Chapter 19 : Don't have a home

Jadi itulah kenyataannya, Aiden hanyalah manusia biasa yang di bawa ke dunia lain dan di kutuk menjadi iblis. Hasil evolusi yang berawal dari apapun tetap tidak akan bisa di sebut sebagai Iblis murni, evolusi tetaplah evolusi, terkecuali dia terlahir dari seorang iblis sejak awal.

Yang bisa dilakukannya adalah, menerima kenyataan ini, walau perubahan fisik iblis dengan wujud ini mungkin meningkat drastis untuk pertempuran mereka, setidaknya Aiden akan mencoba belajar sendiri dengan kekuatan yang di milikinya sekarang.

Walau begitu, dia tidak akan menyerah begitu saja, ini adalah dunia lain sebagai kesempatan keduanya untuk membuktikan bahwa dia tidak akan menjadi orang payah yang akan selalu kalah lagi.

Di waktu terakhir adalah waktu pulang seluruh siswa, Aiden adalah yang keluar dari kelas sebagai orang ketiga setelah dua murid lainnya yang keluar dari kelas lebih dulu.

Dia berjalan di sepanjang koridor sekolah yang begitu besar dan panjang. Banyak lika-liku dan ruangan kelas yang lain.

Tapi beberapa saat kemudian semua itu terasa aneh, dia berbelok dan malah kembali ke jalan yang sama ketika di hadapannya adalah pintu kelasnya.

"Tunggu dulu, kenapa aku disini??"

Tanya nya dalam hati.

Karena merasa heran, dia dengan cepat berbalik kebelakang dan melihat ke jalan lain, dia baru saja berbelok pada tiga pembelokan tadinya, murid-murid dari kelas lain juga menghilangkan, kebisingan orang-orang yang senang karena pulang sekolah, kemana mereka?

Satu jalan dengan cara yang sama, dia tidak akan berbelok pada belokan yang sebelumnya, dia terus berjalan dengan jalan yang seharusnya menjadi jalan keluar lain dari tempat ini.

Begitu di pembelokan yang berbeda lagi, dia masih bertemu tempat yang sama, di mana dia tepat berdiri di perempatan dan berhadapan dengan pintu kelasnya yang terbuka sedikit.

Tanpa dia sadari, suasana menjadi bagaikan pemandangan bangunan ini di malam hari, seperti menyeramkan. Tidak ada satupun siapa-siapa disini, lampu nya menjadi benar-benar redup dan menjadi gelap perlahan.

Aiden mulai merasa tidak enak, pikirannya bercampur aduk, mencoba mencari pertolongan. Dia memanggil beberapa kali apakah ada orang atau siapapun yang bisa mendengarnya.

Yang ada hanyalah satu cahaya yang masih terlihat dari dalam kelasnya, ketika pintu itu terbuka sedikit. Dia mencoba masuk ke sana lagi dan memeriksa, mungkin saja ada orang di dalam yang bisa membantunya, tapi itu adalah pikiran bodoh. Karena tidak ada siapa-siapa disini sekarang.

Pintu itu perlahan di buka nya, ketika suasana kelas sudah kosong sepenuhnya tanpa ada satupun orang. Lampu segera mati total dan gelap gulita.

BUMP!

"Ah? Kenapa ini??"

Dengan nada terkejut disertai rasa ketakutan.

Sebelumnya dia masih penakut soal rasa kegelapan, bukan karena gelap atau apapun yang begitu tidak dapat dilihat, tetapi yang dia takutkan adalah sesuatu di balik kegelapan hitam itu yang mungkin bisa menyerangnya tiba-tiba dan membunuhnya.

Tidak masalah jika dia bisa menyaingi kekuatan sesuatu di balik kegelapan itu, tapi dia takut jika dia tidak bisa melawan karena kekuatan yang begitu lemah dan mati sia-sia.

"Tidak, aku adalah iblis sekarang, semua yang ada disini adalah iblis, aku tidak boleh takut sesama iblis!!"

"Kamu!! Keluarlah! Aku tidak akan takut! dasar mahluk bajingan!"

Kemudian suara langkah kaki secara perlahan terdengar dari kegelapan di dalam kelas itu. Aiden mencoba untuk melihat siapa itu, seperti tidak ada seseorang, apakah ini hantu.

Kemudian lampu segera menyala terang kembali dalam sekejap, menerangi semua are kelas ini. Yang terlihat adalah seorang perempuan berambut putih yang berdiri sangat dekat tepat di depannya.

"Ahh ... guru? Kamu?? Apa yang kamu lakukan disini???"

"Akulah yang harus bertanya, kenapa kamu berada disini??"

"Eh, bukan maksudku untuk berteriak tidak sopan seperti itu tadi, tapi aku tersesat di sepanjang jalan dan terus kembali kesini."

"Tersesat??"

Sambil mendekati wajahnya begitu dekat padanya dengan hawa seperti ingin membunuh.

"Kamu tidak perlu khawatir sekarang, cobalah lihat keluar."

Kemudian Aiden mengikuti kata-kata guru ini untuk melihat keadaan di luar kelas, sesuatu yang hening kembali memiliki suara-suara lain yang saling bertabrakan antara orang-orang.

Di luar di sepanjang jalan, ada banyak murid yang berada di lorong sekolah, keluar dari kelas mereka dan menuju pulang ke rumah mereka semua masing-masing, suasana kembali normal. Dia masuk kembali dan mencoba bertanya apa yang terjadi.

"I-I-Itu?? Apa yang terjadi??"

"Teknik ilusi iblis."

"Itu adalah teknik yang aku gunakan untuk membuatmu melihat ilusi seolah-olah kamu terus berjalan dan berbelok di jalan lain, lalu seolah-olah tidak ada siapapun yang akan kamu temui."

"Lalu? Lampu kelasnya? Apakah ini rusak? Saluran listrik nya di gigit tikus??"

"Akademi ini memiliki fasilitas yang terbaik dan akan sulit untuk merusakkannya bagi seekor tikus kecil yang kotor, aku hanya membuat lampu itu mati secara perlahan atau bagaimana pun aku menginginkan itu."

"Tapi, bisakah aku pulang sekarang??"

"Tidak bisa!!"

"Lihatlah teman sekelas mu ini, dia baru saja menceritakan hal yang membuatku cukup sedih untuk mendengarkan tentang dirinya."

Kemudian Aiden baru menyadari ada seseorang gadis yang duduk di lantai dan bersandar di tembok sambil membenamkan wajahnya di antara kedua lengannya yang tersilang, bagaikan gadis malang yang di usir dari rumahnya dan tidak makan selama empat hari.

"Rambut merah ini! Marie? Apa yang kamu lakukan??"

"Aiden, duduk dan dengarkan."

Kata Valerie.

Kemudian tubuhnya tergerak sendiri untuk duduk di salah satu kursi dengan tenang.

Valerie menjelaskan dengan cukup singkat dan menipu, bahwa sebelum dia keluar meninggalkan kelas, murid berambut merah ini tetap berada di dalam kelas dan hanya menempelkan wajah lesunya di atas meja

Dia mengatakan bahwa sebenarnya gadis berambut merah bernama Marie ini tidak memiliki rumah kenyataannya, dan dia harus tinggal di sekolah sendirian, tidur di dalam kelas, menunggu pagi tiba sebagai seorang murid yang masih terlihat baik-baik saja.

Valerie tidak bisa menerima orang lain bersamanya, tapi Marie mengusulkan salah satu teman yang dia miliki di kelas adalah lelaki bernama Aiden. Oleh sebab itu, Valerie langsung melacak titik Aiden dan membuat nya terkena ilusi untuk balik lagi ke tempat ini dan bertemu dengannya.

Singkatnya, Valerie ingin membuat jalan baru dan membuat kesepakatan antara dirinya dan Aiden yang mungkin bisa membantu Marie yang malang ini.

"Apa?? Dia tidak memiliki rumah?? Jadi selama ini kemana kamu menghilang masuk ke dalam lingkaran hitam itu? Bukannya kamu pulang kerumahnya yang tidak pernah dia katakan padaku?"

"Sebenarnya, dia begitu malu untuk mengatakan padamu bahwa dia tidak memiliki rumah, keluarga, dan siapa-siapa."

"Tidak mungkin!! Dia mengatakan padaku bahwa dia sudah hidup lebih dari ribuan tahun, lalu siapa yang dia miliki sekarang??"

Jika Aiden bertanya seperti itu pada mereka, maka jawabannya adalah "tidak ada" tidak ada siapapun yang dia miliki sekarang. Tidak memiliki rumah dan apapun, hanya kekuatannya yang membuatnya mampu bertahan hidup.

"Aiden, aku dengar bahwa Marie mengatakan kamu memiliki rumah yang cukup besar dan penghuni yang tidak terlalu banyak, apakah benar??"

"Itu memang benar, t-t-tapi."

"Kalau begitu, bagaimana jika sebagai teman yang baik, kamu akan membiarkan dia tinggal bersamamu? Bagaimana? Tolong bantu lah dia."

Aiden terjebak dalam pikiran nya yang tidak jelas, entah mana yang benar dari perkataan antara dua orang ini.

"Tinggal bersamaku?? Lalu apa yang akan kuberikan untuknya?"

"Kamu tidak harus memberikan apa-apa, hanya dengan mengizinkannya tinggal bersamamu saja, itu sudah sangat cukup untuk menyelamatkannya."

Kemudian Marie memperlihatkan sedikit wajahnya yang seperti berkaca-kaca dan ingin mengeluarkan air mata. Aiden merasa kasihan dan benar-benar terpengaruh oleh kata-kata ini. Tidak ... anak bodoh ini sulit menolak untuk membantu orang lain, dia selalu ingin membantu orang lain sebisanya.

"Jadi, bagaimana??"

"Emm, aku masih memikirkannya."

"Atau bagaimana dengan jaminan yang akan kuberikan? Kamu akan membiarkan dia tinggal bersamamu, dan aku, akan mengajarkan mu sihir terbaik yang bahkan belum di kuasai oleh para siswa kelas empat. Bagaimana?"

Dalam hatinya adalah ingin menjawab kata "Ya" sebagai tanda menerima, namun, masalah nya adalah hal canggung dan aneh ketika harus hidup dengan orang lain selain para pelayannya.

Hal yang sebenarnya ingin membuatnya menerima adalah kemampuan yang akan di ajarkan olehnya, kesempatan yang bahkan bisa menerima ilmu yang tidak di ajarkan di akademi, jika dia mampu mempelajari kemampuan yang akan melampaui banyak murid kelas, mungkin dia tidak akan di remehkan lagi selamanya.

"Mengajarkanku sihir yang tidak di pelajari yah? asalkan semuanya secara privat dan bukan publik selain diriku, aku akan menerimanya."

"Tentu saja, aku hanya menwarkan ini padamu tanpa kepada siapapun."

Beberapa detik kemudian setelah melihat kembali ke langit-langit kelas.

"Baiklah aku akan menerima kesepakatan ini."

"Baiklah! Di setujui!"

PTEK!

Dengan sangat cepat, Valerie menjentikkan jarinya dan memindahkan mereka semua langsung ke ruan tamu di rumah Aiden.

"Hah? Apa ini? Aku-aku berada disini secara tiba-tiba??"

"Aku memindahkan kita bertiga, tenanglah, jangan seperti orang bodoh begitu."

Hanya dalam sekejap, mereka bertiga terpindah ke ruang tamu dengan posisi duduk dengan baik di kursi yang ada.

Kedua pelayan ini, Eugene dan Wanda harusnya tidak merasa ada yang aneh jika yang datang begitu saja adalah Marie. Di pandangan Aiden, Marie sekarang adalah sorang gadis dengan kemampuan tak terduga yang ternyata tidak memiliki rumah, dan sifatnya yang sedikit terbuka dan aneh.

Tapi di pandangan ketiga orang ini, Valerie, Eugene dan Wanda, Marie adalah sosok orang yang harus mereka layani selama hidup mereka, sosok ratu iblis yang berpura-pura menjadi iblis biasa di Early Nature hanya untuk mendapatkan cinta nya.

Namun, sifatnya yang begitu blak-blakan sangat kurang efektif untuk mendapatkan keinginannya dengan mudah untuk orang lain, maka dari itu dia akan memerintah beberapa bawahan iblis terbaiknya untuk menciptakan rencana agar dia bisa mendekati Aiden dan mengambil hatinya.

Terpopuler

Comments

🦋⃟ℛ★KobeBlack★ᴬ∙ᴴ࿐ 🐍Hiatus🐍

🦋⃟ℛ★KobeBlack★ᴬ∙ᴴ࿐ 🐍Hiatus🐍

terima kasih sudah mampir ya, 🤗

2022-05-08

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Chapter 1 : New World
3 Chapter 2 : First day of magic academy
4 Chapter 3 : A lot of taunts for Aiden
5 Chapter 4 : Don't cut my hair carelessly
6 Chapter 5 : My new appearance in demon world
7 Chapter 6 : Problem on the second day
8 Chapter 7 : Marie disappear
9 Chapter 8 : Won't be lost forever
10 Chapter 9 : Demon sword creation
11 Chapter 10 : Scarlet Room
12 Chapter 11 : It brings madness and chaos
13 Chapter 12 : We are friends now
14 Chapter 13 : 13 to Kontleszh
15 Chapter 14 : My maid was taken over
16 Chapter 15 : Scarlet Demon
17 Chapter 16 : Demon Queen doesn't understand love
18 Chapter 17 : Beautiful new teacher
19 Chapter 18 : I'm not a pure devil
20 Chapter 19 : Don't have a home
21 Chapter 20 : I let the girl live in my house
22 Chapter 21 : I'm being chased by a goat-headed devil
23 Chapter 22 : Fyrena
24 Chapter 23 : Your plan is revealed
25 Chapter 24 : Valerie keeps the deal
26 Chapter 25 : In the name of Fyrena
27 Chapter 26 : First Creation
28 Chapter 27 : The pool of nothingness
29 Chapter 28 : He should come more dramatic next time
30 Chapter 29 : Sleeping for three days
31 Chapter 30 : My dream demon girl, come true
32 Chapter 31 : A coward who will be the winner
33 Chapter 32 : Demon Queen Haumea Scarlet
34 Chapter 33 : Slowly increase strength
35 Chapter 34 : Time freeze control
36 Chapter 35 : Jokes are taken seriously
37 Chapter 36 : Change Gender
38 Chapter 37 : Violet blaster 1%
39 Chapter 38 : The stalker who gave up
40 Chapter 39 : Time is up
41 Chapter 40 : Devil dragon meat
42 Chapter 41 : Fake girlfriend
43 Chapter 42 : Devil dragon meat burger
44 Chapter 43 : Selection to enter the elite class
45 Chapter 44 : I cut some knives into three pieces
46 Chapter 45 : Elite class best record
47 Chapter 46 : News spreads about my relationship
48 Chapter 47 : Summoning technique
49 Chapter 48 : Charming black bra
50 Chapter 49 : Something unexpected that night
51 Chapter 50 : The Raven
52 Chapter 51 : I will do what I want to do
53 Chapter 52 : Stressed demon queen
54 Chapter 53 : Poor thief
55 Chapter 54 : Joking under the heavy rain
56 Chapter 55 : Like a statue, that see many universes
57 Chapter 56 : I forgot my classmate's name
58 Chapter 57 : My trustee
59 Chapter 58 : My teacher, my fans
60 Chapter 59 : Take a picture with me
61 Chapter 60 : Want to touch me? it's a waste
62 Chapter 61 : Perfect view
63 Chapter 62 : Prostrate earnestly
64 Chapter 63 : Witch from another world
65 Chapter 64 : Mega Flare
66 Chapter 65 : Demon dragon from hell
67 Chapter 66 : The Gates Of Inferno and earth's destruction
68 Chapter 67 : Demon queen that transcends space and time
69 Chapter 68 : Practice with clones
70 Chapter 69 : Talentless Marie
71 Chapter 70 : Can only cook instant food
72 Chapter 71 : Bathing with my demon queen
73 Chapter 72 : The arena is too big
74 Chapter 73 : Tens of millions of viewers
75 Chapter 74 : Six circle gate
76 Chapter 75 : Inferno Wall
77 Chapter 76 : Infinite Chain
78 Chapter 77 : He's smart, but i'm more than that
79 Chapter 78 : Standing on the Dekatris subconsciously
80 Chapter 79 : This is the untouchable
81 Chapter 80 : Battle without the concept of time
82 Chapter 81 : Theresveil
83 Chapter 82 : She always catches me
84 Chapter 83 : Curse forced contract
85 Chapter 84 : The payment for my true curse
86 Chapter 85 : Almost to nine seconds
87 Chapter 86 : Shadows that faster than light
88 Chapter 87 : Fake officer
89 Chapter 88 : Reversal magic
90 Chapter 89 : Poor girl who became my mike
91 Chapter 90 : Deadly viruses and parasites
92 Chapter 91 : Can't be penetrated, from inside and outside
93 Chapter 92 : Sound of death : VARKTUS
94 Chapter 93 : D, founder of Levqo Diavoloz
95 Chapter 94 : Crazy forever
96 Chapter 95 : My foothold
97 Chapter 96 : Small damage without taste
98 Chapter 97 : We're not done yet
99 Chapter 98 : The cause of witches entering the demon world
100 Chapter 99 : Take me to every time and space
101 Chapter 100 : Plan accepted
102 Chapter 101 : Cosplayer who stray
103 Chapter 102 : Disabled beggar
104 Chapter 103 : New resident
105 Chapter 104 : First Owner
106 Chapter 105 : My handphone to collect art 18+
107 Chapter 106 : Close call
108 Chapter 107 : Like technological primitives
109 Chapter 108 : Another Marie
110 Chapter 109 : Deleted parent
111 Chapter 110 : Theater
112 Chapter 111 : Another lowly devil
113 Chapter 112 : 1 Vs 11
114 Chapter 113 : Back to the past
115 Chapter 114 : One billion punch in half a second
116 Chapter 115 : Dimensional round
117 Chapter 116 : Power from hell
118 Chapter 117 : Countdown
119 Chapter 118 : Source of all power
120 Chapter 119 : She actually blocked my number?
121 Chapter 120 : Kisses and slaps
122 Chapter 121 : Nightmare
123 Chapter 122 : Myself from the future
124 Chapter 123 : My countless deaths
125 Chapter 124 : Infinite Stairs
126 Chapter 125 : Vebernhae, the realm of the demon king and queen
127 Chapter 126 : Special milk taste
128 Chapter 127 : The new demon lord
129 Chapter 128 : The evolution of the existence of the violet cube size
130 Chapter 129 : Special relationship ring
131 Chapter 130 : Dark sea where the universe demon monster
132 Chapter 131 : We are lost people
133 Chapter 132 : Death penalty
134 Chapter 133 : Prison full of blood
135 Chapter 134 : We're just having fun
136 Chapter 135 : The Collapse Of The Valheisa Kingdom
137 Chapter 136 : Queen who covered in blood
138 Chapter 137 : Beautiful Shiny Red Sword
139 Chapter 138 : Bloody Head And Bones
140 Chapter 139 : The Moon, The Stars & The Vanishing Universe
141 Chapter 140 : Defeat
142 Chapter 141 : Asleep
143 Chapter 142 : Am I Dreaming?
144 Chapter 143 : Find A Job
145 Chapter 144 : Acquaintance
146 Chapter 145 : Psychopath
147 Chapter 146 : Coffee Bar
148 Chapter 147 : Razel's Contract Submission
149 Chapter 148 : Persuasive Razel
150 Chapter 149 : Seven Dimensional Magic
151 Chapter 150 : Black Ring Contract
152 Chapter 151 : Residents Can't Go Out Late At Night
153 Chapter 152 : Secret Key
154 Chapter 153 : Vetera
155 Chapter 154 : Bow Down Or Die!
156 Chapter 155 : Money And Cards
157 Chapter 156 : Who Are You
158 Chapter 157 : Fall In Love With The Devil
159 Chapter 158 : Maternity Hospital
160 Chapter 159 : Untrue Story
161 Chapter 160 : Sweet Baby Soft Cheeks
162 Chapter 161 : Let Me Love You
163 Chapter 162 : Switzerland
164 Chapter 163 : Switzerland II
165 Chapter 164 : Quarrel
166 Chapter 165 : Trying To Persuade The Wife
167 Chapter 166 : Bad News And Traitors
168 Chapter 167: Magic Attack Intermediate Beast
169 Chapter 168: The Unknown Devil Worshiper
170 169: Revenge Of The Past
171 Chapter 170: Don't Shout At Me
172 Chapter 171: Offer From The Manipulator
173 Chapter 172: Unknown Destination
174 Chapter 173: Out Of Spite
175 Chapter 174: Aisquin's Future Boss
176 Chapter 175: 418
177 Chapter 176: Devil's Work
178 Chapter 177: Mental Disorders
179 Chapter 178: Suicide News
180 Chapter 179: Hypnotized Drunken Wife
181 Chapter 180: New Staff
182 Chapter 181: Guise
183 Chapter 182: Disgusting Tramp
184 Chapter 183: Improve Your Appearance!
185 Chapter 184: The Answer Has Not Been Found
186 Chapter 185: 2027-04-04
187 Chapter 186: Hungry Homeless
188 Chapter 187: Shut Up Or Die
189 Chapter 188: Trains And Bloody Girls
190 Chapter 189: I'm Your Savior
191 Chapter 190: Which One Am I To You
192 Chapter 191: Blood Addict
193 Chapter 192: Strawberry Ice With Cute Little Girl
194 Chapter 193: My Script Is Unstoppable
195 Chapter 195: He Is In Perfect Line
196 Chapter 196: Fake Exchange
Episodes

Updated 196 Episodes

1
Prolog
2
Chapter 1 : New World
3
Chapter 2 : First day of magic academy
4
Chapter 3 : A lot of taunts for Aiden
5
Chapter 4 : Don't cut my hair carelessly
6
Chapter 5 : My new appearance in demon world
7
Chapter 6 : Problem on the second day
8
Chapter 7 : Marie disappear
9
Chapter 8 : Won't be lost forever
10
Chapter 9 : Demon sword creation
11
Chapter 10 : Scarlet Room
12
Chapter 11 : It brings madness and chaos
13
Chapter 12 : We are friends now
14
Chapter 13 : 13 to Kontleszh
15
Chapter 14 : My maid was taken over
16
Chapter 15 : Scarlet Demon
17
Chapter 16 : Demon Queen doesn't understand love
18
Chapter 17 : Beautiful new teacher
19
Chapter 18 : I'm not a pure devil
20
Chapter 19 : Don't have a home
21
Chapter 20 : I let the girl live in my house
22
Chapter 21 : I'm being chased by a goat-headed devil
23
Chapter 22 : Fyrena
24
Chapter 23 : Your plan is revealed
25
Chapter 24 : Valerie keeps the deal
26
Chapter 25 : In the name of Fyrena
27
Chapter 26 : First Creation
28
Chapter 27 : The pool of nothingness
29
Chapter 28 : He should come more dramatic next time
30
Chapter 29 : Sleeping for three days
31
Chapter 30 : My dream demon girl, come true
32
Chapter 31 : A coward who will be the winner
33
Chapter 32 : Demon Queen Haumea Scarlet
34
Chapter 33 : Slowly increase strength
35
Chapter 34 : Time freeze control
36
Chapter 35 : Jokes are taken seriously
37
Chapter 36 : Change Gender
38
Chapter 37 : Violet blaster 1%
39
Chapter 38 : The stalker who gave up
40
Chapter 39 : Time is up
41
Chapter 40 : Devil dragon meat
42
Chapter 41 : Fake girlfriend
43
Chapter 42 : Devil dragon meat burger
44
Chapter 43 : Selection to enter the elite class
45
Chapter 44 : I cut some knives into three pieces
46
Chapter 45 : Elite class best record
47
Chapter 46 : News spreads about my relationship
48
Chapter 47 : Summoning technique
49
Chapter 48 : Charming black bra
50
Chapter 49 : Something unexpected that night
51
Chapter 50 : The Raven
52
Chapter 51 : I will do what I want to do
53
Chapter 52 : Stressed demon queen
54
Chapter 53 : Poor thief
55
Chapter 54 : Joking under the heavy rain
56
Chapter 55 : Like a statue, that see many universes
57
Chapter 56 : I forgot my classmate's name
58
Chapter 57 : My trustee
59
Chapter 58 : My teacher, my fans
60
Chapter 59 : Take a picture with me
61
Chapter 60 : Want to touch me? it's a waste
62
Chapter 61 : Perfect view
63
Chapter 62 : Prostrate earnestly
64
Chapter 63 : Witch from another world
65
Chapter 64 : Mega Flare
66
Chapter 65 : Demon dragon from hell
67
Chapter 66 : The Gates Of Inferno and earth's destruction
68
Chapter 67 : Demon queen that transcends space and time
69
Chapter 68 : Practice with clones
70
Chapter 69 : Talentless Marie
71
Chapter 70 : Can only cook instant food
72
Chapter 71 : Bathing with my demon queen
73
Chapter 72 : The arena is too big
74
Chapter 73 : Tens of millions of viewers
75
Chapter 74 : Six circle gate
76
Chapter 75 : Inferno Wall
77
Chapter 76 : Infinite Chain
78
Chapter 77 : He's smart, but i'm more than that
79
Chapter 78 : Standing on the Dekatris subconsciously
80
Chapter 79 : This is the untouchable
81
Chapter 80 : Battle without the concept of time
82
Chapter 81 : Theresveil
83
Chapter 82 : She always catches me
84
Chapter 83 : Curse forced contract
85
Chapter 84 : The payment for my true curse
86
Chapter 85 : Almost to nine seconds
87
Chapter 86 : Shadows that faster than light
88
Chapter 87 : Fake officer
89
Chapter 88 : Reversal magic
90
Chapter 89 : Poor girl who became my mike
91
Chapter 90 : Deadly viruses and parasites
92
Chapter 91 : Can't be penetrated, from inside and outside
93
Chapter 92 : Sound of death : VARKTUS
94
Chapter 93 : D, founder of Levqo Diavoloz
95
Chapter 94 : Crazy forever
96
Chapter 95 : My foothold
97
Chapter 96 : Small damage without taste
98
Chapter 97 : We're not done yet
99
Chapter 98 : The cause of witches entering the demon world
100
Chapter 99 : Take me to every time and space
101
Chapter 100 : Plan accepted
102
Chapter 101 : Cosplayer who stray
103
Chapter 102 : Disabled beggar
104
Chapter 103 : New resident
105
Chapter 104 : First Owner
106
Chapter 105 : My handphone to collect art 18+
107
Chapter 106 : Close call
108
Chapter 107 : Like technological primitives
109
Chapter 108 : Another Marie
110
Chapter 109 : Deleted parent
111
Chapter 110 : Theater
112
Chapter 111 : Another lowly devil
113
Chapter 112 : 1 Vs 11
114
Chapter 113 : Back to the past
115
Chapter 114 : One billion punch in half a second
116
Chapter 115 : Dimensional round
117
Chapter 116 : Power from hell
118
Chapter 117 : Countdown
119
Chapter 118 : Source of all power
120
Chapter 119 : She actually blocked my number?
121
Chapter 120 : Kisses and slaps
122
Chapter 121 : Nightmare
123
Chapter 122 : Myself from the future
124
Chapter 123 : My countless deaths
125
Chapter 124 : Infinite Stairs
126
Chapter 125 : Vebernhae, the realm of the demon king and queen
127
Chapter 126 : Special milk taste
128
Chapter 127 : The new demon lord
129
Chapter 128 : The evolution of the existence of the violet cube size
130
Chapter 129 : Special relationship ring
131
Chapter 130 : Dark sea where the universe demon monster
132
Chapter 131 : We are lost people
133
Chapter 132 : Death penalty
134
Chapter 133 : Prison full of blood
135
Chapter 134 : We're just having fun
136
Chapter 135 : The Collapse Of The Valheisa Kingdom
137
Chapter 136 : Queen who covered in blood
138
Chapter 137 : Beautiful Shiny Red Sword
139
Chapter 138 : Bloody Head And Bones
140
Chapter 139 : The Moon, The Stars & The Vanishing Universe
141
Chapter 140 : Defeat
142
Chapter 141 : Asleep
143
Chapter 142 : Am I Dreaming?
144
Chapter 143 : Find A Job
145
Chapter 144 : Acquaintance
146
Chapter 145 : Psychopath
147
Chapter 146 : Coffee Bar
148
Chapter 147 : Razel's Contract Submission
149
Chapter 148 : Persuasive Razel
150
Chapter 149 : Seven Dimensional Magic
151
Chapter 150 : Black Ring Contract
152
Chapter 151 : Residents Can't Go Out Late At Night
153
Chapter 152 : Secret Key
154
Chapter 153 : Vetera
155
Chapter 154 : Bow Down Or Die!
156
Chapter 155 : Money And Cards
157
Chapter 156 : Who Are You
158
Chapter 157 : Fall In Love With The Devil
159
Chapter 158 : Maternity Hospital
160
Chapter 159 : Untrue Story
161
Chapter 160 : Sweet Baby Soft Cheeks
162
Chapter 161 : Let Me Love You
163
Chapter 162 : Switzerland
164
Chapter 163 : Switzerland II
165
Chapter 164 : Quarrel
166
Chapter 165 : Trying To Persuade The Wife
167
Chapter 166 : Bad News And Traitors
168
Chapter 167: Magic Attack Intermediate Beast
169
Chapter 168: The Unknown Devil Worshiper
170
169: Revenge Of The Past
171
Chapter 170: Don't Shout At Me
172
Chapter 171: Offer From The Manipulator
173
Chapter 172: Unknown Destination
174
Chapter 173: Out Of Spite
175
Chapter 174: Aisquin's Future Boss
176
Chapter 175: 418
177
Chapter 176: Devil's Work
178
Chapter 177: Mental Disorders
179
Chapter 178: Suicide News
180
Chapter 179: Hypnotized Drunken Wife
181
Chapter 180: New Staff
182
Chapter 181: Guise
183
Chapter 182: Disgusting Tramp
184
Chapter 183: Improve Your Appearance!
185
Chapter 184: The Answer Has Not Been Found
186
Chapter 185: 2027-04-04
187
Chapter 186: Hungry Homeless
188
Chapter 187: Shut Up Or Die
189
Chapter 188: Trains And Bloody Girls
190
Chapter 189: I'm Your Savior
191
Chapter 190: Which One Am I To You
192
Chapter 191: Blood Addict
193
Chapter 192: Strawberry Ice With Cute Little Girl
194
Chapter 193: My Script Is Unstoppable
195
Chapter 195: He Is In Perfect Line
196
Chapter 196: Fake Exchange

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!