Terpaksa

21+ (Sebaiknya yang menjalankan ibadah puasa skip dulu🤣🤣)

**

Di sinilah Inka dan Siska,dua sahabat itu seperti anak kecil. Terlebih Inka wanita mungil itu kerap kali di kira masih SMP.

"Ka... Lo udah kaya kenapa masih cari diskonan sih., Sapa yang mau beli,"

"Terus..."

"Tuh..." Inka menunjuk wanita yang asik memilih baju.

"Si ratu drama, Clarisa... Ngapain" Siska kepo..

Bukan itu yang jadi masalahnya buat Inka. Inka ingin memastikan wanita itu,bukankah Clarisa hamil,harusnya sudah terlihat kan... Lalu kenapa perutnya masih rata.

Apakah Clarisa membohongi Bagas..?

"Ka..Ada apa..? Bisiknya...

"Bukankah Clarisa hamil, Lalu kenapa perutnya masih rata.?"

Siska menoleh kearah Clarisa, Siska membulatkan matanya.

"Kau benar... Harusnya sudah terlihat. "

Siska berjalan ke arah Clarisa. Inka kaget melihat Siska sudah menghampiri Clarisa.

"Hello... Clarisa."

Clarisa berbalik dan saat itu juga wajah nya pucat pasi.

"Waow... Kenapa dengan wajahmu Risa. Apa kau sudah melahirkan anak, sehingga perutmu rata kembali. Oh tidak, belum waktunya untuk melahirkan ternyata,bukan begitu Clarisa....

CK ...Aku kasihan padamu,demi mendapatkan Bagas kau rela membohonginya. Apa lagi kau sampai berpura-pura hamil. Kau memang cocok sebagai aktris..." Ejek Siska.

"Diam kau...." Bentak Clarisa.

"Shut.... Kau jadi pusat perhatian Risa jangan keras-keras.."

"Sis... " Sela Inka, ia tak mau ribut di tempat ramai seperti ini. Lagi pula mereka sudah bercerai dan Inka juga sudah bahagia dengan suaminya.

" Heh... Wanita mandul, kau sama saja dengan temanmu ini sama sama kampungan..."

"Kau...."

Inka menggeleng,Siska mendengus. Tak seharusnya Inka diam bisa ngelunjak dia.

Saat mereka berbalik Clarisa menarik tangan Inka. Inka menoleh...

"Jangan kau pikir bisa menang dariku Inka. Setelah tau, aku yakin Sean William akan menceraikan mu. Kau tak pantas untuk nya. Sebelum dia menendang mu,sebaiknya kau sadar diri. Wanita kampung dan mandul seperti mu tak pantas untuk nya."

"Lalu,siapa yang pantas... Kau, ? CK Clarisa apa kau yakin suamiku akan menendang ku. Kalaupun aku di tendang olehnya aku pasti mendapatkan hartanya,bukan...

Dan lagi aku menikah dengannya bukan dengan modal menipunya. Kau mau tau bagaimana aku menjerat nya....

Mengalahkannya di ranjang..." Bisik inka.

Siska kepo,apa yang Inka bisikin..? Ko tuh si ulat bulu diam,kaya belalang hilang bulunya...

Inka menaikkan sebelah alisnya tersenyum penuh kemenangan. Lalu berbalik dan pergi meninggalkan Clarisa yang cengo.

"Ka Lo bisikin apa sih... Tuh nenek sihir kicep gitu..?"

"Bukan apa-apa...?" Inka cuek

"Tapi ko dia kaya gitu wajahnya..."Inka mengedihkan bahunya acuh.

Mereka berdua sibuk memilih baju..

"Wah... Rupanya mantan menantu ku ada di sini..." Inka menoleh.

"Bu..."

"Aku bukan ibumu..." Sarkas Monik

"Lihatlah Bagas. .. Perempuan ini sudah menjadi kebiasaannya. Pria mana lagi yang kau gaet untuk memuaskan mu, wanita matre."

"Bu..." Bagas menggeram tertahan, kenapa juga ia harus bertemu dengan Inka di sini. Sungguh Bagas masih mencintai Inka.

"Tante kenapa sewot sih... Inka mau blanja apa aja juga bukan uang Tante kan..Kenapa Tante yang sibuk tanya dari mana.."

Monik mendelik tajam mendengar kata-kata gadis berambut keriting yang bersama Inka.

"Lihatlah benar bukan,kau memanfaatkan pria kaya untuk kau kencani lalu kau mengeruk hartanya, perempuan murahan.

"Ibu..." Bagas berteriak keras.. Saat itu juga mereka menjadi pusat perhatian banyak orang.

"Kenapa...Untung saja kau menceraikannya. Wanita mandul sepertinya memang hanya bisa merebut dan memeras pria pria kaya."

"Anda yakin nyonya Monik yang terhormat...

Bukankah Anda justru ingin menjual perusahaan peninggalan orang tua saya sama orang asing..."

"Kau..." Monik gugup setengah mati, ia melirik ke arah anaknya. Bagas sendiri shock bukan main,ibunya akan menjual perusahaan.

Bagas ingat surat itu ada pada ibunya, Bagas menatap nyalang pada ibunya.

"Apa anda akan menjualnya dan mengalihkan atas nama anda Nyonya..."

"Diam kau.. " Sarkas Monik dan

Plak...

Inka terhuyung dan berakhir dalam pelukan pria dewasa yang saat ini memeluknya. Siapa lagi jika bukan Sean William suami Inka.

Pipi Inka terasa perih dan panas, sudut bibirnya mengeluarkan darah.

"Bu.."

"Ka.."

Bagas dan Siska berbarengan,mereka shock tak menyangka Inka di tampar oleh mantan mertuanya, begitupun dengan Bagas.

Inka mendongak matanya berkaca kaca, Sean mengeratkan giginya hingga bunyi. Mata tajamnya memerah menahan amarah yang siap meledak.

"Hubby.... " Sean membekap Inka dalam pelukan nya. Inka menangis segukan, baru kali ini Inka mendapat perlakuan seperti ini. Sebelumnya tak pernah ada sama sekali orang yang mencubitnya apalagi memukulnya.

"Apa anda bosan hidup Nyonya.... Kau sudah berani menyentuh istri ku. Kau akan menyesalinya Nyonya."

Tubuh Monik gemetar takut, dia tau siapa Sean William. Pria arogan dan kejam terhadap lawan bisnis nya. Cucu dari almarhum Rudi Mahesa pendiri perusahaan terbesar di kota ini.

"Tuan... William, apa maksud anda.."

Tergagap Monik takut apa yang baru saja di dengar nya, istri. Inka istri dari cucu Rudi Mahesa tidak mungkin, pasti salah dengar dia.

"Sampai saat ini saya mengabaikan mu Nyonya,karna istri ku. Tapi sepertinya saat ini, saya tak bisa mengabaikan wanita seperti Anda menyakiti istri saya lagi Nyonya."

"Tuan William.. Anda salah paham. Kejadiannya tidak seperti itu Tuan.."

Sean menggendong tubuh mungil Inka di depan. Inka mengalungkan tangannya pada leher Sean. menyembunyikan wajahnya di leher suaminya. Demikian juga dengan Siska ....

Inka shock dan takut mendapat perlakuan seperti ini. Sean mengelus sayang punggung Inka berharap tangis istri kecilnya reda.

Bagas menatap nanar pada Inka yang di gendong oleh suaminya. Rasa tak rela di hati Bagas melihat mantan istrinya di pelukan pria lainnya.

Sementara Monik wajah nya pucat pasi tubuhnya seperti tak bertulang. Ternyata benar Inka adalah istri dari seseorang milyader.

Saat itu Monik tau jika cucu dari almarhum Rudi Mahesa menikahi wanita yang bernama Inka Riana,ia pikir bukan mantan menantu nya. Ternyata benar Inka mantan menantunya yang di peristri Sean William.

Dari jauh seorang wanita menatap benci pada Inka. kenapa wanita itu sangat beruntung di cintai oleh pria seperti Sean William.

Yang notabene jauh lebih kaya dari Bagas.

Clarisa bingung bagaimana jika Inka membocorkan rahasia dengan Bagas, apa yang harus ia lakukan.

Dertt... dertt..

"Hallo..."

"....."

Clarisa menutup telponnya,ia berbalik menemui orang yang menelponnya barusan. Clarisa benci keadaan ini.

Sampai di kamar hotel, Clarisa mencari keberadaan pria yang menelponnya.

"Hay... Honey."

Cup....

Clarisa kaget pria itu datang dari belakang dan langsung menyambar bibirnya.

Clarisa tak siap dan refleks tangannya mengalungkan pada leher pria itu.

Bunyi decapan Lidah yang saling membelit,terdengar nyaring. Sepertinya pria ini sangat menantikan Clarisa.

Clarisa melenguh saat pria itu menyesap leher jenjangnya. Pria itu juga menurunkan dress milik Clarisa. Ia menyambar salah satu dua gunung kembar milik Clarisa, menyesapnya,mengulumnya bahkan menggigit gemas puncak kecoklatan itu.

"Ah... " Clarisa melenguh panjang saat pria itu menyesapnya kuat.

Tak sampai di situ, pria itu merobek kain tipis berenda milik Clarisa, dan memasukan jarinya pada tempat tersembunyi. "Ah ....." Clarisa sungguh di buat melayang oleh pria asing ini.

Lama pria itu memuaskan Clarisa dengan dua jarinya hingga Clarisa mencapai puncaknya.

Cup...

"Giliran mu honey.."

Pria itu melepas handuk kimono nya dan melemparkannya asal. Clarisa tak bisa berbuat banyak,ia juga sangat menikmatinya.

"Ah... Lebih cepat lagi Honey...." Pria itu menarik rambut Clarisa membantu mempercepat gerakannya. "Uh...Ya Honey begitu.." Mata nya terpejam, merasakan getaran yang sampai pada titik saraf tubuh nya.

"Ah...." pria itu mengerang panjang, Clarisa tersenyum masam. Ia memuntahkan cairan kental dari mulutnya.

"Ah... "Clarisa menjerit tertahan saat pria itu tiba tiba menyatukan milik mereka.

Bunyi kulit yang saling bergesekan memenuhi kamar hotel. Sungguh Clarisa di buat kelelahan dengan permainan mereka.

******* dan erangan panjang mengakhiri pertempuran mereka.

"Ah....."

Tinggalin jejak 😘

biar semangat ga melempem gue🤣

Terpopuler

Comments

VIVO

dasar jalang binatang...bagusan mandul setidaky gk ngejalan...anjing kau mmg

2022-06-17

5

princess purple

siapa lagi itu cowokk, bener2 deh clarisa, rusakkk

2022-06-15

4

Tjitjik Juni Supriyati

Dasar clarissa cewek murahan alias lont..... Hiiiii........

2022-06-13

3

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Ada apa dengan bagas
3 Rencana liburan
4 Pertemuan
5 Rahasia
6 Berbohong
7 Sah
8 Menggodanya
9 Clarisa marah
10 Bertemu lagi
11 Menyembunyikan fakta
12 Mulai bekerja
13 Clarisa ke kantor
14 Maksud tersembunyi
15 Cemburu
16 Foto yang pecah
17 Jebakan
18 Terkurung
19 Shock
20 Mencari
21 Salah tingkah
22 Suara asing
23 Terbongkar
24 Pergi
25 Ingin seatap
26 Bingungnya siska
27 Ciuman paksaan
28 Memjambaknya
29 Menunjukan kepemilikan
30 Tak sengaja
31 Kualitas kecebong
32 Bimbang
33 Gairah tersalurkan
34 Tak mau rugi
35 Kecewa
36 Membunuh rasa
37 Ingin memperbaiki
38 Dilema
39 Pertengkaran
40 Pergi
41 Cemburu
42 Rencana Clarisa
43 Pingsan
44 Hari baru
45 Akhir
46 Sah bercerai
47 Hilang kendali
48 Depresi
49 Akal bulus
50 Cara licik sean
51 Albert berkunjung
52 Hak waris
53 Di hadang
54 Pantai
55 Pesta perusahaan
56 Nasi goreng
57 Terbongkar
58 Iri
59 Cincin
60 Pernikahan kedua
61 Malam panas
62 Lagi
63 Penyesalan Bagas
64 Pengalihan
65 Kabur
66 Minta izin
67 Terpaksa
68 Terpaksa
69 Perselingkuhan
70 Kerja sama
71 Pembelaan
72 Perang dingin
73 Tameng
74 Pertemuan tak terduga
75 Wanita masa lalu
76 Brian bahagia
77 Keguguran
78 Ketakutan Sean
79 Maksud tersembunyi
80 Siuman
81 Tak percaya
82 Pria itu
83 Mengidam
84 Permintaan Inka
85 Kepergian Sean
86 Wanita yang sama
87 Umpan
88 Markas Sean
89 Peringatan Brian
90 Mencari tau
91 Pengorbanan Brian
92 Salah mengira
93 Sandra
94 Pasrah
95 Duel
96 Akhir Lincoln
97 Kedatangan Mario
98 Rubi Felisa
99 Langkah Sean
100 Menjenguk Clarisa
101 Gagal
102 Canggung
103 Kepergok
104 Penculikan
105 Jatuhnya harga diri
106 Salah paham
107 Tentang Kenzo
108 Maksud terselubung
109 Wanita gila
110 Perpisahan
111 Mengabaikan
112 Ungkapan perasaan
113 Tertangkap basah
114 Alicia Deandra
115 Pengganggu
116 Kemarahan Radika
117 Menciumnya
118 Pikiran Cello
119 Berbuat ulah
120 Rasa penasaran
121 Takut kehilangan
122 Menahannya
123 Emosi jiwa
124 Siapa Alicia
125 Gadis misterius
126 Kenyataan
127 Sean berang
128 Keputusan Alicia
129 Partner
130 Kesempatan Alicia
131 Dendam masa lalu
132 Pengorbanan Alicia
133 Terhasut
134 Alicia berang
135 Langkah Alicia
136 Penyesalan
137 Pria misterius
138 Wanita cerdik
139 Sebuah kepercayaan
140 Kekecewaan
141 Sandiwara
142 Taktik Alicia
143 Beradu tatap
144 Cello murka
145 Fakta
146 Mengerjai
147 Memalukan
148 Tekad
149 Grisa
150 Memancing musuh
151 Mengorek informasi
152 Kecurigaan Albi
153 Merasa tak di hargai
154 Berbuat ulah lagi
155 Mabuk
156 Mencari
157 Membuang harga diri
158 Mual
159 Shock
160 Dendam yang membara
161 Terjebak
162 Mengintai
163 Obsesi Grisa
164 Cello bodoh
165 Kebahagiaan Cello
Episodes

Updated 165 Episodes

1
Prolog
2
Ada apa dengan bagas
3
Rencana liburan
4
Pertemuan
5
Rahasia
6
Berbohong
7
Sah
8
Menggodanya
9
Clarisa marah
10
Bertemu lagi
11
Menyembunyikan fakta
12
Mulai bekerja
13
Clarisa ke kantor
14
Maksud tersembunyi
15
Cemburu
16
Foto yang pecah
17
Jebakan
18
Terkurung
19
Shock
20
Mencari
21
Salah tingkah
22
Suara asing
23
Terbongkar
24
Pergi
25
Ingin seatap
26
Bingungnya siska
27
Ciuman paksaan
28
Memjambaknya
29
Menunjukan kepemilikan
30
Tak sengaja
31
Kualitas kecebong
32
Bimbang
33
Gairah tersalurkan
34
Tak mau rugi
35
Kecewa
36
Membunuh rasa
37
Ingin memperbaiki
38
Dilema
39
Pertengkaran
40
Pergi
41
Cemburu
42
Rencana Clarisa
43
Pingsan
44
Hari baru
45
Akhir
46
Sah bercerai
47
Hilang kendali
48
Depresi
49
Akal bulus
50
Cara licik sean
51
Albert berkunjung
52
Hak waris
53
Di hadang
54
Pantai
55
Pesta perusahaan
56
Nasi goreng
57
Terbongkar
58
Iri
59
Cincin
60
Pernikahan kedua
61
Malam panas
62
Lagi
63
Penyesalan Bagas
64
Pengalihan
65
Kabur
66
Minta izin
67
Terpaksa
68
Terpaksa
69
Perselingkuhan
70
Kerja sama
71
Pembelaan
72
Perang dingin
73
Tameng
74
Pertemuan tak terduga
75
Wanita masa lalu
76
Brian bahagia
77
Keguguran
78
Ketakutan Sean
79
Maksud tersembunyi
80
Siuman
81
Tak percaya
82
Pria itu
83
Mengidam
84
Permintaan Inka
85
Kepergian Sean
86
Wanita yang sama
87
Umpan
88
Markas Sean
89
Peringatan Brian
90
Mencari tau
91
Pengorbanan Brian
92
Salah mengira
93
Sandra
94
Pasrah
95
Duel
96
Akhir Lincoln
97
Kedatangan Mario
98
Rubi Felisa
99
Langkah Sean
100
Menjenguk Clarisa
101
Gagal
102
Canggung
103
Kepergok
104
Penculikan
105
Jatuhnya harga diri
106
Salah paham
107
Tentang Kenzo
108
Maksud terselubung
109
Wanita gila
110
Perpisahan
111
Mengabaikan
112
Ungkapan perasaan
113
Tertangkap basah
114
Alicia Deandra
115
Pengganggu
116
Kemarahan Radika
117
Menciumnya
118
Pikiran Cello
119
Berbuat ulah
120
Rasa penasaran
121
Takut kehilangan
122
Menahannya
123
Emosi jiwa
124
Siapa Alicia
125
Gadis misterius
126
Kenyataan
127
Sean berang
128
Keputusan Alicia
129
Partner
130
Kesempatan Alicia
131
Dendam masa lalu
132
Pengorbanan Alicia
133
Terhasut
134
Alicia berang
135
Langkah Alicia
136
Penyesalan
137
Pria misterius
138
Wanita cerdik
139
Sebuah kepercayaan
140
Kekecewaan
141
Sandiwara
142
Taktik Alicia
143
Beradu tatap
144
Cello murka
145
Fakta
146
Mengerjai
147
Memalukan
148
Tekad
149
Grisa
150
Memancing musuh
151
Mengorek informasi
152
Kecurigaan Albi
153
Merasa tak di hargai
154
Berbuat ulah lagi
155
Mabuk
156
Mencari
157
Membuang harga diri
158
Mual
159
Shock
160
Dendam yang membara
161
Terjebak
162
Mengintai
163
Obsesi Grisa
164
Cello bodoh
165
Kebahagiaan Cello
We will open more payment methods as soon as possible
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!