Kericuhan di sel tahanan yang Fandy tempati berujung dengan dikurungnya dia di ruang isolasi. Ruangan setara dengan kardus TV. Kecil, susah bergerak, pengap dan bau.
Fandi sekarang pingsan karena tak kuat menahan rasa sakit dari efek penggabungan dengan System.
"A-apa yang terjadi?"
Fandi perlahan-lahan membuka matanya. Dia sedikit terkejut mendapati dirinya di ruang isolasi. Tapi, di sisi lain Fandi begitu bersyukur. Di tempat kecil itulah dia mendapat kedamaian, tak perlu berurusan dengan narapidana-narapidana sinting itu. Ini bukan kali pertama Fandi mendekam di ruang isolasi.
[Ding]
[Selamat datang, Master]
"Suara siapa?" tanya Fandi sedikit ketakutan.
[Memberikan sedikit memori kejadian terakhir]
"Uwaa ... kau benar-benar System? Sesuatu yang ajaib yang dapat membantu merubah hidupku? Seperti di novel-novel?" kaget Fandy.
[Ya. Saya memang akan membantu Master dalam mengatasi segala kesulitan]
[Sebagai hadiah awal]
[Master mendapat beberapa hadiah bebas pilih salah satu]
[Uang]
[Jabatan]
[Wanita]
[Kekuatan]
[???]
Sebuah layar holografi muncul di depan Fandi, mengambang di udara dan menampung apa yang dijabarkan System. Fandi bimbang dalam memilih hadiah penggabungannya dengan System.
[Batas waktu 5 menit]
[Pilihan akan dipilih acak jika Master tak dapat memilih]
[Harapkan renungkan baik-baik pilihan Master]
Fandi lantas mulai merenungkan semua pilihan yang tersedia. Dia menimang-nimang, apa yang bakal didapat jika dia memilih pilihan itu.
Contohnya uang ... apa dia akan jadi orang terkaya di dunia?
Jabatan ... menjadi orang dengan pengaruh besar setara Presiden Amerika.
Wanita ... setiap pergi kemanapun bakal diikuti wanita. Tak akan ada wanita yang menolak ajakannya.
Kekuatan ... memiliki sesuatu kemampuan yang ada di film-film superhero. Seperti menggerakkan benda, mengeluarkan api, dan lain-lain.
??? ... potensi arahnya tak diketahui.
Fandi memikirkan semua kemungkinan itu. Dia merasa sangat bimbang. Untuk keinginan terbesarnya adalah membalas siapapun yang telah memfitnah dirinya. Untuk kekayaan, kekuasaan, wanita ... Fandi masih menomorduakan.
Jadi, pilihan paling besar adalah [???]. Tapi, di sisi lain Fandi agak sayang melewatkan semua kesempatan itu. Tapi, tekadnya sudah bulat.
[Sisa waktu 10 detik]
[Mulai menghitung mundur]
[10]
[9]
[8]
[7]
[6]
[5]
[4]
[3]
[2]
"Aku memilih [???]"
[Pilihan dikonfirmasi]
[Sedikit saran untuk Master]
[Jangan biasakan untuk menentukan pilihan terlalu mepet dengan batas waktu]
[Sejak penggabungan, Master hampir menolak dan tak akan pernah memiliki System]
"Hahaha ... sepertinya benar. Makasih System, sudah mengingatkan." ucap Fandi tertawa garing.
Perlu diketahui. System telah menyembuhkan sakit mental yang Fandi derita. Luka fisik pun juga sudah disembuhkan. Fandi saja yang tak sadar.
[???]
[Potensi arah tujuannya tidak diketahui. Master bebas menentukannya. Condong ke arah uang, wanita, jabatan, atau kekuatan. Semuanya pun juga boleh]
"Baiklah. Aku menginginkan semua itu!"
[Tujuan ditetapkan]
[Master mendapat hadiah]
Pada panel holografi di depan Fandi, muncul icon kado. Tak pikir panjang, Fandi lantas menekannya. Deret tulisan pun muncul.
[Diberi satu permintaan oleh God]
[Note : Tak boleh meminta untuk menggandakan permintaan]
"Hahaha ... lucu, sepertinya sering, ya? Seseorang meminta permintaannya ditambah." ucap Fandi meledek System.
[Begitulah, Master]
Fandi mulai memikirkan permintaannya. Itu harusnya adalah sesuatu yang bisa mengatasi masalahnya, untuk sekarang. Bebas dari hukuman, keluar dari penjara. Yah, Fandi tau protokolnya sangat sulit. Pengacara, banding, penyeledikan ulang ... panjang prosesnya.
Tapi, memang itulah keinginan Fandi. Jadi, dia memutuskan untuk keluar dari penjara, secepatnya. Lagipula, dia tak pantas di sana, dia difitnah.
"System, aku ingin keluar dari penjara secepat. Kalau bisa hari ini bisa keluar." terang Fandi perihal keinginannya.
[Permintaannya dikonfirmasi]
[Master, harap tunggu sampai malam]
[Master akan keluar dari penjara]
"Benarkah, System? Semudah itu?"
[Memang sangat mudah]
Entah kenapa, Fandi merasa System tengah menyombongkan diri. Fandi membayangkan Mbak-mbak Call center yang tengah membusungkan dadanya dengan angkuh.
Jadi, selama menunggu permintaannya diproses. Fandi cuma diam termenung dan sesekali mengajak System bicara. Jika ditunggu memang sangat lama, hari berganti malam.
"System, apa saja fungsimu?"
[Asisten pribadi, Master]
"Bukan itu! Maksudku ... seperti status, shop, dan lain-lain." kilah Fandi terdengar mendengkus. System lemot, tak peka.
[Pertanyaan dari Master yang salah. Semua yang Master sebutkan namanya adalah fitur. Sedang Master bertanya soal fungsi. Jadi, saya pun menjawab asisten pribadi. Sebab fungsi saya adalah membantu segala urusan Master]
Ukh .... Fandi disemprot System. Pria berambut hitam acak-acakan itu pun terdiam, dia kalah debat dengan System.
[Menampilkan status]
...Nama : Fandi Delana(27)...
...Level System : 1(0/1000.000.000)...
...Kekuatan : 5 (rata-rata)...
...Kecepatan : 5 (rata-rata)...
...Kecerdasan : 2 (di bawah rata-rata)...
...Daya tahan : 5 (rata-rata)...
...Reaksi : 3 (sedikit di bawah rata-rata)...
...Kelenturan : 1 (sangat di bawah rata-rata)...
...Kharisma : 5 (rata-rata)...
...Keterampilan khusus : —...
...Poin : 0...
Fandi takjub, matanya berbinar seperti anak-anak yang melihat sesuatu yang luar biasa. Tapi, semakin Fandi membacanya, dia berubah cemberut.
"Begini kah kemampuanku?"
[Tak lebih dan tak kurang, Master]
Fandi sepat memandang angka yang tertera pada status kecerdasannya. Di bawah rata-rata, dia sejujurnya merasa syok. Sebodoh itukah? Fandi merasa dirinya pintar.
"Jadi, apakah cuma itu?"
[Menampilkan shop]
Shop
•Aaaa
•Bbbb
•Cccc
•Dddd
Panel holografinya bertumpuk. Sekarang menjadi muncul daftar benda-benda aneh yang ada pada panel shop. Fitur sebuah toko yang mana Fandi bisa membeli benda maupun keterampilan menggunakan poin.
"Ada lagi?" tanya Fandi lebih penasaran. Dia sudah merasa begitu takjub dengan System. Tapi, fitur terakhir dari System bakal membuatnya geleng-geleng kepala.
[Konversi poin]
[1 poin : Rp. 10.000]
[Poin didapatkan dari hadiah misi yang telah dikerjakan]
[Poin juga digunakan untuk meningkatkan level System]
[Data statistik milik Master tak bisa ditingkatkan begitu saja dengan poin. Master perlu latihan manual]
[Jika ingin angka kecerdasannya naik, maka Master perlu belajar]
"Huh ... kau tak praktis, System!" cela Fandi yang kecewa pada peraturan yang mengatakan bahwa tingkat kekuatan, kecerdasan, dan lain-lainnya itu tak bisa ditingkatkan instan. Manual.
[Jika semuanya instan. Maka dunia Master bakal hancur]
[Ding]
[Misi dikonfirmasi]
[Cobalah tidur dengan nyaman di di ruang isolasi]
[Tingkat kesulitan : F]
[Batas waktu : 1 jam]
[Hadiah : 200 poin]
[Pinalti : Permintaan pembebasan dari penjara akan dibatalkan]
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
🇳🇴🇻🇪🇱 🇮🇩
makanya jangan tol*l tadi di kasih pilihan malah milih sampah kan tol*l
2024-12-25
0
Bang Dull
lajut
2024-04-02
0
Nurul Pky
coba deh baca dulu seterusnya
2024-01-14
0