Dear Revania Part 4

Diparkiran terdapat 3 laki-laki yang sedang berdiri sambil menunggu seseorang yang sudah lama mereka tidak temui.."

"Sahabat kecilnya dulu,yang pernah berpisah di waktu SMA....

Mereka sangat bahagia setelah mengetahui,kalau sahabat kecilnya dulu bakalan pindah ke Universitas Pelita Harapan yang sama dengan mereka bertiga...."

"Sebuah mobil mewah tiba-tiba lewat tepat disamping mereka berdiri....

Renal mempakirkan mobilnya dan segera keluar dari mobil sambil membawa bahan kuliahnya....

Hal itu tidak luput dari pandangan seluruh mahasiswa yang ada dikampusnya.....

"Omg,dia sangat manis...."

"Dia sangat tampan...."

"Dia calon gue...."

"Dia pacar gue bego.."

"Mau gua jadiin kakak tersayang gue..."

"Enak aja dia itu tunangan gue...."

"Begitulah ocehan para mahasiswa yang mendambakan Renal...."

"Renal tidak peduli dengan beberapa wanita yang mengagumi dirinya...."

"Alasannya karna dirinya masih belum menemukan seorang wanita yang benar-benar dirinya cintai......"

"Hy broo,loo apa kabar?tanya lelaki diantara mereka bertiga...."

"Gua baik kok,loo apa kabar?

"Alhamdulillah kabar gua baik,jawab Romi..."

"Loo Romi Dion Anggara kan,yang dulu pernah kecembur dalam got waktu naik sepeda....."

"Hahaha,ternyata loo masih ingat aib gua dulu waktu kecil yaa,tertawa Romi mengingat masa kecilnya dulu bareng Renal....."

"Ehkhem,loo udah lupa sama gua dan Andra ya,sindir ozian..."

"Enggak lah bro,gua ingat kok sama kalian berdua,loo Ozian Agustin kan dan loo pasti Andra Fariz,benarkan tanya Renal terhadap mereka berdua....."

"Hhhh iya iyaa,jawab mereka berdua..."

"Gua pikir loo udah lupa sama kita kita,ucap Andra...."

"Yaa enggaklah walaupun gua udah pergi ke Amerika gua tetap masih ingat lo lo pada kok,ucap Renal....."

"Oh yaa jurusan loo apa,tanya Romi...."

"Jurusan gua Kedokteran,jawab Renal..."

"Wih berarti loo satu ruang sama nenek lampir dong,ucap Romi....."

"Nenek yang lampir yang mana coba,soalnya ada 4,ucap Andra...."

"Itu loh Silsia yang terkenal jahatnya,ucap Romi...."

"Ooo gua pikir Melati Putri Maudy soalnya tu cewek manis banget tapi sayang jahat,karna terpengaruh sama sahabatnya,ucap Andra...."

"Kalau gua lebih suka sama Era Putri Amanda soalnya gua sering lihat tu cewek di bar kalau malam,ucap Romi...."

"Kalau gua gk suka sama siapa siapa,ucap Ozian...."

"Terserah loo deh,ucap Romi dengan sedikit kesel..."

"Udah bahas cintanya,ucap Renal yang hanya menyimak ketika mereka membahas masalah wanita..."

"Hehehe udah,jawab Romi sambil terkekeh...."

"Berarti kita gk satu ruang ya,tanya Renal...."

"Iyaaa,jawab Romi...."

"Gua juga gk satu ruang sama loo,ucap Andra..."

"Gk papa kok,gua satu jurusan sama loo jadi tenang aja,ucap Ozian...."

"Yaudah masuk ruangan yok,kebetulan ruangan jurusan kita ada di lantai 5 semua soalnya,ucap Ozian...."

"Okee,ayok balas mereka bertiga..."

Romi Dion Anggara,lelaki tinggi,tipe humoris,mempunyai lesung pipi memiliki senyuman sangat manis,anak dari Pengusaha terkenal di Indonesia yang memiliki perusahaan Dananjaya Sentosa,suka pergi ke bar kalau malam,umur 21 tahun,jurusan Sains dan Teknologi semester 4.....

Ozian Agustin,lelaki tampan,tinggi,baik,pendiam,memiliki sifat dewasa,suka olahraga,model dan YouTober,keturunan dari pengusaha sukses yang memiliki perusahaan Nawasena Parikesit,umur 21 tahun,jurusan kedokteran semester 4.....

Andra Fariz,siapa yang tidak mengenalnya,lelaki tampan,manis keturunan Belgia,anak semata wayang dari pengusaha sukses yang memiliki perusahaan Jyoti Event Organizer,dirinya sangat menyukai olahraga basket,umur 21 tahun jurusan ilmu komputer semester 4....

Mereka adalah sahabat Renaldi,mereka bertiga termasuk anak para konglomerat pengusaha sukses....

Saat mereka sudah sampai didepan ruang jurusan masing-masing tiba tiba Renal melihat seorang wanita yang baru saja keluar dari toilet sambil menaiki tangga untuk menuju ruangnya yang ada di lantai 6...

"Bukankah itu wanita yang tadi yaaa,ucap Renal...."

"Maksud loo?tanya Romi...."

"Loo kenapa lihat tu cewek?tanya Andraa...."

"Tadi gua bullyin tu cewek,gua tumpahin kopi ke bajunya,anehnya dia malah nangis gua heran biasanya cewek yang gua bully semuanya membalas,tapi dia malah nangis gua jadi heran aja sama tu cewek miskin....."

"Kenapa loo bully tu cewek,tanya Ozian...."

"Yaa karna gua benci liat muka tu cewek,udah jelek norak lagi pengen gua kasih penderitaan biar dia pergi dari kampus kita.."

"What,loo gila ya masak hari pertama loo ngampus disini udah bully in anak orang,emang kejahatan loo dari dulu gk berubah berubah yaaaa,ucap Romi....."

"Tuu cewek emang sering dibully dan dijahatin ucap Andraa...."

"Baguslah kalau begitu,jadi gua juga bisa bully tu cewek selalu, ucap Renal....."

"Tu cewek sangat baik padahal,kenapa mereka tega,ucap Ozian dengan rasa simpatinya...."

"Pokoknya gue pengen siksa tu cewek,biar cepat mati,ucap Renal...."

"Wihh gilaaa loo yaa,ucap Andra..."

Mata kuliah pertama segera dimulai,vania duduk dibelakang dipojok dekat jendela,vania bakalan di usir bila dirinya duduk didepan karna alasan mahasiswa diruang nya itu benci terhadap dirinya....

Saat proses perkuliahan berlanjut dan semua mata kuliah terselesaikan,akhirnya dosen segera keluar....

Jam sudah menunjukkan pukul 15:00 sudah waktunya mahasiswa diperbolehkan untuk pulang.....

Vania bergegas untuk segera pulang karna dirinya harus bekerja di jam 16:00....

Vania sedikit terburu buru turun tangga,sehingga dirinya jatuh akibat dorongan dari Silsia....

Silsia mendorong Vania yang sedang terburu buru turun tangga...

Auwww meringis vania karna kakinya sakit jatuh akibat ulah Silsia...

"Mampus loo,ucap Kamila..."

"Biar mati sekalian,ucap Era...."

"Iyaaa yaa kenapa gk mati aja sih loo,ucap Melati...."

Vania segera berdiri tanpa mengumbrik perkataan mereka,vania langsung membalikkan arah hendak pergi,tapi kakinya malah di injak oleh seorang laki-laki yang baru saja keluar dari toilet di lantai 4...

Kakinya sangat sakit,vania meringis karna kesakitan...

Sahabat Renal hanya diam saja ketika melihat kelakuan sahabatnya itu sedang membully....

Mereka tidak ingin bermasalah dengan Renal jadi mereka bertiga memilih untuk diam....

Auww sakit,meringis Vania tanpa berani menatap Renal....

Renal mengangkat dagu vania dan menatap tajam vania layaknya seperti seorang musuh.....

"Loo itu harus di injak biar cepat mati,ucap Renal sambil menatap vania...."

"Lepasin gue harus pergi,ucap vania...."

"Enak aja loo main pergi ni rasain,ucap Renal sambil mendorong tubuh vania ke lantai..."

"Auww vania memegang dahinya yang terasa sakit..."

Kepalanya terbentur ke lantai dan dahinya mengeluarkan darah....

Silsia hanya tertawa ketika melihat penderitaan yang diberikan Renal....

Sahabatnya pun ikut tertawa mengejek vania...

"Ren dia berdarah loh,jangan sampe mati dia gara gara loo,ucap Romi memperingatkan...."

"Dia berdarah ucap Ozian...."

Vania menatap semua orang yang ada didepannya itu dengan segala kesedihan yang dirinya miliki...

Mengapa mereka begitu tega menyakiti dirinya selalu,batin vania didalam hati....

Vania mencoba untuk segera berdiri walau dirinya merasa sedikit pusing...

Dirinya langsung pergi dari hadapan orang-orang yang menyakiti dirinya.....

Vania berjalan pelan pelan untuk dirinya bisa pulang karna kakinya terasa sakit,sambil memegang dahinya yang tebentur yang mengeluarkan darah...

Silsia mendatangi Renal,dan menyapa....

"Wih gila bener kejahatan loo yaa,gue demen banget sama loo,ucap Silsia..."

"Renal hanya diam..."

"Loo Renal kan mahasiswa yang lagi heboh hebohnya,tanya Silsia...."

"Iyaa gua Renal,jawab Renal singkat,setelah itu dirinya langsung pergi dari hadapan Silsia...."

"Wihh tampan banget tu cowok,pantesan semua mahasiswa naksir sama dia,ucap Kamila...."

"Sahabatnya pun ganteng semua,tapi gua suka sama Ozian karna gua dan dia sama sama pasangan model di Universitas Pelita Harapan,ucap Melati....."

"Sepertinya mereka mahasiswa berpengaruh di kampus Universitas Pelita Harapan deh,jawab Era...."

"Sepertinya iya,jawab Melati...."

"Gue suka sama tu cowok,ucap Silsia dengan penuh keyakinan..."

"Loo serius sil sama omongan loo,tanya Kamila..."

"Iyaa gue serius,jawab Silsia..."

"Pokoknya dia harus jadi milik gue,ucap Silsia...."

"Gue dukung aja kalau loo suka sama tu cowok,ucap Era..."

"Gue juga dukung,soalnya Silsia yang cantik kayak berbie princes,pasti cocok sama tu cowok,ucap Melati dengan tingkat lucunya...."

"Ya jelas dong gue cocok sama tu cowok soalnya gue sama dia itu sama sama sederajat,ucap Silsia..."

"Hmm iyaa deh sil,jawab Era....."

Terpopuler

Comments

kalea rizuky

kalea rizuky

manusia kayak binatang semua mending pindah tempat kuliah aja lah bdooh lemah bgt ne cwek jd agak males

2024-12-24

0

~¥^D^~

~¥^D^~

jahat banget geng silsia sama renal....mmmhh berharap ada cerita indah bwt vania

2023-11-15

1

lihat semua
Episodes
1 Dear Revania Part 1
2 Dear Revania Part 2
3 Dear Revania Part 3
4 Dear Revania Part 4
5 Dear Revania Part 5
6 Dear Revania Part 6
7 Dear Revania Part 7
8 Dear Revania Part 8
9 Dear Revania Part 9
10 Dear Revania Part 10
11 Dear Revania Part 11
12 Dear Revania Part 12
13 Dear Revania Part 13
14 Dear Revania Part 14
15 Dear Revania Part 15
16 Dear Revania Part 16
17 Dear Revania Part 17
18 Dear Revania Part 18
19 Dear Revania Part 19
20 Dear Revania Part 20
21 Dear Revania Part 21
22 Dear Revania Part 22
23 Dear Revania Part 23
24 Dear Revania Part 24
25 Dear Revania Part 25
26 Dear Revania Part 26
27 Dear Revania Part 27
28 Dear Revania Part 28
29 Dear Revania Part 29
30 Dear Revania Part 30
31 Dear Revania Part 31
32 Dear Revania Part 32
33 Dear Revania Part 33
34 Dear Revania Part 34
35 Dear Revania Part 35
36 Dear Revania Part 36
37 Dear Revania Part 37
38 Dear Revania Part 38
39 Dear Revania Part 39
40 Dear Revania Part 40
41 Dear Revania Part 41
42 Dear Revania Part 42
43 Dear Revania Part 43
44 Dear Revania Part 44
45 Dear Revania Part 45
46 Dear Revania Part 46
47 Dear Revania Part 47
48 Dear Revania Part 48
49 Dear Revania Part 49
50 Dear Revania Part 50
51 Dear Revania Part 51
52 Dear Revania Part 52
53 Dear Revania Part 53
54 Dear Revania Part 54
55 Dear Revania Part 55
56 Dear Revania Part 56
57 Dear Revania Part 57
58 Dear Revania Part 58
59 Dear Revania Part 59
60 Dear Revania Part 60
61 Dear Revania Part 61
62 Dear Revania Part 62
63 Dear Revania Part 63
Episodes

Updated 63 Episodes

1
Dear Revania Part 1
2
Dear Revania Part 2
3
Dear Revania Part 3
4
Dear Revania Part 4
5
Dear Revania Part 5
6
Dear Revania Part 6
7
Dear Revania Part 7
8
Dear Revania Part 8
9
Dear Revania Part 9
10
Dear Revania Part 10
11
Dear Revania Part 11
12
Dear Revania Part 12
13
Dear Revania Part 13
14
Dear Revania Part 14
15
Dear Revania Part 15
16
Dear Revania Part 16
17
Dear Revania Part 17
18
Dear Revania Part 18
19
Dear Revania Part 19
20
Dear Revania Part 20
21
Dear Revania Part 21
22
Dear Revania Part 22
23
Dear Revania Part 23
24
Dear Revania Part 24
25
Dear Revania Part 25
26
Dear Revania Part 26
27
Dear Revania Part 27
28
Dear Revania Part 28
29
Dear Revania Part 29
30
Dear Revania Part 30
31
Dear Revania Part 31
32
Dear Revania Part 32
33
Dear Revania Part 33
34
Dear Revania Part 34
35
Dear Revania Part 35
36
Dear Revania Part 36
37
Dear Revania Part 37
38
Dear Revania Part 38
39
Dear Revania Part 39
40
Dear Revania Part 40
41
Dear Revania Part 41
42
Dear Revania Part 42
43
Dear Revania Part 43
44
Dear Revania Part 44
45
Dear Revania Part 45
46
Dear Revania Part 46
47
Dear Revania Part 47
48
Dear Revania Part 48
49
Dear Revania Part 49
50
Dear Revania Part 50
51
Dear Revania Part 51
52
Dear Revania Part 52
53
Dear Revania Part 53
54
Dear Revania Part 54
55
Dear Revania Part 55
56
Dear Revania Part 56
57
Dear Revania Part 57
58
Dear Revania Part 58
59
Dear Revania Part 59
60
Dear Revania Part 60
61
Dear Revania Part 61
62
Dear Revania Part 62
63
Dear Revania Part 63

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!