Episode 17: Ucapan Ady yang tajam

Kini Baby Ara terbangun akibat haus, dia kini sedang menyusu pada sang ibu. Alea yang saat ini di kamar membuatnya lebih nyaman menyusui sang putri.

"Haus anak bunda yah? makanya nangis hm," tanya Alea sambil mengusap rambut tipis sang putri.

"Kalau haus bilang, jangan nangis. Bilang bunda haus, gitu. Kalau nangis bundanya panik," ujar Alea.

Seperti mengerti, Baby ara melepas sedotannya. Dia menatap Alea dengan mulut sedikit terbuka.

"Eoh,"

"Iya, Eoh juga gak papa deh yang penting bilang," lugu Alea.

Ara tertawa, Alea pun kembali memasuki nutrisinya pada mulut sang putri. Tetapi sepertinya Ara sudah kenyang, dia malah memalingkan wajahnya.

"Kok minumnya dikit banget? gak laper hm? minum lagi yah, biar kenyang," ujar Alea.

Ara pun kembali meminum susunya, Alea tiba-tiba saja mengantuk. Dia pun tertidur sambil menyusui sang putri, begitu pula dengan Ara yang menyusul sang bunda.

Cklek!

Ady baru saja masuk ke dalam kamarnya, dia melihat istrinya sedang tidur membelakanginya. Ady pun mendekati istrinya, dan terkejut ketika melihat Alea yang sedang menyusui sang putri. Reflek Ady langsung memalingkan wajahnya sebelum dia menyadari sesuatu.

"Eh kan sah-sah aja aku liat," gumam Ady.

Ady pun kembali mendekati Alea, dia melihat putrinya yang sesekali menyedot susunya.

"Makin gede," ujar Ady secara tak sadar.

Plak!

"Ck! waras Ady, waras!" ujar Ady sembari memukul pelan pipinya.

Ara melepaskan sedotannya, dia tertidur pulas. Melihat hal itu Ady segera mengambil putrinya secara perlahan.

"Ara bobo di box yah, biar aman," ujar Ady.

Ady pun menaruh Ara di box bayi yang memang di siapkan di kamar itu, dengan perlahan Ady pun menaruh putrinya.

"Tunggu sebentar yah," bisik Ady.

Ady kembali beranjak menuju lemari, dia membuka pintu lemari dan mengambil kotak berwarna merah muda. Setelahnya Ady mendekati box bayi dan menatap putrinya dengan senyum.

"Ayah beliin Ara hadiah, Ayah pakein yah," bisik Ady.

Ady pun membuka kotak itu, dia mengambil satu gelang dan memasangkannya pada tangan sang putri. Setelahnya dia mengambil anting dan melihat ke arah telinga sang putri.

"Belum di tindik?" gumam Ady.

"Terus gimana?" sambungnya.

Ady pun memutuskan untuk memakaikannya ketika sang putri telah di tindik telinganya, setelahnya Ady mengeluarkan cincin dan memakaikannya pada tangan sang putri.

"Gini kan imut, lucu. Kalau kalung jangan dulu yah, takut leher kecilmu itu tercekik," ujar Ady.

Ady pun menaruh kotak perhiasan itu di kasur putrinya, dia mengelus pipi tembam sang putri.

"Untung saja ketika kau lahir ayah mengetahui keberadaanmu, jika tidak ayah tidak akan tahu bagaimana hidupmu." lirih Ady sambil mengelus rambut putrinya.

Alea terbangun, dia terkejut ketika tak melihat putrinya. Alea segera membenarkan bajunya dan menduduki dirinya.

"Mas ady?" panggil Alea.

Ady yang tadinya fokus pada sang putri seketika menoleh, dia menghampiri Alea yang terkejut melihatnya ada di kamar.

"Ada apa?" tanya Ady.

"Mas yang pindahin Ara?" tanya Alea.

"Iya, kenapa?"

Alea merasa malu, itu artinya Ady melihat dirinya yang sedang menyusui putrinya.

"Keluarlah, mumpung Ara tidur lebih baik kita makan siang," titah Ady.

Alea mengangguk, dia turun dari kasur dan mengikuti Ady yang berjalan lebih dulu.

Di ruang makan, tampak semuanya sudah berkumpul kecuali Nando dan Ethan yang masih berada di kantor. Edgar dan Razka pun sudah pulang, mereka kini sudah duduk anteng sembari menunggu makanan.

"Sini Alea duduk sebelah Ady, jangan diam disitu," seru Amanda.

Alea mengangguk, dia duduk di samling suaminya yang memang sudah terlebih dahulu duduk. Alea melihat banyak sekali makanan yang ada, selama beberapa bulan ini dirinya tak pernah melihat makanan segini banyaknya.

"Ini ayamnya di makan, sayur bayamnya juga. Telur juga jangan lupa, ini mamah buat untuk bantu pemulihan luka caesar kamu," seru Amanda.

"Makasih yah mah," tulus Alea.

"Sama-sama sayang, udah kamu makan gih," ujar Amanda.

Alea menatap Edgar, adiknya sepertinya bingung ingin makan apa. Alea pun mengambil piring adiknya dan mengambilkan makanan untuknya.

"Terima kasih kakak," ujar Edgar ketika dia menerima piringnya kembali.

Ady menatap istrinya dengan datar. "Ku kira kau sudah belajar jadi istri yang sempurna, ternyata tetap saja seperti dulu," sarkas Ady.

Alea merasa tersinggung, dia menatap suaminya dengan netra berkaca-kaca.

"Ady! kenapa bicaramu seperti itu? biasanya kau ambil makan sendiri, ambillah sendiri," tegur Amanda.

Alea langsung mengambil piring suaminya, Ady sudah sempat mencegah tetapi Alea dengan cekatan menyingkirkan cegahan Ady.

Alea mengambilkan nasi serta ikan goreng dan juga sayur asem yang memang itu semua adalah makanan favorit Ady.

"Sesuai kesukaan mas." ujar Alea sembari menaruh piring Ady kembali.

Saat Ady hendak berbicara, Alea lebih dulu menyelanya. "Mah, Alea makan nanti saja. Soalnya tadi Alea baru saja meminum obat, kalau gitu Alea permisi," ujar Alea dan pergi dari ruang makan.

"Alea hei ... ADY!" kesal Amanda pada putranya.

"Kamu tuh kalau ngomong di jaga, Alea habis melahirkan. Perasaannya jauh lebih sensitif, makanya banyak ibu yang habis melahirkan terkena baby blues gara-gara banyak pikiran!" marah Siska.

Ady terdiam, pikirannya berkecamuk. Dia merasa bersalah telah mengatakan hal seperti tadi, tetapi dia kesal karena Alea tak mengerti kewajibannya.

"Ehm biar Ed yang bujuk kakak," ujar Edgar.

"Jangan, Ed disini aja. Biar abang kamu yang bujuk, Ady! sana bujuk Alea, mamah tahu dia minum obat itu pasti cuman alasan," ujar Amada.

Ady mengangguk pasrah, dia bangkit dari duduknya dan berjalan menuju kamarnya.

Saat Akan memasuki kamarnya, Ady mendengar suara isak tangis. Perasaan bersalah Ady semakin besar, dia pun membuka pintu dan melihat istrinya yang tengah buru-buru mengusap air mata.

"Mas ada butuh sesuatu?" tanya Alea sembari memaksa senyumnya.

"Kau marah?" tanya Ady sambil berjalan mendekati Alea yang duduk di kasur.

"Tidak, tadi aku hanya khawatir dengan Ara," elak Alea.

"Kembalilah ke meja makan, jangan seperti tadi. Mamah akan mencurigai masalah kita, kau tak perlu mencari perhatian dengan keluargaku," ujar Ady.

Hati Alea bertambah sakit, dia menahan air matanya agar tidak kembali keluar. Bibirnya menyunggingkan senyuman paksa sambil menatap suaminya.

"Mas makan duluan aja, Alea mau nemenin Ara dulu.Takutnya Ara bangun dan tidak ada orang disini," ujar Alea dengan lembut.

"Jangan keras kepala, kenapa sifat keras kepalamu belum juga hilang," ujar Ady yang mulai kesal.

Alea memejamkan matanya, selang beberapa detik Alea pun kembali membuka matanya. Dengan perlahan Alea beranjak dari duduknya dan berjalan perlahan mendekati Ady.

"Kenapa mas masih mungut istri gak berguna ini? aku manusia mas, bukan robot. Aku punya hati, hati aku juga gak sekuat wanita yang lain. Kamu bentak aku, aku terima mas. Kamu ungkit kesalahanku dulu, aku juga terima mas,"

"Tapi aku ... aku manusia, aku punya hati. Kamu bicara begitu seakan-akan aku memang istri terburuk! coba kamu beri aku kesempatan untuk menjadi istri kamu yang baik tanpa kamu sindir aku, kamu hanya perlu berkata lembut padaku dengan berkata ... Alea kau harus seperti ini. Kau tidak perlu berkata apa kau seperti ini, apa kau seperti itu?" sambung Alea.

Ady yang mendengarkan kesedihan Alea membuat dia terdiam, air mata Alea menjadi saksi betapa sakitnya hati Alea karena ucapannya.

"Kalau kamu gak nerima kekuranganku, cari wanita lain. Buat apa kamu suruh aku dan Ara kembali jika pada akhirnya tersakiti? buat apa mas?"

"Aku sudah memberi pilihan untukmu, dan kau sendiri yang memilih. Jadi jangan salahkan aku tentang pilihanmu itu," ujar Ady dan beranjak ke luar kamar.

Alea menangis, dia menduduki dirinya di kasur. Dia memukul dadanya yang terasa sakit, air matanya pun tak henti-hentinya turun.

"Aku tidak pernah memilih, tapi kamulah yang memaksaku untuk memilih keadaan ini," lirih Alea.

Terpopuler

Comments

nnk pw

nnk pw

msh setuju sama ady. 2th nikah ga dihargai, alea baru bbrp hari udah nangis

2024-12-14

1

Siti Nurjanah

Siti Nurjanah

ady keterlaluan.

2024-11-18

1

flowers city

flowers city

😂😂😂😂😂😂😂

2024-11-15

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1: Suami yang tak di hargai
2 Episode 2: melepasnya
3 Episode 3: Kembalinya penerus Dominic
4 Episode 4: Hancurnya Alea
5 Episode 5: Kehamilan Alea
6 Episode 6: Cincin berlian
7 Episode 7: Alea dan Edgar terusir dari rumah
8 Judul Novel
9 Episode 8: kontrakan baru
10 Episode 9: Ady yang baru tahu
11 Episode 10: Musibah
12 Episode 11: Bayi itu ... anak abang?
13 Episode 12: Mengambil hak asuh
14 Episode 13: Syarat pilihan Ady
15 Episode 14: Perkara Asi
16 Episode 15: Sayangnya ayah
17 Episode 16: Kedatangan Alea di kediaman Dominic
18 Episode 17: Ucapan Ady yang tajam
19 Episode 18: Tugas seorang istri
20 Episode 19: Kedatangan eyang dan kakek Ady
21 Episode 20: Cicit kesayangan kakek Robert
22 Episode 21: Little princess
23 Episode 22: Rumor
24 Episode 23: Ada apa dengan Ady?
25 Episode 24: Angel
26 Episode 25: Mari kita mulai semuanya dari awal
27 Episode 26: Cakaran Shaka
28 Episode 27: Ada apa dengan pipi mulus putriku?
29 Episode 28: Tapi tidak dengan putrimu
30 Episode 29: Arga
31 Episode 30: Dion
32 Episode 31: Bully
33 Episode 32: Gehna
34 Episode 33: persidangan
35 Episode 34: akhir persidangan
36 Episode 35: aku pastikan kamu mendapat balasan
37 Episode 36: Sosok Alea
38 Episode 37: Bar-bar nya Alea
39 Episode 38: Gagal?
40 Episode 39: Romantisnya Ady
41 Episode 41: Edgar
42 Episode 41: ketahuan
43 Episode 42: pasar
44 Episode 43: Ara ngambek pada sang ayah
45 Episode 44: Shaka si bayi caper
46 Episode 45: Edgar sakit
47 Episode 46: Kekesalan Alea
48 Episode 47: Keinginan Ara
49 Episode 48: Kekesalan Ady
50 Episode 49: Gimana dengan Arga?
51 Episode 50: Buka puasa
52 Episode 51: Lagi-lagi Shaka
53 Episode 52: Mommy Arga
54 Episode 53: Hamil lagi?
55 Episode 54: Keputusan 1
56 Episode 55: Keputusan 2
57 Episode 56: Konferensi Pers
58 Episode 57: Bayi gempal
59 Episode 58: Pertengkaran di kantor
60 Episode 59: Keguguran
61 Episode 60: Terkuak
62 Episode 61: Bunga siapa?
63 Episode 62: Berhenti atau lanjut?
64 Episode 63: Kembaranku
65 Episode 64: Tentang Arga dan Alea
66 Episode 65: Pindah
67 Episode 66: Aku ingin ada di saat itu
68 Episode 67:
69 Episode 68: Rangga
70 Episode 69: Bagi raport
71 Episode 70: Kasihan Shaka
72 Episode 71: Shaka sakit
73 Episode 72: Introgasi Arga
74 Episode 73: Keputusan Siska
75 Episode 74: Kakak?
76 Episode 75: Kedatangan Dion
77 Episode 76: Aku tak pernah mengenalmu
78 Episode 77: Cinta seorang anak laki-laki
79 Episode 78: Kesiangan
80 Episode 79: kelakuan Two gembul
81 Episode 80: Gigitan Alea
82 Episode 81: Masa lalu yang menyakitkan
83 Episode 82: Opi
84 Episode 83: Adopsi
85 Episode 84: Opi mau
86 Episode 85: Arga di begal
87 Episode 86: Pindah
88 Episode 87
89 Episode 88: Bertemu kembali
90 Episode 89: Kegiatan keluarga kecil Alea
91 Episode 90: kembali
92 Episode 91: Kembali ke kediaman Dominic
93 Episode 92: Kekesalan Ara
94 Bagian 93: Shaka yang keingin pulang
95 Episode 94: Kekesalan Ara
96 Episode 95: Di rebut
97 Episode 96: Ungkapan hati Ady
98 Episode 97: Rangga
99 Episode 98: Berangkat menuju pernikahan Angel
100 Episode 99: Kerusuhan di pernikahan Angel
101 Episode 100: Aku akan menikahinya
102 Episode 101: Kesengsaraan Ady
103 Episode 102: Karena berkas kontrak
104 Episode 103: Kekhawatiran Ady
105 Episode 103: Kamu tega mas!
106 Episode 105: Ala kecel
107 Second life of kayla
108 Tamat
109 Season 2
110 S2: Mama kangen sama kamu Shaka
111 Sky hilang
112 Panik nya satu rumah
113 Di bagi dua hatina Ala
114 Investasi Ara
115 S2: Kesedihan Shaka
116 S2: Jemput Shaka mas!
117 S2: Kemarahan Ady
118 S2: Panggil Ala kakak!
119 S2: menginap di rumah Onty Gehna
120 S2: Salah paham akibat nyontek
121 S2: Main bersama
122 S2: Keributan kakak adik
123 S2: Pertemuan Alea dan Siska.
124 S2: Merelakan
125 S2: Akhir
126 KARYA BARU: I'M COMING DADDY
127 CINTA YANG BELUM USAI
128 MAFIA DESCENDANT
129 KARYA BARUUU 'FIND ME DADDY!'
130 KEMBAR GENIUS MILIK CEO GALAK
131 BOCIL CADEL KEMBALI HADIR
132 ISTRI DADAKAN MR GYNOPHOBIA
133 KARYA BARU
134 MR. PLANET ONLY MINE!
Episodes

Updated 134 Episodes

1
Episode 1: Suami yang tak di hargai
2
Episode 2: melepasnya
3
Episode 3: Kembalinya penerus Dominic
4
Episode 4: Hancurnya Alea
5
Episode 5: Kehamilan Alea
6
Episode 6: Cincin berlian
7
Episode 7: Alea dan Edgar terusir dari rumah
8
Judul Novel
9
Episode 8: kontrakan baru
10
Episode 9: Ady yang baru tahu
11
Episode 10: Musibah
12
Episode 11: Bayi itu ... anak abang?
13
Episode 12: Mengambil hak asuh
14
Episode 13: Syarat pilihan Ady
15
Episode 14: Perkara Asi
16
Episode 15: Sayangnya ayah
17
Episode 16: Kedatangan Alea di kediaman Dominic
18
Episode 17: Ucapan Ady yang tajam
19
Episode 18: Tugas seorang istri
20
Episode 19: Kedatangan eyang dan kakek Ady
21
Episode 20: Cicit kesayangan kakek Robert
22
Episode 21: Little princess
23
Episode 22: Rumor
24
Episode 23: Ada apa dengan Ady?
25
Episode 24: Angel
26
Episode 25: Mari kita mulai semuanya dari awal
27
Episode 26: Cakaran Shaka
28
Episode 27: Ada apa dengan pipi mulus putriku?
29
Episode 28: Tapi tidak dengan putrimu
30
Episode 29: Arga
31
Episode 30: Dion
32
Episode 31: Bully
33
Episode 32: Gehna
34
Episode 33: persidangan
35
Episode 34: akhir persidangan
36
Episode 35: aku pastikan kamu mendapat balasan
37
Episode 36: Sosok Alea
38
Episode 37: Bar-bar nya Alea
39
Episode 38: Gagal?
40
Episode 39: Romantisnya Ady
41
Episode 41: Edgar
42
Episode 41: ketahuan
43
Episode 42: pasar
44
Episode 43: Ara ngambek pada sang ayah
45
Episode 44: Shaka si bayi caper
46
Episode 45: Edgar sakit
47
Episode 46: Kekesalan Alea
48
Episode 47: Keinginan Ara
49
Episode 48: Kekesalan Ady
50
Episode 49: Gimana dengan Arga?
51
Episode 50: Buka puasa
52
Episode 51: Lagi-lagi Shaka
53
Episode 52: Mommy Arga
54
Episode 53: Hamil lagi?
55
Episode 54: Keputusan 1
56
Episode 55: Keputusan 2
57
Episode 56: Konferensi Pers
58
Episode 57: Bayi gempal
59
Episode 58: Pertengkaran di kantor
60
Episode 59: Keguguran
61
Episode 60: Terkuak
62
Episode 61: Bunga siapa?
63
Episode 62: Berhenti atau lanjut?
64
Episode 63: Kembaranku
65
Episode 64: Tentang Arga dan Alea
66
Episode 65: Pindah
67
Episode 66: Aku ingin ada di saat itu
68
Episode 67:
69
Episode 68: Rangga
70
Episode 69: Bagi raport
71
Episode 70: Kasihan Shaka
72
Episode 71: Shaka sakit
73
Episode 72: Introgasi Arga
74
Episode 73: Keputusan Siska
75
Episode 74: Kakak?
76
Episode 75: Kedatangan Dion
77
Episode 76: Aku tak pernah mengenalmu
78
Episode 77: Cinta seorang anak laki-laki
79
Episode 78: Kesiangan
80
Episode 79: kelakuan Two gembul
81
Episode 80: Gigitan Alea
82
Episode 81: Masa lalu yang menyakitkan
83
Episode 82: Opi
84
Episode 83: Adopsi
85
Episode 84: Opi mau
86
Episode 85: Arga di begal
87
Episode 86: Pindah
88
Episode 87
89
Episode 88: Bertemu kembali
90
Episode 89: Kegiatan keluarga kecil Alea
91
Episode 90: kembali
92
Episode 91: Kembali ke kediaman Dominic
93
Episode 92: Kekesalan Ara
94
Bagian 93: Shaka yang keingin pulang
95
Episode 94: Kekesalan Ara
96
Episode 95: Di rebut
97
Episode 96: Ungkapan hati Ady
98
Episode 97: Rangga
99
Episode 98: Berangkat menuju pernikahan Angel
100
Episode 99: Kerusuhan di pernikahan Angel
101
Episode 100: Aku akan menikahinya
102
Episode 101: Kesengsaraan Ady
103
Episode 102: Karena berkas kontrak
104
Episode 103: Kekhawatiran Ady
105
Episode 103: Kamu tega mas!
106
Episode 105: Ala kecel
107
Second life of kayla
108
Tamat
109
Season 2
110
S2: Mama kangen sama kamu Shaka
111
Sky hilang
112
Panik nya satu rumah
113
Di bagi dua hatina Ala
114
Investasi Ara
115
S2: Kesedihan Shaka
116
S2: Jemput Shaka mas!
117
S2: Kemarahan Ady
118
S2: Panggil Ala kakak!
119
S2: menginap di rumah Onty Gehna
120
S2: Salah paham akibat nyontek
121
S2: Main bersama
122
S2: Keributan kakak adik
123
S2: Pertemuan Alea dan Siska.
124
S2: Merelakan
125
S2: Akhir
126
KARYA BARU: I'M COMING DADDY
127
CINTA YANG BELUM USAI
128
MAFIA DESCENDANT
129
KARYA BARUUU 'FIND ME DADDY!'
130
KEMBAR GENIUS MILIK CEO GALAK
131
BOCIL CADEL KEMBALI HADIR
132
ISTRI DADAKAN MR GYNOPHOBIA
133
KARYA BARU
134
MR. PLANET ONLY MINE!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!