Bab 19. Pengganti Raja Sementara

"Hormat, Yang Mulia Ratu." Seru para bangsawan dan pejabat pemerintah sambil memberi hormat.

Tanpa terkecuali, Duke Sullivan yang juga hadir di ruang pertemuan kerajaan. Ratu Roseline berjalan dengan langkah tegasnya sambil menegakkan badan dan pandangannya. Marquess Andry dan Felix berjalan di belakangnya. Ratu Roseline menduduki singgasana Raja. Semua yang berada di sana saling berpandangan dengan wajah bingung.

"Kalian pasti terkejut dengan kedatanganku ke sini." Ucap Ratu Roseline dingin.

"Benar sekali Ratu." Jawab Viscount August.

"Mulai saat ini aku, Ratu Roseline Cardania yang akan menggantikan posisi Yang Mulia Alec selama Yang Mulia Raja masih dalam perawatan."

Semua bangsawan dan para pejabat membelalakkan mata mereka.

"Tapi, Yang Mulia." Protes salah seorang pejabat.

Brakk!!!

Ratu Roseline meletakkan stempel kerajaan Cardania di atas meja.

"Bagaimana mungkin Ratu bisa mendapatkan stempel Raja?" Terdengar bisik-bisik di antara para bangawan.

"Bukankah kalian memohon kepada Yang Mulia Ibu Suri agar ada seseorang yang menggantikan posisi Raja untuk sementara waktu. Dan Ibu Suri Helene memilihku untuk menggantikan posisi Raja." Ucap Ratu Roseline.

"Mohon ampun Ratu. Untuk menduduki posisi Raja, dibutuhkan orang yang menguasai tentang sistem pemerintahan dan orang yang berpengalaman." Ujar Menteri Perdagangan, Tuan Robin.

Ratu Roseline tersenyum sinis.

"Apa kau meragukan kemampuanku, Menteri?" Tanya Ratu Roseline sambil menyeringai.

"Ti-tidak Ratu. Hamba tidak bermaksud seperti itu."

"Tuan Robin tidak bermaksud seperti itu Ratu. Namun benar apa yang dikatakan olehnya, jika bukan orang sembarang yang bisa menjadi pemimpin Kerajaan sebesar ini meskipun hanya sementara. Benar begitu, Duke Sullivan?" Ujar Viscount August sambil tersenyum ke arah Duke Sullivan.

Duke Sullivan menghela napas. "Benar Viscount, August. Untuk menjadi pemimpin di sebuah kerajaan memang bukanlah orang sembarangan."

"Ratu bukan orang sembarangan, Viscount August. Ratu adalah pemimpin kedua setelah Yang Mulia Raja. Berani sekali kalian merendahkan Yang Mulia Ratu." Ucap Marquess Andry.

Para bangsawan seketika dibuat gugup.

"Akan aku tunjukkan bahwa kalian salah menilaiku. Marquess Andry bacakan laporan yang kau bawa." Ujar Ratu Roseline.

Marquess Andry membuka gulungan kertas yang dia bawa dan membacakannya dengan lantang.

"Aku akan membacakan laporan tindak penyelewengan dan kecurangan yang dilakukan oleh para bangsawan dan para pejabat kerajaan."

Marquess Andry menyeringai saat melihat keterkejutan sebagian besar bangsawan dan pejabat kerajaan.

"Pertama, Menteri Perdagangan. Tuan Robin, telah memonopoli penjualan benih gandum. Dan menjual benih gandum dengan harga yang mahal kepada para petani."

"I-itu semua bohong Ratu. Pasti ada orang yang ingin menjatuhkan posisi hamba. Mana buktinya jika hamba melakukan semua tuduhan itu?" Elak Tuan Robin.

Ratu Roseline tersenyum.

"Buktinya terpampang nyata di gudang milik keluargamu yang ada di Minean, daerah selatan Kerajaan Cardania. Kau menimbun semua benih gandum di sana. Kau mau mengelak apalagi, Mentri?"

Tuan Robin membelalakkan matanya. Bertahun-tahun dia telah melakukan penimbunan, dan tidak ada satupun yang mengetahuinya. Bertahun-tahun dia sudah menjalankan bisnis ilegal ini.

"A-apa maksud Ratu? Itu memang gudang milik keluarga hamba yang digunakan sebagai tempat penyimpanan hasil panen dari ladang keluarga hamba, Ratu."

Tuan Robin terus mengelak.

"Sejak kapan ladang keluarga Tuan Robin berada di dataran Rubania yang terletak di daerah timur Cardania? Bahkan para penjual dari Rubania sendiri yang mengirimkannya ke gudang keluargamu." Ucap Ratu Roseline.

Tuan Robin semakin gugup dan bingung harus menjawab apalagi. Tuan Robin sudah tidak bisa berkutik lagi. Tuan Robin langsung berlutut.

"Hamba mohon ampun Yang Mulia. Beri hamba kesempatan untuk memperbaiki kesalahan hamba. Hamba mempunyai anak yang masih kecil, Yang Mulia." Mohon Tuan Robin.

"Seharusnya kau memikirkan mereka sebelum melakukan kecurangan itu Tuan Robin." Jawab Ratu.

"Apa yang telah kau lakukan itu sama saja mencekik para petani secara perlahan, Tuan Robin. Prajurit Raja saat ini pasti sudah tiba di Minean untuk mengamankan barang bukti. Mintalah pengampunan kepada Raja, itupun jika Raja masih mau berbaik hati padamu." Ujar Marquess Andry.

"Pengawal! Bawa Tuan Robin dan masukkan dia ke dalam penjara!"

Dua orang pengawal segera masuk dan membawa Tuan Robin yang sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi ke dalam penjara. Marquess Andry melanjutkan membacakan tindakan penyelewengan yang dilakukan oleh beberapa bangsawan dan pejabat. Mereka kompak melakukan protes dan tidak terima dengan tuduhan yang telah diberikan.

"Itu semua tidak benar Yang Mulia. Kami tidak melakukan semua kejahatan itu." Protes mereka.

"Benar tidaknya, prajurit kerajaan yang akan membuktikannya. Dan Yang Mulia Raja juga sudah menerima salinan laporan ini." Ujar Marquess Andry.

Para bangsawan dan pejabat yang namanya disebutkan oleh Marquess Andry beserta barang buktinya segera digiring menuju penjara.

"Kalau boleh tahu, dari mana Yang Mulia Ratu mendapatkan laporan tersebut?" Tanya Viscount August dengan ramah.

"Dari apa yang aku lihat dan temukan dengan mata kepalaku sendiri. Kalian pasti berpikir selama ini aku keluar dari istana hanya untuk bersenang-senang. Mungkin awalnya memang benar, aku keluar dari istana untuk menghilangkan penat. Namun saat aku mengetahui banyak hal tentang para bangsawan dan pejabat kerajaan, aku semakin tertarik dan penasaran." Jawab Ratu Roseline sambil menyeringai.

Viscount August memaksakan senyumnya.

"Sungguh mulia apa yang Ratu lakukan. Tapi sebaiknya hal seperti itu biar dikerjakan oleh prajurit dan kepala keamanan kerajaan. Itu bisa membahayakan keselamatan Ratu. Jauh lebih baik, jika Ratu tinggal di istana untuk menjaga kesehatan tubuh Ratu. Supaya Ratu bisa segera memberikan keturunan untuk Yang Mulia Raja." Ucap Viscount August.

"Viscount August!" Teriak Duke Sullivan dengan wajah menahan marah.

"Kau bisa bersikap santai sekarang, karena namamu masih belum disebutkan sebagai bangsawan yang bermasalah, Viscount August." Batin Ratu Roseline.

"Beraninya kau mengatur hidupku! Aku yang lebih berhak atas diriku, bukan kau atau kalian semua." Ucap Ratu Roseline dingin.

"Jika Yang Mulia Ratu tidak berkenan atau tidak sanggup memberikan pewaris untuk Raja, setidaknya ijinkan Raja menikah lagi supaya bisa mendapatkan keturunan." Viscount August semakin berani.

"Cukup Viscount August. Jaga bicaramu." Bentak Marquess Andry.

"Di mana letak kesalahan saya Marquess? Kita semua sudah mendengar bagaimana penuturan dari Yang Mulia Ratu." Sahut Viscount August.

"Kami mohon kepada Ratu, agar membujuk Yang Mulia Raja untuk menikah lagi." Tambahnya sambil sedikit membungkukkan badannya.

Ratu Roseline tertawa.

"Raja bukanlah anak kecil yang harus aku bujuk. Dari pada kalian sibuk mengatur urusan rumah tangga dan percintaan kami, jauh lebih baik jika kalian fokus pada pekerjaan dan nasib kalian. Karena masih banyak daftar bangsawan dan pejabat yang masuk dalam pengawasan prajurit Yang Mulia Raja, termasuk dirimu, Viscount August."

Viscount langsung membelalakkan matanya dan wajahnya terlihat tegang. Ratu Roseline segera turun dari singgasana. Semuanya menunduk memberikan hormat. Ratu Roseline melenggang pergi diikuti oleh Marquess Andry dan Felix. Semua bangsawan dan pejabat kerajaan segera membubarkan diri untuk melenyapkan nasib mereka. Mereka khawatir jika kecurangan yang mereka lakukan juga akan terbongkar. Duke Sullivan melangkahkan kakinya menuju istana ratu. Banyak hal yang ingin Duke tanyakan kepada putrinya.

Raja Alec sangat marah saat Marquess Filan membacakan laporan tentang berbagai kecurangan dan tindak kejahatan yang dilakukan oleh bangsawan dan pejabat kerajaannya.

"Kurang aj*r! Beraninya mereka mempermainkanku!" Ucap Raja Alec dengan wajah marah dan tangannya mengepal.

"Mohon tahan emosi Yang Mulia. Yang Mulia baru saja pulih." Ujar tabib Ma.

"Tabib Ma benar Yang Mulia. Saat ini Ratu dan Marquess Andry yang mengatasi para penjahat itu." Sahut Marquess Filan.

Raja Alec memejamkan matanya. Dalam hati dia semakin menyesal karena selalu mencurigai tindakan Ratu. Pada kenyataannya semua yang dilakukan oleh Ratu selama di luar istana adalah untuk menguak kejahatan orang-orang yang berada di dalam pemerintahan.

"Aku sangat menyesal Roseline." Batin Raja Alec.

"Bagaimana keadaan Ratu, tabin Ma?" Tanya Raja Alec.

"Keadaan Ratu semakin membaik Yang Mulia. Racun di dalam tubuh Ratu sudah keluar, berkat meminum ekstrak bunga mawar hitam." Jawab Tabib Ma.

"Syukurlah." Lirih Raja Alec sambil tersenyum.

"Aku masih penasaran, bagaimana Ratu bisa meminum obat Yang Mulia Raja?" Ujar Marquess Filan.

"Hamba juga penasaran, Marquess." Sahut tabib Ma.

Wajah Raja Alec langsung memerah sampai ke telinganya, saat mengingat momen bagaimana Ratu meminumkan obat penawar padanya.

"Yang Mulia!" Teriak Marquess Filan membuyarkan lamunan Raja Alec.

"Apa Yang Mulia sakit lagi? Atau mungkin Yang Mulia merasa kepanasan? Wajah dan telinga Yang Mulia memerah." Tanya Marquess Filan khawatir.

"Ekhm!"

"A-aku baik-baik saja. Aku hanya lelah dan ingin tidur. Jangan biarkan siapapun masuk dan menggangguku, kecuali Ibu dan Ratu." Ucap Ratu Alec.

Marquess Filan dan tabib Ma mengangguk. Keduanya segera keluar dari kamar Raja Alec. Raja Alec menyentuh bibirnya sambil tersenyum.

To be continue ...

...***-❤❤❤-***...

Baca juga novel author :

1. Menikahi Ayah Dari Anak GENIUSKU

2. Terpaksa Menikahi Sahabat (Kecil) Ku

Jangan lupa selalu dukung author supaya lebih semangat dan lebih baik lagi dalam berkarya dengan :

✔Klik favorite❤

✔Tinggalkan comment✍

✔Tinggalkan like👍

✔Tinggalkan vote🔖

✔Beri hadiah🎁🌹

Terima kasih🙏🥰

Terpopuler

Comments

nacho

nacho

sedang jatuh cinta yaa🤣🤣🤣

2024-03-13

0

Zieya🖤

Zieya🖤

yg lagi jatuh cinta 😂😂😂😂

2023-12-16

2

nisnus

nisnus

*tabib

2023-02-15

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Novel Usang
2 Bab 2. Mengubah Takdir
3 Bab 3. Bertemu Raja Alec
4 Bab 4. Rasa Yang Telah Berubah
5 Bab 5. Kau Bukanlah Siapa-Siapa
6 Bab 6. Apa Dia Membenciku?
7 Bab 7. Pesona Risoles
8 Bab 8. Rumor
9 Bab 9. Aku Takkan Melepaskannya
10 Bab 10. Hanya Ingin Menjadi Ratu
11 Bab 11. Baroness Yolanda
12 Bab 12. Sup Ikan Beracun
13 Bab 13. Sate Domba
14 Bab 14. Ratu Terluka
15 Bab 15. Raja Alec Diracun
16 Bab 16. Gunung Goby
17 Bab 17. Obat Penawar
18 Bab 18. Mengetahui Kenyataan Yang Sebenarnya
19 Bab 19. Pengganti Raja Sementara
20 Bab 20. Kemarahan Baroness Yolanda
21 Bab 21. Pembunuh Bayaran
22 Bab 22. Permohonan Duke Sullivan
23 Bab 23. Menepati Janji
24 Bab 24. Kejadian Tak Terduga
25 Bab 25. Pesta Makan Bersama
26 Bab 26. Cemburu
27 Bab 27. Jati Diri Victor
28 Bab 28. Perhatian Raja Alec
29 Bab 29. Rencana Jahat
30 Bab 30. Aku Akan Menjadi Tamengmu
31 Bab 31. Rasa Sakit
32 Bab 32. Perasaan Yang Mulai Goyah
33 Bab 33. Rumor Yang Belum Mereda
34 Bab 34. Pesona Ratu Roseline
35 Bab 35. Perdebatan Antar Ratu
36 Bab 36. Pesta Ulang Tahun Ibu Suri
37 Bab 37. Senjata Makan Tuan
38 Bab 38. Barbeque
39 Bab 39. Adu Acting
40 Bab 40. Hukuman
41 Bab 41. Mengetahui Sebuah Kenyataan
42 Bab 42. Penyesalan Yang Terlambat
43 Bab 43. Obat Manis
44 Bab 44. Tawaran
45 Bab 45. Siapa Kau?
46 Bab 46. Ternyata
47 Bab 47. Tiga Ular
48 Bab 48. Berubah Haluan
49 Bab 49. Aku Tidak Peduli
50 Bab 50. Kebusukan Yang Terungkap
51 Bab 51. Kejujuran
52 Bab 52. Tak Percaya
53 Bab 53. Keluarga
54 Bab 54. Perlakuan Kasar
55 Bab 55. Ratu Jatuh Sakit
56 Bab 56. Jamuan Makan Siang Raja Alec
57 Bab 57. Menyingkirkan Penyakit
58 Bab 58. Pergilah!
59 Bab 59. Wanita Bodoh
60 Bab 60. Kemenangan
61 Bab 61. Menghilang
62 Bab 62. Menghilang 2
63 Bab 63. Kabar Bahagia
64 Bab 64. Lamaran
65 Bab 65. Keinginan Ibu Hamil
66 Bab 66. Kedatangan Raja Alec
67 Bab 67. Sakit Sekali
68 Bab 68. Pengakuan
69 Bab 69. Pengakuan 2
70 Bab 70. Maafkan Aku
71 Bab 71. Tanggung JawabKu
72 Bab 72. Diabaikan
73 Bab 73. Melihatmu Bahagia
74 Bab 74. Bimbang
75 Bab 75. Mengenalimu
76 Bab 77. Aku telah kembali
77 Bab 76. Kembali Ke Istana
78 Bab 78. Pengaduan
79 Bab 79. Simpanan
80 Bab 80. Canduku
81 Bab 81. Janji Suci
82 Bab 81. Gaya Baru
83 Bab 82. Pesta
84 Bab 83. Marcello & Micheline Cardania
85 Bab 84. Sebuah Maha Karya
86 Bab 85. Eksekusi Massal
87 Bab 86. Nigel
88 Bab 87. Pangeran Leon
89 Bab 88. Kembali
90 Bab 89. Back To The Real Life
91 Bab 90. Siapa Dia?
92 Bab 91. Menang Tender
93 Bab 92. Pelelangan
94 Bab 93. Kalung Itu Milikku
95 Bab 94. XS
96 Bab 95. Kencan Kontrak
97 Bab 96. First Date
98 Bab 97. Dandelion
99 Bab 98. Kencan Yang Menyenangkan
100 Bab 99. Kekecewaan
101 Bab 100. Katherine Alonzo
102 Bab 101. Seorang Pelunas Hutang
103 Bab 102. Kembali Untuk Menagih Hutang
104 Bab 103. Rencana Jahat
105 Bab 104. You Found Me
106 Bab 105. Aku Tak Sempurna
107 Bab 106. Calon Istriku
108 Bab 107. Kebenaran Yang Dirahasiakan
109 Bab 108. Romeo Gabriel Quinn
110 Bab 109. Darah Keluarga Quinn
111 Bab 110. Salam Perkenalan.
112 Bab 111. Pembalasan Kecil Untuk O'bero
113 Bab 112. Video Mesum
114 Bab 113. Hukuman Berat
Episodes

Updated 114 Episodes

1
Bab 1. Novel Usang
2
Bab 2. Mengubah Takdir
3
Bab 3. Bertemu Raja Alec
4
Bab 4. Rasa Yang Telah Berubah
5
Bab 5. Kau Bukanlah Siapa-Siapa
6
Bab 6. Apa Dia Membenciku?
7
Bab 7. Pesona Risoles
8
Bab 8. Rumor
9
Bab 9. Aku Takkan Melepaskannya
10
Bab 10. Hanya Ingin Menjadi Ratu
11
Bab 11. Baroness Yolanda
12
Bab 12. Sup Ikan Beracun
13
Bab 13. Sate Domba
14
Bab 14. Ratu Terluka
15
Bab 15. Raja Alec Diracun
16
Bab 16. Gunung Goby
17
Bab 17. Obat Penawar
18
Bab 18. Mengetahui Kenyataan Yang Sebenarnya
19
Bab 19. Pengganti Raja Sementara
20
Bab 20. Kemarahan Baroness Yolanda
21
Bab 21. Pembunuh Bayaran
22
Bab 22. Permohonan Duke Sullivan
23
Bab 23. Menepati Janji
24
Bab 24. Kejadian Tak Terduga
25
Bab 25. Pesta Makan Bersama
26
Bab 26. Cemburu
27
Bab 27. Jati Diri Victor
28
Bab 28. Perhatian Raja Alec
29
Bab 29. Rencana Jahat
30
Bab 30. Aku Akan Menjadi Tamengmu
31
Bab 31. Rasa Sakit
32
Bab 32. Perasaan Yang Mulai Goyah
33
Bab 33. Rumor Yang Belum Mereda
34
Bab 34. Pesona Ratu Roseline
35
Bab 35. Perdebatan Antar Ratu
36
Bab 36. Pesta Ulang Tahun Ibu Suri
37
Bab 37. Senjata Makan Tuan
38
Bab 38. Barbeque
39
Bab 39. Adu Acting
40
Bab 40. Hukuman
41
Bab 41. Mengetahui Sebuah Kenyataan
42
Bab 42. Penyesalan Yang Terlambat
43
Bab 43. Obat Manis
44
Bab 44. Tawaran
45
Bab 45. Siapa Kau?
46
Bab 46. Ternyata
47
Bab 47. Tiga Ular
48
Bab 48. Berubah Haluan
49
Bab 49. Aku Tidak Peduli
50
Bab 50. Kebusukan Yang Terungkap
51
Bab 51. Kejujuran
52
Bab 52. Tak Percaya
53
Bab 53. Keluarga
54
Bab 54. Perlakuan Kasar
55
Bab 55. Ratu Jatuh Sakit
56
Bab 56. Jamuan Makan Siang Raja Alec
57
Bab 57. Menyingkirkan Penyakit
58
Bab 58. Pergilah!
59
Bab 59. Wanita Bodoh
60
Bab 60. Kemenangan
61
Bab 61. Menghilang
62
Bab 62. Menghilang 2
63
Bab 63. Kabar Bahagia
64
Bab 64. Lamaran
65
Bab 65. Keinginan Ibu Hamil
66
Bab 66. Kedatangan Raja Alec
67
Bab 67. Sakit Sekali
68
Bab 68. Pengakuan
69
Bab 69. Pengakuan 2
70
Bab 70. Maafkan Aku
71
Bab 71. Tanggung JawabKu
72
Bab 72. Diabaikan
73
Bab 73. Melihatmu Bahagia
74
Bab 74. Bimbang
75
Bab 75. Mengenalimu
76
Bab 77. Aku telah kembali
77
Bab 76. Kembali Ke Istana
78
Bab 78. Pengaduan
79
Bab 79. Simpanan
80
Bab 80. Canduku
81
Bab 81. Janji Suci
82
Bab 81. Gaya Baru
83
Bab 82. Pesta
84
Bab 83. Marcello & Micheline Cardania
85
Bab 84. Sebuah Maha Karya
86
Bab 85. Eksekusi Massal
87
Bab 86. Nigel
88
Bab 87. Pangeran Leon
89
Bab 88. Kembali
90
Bab 89. Back To The Real Life
91
Bab 90. Siapa Dia?
92
Bab 91. Menang Tender
93
Bab 92. Pelelangan
94
Bab 93. Kalung Itu Milikku
95
Bab 94. XS
96
Bab 95. Kencan Kontrak
97
Bab 96. First Date
98
Bab 97. Dandelion
99
Bab 98. Kencan Yang Menyenangkan
100
Bab 99. Kekecewaan
101
Bab 100. Katherine Alonzo
102
Bab 101. Seorang Pelunas Hutang
103
Bab 102. Kembali Untuk Menagih Hutang
104
Bab 103. Rencana Jahat
105
Bab 104. You Found Me
106
Bab 105. Aku Tak Sempurna
107
Bab 106. Calon Istriku
108
Bab 107. Kebenaran Yang Dirahasiakan
109
Bab 108. Romeo Gabriel Quinn
110
Bab 109. Darah Keluarga Quinn
111
Bab 110. Salam Perkenalan.
112
Bab 111. Pembalasan Kecil Untuk O'bero
113
Bab 112. Video Mesum
114
Bab 113. Hukuman Berat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!