Menciumnya

"Gara gara kau, Cello meninggalkan ku di jalan,"

"Apa hubungannya dengan ku,"

Alicia mencoba menampik tuduhan itu, yang sebenarnya dia juga sedikit bersalah.

"Gadis sialan..."

Brukk...

"Aw..."

Alicia meringis merasakan sakit di keningnya. Radika mendorong tubuh kecilnya dan kepalanya terbentur vas bunga.

Alicia mengusap darah yang mengalir di keningnya.

"Radika..."

Mereka berdua terlonjak kaget mendengar bentakan keras Cello. Cello mengepalkan tangannya melihat kening gadis kecil itu berdarah.

"Cello..."

"Jaga batasan mu nona, aku di sini bos mu."

Cello beralih menatap Alicia...

" Ayo aku akan mengobati lukamu."

"Gak,...."

Alicia menatap sengit wanita cantik yang mendorongnya. Alicia tersenyum tipis pada wanita itu. Ia melirik ke arah Cello yang menatap nya. Alicia naik ke atas vas bunga yang mengenai keningnya tadi. Ia lalu mengalungkan tangannya pada leher Cello.

Cup....

Alicia mencium dan memagut bibir tebal Cello, Cello yang mendapatkan perlakuan mendadak dari gadis kecil ini diam saja. Alicia yang tak direspon positif oleh pria itu, menggigit bibir bawahnya. Begitu mulutnya terbuka ia melesakkan lidahnya masuk menjelajah rongga mulut Cello.

Radika mengepalkan tangannya melihat gadis sialan itu berani mencium bibir Cello.

Sementara Cello terhenyak, ia tak menyangka bahwa Alicia akan menciumnya sedalam ini. Cello bertambah shock, saat Alicia dengan lincah mengobrak abrik rongga mulutnya.

Alicia hampir saja limbung kebelakang, Cello yang merasakan gadis itu akan terjatuh, kedua tangan nya refleks melingkar di pinggang Alicia.

Di antara karyawan yang menyaksikan adegan live tersebut, Radika yang paling menatap nya benci. Dadanya bergemuruh hebat, Cello tak pernah dekat dengan wanita manapun. Radika tau itu.?

Bertahun tahun lamanya ia mengejarnya, Cello tak pernah meliriknya apalagi menciumnya dengan panas.

Alicia melepaskan tautan bibir nya, wajah nya bersemu merah.

Malu,.....

Itu yang saat ini di pikirannya. Bagaimana mungkin ia hilang kendali saat menciumnya. Padahal niat awal ia hanya ingin membuat nenek sihir itu cemburu. Dan tak di sangka Alicia justru membayangkan bagaimana teman temannya yang selalu merecoki pikirannya, dengan cerita mesum kepadanya. Alhasil dalam pikiran Alicia, dia juga bisa seperti temannya. Jago....

Cello yang melihat wajah kemerahan Alicia tersenyum tipis. Ia lalu menggendong Alicia seperti koala menggendong anaknya. Cello tak mungkin membiarkan Alicia malu di depan karyawannya.

Alicia menyembunyikan wajahnya di dada bidang Cello. Sungguh mau di taruh di mana wajahnya berani mencium pria dewasa.

Oh My God....

"Bagaimana jika dia punya istri. Mereka pasti akan melaporkan nya pada istrinya.?" Gumamnya lirih...

"Om..."

Cello mengangkat sebelah alisnya, melihat wajah Alicia. Wajah itu bukan lagi kemerahan, tapi wajah itu pucat ketakutan.

Alicia berontak di dalam gendongan Cello, ia turun dan berlari pergi. Jangan sampai dia di labrak istrinya. Apalagi jika Daddy nya tau berita konyol yang menampilkan wajahnya. Seorang gadis belia menjadi Sugar Baby pria beristri. Tidak... Bisa di gantung dia sama Daddy.

Hah... Hah.... Hah...Gila,...

"Oh ya ampun Alicia kau gila."

Ia bicara sendiri mengumpat dirinya yang terlewat bodoh.

"Ish..Sial,"

Keningnya bertambah perih saat terkena keringat.

Tring..Tring....

"Hah Daddy, mati aku.."

Alicia menetralkan kembali nafasnya yang memburu. Daddy nya menelponnya, jangan sampai dia curiga, dan menyeret nya pulang.

"Hallo Dad..."

"Princes, kenapa dari kemarin tak menelpon Daddy. Kau melupakan Daddy di sini.?"

"No Dad.. Alicia ketiduran.."

Di sebrang telpon, pria paruh baya menautkan kedua alisnya. Sejak kapan putri nya pernah ketiduran.

"Dad Alice buka pintu seperti pizza pesanan Alice datang... Dah Daddy emmuah, love you.."

Klik... Selamat....

Sambil mengusap dada nya, Alicia pergi meninggalkan gedung tertinggi. Disana ia nekat mencium pria dewasa. Alicia malu sekaligus sebal dengan nenek sihir, Radika.

Di ruang rapat Cello tak menghilangkan senyumnya. Tak ada yang berani menanyakan kenapa CEO mereka tersenyum. Padahal dalam rapat tersebut banyak yang melakukan kesalahan. Entah apa yang merasuki CEO mereka. Harus nya ia marah, bahkan ia tak segan memecatnya tanpa pesangon. Tapi hari ini, mereka di buat bingung sekaligus takut.

"Gadis unik, "

Gumamnya dalam hati, tak lama ia menggelengkan kepalanya. Bagaimana mungkin, dia memikirkan gadis belia itu. Mungkin saja usianya yang masih remaja dan dia...?

Tapi bagaimana bisa, gadis remaja seperti nya pintar menciumnya.? Ah... Cello mendesah frustasi. Gara gara ciuman panas yang memabukkan dirinya di buat gila.

Tak lama Cello, berdiri melangkahkan kakinya meninggalkan meeting.

Alex yang melihatnya menipiskan bibirnya. Ia yakin Tuannya itu sedang di mabuk cinta, oleh gadis remaja yang baru saja di temuinya.

Pedofil....

"Siapa dia... "

"Alicia Deandra tuan, anak pasangan_"

"Apa aku menanyakan siapa orang tuanya Lex"

"Tidak tuan..."

"Dimana tempat tinggal nya.."

"Apartemen x tuan.."

Malam harinya, Alicia berjalan kesana kemari. Ia seperti burung yang terlepas dari kandang nya. Gadis belia itu memanfaatkan waktu liburannya di negri orang.

"****..."

Cello mengumpat dalam hati, dadanya naik turun. Ia melihat Alicia berjalan ke arahnya. Sambil bersenandung, gadis itu tak menyadari adanya bahaya.Ia melirik ke arah pria yang baru saja menodongkan pistol nya. Cello mengumpat dirinya sendiri, kenapa sampai dia lupa tak membawa senjatanya sama sekali. Cello tadi keluar dari apartemen nya karna ingin mengambil barangnya yang masih di dalam mobil.

Cello keluar apartemen, ia tak melihat Alex memarkirkan mobilnya. Ia lupa jika Alex, akan kembali ke perusahaan mengambil berkasnya.

Dan Cello keluar apartemen dengan berjalan kaki. Ia berniat membelinya kembali.

Tak di sangka seseorang mengincarnya dan menembaknya.

"Gadis itu, untuk apa datang kemari..."

Sementara Alicia, bersenandung ria, sambil sesekali ia memutar badannya saking senangnya. Tak ada pengawal tak ada kakak dan tak ada Daddy nya yang selalu membuntuti nya.

Alicia menautkan kedua alisnya, melihat pria yang di cium nya siang tadi. Ia melirik ke sana kemari, mencari keberadaan nenek sihir. Tak ada.? Ia tersenyum lebar, dan berjalan menghampiri pria itu. Saat pulang dari perusahaan nya, Alicia menscrol pemilik perusahaan terbesar di kota ini. Dan ternyata dugaannya benar, pria itu adalah CEO perusahaan terbesar di kota ini. Dan yang membuat Alicia lebih senang lagi dia masih single.

Ya siapa yang tidak mengenal Andhara Marcello, CEO perusahaan terbesar di Las Vegas ini terkenal dengan raja bisnisnya.

Tapi Alicia tak bodoh, dia dari kecil sudah di ajarkan oleh Daddy nya. Alicia tersenyum tipis, ia dengan santai menghampiri Cello.

Dan Cello yang merasa gadis itu justru menghampirinya. Berlari dan mendekap tubuh mungil nya untuk bersembunyi.

Dor....Dor...

Brakk...

Argh...

Tangan pria itu kebas akibat Cello yang melemparnya dengan kayu. Cello menyeret Alicia bersembunyi.

Buk...

Mak biasakan tekan tombol like ok..

biar semangat otor nulisnya. jangan lupa tambahkan favorit

nah komen nya yang baik aja🤣🤣

Terpopuler

Comments

Tjitjik Juni Supriyati

Inka punya anak cewek liar karakter nya. Suka berantem juga se enak nya sendiri alicia.

2022-06-15

4

AndTea

marathon nih bacanya hehee..gk ada pemberitahuan dulu Thor .. beberapa tahun ke depan nya hehe tau tau sdh besar anaknya 👍👍👍

2022-06-22

2

Dede herawan

crita yg sngat menarik lanjut

2022-06-16

3

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Ada apa dengan bagas
3 Rencana liburan
4 Pertemuan
5 Rahasia
6 Berbohong
7 Sah
8 Menggodanya
9 Clarisa marah
10 Bertemu lagi
11 Menyembunyikan fakta
12 Mulai bekerja
13 Clarisa ke kantor
14 Maksud tersembunyi
15 Cemburu
16 Foto yang pecah
17 Jebakan
18 Terkurung
19 Shock
20 Mencari
21 Salah tingkah
22 Suara asing
23 Terbongkar
24 Pergi
25 Ingin seatap
26 Bingungnya siska
27 Ciuman paksaan
28 Memjambaknya
29 Menunjukan kepemilikan
30 Tak sengaja
31 Kualitas kecebong
32 Bimbang
33 Gairah tersalurkan
34 Tak mau rugi
35 Kecewa
36 Membunuh rasa
37 Ingin memperbaiki
38 Dilema
39 Pertengkaran
40 Pergi
41 Cemburu
42 Rencana Clarisa
43 Pingsan
44 Hari baru
45 Akhir
46 Sah bercerai
47 Hilang kendali
48 Depresi
49 Akal bulus
50 Cara licik sean
51 Albert berkunjung
52 Hak waris
53 Di hadang
54 Pantai
55 Pesta perusahaan
56 Nasi goreng
57 Terbongkar
58 Iri
59 Cincin
60 Pernikahan kedua
61 Malam panas
62 Lagi
63 Penyesalan Bagas
64 Pengalihan
65 Kabur
66 Minta izin
67 Terpaksa
68 Terpaksa
69 Perselingkuhan
70 Kerja sama
71 Pembelaan
72 Perang dingin
73 Tameng
74 Pertemuan tak terduga
75 Wanita masa lalu
76 Brian bahagia
77 Keguguran
78 Ketakutan Sean
79 Maksud tersembunyi
80 Siuman
81 Tak percaya
82 Pria itu
83 Mengidam
84 Permintaan Inka
85 Kepergian Sean
86 Wanita yang sama
87 Umpan
88 Markas Sean
89 Peringatan Brian
90 Mencari tau
91 Pengorbanan Brian
92 Salah mengira
93 Sandra
94 Pasrah
95 Duel
96 Akhir Lincoln
97 Kedatangan Mario
98 Rubi Felisa
99 Langkah Sean
100 Menjenguk Clarisa
101 Gagal
102 Canggung
103 Kepergok
104 Penculikan
105 Jatuhnya harga diri
106 Salah paham
107 Tentang Kenzo
108 Maksud terselubung
109 Wanita gila
110 Perpisahan
111 Mengabaikan
112 Ungkapan perasaan
113 Tertangkap basah
114 Alicia Deandra
115 Pengganggu
116 Kemarahan Radika
117 Menciumnya
118 Pikiran Cello
119 Berbuat ulah
120 Rasa penasaran
121 Takut kehilangan
122 Menahannya
123 Emosi jiwa
124 Siapa Alicia
125 Gadis misterius
126 Kenyataan
127 Sean berang
128 Keputusan Alicia
129 Partner
130 Kesempatan Alicia
131 Dendam masa lalu
132 Pengorbanan Alicia
133 Terhasut
134 Alicia berang
135 Langkah Alicia
136 Penyesalan
137 Pria misterius
138 Wanita cerdik
139 Sebuah kepercayaan
140 Kekecewaan
141 Sandiwara
142 Taktik Alicia
143 Beradu tatap
144 Cello murka
145 Fakta
146 Mengerjai
147 Memalukan
148 Tekad
149 Grisa
150 Memancing musuh
151 Mengorek informasi
152 Kecurigaan Albi
153 Merasa tak di hargai
154 Berbuat ulah lagi
155 Mabuk
156 Mencari
157 Membuang harga diri
158 Mual
159 Shock
160 Dendam yang membara
161 Terjebak
162 Mengintai
163 Obsesi Grisa
164 Cello bodoh
165 Kebahagiaan Cello
Episodes

Updated 165 Episodes

1
Prolog
2
Ada apa dengan bagas
3
Rencana liburan
4
Pertemuan
5
Rahasia
6
Berbohong
7
Sah
8
Menggodanya
9
Clarisa marah
10
Bertemu lagi
11
Menyembunyikan fakta
12
Mulai bekerja
13
Clarisa ke kantor
14
Maksud tersembunyi
15
Cemburu
16
Foto yang pecah
17
Jebakan
18
Terkurung
19
Shock
20
Mencari
21
Salah tingkah
22
Suara asing
23
Terbongkar
24
Pergi
25
Ingin seatap
26
Bingungnya siska
27
Ciuman paksaan
28
Memjambaknya
29
Menunjukan kepemilikan
30
Tak sengaja
31
Kualitas kecebong
32
Bimbang
33
Gairah tersalurkan
34
Tak mau rugi
35
Kecewa
36
Membunuh rasa
37
Ingin memperbaiki
38
Dilema
39
Pertengkaran
40
Pergi
41
Cemburu
42
Rencana Clarisa
43
Pingsan
44
Hari baru
45
Akhir
46
Sah bercerai
47
Hilang kendali
48
Depresi
49
Akal bulus
50
Cara licik sean
51
Albert berkunjung
52
Hak waris
53
Di hadang
54
Pantai
55
Pesta perusahaan
56
Nasi goreng
57
Terbongkar
58
Iri
59
Cincin
60
Pernikahan kedua
61
Malam panas
62
Lagi
63
Penyesalan Bagas
64
Pengalihan
65
Kabur
66
Minta izin
67
Terpaksa
68
Terpaksa
69
Perselingkuhan
70
Kerja sama
71
Pembelaan
72
Perang dingin
73
Tameng
74
Pertemuan tak terduga
75
Wanita masa lalu
76
Brian bahagia
77
Keguguran
78
Ketakutan Sean
79
Maksud tersembunyi
80
Siuman
81
Tak percaya
82
Pria itu
83
Mengidam
84
Permintaan Inka
85
Kepergian Sean
86
Wanita yang sama
87
Umpan
88
Markas Sean
89
Peringatan Brian
90
Mencari tau
91
Pengorbanan Brian
92
Salah mengira
93
Sandra
94
Pasrah
95
Duel
96
Akhir Lincoln
97
Kedatangan Mario
98
Rubi Felisa
99
Langkah Sean
100
Menjenguk Clarisa
101
Gagal
102
Canggung
103
Kepergok
104
Penculikan
105
Jatuhnya harga diri
106
Salah paham
107
Tentang Kenzo
108
Maksud terselubung
109
Wanita gila
110
Perpisahan
111
Mengabaikan
112
Ungkapan perasaan
113
Tertangkap basah
114
Alicia Deandra
115
Pengganggu
116
Kemarahan Radika
117
Menciumnya
118
Pikiran Cello
119
Berbuat ulah
120
Rasa penasaran
121
Takut kehilangan
122
Menahannya
123
Emosi jiwa
124
Siapa Alicia
125
Gadis misterius
126
Kenyataan
127
Sean berang
128
Keputusan Alicia
129
Partner
130
Kesempatan Alicia
131
Dendam masa lalu
132
Pengorbanan Alicia
133
Terhasut
134
Alicia berang
135
Langkah Alicia
136
Penyesalan
137
Pria misterius
138
Wanita cerdik
139
Sebuah kepercayaan
140
Kekecewaan
141
Sandiwara
142
Taktik Alicia
143
Beradu tatap
144
Cello murka
145
Fakta
146
Mengerjai
147
Memalukan
148
Tekad
149
Grisa
150
Memancing musuh
151
Mengorek informasi
152
Kecurigaan Albi
153
Merasa tak di hargai
154
Berbuat ulah lagi
155
Mabuk
156
Mencari
157
Membuang harga diri
158
Mual
159
Shock
160
Dendam yang membara
161
Terjebak
162
Mengintai
163
Obsesi Grisa
164
Cello bodoh
165
Kebahagiaan Cello
We will open more payment methods as soon as possible
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!