Maksud terselubung

Brian menghembuskan nafasnya perlahan, ia tau apa yang kedua wanita itu bicara kan. Ia iba pada Kenzo, pria itu sepertinya sangat mencintai Nola. Entah apa yang Kenzo sembunyikan sehingga dia seolah tak ingin berdekatan dengan Nola.

Mereka semua mengalihkan pandangannya pada pria yang menghampirinya. Begitu sampai Sean menggendong putranya dalam gendongannya.

" Brian ada yang ingin bertemu dengan mu."

Brian mengeryitkan alisnya, siapa yang ingin bertemu dengannya. Sudah hampir empat bulan lamanya ia tinggal di Mension mewah William tak ada seorang pun yang mencari nya seperti hari ini.

Tuk... tuk...

Bunyi sepatu hak tinggi bergesekan dengan lantai, mereka semua mengalihkan pandangannya pada wanita yang menampilkan senyum nya.

"Clarisa.."

Inka melirik Brian, bukankah Clarisa mantan kekasih Brian. Dan Inka pernah mendengar tentang Clarisa yang menggugurkan kandungan nya saat bersama Brian.

"Untuk apa kau datang kemari Clarisa.."

Wajah tak bersahabat Brian tunjukan, ia tak ingin lagi mengenal Clarisa. Sudah cukup bertahun tahun lalu ia mengecewakan nya. Hingga saat ini Brian masih di hantui rasa bersalahnya terhadap anak yang dulu pernah ia tolak.

Sementara Clarisa yang mendapat kan tatapan tak suka Brian hanya menghembuskan nafas nya perlahan.

"Maaf bisakah kita bicara empat mata di luar, aku janji hanya sebentar saja."

*

Dan disinilah mereka, taman belakang Mension William. Clarisa memaksa Brian kemari, meski Brian menolak dengan terang terangan.

"Maafkan aku..."

Dua kalimat yang keluar dari bibir Clarisa, Brian sama sekali tak berniat menoleh padanya.

"Aku sadar selama ini aku telah berdosa, Andai waktu itu aku tak menggugurkan nya mungkin saat ini dia sudah sekolah...."

Clarisa tersenyum kecil mengingat bahwa dirinya lah wanita paling tak beruntung.

" Lepas dari aku menggugurkan nya, aku mencari mu. Tapi aku tak tau kau kemana, aku mencari mu ingin meminta maaf.....

Yah mungkin inilah karma untuk ku, pernikahan yang ku anggap akan membawaku bahagia ternyata tidak sama sekali. Bagas masih mencintai Inka,.... Wanita yang ku rebut suaminya. Dan sekarang dia telah menjadi ratu di istana megah ini....

Brian masih tak menyahut, pandangannya fokus ke depan.

"Aku juga jadi budak **** seorang pria tua,...."

Clarisa tertawa, menertawakan nasib dirinya sendiri.

"Kau tau, kedatangan ku kemari hanya untuk meminta maaf padamu. Aku ingin hidup tanpa banyang banyang masa lalu yang selalu menghantuiku.... Maaf.."

Brian mengalihkan pandangannya pada wanita yang menangkupkan wajahnya dengan kedua tangannya.

"Ya..."

Clarisa tersenyum dan berdiri mendorong kursi roda Brian.

"Sebagai gantinya bolehkah aku merawat mu di sini."

"Untuk apa.. Aku juga orang asing disini. Setelah aku sembuh aku juga akan pergi dari sini. Tak mungkin juga aku akan di sini selamanya. Aku juga sudah lama ingin pergi Clarisa. Tapi istri pemilik Mension ini tak mengijinkan aku pergi. Dua kali lagi kemoterapi ku selesai dan saat itu juga aku akan pergi."

" Kita menikah.."

Pernyataan Clarisa membuat Brian langsung mengalihkan pandangannya.

Clarisa tersenyum tipis...

"Aku tau kau tidak akan sudi untuk menikahi ku, apalagi menyentuh wanita murahan seperti ku. Tapi ini hanya untuk formalitas saja saat aku merawat mu. Percayalah aku tidak akan mengganggu privasi mu. Dan tidak akan pernah mencampuri urusan mu."

Brian tak menjawab pertanyaan Clarisa, ia bungkam. Untuk apa Clarisa mengajaknya menikah. Brian tersenyum sinis, apa mungkin memang Clarisa yang tidak tau malu. Setelah kesana kemari menjajakan tubuhnya, sekarang dia ingin meminta menikahinya.

"Tidak usah berpikir ulang Brian."

"Kau..."

Gigi Brian gemerutuk menahan amarah yang luar biasa. Clarisa menunjukan layar ponsel yang menampilkan ayahnya, dia telah di sekap oleh Clarisa, dari mana Clarisa tau tentang ayah nya yang ada di Singapura. Dan apa tujuan sebenarnya Clarisa, dari baik menangis dan meminta maaf padanya. Sekarang dia justru berbalik arah..

Tidak Ayah nya lah satu satunya keluarga nya sekarang.

"Tidak ada maksud apa-apa, aku mengatakan nya karna aku ingin menebus semua kesalahanku padamu."

Wajah Brian merah padam menahan emosi, apa sebenarnya tujuan Clarisa. Bukankah dulu dia pernah menolong Inka dan bayinya. Dan sekarang apa yang merasukinya, lalu untuk apa semua itu.

*

"Maaf tuan William sudah mengganggu ketenangan anda."

Sean hanya melirik kearah wanita yang bernama Clarisa.

Lalu mengalihkan pandangannya pada Brian.

"Ada apa?"

Tanpa basa-basi William tau ada yang Brian sembunyikan.

"Aku ingin menikah dengan Clarisa,"

Sean mengangkat sebelah alisnya tanda bertanya.

" Clarisa ingin menebus dosa masa lalunya dan dia ingin merawat ku, sebagai gantinya. Aku akan menikah dengannya besok."

Baik Sean maupun Clarisa mengalihkan perhatian nya. Clarisa tersenyum penuh kemenangan ternyata tak sulit menaklukan Brian. Hanya dengan menekan nya sedikit, ia bisa masuk kapan saja di Mension ini.

Sudah lima bulan lamanya, semenjak kejadian dimana ia menolong Inka. Clarisa yakin hari ini nasib baik berpihak padanya.

Mereka bertiga menoleh pada wanita hamil yang berjalan kemari. Clarisa tersenyum tipis, bagaimana ia melihat Inka yang semakin hari semakin cantik. Tidak seperti dirinya, selain kurus wajahnya juga kusam tak terawat.

"Ada apa by..."

Cup....

Sean memangku tubuh mungil Inka, ia lalu membelai wajah cantik alami istrinya. Brian yang melihat itu berdecih dalam hati. Tak ada pemandangan lainnya selain melihat keromantisan mereka berdua setiap hari.

Lain dengan Clarisa, wanita itu menampilkan senyum paksanya. Entah apa yang ada di dalam pikiran Clarisa melihat pemandangan seperti ini, yang jelas Clarisa cemburu.

"Brian ingin menikah dengan Clarisa, ,.... Besok?"

Hah...

Inka melirik ke arah Brian dan Clarisa, benarkah Clarisa ingin menikah dengan Brian untuk menebus kesalahannya. Kenapa ia justru berpikir jika Clarisa mempunyai maksud tertentu.

Nola tidur gelisah di kasurnya, ia kepikiran dengan nasehat nonanya. Bagaimana jika Kenzo memiliki alasan memperlakukan dirinya seperti itu.

Hah....

Nola bangun dan berjalan ke arah dapur, ia menautkan alisnya melihat Brian menelpon seseorang.

"Dengar kan aku Clarisa, jangan coba coba berani mengancam ku untuk tujuan tertentu. Aku tidak akan pernah memaafkan mu, camkan itu.!

Tak lama Brian masuk kedalam kamar dengan penyangga di tangannya.

"Tuan Brian menelpon siapa malam malam seperti ini, apakah dengan ayahnya." Gumamnya.

Lain halnya dengan Inka, ia tidur mendengkur halus. Sementara Sean masih membuka lebar-lebar matanya.

"Benarkah Clarisa akan menikah dengan Brian. Kenapa secepat itu. Kalian baru saja bertemu hari ini."

"Kak Brian yakin ingin menikah dengan Clarisa, maaf jika aku banyak bertanya. Apa kak Brian baik baik saja, kenapa tiba-tiba ingin menikah dengan Clarisa?"

Kata kata istrinya tadi saat mengetahui Brian akan menikahi Clarisa, terus berputar di kepala Sean.

"Aku ikuti permainanmu Clarisa, wajah sesalmu sama sekali tak berpengaruh untuk ku."

Terpopuler

Comments

Endang Werdiningsih

lhahhh kok muter trus ini masalah si clarissa,,,kayak baling" aja

2022-07-27

0

Pia Palinrungi

hati2 inka sm zean, clariss ada niat jahat...apa harus diketok pake palu kepalanya yah thor bari sadar tuhh clarissa spy dendamnya hilang dan berubah jg baik seblom nasibx kayak bella yah thor..

2022-06-21

1

Revina Usagi

padahal Clarissa sdh gak.punya kuasa apa2 LG,kok bisa kesana kemari.. berbuat ulah🤨🤨🤨

2022-06-19

4

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Ada apa dengan bagas
3 Rencana liburan
4 Pertemuan
5 Rahasia
6 Berbohong
7 Sah
8 Menggodanya
9 Clarisa marah
10 Bertemu lagi
11 Menyembunyikan fakta
12 Mulai bekerja
13 Clarisa ke kantor
14 Maksud tersembunyi
15 Cemburu
16 Foto yang pecah
17 Jebakan
18 Terkurung
19 Shock
20 Mencari
21 Salah tingkah
22 Suara asing
23 Terbongkar
24 Pergi
25 Ingin seatap
26 Bingungnya siska
27 Ciuman paksaan
28 Memjambaknya
29 Menunjukan kepemilikan
30 Tak sengaja
31 Kualitas kecebong
32 Bimbang
33 Gairah tersalurkan
34 Tak mau rugi
35 Kecewa
36 Membunuh rasa
37 Ingin memperbaiki
38 Dilema
39 Pertengkaran
40 Pergi
41 Cemburu
42 Rencana Clarisa
43 Pingsan
44 Hari baru
45 Akhir
46 Sah bercerai
47 Hilang kendali
48 Depresi
49 Akal bulus
50 Cara licik sean
51 Albert berkunjung
52 Hak waris
53 Di hadang
54 Pantai
55 Pesta perusahaan
56 Nasi goreng
57 Terbongkar
58 Iri
59 Cincin
60 Pernikahan kedua
61 Malam panas
62 Lagi
63 Penyesalan Bagas
64 Pengalihan
65 Kabur
66 Minta izin
67 Terpaksa
68 Terpaksa
69 Perselingkuhan
70 Kerja sama
71 Pembelaan
72 Perang dingin
73 Tameng
74 Pertemuan tak terduga
75 Wanita masa lalu
76 Brian bahagia
77 Keguguran
78 Ketakutan Sean
79 Maksud tersembunyi
80 Siuman
81 Tak percaya
82 Pria itu
83 Mengidam
84 Permintaan Inka
85 Kepergian Sean
86 Wanita yang sama
87 Umpan
88 Markas Sean
89 Peringatan Brian
90 Mencari tau
91 Pengorbanan Brian
92 Salah mengira
93 Sandra
94 Pasrah
95 Duel
96 Akhir Lincoln
97 Kedatangan Mario
98 Rubi Felisa
99 Langkah Sean
100 Menjenguk Clarisa
101 Gagal
102 Canggung
103 Kepergok
104 Penculikan
105 Jatuhnya harga diri
106 Salah paham
107 Tentang Kenzo
108 Maksud terselubung
109 Wanita gila
110 Perpisahan
111 Mengabaikan
112 Ungkapan perasaan
113 Tertangkap basah
114 Alicia Deandra
115 Pengganggu
116 Kemarahan Radika
117 Menciumnya
118 Pikiran Cello
119 Berbuat ulah
120 Rasa penasaran
121 Takut kehilangan
122 Menahannya
123 Emosi jiwa
124 Siapa Alicia
125 Gadis misterius
126 Kenyataan
127 Sean berang
128 Keputusan Alicia
129 Partner
130 Kesempatan Alicia
131 Dendam masa lalu
132 Pengorbanan Alicia
133 Terhasut
134 Alicia berang
135 Langkah Alicia
136 Penyesalan
137 Pria misterius
138 Wanita cerdik
139 Sebuah kepercayaan
140 Kekecewaan
141 Sandiwara
142 Taktik Alicia
143 Beradu tatap
144 Cello murka
145 Fakta
146 Mengerjai
147 Memalukan
148 Tekad
149 Grisa
150 Memancing musuh
151 Mengorek informasi
152 Kecurigaan Albi
153 Merasa tak di hargai
154 Berbuat ulah lagi
155 Mabuk
156 Mencari
157 Membuang harga diri
158 Mual
159 Shock
160 Dendam yang membara
161 Terjebak
162 Mengintai
163 Obsesi Grisa
164 Cello bodoh
165 Kebahagiaan Cello
Episodes

Updated 165 Episodes

1
Prolog
2
Ada apa dengan bagas
3
Rencana liburan
4
Pertemuan
5
Rahasia
6
Berbohong
7
Sah
8
Menggodanya
9
Clarisa marah
10
Bertemu lagi
11
Menyembunyikan fakta
12
Mulai bekerja
13
Clarisa ke kantor
14
Maksud tersembunyi
15
Cemburu
16
Foto yang pecah
17
Jebakan
18
Terkurung
19
Shock
20
Mencari
21
Salah tingkah
22
Suara asing
23
Terbongkar
24
Pergi
25
Ingin seatap
26
Bingungnya siska
27
Ciuman paksaan
28
Memjambaknya
29
Menunjukan kepemilikan
30
Tak sengaja
31
Kualitas kecebong
32
Bimbang
33
Gairah tersalurkan
34
Tak mau rugi
35
Kecewa
36
Membunuh rasa
37
Ingin memperbaiki
38
Dilema
39
Pertengkaran
40
Pergi
41
Cemburu
42
Rencana Clarisa
43
Pingsan
44
Hari baru
45
Akhir
46
Sah bercerai
47
Hilang kendali
48
Depresi
49
Akal bulus
50
Cara licik sean
51
Albert berkunjung
52
Hak waris
53
Di hadang
54
Pantai
55
Pesta perusahaan
56
Nasi goreng
57
Terbongkar
58
Iri
59
Cincin
60
Pernikahan kedua
61
Malam panas
62
Lagi
63
Penyesalan Bagas
64
Pengalihan
65
Kabur
66
Minta izin
67
Terpaksa
68
Terpaksa
69
Perselingkuhan
70
Kerja sama
71
Pembelaan
72
Perang dingin
73
Tameng
74
Pertemuan tak terduga
75
Wanita masa lalu
76
Brian bahagia
77
Keguguran
78
Ketakutan Sean
79
Maksud tersembunyi
80
Siuman
81
Tak percaya
82
Pria itu
83
Mengidam
84
Permintaan Inka
85
Kepergian Sean
86
Wanita yang sama
87
Umpan
88
Markas Sean
89
Peringatan Brian
90
Mencari tau
91
Pengorbanan Brian
92
Salah mengira
93
Sandra
94
Pasrah
95
Duel
96
Akhir Lincoln
97
Kedatangan Mario
98
Rubi Felisa
99
Langkah Sean
100
Menjenguk Clarisa
101
Gagal
102
Canggung
103
Kepergok
104
Penculikan
105
Jatuhnya harga diri
106
Salah paham
107
Tentang Kenzo
108
Maksud terselubung
109
Wanita gila
110
Perpisahan
111
Mengabaikan
112
Ungkapan perasaan
113
Tertangkap basah
114
Alicia Deandra
115
Pengganggu
116
Kemarahan Radika
117
Menciumnya
118
Pikiran Cello
119
Berbuat ulah
120
Rasa penasaran
121
Takut kehilangan
122
Menahannya
123
Emosi jiwa
124
Siapa Alicia
125
Gadis misterius
126
Kenyataan
127
Sean berang
128
Keputusan Alicia
129
Partner
130
Kesempatan Alicia
131
Dendam masa lalu
132
Pengorbanan Alicia
133
Terhasut
134
Alicia berang
135
Langkah Alicia
136
Penyesalan
137
Pria misterius
138
Wanita cerdik
139
Sebuah kepercayaan
140
Kekecewaan
141
Sandiwara
142
Taktik Alicia
143
Beradu tatap
144
Cello murka
145
Fakta
146
Mengerjai
147
Memalukan
148
Tekad
149
Grisa
150
Memancing musuh
151
Mengorek informasi
152
Kecurigaan Albi
153
Merasa tak di hargai
154
Berbuat ulah lagi
155
Mabuk
156
Mencari
157
Membuang harga diri
158
Mual
159
Shock
160
Dendam yang membara
161
Terjebak
162
Mengintai
163
Obsesi Grisa
164
Cello bodoh
165
Kebahagiaan Cello
We will open more payment methods as soon as possible
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!