Episode 6: Cincin berlian

Dua bulan sudah Alea tinggal bersama sang adik, Alea pun sudah mendapat kerjaan sebagai tukang cuci di sebuah laundry. Walau gajinya tidak besar, tapi lumayan untuk kehidupan dia dengan sang adik.

"Kau mau kemana?" tanya Alea seraya menjemur baju.

Edgar yang sudah siap dengan baju pelayannya menoleh pada sang kakak yang asik menjemur baju.

"Aku akan bekerja," ujar Edgar.

"Bekerja? apa kau tidak sekolah?" heran Alea dan menghentikan kegiatannya.

Edgar tampak terdiam, Alea yang menyadari hal itu segera mendekati sang adik.

"Ada apa? kenapa kau diam seperti itu? jawab kakak, kenapa kau tidak pergi ke sekolah?" tanya Alea.

"Aku ... aku belum membayar uang sekolahku, sudah nunggak 4 bulan," lirih Edgar.

Alea terdiam sejenak, dia merasa kasihan dengan sang adik yang menunggak uang sekolah. Apalagi umur Edgar yang masih terbilang sangat muda dan butuh pendidikan.

"Berangkatlah sekolah," pinta Alea.

"Tapi bagaimana dengan bayaran sekolahku? kakak sekarang sudah tidak bekerja, lalu saat ini pekerjaanku hanya seorang penjaga toko. Kakak tau bukan jika bayaran sekolahku lumayan mahal," ujar Edgar.

Alea menghela nafasnya, dia mengelus rambut lebat sang adik dan tampaknya Edgar tak terganggu dengan itu.

"Harta yang tersisa hanya tanah rumah kakak, kakak akan menjualnya secara cepat. Dan untuk uang sekolah mu, nanti siang kakak akan mengunjungi toko perhiasan untuk menjual cincin pernikahan kakak," ujar Alea.

"Tapi kak, bukankah kakak sama sekali tidak mau menjualnya? kenapa harus dijual?" heran Edgar.

"Pendidikanmu lebih penting, sekarang ganti bajumu dan berangkatlah ke sekolah," titah Alea.

Edgar mengangguk ragu, dia kembali memasuki rumah. Sementara Alea kembali menyelesaikan jemurannya.

"Eh neng Alea, tumben masih ada disini? kemarin pas ibunya meninggal kok gak dateng sih, jadi anak kok gak berkati banget," seru seorang ibu-ibu yang melewati rumah Alea.

Alea hanya menanggapinya dengan senyum, dia tak terlalu menghiraukannya karena omongan tersebut tak perlu dirinya tanggapi. Apalagi ibu tersebut sering membicarakannya selama dia tinggal disini, dan itu sudah biasa.

"Eh bu Rumi, ngapain disini bu," ujar seorang ibu-ibu yang baru saja datang.

Seorang ibu yang bernama Rumi menatap temannya itu dengan senyum.

"Iya nih, lagi sapa anak gak tau di untung. Ibunya meninggal eh malah dia gak dateng, parah banget kan bu," ujar Bu Rumi.

"Eh iya, kemana aja si. Ibunya meninggal bukannya dateng malah gak tau kemana," ujar yang lain.

Alea memegang erat baju yang ingin kembali dirinya jemur, matanya memanas mendengar ucapan ibu itu.

"Apa kalian tidak pernah menyekolahkan mulut kalian huh? kalian menghina kakakku tapi diri kalian sendiri bergosip yang menyakiti perasaannya, ingat bu ... karma itu nyata!" ujar Edgar yang baru saja datang dan mendengar semua percakapan ibu-ibu tersebut pada sang kakak.

Akhirnya bu Rumi dan temannya itu pergi dari rumah mereka, Edgar pun mengelus bahu sang kakak agar menenangkannya.

"Tidak usah di masuki hati, mereka hanya ibu-ibu yang senang bergosip," ujar Edgar.

Alea mengangguk dan tersenyum, dia mengelus tangan sang adik yang kini tengah menguatkannya.

"Ya sudah, aku berangkat," ujar Edgar dan berpamitan pada sang kakak.

Alea menghela nafasnya, dia menyelesaikan kegiatannya dan masuk kembali ke dalam rumah. dia harus bersiap-siap untuk pergi ke toko perhiasan guna menjual cincin nya.

Berselang beberapa saat, Alea kembali.keliar rumahnya. DIa mengunci pintu dan memasukkan kunci tersebut ke tas selempangnya.

Alea pun berangkat menggunakan angkot, walau dia tidak suka tapi dirinya hanya memiliki uang untuk naik angkot karena mobilnya yang telah di sita oleh bosnya di karenakan kasus korupsi tersebut.

Saat di angkot, sedari tadi Alea menahan kekesalan akibat penumpang yang lain. Bahkan ada yang membawa ayam dan ibu-ibu yang membawa banyak belanjaan.

"Kenapa engap sekali disini," batin Alea dengan tangan yang menutup hidungnya.

Tak lama ada seorang bapak-bapak yang naik angkot, bapak-bapak itu duduk di sebelah Alea dan mengeluarkan rokok. Alea yang mencium bau asap rokok segera menutup hidungnya, dia menatap seorang bapak di sampingnya dengan kesal.

"Pak bisa gak sih jangan merokok disini!" kesal Alea.

"Eh, banyak omong lu! namanya juga angkot tempat umum. Terserah gue dong," serunya.

"Tapi saya lagi hamil pak, bahaya!" ujar Alea.

Bapak tersebut tetap acuh, dia melanjutkan acara merokoknya dan menghiraukan Alea.

Tiba-tiba saja ada seorang ibu-ibu yang merebut rokok bapak tersebut, sehingga percekcokan pun terjadi.

"Lu!"

"Pengertiannya dong pak, udah tua inget dosa!" seru ibu tersebut

AKhirnya bapak tersebut memilih turun, Alea pun bernafas lega dan mengucapkan terima kasih pada ibu tersebut.

"Makasih yah bu," tulus Alea.

"Iya sama-sama, lain kali harus galak neng. Kalau gak gitu si nengnya yang di dzolimi terus," ujar sang ibu.

"Hehe iya bu, sekali lagi terima kasih banyak," ujar Alea.

"Oh iya, si nengnya hamil berapa bulan?" tanya ibu tersebut.

"Jalan empat bulan bu," ujar Alea.

"Oh sudah besar yah, badan si nengnya kurus jangan sampai jarang makan neng. Nanti bayinya ikut kecil," nasehat sang ibu.

Tak lama angkot terhenti di depan rumah mewah, Alea yang melihat itu pun terkagum melihat rumah tersebut.

"Eh neng ibu turun duluan yah," ujar ibu tersebut.

"Gede banget yah bu rumahnya," sahut Alea.

"Ah si neng, ini mah bukan rumah ibu tapi rumah majikan ibu. Kalau gitu ibu duluan yah, hati-hati neng," ujarnya.

Alea mengangguk, tak lama angkot pun berjalan meninggalkan rumah tersebut.

Sedangkan sang ibu tadi berjalan mendekati gerbang besar. DIa melihat sosok majikannya yang menatap kepergian angkot itu dengan ekspresi wajah yang tak dapat di baca.

"Tuan muda lihat apa?" heran ibu tersebut.

"Oh itu Bi tadi kayaknya ada kenalan saya di angkot itu, cuman mungkin hanya mirip aja kali yah," ujar tuan muda tersebut yang tak lain adalah Ady.

Pria itu yang tadinya akan keluar menuju supermarket yang memang dekat dari rumahnya di kejutkan dengan angkot yang berhenti. Dan yang lebih mengejutkan pagi, dia seperti melihat Alea berada di angkot itu.

"Yang mana tuan?" bingungnya.

"Itu loh bi ani, yang di depan bibi tadi," ujar Ady.

Ibu yang bernama Ani tersebut membulatkan mulutnya, dia menunjuk arah yang tadinya angkot itu berada.

"Ooo itu, perempuan hamil itu," ujar Ani tersebut.

"Hamil?" bingung Ady.

"Iya, hamil empat bulan. Perutnya juga udah keliatan melendung gitu tuan," ujar bi Ani.

Ady mengangguk, dia yakin jika itu bukan Alea. Mungkin hanya mirip saja, yang dia tahu jika Alea belum hamil dan mana mungkin Alea naik angkot.

"Yasudah tuan, saya masuk dulu kedalam," ujar bi Ani.

Ady mengangguk, dia juga melanjutkan apa yang tadi dia tunda.

Kini Alea telah sampai di sebuah toko perhiasan, dia mendekati karyawan yang berjaga di toko perhiasan itu.

"Selamat datang, ada yang bisa saya bantu?" ujarnya ramah.

"Saya ingin menjual cincin saya mbak, kira-kira laku berapa yah. Coba mbak liat dulu," ujar Alea dan menatap jari manisnya yang tersemat cincin pernikahannya dengan Ady.

Alea menatap cincin itu, mungkin ini terakhir kalinya dia melihat cincin pernikahannya itu. Dengan terpaksa Alea pun melepasnya dan memberikan cincin tersebut kepada karyawan toko itu.

Karyawan itu tampak mengerutkan keningnya, dia mendekati temannya dan membicarakan tentang cincin Alea. Alea tak mengerti, dia hanya menunggu sambil memainkan tangannya.

"Kalau saya boleh tahu, apa ada sertifikatnya mbak?" ujar karyawan itu yang telah kembali ke hadapan Alea.

"Sertifikat? itukan hanya mas biasa mbak, kok pake sertifikat segala?" bingung Alea.

"Mbak bisa lihat permata cincinnya, ini merupakan berlian asli mbak. Saya juga sudah memeriksanya dan ternyata benar, apa ini memang benar-benar milik mbak?"

"APA?! BERLIAN?!"

Terpopuler

Comments

Nanik Kusno

Nanik Kusno

Ooohhh....Alea g tau cincinnya berlian.....masa wanita karir g tau itu???😵‍💫😵‍💫😵‍💫😵‍💫😵‍💫😵‍💫

2024-11-04

2

Sri Widjiastuti

Sri Widjiastuti

cafe si ady gimana??

2025-03-04

0

s

s

yang

2024-11-08

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1: Suami yang tak di hargai
2 Episode 2: melepasnya
3 Episode 3: Kembalinya penerus Dominic
4 Episode 4: Hancurnya Alea
5 Episode 5: Kehamilan Alea
6 Episode 6: Cincin berlian
7 Episode 7: Alea dan Edgar terusir dari rumah
8 Judul Novel
9 Episode 8: kontrakan baru
10 Episode 9: Ady yang baru tahu
11 Episode 10: Musibah
12 Episode 11: Bayi itu ... anak abang?
13 Episode 12: Mengambil hak asuh
14 Episode 13: Syarat pilihan Ady
15 Episode 14: Perkara Asi
16 Episode 15: Sayangnya ayah
17 Episode 16: Kedatangan Alea di kediaman Dominic
18 Episode 17: Ucapan Ady yang tajam
19 Episode 18: Tugas seorang istri
20 Episode 19: Kedatangan eyang dan kakek Ady
21 Episode 20: Cicit kesayangan kakek Robert
22 Episode 21: Little princess
23 Episode 22: Rumor
24 Episode 23: Ada apa dengan Ady?
25 Episode 24: Angel
26 Episode 25: Mari kita mulai semuanya dari awal
27 Episode 26: Cakaran Shaka
28 Episode 27: Ada apa dengan pipi mulus putriku?
29 Episode 28: Tapi tidak dengan putrimu
30 Episode 29: Arga
31 Episode 30: Dion
32 Episode 31: Bully
33 Episode 32: Gehna
34 Episode 33: persidangan
35 Episode 34: akhir persidangan
36 Episode 35: aku pastikan kamu mendapat balasan
37 Episode 36: Sosok Alea
38 Episode 37: Bar-bar nya Alea
39 Episode 38: Gagal?
40 Episode 39: Romantisnya Ady
41 Episode 41: Edgar
42 Episode 41: ketahuan
43 Episode 42: pasar
44 Episode 43: Ara ngambek pada sang ayah
45 Episode 44: Shaka si bayi caper
46 Episode 45: Edgar sakit
47 Episode 46: Kekesalan Alea
48 Episode 47: Keinginan Ara
49 Episode 48: Kekesalan Ady
50 Episode 49: Gimana dengan Arga?
51 Episode 50: Buka puasa
52 Episode 51: Lagi-lagi Shaka
53 Episode 52: Mommy Arga
54 Episode 53: Hamil lagi?
55 Episode 54: Keputusan 1
56 Episode 55: Keputusan 2
57 Episode 56: Konferensi Pers
58 Episode 57: Bayi gempal
59 Episode 58: Pertengkaran di kantor
60 Episode 59: Keguguran
61 Episode 60: Terkuak
62 Episode 61: Bunga siapa?
63 Episode 62: Berhenti atau lanjut?
64 Episode 63: Kembaranku
65 Episode 64: Tentang Arga dan Alea
66 Episode 65: Pindah
67 Episode 66: Aku ingin ada di saat itu
68 Episode 67:
69 Episode 68: Rangga
70 Episode 69: Bagi raport
71 Episode 70: Kasihan Shaka
72 Episode 71: Shaka sakit
73 Episode 72: Introgasi Arga
74 Episode 73: Keputusan Siska
75 Episode 74: Kakak?
76 Episode 75: Kedatangan Dion
77 Episode 76: Aku tak pernah mengenalmu
78 Episode 77: Cinta seorang anak laki-laki
79 Episode 78: Kesiangan
80 Episode 79: kelakuan Two gembul
81 Episode 80: Gigitan Alea
82 Episode 81: Masa lalu yang menyakitkan
83 Episode 82: Opi
84 Episode 83: Adopsi
85 Episode 84: Opi mau
86 Episode 85: Arga di begal
87 Episode 86: Pindah
88 Episode 87
89 Episode 88: Bertemu kembali
90 Episode 89: Kegiatan keluarga kecil Alea
91 Episode 90: kembali
92 Episode 91: Kembali ke kediaman Dominic
93 Episode 92: Kekesalan Ara
94 Bagian 93: Shaka yang keingin pulang
95 Episode 94: Kekesalan Ara
96 Episode 95: Di rebut
97 Episode 96: Ungkapan hati Ady
98 Episode 97: Rangga
99 Episode 98: Berangkat menuju pernikahan Angel
100 Episode 99: Kerusuhan di pernikahan Angel
101 Episode 100: Aku akan menikahinya
102 Episode 101: Kesengsaraan Ady
103 Episode 102: Karena berkas kontrak
104 Episode 103: Kekhawatiran Ady
105 Episode 103: Kamu tega mas!
106 Episode 105: Ala kecel
107 Second life of kayla
108 Tamat
109 Season 2
110 S2: Mama kangen sama kamu Shaka
111 Sky hilang
112 Panik nya satu rumah
113 Di bagi dua hatina Ala
114 Investasi Ara
115 S2: Kesedihan Shaka
116 S2: Jemput Shaka mas!
117 S2: Kemarahan Ady
118 S2: Panggil Ala kakak!
119 S2: menginap di rumah Onty Gehna
120 S2: Salah paham akibat nyontek
121 S2: Main bersama
122 S2: Keributan kakak adik
123 S2: Pertemuan Alea dan Siska.
124 S2: Merelakan
125 S2: Akhir
126 KARYA BARU: I'M COMING DADDY
127 CINTA YANG BELUM USAI
128 MAFIA DESCENDANT
129 KARYA BARUUU 'FIND ME DADDY!'
130 KEMBAR GENIUS MILIK CEO GALAK
131 BOCIL CADEL KEMBALI HADIR
132 ISTRI DADAKAN MR GYNOPHOBIA
133 KARYA BARU
134 MR. PLANET ONLY MINE!
Episodes

Updated 134 Episodes

1
Episode 1: Suami yang tak di hargai
2
Episode 2: melepasnya
3
Episode 3: Kembalinya penerus Dominic
4
Episode 4: Hancurnya Alea
5
Episode 5: Kehamilan Alea
6
Episode 6: Cincin berlian
7
Episode 7: Alea dan Edgar terusir dari rumah
8
Judul Novel
9
Episode 8: kontrakan baru
10
Episode 9: Ady yang baru tahu
11
Episode 10: Musibah
12
Episode 11: Bayi itu ... anak abang?
13
Episode 12: Mengambil hak asuh
14
Episode 13: Syarat pilihan Ady
15
Episode 14: Perkara Asi
16
Episode 15: Sayangnya ayah
17
Episode 16: Kedatangan Alea di kediaman Dominic
18
Episode 17: Ucapan Ady yang tajam
19
Episode 18: Tugas seorang istri
20
Episode 19: Kedatangan eyang dan kakek Ady
21
Episode 20: Cicit kesayangan kakek Robert
22
Episode 21: Little princess
23
Episode 22: Rumor
24
Episode 23: Ada apa dengan Ady?
25
Episode 24: Angel
26
Episode 25: Mari kita mulai semuanya dari awal
27
Episode 26: Cakaran Shaka
28
Episode 27: Ada apa dengan pipi mulus putriku?
29
Episode 28: Tapi tidak dengan putrimu
30
Episode 29: Arga
31
Episode 30: Dion
32
Episode 31: Bully
33
Episode 32: Gehna
34
Episode 33: persidangan
35
Episode 34: akhir persidangan
36
Episode 35: aku pastikan kamu mendapat balasan
37
Episode 36: Sosok Alea
38
Episode 37: Bar-bar nya Alea
39
Episode 38: Gagal?
40
Episode 39: Romantisnya Ady
41
Episode 41: Edgar
42
Episode 41: ketahuan
43
Episode 42: pasar
44
Episode 43: Ara ngambek pada sang ayah
45
Episode 44: Shaka si bayi caper
46
Episode 45: Edgar sakit
47
Episode 46: Kekesalan Alea
48
Episode 47: Keinginan Ara
49
Episode 48: Kekesalan Ady
50
Episode 49: Gimana dengan Arga?
51
Episode 50: Buka puasa
52
Episode 51: Lagi-lagi Shaka
53
Episode 52: Mommy Arga
54
Episode 53: Hamil lagi?
55
Episode 54: Keputusan 1
56
Episode 55: Keputusan 2
57
Episode 56: Konferensi Pers
58
Episode 57: Bayi gempal
59
Episode 58: Pertengkaran di kantor
60
Episode 59: Keguguran
61
Episode 60: Terkuak
62
Episode 61: Bunga siapa?
63
Episode 62: Berhenti atau lanjut?
64
Episode 63: Kembaranku
65
Episode 64: Tentang Arga dan Alea
66
Episode 65: Pindah
67
Episode 66: Aku ingin ada di saat itu
68
Episode 67:
69
Episode 68: Rangga
70
Episode 69: Bagi raport
71
Episode 70: Kasihan Shaka
72
Episode 71: Shaka sakit
73
Episode 72: Introgasi Arga
74
Episode 73: Keputusan Siska
75
Episode 74: Kakak?
76
Episode 75: Kedatangan Dion
77
Episode 76: Aku tak pernah mengenalmu
78
Episode 77: Cinta seorang anak laki-laki
79
Episode 78: Kesiangan
80
Episode 79: kelakuan Two gembul
81
Episode 80: Gigitan Alea
82
Episode 81: Masa lalu yang menyakitkan
83
Episode 82: Opi
84
Episode 83: Adopsi
85
Episode 84: Opi mau
86
Episode 85: Arga di begal
87
Episode 86: Pindah
88
Episode 87
89
Episode 88: Bertemu kembali
90
Episode 89: Kegiatan keluarga kecil Alea
91
Episode 90: kembali
92
Episode 91: Kembali ke kediaman Dominic
93
Episode 92: Kekesalan Ara
94
Bagian 93: Shaka yang keingin pulang
95
Episode 94: Kekesalan Ara
96
Episode 95: Di rebut
97
Episode 96: Ungkapan hati Ady
98
Episode 97: Rangga
99
Episode 98: Berangkat menuju pernikahan Angel
100
Episode 99: Kerusuhan di pernikahan Angel
101
Episode 100: Aku akan menikahinya
102
Episode 101: Kesengsaraan Ady
103
Episode 102: Karena berkas kontrak
104
Episode 103: Kekhawatiran Ady
105
Episode 103: Kamu tega mas!
106
Episode 105: Ala kecel
107
Second life of kayla
108
Tamat
109
Season 2
110
S2: Mama kangen sama kamu Shaka
111
Sky hilang
112
Panik nya satu rumah
113
Di bagi dua hatina Ala
114
Investasi Ara
115
S2: Kesedihan Shaka
116
S2: Jemput Shaka mas!
117
S2: Kemarahan Ady
118
S2: Panggil Ala kakak!
119
S2: menginap di rumah Onty Gehna
120
S2: Salah paham akibat nyontek
121
S2: Main bersama
122
S2: Keributan kakak adik
123
S2: Pertemuan Alea dan Siska.
124
S2: Merelakan
125
S2: Akhir
126
KARYA BARU: I'M COMING DADDY
127
CINTA YANG BELUM USAI
128
MAFIA DESCENDANT
129
KARYA BARUUU 'FIND ME DADDY!'
130
KEMBAR GENIUS MILIK CEO GALAK
131
BOCIL CADEL KEMBALI HADIR
132
ISTRI DADAKAN MR GYNOPHOBIA
133
KARYA BARU
134
MR. PLANET ONLY MINE!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!