Setelah mengetahui siapa itu Kenan Meyer, Cleo terus merenung sepanjang malam, memikirkan kenapa pria sesempurna itu justru memaksanya untuk menikah. Meskipun pernikahan yang ditawarkan Kenan hanya sebatas pernikahan kontrak selama satu tahun, tapi tetap saja dirinya merasa penasaran apa yang membuat seorang Kenan begitu ngotot ingin menikah dengannya.
Kalau alasannya hanya untuk mendapatkan keuntungan seperti yang dikatakan Kenan saat itu, Cleo rasa tanpa menjalin hubungan kerjasama dengan perusahaan milik keluarga Mateo, perusahaan Kenan masih bisa mendapatkan keuntungan dari kerjasama dengan perusahaan lainnya.
"Cukup menarik!" gumam Cleo dengan seringai tipis dibibirnya setelah memikirkan semuanya. Kini dia tidak ragu lagi untuk menerima perjodohan tersebut, karena merasa tertarik dengan sosok Kenan dan apa yang di sembunyikan oleh pria itu. Terlebih lagi pernikahan mereka hanya akan berlangsung selama satu tahun, dan setelahnya Cleo bisa bebas menjalani hidupnya.
Dan sekarang yang harus Cleo lakukan adalah menunggu dua hari lagi untuk bertemu dengan Kenan, dan membahas surat perjanjian pernikahan mereka. "Kenan Meyer, i coming." ucap Cleo sembari menatap jas milik pria itu yang dipinjamkan padanya saat di hotel tadi.
Tok.. tok.
"Cleo boleh aku masuk?"
Cleo yang sedang menatap jas milik Kenan, kini menatap kearah pintu kamarnya yang diketuk dari luar. Dari suaranya dia hapal betul siapa yang ada di balik pintu tersebut, siapa lagi kalau bukan Baby Arbeto sepupu sekaligus kakak iparnya.
"Masuklah! Pintunya tidak di kunci."
Baby pun berjalan masuk ke dalam kamar Cleo, lalu tanpa basa-basi langsung naik ke atas tempat tidur milik adik iparnya itu.
"Hei, kau mau apa?" tanya Cleo dengan bingung saat tiba-tiba saja kakak iparnya itu berbaring di sampingnya.
"Aku mau tidur," jawab Baby sembari menutup kedua matanya. Karena ia merasa lelah setelah melewati percintaan panas dengan suaminya.
"Ck, kalau mau tidur, pergilah! Aku tidak mau diganggu A karena kau tidur di kamarku." Cleo mendorong tubuh Baby untuk turun dari atas ranjangnya. Bukan karena ia tidak suka Baby tidur di kamarnya, tapi Cleo tidak mau semalaman di ganggu oleh suara berisik Agam yang meminta Baby keluar dari kamarnya. Dan itu pernah terjadi beberapa hari yang lalu, saat pasangan suami-istri itu bertengkar.
"Ish.. kau itu jahat sekali," gerutu Baby sembari membuka kedua matanya. "Aku hanya ingin tidur di kamarmu satu malam saja tidak boleh."
"Bukan tidak boleh, tapi —" belum selesai Cleo meneruskan perkataannya, pintu kamarnya sudah lebih dulu di ketuk dari luar. Dan terdengar suara Agam yang memanggil nama Baby dengan keras hingga membuatnya kesal. "Kau dengar itu? Jadi keluarlah sekarang!"
"Aku tidak mau," Baby membelakangi Cleopatra.
"Kau itu..." Dengan terpaksa Cleo menarik Baby untuk turun dari atas tempat tidurnya, dan membawa wanita itu keluar dari kamar tanpa menghiraukan teriakan Baby yang memohon untuk tidur di kamarnya.
"Kau adik yang pengertian," ucap Agam setelah Baby berada di pelukannya.
"Ck, dia itu bukan adik yang pengertian. Tapi Adik ipar yang menyebalkan!" ketus Baby dengan wajah yang kesal, karena Cleo tidak mau menolongnya sama sekali. "Aku sumpahi kau mendapatkan adik ipar yang sangat-sangat menyebalkan!" ucap Baby dengan setengah berteriak, karena di tarik oleh Agam menuju kamar mereka.
"Aku tidak peduli," balas Cleo yang juga berteriak sambil menutup pintu kamarnya. Ia memang tidak mempedulikan perkataan Baby, karena yang ada dipikirannya saat ini hanyalah Kenan Meyer.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 157 Episodes
Comments
Shila Estiana
dan terkabul lah sumpah baby /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
2024-06-25
1
Lanjar Lestari
Cleo napa tak peduli dg sumpah Baby kakak iparmu padahal terjadi semua km dapat adik ipar yg sangat menyebalkan dan dapat suami yg lebih datar dingin angkuh arrogant sombong melebihi A dan B😂😂😂
2024-02-28
0
💫R𝓮𝓪lme🦋💞
sumpah baby semuanya terjadi 😂
2024-02-11
0