BAB 2 . PENDAFTARAN TES

Akhir nya sampai juga Robert dan Ripka di kota dan bus pun berhenti tepat di gedung militer yang lumayan megah saat itu sudah berkumpul begitu banyak calon siswa militer yang berkumpul di depan pagar dan pasti nya di jaga dengan ketat oleh beberapa pasukan militer lengkap dengan membawa laras panjang dan hal itu menjadi suatu hal baru bagi Robert dan Ripka.

Saat itu segeralah mereka berdua menuju tempat pendaftaran yang terletak tidak begitu jauh dari kerumunan itu dan mereka harus melewati kerumunan yang berjumlah ribuan manusia yang pasti nya berasal dari berbagai penjuru kota dan saat itu Robert di sapa oleh seorang lelaki muda.

" Hay kawan apakah kamu bersama Adik mu?"

Sapa lelaki itu dengan ramah kepada Robert.

" Dia bukan Adik ku kita hanya kebetulan berasal dari satu daerah saja kawan."

Jawab Robert sambil membalas senyuman lelaki itu.

" Oh begitu perkenalkan nama ku Samuel Devos siapa nama kalian?"

Ucap lelaki itu sambil menyodorkan tangan nya ke hadapan Robert.

" Aku Robert Sean dan ini kawan ku Ripka Rojas senang berkenalan dengan mu Samuel."

Jawab Robert sambil menjabat tangan dan senyum menghiasi wajah nya.

" Semoga kita satu camp ya Robert ... oh iya segera kamu membeli formulir sebelum kehabisan."

Ucap Samuel sambil menunjuk ke arah tempat penjualan formulir.

" Benar yang di kata kan Samuel ... Robert bisa kan bantu aku belikan formulir nya sebab itu laki - laki semua dan aku merasa risih."

Ucap Ripka yang sibuk membuka tas nya.

" Nona apakah anda akan menjadi militer juga?"

Tanya Samuel dengan tatapan bingung.

" Tidak aku akan mengikuti tes ke perawatan militer apakah beda tempat nya?"

Jawab Ripka yang berbalik bertanya.

" Kalau untuk keperawatan tempat penjualan formulir nya ada di seberang sana bukan di situ."

Ucap Samuel sambil menunjuk ke arah penjualan formulir.

" Upsss ... maaf saya tidak tau terimakasih info nya sampai jumpa Robert dan Samuel."

Ucap Ripka sambil berjalan menuju seberang jalan dengan penuh semangat.

Kemudian Robert pun membeli formulir dan mengisi nya kemudian di serahkan kembali kepada petugas yang sedang berjaga di situ dan saat itu Robert sudah mendapat kan kawan baru bernama Samuel, Bobbi dan David yang pasti nya mereka berasal dari kota yang berbeda dan memiliki karakter yang berbeda juga.

" Robert semoga saja kita berempat satu camp dan satu team juga sebab aku lihat yang lain wajah nya seram - seram."

Ucap Bobbi sambil sesekali melihat sekitar nya.

" Wah seperti nya Bobbi anak terakhir dan tidak terbiasa bertemu dengan banyak orang."

Ucap David sambil menepuk pundak Bobbi.

" Hal seperti itu biasa bagi ku saat kita baru masuk dalam lingkup baru pasti ada rasa canggung dan tidak nyaman dengan berjalan nya waktu pasti akan terbiasa."

Ucap Samuel sambil tersenyum merangkul Bobbi.

" Benar yang di kata kan Samuel aku pun tadi juga merasakan hal seperti itu dan hanya di butuhkan adaptasi saja jadi rileks lah Bob."

Ucap Robert sambil senyum menepuk bahu Bobbi.

Sekitar satu jam mereka berbincang lalu terdengar informasi agar mereka memasuki ruangan seperti aula yang cukup besar untuk mengikuti tes tertulis dan bila lulus tes tulis maka akan di lanjut kan beberapa tes lagi dan hasil dari serangkaian tes tersebut akan di umum kan keesokan hari nya sambil menunggu hasil tes mereka di persilakan beristirahat di beberapa tenda yang sudah di sediakan oleh pihak militer.

Dan kebetulan sekali mereka berempat mendapat kan satu camp yang sama namun mereka berempat belum merasa tenang sebab belum mendapat kan hasil akhir atau keputusan apakah mereka di terima di akademi militer atau kah harus kembali dengan tangan kosong sebab gagal dalam tes ke militer an hari itu.

Malam itu di dalam kantor ada Komandan Williams dan ajudan nya Komandan Ricard yang terkenal killer di kesatuan tersebut sedang membahas siapa saja yang lolos dalam tes dan akan di bagi dalam dua team dengan fungsi yang berbeda pasti nya sesuai dengan kemampuan masing - masing.

" Komandan Ricard bagaimana hasil tes tulis dan tes fisik anak baru apakah sudah bisa di tentukan?"

Tanya Komandan Williams dengan nada tegas.

" Siap Ndan dari 2500 peserta yang lolos hanya 300 peserta dan 250 masuk ke team 2 sedang kan yang 50 masuk ke team 1 sesuai hasil tes."

Jawab ajudan Komandan Ricard sambil menyerahkan setumpuk berkas kepada Komandan Williams.

" Baik bila begitu besok setelah di umum kan bagi mereka yang lolos ke ruangan yang sudah di sediakan setelah sarapan pagi kumpul kan mereka di aula untuk di potong rambut nya sesuai aturan militer."

Ucap Komandan Williams sambil meletakkan setumpuk berkas di meja.

" Siap laksanakan Ndan."

Ujar Komandan Ricard kemudian meninggal kan ruangan.

Di sisi lain ada Robert, David, Samuel dan Bobbi yang berharap - harap cemas tentang hasil yang akan di terima besok pagi dan saat itu mereka berbincang tentang masa depan yang memiliki impian masing - masing namun Robert masih saja terngingang dengan mimpi nya saat berada di atas bus dan seperti nya saat ini Robert mendapat penjelasan dari kawan baru nya yang ternyata menggunakan kalung yang sama dengan nya.

" Robert kalung mu mengapa bisa sama dengan kami?"

Tanya David sambil memegang kalung nya.

" Iya benar kita berempat menggunakan kalung yang sama dan aku baru menyadari."

Ucap Bobbi sambil memperlihatkan kalung nya.

" Benar juga kalian dapat dari mana kalung itu?"

Tanya Samuel sambil bergantian memandang ke arah David, Bobbi dan Robert.

" Dari Ayah ku."

Dengan kompak mereka bertiga menjawab.

" Wah bisa kompak begitu jawaban kalian bertiga?"

Tanya Samuel sambil tersenyum.

" Ok sekarang bisa kalian ceritakan bagaimana cerita nya kalian bisa mendapat kan kalung itu apakah sama seperti ku?"

Jawab Robert sambil menikmati spaghetti di tangan nya.

Kemudian mereka bertiga mulai menceritakan bergantian bagaimana bisa mendapat kan kalung tersebut yang bentuk nya bisa sama semua dan saat mereka bercerita di situ Robert menyaring semua kisah mereka dan mengambil sebuah kesimpulan bahwa orang tua mereka semua adalah memiliki ilmu srigala yang di waris kan turun temurun seperti diri nya.

Tanpa terasa malam semakin larut dan mereka pun tertidur dengan lelap di tenda yang sudah di sediakan dan saat pagi tiba bahkan matahari pun belum tersenyum menyapa seisi bumi namun sirine sudah berteriak membuat mereka semua terkejut dan terbangun dan ada informasi dari pengeras suara memberi perintah agar mereka semua berkumpul semua di lapangan untuk menerima hasil tes yang akan di bagi kan.

" Baru saja tertidur bahkan nyawa ku belum keluar sudah di suruh bangun."

Ucap Samuel sambil mengenakan kaos nya.

" Benar bahkan aku saja belum sempat bermimpi sudah di kejut kan sirine yang berteriak."

Ucap Bobbi sambil mengenakan kaos kaki nya.

" Ini lah militer memang nya kalian pikir sedang tidur di rumah apa?"

Tanya David sambil senyum memandang ke arah mereka berdua.

" Sudah ayo lekas kita menuju lapangan agar segera mendapat kan hasil tes."

Ucap Robert sambil bangkit dari bad nya.

Kemudian mereka semua berjalan menuju lapangan yang sudah berkumpul beberapa peserta dengan wajah tegang untuk menerima hasil tes dan saat sudah berkumpul semua dan berbaris dengan rapi berdiri lah Komandan Williams di depan podium serta beberapa anggota di belakang nya memegang setumpuk amplop yang akan di bagikan kepada peserta.

Tanpa membuang waktu lagi para anggota Komandan Williams membagikan amplop berwarna putih yang berisi hasil tes dan mereka pun membuka amplop tersebut dengan raut wajah yang penuh penasaran dan setelah di baca ada yang tersenyum bahagia dan ada pula yang sedih menangis karena gagal.

" BAGI YANG TELAH LULUS DARI UJIAN TOLONG MEMISAHKAN DIRI KELUAR DARI BARISAN DAN BERBARIS MASUK KEDALAM AULA."

Perintah dari Komandan Williams dengan tegas.

Kemudian mereka pun memisahkan diri dari barisan dan masuk ke dalam aula yang lumayan megah dengan membawa tas masing - masing dan ternyata mereka berempat lulus tes semua hingga mereka tersenyum bahagia sebab dari mereka berempat masih bisa bersama melalui pendidikan militer selanjutnya.

" Sukur lah kita berempat lulus tes jadi bisa membawa nama baik daerah kita masing - masing."

Ucap Robert dengan senyum bangga.

" Benar dan semoga persahabatan kita ini tidak terpisah kan kecuali maut yang memisahkan kita."

Ucap David dengan senyum memandang ke arah Robert.

" Memang nya kamu pikir kita sedang berikrar pernikahan apa?"

Tanya Bobbi dengan langkah gontai memasuki aula.

" Wah seperti nya sedang mengigau dia."

Jawab Samuel disertai gelak tawa.

" JAGA SIKAP KALIAN INI BUKAN TEMPAT HIBURAN!"

Teriakan dari Komandan Ricard kepada mereka.

Kemudian segeralah mereka membuat barisan dengan rapi dan di perintahkan untuk duduk di sebuah bangku kayu bulat yang sudah di sediakan lalu di perintahkan membuka baju semua kemudian datang lah anggota militer dengan membawa alat pemotong rambut dan saat itu pandangan Robert melihat ada beberapa orang yang memiliki tanda yang sama di lengan kiri nya berupa huruf SR dan diri nya tidak mengetahui apa maksud dari tanda tersebut sebenar nya.

Yang di ketahui Robert hanyalah ketiga kawan nya saja yang berasal dari keturunan yang memiliki ilmu srigala dan ternyata masih ada beberapa puluh orang lagi yang memiliki tanda dan kalung yang sama dengan mereka lalu bagaimana kah nasib mereka selanjutnya.

Pasti nya mereka akan di bagi menjadi 2 team lagi dan apakah dalam 1 team mereka yang memiliki tanda yang sama dan apakah akan terjadi pertentangan di antara mereka yang sama - sama mewarisi ilmu srigala dan akan kah mereka akan bisa menjalani sebagai anggota militer dengan sikap bawaan yang memiliki ilmu srigala?

Untuk mengetahui jawaban nya ikuti terus kisah mereka hanya di IM WOLF MAN dan jangan pernah bosan untuk selalu dukung author agar rajin update nya.

Terpopuler

Comments

mas kus

mas kus

ternyata banyak juga yg punya ilmu seigala seperti Robert. itu baru di Akademi Militer seangkatan dgn Robert., diluaran sana pasti lbh banyak lagi. eropa dan Amerika penuh dgn monster ternyata ya...

2022-10-11

1

Mochamadribut

Mochamadribut

teruskan ⚡🔨

2022-04-30

1

🥀⃞B⃟c Qҽízα ₳Ɽ..k⃟K⃠✰͜͡W⃠

🥀⃞B⃟c Qҽízα ₳Ɽ..k⃟K⃠✰͜͡W⃠

itu sekolah militer khusus y om,kenpa hampir semua memiliki tanda SR dan kalung yg sama.

2022-04-08

5

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 BAB 1. KALUNG WASIAT.
3 BAB 2 . PENDAFTARAN TES
4 BAB 3 . PERBEDAAN KARAKTER
5 BAB 4. PENYELIDIKAN
6 BAB 5 . PROSES & ENJOY
7 BAB 6 . BERKEMBANG
8 BAB 7 . KERINDUAN DAN MISI BARU
9 BAB 8 . SIASAT LICIK KOMANDAN
10 BAB 9 . KEPUTUSAN YANG SULIT
11 BAB 10 . TAAT BUTUH KORBAN
12 BAB 11 . NO LIMIT
13 BAB 12 . TIDAK MENGIKUTI CARA HIDUP DUNIA
14 BAB 13 . KERAGUAN HATI
15 BAB 14 . INSTING
16 BAB 15 . JANGAN JAHAT DEMI BERKAT
17 BAB 16 . NO ONE BUT YOU
18 BAB 17 . PENGENDALIAN DIRI
19 BAB 18 . MENGUPAYAKAN
20 BAB 19 . PENOLONG YANG SEIMBANG
21 BAB 20 . MASAK MAU BERDOSA TERUS?
22 BAB 21 . BERSATU NYA DUA KUBU
23 BAB 22 . DI BUTUHKAN KERENDAHAN HATI UNTUK BERSATU
24 BAB 23 . HAMBA TUHAN VS HAMBA UANG
25 BAB 24 . PENTING NYA MENGENALI DIRI SENDIRI
26 BAB 25 . JANGAN HIDUP DI MASA LALU
27 BAB 26 . BISAKAH ORANG BERUBAH
28 BAB 27 . PIKIRAN KITA MENENTUKAN HIDUP KITA
29 BAB 28 . LELAH BOLEH MENYERAH JANGAN
30 BAB 29 . KASIH MENUTUPI PERBEDAAN
31 BAB 30 . PURPOSE
32 BAB 31 . JANGAN KHAWATIR DENGAN MASA DEPAN
33 BAB 32 . BUKAN UANG TAPI KEPEDULIAN YANG DIBUTUHKAN
34 BAB 33 . KOERSIF
35 BAB 34 . PRINSIP DASAR DALAM HUBUNGAN
36 BAB 35 . TRUST ISSUE
37 BAB 36 . MEMBUAT KEPUTUSAN
38 BAB 37 . PEMENANG KEHIDUPAN
39 BAB 38 . HUBUNGAN TANPA KEPENTINGAN
40 BAB 39 . KETULUSAN DALAM KEBAIKAN
41 BAB 40 . BANGKIT
42 BAB 41 . TERIMA AKU APA ADA NYA
43 BAB 42 . HIDUP DALAM KEKHAWATIRAN
44 BAB 43 . HAL BAIK DI MASA SULIT
45 BAB 44 . GAYA HIDUP
46 BAB 45 . ORANG BEBAL SUSAH BERUBAH
47 BAB 46 . FREEDOM
48 BAB 47 . FOKUS DENGAN PASSION KAMU
49 BAB 48 . PENCAPAIAN HIDUP
50 BAB 49 . TRAUMATIK
51 BAB 50 . BERMIMPI DAN MEWUJUDKAN
52 BAB 51 . KEPUTUSAN
53 BAB 52 . PERSAINGAN
54 BAB 53 . TULUS ATAU BULUS
55 BAB 54 . PEMBALASAN
56 BAB 55 . TIDAK ADA KATA TERLAMBAT
57 BAB 56 . MENABUR GARAM
58 BAB 57 . KERAGUAN
59 BAB 58 . RAMUAN PARA LELUHUR
60 BAB 59 . REAKSI YANG FATAL
61 BAB 60 . PENYERANGAN KOTA
62 BAB 61 . ANUGRAH DI BALIK DERITA
63 BAB 62 . JANGAN REMEHKAN
64 BAB 63 . PERAYAAN KOTA
65 BAB 64 . TANGGUNG JAWAB
66 BAB 65 . DIAM JANGAN DI INJAK
67 BAB 66 . JANGAN DRAMA
68 BAB 67 . JANGAN MENUNDA
69 BAB 68 . GESEKAN YANG MENAJAM KAN
70 BAB 69 . MULUT MU BUKAN HARIMAU MU
71 BAB 70 . FORMASI BARU
72 BAB 71 . ADU STRATEGI
73 BAB 72 . MATI NYA KEPALA SUKU GIANT
74 BAB 73 . HARUS BERANI
75 BAB 74 . TIDAK TERLIHAT BUKAN BERATI TIDAK ADA
76 BAB 75 . PENYAMARAN
77 BAB 76 . TULUS TANPA TAPI
78 BAB 77 . PERMAINAN
79 BAB 78 . KECURIGAAN
80 BAB 79 . SIAPKAN ENERGI MU
81 BAB 80 . TERHUKUM RINDU
82 BAB 81 . KAMU BISA
83 BAB 82 . MEMAHAMi
84 BAB 83 . JANJI SETIA
85 BAB 84 . HARI BAHAGIA
86 BAB 85 . JANGAN MENGHAKIMI
87 BAB 86 . RUGI ITU ILUSI
88 BAB 87 . BERANI MELAWAN ARUS
89 BAB 88 . HATI INI RUMAH MU
90 BAB 89 . APA ARTI KOMITMEN
91 BAB 90 . FOKUS SATU TUJUAN
92 BAB 91 . KEINGINAN DAGING
93 BAB 92 . PERLU BERCERMIN
94 BAB 93 . SAAT MERASA HIDUP TIDAK ADIL
95 BAB 94 . PENGHARGAAN
96 BAB 95 .PAKAI AKU TUHAN
Episodes

Updated 96 Episodes

1
PROLOG
2
BAB 1. KALUNG WASIAT.
3
BAB 2 . PENDAFTARAN TES
4
BAB 3 . PERBEDAAN KARAKTER
5
BAB 4. PENYELIDIKAN
6
BAB 5 . PROSES & ENJOY
7
BAB 6 . BERKEMBANG
8
BAB 7 . KERINDUAN DAN MISI BARU
9
BAB 8 . SIASAT LICIK KOMANDAN
10
BAB 9 . KEPUTUSAN YANG SULIT
11
BAB 10 . TAAT BUTUH KORBAN
12
BAB 11 . NO LIMIT
13
BAB 12 . TIDAK MENGIKUTI CARA HIDUP DUNIA
14
BAB 13 . KERAGUAN HATI
15
BAB 14 . INSTING
16
BAB 15 . JANGAN JAHAT DEMI BERKAT
17
BAB 16 . NO ONE BUT YOU
18
BAB 17 . PENGENDALIAN DIRI
19
BAB 18 . MENGUPAYAKAN
20
BAB 19 . PENOLONG YANG SEIMBANG
21
BAB 20 . MASAK MAU BERDOSA TERUS?
22
BAB 21 . BERSATU NYA DUA KUBU
23
BAB 22 . DI BUTUHKAN KERENDAHAN HATI UNTUK BERSATU
24
BAB 23 . HAMBA TUHAN VS HAMBA UANG
25
BAB 24 . PENTING NYA MENGENALI DIRI SENDIRI
26
BAB 25 . JANGAN HIDUP DI MASA LALU
27
BAB 26 . BISAKAH ORANG BERUBAH
28
BAB 27 . PIKIRAN KITA MENENTUKAN HIDUP KITA
29
BAB 28 . LELAH BOLEH MENYERAH JANGAN
30
BAB 29 . KASIH MENUTUPI PERBEDAAN
31
BAB 30 . PURPOSE
32
BAB 31 . JANGAN KHAWATIR DENGAN MASA DEPAN
33
BAB 32 . BUKAN UANG TAPI KEPEDULIAN YANG DIBUTUHKAN
34
BAB 33 . KOERSIF
35
BAB 34 . PRINSIP DASAR DALAM HUBUNGAN
36
BAB 35 . TRUST ISSUE
37
BAB 36 . MEMBUAT KEPUTUSAN
38
BAB 37 . PEMENANG KEHIDUPAN
39
BAB 38 . HUBUNGAN TANPA KEPENTINGAN
40
BAB 39 . KETULUSAN DALAM KEBAIKAN
41
BAB 40 . BANGKIT
42
BAB 41 . TERIMA AKU APA ADA NYA
43
BAB 42 . HIDUP DALAM KEKHAWATIRAN
44
BAB 43 . HAL BAIK DI MASA SULIT
45
BAB 44 . GAYA HIDUP
46
BAB 45 . ORANG BEBAL SUSAH BERUBAH
47
BAB 46 . FREEDOM
48
BAB 47 . FOKUS DENGAN PASSION KAMU
49
BAB 48 . PENCAPAIAN HIDUP
50
BAB 49 . TRAUMATIK
51
BAB 50 . BERMIMPI DAN MEWUJUDKAN
52
BAB 51 . KEPUTUSAN
53
BAB 52 . PERSAINGAN
54
BAB 53 . TULUS ATAU BULUS
55
BAB 54 . PEMBALASAN
56
BAB 55 . TIDAK ADA KATA TERLAMBAT
57
BAB 56 . MENABUR GARAM
58
BAB 57 . KERAGUAN
59
BAB 58 . RAMUAN PARA LELUHUR
60
BAB 59 . REAKSI YANG FATAL
61
BAB 60 . PENYERANGAN KOTA
62
BAB 61 . ANUGRAH DI BALIK DERITA
63
BAB 62 . JANGAN REMEHKAN
64
BAB 63 . PERAYAAN KOTA
65
BAB 64 . TANGGUNG JAWAB
66
BAB 65 . DIAM JANGAN DI INJAK
67
BAB 66 . JANGAN DRAMA
68
BAB 67 . JANGAN MENUNDA
69
BAB 68 . GESEKAN YANG MENAJAM KAN
70
BAB 69 . MULUT MU BUKAN HARIMAU MU
71
BAB 70 . FORMASI BARU
72
BAB 71 . ADU STRATEGI
73
BAB 72 . MATI NYA KEPALA SUKU GIANT
74
BAB 73 . HARUS BERANI
75
BAB 74 . TIDAK TERLIHAT BUKAN BERATI TIDAK ADA
76
BAB 75 . PENYAMARAN
77
BAB 76 . TULUS TANPA TAPI
78
BAB 77 . PERMAINAN
79
BAB 78 . KECURIGAAN
80
BAB 79 . SIAPKAN ENERGI MU
81
BAB 80 . TERHUKUM RINDU
82
BAB 81 . KAMU BISA
83
BAB 82 . MEMAHAMi
84
BAB 83 . JANJI SETIA
85
BAB 84 . HARI BAHAGIA
86
BAB 85 . JANGAN MENGHAKIMI
87
BAB 86 . RUGI ITU ILUSI
88
BAB 87 . BERANI MELAWAN ARUS
89
BAB 88 . HATI INI RUMAH MU
90
BAB 89 . APA ARTI KOMITMEN
91
BAB 90 . FOKUS SATU TUJUAN
92
BAB 91 . KEINGINAN DAGING
93
BAB 92 . PERLU BERCERMIN
94
BAB 93 . SAAT MERASA HIDUP TIDAK ADIL
95
BAB 94 . PENGHARGAAN
96
BAB 95 .PAKAI AKU TUHAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!