumnya masih tercium di sini meskipun dia sudah jauh dari kita.” timpal gadis lain menanggapi temannya lalu kembali berjalan.

Di tengah jalan Niky melewati sepasang kekasih yang hendak menyeberang jalan.

“Wow...lelaki itu benar-benar keren...” batin gadis di seberang jalan yang menatap Niky dan melepaskan tangan kekasihnya. Matanya mengikuti ke arah Niky berjalan. Dan tanpa sadar pasangan gadis itu melihatnya sedang memperhatikan Niky.

“Benar-benar kau ya. Bisa-bisanya kau melirik lelaki lain saat kau masih jalan denganku !” ucapnya pada kekasihnya dan langsung menariknya dan mempercepat langkahnya agar menjauh dari lelaki tadi.

Sementara itu Niky hanya melihat saja dari seberang jalan dua orang yang sedang bertengkar sambil melangkahkan kakinya menuju ke salah satu bangunan bertingkat.

Tak lama kemudian Niky berhenti disebuah bangunan tinggi. Dia melihat ada pos penjagaan di sana dan jalan menuju ke sana.

“Permisi pak... apa ada lowongan di perusahaan ini ?” tanyanya pada lelaki tua yang menjaga pos di sana.

“Beberapa hari yang lalu perusahaan ini memang mencari karyawan baru untuk posisi supervisor.” ucap lelaki itu menjelaskan pada Niky.

“Kebetulan sekali pak kalau begitu. Boleh aku menitipkan lamaran kerja ku sekarang ?” ucapnya dengan tersenyum lalu menyerahkan lamaran kerja yang tadi dia masukkan dalam map.

“Silahkan... nanti aku akan menyampaikannya pada bagian HRD.” jawabnya sambil menyerahkan lamaran kerjanya lalu pergi setelah mengucapkan terima kasih.

“Lulusan dari Sydney... ?!” gumam lelaki itu saat membuka lamaran Niky karena penasaran dan terkejut saat membacanya sekilas lalu memasukkannya kembali ke dalam amplop sebelum staf perusahaan melihatnya.

Niky lalu kembali berjalan ke perusahaan lain dan meninggalkan lamaran pekerjaannya di sana. Setelah satu jam berjalan dan menyebar lamaran dia pun merasakan gerah.

“Aku sudah selesai mengirimkan lamaran ku pada beberapa perusahaan di sini. Dan sepertinya aku harus break sebentar.” gumamnya berhenti di tengah jalan dan mencari penjual minuman segar saat merasakan tenggorokannya yang kering dan peluhnya mulai bercucuran.

Dia melihat ada minimarket tak jauh dari tempatnya berada sekarang.

“Sebaiknya aku secepatnya ke sana karena hari mulai gelap.” batin Niky saat melihat matahari yang sudah tenggelam. Dia pun segera menyebrang dan masuk ke minimarket.

“Tolong ini saja...” ucap Niky pada kasir setelah mengambil tiga minuman soda dingin dari etalase dan segera membayarnya setelah kasir menyebutkan nominal yang harus dia bayar.

Niky berjalan keluar mini market dan duduk sebentar di kursi yang ada di depan minimarket.

“clang...” Niky membuka satu kaleng dan meneguknya sampai habis. Karena masih merasa haus dia pun membuka dua kaleng soda yang masih tersisa dan meneguknya sampai habis lalu membuangnya ke tempat sampah yang ada di dekatnya.

“Aku harus pulang sekarang...” ucapnya lirih sambil bangkit dari tempat duduknya lalu berjalan menuju ke jalan raya.

Niky menyeberang jalan saat lampu untuk pejalan kaki menyala hijau. Sebelum dia sampai ke seberang jalan tiba-tiba ada sebuah mobil merah meluncur dengan cepat ke arahnya yang menerobos lampu merah.

Mobil merah itu tak melihat jika ada orang yang menyeberang dan baru mengetahui ada orang yang menyeberang saat jarak mobilnya dengan orang itu satu meter.

Pengendara mobil itu tampak panik dan langsung menginjak rem dengan kencang.

“ckiiit.... !”

Meskipun sudah menginjak rem sekuat tenaga namun mobil merah itu tetap menyerempet Niky dan membuatnya ambruk.

“Argh... !!” teriak Niky yang berusaha menghindar dari mobil merah itu dengan mundur dan menyilangkan kedua tangannya menutupi wajahnya untuk melindungi wajahnya dari benturan mobil.

“bruk...” Niky seketika jatuh menghantam aspal dan tak sadarkan diri.

Seorang wanita berambut panjang berusia sekitar tiga puluhan keluar dari mobil merah dengan panik dan menghampiri Niky.

“Oh My God... aku sedang terburu-buru malah menabrak seorang lelaki.” ucapnya melihat Niky yang tak bangun juga meskipun dia sudah menepuk pipinya dan mengguncang tubuhnya. Mukanya ketika terlihat panik dan bingung apa yang harus dilakukannya.

“Seharusnya lelaki ini tak apa karena sama sekali tidak ada darah yang keluar dari tubuhnya juga sama sekali tak ada goresan luka di tubuhnya.” gumamnya sambil memeriksa tubuh Niky mencari luka akibat hantaman mobilnya.

“Lebih baik aku masukkan dia ke mobilku dulu saja.” ucapnya lagi.

Wanita itu berusaha mengangkat tubuh Niky namun tidak kuat. Lalu dia memanggil seorang lelaki yang berjalan melintasinya dan meminta bantuannya.

“Pak... pak... tolong bantu aku mengangkat lelaki ini dan memasukkannya ke mobil.” ucapnya memanggil pejalan kaki yang tidak dikenalnya yang kebetulan melewati nya.

“Baik nona...” jawab pejalan kaki itu berhenti lalu mengangkat tubuh Niky dan memasukkannya ke mobil merah sesuai instruksi dari wanita tadi.

“Terima kasih pak...” ucap wanita tadi pada jalan kaki yang sudah membantunya. Dia lalu segera masuk ke mobil dan kemarin mengendarai mobilnya meluncur di jalanan.

“Baiklah aku akan membawanya ke hotel dulu. Setelah acara ku selesai di sana aku akan membawanya ke rumah sakit.” gumam wanita itu sambil menatap kaca melihat Niky yang masih belum sadar juga.

Beberapa saat kemudian dia tiba di sebuah hotel berbintang lima.

Karena dia harus segera mengikuti acara yang sebentar lagi akan dimulai, diapun memesan kamar untuk Niky dan meminta petugas hotel untuk membawa tubuh Niky ke kamar yang di pesannya.

Sementara itu di lain tempat. Fiona dan Devan duduk di teras rumah menunggu kakaknya pulang. Karena mereka sudah mengantuk mereka pun masuk ke rumah.

“Ibu... kenapa kakak tidak pulang hari ini ?” tanya Devan pada ibunya.

“Mungkin kakak mu sudah mendapatkan pekerjaan dan sedang lembur. Mungkin besok kakak mu akan pulang.”jawab ibunya supaya mereka tidak khawatir.

BERSAMBUNG...

Terpopuler

Comments

Mentari.f.v

Mentari.f.v

semangat 💪, 3 Serangkai mampir lagi

2022-05-18

1

rabbit invasion

rabbit invasion

Suka ngebut ya wanita

2022-04-10

1

adisty

adisty

Kecelakaan beneran ternyata

2022-04-08

1

lihat semua
Episodes
1 Eps. 1 Awal Permasalahan
2 Eps. 2 Keadaan Yang Berbalik Total
3 Eps. 3 Senyum Yang Pudar
4 Eps. 4. Mendatangi Wardana
5 Eps. 5 Tragedi
6 Eps. 6 Duka Nestapa
7 Eps. 7 Menghilangkan Jejak
8 Eps. 8 Keluar Kota
9 Eps. 9 Kecelakaan
10 Eps. 10 Bukan Mimpi Biasa
11 Eps. 11 Cek Tunai
12 Eps. 12 Panggilan Kerja
13 Eps. 13 Telepon Pertama
14 Eps. 14 Pertemuan Kedua
15 Eps. 15 Lowongan Di Perusahaan
16 Eps. 16 Di Terima Kerja
17 Eps. 17 Hari Pertama Kerja
18 Eps. 18 Perkenalan
19 Eps. 19 Malam Sendirian
20 Eps. 20 Bertemu Direktur Accounting
21 Eps. 21 Tempat Tinggal Baru
22 Eps. 22 Kecurigaan Suami Naomi
23 Eps. 23 Tawaran Kerja
24 Eps. 24. Memantau Naomi
25 Eps. 25 Bertemu Daniel
26 Eps. 26 Keputusan Niky
27 Eps. 27 Kehilangan Niky
28 Eps. 28 Pagi Yang Sepi
29 Eps. 29 Mengecoh Naomi
30 Eps. 30 Tak Sengaja Bertemu
31 Eps. 31 Jawaban Yang Tidak Pasti
32 Eps. 32 Pengajuan Ditolak
33 Eps. 33 Bisnis Wardana
34 Eps. 34 Gagal Bertemu
35 Eps. 35 Janji Baru
36 Eps. 36 Acara Perjamuan
37 Eps. 37 Satu Investor
38 Eps. 38 Terbayang Pada Niky
39 Eps. 39 Pengajuan Ke Pelangi Group
40 Eps. 40 Makan Malam
41 Eps. 41 Melewatkan Kesempatan
42 Eps. 42 Bertemu Selly
43 Eps. 43 Memanfaatkan Sisca
44 Eps. 44 Sisca Setuju Untuk Membantu
45 Eps. 45 Dapat Investor Lagi
46 Eps. 46 Pertemuan Yang Berulang
47 Eps. 47 Siang Yang Indah Bersama Selly
48 Eps. 48 Permintaan Dari Selly
49 Eps. 49 Gelisah
50 Eps. 50 Tambahan Dana
51 Eps. 51 Pengajuan Di tolak
52 Eps. 52 Deadline
53 Eps. 53 Meredakan Stres
54 Eps. 54 Pertemuan Private
55 Eps. 55 Mission Complete
56 Eps. 56 Hadiah Untuk Niky
57 Eps. 57 Jeritan Niky
58 Eps. 58 Lelah
59 Eps. 59 Jabatan Baru
60 Eps. 60 Terjebak Dalam Dosa
61 Eps. 61 Proyek Wonderland Dimulai
62 Eps. 62 Bertemu Lagi
63 Eps. 63 Masih Teringat Pada Cassia
64 Eps. 64 Tak Berjumpa
65 Eps. 65 Pulang Ke Rumah
66 Eps. 66 Telepon Dari Cassia
67 Eps. 67 Menemui Cassia
68 Eps. 68 Mengorek Informasi
69 Eps. 69 Usulan Desain Dari Niky
70 Eps. 70 Memantau Sebentar
71 Eps. 71 Terbakar Cemburu
72 Eps. 72 Rasa Yang Muncul
73 Eps. 73 Ikut Cemburu
74 Eps. 74 Ungkapan Cinta
75 Eps. 75 Waktu Yang Tersita
76 Eps. 76 Mencari Rumah
77 Eps. 77 Surprise Untuk Niky
78 Eps. 78 Informasi Dari Cassia
79 Eps. 79 Buku Yang Hilang
80 Eps. 80 Grand Opening
81 Eps. 81 Melihat Wardana
82 Eps. 82 Pembangunan Wonderland Selesai
83 Eps. 83 Terungkapnya Pekerjaan Niky
84 Eps. 84 Lebih Ramai Daripada Dream Fantasy
85 Eps. 85 Mencari Niky Di Wonderland
86 Eps. 86 Marah
87 Eps. 87 Meminta Niky Kembali
88 Eps. 88 Kejutan
89 Eps. 89 Sia-Sia Saja
90 Eps. 90 Melihat Cassia Bersama Wardana
91 Eps. 91 Fakta Yang Mengejutkan
92 Eps. 92 Menunggu Telepon
93 Eps. 93 Lebih Baik Putus
94 Eps. 94 Balas Dendam Dimulai
95 Eps. 95 Sebuah Rencana
96 Eps. 96 Berhenti Dari Profesi
97 Eps. 97 Tidak Bisa Dihubungi
98 Eps. 98 Berbagi Ide
99 Eps. 99 Side Project
100 Eps. 100 Misi Dimulai
101 Eps. 101 Kejutan Untuk Ibu
102 Eps. 102 Kurang Modal
103 Eps. 103 Bantuan Cair
104 Eps. 104 Perusahaan Beroperasi
105 Eps 105 Balasan Untuk Cassia
106 Eps. 106 Satu Kejutan Lagi
107 Eps. 107 Perekrutan Karyawan
108 Eps. 108 Resmi Beroperasi
109 Eps. 109 Kebanggaan Wardana
110 Eps. 110 Tawaran Bantuan
111 Eps. 111 Prestasi Cassia
112 Eps. 112 Target Tercapai
113 Eps. 113 Perusahaan Untuk Cassia
114 Eps. 114 Pembangunan Perusahaan Kedua
115 Eps. 115 Bertemu Dengan Wardana
116 Eps. 116 Molor Dari Jadwal
117 Eps. 117 Mencari Ide Baru
118 Eps. 118 Bertemu Wardana
119 Eps. 119 Mengecoh Wardana
120 Eps. 120 Sebuah Foto
121 Eps. 121 Menunggu Cassia
122 Eps. 122 Ajakan Bertemu Dengan Keluarga Niky
123 Eps. 123 Pergi Ke Rumah Niky
124 Eps. 124 Foto Yang Familiar
125 Eps. 125 Kenyataan Pahit
126 Eps. 126 Sebuah Bukti
127 Eps. 127 Pelimpahan Aset
128 Eps. 128 Penat
129 Eps. 129 Resign
130 Eps. 130 Multiple Perusahaan
131 Eps. 131 Menginap
132 Eps. 132 Lupa Minum Obat
133 Eps. 133 Masa Lalu Niky
134 Eps. 134 Cinta Mati
135 Eps.. 135 Bertemu Wanita Dari Masa Lalu
136 Eps. 136 Menyelidiki Niky
137 Eps. 137 Bertemu Wardana
138 Eps. 138 Baku Hantam
139 Eps. 139 Akhir Dari Hubungan
140 Eps. 140 Sebuah Tamparan Keras
141 Eps. 141 Aborsi Paksa
142 Eps. 142 Laporan Dari Andy
143 Eps. 143 Kembali Ke Tujuan Awal
144 Eps. 144 Kehancuran Wardana
145 Eps. 145 Kembali Ke Awal
Episodes

Updated 145 Episodes

1
Eps. 1 Awal Permasalahan
2
Eps. 2 Keadaan Yang Berbalik Total
3
Eps. 3 Senyum Yang Pudar
4
Eps. 4. Mendatangi Wardana
5
Eps. 5 Tragedi
6
Eps. 6 Duka Nestapa
7
Eps. 7 Menghilangkan Jejak
8
Eps. 8 Keluar Kota
9
Eps. 9 Kecelakaan
10
Eps. 10 Bukan Mimpi Biasa
11
Eps. 11 Cek Tunai
12
Eps. 12 Panggilan Kerja
13
Eps. 13 Telepon Pertama
14
Eps. 14 Pertemuan Kedua
15
Eps. 15 Lowongan Di Perusahaan
16
Eps. 16 Di Terima Kerja
17
Eps. 17 Hari Pertama Kerja
18
Eps. 18 Perkenalan
19
Eps. 19 Malam Sendirian
20
Eps. 20 Bertemu Direktur Accounting
21
Eps. 21 Tempat Tinggal Baru
22
Eps. 22 Kecurigaan Suami Naomi
23
Eps. 23 Tawaran Kerja
24
Eps. 24. Memantau Naomi
25
Eps. 25 Bertemu Daniel
26
Eps. 26 Keputusan Niky
27
Eps. 27 Kehilangan Niky
28
Eps. 28 Pagi Yang Sepi
29
Eps. 29 Mengecoh Naomi
30
Eps. 30 Tak Sengaja Bertemu
31
Eps. 31 Jawaban Yang Tidak Pasti
32
Eps. 32 Pengajuan Ditolak
33
Eps. 33 Bisnis Wardana
34
Eps. 34 Gagal Bertemu
35
Eps. 35 Janji Baru
36
Eps. 36 Acara Perjamuan
37
Eps. 37 Satu Investor
38
Eps. 38 Terbayang Pada Niky
39
Eps. 39 Pengajuan Ke Pelangi Group
40
Eps. 40 Makan Malam
41
Eps. 41 Melewatkan Kesempatan
42
Eps. 42 Bertemu Selly
43
Eps. 43 Memanfaatkan Sisca
44
Eps. 44 Sisca Setuju Untuk Membantu
45
Eps. 45 Dapat Investor Lagi
46
Eps. 46 Pertemuan Yang Berulang
47
Eps. 47 Siang Yang Indah Bersama Selly
48
Eps. 48 Permintaan Dari Selly
49
Eps. 49 Gelisah
50
Eps. 50 Tambahan Dana
51
Eps. 51 Pengajuan Di tolak
52
Eps. 52 Deadline
53
Eps. 53 Meredakan Stres
54
Eps. 54 Pertemuan Private
55
Eps. 55 Mission Complete
56
Eps. 56 Hadiah Untuk Niky
57
Eps. 57 Jeritan Niky
58
Eps. 58 Lelah
59
Eps. 59 Jabatan Baru
60
Eps. 60 Terjebak Dalam Dosa
61
Eps. 61 Proyek Wonderland Dimulai
62
Eps. 62 Bertemu Lagi
63
Eps. 63 Masih Teringat Pada Cassia
64
Eps. 64 Tak Berjumpa
65
Eps. 65 Pulang Ke Rumah
66
Eps. 66 Telepon Dari Cassia
67
Eps. 67 Menemui Cassia
68
Eps. 68 Mengorek Informasi
69
Eps. 69 Usulan Desain Dari Niky
70
Eps. 70 Memantau Sebentar
71
Eps. 71 Terbakar Cemburu
72
Eps. 72 Rasa Yang Muncul
73
Eps. 73 Ikut Cemburu
74
Eps. 74 Ungkapan Cinta
75
Eps. 75 Waktu Yang Tersita
76
Eps. 76 Mencari Rumah
77
Eps. 77 Surprise Untuk Niky
78
Eps. 78 Informasi Dari Cassia
79
Eps. 79 Buku Yang Hilang
80
Eps. 80 Grand Opening
81
Eps. 81 Melihat Wardana
82
Eps. 82 Pembangunan Wonderland Selesai
83
Eps. 83 Terungkapnya Pekerjaan Niky
84
Eps. 84 Lebih Ramai Daripada Dream Fantasy
85
Eps. 85 Mencari Niky Di Wonderland
86
Eps. 86 Marah
87
Eps. 87 Meminta Niky Kembali
88
Eps. 88 Kejutan
89
Eps. 89 Sia-Sia Saja
90
Eps. 90 Melihat Cassia Bersama Wardana
91
Eps. 91 Fakta Yang Mengejutkan
92
Eps. 92 Menunggu Telepon
93
Eps. 93 Lebih Baik Putus
94
Eps. 94 Balas Dendam Dimulai
95
Eps. 95 Sebuah Rencana
96
Eps. 96 Berhenti Dari Profesi
97
Eps. 97 Tidak Bisa Dihubungi
98
Eps. 98 Berbagi Ide
99
Eps. 99 Side Project
100
Eps. 100 Misi Dimulai
101
Eps. 101 Kejutan Untuk Ibu
102
Eps. 102 Kurang Modal
103
Eps. 103 Bantuan Cair
104
Eps. 104 Perusahaan Beroperasi
105
Eps 105 Balasan Untuk Cassia
106
Eps. 106 Satu Kejutan Lagi
107
Eps. 107 Perekrutan Karyawan
108
Eps. 108 Resmi Beroperasi
109
Eps. 109 Kebanggaan Wardana
110
Eps. 110 Tawaran Bantuan
111
Eps. 111 Prestasi Cassia
112
Eps. 112 Target Tercapai
113
Eps. 113 Perusahaan Untuk Cassia
114
Eps. 114 Pembangunan Perusahaan Kedua
115
Eps. 115 Bertemu Dengan Wardana
116
Eps. 116 Molor Dari Jadwal
117
Eps. 117 Mencari Ide Baru
118
Eps. 118 Bertemu Wardana
119
Eps. 119 Mengecoh Wardana
120
Eps. 120 Sebuah Foto
121
Eps. 121 Menunggu Cassia
122
Eps. 122 Ajakan Bertemu Dengan Keluarga Niky
123
Eps. 123 Pergi Ke Rumah Niky
124
Eps. 124 Foto Yang Familiar
125
Eps. 125 Kenyataan Pahit
126
Eps. 126 Sebuah Bukti
127
Eps. 127 Pelimpahan Aset
128
Eps. 128 Penat
129
Eps. 129 Resign
130
Eps. 130 Multiple Perusahaan
131
Eps. 131 Menginap
132
Eps. 132 Lupa Minum Obat
133
Eps. 133 Masa Lalu Niky
134
Eps. 134 Cinta Mati
135
Eps.. 135 Bertemu Wanita Dari Masa Lalu
136
Eps. 136 Menyelidiki Niky
137
Eps. 137 Bertemu Wardana
138
Eps. 138 Baku Hantam
139
Eps. 139 Akhir Dari Hubungan
140
Eps. 140 Sebuah Tamparan Keras
141
Eps. 141 Aborsi Paksa
142
Eps. 142 Laporan Dari Andy
143
Eps. 143 Kembali Ke Tujuan Awal
144
Eps. 144 Kehancuran Wardana
145
Eps. 145 Kembali Ke Awal

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!