Bab 10. Hanya Ingin Menjadi Ratu

Saat berada di depan istana Ratu, Raja Alec bertemu dengan Countess Sarah. Countess Sarah sangat bahagia, akhirnya dia bisa melihat Raja Alec. Namun Countess Sarah berusaha menutupi rasa bahagianya dengan menunjukkan raut wajah sedih.

"Hormat hamba, Yang Mulia." Ucap Countess Sarah.

"Apa yang kau lakukan di sini, Countess Sarah?" Tanya Raja Alec dingin.

"Hamba ingin menemui Yang Mulia Ratu. Hamba ingin menjelaskan kepada Yang Mulia Ratu jika rumor itu tidak benar. Hamba merasa sangat malu dan tidak enak kepada Ratu. Karena keberadaan hamba di istana telah menimbulkan rumor yang tidak baik. Hamba berharap semoga Yang Mulia Ratu tidak salah paham kepada Yang Mulia Raja." Jawab Countess Sarah dengan wajah sendunya.

Raja Alec terdiam dan merenung.

"Sepertinya apa yang dikatakan oleh Countess Sarah ada benarnya, Yang Mulia. Jika Yang Mulia dan Countess Sarah menjelaskan kepada Ratu secara bersama, hamba yakin Ratu tidak akan salah paham dan mempercayai rumor itu." Ucap Marquess Filan.

"Baiklah. Ayo kita menemui Ratu bersama-sama, dan segera selesaikan masalah ini" Ucap Raja Alec.

Mereka pun memasuki istana Ratu bersama. Para pelayan Ratu mulai membicarakan kedekatan Raja Alec dan Countess Sarah. Mereka semakin yakin jika rumor itu benar. Dalam hati, mereka tak terima jika Ratu mereka yang baik hati itu harus berbagi suami dengan wanita lain. Countess Sarah menyadari jika para pelayan menatapnya dengan tatapan tak senang. Countess Sarah semakin menundukkan wajahnya.

Di dalam kamarnya, Ratu Roseline sedang mengupas buah apel saat Marie menyajikan teh panasnya di atas meja.

"Sebentar lagi mereka akan tiba di sini. Aku yakin wanita rubah itu akan memainkan sandiwaranya di depan Raja Alec. Jika di dalam novel akan ada insiden yang membuat Countess Sarah terluka dan membuat Raja Alec marah besar kepada Ratu Roseline. Raja Alec sampai menghukum Ratu Roseline dengan hukuman cambuk dan harus tinggal di kamar pelayan, serta menggantikan tugas pelayan selama satu minggu." Pikir Roseline sambil tersenyum tipis.

"Baiklah aku akan mengikuti sandiwaramu wanita rubah." Gumam Ratu Roseline pelan.

Saat Raja Alec tiba di depan kamar Ratu Roseline dan para pelayan Ratu membungkuk memberi hormat.

"Apa Ratu ada di dalam?" Tanya Raja Alec.

"Yang Mulia Ratu ada di dalam, Yang Mulia Raja." Jawab pelayan Ratu.

Pelayan membukakan pintu kamar. Lalu masuklah Raja Alec dan Countess Sarah.

"Hormat hamba, Yang Mulia Ratu. Yang Mulia Raja dan Countess Sarah datang untuk menemui Anda." Lapor salah seorang pelayan.

Countess Sarah sangat takjub melihat kemegahan dan keindahan kamar Ratu Roseline. Rasanya dia ingin sekali merebahkan tubuhnya di atas ranjang empuk milik Ratu. Ranjang di paviliun tamu memang bagus, tapi masih kalah jauh mewahnya dari ranjang Ratu.

"Hormat hamba, Yang Mulia Raja." Ucap Ratu Roseline.

Raja Alec hanya mengangguk. Raja Alec membelalakkan matanya saat melihat Ratu duduk kembali di tempatnya sambil melanjutkan mengupas kulit apel. Raja Alec segera duduk di hadapan Ratu, sedangkan Countess Sarah tetap berdiri di samping Raja.

"Apa Yang Mulia ingin makan buah apel juga?" Tanya Ratu Roseline.

"Apa Ratu mau mengupaskannya untukku?" Raja Alec balas bertanya sambil tersenyum.

Ratu Roseline tersenyum sinis.

"Bukankah sudah ada Countess Sarah yang selalu siap melayani Yang Mulia Raja." Sindir Ratu Roseline.

Senyuman Raja Alec pun menghilang, lalu dia pun mengepalkan tangannya.

"Ada apa Yang Mulia Raja dan Countess Sarah datang kemari? Apa kalian sudah tidak sabar untuk segera menikah? Yang Mulia Raja tidak perlu khawatir, aku tidak akan menghalangi rencana pernikahan kalian. Lakukan apapun yang kalian inginkan. Aku tidak peduli. Apa perlu aku sendiri yang menyiapkan pesta pernikahan untuk kalian?" Ucap Ratu Roseline santai.

Countess Sarah tersenyum tipis. Hatinya sangat bahagia mendengar jika Ratu Roseline sudah setuju Yang Mulia Raja menikahinya.

"Ratu!" Bentak Raja Alec.

"Bagaimana kau bisa mengatakan hal seperti itu dengan mudahnya?" Teriak Raja Alec.

"Bukankah rumor sudah menyebar. Bahkan para bangsawan dan pejabat istana sudah setuju. Mereka senang sekali jika Yang Mulia Raja menikah lagi dan memiliki seorang selir. Dalam waktu dekat Count Donovan akan kembali dari Kerajaan Gorzan." Ucap Ratu Roseline.

"Dengan Yang Mulia Raja menikah kembali, Yang Mulia bisa segera diberikan keturunan. Aku, Ratu Kerajaan Cardania adalah ratu yang tidak berguna karena sampai sekarang belum bisa memberikan pewaris tahta kerajaan ini." Tambah Ratu Roseline sambil tersenyum hambar.

Emosi Raja Alec langsung turun saat melihat tatapan penuh luka dari mata Ratu Roseline. Raja Alec tahu jika ucapan Ratu itu menyindir dirinya. Pada kenyataannya bukan kesalahan Ratu yang tidak bisa memberikan pewaris, tetapi karena Raja memang tidak pernah menyentuh Ratu. Dan sekarang semua orang melimpahkan kesalahan itu pada Ratu.

"Rumor itu tidaklah benar Ratu. Hubunganku dan Countess Sarah tidak seperti yang Ratu pikirkan. Benarkan Countess Sarah? Aku mohon Countess Sarah, jelaskan kepada Ratu supaya Ratu tidak salah paham." Ucap Raja Alec.

"Be-benar Yang Mulia Ratu. Yang Mulia Raja memang sangat baik kepada hamba. Tapi Yang Mulia Raja tetap mencintai Ratu." Ucap Countess Sarah lembut.

Ratu Roseline tertawa.

"Jangan berbicara tentang cinta di hadapanku. Tidak ada yang namanya cinta, yang ada hanya penderitaan. Mungkin kau merasakan cinta, tapi tidak denganku." Ucap Ratu Roseline.

Countess Sarah langsung berlutut.

"Hamba mohon, Ratu jangan salah paham. Hamba dan Yang Mulia Raja memang tidak memiliki hubungan khusus. Percayalah kepada Yang Mulia Raja." Ucap Countess Sarah dengan nada memelas.

"Mengapa kau masih tidak percaya Ratu? Bahkan Countess Sarah sampai berlutut di hadapanmu." Tanya Raja Alec.

"Aku akan percaya dengan semua ucapan kalian, jika Countess Sarah berani bersumpah. Countess Sarah harus bersumpah bahwa dia tidak memiliki perasaan apapun atau cinta kepada Yang Mulia Raja. Dan Countess Sarah juga harus bersumpah bahwa dia tidak akan pernah menikah dengan Yang Mulia Raja, bahkan jika Yang Mulia Raja sekalipun yang memintanya." Ucap Ratu Roseline sambil tersenyum.

Countess Sarah langsung menunduk. Dia menggertakkan giginya dan kedua tangannya meremas gaunnya.

"Cepat ucapkan sumpahmu sesuai permintaan Ratu, Countess Sarah. Katakan jika kau tidak memiliki perasaan padaku dan kau tidak akan pernah menikah denganku." Seru Raja Alec.

"H-hamba... Hamba...." Ucap Countess Sarah dengan terbata-bata.

Raja Alec menjadi geram.

"Cepat katakan Countess Sarah!" Bentak Raja Alec.

"Hamba.... mohon ampun Yang Mulia. Hamba ti-tidak...." Ucap Countess Sarah sambil terisak.

Raja Alec menatap Countess Sarah tak percaya.

"Wanita ini tidak berani bersumpah bukan?" Ucap Ratu Roseline.

"Kurang a**r! Ratu berusaha mempermalukanku di depan Raja Alec. Aku pasti akan membalasmu." Batin Countess Sarah.

Countess Sarah melirik nampan berisi secangkir teh panas di atas meja.

"Aku tahu apa yang ada di otakmu, wahai rubah." Batin Ratu Roseline sambil menyeringai.

"Hamba mohon Ratu. Hamba mohon jangan salah paham kepada Yang Mulia Raja." Ucap Countess Sarah dengan berusaha bangkit dan menyentuh tangan Ratu Roseline.

Namun, Ratu Roseline sudah lebih dulu berdiri sehingga tangan mereka tidak sampai bersentuhan. Countess Sarah sengaja menginjak gaunnya sendiri, sehingga dia terjatuh. Siku tangannya menyenggol nampan di atas meja dan cangkir itu pun jatuh sehingga air teh panas tumpah di lengannya, tepat di atas lukanya yang hampir sembuh.

"Aarrgg!!" Teriak Countess Sarah.

"Countess Sarah!" Seru Raja Alec.

Countess Sarah menangis merasakan rasa panas dan perih di lengannya.

"Marquess Filan. Pelayan." Panggil Raja Alec.

Marquess Filan dan Nara segera masuk. Mereka berdua terkejut melihat Countess Sarah yang meringkuk di lantai dan kesakitan.

"Nona!" Teriak Nara.

Nara langsung menghampiri Countess Sarah.

"Apa yang terjadi, Nona?" Tanya Nara.

Countess Sarah tidak menjawab dan hanya menangis.

"Apa yang terjadi Yang Mulia?" Tanya Marquess Filan.

"Lengan Countess Sarah tersiram air teh panas." Jawab Raja Alec.

Marquess Filan membulatkan matanya, lalu melihat ke arah Ratu Roseline. Nara juga langsung menatap Ratu Roseline.

"Apa salah Nona hamba Yang Mulia Ratu? Nona Sarah datang kemari ingin menjelaskan tentang rumor yang beredar supaya Yang Mulia Ratu tidak salah paham kepada Yang Mulia Raja. Tapi mengapa Yang Mulia Ratu tega membuat Nona Sarah terkena air teh panas?" Tuduh Nara.

"Lancang!" Bentak Raja Alec.

"Beraninya pelayan sepertimu menuduh Ratu sembarangan? Ratu tidak bersalah. Countess Sarah terjatuh sendiri dan menyenggol nampan yang ada di atas meja, sehingga cangkirnya jatuh dan air teh panas itu tumpah mengenai lengannya. Ratu bahkan tidak menyentuhnya sedikitpun." Bantah Raja Alec.

Nara membelalakkan matanya tak percaya. Sedangkan Countess Sarah menggigit bibir bawahnya setelah mendengar kemarahan Raja Alec untuk membela Ratu Roseline.

"Marquess Filan beri hukuman cambuk kepada pelayan tidak tahu diri ini!" Perintah Raja Alec.

"Ampun Yang Mulia, hamba mohon jangan hukum Nara. Hamba meminta maaf atas kebodohan pelayan hamba." Mohon Countess Sarah.

"Tapi dia telah lancang menuduh Ratu." Ujar Raja Alec tak terima.

"Sudahlah Yang Mulia. Mau seberapa banyak hukuman cambuk yang Anda berikan kepadanya, perilakunya akan tetap sama dan takkan berubah. Jika ada pelayan yang tidak tahu tata krama, itu bukan kesalahannya tapi kesalahan majikannya yang tidak mengajarkan disiplin dan tata krama yang benar padanya." Ujar Ratu Roseline.

"Tapi Ratu?" Sahut Raja Alec.

"Sebaiknya kalian membawa Countess Sarah pergi dari sini dan carikan tabib untuk mengobati lukanya." Ucap Ratu Roseline.

Nara dengan dibantu pelayan yang lain segera membawa Countess Sarah kembali ke paviliun tamu. Sedangkan Marquess Filan meminta pelayan yang lain memanggilkan tabib untuk memeriksa kondisi Countess Sarah.

"Mengapa Yang Mulia masih berada di sini? Seharusnya Yang Mulia Raja menemani Countess Sarah, dia pasti sangat membutuhkan keberadaan Yang Mulia di sampingnya." Ucap Ratu Roseline.

"Apa semudah itu kau mendorongku ke dalam pelukan wanita lain?" Tanya Raja Alec dengan tatapan sedihnya.

"Mengapa hal yang mudah harus dibuat sulit Yang Mulia? Selama posisi Ratu tetap menjadi milikku, aku tak masalah. Sebanyak apapun wanita yang Yang Mulia bawa masuk ke istana dan menjadikan mereka selir Yang Mulia, posisi mereka tetap di jauh bawahku." Jawab Ratu Roseline.

Raja Alec tertawa.

"Posisi? Jadi, selama ini posisi Ratu yang kau inginkan?" Tanya Raja Alec.

"Tentu saja. Menjadi Ratu adalah keinginanku. Aku bisa berkuasa dan melakukan apapun yang aku inginkan semauku. Dan tidak akan ada yang bisa menghentikanku." Jawab Ratu Roseline sambil tersenyum.

"Baiklah. Jika itu yang kau inginkan. Akan aku pastikan posisi Ratu akan selalu menjadi milikmu dan tidak akan ada seorangpun yang bisa merebutnya darimu." Ucap Raja Alec dengan wajah memerah karena marah bercampur kecewa.

Raja Alec yang sedang diliputi amarah, segera pergi meninggalkan istana Ratu bersama Marquess Filan. Ratu Roseline melihat kepergian Raja Alec dari balik kaca jendela kamarnya. Hatinya terasa sakit saat melihat kekecewaan di mata Raja Alec.

"Ini pasti perasaan Ratu Roseline yang sebenarnya." Gumam Ratu Roseline (Alice) sambil menyentuh dadanya yang terasa nyeri.

To be continue ...

...***-❤❤❤-***...

Baca juga novel author :

1. Menikahi Ayah Dari Anak GENIUSKU

2. Terpaksa Menikahi Sahabat (Kecil) Ku

Jangan lupa selalu dukung author supaya lebih semangat dan lebih baik lagi dalam berkarya dengan :

✔Klik favorite❤

✔Tinggalkan comment✍

✔Tinggalkan like👍

✔Tinggalkan vote🔖

✔Beri hadiah🎁🌹

Terima kasih🙏🥰.

Terpopuler

Comments

nacho

nacho

😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘okkkk

2024-03-13

0

Kototo

Kototo

playing victim banget sih, sok paling tersakiti raja nya ini, keturunan Israel yaa 🤭

2023-12-16

2

Theresa Eleanora bethneth

Theresa Eleanora bethneth

najid

2023-01-09

3

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Novel Usang
2 Bab 2. Mengubah Takdir
3 Bab 3. Bertemu Raja Alec
4 Bab 4. Rasa Yang Telah Berubah
5 Bab 5. Kau Bukanlah Siapa-Siapa
6 Bab 6. Apa Dia Membenciku?
7 Bab 7. Pesona Risoles
8 Bab 8. Rumor
9 Bab 9. Aku Takkan Melepaskannya
10 Bab 10. Hanya Ingin Menjadi Ratu
11 Bab 11. Baroness Yolanda
12 Bab 12. Sup Ikan Beracun
13 Bab 13. Sate Domba
14 Bab 14. Ratu Terluka
15 Bab 15. Raja Alec Diracun
16 Bab 16. Gunung Goby
17 Bab 17. Obat Penawar
18 Bab 18. Mengetahui Kenyataan Yang Sebenarnya
19 Bab 19. Pengganti Raja Sementara
20 Bab 20. Kemarahan Baroness Yolanda
21 Bab 21. Pembunuh Bayaran
22 Bab 22. Permohonan Duke Sullivan
23 Bab 23. Menepati Janji
24 Bab 24. Kejadian Tak Terduga
25 Bab 25. Pesta Makan Bersama
26 Bab 26. Cemburu
27 Bab 27. Jati Diri Victor
28 Bab 28. Perhatian Raja Alec
29 Bab 29. Rencana Jahat
30 Bab 30. Aku Akan Menjadi Tamengmu
31 Bab 31. Rasa Sakit
32 Bab 32. Perasaan Yang Mulai Goyah
33 Bab 33. Rumor Yang Belum Mereda
34 Bab 34. Pesona Ratu Roseline
35 Bab 35. Perdebatan Antar Ratu
36 Bab 36. Pesta Ulang Tahun Ibu Suri
37 Bab 37. Senjata Makan Tuan
38 Bab 38. Barbeque
39 Bab 39. Adu Acting
40 Bab 40. Hukuman
41 Bab 41. Mengetahui Sebuah Kenyataan
42 Bab 42. Penyesalan Yang Terlambat
43 Bab 43. Obat Manis
44 Bab 44. Tawaran
45 Bab 45. Siapa Kau?
46 Bab 46. Ternyata
47 Bab 47. Tiga Ular
48 Bab 48. Berubah Haluan
49 Bab 49. Aku Tidak Peduli
50 Bab 50. Kebusukan Yang Terungkap
51 Bab 51. Kejujuran
52 Bab 52. Tak Percaya
53 Bab 53. Keluarga
54 Bab 54. Perlakuan Kasar
55 Bab 55. Ratu Jatuh Sakit
56 Bab 56. Jamuan Makan Siang Raja Alec
57 Bab 57. Menyingkirkan Penyakit
58 Bab 58. Pergilah!
59 Bab 59. Wanita Bodoh
60 Bab 60. Kemenangan
61 Bab 61. Menghilang
62 Bab 62. Menghilang 2
63 Bab 63. Kabar Bahagia
64 Bab 64. Lamaran
65 Bab 65. Keinginan Ibu Hamil
66 Bab 66. Kedatangan Raja Alec
67 Bab 67. Sakit Sekali
68 Bab 68. Pengakuan
69 Bab 69. Pengakuan 2
70 Bab 70. Maafkan Aku
71 Bab 71. Tanggung JawabKu
72 Bab 72. Diabaikan
73 Bab 73. Melihatmu Bahagia
74 Bab 74. Bimbang
75 Bab 75. Mengenalimu
76 Bab 77. Aku telah kembali
77 Bab 76. Kembali Ke Istana
78 Bab 78. Pengaduan
79 Bab 79. Simpanan
80 Bab 80. Canduku
81 Bab 81. Janji Suci
82 Bab 81. Gaya Baru
83 Bab 82. Pesta
84 Bab 83. Marcello & Micheline Cardania
85 Bab 84. Sebuah Maha Karya
86 Bab 85. Eksekusi Massal
87 Bab 86. Nigel
88 Bab 87. Pangeran Leon
89 Bab 88. Kembali
90 Bab 89. Back To The Real Life
91 Bab 90. Siapa Dia?
92 Bab 91. Menang Tender
93 Bab 92. Pelelangan
94 Bab 93. Kalung Itu Milikku
95 Bab 94. XS
96 Bab 95. Kencan Kontrak
97 Bab 96. First Date
98 Bab 97. Dandelion
99 Bab 98. Kencan Yang Menyenangkan
100 Bab 99. Kekecewaan
101 Bab 100. Katherine Alonzo
102 Bab 101. Seorang Pelunas Hutang
103 Bab 102. Kembali Untuk Menagih Hutang
104 Bab 103. Rencana Jahat
105 Bab 104. You Found Me
106 Bab 105. Aku Tak Sempurna
107 Bab 106. Calon Istriku
108 Bab 107. Kebenaran Yang Dirahasiakan
109 Bab 108. Romeo Gabriel Quinn
110 Bab 109. Darah Keluarga Quinn
111 Bab 110. Salam Perkenalan.
112 Bab 111. Pembalasan Kecil Untuk O'bero
113 Bab 112. Video Mesum
114 Bab 113. Hukuman Berat
Episodes

Updated 114 Episodes

1
Bab 1. Novel Usang
2
Bab 2. Mengubah Takdir
3
Bab 3. Bertemu Raja Alec
4
Bab 4. Rasa Yang Telah Berubah
5
Bab 5. Kau Bukanlah Siapa-Siapa
6
Bab 6. Apa Dia Membenciku?
7
Bab 7. Pesona Risoles
8
Bab 8. Rumor
9
Bab 9. Aku Takkan Melepaskannya
10
Bab 10. Hanya Ingin Menjadi Ratu
11
Bab 11. Baroness Yolanda
12
Bab 12. Sup Ikan Beracun
13
Bab 13. Sate Domba
14
Bab 14. Ratu Terluka
15
Bab 15. Raja Alec Diracun
16
Bab 16. Gunung Goby
17
Bab 17. Obat Penawar
18
Bab 18. Mengetahui Kenyataan Yang Sebenarnya
19
Bab 19. Pengganti Raja Sementara
20
Bab 20. Kemarahan Baroness Yolanda
21
Bab 21. Pembunuh Bayaran
22
Bab 22. Permohonan Duke Sullivan
23
Bab 23. Menepati Janji
24
Bab 24. Kejadian Tak Terduga
25
Bab 25. Pesta Makan Bersama
26
Bab 26. Cemburu
27
Bab 27. Jati Diri Victor
28
Bab 28. Perhatian Raja Alec
29
Bab 29. Rencana Jahat
30
Bab 30. Aku Akan Menjadi Tamengmu
31
Bab 31. Rasa Sakit
32
Bab 32. Perasaan Yang Mulai Goyah
33
Bab 33. Rumor Yang Belum Mereda
34
Bab 34. Pesona Ratu Roseline
35
Bab 35. Perdebatan Antar Ratu
36
Bab 36. Pesta Ulang Tahun Ibu Suri
37
Bab 37. Senjata Makan Tuan
38
Bab 38. Barbeque
39
Bab 39. Adu Acting
40
Bab 40. Hukuman
41
Bab 41. Mengetahui Sebuah Kenyataan
42
Bab 42. Penyesalan Yang Terlambat
43
Bab 43. Obat Manis
44
Bab 44. Tawaran
45
Bab 45. Siapa Kau?
46
Bab 46. Ternyata
47
Bab 47. Tiga Ular
48
Bab 48. Berubah Haluan
49
Bab 49. Aku Tidak Peduli
50
Bab 50. Kebusukan Yang Terungkap
51
Bab 51. Kejujuran
52
Bab 52. Tak Percaya
53
Bab 53. Keluarga
54
Bab 54. Perlakuan Kasar
55
Bab 55. Ratu Jatuh Sakit
56
Bab 56. Jamuan Makan Siang Raja Alec
57
Bab 57. Menyingkirkan Penyakit
58
Bab 58. Pergilah!
59
Bab 59. Wanita Bodoh
60
Bab 60. Kemenangan
61
Bab 61. Menghilang
62
Bab 62. Menghilang 2
63
Bab 63. Kabar Bahagia
64
Bab 64. Lamaran
65
Bab 65. Keinginan Ibu Hamil
66
Bab 66. Kedatangan Raja Alec
67
Bab 67. Sakit Sekali
68
Bab 68. Pengakuan
69
Bab 69. Pengakuan 2
70
Bab 70. Maafkan Aku
71
Bab 71. Tanggung JawabKu
72
Bab 72. Diabaikan
73
Bab 73. Melihatmu Bahagia
74
Bab 74. Bimbang
75
Bab 75. Mengenalimu
76
Bab 77. Aku telah kembali
77
Bab 76. Kembali Ke Istana
78
Bab 78. Pengaduan
79
Bab 79. Simpanan
80
Bab 80. Canduku
81
Bab 81. Janji Suci
82
Bab 81. Gaya Baru
83
Bab 82. Pesta
84
Bab 83. Marcello & Micheline Cardania
85
Bab 84. Sebuah Maha Karya
86
Bab 85. Eksekusi Massal
87
Bab 86. Nigel
88
Bab 87. Pangeran Leon
89
Bab 88. Kembali
90
Bab 89. Back To The Real Life
91
Bab 90. Siapa Dia?
92
Bab 91. Menang Tender
93
Bab 92. Pelelangan
94
Bab 93. Kalung Itu Milikku
95
Bab 94. XS
96
Bab 95. Kencan Kontrak
97
Bab 96. First Date
98
Bab 97. Dandelion
99
Bab 98. Kencan Yang Menyenangkan
100
Bab 99. Kekecewaan
101
Bab 100. Katherine Alonzo
102
Bab 101. Seorang Pelunas Hutang
103
Bab 102. Kembali Untuk Menagih Hutang
104
Bab 103. Rencana Jahat
105
Bab 104. You Found Me
106
Bab 105. Aku Tak Sempurna
107
Bab 106. Calon Istriku
108
Bab 107. Kebenaran Yang Dirahasiakan
109
Bab 108. Romeo Gabriel Quinn
110
Bab 109. Darah Keluarga Quinn
111
Bab 110. Salam Perkenalan.
112
Bab 111. Pembalasan Kecil Untuk O'bero
113
Bab 112. Video Mesum
114
Bab 113. Hukuman Berat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!