Perhatian Deva

Selamat membaca ...

...****************...

Kini Davina sudah meminum obatnya dibantu oleh Aliya, ia masih teringat ucapan Deva, jika ia membantah dan menyangkut tentang dirinya, maka orang-orang yang ada di sekelilingnya yang akan terkena imbasnya.

“Aliya, apa aku boleh bertanya sesuatu padamu?” tanya Davina berharap Aliya mau menjawabnya.

“Silakan nona, jika saya tahu, pasti akan saya jawab,” jawab Aliya lembut. Entah kenapa sikap Aliya begitu lembut pada Davina, padahal Aliya terbilang wanita yang sangat kaku dan datar, tidak banyak bicara pada orang selain Deva.

“Apakah Deva sudah mempunyai istri sebelumnya?” pertanyaan macam apa itu, kenapa Davina malah bertanya status Deva, tapi Aliya tak ingin ambil pusing.

“Belum nona, tuan Deva belum pernah mempunyai hubungan dengan wanita lain sebelumnya, selain hubungan nona dan tuan Deva sekarang,” jawab Aliya tegas.

“Ah begitu rupanya. Aliya, apakah aku bisa bertahan di sini bersama Deva, emm maksudku, apakah Deva bisa mencintaiku?” tanya Davina yang membuat Aliya tersenyum lembut ke arah wanita lemah itu.

“Nona pasti bisa bertahan. Jika nona mau, tuan Deva pasti akan luluh dengan nona. Sebaiknya nona segera tidur, saya akan kembali ke bawah,” ucap Aliya sambil membantu Davina merebahkan diri dan merapikan selimut untuk wanita itu.

“Baiklah, terima kasih sebelumnya, kau sudah mau merawat ku semenjak aku datang kesini,” ucap Davina lembut lalu memejamkan matanya.

Tak terasa sinar mentari sudah menyinari belahan bumi dan menerobos masuk ke dalam kamar seorang wanita yang masih terbaring lemah. Namun, seorang pria yang ada di sofa yang ada di sana sejak semalam menunggu wanita itu, sudah mulai terusik.

“Apa dia belum bangun,” gumam Deva sambil melihat ke arah tempat tidur Davina.

“Demamnya sudah turun, merepotkan sekali,” gerutu Deva tapi tangannya sudah meraba dahi wanita yang masih terlihat pucat itu.

“Selamat pagi, tuan. Maaf, saya mau membangunkan nona Davina untuk membersihkan diri,” sapa Aliya yang baru saja muncul dari balik pintu.

“Jangan dibangunkan, tunggu saja dia bangun. Panggil dokter Emma kembali untuk memeriksa keadaannya,” ucap Deva bernada perintah. Aliya yang mendengar hal itu langsung mengernyitkan dahinya, tanda ia bingung dengan sikap Deva yang tiba-tiba perhatian.

“Baik, tuan. Saya akan kembali satu jam lagi. Kalau begitu saya permisi,” ucap Aliya yang ingin mengundurkan diri, tapi suara Deva kembali menghentikan langkah kakinya.

“Buatkan dia sarapan. Emm, aku rasa bubur lebih baik,” ucap Deva bernada perintah. Aliya yang mendengar itu kini hanya menganggukkan kepalanya lalu segera bergegas meninggalkan kamar tersebut. Begitu juga dengan Deva, pria kejam itu pun ikut keluar dari sana untuk bersiap pergi bekerja.

Davina yang sebenarnya sudah bangun sejak mendengar suara Aliya, tapi ia tetap berpura-pura tidur. Ia hanya ingin melihat bagaimana sikap Deva selain pada dirinya.

“Deva, aku berjanji pada diriku sendiri, akan membuat mu luluh dan mencintaiku. Sampai pada saat itu, aku akan melakukan apa yang telah kau lakukan padaku. ditinggalkan dan meninggalkan orang yang kita sayangi dan kita cintai, kau pasti akan mengerti,” gumam Davina sambil menampilkan senyum smirknya. Namun, air mata itu tanpa ia sadari, meluncur dengan bebas dari pelupuk matanya.

...----------------...

Setelah beberapa waktu, kini Davina sudah membersihkan diri dan juga sudah memakan sarapannya, bubur yang sudah Aliya siapkan sejak tadi.

“Nona, istirahatlah. Sebentar lagi akan datang dokter Emma kesini untuk memeriksa keadaan Nona,” ucap Aliya pada Davina.

“Baiklah, apa dokter Emma masih lama?” tanya Davina penasaran.

“Selamat pagi semuanya,” sapa seorang wanita yang baru saja muncul dari balik pintu.

“Selamat pagi dokter,” sapa Davina dan Aliya bersama.

“Halo, selamat pagi Nona. Apa nona sudah merasa lebih baik?” tanya dokter Emma pada pada Davina.

“Hai, selamat pagi juga dok. Seperti yang anda lihat,” jawab Davina canggung.

...****************...

Terima kasih.

Terpopuler

Comments

Siti Aminah

Siti Aminah

bikin Deva bucin sm kamu Devina...tp jgn sampai hati mu terbawa arus jg. bikin dia jrh cinta br tinggalkan.

2024-12-09

0

Dapur Singgani New

Dapur Singgani New

bagus Devina,balas dendam sja

2022-10-11

1

Nurma sari Sari

Nurma sari Sari

mudah2 cepat terungkap tentang kematian Erika, biar setelah itu Deva menyesal kemudian menimbulkan rasa cinta dihati Dave pada davina

2022-09-29

1

lihat semua
Episodes
1 Pembantaian
2 Penjelajah
3 Ledakan
4 Persiapan
5 Derita Davina
6 Lebih dari Kematian
7 Dokter Emma
8 Cinta Emma
9 Suapan pertama
10 Perhatian Deva
11 Suamimu cintaku
12 Menggoda suami
13 Visual
14 Kamar Davina
15 Untuk suamiku
16 Sayatan Deva
17 Kepergian Deva
18 Tolong aku
19 Kabur
20 Tembakan
21 Kebab isi daging
22 Hamil
23 Calon Anakku
24 Siapa pria itu
25 Sindrom Couvade
26 Suapi aku
27 Maafkan Daddy
28 Carikan Ponsel
29 Manipulatif
30 Ibu dari Anakku
31 Gunjingan
32 Arsen
33 Lupakan dia
34 Menagih janji
35 Tidur dengan ku
36 Mucikari
37 Kebimbangan
38 Takkan lupa
39 Istrimu Obsesi ku
40 Ponsel baru
41 Belajar dariku
42 Pria asing
43 Makan malam
44 Melarikan diri
45 Derita tiada akhir
46 Terjebak
47 Apa rasanya sakit?
48 Sembilan bulan
49 Setampan diriku
50 Ketahuan
51 Lepaskan Arsen
52 Aku mengerti
53 Penyesalan besar
54 Rasa takut
55 Keputusan Deva
56 Selamatkan istriku
57 Derry Ghazanvar
58 Terjatuh
59 Semoga kau bahagia
60 Sadar
61 Biarkan aku berubah
62 Perjalanan
63 Maafkan aku
64 Daddy sakit
65 Bertahan
66 Temani aku
67 Jangan Salahkan aku
68 Lebih dari musuh
69 Mengakhiri
70 Kembali
71 Rencana Deva
72 Detik-detik akhir
73 Melamar
74 Penculikan
75 Akhir dari segalanya
76 Tamat ...
77 Promosi Cerita
78 #Bonus chapter - Hidup dalam penyesalan
79 #Bonus chapter _ Ketakutan Deva
80 #Bonus Chapter - Rencana Deva untuk Derry
81 Terjerat Cinta Sang Pelakor
82 #Bonus Chapter - Terakhir
83 My Obsession Husband
84 Promosi
85 Tawanan Obsesi Mr Mafia
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Pembantaian
2
Penjelajah
3
Ledakan
4
Persiapan
5
Derita Davina
6
Lebih dari Kematian
7
Dokter Emma
8
Cinta Emma
9
Suapan pertama
10
Perhatian Deva
11
Suamimu cintaku
12
Menggoda suami
13
Visual
14
Kamar Davina
15
Untuk suamiku
16
Sayatan Deva
17
Kepergian Deva
18
Tolong aku
19
Kabur
20
Tembakan
21
Kebab isi daging
22
Hamil
23
Calon Anakku
24
Siapa pria itu
25
Sindrom Couvade
26
Suapi aku
27
Maafkan Daddy
28
Carikan Ponsel
29
Manipulatif
30
Ibu dari Anakku
31
Gunjingan
32
Arsen
33
Lupakan dia
34
Menagih janji
35
Tidur dengan ku
36
Mucikari
37
Kebimbangan
38
Takkan lupa
39
Istrimu Obsesi ku
40
Ponsel baru
41
Belajar dariku
42
Pria asing
43
Makan malam
44
Melarikan diri
45
Derita tiada akhir
46
Terjebak
47
Apa rasanya sakit?
48
Sembilan bulan
49
Setampan diriku
50
Ketahuan
51
Lepaskan Arsen
52
Aku mengerti
53
Penyesalan besar
54
Rasa takut
55
Keputusan Deva
56
Selamatkan istriku
57
Derry Ghazanvar
58
Terjatuh
59
Semoga kau bahagia
60
Sadar
61
Biarkan aku berubah
62
Perjalanan
63
Maafkan aku
64
Daddy sakit
65
Bertahan
66
Temani aku
67
Jangan Salahkan aku
68
Lebih dari musuh
69
Mengakhiri
70
Kembali
71
Rencana Deva
72
Detik-detik akhir
73
Melamar
74
Penculikan
75
Akhir dari segalanya
76
Tamat ...
77
Promosi Cerita
78
#Bonus chapter - Hidup dalam penyesalan
79
#Bonus chapter _ Ketakutan Deva
80
#Bonus Chapter - Rencana Deva untuk Derry
81
Terjerat Cinta Sang Pelakor
82
#Bonus Chapter - Terakhir
83
My Obsession Husband
84
Promosi
85
Tawanan Obsesi Mr Mafia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!