Hati-hati , harap bijak dalam mencari bacaan , adegan 18+ ada di bab tertentu.
Happy reading semua 🤗
________
" Huffff lelahnya ". Ucap Lala seraya melemparkan tubuh nya di atas kasur empuk miliknya lalu berguling-guling sembari memejamkan mata indah nya.
" Apa seperti ini ya menjadi wanita karir , aduhh baru sehari saja sudah seperti ini". Keluh Lala lalu menutup wajahnya dengan bantal guling.
Tok tok tokk
Pintu kamar Lala di ketuk dengan suara yang sangat lembut .
" Boleh ibu masuk sayang". Ucap ibu Indah masih di luar pintu .
" Iya Ibu masuk saja , tidak Lala kunci pintunya". Teriak Lala dari dalam kamarnya.
Ibu Lala mendekat lalu mengusap pucuk kepalanya dengan sayang, begitu menenangkan.
" Kenapa sayang, apa ada masalah di kerjaan".Tanya ibu Lala pada anak gadisnya.
" Tidak Bu, Lala hanya sedikit capek , mungkin karena belum terbiasa". Ucap Lala dengan menampakkan gigi putihnya.
" Ya sudah sana mandi dulu, badan mu bau". Ledek Ibu Indah sembari menutup hidungnya.
" Hemm, Ibu". ucap Lala manja.
" Sudah-sudah, sana mandi dulu , Kamu sudah makan belum". Tanya ibu indah perhatian.
" Sudah Bu ".
" Ya sudah , kamu mandi terus istirahat ya". Ucap indah lalu memeluk Putri kecilnya. Tapi itu dulu, sekarang dia sudah tumbuh menjadi gadis yang pemberani dan mandiri walaupun sifat manjanya masih melekat hingga sekarang.
Lala hanya mengangguk mengiyakan Ibunya.
Nasib oh nasibbbb , hohohooo
Nasib ga punya embeb
Malam mingguan engga di ajak jalannn
Hohohooooo
Lala bernyanyi meratapi nasib kejombloan nya.
Sembari menarik handuk yang menggantung di dekat pintu lalu masuk ke dalam kamar mandi dengan nuansa putih bergambar angsa. Ia memutar gagang shower lalu membilas kepalanya , ia menambahkan shampo dengan aroma strawberry kesukaannya , lalu mengg*sok seluruh tub*hnya dengan busa putih bak butiran salju , hingga terlihat seperti kue moci bertabur gula halus di atasnya. Manis k****l , dan l*git.
Ehh , emang moci bertabur gula halus ya , bukanya tepung yang di sangrai 🤭
Selesai dengan aktifitas nya, Lala beranjak ke arah lemari pakaian dan memakai perlengkapan nya di dalam kamar mandi.
" Hahh, seger bener". Ucapnya lalu mengotak-atik layar ponselnya.
Klunting.
satu pesan masuk dari nomor Alex.
" Nona Lala, maaf tadi saya terjebak macet jadi sedikit terlambat, saat saya sampai tuan Daniel bilang Nona baru saja pergi , maaf tidak sempat berterima kasih ".
Pesan singkat dari Alex .
" Tidak apa-apa pak, santai saja, Lala tadi buru-buru pulang , bos bapak galak , Lala takut di makan ". Balas Lala dengan memberi emot menutup mulut .
" Dia memang begitu, tapi dia orang baik , jadi Nona tidak perlu takut , oh iya terima kasih makanannya, rasanya enak saya suka". Ucap Alex memuji Lala.
" Bapak berlebihan, hanya makanan sederhana , siapa saja bisa memasaknya , lain kali kulkas di penuhin ya pak, biar ga bingung masaknya". Ucap Lala bercanda.
" Iya , sekali lagi terima kasih Nona atas bantuannya".
Selesai dengan acara berbalas pesan pada sang asisten bos nya Lala melangkah menuruni tangga .Lalu mencari kedua orang tuanya.
" Ayahh , Ibuuu". Seru Lala memutari ruang tamu.
" Anak ayah mau kemana baru pulang sudah mau pergi lagi".
" Iya nak , mau kemana, dengan siapa". Tanya Indah pada Putrinya.
" Mau ke cafe bang Gio Bu, boleh ya bsok kan tidak kerja" . Ucap Lala memohon.
" Iya boleh , jangan terlalu malam pulang nya, tidak baik anak gadis keluar malam". Ucap Indan mengizinkan .
" Ok boss". Seru Lala sembari merangkai jari tangannya.
" Bye ayah , ibu".
Lala melajukan motor metik nya dengan kecepatan sedang, sembari bernyanyi menyesuaikan suasana hati. Begitu sampai di depan cafe Lala disambut hangat oleh Gio yang kebetulan sedang di tambah jam kerja.
" La, udah nyampe".
" Iya bang ,maaf ya tdi ad kerjaan dadakan jadi tidak sempat kesini".
" Iya ga papa , santai aja".
" Mau kemana setelah ini?". Tanya Gio sembari membuatkan minuman kesukaan sahabat adiknya.
" Ga bang, mau langsung pulang aja, tadi di rumah bosen, mau ajak Nanda dia lagi pacaran sama embeb nya". Adu Lala pada Gio.
" Kamu juga cari dong ". Usul Gio.
" Gimana mau nyari , Abang aja pasang pagar tinggi sekaleee" . Ucap Lala lalu mengangkat tangannya tinggi-tinggi.
" Makanya kalau cari yang bener dikit, jangan kaya anak kurang satu ons". Ucap Gio tidak mau kalah .
Lala hanya mengerucutkan bibir mungilnya lalu menyedot minuman dingin rasa coklat kesukaannya, tidak lupa toping boba yang berlimpah .
Pasalnya dulu Lala memperkenalkan pria dengan berkaca mata bulat , bukan kerena suka tapi karena merasa kasihan , pasalnya dia selalu di bully cowok cupu.
______
Di lain waktu Daniel sedang duduk dengan elegan dengan ditemani dua wanita se*i di sisi kiri dan kanannya.
Seperti biasa di waktu senggang atau jika sedang banyak tekanan , Daniel lebih suka menghabiskan waktu nya di dalam club yang penuh aroma alkohol yang begitu menyengat .
Daniel melirik ke arah g*ndukan yang begitu menonjol , sesekali tangan nakalnya m*****s benda kenyal yang menggiurkan ,hanya sekedar bermain di sana , setelah itu dia mengusir nya . Dentuman alunan musik dengan lapu kelap-kelip mendominasi tempat itu.
Tapi siapa sangka saat dirinya sedang menikmati mainan k****l nya, dari arah samping Maura datang lalu mengusir para wanita yang ada di samping Daniel . Tanpa aba-aba Maura duduk di atas pangkuan Daniel lalu bergelayut manja di pundak Daniel.
" Maaf kan aku sayang , aku masih mencintaimu ".
" Maaf kan aku sudah meninggalkan mu dan memilih pria breng*ek seperti dia ". Ucap Maura tanpa malu dengan tetap mem*Luk erat tubuh Daniel . Daniel hanya diam tak menanggapi .
Maura terus merayu lalu M*****t bi*ir Daniel masih dengan aroma alk*hol yang menyengat .
Tangan Daniel bergerak nakal lalu M*****s d**a Maura dengan gerakan cepat.
" A hh ". Suara se*i terdengar dari mulut Maura, Daniel m******p habis gundukan kenyal milik Maura.
" A hh , suara Maura terdengar lebih memabukkan.
Tiba-tiba Daniel membanting tubuh Maura dengan kasar ke atas sofa empuk berwarna coklat itu .
Daniel sedikit membungkuk lalu berbicara tepat di atas wajah cantik Maura.
" Aku tidak akan mengambil apa yang bukan milik ku lagi ". Ucap Daniel begitu dingin.
" Pergi dan jangan pernah menampakkan wajah menjijikkan mu lagi ". Ucap Daniel lalu pergi meninggalkan Maura yang masih diam membeku.
" Kenapa kamu berubah Nil ". Kata itu lolos kuat dari mulut dengan bibir tebal itu".
______
Selamat bermalam Minggu semua 🤗
semoga suka dengan cerita nya,
Salam sayang 💌 semoga harimu menyenangkan 🥰
jangan lupa kasih like nya ,supaya makin semangat author nulisnya 🥰🥰
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 84 Episodes
Comments
Kisti
jaga daniel hnya buat lala othorr dan sebaliknya...biarkn mrk bahagia pd wakr0 ya 🥰
2022-10-15
0
botak
laahh sempet diehisap nok 🤣🤣🤣
2022-10-11
1
Natha
Yah dasar ku_Daniel..
Lo bilang itu cucian emak2🤔 diremas, diperas letakin dijemuran trus ditinggalin 🤣🤣🤣
2022-09-28
7